Tag Archives: sinar mas land

Living Lab Ventures Kucurkan Investasi Ratusan Juta Dolar AS hingga 2024


Jakarta

Living Lab Ventures (LLV), corporate venture capital dari Sinar Mas Land mengklaim telah menggelontorkan investasi ratusan juta dolar Amerika Serikat untuk pembiayaan modal ventura. Namun, mereka tidak merinci jumlah pasti dari total pendanaan yang telah digelontorkan.

Partner Living Lab Ventures Bayu Seto mengatakan pembiayaan tersebut merupakan bagian dari strategi agresif perusahaan untuk mempercepat pertumbuhan ekosistem yang ada di Indonesia.

“Kita juga baru established kan ya, tapi total investasi kita ada di triple digit of millions dolar sampai sekarang,” katanya di The Hub Sinar Mas Land, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (22/5/2025).


Meskipun iklim investasi sedang tidak menentu dan banyak pelaku pasar cenderung menahan diri untuk melakukan investasi, Bayu mengatakan LLV tetap menggeber pembiayaan modal. Hal ini dilakukan lantaran pembiayaan ini tidak hanya pada tercermin dari valuasi startup yang mereka danai, tetapi juga dari perubahan nyata yang terjadi di lapangan.

“Yang mana artinya dengan single balance itu, very aggressive. Karena kita melihat dampaknya bukan di valuasinya aja nih. Tapi impact ke si kotanya udah jauh lebih dari itu,” katanya.

Dengan pendanaan tersebut, Bayu mengatakan adanya perputaran ekonomi secara langsung, mulai dari terbukanya lapangan pekerjaan, dan meningkatnya aktivitas komersial.

“Adanya job creation. Dan yang menarik dampaknya bukan hanya ke portfolio kita. Komersial area jadi naik gitu kan ya,” jelas dia.

Bayu menambahkan, dalam sisa waktu 2025 ini pihaknya juga akan terus melakukan pembiayaan ke sejumlah startup di berbagai sektor. Adapun jumlahnya sekitar beberapa juta dolar lagi.

“Kita punya target kita deploy beberapa juta dolar lagi di tahun ini,” katanya.

Simak juga Video: Gubernur Lemhannas: Rebana Berpotensi Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru

(kil/kil)

Sumber : finance.detik.com

Alhamdulillah Haji Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad Ekonomi Bisnis uang dolar
ilustrasi sumber : unsplash.com / adam nir

Startup Manufaktur Indonesia Dilirik Perusahaan Jepang buat Kerja Sama


Jakarta

Living Lab Ventures (LLV), corporate venture capital dari Sinar Mas Land mengungkapkan salah satu portofolionya yakni Imajin yang merupakan startup manufaktur asal Indonesia menjajaki potensi kerja sama dengan sebuah perusahaan multinasional Jepang yakni Mitsubishi Heavy Industries (MHI).

Partner Living Lab Ventures Bayu Seto mengatakan adanya potensi kerja sama tersebut terjadi setelah melakukan kunjungan ke Tokyo beberapa waktu lalu. Dari kunjungan tersebut, Bayu mengatakan Imajin mendapatkan perhatian khusus dari perusahaan asal Jepang.

“Imajin ini manufacturing, dia lumayan banyak dapat perhatian dari perusahaan-perusahaan Jepang,” katanya di The Hub Sinar Mas Land, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (22/5/2025).


Bayu mengatakan, ketertarikan perusahaan Jepang kepada Imajin tersebut lontaran adanya perubahan sikap yang menginginkan adanya distribusi secara merata, tidak hanya dari China.

“Dengan situasi ekonomi seperti ini, tentunya distribusinya harus lebih merata. Nah yang paling menarik ternyata dari Asia Tenggara ini ada shifting nih, ada expanding, proporsinya naik gitu kan ya. Tinggal kita bicarakan, naiknya ke mana? Ke Vietnam, ke Thailand, ke Indonesia gitu kan ya,” katanya.

