Tag: siput

  • 6 Cara Basmi Putancang di Taman Rumah


    Jakarta

    Putancang alias siput tanpa cangkang (slug) sering muncul ketika musim hujan tiba. Selain kehadiran yang membuat jijik, siput tanpa cangkang kerap merusak taman atau kebun.

    Sebab, hewan ini senang membuat daun berlubang, bahkan memakan semua daun tanaman. Hal ini tentu mengkhawatirkan, terutama jika merusak tanaman favorit. Biasanya, siput tanpa cangkang kerap ditemukan di kebun sayuran.

    Jika kamu menanam sayuran untuk konsumsi, keberadaan siput tanpa cangkang ini tentu merepotkan. Dikutip dari Real Homes, Rabu (14/2/2024), berikut beberapa cara membasmi siput tanpa cangkang dari taman dan kebun di rumah.


    1. Buatlah Perangkap dari Alkohol

    Tips membasmi siput tanpa cangkang yang pertama adalah membuat perangkap dari minuman beralkohol. Siput tertarik pada aroma alkohol. Meski tidak bisa membasmi semua siput tanpa cangkang, tetapi alkohol dapat menarik perhatian moluska ini.

    Pilih mangkuk yang cukup dangkal agar siput mudah merangkak memasukinya, tetapi cukup dalam untuk membuatnya tenggelam. Setelah itu, isi mangkuk dengan air sampai penuh sehingga bisa membuat siput tenggelam di dalamnya.

    2. Menanam Tanaman Pembasmi Siput

    Diketahui ada beberapa tanaman yang tidak disukai oleh siput sehingga membuat mereka menjauhi kebun atau taman, di antaranya lavender dan tanaman herbal perennial seperti rosemary. Kedua tanaman ini juga bisa digunakan untuk mengusir hewan lain seperti nyamuk.

    3. Siram Tanaman pada Pagi Hari

    Tanaman yang basah semalaman merupakan makanan favorit siput tanpa cangkang. Untuk itu, sebaiknya menyiram siram tanaman dari bawah pada pagi hari sehingga akan kering pada malam hari.

    4. Buatlah Perangkap Pakai Limau Gedang

    Kamu dapat membuat perangkap siput tanpa cangkang dari buah limau gedang. Caranya, potong limau gedang menjadi dua bagian, kemudian dikosongkan isinya dan letakkan di tanah dengan bagian yang berlubang menghadap ke bawah.

    Pastikan ada cukup ruang untuk memungkinkan siput masuk ke kulit limau gedang. Kulit limau gedang akan jadi makanan bagi siput dan lingkungan lembap untuk bersembunyi. Diamkan semalaman dan buang siput yang tertangkap pada pagi hari. Selain limau gedang, buah lain yang bisa digunakan adalah jeruk atau melon.

    5. Pelihara Predator Alami

    Cara lain membasmi siput tanpa cangkang adalah menghadirkan predator alami ke kebun seperti kumbang kepik, katak, dan kodok. Semua hewan ini menyukai siput tanpa cangkang.

    6. Hindari Pelet Siput

    Dalam cara membasmi siput tanpa cangkang, hindari menggunakan pelet siput atau apa pun yang mengandung bahan kimia. Monty Don dari Gardener’s World mengatakan pelet siput dapat membahayakan satwa liar lainnya yang mungkin mengunjungi kebun di rumah.

    Demikian 6 tips basmi siput tanpa cangkang dari taman. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Cara Usir Siput dari Taman Rumah Pakai Bahan Alami


    Jakarta

    Keberadaan siput di taman rumah memang tidak berbahaya bagi manusia, namun bisa merusak tanaman yang ada. Tentunya detikers nggak mau dong tanamannya rusak karena dimakan siput? Nah, berikut ini cara mengusir siput dari taman rumah.

    Eits, jangan khawatir karena cara mengusirnya menggunakan bahan alami. Dengan menciptakan suasana yang dibenci siput juga bisa membuatnya pergi menjauh.

    Salah satu caranya adalah memindahkannya secara langsung ke tempat yang agak jauh dari tanaman. Sebaiknya kamu melakukan hal itu pada malam atau waktu subuh karena siput menyukai suasana yang lembap dan dingin.


    Selain itu, masih ada beberapa cara lainnya. Berikut ini informasinya.

