Tag: sirkulasi udara

  • 6 Cara Bikin Rumah Terasa Sejuk Meski Tak Pakai AC


    Jakarta

    Akhir-akhir ini suhu dari pagi ke siang sangat panas, lalu menjelang sore langit mendung pertanda akan turun hujan. Udara kemudian tidak lagi terasa panas, tetapi lembap dan sedikit pengap.

    Biasanya jika rumah terasa pengap, panas, atau lembap, orang akan memilih untuk menyalakan AC. Suhu AC lebih stabil dan nyaman dibandingkan udara di luar yang mengganggu konsentrasi.

    Namun, di satu sisi menyalakan AC selama 24 jam terus menerus juga tidak baik karena memakan banyak sekali energi yang dapat membuat tunggakan listrik membengkak. Selain itu, penggunaan AC terlalu lama juga bisa menyebabkan masalah kesehatan.


    Lantas, bagaimana membuat rumah terasa sejuk tanpa perlu bergantung AC? Dilansir berbagai sumber, berikut beberapa caranya.

    1. Pasang Kaca Film Surya

    Dilansir CNN Indonesia, kaca film surya ternyata bisa mencegah panas di dalam rumah karena menghalau sinar matahari yang masuk. Memang dengan memasang kaca film penerangan di dalam rumah jadi lebih gelap, tetapi pandangan dari dalam ke luar tidak lantas buram karena saat ini ada produk yang hanya menghitamkan pandangan dari luar tetapi tetap jernih dari dalam.

    2. Sering Membuka Jendela

    Jendela bukan hanya sebagai akses cahaya masuk, melainkan sebagai sirkulasi udara di rumah. Dilansir dari Real Simple, membuka jendela saat sedang panas di luar bisa membawa angin panas ke dalam rumah. Disarankan untuk membuka jendela ketika sejuk agar angin segar masuk.

    3. Pasang Exhaust Fan

    Exhaust fan adalah kipas yang dipasang di dinding. Penggunaan exhaust fan banyak ditemukan di kamar mandi agar suhu di dalam sana tidak lembap. Layaknya cara kerja kipas, alat ini bisa mengeluarkan udara panas dan membawa udara sejuk ke dalam ruangan.

    4. Pasang Tirai

    Selain kaca film, cara lain agar ruangan lebih sejuk adalah dengan memasang tirai pada jendela. Tirai atau gorden yang dipakai lebih baik berwarna putih agar dapat memantulkan cahaya dari luar.

    5. Matikan Alat Elektronik yang Tak Terpakai

    Perangkat elektronik menimbulkan panas di ruangan yang terkadang tak disadari oleh penghuninya. Saat udara terasa pengap dan panas, coba matikan lampu, TV, atau perangkat elektronik yang menimbulkan panas.

    6. Letakkan Beberapa Tanaman

    Tanaman dapat menyerap udara panas dari proses transpirasi. Tanaman juga bisa menyerap karbon dioksida dan melepaskan oksigen di udara sehingga udara tidak terasa pengap. Pilih tanaman tinggi dengan daun besar dan lebat serta tanaman yang menyukai banyak sinar matahari.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • 6 Cara Bikin Rumah Terasa Sejuk Meski Tak Pakai AC


    Jakarta

    Akhir-akhir ini suhu dari pagi ke siang sangat panas, lalu menjelang sore langit mendung pertanda akan turun hujan. Udara kemudian tidak lagi terasa panas, tetapi lembap dan sedikit pengap.

    Biasanya jika rumah terasa pengap, panas, atau lembap, orang akan memilih untuk menyalakan AC. Suhu AC lebih stabil dan nyaman dibandingkan udara di luar yang mengganggu konsentrasi.

    Namun, di satu sisi menyalakan AC selama 24 jam terus menerus juga tidak baik karena memakan banyak sekali energi yang dapat membuat tunggakan listrik membengkak. Selain itu, penggunaan AC terlalu lama juga bisa menyebabkan masalah kesehatan.


