Tag: setrika

  • Perbedaan Setrika Uap dan Biasa, Mana Lebih Licin?


    Jakarta

    Pada dasarnya, baju yang kusut atau lecek tidak enak dipandang dan pastinya kurang nyaman dipakai. Oleh karena itu, agar lebih terlihat rapi kamu memerlukan setrika untuk menghaluskan pakaian sehabis dijemur. Adapun, jenis setrika bisa terbagi atas dua macam, yakni setrika biasa dan setrika uap.

    Dikutip dari Jakmall, Selasa (12/12/2023), walaupun kegunaan dari kedua setrika itu sama-sama dipakai untuk merapikan pakaian kusut, keduanya punya perbedaan yang signifikan. Oleh karena itu, untuk mengetahui lebih lanjut berikut ini adalah perbandingan dari setrika biasa dengan setrika uap dilihat dari beberapa aspek.

    Cara Kerja

    Umumnya, kebanyakan orang familiar dengan setrika biasa cara kerjanya adalah dengan menunggu plat besi mulai panas saat baru dinyalakan. Plat besi pada bagian bawah setrika akan memanas dan siap dipakai untuk merapikan pakaian yang kusut atau lecek.


    Lainnya dengan cara kerja setrika uap selain menghasilkan panas, setrika ini akan membutuhkan uap air sebagai proses pelembutan pada pakaian yang memiliki serat sehingga ini membantu menghilangkan kerutan kain.

    Hasil Kerja

    Hasil kerja pada kedua setrika ini, bisa dibilang bahwa setrika uap lebih baik hasilnya dibandingkan dengan setrika biasa. Itu karena setrika uap mampu menghilangkan kerutan pada pakaian dengan cara lebih mudah dan cepat karena peran uap air. Oleh karena itu, selain melembutkan serat pada kain pakaian, uap air juga membantu menghilangkan kuman dan bakteri pada pakaian.

    Sedangkan setrika biasa hanya memanfaatkan fitur plat besi pada bagian bawahnya, sehingga hanya mampu untuk meluruskan pakaian dari lecek atau kerutan.

    Kecepatan

    Pada sisi kecepatan, setrika uap juga unggul sebab proses menyetrika bisa dilakukan tanpa perlu menekan bagian bawah setrika berulang kali seperti yang dilakukan pada setrika biasa, Meskipun setrika uap memiliki kecepatan yang lebih baik, tetapi setrika uap juga memerlukan air yang harus dalam keadaan selalu terisi ketika ingin menyetrika pakaian.

    Jenis Kain

    Dari segi jenis kain, setrika biasa unggul dalam menyetrika beragam jenis kain dibanding setrika uap. Setrika biasa bisa dipakai menyetrika mulai dari kain yang tipis hingga tebal dan kaku seperti kain jeans, kulit, dan katun.

    Sedangkan, setrika uap lebih terbatas dan hanya kain-kain tertentu yang bisa disetrika. Setrika uap lebih unggul hanya untuk menyetrika jenis kain yang rentan atau mudah rusak karena sifatnya yang sensitif terhadap panas, misalnya seperti kain sutra, wol, dan linen.

    Keamanan

    Pada aspek keamanan, setrika uap lebih aman karena proses menyetrika tidak langsung bersentuhan dengan pakaian seperti yang dilakukan pada setrika biasa. Setrika uap juga mengamankan kualitas pakaian dari berbagai masalah seperti bekas goresan, baju menempel atau robek karena terdapat lapisan anti lengket.

    Sedangkan setrika biasa perlu diperhatikan penggunaannya, karena permasalahan bisa saja terjadi jika tidak dipantau dan hati-hati. Ditambah kebanyakan setrika biasa tidak memiliki lapisan anti lengket sehingga baju rentan menempel. Meskipun begitu, penggunaan setrika biasa memang jauh lebih familiar dibanding setrika uap.

    Itulah perbandingan dilihat dari beberapa aspek antara setrika uap dan setrika biasa. Melihat dari perbedaan keduanya, pastikan untuk mempertimbangkan mana yang lebih unggul untuk kebutuhan kamu. Semoga bermanfaat!

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Baju Kusut Bisa Kembali Rapi Tanpa Setrika dengan 5 Cara Ini


    Jakarta

    Saat ini mengatasi baju kusut bisa dengan menyetrika pakaian. Berkat setrika tampilan seseorang dapat terlihat jauh lebih rapi dan bagus.

