Tag: siram tanaman

  • 5 Tanaman Hias yang Berumur Panjang, Bisa Hidup Hingga Puluhan Tahun


    Jakarta

    Menanam tanaman hias dapat menciptakan suasana asri dan sejuk pada hunian. Apalagi jika tanaman tersebut bisa tumbuh subur dalam waktu yang sangat lama.

    Ternyata, ada sejumlah tanaman hias yang memiliki umur panjang, lho. Bahkan, tanaman tersebut bisa hidup hingga mencapai puluhan tahun. Namun, dengan catatan tanaman harus dirawat sebaik mungkin.

    Penasaran, apa saja tanaman hias yang memiliki umur panjang sehingga bisa hidup sampai puluhan tahun? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Tanaman Hias yang Hidup Hingga Puluhan Tahun

    Ada beberapa tanaman hias yang memiliki umur panjang sehingga dapat hidup sampai bertahun-tahun. Dilansir situs Real Simple dan The Spruce, berikut daftarnya:

    1. Lidah Mertua

    ilustrasi lidah mertuaFoto: Getty Images/iStockphoto/Ashley-Belle Burns

    Tanaman yang satu ini sangat populer dan jadi favorit banyak orang. Selain dapat mempercantik hunian, lidah mertua termasuk tanaman yang dapat tumbuh hingga puluhan tahun.

    Beberapa jenis lidah mertua memiliki masa hidup yang dapat mencapai lebih dari 20 tahun. Namun, awet atau tidaknya lidah mertua juga tergantung dari cara merawatnya.

    Ketika memindahkan lidah mertua ke pot atau repotting, pastikan terdapat lubang drainase untuk meminimalisir pembusukan akar. Disarankan untuk melakukan repotting setiap 2-3 tahun sekali.

    Pakar tanaman dan pendiri Gardenuity Donna Letier mengatakan lidah mertua merupakan tanaman yang mudah dirawat. Tanaman ini sebaiknya disiram sesekali saja saat tanahnya sudah kering.

    “Kesalahan terbesar adalah menyiram tanaman secara berlebihan. Masukkan jari Anda ke dalam tanah, dan jika dua inci bagian atas tanah kering, saatnya menyiram,” kata Donna.

    2. Hosta

    Hosta atau disebut juga keladi tapak kuda merupakan salah satu tanaman yang mudah dirawat. Selain itu, tanaman ini juga bisa berumur panjang asalkan tahu bagaimana cara merawatnya dengan benar.

    Disarankan untuk menempatkan hosta di tempat yang teduh dan sedikit terpapar sinar matahari. Siram tanaman ini secara teratur saat tanah lembap, tapi tidak tergenang oleh air. Kamu dapat menyiram hosta seminggu sekali atau dua kali dalam seminggu agar bisa tumbuh subur.

    Salah satu tantangan saat menanam hosta adalah serangan hama, seperti siput dan bekicot. Jika kamu bisa mengendalikan hama tersebut di halaman, maka hosta bisa tumbuh subur sampai bertahun-tahun.

    3. Parlor Palm

    Parlor palm atau palem merupakan tanaman hias di dalam ruangan yang memiliki masa hidup panjang. Pada umumnya, tanaman ini bisa tumbuh hingga lebih dari 50 tahun.

    Tanaman palem termasuk yang mudah dirawat dan aman untuk hewan peliharaan karena tidak mengandung zat berbahaya. Palem menyukai udara lembap dan daunnya cukup sensitif terhadap sinar matahari, sehingga bisa diletakkan di tempat yang minim cahaya.

    Agar dapat tumbuh subur, kamu bisa menggunakan pot dengan lubang drainase untuk mencegah penumpukan air. Disarankan menyiram palem seminggu sekali karena jika terlalu sering dapat membuat akarnya cepat busuk.

