Tag: singkirkan

  • 4 Jurus Jitu Atur Barang di Kamar Tidur Supaya Selalu Terlihat Rapi


    Jakarta

    Kamar tidur merupakan salah satu ruangan di rumah yang sering digunakan untuk berbagai aktivitas. Mulai dari tidur, mengganti baju, bersantai, hingga belajar dilakukan di kamar ini.

    Hal ini yang membuat kamar tidur kerap tampak berantakan meski sudah dirapikan dengan rutin. Biasanya kamar bia berantakan karena ada tumpukan pakaian dan barang-barang berserakan di sekitar kamar.

    Nah, kalau merasa capek atau tidak sempat untuk merapikan kamar, kamu bisa menerapkan beberapa metode mengatur kamar supaya rapi lebih lama. Sebelum mengaturnya, kamu harus tahu fungsi kamar tidur tersebut.


    Apakah kamar tersebut hanya untuk tempat beristirahat atau juga difungsikan sebagai ruang kerja. Kamar yang multifungsi tentu akan diisi dengan barang yang lebih banyak sehingga memerlukan cara yang berbeda dalam mengaturnya.

    Seberapa Sering Merapikan Kamar Tidur?

    Carrie Ypma, seorang expert organizer dan pendiri Clutter Keeper, mengatakan bahwa kamar tidur harus dirapikan setiap hari agar rapi dan tidak berantakan.

    “Menyisihkan waktu beberapa menit setiap hari untuk mengambil barang-barang yang berantakan dan mengembalikannya ke tempat semula bisa mencegah kekacauan menumpuk,” kata Ypma, dikutip dari Real Simple, Jumat (28/6/2024).

    Kegiatan merapikan kamar tidur ini sebaiknya dijadikan kebiasaan sehingga bisa meminimalisasi rasa malas saat mengerjakannya. Saat sudah menjadi kebiasaan, kita akan otomatis merapikan kamar tidur tanpa merasa terpaksa.

    Cara Mengatur Kamar Tidur

    Berikut cara-cara yang harus kamu lakukan dalam merapikan kamar tidur.

    1. Sortir dan Singkirkan Barang yang Tak Terpakai

    Semakin sedikit barang di kamar, semakin sedikit pula yang harus dibersihkan dan diatur. Jadi, langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah menyortir dan menyingkirkan barang-barang yang sudah tidak digunakan lagi.

    Agar tidak bingung, bagi barang-barang menjadi tiga kategori, yaitu simpan, buang, dan sumbangkan. Dengan membagikan barang ke tiga kategori tersebut, kamu bisa menentukan mana barang yang sekiranya masih ingin dipakai, mana yang ingin dibuang, dan mana yang bisa disumbangkan.

    2. Kategorikan Barang-Barang di Laci

    Laci merupakan bagian kamar yang sering berantakan. Laci yang berantakan tak jarang membuat kita kesulitan menemukan barang. Alhasil, waktu kita juga bisa terbuang sia-sia.

    Nah, karena itu, gunakan pembatas laci yang bisa membuatmu dengan mudah membagi dan mengkategorikan barang-barang di dalamnya. Pembatas laci ini bisa kamu buat sendiri dari karton atau dibeli di toko-toko.

    3. Gunakan Toples atau Kotak untuk Menyimpan Barang di Atas Meja

    Kamu bisa menggunakan kontainer atau kotak untuk menyimpan barang-barang yang berantakan di atas permukaan meja. Barang-barang yang berantakan ini kerap mengurangi keindahan kamar. Nah, karena itu, simpan barang-barang ke dalam kotak atau toples sehingga kamar bisa jadi lebih rapi.

    4. Maksimalkan Ruang Penyimpanan di Bawah Tempat Tidur

    Kolong tempat tidur juga bisa kamu gunakan untuk meminimalisasi kekacauan di dalam kamar. Simpan barang-barang yang jarang kamu pakai di kolong tempat tidur sehingga lemarimu hanya diisi dengan barang-barang yang sering dipakai saja.

    Demikianlah cara mengatur kamar tidur agar rapi lebih lama. Semoga informasinya bermanfaat!

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasi Tembok Berjamur dengan Mudah


    Jakarta

    Memiliki hunian yang bersih dan nyaman adalah impian semua orang. Namun, jika rumah jarang dibersihkan dan tak terawat maka bisa menimbulkan sejumlah masalah, salah satunya tembok berjamur.