    Namun tidak semua orang memiliki waktu untuk menyetrika baju yang kusut, terutama pada saat liburan atau dalam perjalanan jauh. Baju yang ditumpuk di dalam tas atau koper juga bisa menyebabkan baju kusut.

    Ternyata ada beberapa cara untuk mengatasi baju kusut tanpa perlu disetrika. Mengutip dari The Spruce pada Jumat (15/3/2024), berikut diantaranya.


    1. Keringkan Pakaian dengan Es Batu

    Memasukkan es batu ke dalam pengeringMemasukkan es batu ke dalam pengering Foto: Letícia Almeida via The Spruce

    Untuk mengatasi baju yang kusut tidak melulu haru menggunakan panas, kamu bisa menggunakan es batu yang dimasukkan ke dalam mesin pengering.

    Caranya dengan menyalakan pengering dengan suhu tinggi dan biarkan pakaian terendam setidaknya selama lima menit. Es akan mencair dan menghasilkan uap yang akan membantu mengendurkan kerutan. Setelah itu, keluarkan pakaian dari pengering dan gantung hingga kering.

    2. Catokan Berbentuk Datar

    rekomendasi catokan rambutcatokan rambut Foto: Getty Images/iStockphoto/macniak

    Jika kamu selalu membawa catokan rambut kemana-mana, kamu bisa menggunakan alat tersebut untuk meluruskan pakaian yang kusut. Namun, catokan yang bisa digunakan hanya untuk model pemanas yang datar dan memiliki 2 katup.

    Setrika datar dikenal ampuh merapikan bagian kerah dan manset. Saat menggunakan catokan kamu perlu memperhatikan panas dan tekanan yang diberikan agar tidak merusak kain tersebut.

    3. Hair Dryer

    Hair care products, dryer and brush on white marble tableHair dryer. Foto: Getty Images/iStockphoto/Liudmila Chernetska

    Jika sedang liburan dan menginap di hotel, biasanya setiap kamar menyediakan pengering rambut atau hair dryer. Ternyata alat ini bisa membantu mengendurkan kerutan pada baju karena panas yang dihasilkan.

    Caranya dengan gantungkan pakaian dan semprotkan sedikit dengan air. Arahkan pengering rambut ke permukaan baju yang kusut dan gerakkan terus ke seluruh permukaan. Sembari mengarahkan hair dryer kamu juga perlu menarik pakaian untuk membantu bagian yang kusut cepat hilang.

    4. Uap Air Panas

    Shower air panasShower air panas Foto: Gen Sadakane / EyeEm/Getty Images via The Spruce

    Uap air panas bisa diciptakan menggunakan pemanas air dan uap panas dari pemanasan air dari teko. Namun kedua cara ini tentu lebih sulit dan perlu berhati-hati.

    Jika menggunakan pemanas air, kamu perlu mengatur tingkat kepanasan tertinggi agar kamar uap keluar dari keran. Lalu untuk menggunakan teko air kamu perlu mengarahkan lubang uang ke arah baju.

    Cara amannya adalah gantungkan baju di dekat uap panas. Jangan lupa tarik dan ratakan bagian yang kusut secara perlahan. Biarkan pakaian mengering sebelum dipakai.

    5. Keringkan dengan Handuk Basah

    Handuk mikrofiber yang dimasukkan ke dalam mesin pengeringHanduk mikrofiber yang dimasukkan ke dalam mesin pengering Foto: Sanja Kostic via The Spruce

    Gunakan handuk mikrofiber yang tidak berbulu yang sudah tidak ada yang menetes ke dalam pengering pakaian. Letakkan di atasnya kain bersih dan kusut. Atur tingkat panas di dalam mesin pengering dan tunggu selama sekitar lima menit. Jika saat diambil baju masih lembap, gantung pakaian hingga mengering.

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Tips Menghilangkan Kerutan pada Pakaian dengan Cepat



    Jakarta

    Menyetrika pakaian adalah salah satu pekerjaan rumah yang dilakukan setelah pakaian kering usai dicuci. Pakaian yang kusut setelah dicuci akan terlihat rapi saat dikenakan apabila disetrika terlebih dahulu.