    4. Pakis Boston

    Studio photo shoot of a Nephrolepis exaltata Foto: iStock

    Jika detikers menyukai tanaman hias yang asri dan awet, pakis boston bisa menjadi salah satu pilihan menarik. Selain mudah dirawat, tanaman ini dapat hidup hingga mencapai 50 tahun.

    Cara merawat pakis boston juga mudah, cukup menjaga tanahnya agar tetap lembap dan menyiramnya secara teratur. Selain itu, letakkan tanaman ini di tempat yang cukup sinar matahari agar bisa tumbuh subur.

    5. Tanaman Giok

    Crassula ovata, known as lucky plant or money tree in a white pot in front of a window on a rainy day, selected focus, narrow depth of fieldFoto: Getty Images/iStockphoto/fermate

    Satu lagi tanaman yang dapat bertahan hidup sampai bertahun-tahun, yakni tanaman giok. Disebut juga jade plant, tanaman ini menyukai area dengan banyak sinar matahari.

    Tanaman giok juga tidak perlu disiram secara rutin karena daunnya dapat menyimpan air. Dengan begitu, tanaman ini dapat bertahan hidup meski kamu lupa menyiramnya selama berhari-hari.

    Itulah lima tanaman hias yang memiliki umur panjang. Namun perlu diingat, tanaman tersebut akan bisa hidup selama bertahun-tahun jika dirawat dengan benar.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Gampang Rawat Lidah Mertua biar Suasana Rumah Tambah Adem


    Jakarta

    Tanaman lidah mertua atau Sansevieria cocok ditanam di rumah. Tanaman hias ini bisa jadi pilihan bagi pemula karena mudah perawatannya.

    Selain gampang dirawat, lidah mertua bermanfaat buat lingkungan rumah. Lidah mertua tak hanya membuat suasana asri tetapi juga bisa memperbaiki kualitas udara serta mengatur kelembapan.

    Nah, bagi yang tertarik memelihara lidah mertua, pelajari dulu caranya berikut ini.


    Cara Merawat Lidah Mertua

    Inilah tips mudah untuk merawat lidah mertua, dilansir dari The Spruce.

    1. Tanam di Tanah Pot yang Gembur

    Lidah mertua sebaiknya ditanam di pot dengan campuran tanah yang gembur serta punya drainase yang baik. Tanah pot kaktus serbaguna merupakan pilihan terbaik karena tanaman tersebut bisa tumbuh subur di tanah yang berpasir.

    Namun, jangan gunakan tanah dengan persentase gambut tinggi. Tanah tersebut akan menahan terlalu banyak air.

    2. Beri Sinar Matahari

    Letakkan lidah mertua di jendela yang menghadap arah timur, selatan, atau barat. Tanaman ini perlu paparan sinar matahari sekitar 8-10 jam sehari.

    Meski begitu, sebenarnya lidah mertua tetap bisa bertahan dalam kondisi minim cahaya. Akan tetapi, pertumbuhannya akan lambat.

    3. Siram Air Saat Sudah Kering

    Lidah mertua tidak dianjurkan buat disiram air secara berlebihan. Terlalu banyak air justru membuat tanaman terendam dan akarnya membusuk. Penghuni rumah hanya perlu menyiram lidah mertua secara menyeluruh saat keadaannya benar-benar kering.

    Kalau tinggal di lingkungan dengan udara cenderung sejuk atau kering, lidah mertua cukup disiram sebulan sekali. Lalu, segera siram tanaman jika daunnya terlihat rapuh dan kering.

    4. Beri Pupuk

    Selain disiram, penghuni perlu memberi pupuk setiap enam bulan sekali biar lidah mertua tumbuh subur. Gunakan pupuk cair organik kalau lidah mertua ditanam di dalam ruangan.

    5. Rutin Cek Batangnya

    Terakhir, pastikan untuk rajin mengecek batang untuk tahu kondisi lidah mertua. Batang yang berubah warna jadi kuning dan bertekstur lembek adalah pertanda tanaman terlalu banyak disiram air sehingga akarnya membusuk.