    Tembok atau dinding bisa ditumbuhi jamur karena udara lembap. Pada umumnya, hal ini disebabkan oleh kondisi ruangan lembap akibat kurangnya sirkulasi udara atau dinding yang basah terlalu lama.

    Tak hanya merusak estetika rumah, tembok yang berjamur juga dapat mengganggu kesehatan penghuni rumah. Maka dari itu, penting untuk mengetahui dan cara mengatasi tembok berjamur.


    Lantas, apa penyebab tembok berjamur? Lalu bagaimana cara membersihkannya? Simak penjelasannya dalam artikel ini.

    Penyebab Tembok Berjamur

    Dinding rumah yang ditumbuhi jamur tak bisa dianggap masalah enteng. Pemilik rumah perlu segera mengatasinya agar jamur tidak semakin menyebar ke area lain. Dilansir situs Home Building and Renovating, ada sejumlah penyebab tembok rumah berjamur, yakni di antaranya:

    1. Kondensasi

    Penyebab tembok berjamur bisa disebabkan karena kondensasi. Kondisi ini dapat terjadi saat udara hangat di dalam ruangan masuk ke dalam dinding bagian dalam yang dingin.

    Ketika suhu udara mendadak berubah dingin secara cepat, maka terjadi embun yang lama kelamaan berubah menjadi air. Lalu, lapisan dalam dinding akan menjadi lembap seiring waktu.

    2. Dinding Retak

    Jamur juga bisa tumbuh ketika dinding rumah mengalami keretakan. Seiring waktu, dinding rumah bisa mengalami keretakan dalam bentuk halus ataupun lebar.

    Ternyata, kondisi tersebut menyebabkan kelembapan dapat masuk ke dalam dinding lewat celah-celah retakan. Air yang masuk ke dalam dinding tak bisa keluar lagi, sehingga mengakibatkan bercak lembap pada dinding bagian dalam.

    3. Ada Masalah di Bagian Pipa Air

    Penyebab berikutnya karena muncul masalah pada bagian pipa air. Meski air yang menetes dalam jumlah kecil, tapi hal ini dapat menimbulkan masalah besar jika tak segera diperbaiki, salah satunya tembok rumah menjadi lembap dan berjamur.

    Sebab, tetesan air yang keluar dari pipa bocor dan mengenai tembok bisa menyebabkan kelembapan yang sangat tinggi di area tembok tersebut.

    Cara Mengatasi Tembok Berjamur

    Ada sejumlah cara mudah untuk mengatasi tembok rumah yang berjamur. Dilansir laman The Spruce, berikut sejumlah caranya:

    1. Mencampur Larutan Pembersih Jamur

    Jamur di dinding tidak dapat hilang dengan air biasa atau sabun, sehingga harus menggunakan campuran larutan pembersih seperti cairan klorin dan sabun cuci piring.

    Klorin adalah produk pembersih rumah yang paling efektif untuk membunuh spora jamur. Opsi lain pengganti klorin bisa menggunakan cuka putih jika jamur di tembok tidak terlalu banyak.

    Takaran untuk membersihkan jamur di tembok yang tidak begitu luas, yakni dengan mencampur satu sendok makan cairan pencuci piring, setengah cangkir pemutih klorin, dan satu cangkir air hangat dalam botol semprot.

    Cairan pencuci piring dapat membantu larutan agar melekat lebih lama pada dinding untuk membasmi spora jamur. Perlu diingat, gunakan sarung tangan saat menuangkan larutan dan membersihkan tembok yang berjamur.

    2. Cuka Putih

    Cuka putih bisa digunakan sebagai obat untuk mengatasi jamur di dinding. Sebab, cuka putih mengandung asam yang bisa merusak struktur jamur.

    Cara pakainya juga mudah, cukup semprotkan cuka putih ke permukaan dinding yang berjamur, lalu bersihkan dengan kain microfiber atau spons. Setelah itu, biarkan area dinding sampai mengering.

    Jika ditemukan noda gelap yang tersisa, kamu perlu membersihkannya lagi dengan tambahan pembersih noda khusus dinding.

    3. Larutan Pembersih

    Cara berikutnya adalah dengan menggunakan larutan pembersih. Kamu bisa menyemprotkan ke area tembok yang berjamur mulai dari bawah, lalu perlahan naik ke atas. Cara ini dilakukan untuk mencegah spora dan noda bercak menyebar ke area dinding lainnya.