    Ternyata menyetrika tidak cukup dengan menunggu permukaannya panas lalu digosokkan ke baju yang kusut. Beberapa jenis pakaian ada yang sulit untuk dirapikan karena banyak kerutan. Mengutip dari Goodhouse Keeping, Selasa (26/3/2024), berikut beberapa tips menyetrika pakaian agar kerutan cepat hilang.

    1. Bahan Halus Disetrika di Akhir

    Tidak semua jenis bahan pakaian tahan terhadap panas. Bahan pakaian yang tipis dan licin biasanya menggunakan uap sudah cukup menghilangkan kerutan. Jadi saat setrika panas dahulukan bahan seperti katun dan linen. Setelah semua selesai, kamu bisa mengecilkan panas pada setrika dan melanjutkan menyetrika baju berbahan polyester atau bahan baju yang rentan panas lainnya.


    2. Tarik Ujung Kain yang Kusut

    Panas yang dihasilkan setrika memang bisa menghilangkan kerutan pada baju. Jika kerutannya sulit dihilangkan, tarik ujung pakaian terdekat dari kerutan. Ini membantu permukaannya lebih rata. Lalu tekan lebih lama permukaan setrika baru gosokkan atas-bawah atau kanan-kiri.

    3. Pakai Cairan Penghalus Pakaian

    Sekarang banyak dijual penghalus pakaian beserta pewangi yang penggunaannya dengan disemprot sebelum disetrika. Cairan ini dapat membantu pakaian lebih mudah sebelum disetrika.

    4. Rutin Bersihkan Setrika

    Saat menyetrika pakaian, serat pakaian bisa saja meleleh saat terkena panas. Terutama yang menggunakan bahan poliester yang seratnya buatan bukan alami sehingga rentan saat terkena panas.

    Serat yang meleleh tersebut bisa menempel pada permukaan setrika dan terasa lengket saat digunakan. Selain itu, setelah digunakan biasanya menjadi noda hitam dan kasar saat dipegang.

    Jika sudah seperti itu, kamu bisa menghilangkannya menggunakan soda kue yang dicampur dengan air hingga mengental seperti pasta. Lalu oleskan ke permukaan setrika. Tunggu beberapa saat lalu bilas.

    5. Setrika Bagian Dalam Pakaian

    Agar baju tidak tercetak bekas setrika terutama pada pakaian yang gelap kamu bisa menyetrika dari area dalam. Setelah semua rapih balik pakaian dan lipat tanpa menggunakan setrika.

    6. Tutupi Bahan Halus dengan Kain

    Bahan halus yang tidak bisa terkena panas, kamu perlu menambahkan kain di atasnya agar panas tidak langsung menyentuh permukaan pakaian. Kain tersebut tidak perlu terlalu tebal dan lebar, pastikan setrika sudah diatur tidak terlalu panas.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Cara Cepat Mengeringkan Pakaian saat Musim Hujan


    Jakarta

    Mengeringkan pakaian saat musim hujan bisa menjadi tantangan tersendiri. Sebab, tidak adanya sinar matahari bisa membuat udara lembap ditambah lagi cipratan air hujan membuat cucian semakin lama keringnya.

    Pakaian yang lembap bisa memicu tumbuhnya jamur yang tidak baik untuk kesehatan. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengeringkan pakaian.

    Namun jangan khawatir! Kamu juga bisa tetap mengeringkan pakaian dengan cepat lho walaupun lagi musim hujan. Begini caranya.


    1. Maksimalkan Putaran Mesin Pengering

    Dilansir dari Lifestyle Clotheslines, langkah pertama yang bisa kamu lakukan untuk memastikan pakaian kering lebih cepat adalah dengan memaksimalkan putaran mesin pengering pakaian. Proses ini akan membantu menghilangkan sebanyak mungkin air dari pakaian sebelum kamu menjemurnya.

    Dikutip dari Homes & Gardens, untuk memaksimalkan putaran mesin pengering, pastikan beberapa hal berikut ini.

    – Jangan menambahkan pakaian basah ketika mesin pengering sedang bekerja

    – Jangan masukkan pakaian basah ke dalam mesin pengering hingga overload

    – Bersihkan ventilasi mesin pengering

    – Jangan mengeringkan pakaian dengan benda lain atau dengan bahan berbeda

    – Segera keluarkan pakaian yang sudah dikeringkan, jika tidak maka pakaian akan lembab dan bergumal

    2. Jemur Pakaian di Dalam Ruangan

    Selama musim hujan, menjemur pakaian di dalam ruangan menjadi pilihan yang lebih praktis. Beberapa teknik efisien yang bisa kamu terapkan adalah sebagai berikut.