    Itulah cara merawat tanaman lidah mertua. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Bukan Sekadar Dekorasi, 4 Tanaman Ini Bisa Bikin Ruangan Lebih Sejuk


    Jakarta

    Tanaman merupakan salah satu dekorasi yang harus ada di rumah. Tanaman bisa membuat rumah terlihat asri, indah, dan sejuk.

    Keberadaan tanaman di dalam rumah bisa jadi salah satu alternatif mengatasi cuaca yang sedang panas-panasnya akhir-akhir ini. Beberapa jenis tanaman dikenal ampuh menyerap udara hangat dan melepaskan banyak oksigen di rumah.

    Studi NASA menyebut tanaman dapat menurunkan suhu karena melepaskan uap air saat bertranspirasi. Proses ini membuat tanaman tidak hanya menyejukkan diri, tapi juga lingkungan sekitarnya.


    Dilansir House Beautiful, berikut beberapa jenis tanaman yang bisa mendinginkan ruangan tanpa perlu pakai AC.

    1. Lidah Mertua

    Lidah mertua merupakan tanaman hias yang mudah ditemukan dan tumbuh di negara tropis. Bahkan tanaman ini bisa diletakkan di dalam ruangan.

    Manfaat tanaman ini adalah melepaskan uap air dingin yang membantu menurunkan suhu ruangan. Sebagai tanaman, tentu lidah mertua juga menghasilkan oksigen keluar. Tanaman ini tahan panas dan cocok ditempatkan di dekat jendela bahkan tanpa sering disiram.

    2. Tanaman Karet Kebo (Ficus Elastica)

    Tanaman kedua yang bisa dirawat di rumah adalah ficus elastica. Tanaman ini menyerap air lewat akar dan melepaskannya kembali melalui daun sehingga dapat membuat ruangan lebih sejuk. Cara merawat tanaman ini dengan menyiram air secukupnya agar tanah tetap lembap. Letakkan di tempat terang, tapi jangan terkena paparan matahari langsung.

    3. Lidah Buaya

    Lidah buaya sudah terkenal memiliki beragam manfaat bahkan sudah banyak diolah menjadi produk siap pakai. Di luar itu, lidah buaya sebagai tanaman hias itu sudah banyak manfaatnya. Tanaman ini bisa menjadi pendingin alami ruangan Selain bermanfaat untuk kesehatan kulit, lidah buaya juga bisa jadi pendingin alami karena kerap melepas uap dingin. Cara merawat tanaman ini pun tidak sulit, letakkan di area teduh yang tidak terkena sinar matahari langsung, dan siram hanya saat tanah sudah kering.

    4. Beringin (Ficus Benjamina)

    Tanaman hias bernama beringin juga ada lho. Bentuknya indah dan biasanya harganya cukup mahal. Tanaman satu ini berbeda dengan pohon beringin yang memiliki batang yang besar dan rindang. Ficus benjamina atau beringin bisa tumbuh subur di dalam rumah dan menjaga udara tetap sejuk serta lembap. Supaya tetap segar, siram tanaman ini secara rutin terutama saat cuaca panas. Tempatkan di area terang dengan sedikit naungan. Lebih bagus jika di luar ruangan.

    5. Aglaonema

    Aglaonema atau chinese evergreen terkenal dapat membersihkan udara. Tingkat transpirasi yang tinggi membuat udara di sekitarnya jadi lebih lembap dan sejuk. Perawatannya mudah, cukup siram dengan sedikit air dan letakkan di tempat bercahaya redup.

    Itulah beberapa tanaman yang bisa menjadi penyejuk rumah, semoga bermanfaat.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Simpel Rawat Tanaman Saat Cuaca Panas Agar Tetap Subur


    Jakarta

    Beberapa hari terakhir cuaca panas ekstrem melanda sejumlah daerah di Indonesia. Suhu udara di luar ruangan saat siang hari bisa mencapai 37 derajat Celcius.