Dengan perubahan tersebut, Bayu mengatakan LVV sebagai penghubung berperan membantu agar terjadinya kerja sama antara Imajin dengan perusahaan Jepang. Hal ini pastinya akan memberikan dampak baik bagi Imajin.

“Nah kita pengin kejar ini dan kita bantu. Kita kenalkan biar mereka juga dapatkan demand,” katanya.

Bayu menambahkan bahwa pada tahun ini, terdapat 5 sektor yang memiliki potensi untuk terus tumbuh di tengah kondisi ekonomi global yang tidak pasti. Sektor tersebut yakni sektor manufacturing, alternatif protein, agritech, healthcare, dan clean tech.

“Jadi akan ada lima sektor yang mendominasi di Indonesia, yaitu alternatif protein, agritech, healthcare, dan clean tech,” katanya.

(kil/kil)



Sumber : finance.detik.com

Belajar dari Kebakaran Mal di Jakbar, Ini Cara Cegah Korsleting Listrik


Jakarta

Kebakaran hebat terjadi pada sebuah mal di Grogol, Jakarta Barat pada Jumat (4/10) pukul 00.58 WIB. Kebakaran dilaporkan berasal dari lantai 5 gedung tersebut.

Sekitar pukul 01.00 WIB, pihak pemadam kebakaran (damkar) mulai proses pemadaman api dan selesai pukul 03.05 WIB. Diduga, kebakaran tersebut dipicu dari korsleting listrik.

“Menurut informasi yang diterima, api berasal dari salah satu cafe yang berada di lantai 5 bangunan tersebut. Diduga terjadi arus pendek/korsleting listrik pada salah satu restoran (food court) dan kondisi tertutup,” tulis damkar DKI Jakarta dalam keterangannya.


Kebakaran akibat korsleting listrik memang kerap terjadi, baik itu di rumah, gedung perkantoran, hingga pusat perbelanjaan. Dilansir dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Banda Aceh, kebanyakan korsleting listrik asal mulanya karena kelalaian manusia. Salah satu contohnya adalah pemasangan kabel listrik yang tidak sesuai atau tidak merawat kabel listrik di rumah. Kabel listrik yang sudah terkelupas atau rusak karena tertekuk dapat mengakibatkan aliran listrik terganggu yang biasa memicu korsleting.

Nah, berikut ini beberapa cara mencegah korsleting listrik agar terhindar dari kebakaran.

1. Selalu Cabut Kabel Listrik Setelah Digunakan

Kebanyakan orang setelah menggunakan perangkat elektronik, tidak langsung mencabut kabel pada stop kontak. Padahal itu berisiko penghuni rumah tersetrum dan korsleting listrik.

2. Pilih Kualitas Peralatan Listrik yang Bermutu

Pastikan peralatan listrik di rumah adalah produk baru dan berkualitas. Lebih baik membeli peralatan listrik dengan harga mahal, daripada rumah yang justru hangus terbakar. Cari peralatan listrik yang berkualitas, berlambang SNI atau LMK.

3. Hindari Memakai Tusuk Kontak yang Terlalu Longgar

Tusuk kontak adalah area kepala dan kaki dari kabel. Biasanya tusuk kontak adalah bagian yang dimasukkan ke dalam stop kontak. Tusuk kontak yang terlalu longgar, jika terpegang tangan bisa menyetrum dan tidak sedikit yang menimbulkan percikan.

4. Jangan Memencet atau Memainkan MCB

Mengotak-atik atau menyambung langsung (bypass) peralatan pengaman, baik sekring maupun Mini Circuit Breaker (MCB) dapat menyebabkan korsleting listrik.

5. Minta Bantuan Ahli Saat Pemasangan Instalasi Listrik di Rumah

Untuk pemasangan baru atau menambah instalasi listrik di rumah atau bangunan, serahkan pada ahli.

6. Periksa Instalasi Listrik Secara Berkala

Pemeriksaan dapat dilakukan kurang lebih setelah 10 tahun dan selanjutnya 5 tahun.

