Tag Archives: sharing

Cara Transfer dan Maksimal Top Up DANA di BRILink, ATM, hingga BRImo

Jakarta

DANA adalah salah satu layanan dompet digital (e-wallet) yang kini banyak digunakan. Ketika saldo habis, kita perlu top up saldo agar agar bisa melakukan berbagai transaksi keuangan.

Cara top up DANA bisa dilakukan melalui online melalui aplikasi, ATM, hingga agen gerai retail. Untuk itu, simak informasi seputar langkah-langkah top up DANA di bawah ini.

  • Kunjungi agen BRILInk terdekat di sekitarmu.
  • Informasikan ke agen kalau kami ingin melakukan isi saldo atau top up DANA.
  • Beritahu nomor HP atau DANA ID yang kamu gunakan.
  • Beritahu nominal top up yang kamu inginkan ke agen. Minimal top up DANA ke BRILink adalah Rp 20.000.
  • Ikuti instruksi dari agen untuk menyelesaikan proses transaksi.

Biaya admin top up dana di BRILink itu bervariasi. Hal ini bergantung dengan ketentuan masing-masing agen.


Dilihat detikFinance dari aplikasi DANA, maksimal top up DANA di BRILink adalah Rp 20.000.000.

BRILink merupakan layanan perluasan BRI sebagai bisnis agen, yang bisa melayani transaksi perbankan secara real time online berkonsep sharing fee.

Mengetahui cara dan batas maksimal top up berguna agar kita bisa mengelola transaksi, serta menghindari kendala saat melakukan pengisian saldo.

Cara Top Up DANA dari ATM BRI

  • Masukkan kartu dan PIN ke mesin ATM.
  • Klik menu “Transaksi Lain”.
  • Klik “Pembayaran”.
  • Pilih “Lainnya”, kemudian pilih BRIVA.
  • Ketik kode BRIVA 88810 dan diikuti dengan nomor HP DANA. Contoh: 88810083846398.
  • Masukkan jumlah top up yang diinginkan. (Minimal top up adalah Rp 20.000).
  • Pilih “Benar” dan klik “Ya” untuk verifikasi.
  • Tunggu sampai muncul notifikasi di HP dari aplikasi DANA, bahwa top up saldo sudah masuk.

Cara Top Up DANA lewat BRI Mobile

  • Buka aplikasi BRI Mobile.
  • Login ke Internet Banking BRI.
  • Pilih menu Pembayaran > BRIVA.
  • Tekan kolom “Kode Bayar”, lalu masukkan 88810 dan nomor HP kamu sebagai nomor BRIVA. Contoh: 88810083846398.
  • Klik “OK”
  • Masukkan jumlah top up (Minimal top up adalah Rp 20.000). Lalu, klik “Kirim”.
  • Konfirmasi transaksi dengan password internet banking BRI kamu.
  • Klik “Kirim”
  • Proses transaksi top up DANA selesai.

Cara Top Up DANA Melalui BRImo

  • Buka aplikasi BRImo
  • Login dengan username/password.
  • Pada halaman home, pilih menu “Lainnya”.
  • Pilih menu “Dompet Digital”, lalu klik bagian “Top Up”.
  • Pilih “Top Up Baru”.
  • Pilih “Dompet Digital”, klik DANA.
  • Masukan nomor handphone yang terhubung dengan akun DANA.
  • Pilih tombol “Lanjutkan”.
  • Masukan nominal top up.
  • Pilih tombol “Top Up”.
  • Pastikan informasi nomor HP DANA dan juga nominal top up sudah sesuai.
  • Pilih tombol “Top Up”, lalu masukan nomor PIN BRImo kamu.
  • Top up DANA via BRImo selesai. Top up DANA di BRImo tidak dikenakan biaya admin.

(khq/fds)



Sumber : finance.detik.com

Tips Memulai Investasi Kripto buat Pemula


Jakarta

Dari aneka pilihan produk investasi, kripto adalah salah satunya. Di sisi lain, Melalui Otoritas Jasa Keuangan, telah diatur pula tentang aset kripto.

Bicara soal kripto, Perencana keuangan Aidil Akbar mengatakan idealnya persentase untuk berinvestasi kurang lebih di angka 10%-15% dari nominal gaji bulanan yang kita terima.

Aidil menyarankan agar menyisihkan porsi kecil terlebih dahulu untuk pemula yang baru ingin berinvestasi sambil belajar ekosistem kripto.


“Sekitar 15% (untuk investasi). Kalau gaji sesuai upah minimum regional (UMR) Rp 5 juta, berarti harus investasi sekitar Rp 500 ribu. Dari Rp 500 ribu, bisa disisihkan 10%-20% untuk masuk ke kripto. Jadi, yang Rp 400 ribu boleh kalian masukkan ke mana pun,” kata Aidil dalam sharing session-nya kepada rekan-rekan detikcom, di Kantor Detikcom, Rabu (19/2/2025) sore.

Selain itu, untuk pertama kali berinvestasi di kripto, bisa sambil belajar dengan berinvestasi di cryptocurrency Tether atau USDT. Hal ini lantaran, kata Aidil, USDT adalah mata uang kripto yang dirancang untuk memiliki nilai yang stabil. Nilai 1 USDT biasanya setara dengan US$ 1.

“Pertama kali, beli dulu USDT. Karena USDT itu biasanya kalau kita mau transaksi kripto, saya lebih suka pairing-nya pakai USDT supaya gampang menghitungnya, standar internasional. Kemudian, yang dibeli pertama, otomatis kalau masih baru belajar, beli saja Bitcoin,” beber Aidil lebih lanjut.

Aidil menambahkan, jika sudah mulai mengerti bagaimana ekosistem kripto, bisa mulai merambah ke platform blockchain lainnya seperti Ethereum dan Solana.

“Ketika saya mau beli koin, yang saya lihat pertama kali adalah ecosystem, project, dan community. Tiga itu pertanyaan saya. Sama seperti laporan keuangan: berapa asetnya? Berapa profitnya? Berapa utangnya?” terang Aidil saat menjelaskan perihal tips memilih Bitcoin

“Cryptocurrency itu adalah satu supply-demand. Supply dibentuk dari project atau ekosistem yang membutuhkan koin tersebut. Makanya tadi saya katakan, ecosystem-project. Karena itu salah satu fundamental analysis,” tutup Aidil.

(hns/hns)



Sumber : finance.detik.com