    – Gunakan Jemuran Portabel

    Jemuran portabel adalah investasi yang tepat karena membantu mencegah bau apek pada pakaian dan meningkatkan sirkulasi udara. Jemuran portabel mudah dipindah-pindah, serta bisa dilipat sehingga bisa menghemat tempat saat tidak digunakan.

    Pastikan untuk meletakkan pakaian secara rapi di atas jemuran ini untuk memastikan udara bisa memiliki sirkulasi yang baik sehingga bisa mempercepat proses pengeringan.

    – Gunakan Hanger atau Gantungan Baju

    Menggunakan hanger atau gantungan baju juga bisa membantumu mempercepat proses pengeringan pakaian. Pastikan pakaian tersusun rapi di atas gantungan untuk hasil yang lebih baik.

    “Hindari meninggalkan pakaian di mesin cuci terlalu lama saat masih bahas. Hal ini bisa menyebabkan pakaian menjadi bau dan berkembangnya jamur,” kata Joyce French dari Home How, dikutip dari Homes & Gardens, Kamis (4/1/2024).

    Ia menyarankan untuk segera menggantung pakaian setelah dicuci agar bisa cepat kering.

    3. Gunakan Kipas dan Sirkulasi Udara

    Dalam cuaca yang lembap, penggunaan kipas, air purifier, atau jendela terbuka bisa membantu menghilangkan kelembaban dan mempercepat proses pengeringan. Jika memungkinkan, gunakan perabot-perabot tersebut yang hemat energi agar tidak boros listrik.

    “Pastikan setel kipas dengan kekuatan rendah agar pakaian tidak ‘beterbangan’,” kata professional cleaning expert di Letti & Co, Bret Jackson, dikutip dari Homes & Gardens.

    4. Kelompokkan Pakaian

    Penting untuk mengelompokkan pakaian berdasarkan berat dan ketebalan. Prioritaskan pengeringan pakaian yang lebih ringan dan tipis terlebih dahulu untuk memungkinkan sirkulasi udara yang lebih baik.

    5. Gunakan Metode Pengeringan Alternatif

    Kamu juga bisa mencoba metode pengeringan alternatif, yaitu menggunakan alat-alat elektronik, seperti pengering rambut atau setrika. Pastikan untuk memperhatikan jenis kain dan pengaturan suhu agar pakaian tetap aman dari kerusakan.

    6. Jangan Sampai Pakaian Menyentuh Lantai

    Menurut professional cleaning expert di Letti & Co, Bret Jackson, ketika menjemur pakaian basah jangan sampai menyentuh lantai karena akan menciptakan kelembaban dan membuat pakaian lebih lama keringnya. Ia menyarankan untuk menjemur pakaian di dekat jendela atau pintu agar terkena sirkulasi udara.

    “Jika kamu tidak memiliki tali untuk menjemur pakaian, kamu bisa menggantung pakaian di kursi atau di rak pengering,” tuturnya.

    Itulah beberapa tips ampuh mengeringkan pakaian dengan cepat dan efisien di musim hujan. Mengeringkan pakaian di musim hujan memang bisa menjadi tantangan, tetapi dengan tips-tips di atas, kamu bisa mengatasi masalah ini dengan lebih mudah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Mudah! Begini Cara Efektif Bersihkan Alas Setrika yang Lengket dan Berkerak


    Jakarta

    Setrika adalah alat untuk menghilangkan bekas lipatan pada pakaian. Dengan menyeterika, tampilan pakaian akan kembali rapi dan layak dikenakan.

    Cara kerja setrika adalah dengan mengantarkan panas ke permukaan pakaian. Bagian alas setrika yang terbuat dari logam dapat menghasilkan panas saat terhubung ke listrik. Panas tersebut yang dapat menghilangkan lipatan yang sering kita sebut dengan area yang lecek.

    Saat menggunakan setrika, kamu harus mengatur panasnya dan jangan terlalu lama mendiamkan benda tersebut. Panas yang berlebih justru membuat kain pakaian dapat meleleh dan menempel pada alat setrika. Ketika ada bahan pakaian yang meleleh, nantinya bahan tersebut akan menempel di permukaan setrika dan tidak bisa dibersihkan hanya dengan diusap.