7. Lakukan Perawatan Rutin

Dilansir dari Sinar Mas Land, jadwalkan pemeriksaan rutin instalasi listrik oleh teknisi listrik profesional. Mereka akan memeriksa kabel, sambungan, dan komponen lainnya untuk memastikan semuanya dalam kondisi baik.

8. Hindari Beban Berlebih

Jangan mencolokkan terlalu banyak perangkat ke satu stopkontak atau sirkuit. Gunakan kabel ekstensi dengan hati-hati dan pastikan kabel tersebut memiliki kapasitas yang cukup.

9. Lindungi Kabel dan Perangkat Listrik dari Air

Jauhkan kabel dan perangkat listrik dari sumber air atau kelembapan. Pastikan stopkontak dan saklar di area basah (seperti kamar mandi atau dapur) memiliki penutup pelindung.

10. Pasang Alat Pelindung

Pertimbangkan untuk memasang alat pelindung seperti MCB (Miniature Circuit Breaker) dan ELCB (Earth Leakage Circuit Breaker). MCB melindungi dari kelebihan beban, sedangkan ELCB melindungi dari kebocoran arus yang bisa menyebabkan sengatan listrik.

11. Sedia APAR

Dilansir dari situs Pemerintah Kota Depok, sebaiknya di setiap rumah atau tempat usaha menyediakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) untuk penanganan pertama jika terjadi kebakaran. Tabung Apar 5 kg untuk skala rumah tangga dan tempat usaha 6 kg.

Itulah beberapa cara mencegah terjadinya korsleting listrik. Semoga bermanfaat.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Belajar dari Kebakaran Mal di Jakbar, Ini Cara Cegah Korsleting Listrik


Jakarta

Kebakaran hebat terjadi pada sebuah mal di Grogol, Jakarta Barat pada Jumat (4/10) pukul 00.58 WIB. Kebakaran dilaporkan berasal dari lantai 5 gedung tersebut.

Sekitar pukul 01.00 WIB, pihak pemadam kebakaran (damkar) mulai proses pemadaman api dan selesai pukul 03.05 WIB. Diduga, kebakaran tersebut dipicu dari korsleting listrik.

“Menurut informasi yang diterima, api berasal dari salah satu cafe yang berada di lantai 5 bangunan tersebut. Diduga terjadi arus pendek/korsleting listrik pada salah satu restoran (food court) dan kondisi tertutup,” tulis damkar DKI Jakarta dalam keterangannya.


Kebakaran akibat korsleting listrik memang kerap terjadi, baik itu di rumah, gedung perkantoran, hingga pusat perbelanjaan. Dilansir dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Banda Aceh, kebanyakan korsleting listrik asal mulanya karena kelalaian manusia. Salah satu contohnya adalah pemasangan kabel listrik yang tidak sesuai atau tidak merawat kabel listrik di rumah. Kabel listrik yang sudah terkelupas atau rusak karena tertekuk dapat mengakibatkan aliran listrik terganggu yang biasa memicu korsleting.

Nah, berikut ini beberapa cara mencegah korsleting listrik agar terhindar dari kebakaran.

1. Selalu Cabut Kabel Listrik Setelah Digunakan

Kebanyakan orang setelah menggunakan perangkat elektronik, tidak langsung mencabut kabel pada stop kontak. Padahal itu berisiko penghuni rumah tersetrum dan korsleting listrik.

2. Pilih Kualitas Peralatan Listrik yang Bermutu

Pastikan peralatan listrik di rumah adalah produk baru dan berkualitas. Lebih baik membeli peralatan listrik dengan harga mahal, daripada rumah yang justru hangus terbakar. Cari peralatan listrik yang berkualitas, berlambang SNI atau LMK.

3. Hindari Memakai Tusuk Kontak yang Terlalu Longgar

Tusuk kontak adalah area kepala dan kaki dari kabel. Biasanya tusuk kontak adalah bagian yang dimasukkan ke dalam stop kontak. Tusuk kontak yang terlalu longgar, jika terpegang tangan bisa menyetrum dan tidak sedikit yang menimbulkan percikan.