    Cuaca panas ekstrem tidak hanya bikin gerah dan pengap, tapi juga memengaruhi makhluk hidup lainnya seperti tanaman. Sebab, panas dari matahari bisa membuat tumbuhan layu dan akhirnya mati jika tidak dirawat.

    Apabila detikers memiliki tanaman hias di rumah, sebaiknya lebih sering dirawat dan diperhatikan ketika cuaca panas ekstrem. Ingin tahu tipsnya? Simak dalam artikel ini.


    Tips Merawat Tanaman Saat Cuaca Panas

    Beberapa tanaman seperti sukulen dan kaktus mungkin dapat bertahan hidup saat cuaca panas ekstrem. Namun lain halnya dengan tanaman hias dalam ruangan yang justru membutuhkan perawatan ekstra.

    Dilansir situs Ugaoo, berikut tips merawat tanaman hias saat cuaca panas ekstrem:

    1. Rutin Siram Tanaman

    Tips yang pertama adalah rutin menyiram tanaman saat cuaca panas sedang melanda. Sebab, udara panas menyebabkan air menguap lebih cepat sehingga tanaman lebih mudah dehidrasi.

    Teknik menyiram tanaman juga tidak bisa sembarangan. Sebaiknya siram tanaman secara perlahan agar tanah bisa punya waktu untuk menyerap air.

    Jika tanaman langsung disiram dalam jumlah banyak maka tanah tidak memiliki waktu untuk menyerap air dan langsung terbuang lewat lubang drainase. Sedangkan jika disiram terlalu sedikit maka hanya lapisan tanah bagian atas saja yang akan basah, sedangkan akar tanaman tetap dehidrasi.

    2. Jaga Kelembapan Tanaman

    Sejumlah tanaman hias menyukai kelembapan tinggi, seperti fittonia, monstrea, calathea, dan sejumlah pakis. Tanaman tersebut perlu disemprot air secara berkala saat cuaca panas ekstrem.

    Selain itu, isi pot tanaman dengan batu kerikil. Fungsinya untuk memastikan kelembapan tanah tetap terjaga dengan baik.

    3. Jauhi Tanaman dari Sinar Matahari Berlebih

    Saat cuaca panas ekstrem, sebaiknya jauhi tanaman dari sinar matahari langsung. Sebab, tumbuhan yang terpapar panas matahari berlebih bisa menyebabkan layu dan akhirnya mati.

    Pindahkan tanaman ke sudut rumah yang tidak terkena sinar matahari langsung sepanjang hari. Selain itu, siram tanaman secara berkala setiap pagi.

    4. Kenali Tanda-tanda Tanaman Stres

    Tanaman juga bisa mengalami stres akibat jarang dirawat. Ketika cuaca sedang panas-panasnya, tanaman bisa lebih mudah stres dan akhirnya mati.

    Ada sejumlah tanda-tanda yang perlu diketahui saat tanaman sudah mulai stres, yakni:

    • Tanaman tropis (terutama yang merambat) akan layu karena terlalu panas.
    • Muncul bintik-bintik cokelat pada tanaman.
    • Setelah itu, daun mulai berwarna kuning kecokelatan.
    • Jika tidak segera diatasi, daun akan berwarna cokelat tua dan mulai berguguran.

    5. Jangan Beri Pupuk Jika Tanaman Mulai Layu

    Banyak orang yang sengaja memberi pupuk tambahan untuk tanaman yang sudah mulai layu. Sayangnya, hal tersebut bukan ide yang baik dan justru membuat tanaman cepat mati.

    Meski pupuk bisa membantu tanaman jadi subur dan menambah nutrisi, tetapi tanaman yang stres akibat cuaca panas kurang tepat jika diberi pupuk. Tanaman lebih membutuhkan air yang cukup agar bisa kembali segar.

    Itulah tips simpel dalam merawat tanaman saat cuaca panas ekstrem. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com