    Selain itu, permukaan dinding harus benar-benar basah, tetapi tidak terlalu lembap agar mencegah kerusakan pada dinding kering. Apabila jamur berada di dinding yang mendekati langit-langit, kamu bisa memakai tangga untuk membersihkannya.

    4. Membuat Ventilasi di Ruangan

    Ketika membersihkan jamur di tembok, pastikan ventilasi seperti jendela atau pintu rumah dalam kondisi terbuka. Hal ini agar udara yang masuk dapat mempercepat proses pengeringan sekaligus mencegah kelembapan pada dinding rumah.

    Jika tidak ada ventilasi di dekat dinding yang berjamur, kamu bisa menyalakan kipas angin.

    5. Tunggu Mengering dan Cek Noda yang Tersisa

    Tembok yang sudah diberikan larutan pembersih harus dibiarkan mengering terlebih dahulu. Kemudian baru bisa melihat hasilnya apakah sudah bebas dari jamur atau masih terdapat sisa noda yang menempel.

    Jika ditemukan masih ada noda, ulangi langkah-langkah di atas dengan memakai larutan pembersih pemutih yang baru.

    Bahaya Jamur yang Muncul di Dinding Rumah

    Beberapa orang masih menganggap enteng jamur yang muncul di dinding rumah. Padahal, kondisi itu dapat membahayakan kesehatan para penghuni rumah.

    Mengutip BBC, munculnya jamur hitam (black mold) ternyata telah menyebabkan banyak kasus kematian. Sebab, jamur jenis ini dapat menyebarkan spora ke udara. Jika terhirup oleh manusia berisiko menyebabkan berbagai penyakit, seperti batuk, alergi, sesak napas, bersin, hingga mata merah.

    Penghuni rumah yang paling rentan terpapar spora dari black mold adalah bayi dan anak-anak. Selain karena saluran pernapasan yang masih kecil, sistem kekebalan tubuhnya juga belum sekuat orang dewasa.

    Menurut laporan The National Health Service (NHS) Inggris pada 2021, tercatat sudah menghabiskan sekitar 1,4 miliar poundsterling atau sekitar Rp 31 triliun setiap tahunnya untuk membantu mengobati penyakit yang disebabkan karena tinggal di perumahan dingin atau lembap.

    Tips Agar Jamur Tidak Muncul di Tembok Rumah

    Mengutip Cleveland Clinic, sebaiknya lakukan pencegahan sejak dini agar jamur tidak muncul di dinding rumah. Kamu bisa melakukan sejumlah tips di bawah ini untuk mengantisipasi timbulnya jamur, yaitu:

    1. Jaga tingkat kelembapan di dalam rumah antara 30-50%
    2. Segera perbaiki kebocoran pada pipa air, dinding, atau atap rumah
    3. Singkirkan karpet, tekstil, atau benda penyerap lainnya yang sudah tidak digunakan. Barang-barang tersebut mudah menyerap air
    4. Gunakan filter udara berkualitas tinggi pada ventilasi dan pendingin udara.

    Itulah penyebab dan cara mengatasi tembok rumah yang berjamur. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Penyebab dan Cara Cegah Cicak Masuk Rumah


    Jakarta

    Cicak merupakan salah satu reptil yang kerap ada di dalam rumah. Keberadaannya memang tidak berbahaya, tetapi bisa membuat penghuni rumah takut atau terkadang merasa jijik.

    Belum lagi, kotoran cicak yang membuat ruangan kotor. Perilakunya juga terkadang suka memakan makanan yang terbuka bisa membuat penghuni rumah kesal.

    Kenapa ya bisa ada cicak di rumah?


    Penyebab Cicak Ada di Rumah

    Ada beberapa alasan yang membuat cicak datang ke rumah. Dilansir dari situs Housing, berikut ini informasinya.

    – Banyak serangga di rumah
    – Ada makanan yang tergeletak
    – Ada genangan air yang membuat ruangan lembap
    – Terdapat celah yang memungkinkan cicak masuk, seperti jendela, ventilasi, atau atap
    – Suhu di dalam rumah hangat

    Cara Mencegah Cicak Masuk Rumah

    Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah cicak masuk ke dalam rumah. Dilansir dari Homes & Gardens, berikut ini informasinya.

    Singkirkan Sumber Makanan

    Biasanya cicak akan muncul karena terdapat banyak makanan, misalnya semut atau serangga lainnya. Kalau di rumah banyak serangga, sebaiknya atasi hal itu terlebih dahulu.