4. Jangan Memencet atau Memainkan MCB

Mengotak-atik atau menyambung langsung (bypass) peralatan pengaman, baik sekring maupun Mini Circuit Breaker (MCB) dapat menyebabkan korsleting listrik.

5. Minta Bantuan Ahli Saat Pemasangan Instalasi Listrik di Rumah

Untuk pemasangan baru atau menambah instalasi listrik di rumah atau bangunan, serahkan pada ahli.

6. Periksa Instalasi Listrik Secara Berkala

Pemeriksaan dapat dilakukan kurang lebih setelah 10 tahun dan selanjutnya 5 tahun.

7. Lakukan Perawatan Rutin

Dilansir dari Sinar Mas Land, jadwalkan pemeriksaan rutin instalasi listrik oleh teknisi listrik profesional. Mereka akan memeriksa kabel, sambungan, dan komponen lainnya untuk memastikan semuanya dalam kondisi baik.

8. Hindari Beban Berlebih

Jangan mencolokkan terlalu banyak perangkat ke satu stopkontak atau sirkuit. Gunakan kabel ekstensi dengan hati-hati dan pastikan kabel tersebut memiliki kapasitas yang cukup.

9. Lindungi Kabel dan Perangkat Listrik dari Air

Jauhkan kabel dan perangkat listrik dari sumber air atau kelembapan. Pastikan stopkontak dan saklar di area basah (seperti kamar mandi atau dapur) memiliki penutup pelindung.

10. Pasang Alat Pelindung

Pertimbangkan untuk memasang alat pelindung seperti MCB (Miniature Circuit Breaker) dan ELCB (Earth Leakage Circuit Breaker). MCB melindungi dari kelebihan beban, sedangkan ELCB melindungi dari kebocoran arus yang bisa menyebabkan sengatan listrik.

11. Sedia APAR

Dilansir dari situs Pemerintah Kota Depok, sebaiknya di setiap rumah atau tempat usaha menyediakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) untuk penanganan pertama jika terjadi kebakaran. Tabung Apar 5 kg untuk skala rumah tangga dan tempat usaha 6 kg.

Itulah beberapa cara mencegah terjadinya korsleting listrik. Semoga bermanfaat.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

AC Split, Portable, dan Central, Mending yang Mana?


Jakarta

Pendingin ruangan atau air conditioner (AC) merupakan salah satu alat elektronik yang sering digunakan di rumah. Namun, agar penggunaan AC maksimal tentunya harus sesuai dengan luas ruangan.

Umumnya, AC yang digunakan merupakan jenis AC Split, AC Portable, dan juga AC Central. Ketiganya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Nah, berikut ini informasi mengenai ketiga AC tersebut.


AC Split

Young brunette woman in her modern apartment. She turns on the air conditioner from the remote control. Climate control at home with split system.Ilustrasi AC split Foto: Getty Images/iStockphoto/LENblR

Dilansir Times of India, AC Split atau non-inverter merupakan jenis AC indoor dan outdoor. Biasanya, AC Split bekerja dengan pendinginan maksimum, jadi ketika ruangan dirasa sudah dingin maka AC akan berhenti beroperasi sesaat.

Karena bekerja on-off, AC ini memerlukan listrik sekitar 800 watt. Untuk suara, AC ini tidak menimbulkan suara yang begitu mengganggu, hanya pada awal dinyalakan saja.

Untuk harga, AC ini bisa dibilang cukup ekonomis. Tak heran jenis AC ini banyak digunakan di Indonesia.

Melansir Sinar Mas Land, berikut ini kelebihan dan kekurangan AC Split
Kelebihan:

– Harga terjangkau
– Perawatan mudah
– Pendinginan cepat
– Tersedia di banyak tempat

Kekurangan:

– Boros energi
– Mengurangi estetika karena dipasang di dinding

AC Portable

Close-up View Of Portable Air Conditioner With Blurred Living Room BackgroundAC portable Foto: Getty Images/onurdongel

Mengutip The Spruce, AC Portable merupakan jenis AC yang bisa dipindah-pindah posisinya karena diletakkan di lantai. Biasanya, AC jenis ini digunakan di ruangan yang tidak terlalu besar, sekitar 46 m2.