    Cara Mengusir Siput dari Taman Rumah

    Pakai Cangkang Telur dan Bubuk Kopi

    Kamu bisa menggunakan cangkang telur yang dihancurkan dan bubuk kopi untuk mengusir siput. Kamu bisa mencampurkan keduanya pada tanah taman. Teksturnya yang kasar akan membuat siput enggan mendekati tanaman.

    “Cangkan telur dan bubuk kopi merupakan bahan yang bisa dikompos dan dapat membuat tanah subur, jadi kamu melakukan dua hal bersamaan (mengusir siput dan menyuburkan tanaman),” kata CEO Lawn Love, Jeremy Yamaguchi, dikutip dari Real Simple, Kamis (9/5/2024).

    Pakai Tanah yang Memiliki Drainase Baik

    Menggunakan tanah yang memiliki drainase yang baik bisa membantu menyingkirkan siput. Dengan drainase yang, ketika tanah disiram akan cepat mengering.

    Siput menyukai tempat yang lembap untuk bersembunyi. Jika tanah cepat mengering maka bisa mencegah siput bersembunyi di sana.

    Tanam Tanaman di Rumah

    Dilansir dari Homes & Gardens, kamu bisa menanam tanaman yang disukai siput di taman rumah untuk mencegahnya memakan tanaman lainnya. Sebab, siput suka memakan tumbuhan muda, kamu bisa memberikannya di sekitar taman.

    Cara Cegah Siput Datang Kembali

    Untuk mencegah siput kembali lagi, kamu bisa membersihkan taman dari sampah, daun-daun, ranting, atau apapun yang bisa dijadikan tempat bersembunyi siput.

    “Mengolah tanah secara teratur juga dapat membantu dengan memunculkan telur siput ke permukaan, memaparkannya pada predator dan cuaca. Terakhir, pertimbangkan untuk menanam tanaman tahan siput seperti aster dan pakis, yang dapat mengurangi daya tarik taman kamu secara keseluruhan terhadap hama ini,” kata pemilik Steve’s Services, Steve Sylvia, dikutip dari Real Simple.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Bukan Pakai Garam, Begini Cara Ampuh Cegah Ular Berkeliaran di Sekitar Rumah


    Jakarta

    Ular adalah hewan berbisa yang bisanya mengandung racun yang dapat mempengaruhi sel dan jaringan pada makhluk yang terkena gigitan mereka. Banyak yang percaya bahwa untuk mengusir ular bisa menggunakan garam karena ular takut. Ternyata anggapan tersebut salah.

    Dilansir detikEdu, menurut laman verifikasi dan pengecek fakta Dubawa, anggapan bahwa garam dapat mengusir ular, bermula dari percobaan mengusir siput dan keong menggunakan garam. Siput dan keong memang kabur setelah ditaburkan garam, tetapi cara ini tidak menunjukkan hasil yang sama pada ular.

    Kira-kira kenapa ya?


    Menurut Green Matters, garam mudah masuk ke dalam jaringan tubuh hewan-hewan seperti siput, keong, lintah. Saat garam mengenai kulit dan masuk ke jaringan melalui osmosis, kristal garam akan bercampur dengan molekul air. Hal ini menyebabkan hewan mengalami dehidrasi.

    Layaknya manusia, tubuh tidak boleh mengalami dehidrasi berat karena dapat mengganggu tekanan dan volume darah, mengganggu fungsi organ vital, dan paling parah bisa menyebabkan kematian.

    Hal-hal seperti ini tidak berfungsi efektif pada ular. Lantas, bagaimana cara yang ampuh untuk mengusir ular? Dilansir Pulse, berikut caranya.

    1. Jaga Rumah dan Lingkungan Sekitar Bersih

    Ular menyukai lingkungan di mana banyak tempat persembunyian bagi mereka. Misalnya tumpukan kayu, rumput, dan dedaunan. Jika rumah kalian memiliki halaman yang luas, sering-sering membersihkan rumput dan jangan biarkan tumbuh terlalu tinggi.

    2. Siapkan Predator Alami

    Mungkin memasang perangkap akan sulit menangkap ular, coba ganti dengan memelihara hewan predator yang ditakuti oleh ular seperti burung hantu.