    Jika kamu menemukan kasus seperti itu, jangan coba-coba mencongkel dengan benda tajam saat setrika masih terhubung ke listrik atau masih panas. Dilansir Cleanipedia, berikut cara efektif bersihkan kerak pada alas setrika.

    Tips Bersihkan Kerak pada Alas Setrika

    1. Matikan Setrika

    Pastikan pada saat kamu ingin membersihkan kerak, setrika dalam keadaan dingin dan tidak terhubung dengan listrik. Hal ini untuk mencegah terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti terkena aliran listrik pendek, listrik terjatuh, atau tangan licin hingga mengenai bagian yang panas.

    2. Campurkan Cuka dengan Air

    Kemudian, campurkan setengah gelas cuka putih dan setengah gelas air dingin. Fungsi cuka di sini adalah untuk menghilangkan noda kerak pada alas setrika. Di dalam kandungan cuka terdapat asam asetat yang berfungsi mengangkat kotoran, noda, dan bakteri yang menempel pada suatu benda.

    3. Bersihkan Kerak Kapur Menggunakan Kapas

    Setelah itu ambil kapas atau kain mikrofiber. Semprotkan atau teteskan campuran air dan cuka ke alas setrika yang berkerak. usap permukaannya hingga kerak hilang. Jika noda susah hilang, tekan sedikit permukaannya dan tambahkan cairan cuka dan air.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Tiba-tiba Ada Bau Terbakar di Rumah? Bisa Jadi Ini Penyebabnya



    Jakarta

    Bau terbakar tiba-tiba tercium di rumah, pasti yang terlintas di pikiran kita adalah apa yang terbakar? Lalu, kita mencari sumber baunya. Biasanya sumbernya tidak ketahuan jelas, jauh dari barang elektronik atau area listrik di rumah.

    Hal seperti ini yang membuat penghuni rumah khawatir karena takut tiba-tiba ada api yang muncul dan membakar barang di rumah. Penghuni rumah pasti ingin segera mengatasi sumber bau tersebut.

    Lantas, di mana sumber bau tersebut?


    Penyebab Ada Bau Plastik Terbakar di Rumah

    Dilansir The Spruce bau terbakar bisa jadi memang berasal dari barang di rumah yang benar-benar terbakar. Biasanya yang berbahan plastik. Misalnya dari area dapur saat kompor dinyalakan atau dari barang elektronik di kamar seperti catokan, setrika, atau kipas angin.

    Apabila tidak diketahui asalnya, bisa juga bau terbakar tersebut berasal dari kabel listrik yang rusak. Namun, memang lebih sulit mengetahui kabel bagian mana yang terbakar. Biasanya kabel tersebut terbakar karena menerima panas berlebih sehingga ada komponen yang terbakar.

    Penyebab lainnya bisa dikarenakan penggunaan stopkontak yang terlalu banyak, seperti penggunaan untuk 4 perangkat elektronik atau lebih.

    Cara Menghilangkan Bau Plastik Terbakar

    Jika kamu mengalami hal tersebut, hal yang harus kamu lakukan adalah menemukan sumber bau tersebut agar kamu bisa melihat kondisi barang yang terbakar tersebut. Kemudian singkirkan benda tersebut dan buka semua jendela agar sirkulasi udara lancar atau menyalakan kipas angin. Kamu juga bisa menghilangkan bau tersebut dengan menaruh mangkuk berisi cuka putih pada ruangan yang bau plastik terbakar.

    Apabila sumber bau plastik terbakar berasal dari sistem kelistrikan, segera matikan atau cabut semua peralatan yang ada di rumah. Hubungi PLN atau teknisi kelistrikan untuk dilakukan pengecekan.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Sering Mematikan dan Menghidupkan AC Bikin Boros Listrik, Benarkah?


    Jakarta

    Secara umum, daya listrik air conditioner (AC) cukup besar jika dibandingkan kipas angin. Kebanyakan orang akan menyalakan AC saat kepanasan atau menjelang tidur.

    Saat tidak diperlukan AC biasanya dimatikan. Ini kerap dilakukan karena menjadi cara yang efisien untuk menghemat listrik.