Banyak orang yang memilih AC jenis ini karena praktis bisa dipindahkan kemana-mana. Namun, AC ini juga ada kelebihan dan kekurangannya. Berikut ini informasinya.

Kelebihan:

– Mudah dipindah-pindah
– Harga tidak terlalu mahal dan mudah dipasang

Kekurangan:

– Tidak cocok untuk ruangan yang luas
– Agak berisik

AC Central

AC central atau AC pusat merupakan AC yang bisa mendinginkan seisi ruangan karena diatur terpusat. AC jenis ini merupakan yang terbesar dan paling mahal dari AC konvensional.

Melansir Better Homes & Gardens, sistem AC ini dirancang untuk mendinginkan seluruh rumah dengan mengalirkan udara dingin melalui saluran dan keluar melalui ventilasi. AC ini biasanya dikendalikan oleh termostat dan dapat dirancang dengan kemampuan cerdas.

Meski bisa digunakan di rumah, namun umumnya jenis AC ini digunakan untuk gedung-gedung besar, seperti perkantoran, perhotelan, hingga pusat perbelanjaan.

Kelebihan:

– Efisiensi tinggi
– Tidak bising

Kekurangan:

– Harga mahal
– Biaya perawatan tinggi
– Jika satu bagian bermasalah, seluruh sistem bisa terganggu
– Pengaturan suhu terpusat sehingga kurang fleksibel

Itulah informasi mengenai AC Split, AC Portable, dan AC Central. Sudah tahu bedanya serta kelebihan dan kekurangannya kan detikers?

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/das)



Sumber : www.detik.com

Waspada Korsleting listrik yang Jadi Biang Kerok Kebakaran Gedung ATR/BPN



Jakarta

Gedung Kementerian ATR/BPN di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, mengalami kebakaran yang berasal dari ruang humas pada Sabtu (8/2) pukul 23.09 WIB. Penyebab kebakaran tersebut diduga akibat korsleting listrik.

Dilansir dari detikNews, Plt Kepala Dinas Gulkarmat Jakarta Satriadi Gunawan menjelaskan kebakaran itu disebut terjadi karena korsleting listrik perangkat air conditioner atau AC.

“Dugaan penyebab diduga korsleting perangkat AC,” kata Satriadi kepada wartawan, Minggu (9/2/2025).


Operasi pemadaman kebakaran dimulai pukul 23.18 WIB. Api berhasil dilokalisir sekitar pukul 23.45 WIB. Petugas kemudian melakukan pendinginan pukul 23.45 WIB. Operasi pemadaman kebakaran gedung Kementerian ATR/BPN dinyatakan selesai pada pukul 00.35 WIB.

Sementara itu, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid telah menerima informasi awal terkait penyebab kebakaran di gedung Kementerian ATR/BPN. Dia mengatakan kebakaran diduga berawal dari komputer pegawai yang tidak dimatikan.

“Jadi tadi ini kebetulan tadi itu kayaknya ya, itu ada petugas itu, pegawai, komputernya itu nggak dimatikan. Lalu kejadian (kebakaran) ketahuan sama sekuriti,” kata Nusron.

Tak jarang kebakaran terjadi akibat korsleting listrik. Kebakaran seperti ini bisa terjadi di rumah, gedung perkantoran, hingga pusat perbelanjaan.

Dilansir dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Banda Aceh, kebanyakan korsleting listrik disebabkan oleh kelalaian manusia. Misalkan pemasangan kabel listrik yang tidak sesuai atau tidak merawat kabel listrik di rumah.

Lantas, bagaimana cara mencegah terjadinya korsleting listrik untuk menghindari kebakaran?

Cara Mencegah Korsleting Listrik

1. Selalu Cabut Kabel Listrik Setelah Digunakan

Kebanyakan orang setelah menggunakan perangkat elektronik, tidak langsung mencabut kabel pada stop kontak. Padahal itu berisiko penghuni rumah tersetrum dan korsleting listrik.