    3. Gunakan Bawang Putih dan Bawang Bombai

    Daripada memakai garam, coba pakai bawang putih dan bawang bombai. Kedua bahan alami ini mengandung asam sulfonat yang dapat mengusir ular. Caranya dengan membuat cairan dari campuran kedua bawang dan air. Lalu cairan tersebut disemprot ke ular atau area yang menjadi tempat keluar masuk ular.

    4. Biji Kola

    Kola di sini bukanlah nama minuman bersoda melainkan sebuah tanaman bernama kola atau cola. Biji kola bisa mengusir ular. Caranya dengan menyebarkan potongan biji kola ke berbagai tempat di sekitar rumah dan di halaman.

    5. Tanam Tanaman Pengusir Ular

    Beberapa tanaman juga ampuh untuk mengusir ular seperti marigold, serai, dan lidah mertua. Aroma yang dikeluarkan tanaman ini dapat mengganggu penciuman mereka.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    Simak Video ‘Lansia 66 Tahun Ditelan Ular Piton 6 Meter’:

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Usir Siput dari Taman Rumah, Bisa Pakai Bubuk Kopi


    Jakarta

    Siput sering kali berada di taman rumah. Keberadaannya memang tidak berbahaya bagi manusia, namun bisa merusak tanaman rumah.

    Kalau pemilik rumah menemukan siput di halaman, bisa langsung memindahkannya ke tempat yang agak jauh dari tanaman. Nah, kalau mau memindahkan siput, sebaiknya dilakukan pada malam atau subuh karena siput menyukai suasana dingin dan lembap.

    Selain itu, masih ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengusir siput. Berikut ini informasinya dilansir dari Native Pest Management dan Real Simple.


    Cara Usir Siput

    Tanam Tanaman

    Pemilik rumah bisa menanam tanaman yang tidak disukai siput untuk mencegahnya masuk ke taman rumah. Contohnya adalah geranium karena memiliki aroma yang tidak disukai siput.

    Selain itu, bisa juga menanam mint, lavender, dan roesemary yang aroma kuatnya juga tidak disukai oleh siput.

    Cuka

    Cuka juga bisa mencegah bahkan membasmi siput. Cuka bisa membuat siput dehidrasi dan akhirnya mati.

    Caranya, campurkan cuka dan air dengan ukuran yang sama. Selanjutnya, semprotkan campuran tersebut ke ujung-ujung taman, pot tanaman, atau di mana pun siput beraktivitas.

    Ingat, jangan semprotkan cairan ini langsung ke tanaman karena bisa merusaknya.

    Cangkang Telur dan Bubuk Kopi

    Pemilik rumah bisa menghancurkan cangkang telur dan menyebarnya di halaman rumah untuk mengusir siput. Sebab, teksturnya yang kasar membuatnya enggan mendekat.

    Selain itu, bisa juga ditambah dengan menaburkan bubuk kopi. Kafein dalam bubuk kopi beracun bagi hewan tersebut dan mereka akan menghindari permukaan yang ada bubuk kopinya.

    “Cangkang telur dan bubuk kopi merupakan bahan yang bisa dikompos dan dapat membuat tanah subur, jadi kamu melakukan dua hal bersamaan (mengusir siput dan menyuburkan tanaman),” kata CEO Lawn Love, Jeremy Yamaguchi, dikutip dari Real Simple, Rabu (4/6/2025).

    Cara Cegah Siput Datang Kembali

    Untuk mencegah siput kembali lagi, kamu bisa membersihkan taman dari sampah, daun-daun, ranting, atau apapun yang bisa dijadikan tempat bersembunyi siput.

    “Mengolah tanah secara teratur juga dapat membantu dengan memunculkan telur siput ke permukaan, memaparkannya pada predator dan cuaca. Terakhir, pertimbangkan untuk menanam tanaman tahan siput seperti aster dan pakis, yang dapat mengurangi daya tarik taman kamu secara keseluruhan terhadap hama ini,” kata pemilik Steve’s Services, Steve Sylvia, dikutip dari Real Simple.

    Itulah cara mengusir siput dari taman rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Garam Sangat Ampuh Membasmi Lintah dan Siput? Ini Kata Ahli


    Jakarta

    Ada banyak hewan yang kerap ditemukan di halaman rumah, misalnya lintah dan siput. Bahkan, kedua hewan itu terkadang juga sering ditemukan berada di dalam rumah.