    Ada juga yang menganggap bahwa mematikan dan menyalakan AC bisa membuat penggunaan listrik lebih boros. Namun, benarkah demikian?


    Alasan agar Jangan Sering Mematikan dan Menghidupkan AC

    Dari catatan detikProperti yang mengutip laman The Washington Post, mematikan AC beberapa jam, kemudian menghidupkannya lagi hanya bisa menghemat sedikit listrik.

    Namun, sebaiknya AC jangan sering mati-hidup. Justru sering mematikan dan menghidupkan AC bisa bikin boros listrik. Karena proses menyalakan kembali AC membutuhkan energi yang cukup besar untuk mencapai suhu yang diinginkan.

    Pernyataan tersebut sejalan dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh seorang mahasiswa pascasarjana di sistem pembangunan di Universitas Colorado di Boulder. Ia mencari tahu apakah mematikan AC benar bisa menghemat energi.

    Dalam penelitiannya, ia mencoba membandingkan mematikan 3 AC di gedung tersebut selama 8 jam dengan menyalakan AC selama 76 jam dengan suhu 31 °C.

    Hasilnya menunjukkan bahwa AC yang dimatikan bisa menghemat sedikit energi. Tapi saat setiap AC dinyalakan kembali, listrik dipakai akan banyak untuk menyesuaikan suhu ruangan dan mengubahnya menjadi dingin.

    Menyalakan dan mematikan AC juga membebani sistem motor karena mesin akan berulang kali menyesuaikan suhu. Sementara jika AC yang telah dinyalakan lama, AC tidak sulit menyesuaikan suhu.

    “Anda tidak serta merta menghemat biaya listrik dengan mematikannya selama sepertiga hari,” ujar mahasiswa pascasarjana tersebut.

    Dengan demikian, sering menyalakan dan mematikan AC justru bisa menaikkan tagihan listrik.

    Cara Menghemat Energi Listrik AC

    Dari penjelasan sebelumnya, mematikan dan menyalakan AC terlalu sering sejatinya hanya bisa menghemat sedikit listrik. Sebagai gantinya kamu bisa melakukan beberapa hal yang lebih berikut yang lebih efektif agar menghemat listrik saat AC dinyalakan.

    Berikut adalah mode yang bisa dipakai agar AC hemat listrik:

    1. Memastikan Sistem Pembuangan Udara AC dengan Benar

    Kerja AC di dalam ruangan bisa maksimal kalau AC di luar ruangan dan salurannya ditempatkan dengan benar. Maka pastikan:

    • AC luar diletakkan di tempat yang tidak terkena cahaya matahari langsung.
    • AC luar punya penutup di depan rongga baling-balingnya, hingga terdapat saluran pembuangan udara panas.
    • Rajin mengganti dan membersihkan filter untuk bisa membantu menghemat energi sekitar 5-15%.

    2. Usahakan Tidak Menyalakan AC Bersamaan dengan Barang Elektronik Lain

    Hindari menyalakan AC bersamaan dengan peralatan elektronik lain agar listrik tetap hemat. Misal, ketika sedang memakai mesin cuci, oven, setrika, mesin air, maka AC lebih baik AC dimatikan dahulu.

    Jika tetap dipaksakan, MCB listrik di rumah bisa turun karena tidak kuat sekaligus bisa membuat tagihan listrik jadi lebih besar.

    (khq/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Kesaktian Pasta Gigi, Bisa Bersihkan Noda di Cangkir-Karpet


    Jakarta

    Pasta gigi kerap ditemukan di rumah. Fungsi utamanya adalah untuk membersihkan gigi, namun pasta gigi juga bisa membersihkan benda-benda yang ada di rumah.

    Benda-benda yang bisa dibersihkan beragam, mulai dari bagian bawah setrika hingga menghilangkan noda tinta pada karpet. Selain itu, masih ada lagi barang-barang lainnya yang bisa dibersihkan pakai pasta gigi. Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini informasinya.

    1. Menghilangkan Noda Kopi pada Cangkir

    Dilansir dari Homes & Gardens, pasta gigi bisa digunakan untuk membersihkan noda kopi hingga teh pada cangkir. Biasanya, jika cangkir sering digunakan untuk minum kopi atau teh akan meninggalkan noda kuning.