2. Pilih Kualitas Peralatan Listrik yang Bermutu

Pastikan peralatan listrik di rumah adalah produk baru dan berkualitas. Lebih baik membeli peralatan listrik dengan harga mahal, daripada rumah yang justru hangus terbakar. Cari peralatan listrik yang berkualitas, berlambang SNI atau LMK.

3. Hindari Memakai Tusuk Kontak yang Terlalu Longgar

Tusuk kontak adalah area kepala dan kaki dari kabel. Biasanya tusuk kontak adalah bagian yang dimasukkan ke dalam stop kontak. Tusuk kontak yang terlalu longgar, jika terpegang tangan bisa menyetrum dan tidak sedikit yang menimbulkan percikan.

4. Jangan Memencet atau Memainkan MCB

Mengotak-atik atau menyambung langsung (bypass) peralatan pengaman, baik sekring maupun Mini Circuit Breaker (MCB) dapat menyebabkan korsleting listrik.

5. Minta Bantuan Ahli Saat Pemasangan Instalasi Listrik di Rumah

Untuk pemasangan baru atau menambah instalasi listrik di rumah atau bangunan, serahkan pada ahli.

6. Periksa Instalasi Listrik Secara Berkala

Pemeriksaan dapat dilakukan kurang lebih setelah 10 tahun dan selanjutnya 5 tahun.

7. Lakukan Perawatan Rutin

Dilansir dari Sinar Mas Land, jadwalkan pemeriksaan rutin instalasi listrik oleh teknisi listrik profesional. Mereka akan memeriksa kabel, sambungan, dan komponen lainnya untuk memastikan semuanya dalam kondisi baik.

8. Hindari Beban Berlebih

Jangan mencolokkan terlalu banyak perangkat ke satu stopkontak atau sirkuit. Gunakan kabel ekstensi dengan hati-hati dan pastikan kabel tersebut memiliki kapasitas yang cukup.

9. Lindungi Kabel dan Perangkat Listrik dari Air

Jauhkan kabel dan perangkat listrik dari sumber air atau kelembapan. Pastikan stopkontak dan saklar di area basah (seperti kamar mandi atau dapur) memiliki penutup pelindung.

10. Pasang Alat Pelindung

Pertimbangkan untuk memasang alat pelindung seperti MCB (Miniature Circuit Breaker) dan ELCB (Earth Leakage Circuit Breaker). MCB melindungi dari kelebihan beban, sedangkan ELCB melindungi dari kebocoran arus yang bisa menyebabkan sengatan listrik.

11. Sedia APAR

Dilansir dari situs Pemerintah Kota Depok, sebaiknya di setiap rumah atau tempat usaha menyediakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) untuk penanganan pertama jika terjadi kebakaran. Tabung Apar 5 kg untuk skala rumah tangga dan tempat usaha 6 kg.

Itulah beberapa cara mencegah terjadinya korsleting listrik. Semoga bermanfaat.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/das)



Sumber : www.detik.com

Segini Kisaran Harga Spandek Pasir Ukuran 6 Meter untuk Kanopi


Jakarta

Ada berbagai jenis bahan material yang digunakan untuk kanopi, salah satunya spandek pasir. Dikenal juga sebagai spandek zinc atau seng berpasir, material atap ini begitu populer di Indonesia.

Dikutip dari Sinar Mas Land, spandek pasir terbuat dari baja galvanis yang dilapisi pasir berwarna agar terlihat lebih estetis. Fungsi pasir tersebut juga diklaim mampu tahan api.

Spandek pasir memiliki harga yang berbeda-beda, tergantung dari ukuran, ketebalan, merek, hingga lokasi penjualannya. Lantas, berapa harga spandek pasir ukuran 6 meter untuk kanopi rumah? Simak kisaran harganya dalam artikel ini.


Kisaran Harga Spandek Pasir Ukuran 6 Meter

Berencana membangun kanopi rumah dari material spandek pasir? Pastikan detikers sudah mengetahui harganya. Selain di jual di toko bangunan, spandek pasir juga bisa dibeli dari berbagai toko online.