    Lantas, bagaimana membuat rumah terasa sejuk tanpa perlu bergantung AC? Dilansir berbagai sumber, berikut beberapa caranya.

    1. Pasang Kaca Film Surya

    Dilansir CNN Indonesia, kaca film surya ternyata bisa mencegah panas di dalam rumah karena menghalau sinar matahari yang masuk. Memang dengan memasang kaca film penerangan di dalam rumah jadi lebih gelap, tetapi pandangan dari dalam ke luar tidak lantas buram karena saat ini ada produk yang hanya menghitamkan pandangan dari luar tetapi tetap jernih dari dalam.

    2. Sering Membuka Jendela

    Jendela bukan hanya sebagai akses cahaya masuk, melainkan sebagai sirkulasi udara di rumah. Dilansir dari Real Simple, membuka jendela saat sedang panas di luar bisa membawa angin panas ke dalam rumah. Disarankan untuk membuka jendela ketika sejuk agar angin segar masuk.

    3. Pasang Exhaust Fan

    Exhaust fan adalah kipas yang dipasang di dinding. Penggunaan exhaust fan banyak ditemukan di kamar mandi agar suhu di dalam sana tidak lembap. Layaknya cara kerja kipas, alat ini bisa mengeluarkan udara panas dan membawa udara sejuk ke dalam ruangan.

    4. Pasang Tirai

    Selain kaca film, cara lain agar ruangan lebih sejuk adalah dengan memasang tirai pada jendela. Tirai atau gorden yang dipakai lebih baik berwarna putih agar dapat memantulkan cahaya dari luar.

    5. Matikan Alat Elektronik yang Tak Terpakai

    Perangkat elektronik menimbulkan panas di ruangan yang terkadang tak disadari oleh penghuninya. Saat udara terasa pengap dan panas, coba matikan lampu, TV, atau perangkat elektronik yang menimbulkan panas.

    6. Letakkan Beberapa Tanaman

    Tanaman dapat menyerap udara panas dari proses transpirasi. Tanaman juga bisa menyerap karbon dioksida dan melepaskan oksigen di udara sehingga udara tidak terasa pengap. Pilih tanaman tinggi dengan daun besar dan lebat serta tanaman yang menyukai banyak sinar matahari.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Ternyata Jangan Langsung Rapikan Kasur Ketika Bangun Tidur, Ini Akibatnya



    Jakarta

    Apa yang biasanya dilakukan orang ketika bangun tidur? Bagi mereka yang terbiasa rajin, merapikan tempat tidur menjadi hal utama yang langsung dilakukan setelah itu baru melakukan aktivitas lain. Namun, hal tersebut justru tidak dianjurkan, loh! Kok, bisa ya?

    Dikutip dari situs Real Simple,=, faktanya ketika bangun tidur disarankan untuk jangan langsung merapikan atau membersihkan tempat tidur. Mengapa demikian? Sebab, tungau debu yang ada di kasur dapat tumbuh di tempat yang lembap, termasuk tempat tidur yang baru saja ditiduri semalaman.

    CEO MattressNextDay Martin Seeley menjelaskan bahwa rata-rata manusia berkeringat sebanyak 500 mililiter per malam sehingga tempat tidur menjadi lembap dan cocok bagi tungau berkembangbiak pada pagi hari.


    “Oleh sebab itu, penting untuk membiarkan tempat tidur setidaknya selama 30 menit agar sirkulasi udara lebih baik. Hal ini dapat mengurangi kelembapan secara menyeluruh di tempat tidur,” kata Seeley.

    Tungau debu yang hinggap pada tempat tidur dapat berbahaya bagi kesehatan manusia. Menurut American Lung Association, kotoran dari tungau debu dapat memicu reaksi fisik, seperti flu, mata berair, hingga bersin. Hal itu didapat dari sisa-sisa kotoran mereka yang menempel pada seprai yang kemudian dihirup manusia.