    Cara membersihkannya cukup mudah. Caranya cukup mengoleskan pasta gigi para spons yang sedikit basah dan gosokkan pada noda. Setelah itu bilas hingga bersih untuk menghilangkan residu.

    2. Membersihkan Setrika

    Pasta gigi bisa membersihkan setrika yang korot akibat noda dari produk perawatan pakaian. Ingat, bersihkan plat setrika ketika sudah dingin ya.

    3. Menghilangkan Noda Sabun yang Membandel

    Penggunaan sabun di pintu kamar mandi, wastafel, maupun shower terkadang meninggalkan noda yang sulit dibersihkan. Nah, pasta gigi bisa dipakai untuk membersihkan noda tersebut.

    Caranya cukup tuangkan pasta gigi pada kain lembap dan bersihkan sisa sabun. Setelah itu bilas dan keringkan.

    4. Menghilangkan Bau Makanan pada Talenan

    Bau makanan terkadang sulit dihilangkan pada tangan, talenan, maupun wadah makanan. Nah, penggunaan pasta gigi bisa menghilangkan bau tersebut. Gunakan pasta gigi saat membersihkan talenan lalu bilas.

    5. Menghilangkan Noda Krayon di Dinding

    Dilansir dari Southern Living, untuk membersihkan noda krayon di dinding, bisa pakai pasta gigi. Caranya, taruh pasta gigi pada noda dengan menggunakan jari lalu pakai lap basah untuk menghilangkan noda. Biarkan kering ketika noda sudah hilang.

    6. Menghilangkan Noda Tinta dan Lipstik pada Karpet

    Selanjutnya yaitu pasta gigi bisa digunakan untuk membersihkan noda tinta dan lipstik pada karpet. Berikut ini caranya.

    – Oleskan pasta gigi secukupnya pada area yang terkena noda dan gosokkan perlahan ke noda. Kuncinya adalah menunggu pasta gigi mengering sepenuhnya; dengan demikian, noda akan terserap secara maksimal.

    – Setelah kering, bersihkan kembali dengan kain hangat dan lembap untuk membersihkan pasta gigi.

    – Akan lebih baik jika bisa menggunakan alat penyedot debu di area tersebut untuk menghilangkan residu kecil. Semakin cepat membersihkan noda, semakin efektif proses ini.

    Itulah beberapa benda yang bisa dibersihkan pakai pasta gigi. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Menghaluskan Pakaian Tanpa Setrika, Bisa Pakai Panci!


    Jakarta

    Setrika merupakan alat elektronik yang berfungsi menghaluskan serta melicinkan pakaian. Biasanya setiap rumah ada setrika. Namun, jika sedang tidak punya waktu atau keadaan darurat seperti bepergian tanpa membawa setrika, terkadang kita bingung bagaimana cara menghaluskan pakaian.

    Namun tidak perlu khawatir jika tidak ada setrika. Dilansir dari Southern Living, berikut 5 cara yang bisa dilakukan untuk menghaluskan pakaian tanpa setrika.

    Panci

    Jika kamu sedang berpergian atau tidak ada alat setrika, maka carilah panci di dapur. Jika memungkinkan, gunakan panci yang memiliki gagang panjang. Isi panci dengan air lalu didihkan di atas kompor. Sambil menunggu air mendidih, letakkan pakaian ke permukaan rata lalu lapisi handuk tipis untuk mencegah berpindahnya noda.


    Ketika air sudah mendidih, kosongkan panci lalu gunakan bagian bawah panci untuk menghaluskan pakaian. Cara ini harus dilakukan secara cepat karena panci akan cepat dingin. Perhatikan juga pakaian yang terdapat kain atau manik-manik, hindari ‘menyetrika’ bagian tersebut karena bisa meleleh.

    DIY Semprotan Penghilang Kerutan

    Selain menggunakan panci, bisa juga lho membuat cairan sebagai semprotan penghilang kerutan demi pakaian halus tanpa panas. Cairan penghilang kerutan sebetulnya sudah banyak beredar di toko-toko, tetapi juga bisa dibuat sendiri dengan cara-cara berikut ini.
    – Isi botol dengan 2 gelas air, 1 sendok teh pelembut kain cair atau kondisioner rambut, dan 1 sendok makan cuka putih.

    – Kocok botol agar bahan tercampur rata, lalu semprotkan ke pakaian yang kusut hingga sedikit lembap.