    Selain itu, jika ada bahan makanan sebaiknya langsung disimpan di kulkas. Jangan biarkan tergeletak begitu saja karena bisa menarik cicak untuk memakannya. Hal yang jika ada remahan atau tumpahan makanan, sebaiknya segera dibersihkan.

    Tutup Akses Masuk Cicak

    Pastikan penghuni rumah menutup akses masuk cicak, seperti jendela atau ventilasi. Penghuni rumah bisa memasang jaring pada jendela atau ventilasi untuk mencegah cicak masuk dan masih mendapat sinar matahari.

    Bersihkan Rumah

    Rapikan dan bersihkan area rumah secara rutin. Kalau ada barang yang menumpuk, segera bereskan tumpukan itu agar tidak menjadi tempat persembunyian cicak. Jangan lupa juga buanglah sampah secara rutin biar cicak tidak bersarang di tempat sampah.

    Cicak juga tertarik dengan genangan air. Karena itu, bersihkan genangan air di rumah yang menyebabkan kelembapan seperti pipa bocor agar tidak mengundangnya datang.

    Cara Usir Cicak dari Rumah

    Kalau sudah ada cicak di rumah, bisa juga mengusirnya. Dilansir dari Livspace dan Homes & Gardens, berikut ini caranya.

    Lada dan Cabai

    Black pepper seeds or peppercorns ( dried seeds of piper nigrum ) in wooden bowl and spoon isolated on wood table background.lada Foto: Getty Images/iStockphoto/Everyday better to do everything

    Salah satu cara untuk mengusir cicak adalah menggunakan lada dan cabai. Caranya cukup campurkan sedikit merica atau bubuk cabai ke dalam air dan semprotkan ke area yang sering didatangi cicak.

    Bubuk Kopi

    bubuk kopibubuk kopi Foto: Getty Images/oxana pospelova

    Cicak tidak menyukai aroma kopi yang kuat. Oleh karena itu, ia akan menjauhi aroma yang menyengat dari bubuk kopi.

    Untuk mengusir cicak menggunakan bubuk kopi, bisa dengan mencampurkan bubuk kopi ke dalam air dan menyemprotkan ke daerah yang sering dilalui cicak. Selain itu, bisa juga menaburkan bubuknya saja.

    Kamper

    Untuk mengusir tikus atau hewan lain yang kemungkinan akan bersarang di mesin mobil, gunakan kapur barus.Kamper. Foto: Dadan Kuswaraharja

    Kamper juga memiliki bau menyengat yang tidak disukai cicak. Penghuni rumah bisa menyebarkan beberapa kamper di sudut-sudut lemari, dapur, rak, ataupun di bawah wastafel untuk mengusir cicak tanpa harus membunuhnya.

    Itulah penyebab, cara mencegah cicak masuk rumah, dan cara mengusir dari rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • TV hingga Kulkas Terendam Banjir? Ini 5 Hal yang Perlu Dilakukan


    Jakarta

    Saat banjir datang sebaiknya segera memindahkan seluruh barang elektronik seperti TV dan lemari es. Meski begitu, terkadang kamu tak sempat menyelamatkan seluruh barang elektronik dan akhirnya terendam banjir.

    Mungkin kamu pasrah ketika ada benda elektronik yang terendam banjir karena sudah dipastikan rusak. Meski begitu, barang tersebut sebenarnya masih bisa diselamatkan tergantung pada tingkat kerusakan akibat air.

    Jika barang elektronik di rumah terendam banjir, ada beberapa hal yang wajib dilakukan untuk menyelamatkan barang tersebut. Apa saja? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Hal yang Perlu Dilakukan saat Barang Elektronik Terendam Banjir

    Jika ada barang elektronik yang terendam banjir, tetap tenang dan jangan panik. Ada sejumlah tindakan yang perlu dilakukan untuk menyelamatkan barang tersebut.

    Dilansir situs Sears Home Services, Rabu (9/7/2025), berikut hal-hal yang wajib dilakukan:

    1. Matikan Listrik Rumah

    Langkah yang pertama adalah matikan listrik seluruh rumah. Kamu dapat mematikannya lewat Mini Circuit Breaker (MCB) guna memutus pasokan listrik ke rumah. Cara ini dapat mencegah risiko sengatan listrik dan meminimalisir kerusakan pada stopkontak dan barang elektronik.