Berikut kisaran harga spandek pasir ukuran 6 meter yang tergantung dari ketebalan materialnya:

1. Ketebalan 0,30 mm

Spandek pasir dengan ketebalan paling tipis berada di ukuran 0,30 mm. Untuk harganya berkisar antara Rp 350.000-450.000 per 6 meter di berbagai toko bangunan online.

2. Ketebalan 0,35 mm

Spandek pasir dengan ketebalan 0,35 mm punya harga berkisar Rp 420.000-510.000 per 6 meter di sejumlah toko bangunan online.

3. Ketebalan 0,40 mm

Jika ingin membeli spandek pasir dengan bahan material yang lebih tebal, tersedia juga ukuran 0,40 mm. Soal harga, spandek pasir ini dibanderol sekitar Rp 465.000-750.000 per 6 meter.

4. Ketebalan 0,45 mm

Tersedia juga spandek pasir dengan ketebalan 0,45 mm. Di berbagai toko bangunan online, harga per 6 meternya dibanderol sekitar Rp 600.000-750.000.

6. Ketebalan 0,50 mm

Jika ingin memasang kanopi yang lebih kokoh, kamu bisa pilih ketebalan 0,50 mm. Untuk kisaran harganya mulai dari Rp 720.000-800.000 per 6 meter.

Kelebihan dan Kekurangan Spandek Pasir

Spandek pasir memiliki berbagai kelebihan, seperti kokoh dan elastis. Meski begitu, material ini juga memiliki sejumlah kekurangan yang perlu diperhatikan.

Berikut sejumlah kelebihan dan kekurangan dari spandek pasir:

Kelebihan Spandek Pasir

  • Awet dan tidak mudah berkarat
  • Cocok digunakan saat cuaca ekstrem
  • Ringan
  • Punya tampilan yang estetis
  • Hemat biaya jika dibandingkan atap genteng atau beton
  • Ramah lingkungan karena dapat didaur ulang.

Kekurangan Spandek Pasir

  • Rentan penyok karena terbuat dari logam yang cukup tipis
  • Menyerap panas sehingga ruangan di bawahnya terasa lebih panas.

Itulah kisaran harga spandek pasir untuk atap kanopi dari berbagai jenis ketebalan. Semoga membantu detikers!

(ilf/das)



Sumber : www.detik.com

Serai Bisa Jadi Pembasmi Serangga Alami di Rumah, Begini Caranya


Jakarta

Serai atau sereh merupakan salah satu tanaman yang populer di Indonesia. Serai biasanya digunakan sebagai bumbu masak atau diolah menjadi minuman berkhasiat. Namun, serai juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan alami untuk membasmi hama di rumah.

Serai (Cymbopogon citratus), dikenal sebagai tanaman yang mengandung banyak khasiat seperti membantu menjaga kesehatan jantung hingga meningkatkan kekebalan tubuh. Serai juga mengeluarkan aroma segar seperti lemon dengan sedikit rasa manis.

Selain menyegarkan, wangi khas dari serai ternyata ampuh membasmi hama dan serangga. Dikutip dari National Library of Medicine, sejumlah penelitian mengungkapkan jika serai dinilai ampuh untuk mengusir serangga dan hama di rumah. Hal ini berkat kandungan citronella pada serai yang dapat mengusir nyamuk dan berbagai jenis serangga lainnya.


Lalu, aroma khas yang keluar dari serai dapat menghalangi bau karbon dioksida dan asam laktat yang keluar dari tubuh manusia. Alhasil, wangi tersebut bikin nyamuk enggan mendekat dan menggigit manusia.

Serai bisa jadi solusi alternatif bagi kamu untuk mengusir serangga atau hama di rumah. Penggunaan serai diklaim lebih aman daripada menggunakan semprotan pembasmi serangga yang mengandung zat berbahaya bagi manusia.

Lantas, bagaimana cara mengolah serai untuk membasmi serangga di rumah? Simak penjelasannya di bawah ini.