    – Regangkan, tarik, dan haluskan kain secara perlahan hingga kerutannya hilang.

    Pengering Rambut

    Pengering rambut merupakan alat pemanas lain yang bisa membantu menghaluskan kerutan dengan cepat. Caranya semprot sedikit air pada pakaian, lalu gerakkan pengering rambut ke area yang kusut. Pastikan pengering rambut tidak terlalu dekat dengan kain agar tidak melelehkan atau membakar kain. Tarik perlahan kain sambil dipanaskan untuk menghilangkan kerutan yang membandel.

    Ketel sebagai Steamer Manual

    Kamu juga bisa menggunakan ketel sebagai steamer. Caranya rebus air dalam ketel. Sambil menunggu air matang, gantung baju yang kusut di atas gantungan baju atau rak. Setelah air matang, arahkan corong ketel pada pakaian. Gunakan uap yang keluar dari corong untuk menghilangkan kerutan pada pakaian.

    Catokan Rambut

    Selain pengering rambut, catokan rambut juga bisa menghaluskan pakaian. Apalagi, alat ini khusus untuk menghaluskan bagian tertentu, seperti kerah baju. Tetap hati-hati dan hindari menyetrika ke seluruh bagian pakaian secara lama untuk mencegah kain terbakar atau hangus.

    Itu dia 5 cara yang bisa kamu lakukan untuk menghaluskan pakaian tanpa setrika. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tips Ampuh Bersihkan Noda dan Debu di Sofa


    Jakarta

    Sofa kain banyak dipilih masyarakat karena dinilai lebih nyaman dan punya desain yang estetis. Namun, ada satu kekurangan pada sofa kain yang bikin pemilik jadi pusing, yakni ada noda dan debu yang menempel.

    Noda yang menempel di sofa kain memang bikin kesal. Selain bikin penampilan jadi terlihat jelek, noda tersebut juga sulit dihilangkan sehingga harus ekstra dibersihkan.

    Padahal, ada sejumlah tips ampuh untuk membersihkan noda di sofa. Bagaimana caranya? Simak dalam artikel ini.


    Tips Membersihkan Noda di Sofa

    Noda bercak di sofa kain masih bisa dibersihkan dengan mudah. Dilansir situs Snug Sofa, Minggu (8/6/2026), berikut sejumlah tips membersihkan noda di sofa:

    1. Sikat Dudukan Sofa

    Langkah yang pertama adalah dengan menyikat dudukan sofa menggunakan kain kering atau sikat. Jika ada noda yang sulit dihilangkan, sofa dapat disikat dengan sabun secara perlahan.

    Sebagai catatan, jangan disikat terlalu keras karena bisa merusak kain sofa. Selain itu, gunakan sikat yang lembut agar sofa tidak rusak.

    2. Vakum Debu di Sofa

    Jika ada debu tebal di sofa, cobalah untuk membersihkannya dengan cara disedot dengan vacuum cleaner. Pastikan kamu membersihkannya sampai ke sudut sudut sofa agar debu bisa hilang secara maksimal. Sedot juga bagian bawah dudukan sofa karena area tersebut sering ditemukan sisa makanan, rambut, hingga serangga.

    3. Pakai Uap untuk Bersihkan Sofa

    Selain dengan vacuum cleaner, kamu juga bisa membersihkan noda di sofa dengan alat pembersih uap. Jika tidak ada alatnya, kamu masih bisa menggunakan setrika uap.

    Saat dibersihkan, pastikan seluruh permukaan sofa terkena uap hingga cukup lembap. Cara ini dilakukan untuk mengangkat noda dan debu yang menempel.

    4. Keringkan Sofa

    Setelah sofa dibersihkan dengan uap atau disikat menggunakan sabun, keringkan terlebih dahulu di bawah sinar matahari. Langkah ini dilakukan untuk mencegah sofa jadi lembap dan akhirnya memicu tumbuhnya jamur serta bakteri. Kamu juga bisa mengeringkan sofa dengan kipas angin.

    5. Vacuum Sekali Lagi

    Setelah sofa kering, langkah terakhir adalah dengan melakukan vacuum ulang dengan alat penyedot debu. Hal ini agar sofa benar-benar bersih dan bebas dari debu.

    Demikian 5 tips membersihkan noda di sofa kain yang sulit hilang. Semoga bermanfaat

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com