    2. Pindahkan Barang ke Tempat Aman

    Setelah banjir surut, kamu bisa memindahkan barang elektronik ke tempat yang aman. Jika hunian kamu terdiri dari dua lantai atau lebih, silahkan pindahkan barang elektronik ke atas atau tempat yang kering.

    3. Bersihkan dari Sisa Air

    Keringkan barang elektronik yang basah menggunakan handuk atau kain kering. Lap bagian dalam dan luar secara perlahan untuk menyeka sisa-sisa air. Cara ini dilakukan untuk mencegah barang elektronik semakin rusak terkena air serta meminimalisir adanya kelembapan.

    4. Singkirkan Aksesoris pada Barang Elektronik

    Apabila ada bagian atau aksesoris yang dapat dilepas, seperti baki, rak, atau laci, maka lepas terlebih dahulu dan keringkan secara terpisah. Cara ini dilakukan untuk mencegah air menggenang yang memicu pertumbuhan jamur serta menyebabkan kerusakan lebih lanjut.

    5. Keringkan Barang Elektronik

    Langkah yang terakhir adalah mengeringkan barang elektronik di tempat yang punya ventilasi baik selama kurang lebih dua hari. Kamu juga bisa mengeringkan pakai kipas angin agar lebih maksimal. Cara ini guna memastikan semua komponen internal benar-benar kering sekaligus mengurangi risiko korsleting listrik.

    Setelah mengikuti langkah-langkah di atas, kamu bisa menyalakan kembali barang elektronik. Pastikan kamu mencoloknya di stopkontak yang kering demi mencegah kerusakan hingga terjadi arus pendek listrik.

    Namun dalam beberapa kasus, kerusakan akibat air dapat menyebabkan kerusakan parah dan tak bisa ditangani dengan langkah-langkah di atas. Solusinya adalah membawa barang tersebut ke pusat layanan terdekat guna dicek dan diperbaiki oleh teknisi.

    Demikian lima hal yang perlu dilakukan jika barang elektronik di rumah terendam banjir. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Cara Membasmi Tungau di Kasur Tanpa Perlu Vacuum Cleaner


    Jakarta

    Tungau merupakan hama mikroskopis yang dapat tumbuh dan berkembang di lingkungan hangat dan lembap. Tungau dapat ditemukan di berbagai furnitur rumah, salah satunya kasur.

    Kehadiran tungau di kasur tentu tidak bisa dianggap remeh. Jika kamu digigit oleh tungau maka bisa mengalami kulit gatal, mata kering, bersin, hingga batuk kering. Kondisi ini tentu bikin tidur menjadi tidak nyenyak.

    Namun jangan khawatir, tungau yang ada di kasur dapat diatasi dengan berbagai cara. Bahkan, kamu bisa membasmi serangga kecil ini tanpa perlu menggunakan vacuum cleaner.


    Cara Basmi Tungau di Kasur Tanpa Vacuum Cleaner

    Membersihkan tungau di kasur dapat dilakukan dengan beberapa cara. Dilansir dari situs Mayo Clinic, Kamis (17/7/2025), berikut tipsnya:

    1. Cuci Seprai dan Sarung Bantal

    Tips yang pertama adalah rutin mencuci seprai kasur setiap minggu. Hal ini juga termasuk mencuci selimut, sarung bantal, dan bed cover.

    Agar efektif membunuh tungau dan menghilangkan debu, pastikan seluruh kain dicuci dengan air panas dengan suhu minimal 54,4 derajat Celcius. Jika tidak bisa dicuci dengan air panas, seprai bisa dimasukkan ke dalam pengering selama 15 menit pada suhu yang sama.

    Setelah dicuci, jemur seluruh kain di bawah sinar matahari agar cepat kering. Kemudian angkat kain dan jangan lupa disetrika agar wangi dan tidak terlihat kusut.

    2. Jaga Suhu Kelembapan di Rumah

    Tungau termasuk serangga yang hidup dan berkembangbiak di udara lembap. Maka dari itu, sebaiknya jaga kelembapan di dalam rumah hingga di bawah 50%.

    Pastikan kamu memiliki ventilasi udara yang baik di dalam kamar tidur. Gunakan juga dehumidifier untuk mengurangi kelembapan berlebih di udara.

    3. Garam

    Jika menemukan 1-2 tungau yang ada di kasur, kamu dapat membasminya dengan garam. Bahan dapur ini disebut efektif untuk membasmi tungau dengan cepat.