Cara Olah Serai untuk Membasmi Serangga

Ada sejumlah cara mengolah serai sebagai bahan alami untuk membasmi serangga. Dilansir situs Sinar Mas Land, berikut beberapa caranya:

1. Membakar Serai

Tips yang pertama adalah dengan membakar serai. Cara ini dianggap ampuh mengusir nyamuk serta mencegah serangga lainnya memasuki rumah.

Untuk cara mengolahnya juga mudah, cukup ambil satu batang serai lalu dibakar. Setelah itu, letakkan serai di ruangan yang cukup banyak nyamuk, seperti kamar tidur atau ruang tamu. Taruh serai di sudut-sudut ruangan, kolong kasur, dan area lainnya.

2. Menanam Serai

Menanam serai dapat menjadi solusi terbaik untuk mencegah nyamuk dan serangga masuk ke dalam rumah. Tanam serai di perkarangan rumah atau ditempatkan dalam pot agar bisa ditaruh di dalam rumah. Pastikan kamu merawat serai dengan rutin agar tumbuh subur.

3. Dijadikan Minyak Esensial

Serai juga bisa diolah menjadi minyak esensial untuk mencegah nyamuk dan serangga menggigit manusia. Kamu bisa membeli minyak serai di toko-toko dengan harga bervariatif tergantung dari ukurannya.

Jika ingin membuat minyak esensial sendiri, berikut langkah-langkahnya:

  • Siapkan minyak kelapa dan daun serai yang telah dipotong kecil-kecil
  • Campurkan kedua bahan tersebut ke dalam panci, lalu panaskan dengan api kecil
  • Tunggu sekitar 1 jam, lalu matikan kompor dan biarkan minyak tersebut hingga mencapai suhu ruang
  • Ketika suhu minyak sudah dianggap aman, kamu bisa mengoleskan ke kulit.

Ingat, jangan langsung mengoleskan minyak serai ke seluruh kulit. Cobalah ke beberapa titik terlebih dulu dan lihat apakah menimbulkan efek samping atau tidak. Jika kulit sensitif maka sebaiknya setop penggunaan minyak serai.

4. Lilin Aromaterapi dari Serai

Cara berikutnya adalah dengan mengolah serai menjadi lilin aromaterapi. Selain memberikan efek menenangkan dan segar, aroma yang keluar dari lilin dapat mencegah nyamuk datang ke rumah.

Untuk membuat lilin aromaterapi dari serai, simak langkah-langkahnya di bawah ini:

  • Siapkan bahan mulai dari serpihan lilin (parafin), wadah lilin, dan sumbu
  • Pastikan kamu sudah memiliki minyak serai karena digunakan untuk campuran lilin aromaterapi
  • Jika semua bahan sudah siap, lelehkan serpihan lilin dengan api
  • Tambahkan 30-40 tetes minyak serai ke dalamnya
  • Tuangkan lelehan lilin ke wadah yang sudah disiapkan, lalu letakkan sumbu di atasnya.

5. Minyak Serai untuk Diffuser

Jika membuat lilin aromaterapi ternyata merepotkan, kamu bisa menuangkan minyak serai di diffuser. Sebagai informasi, diffuser adalah alat yang dapat mengubah minyak menjadi uap, lalu menyebarkannya ke seluruh ruangan.

Menuangkan minyak serai ke dalam diffuser dapat mengusir nyamuk dan serangga karena uap yang keluar akan menyebar ke seluruh ruangan. Untuk takarannya, kamu bisa mencampurkan 4-5 tetes minyak serai ke dalam diffuser yang sudah diisi air.

6. Memotong Serai jadi Beberapa Bagian

Cara yang terakhir adalah dengan memotong serai menjadi beberapa bagian, lalu tempatkan di dalam wadah. Setelah itu, taruh serai di ruangan atau sudut-sudut rumah yang banyak nyamuk atau kerap dilalui serangga. Meski terkesan sederhana, tapi cara ini cukup ampuh untuk mencegah nyamuk dan berbagai jenis serangga.

Itulah enam cara mengolah serai yang bisa digunakan untuk mengusir nyamuk dan berbagai jenis serangga. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/abr)



Sumber : www.detik.com