    Meski bukan hewan ganas dan mematikan, tapi terkadang kehadiran lintah dan siput membuat sebagian pemilik rumah merasa jijik dan khawatir. Sebab, keduanya memiliki lendir yang dapat mengotori lantai.

    Untuk membasmi lintah dan siput di rumah bisa menggunakan bahan alami, yakni dengan menaburkan garam ke tubuhnya. Cara ini terbilang sangat efektif karena dapat membunuhnya dalam sekejap.


    Menariknya, dengan menaburkan garam seujung jari pun sudah bisa membasmi lintah dan siput. Mengapa demikian? Berikut penjelasannya.

    Manfaat Garam yang Mampu Basmi Lintah dan Siput

    Dilansir situs BBC, menaburkan garam ke tubuh lintah dan siput ternyata menimbulkan reaksi. Soalnya, tubuh hewan tersebut akan mengalami dehidrasi dan mulai kehilangan cairan lendir.

    Garam yang ditaburkan ke tubuh lintah dan siput dapat mengeluarkan air dari kulit mereka lewat proses osmosis (perpindahan molekul dari area berkonsentrasi rendah ke konsentrasi tinggi). Hal itu yang membuat kedua hewan melata ini mengalami dehidrasi parah, sehingga perlahan akan mati dalam hitungan menit.

    “Garam pada dasarnya mengeluarkan air dari kulit mereka (efek osmosis) dan mereka mati dalam beberapa menit karena dehidrasi,” kata dosen senior di Universitas Newcastle Gordon Port.

    Perlu diketahui, hewan berlendir seperti lintah, siput, dan bekicot sangat bergantung dengan kandungan air yang tinggi di dalam tubuhnya.

    Ketika terpapar garam, lintah dan siput akan mencoba melepaskan diri sambil mengeluarkan banyak lendir untuk membersihkan kulitnya. Saat lendir yang dikeluarkan jumlahnya terlalu banyak secara bersamaan, maka mereka akan kehabisan air dan perlahan mati.

    “Kita tidak tahu seberapa sakitnya mereka saat bersentuhan dengan garam, tetapi siput atau bekicot yang terperangkap dalam butiran garam akan mencoba menghindar sambil mengeluarkan banyak lendir untuk membersihkan kulitnya,” ujar Port.

    Maka jangan heran setelah menaburkan garam ke tubuh lintah dan siput, maka akan banyak cairan yang keluar dan melumuri lantai. Untuk membersihkannya cukup dengan dilap pakai kain pel atau tisu secara perlahan.

    Ampas Kopi Bisa Dipakai untuk Cegah Lintah Masuk Rumah?

    Beberapa orang menyebut ampas kopi juga bisa digunakan untuk membasmi siput dan lintah. Port mengatakan hal tersebut benar adanya, tetapi kandungan kafein pada ampas kopi harus tinggi agar efektif membasmi hewan tersebut.

    “Mereka tidak suka kafein. Namun, jumlah kafein yang dibutuhkan untuk mencegah mereka begitu tinggi sehingga penggunaannya akan berbahaya bagi semua orang, termasuk kita,” ungkapnya.

    Sebuah penelitian yang dilakukan oleh United States Department of Agriculture’s Agricultural Research Service telah menjawab hal tersebut. Dari penelitian yang dilakukan, terbukti larutan kafein sebesar 1 persen mampu mengusir hewan seperti siput dan bekicot.

    Agar efektif mengusir lintah dan siput disarankan untuk tidak menggunakan kopi instan karena hanya mengandung sekitar 0,05 persen kafein. Kandungan kafeinnya 20 kali lebih sedikit daripada bubuk kopi alami.

    Sebagai solusinya, kamu bisa memasang penghalang lintah dan siput dari bahan tembaga atau seng. Ketika melewati pagar penghalang, mereka akan jatuh ke bawah karena tubuhnya tidak bisa menempel dengan erat.

    Selain itu, tembaga atau seng sebenarnya beracun bagi lintah dan siput. Jadi, mereka tidak dapat masuk ke dalam rumah melalui lubang jika ada lapisan tembaga di dalamnya.

    Agar tanaman hias di rumah tidak rusak, pasang juga lapisan tembaga di sekitar pot. Langkah ini dapat mencegah siput yang dapat menggerogoti daun tanaman.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com