    Caranya cukup mencampur air dan garam hingga menjadi larutan, setelah itu dimasukkan ke dalam botol semprot. Kini, kamu tinggal menyemprot larutan tersebut ke area yang dihinggapi tungau.

    4. Minyak Lavender

    Selain garam, kamu juga dapat membasmi tungau dengan minyak lavender. Kandungan senyawa linalool pada tanaman ini dapat mengganggu indra penciuman tungau.

    Caranya cukup dengan meneteskan minyak lavender ke area yang terdapat tungau di kasur. Tunggu beberapa saat agar tungau mati setelah mencium aroma lavender yang menyengat.

    5. Buang Barang yang tidak Terpakai

    Apabila ditemukan ada banyak barang tidak terpakai di dalam kamar tidur, sebaiknya segera dibuang. Barang tersebut lama-lama akan berdebu dan akhirnya menjadi tempat bagi tungau untuk berkembang biak.

    Singkirkan barang-barang seperti buku, hiasan meja, majalah, atau pernak-pernik yang tidak terpakai di dalam kamar. Selain mencegah tungau, cara ini juga membuat kamar tidur terlihat lebih bersih dan nyaman.

    6. Jemur Kasur

    Cara lain yang dapat dilakukan adalah dengan menjemur kasur. Sebab, sinar matahari yang terik bisa membuat tungau mati.

    Menjemur kasur di bawah sinar matahari juga membantu mengurangi kelembapan di kasur sehingga tidak ada lagi tungau yang hinggap. Namun, pastikan kamu mengecek kondisi cuaca terlebih dahulu sebelum memutuskan menjemur kasur.

    Demikian enam cara membasmi tungau di kasur tanpa perlu menggunakan vacuum cleaner. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • Sat Set! Ini Cara Cepat Rapikan Tempat Tidur Anti Ribet


    Jakarta

    Setelah bangun tidur di pagi hari, biasanya penghuni rumah bakal merapikan tempat tidur. Namun, sebagian orang mungkin melewatkan berberes tempat tidur karena terburu-buru atau merasa ribet.

    Padahal, penghuni bisa banget rapikan tempat tidur dalam waktu singkat kok. Dalam waktu kurang lebih dua menit, kasur bisa keliatan rapi dan estetik.

    Jika tidak dibereskan, tempat tidur berantakan malah bikin kamar kurang sedap dipandang. Oleh karena itu, sebaiknya sempatkan waktu untuk membereskan tempat tidur di pagi hari ya.


    Lantas, bagaimana cara cepat merapikan tempat tidur? Simak tipsnya berikut ini.

    Cara Cepat Rapikan Tempat Tidur

    Inilah langkah-langkah untuk merapikan tempat tidur, dikutip dari Clean My Space.

    1. Kosongkan Tempat Tidur

    Pertama, kosongkan permukaan tempat tidur sampai hanya tersisa seprai. Taruh bantal dan selimut di tempat duduk atau meja terlebih dahulu. Singkirkan juga benda-benda yang tidak diperlukan, misalnya kaos kaki yang terselip.

    2. Rapikan Seprai

    Selanjutnya, pastikan seprai terpasang dengan rapi dan pas pada tempat tidur. Penghuni bisa mengelilingi kasur sambil menarik dan menyelipkan ujung seprai agar pas.

    3. Bentangkan Selimut

    Bentangkan selimut ke seluruh permukaan tempat tidur secara merata. Lalu, lipat bagian atas selimut sejauh preferensi penghuni rumah, misalnya sekitar 30 cm. Luangkan waktu sejenak untuk meratakan kerutan dan menarik selimut beberapa kali di bagian samping untuk membuat permukaan benar-benar halus.

    4. Susun Bantal

    Terakhir, letakkan dan susun bantal dengan rapi di atas tempat tidur. Jika ada bantal dekoratif, penghuni dapat mempercantik tempat tidur dengan bantal tersebut.

    Waktu Ideal Cuci Seprai

    Selain merapikan tempat tidur setiap hari, penghuni rumah juga harus rutin mencuci seprai bantal dan kasur. Sebaiknya cuci seprai setiap 1-2 minggu sekali. Jika merasa sibuk, maksimal menunda hingga satu bulan untuk mencuci seprai tempat tidur. Sementara itu, selimut mesti dicuci setiap 3 bulan sekali ya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com