    Sebaiknya, ketika bangun pada pagi hari, bukalah seprai sebentar atau biarkan. Lalu, nyalakan kipas angin dan buka jendela untuk meningkatkan sirkulasi udara. Jadi, ketika bangun tidur tunda dulu merapikan tempat tidurnya, ya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Cuaca Mulai Panas, Ini 5 Cara Agar Rumah Tetap Adem


    Jakarta

    Cuaca panas mulai terasa seiring dengan memasuki musim kemarau. Untuk mengurangi rasa panas tersebut, penghuni rumah biasanya menyiasatinya dengan cara menggunakan AC atau kipas angin.

    Selain itu, masih ada juga cara-cara lainnya untuk membuat rumah bisa tetap terasa adem meski cuaca sedang panas. Salah satu caranya adalah mengoptimalkan penggunaan bahan dan struktur bangunan.

    Dalam catatan detikcom, berikut ini beberapa hal yang bisa dilakukan untuk membuat rumah terasa tetap adem di tengah cuaca panas.


    1. Optimalkan Atap dan Plafon Rumah

    Penggunaan atap berwarna cerah atau yang dilapisi bahan reflektif bisa membantu memantulkan sinar matahari dan mengurangi penyerapan panas. Memasang ventilasi atap atau turbine ventilator juga dapat meningkatkan sirkulasi udara sehingga panas yang terperangkap di bawah atap dapat dilepaskan dengan lebih efisien.

    2. Pasang Jendela yang Tepat

    Jendela yang tepat juga merupakan kunci untuk menjaga rumah tetap sejuk. Jendela berlapis ganda atau kaca rendah emisi (low-e) dapat mengurangi panas yang masuk ke dalam rumah sekaligus mempertahankan suhu dingin di dalam.

    Selain itu, posisi jendela juga perlu dipertimbangkan. Jendela yang menghadap ke arah timur atau barat cenderung menerima lebih banyak sinar matahari langsung sehingga meningkatkan suhu dalam rumah. Menggunakan tirai tebal, gorden berlapis, atau film pelindung panas pada jendela juga dapat membantu mengurangi panas yang masuk.

    3. Pakai Pelapis Dinding yang Tepat

    Memakai pelapis dinding yang tepat juga bisa membantu rumah terasa adem. Cat berwarna terang atau pelapis dinding reflektif bisa mengurangi penyerapan panas di dalam rumah.

    Di beberapa daerah, penggunaan bahan isolasi pada dinding luar juga menjadi pilihan populer untuk mengurangi transfer panas dari luar ke dalam rumah. Bahan isolasi ini bisa berupa busa poliuretan atau panel isolasi yang dipasang di antara dinding bata.

    4. Pastikan Ventilasi Terpasang dengan Baik

    Langkah lain yang tak kalah penting adalah memastikan rumah memiliki ventilasi yang baik. Sistem ventilasi silang, di mana udara dapat bergerak bebas dari satu sisi rumah ke sisi lain, sangat efektif dalam menjaga sirkulasi udara dan mendinginkan ruangan.

    Membuka jendela pada waktu yang tepat, terutama pada pagi dan sore hari ketika suhu lebih rendah, dapat membantu mengalirkan udara segar ke dalam rumah. Pemasangan ventilasi tambahan seperti ventilasi atap atau lubang angin di dinding juga dapat meningkatkan aliran udara dan mengurangi panas dalam rumah.

    Dilansir dari BBC, saat siang hari, penghuni rumah bisa menutup jendela dan pintu untuk menjaga agar udara panas tidak masuk ke dalam rumah. Untuk menutup jendela, bisa gunakan gorden.

    5. Gunakan Dekorasi yang Sesuai

    Pada 2024 lalu, PR dan Marketing Communication Senior Manager Gravel, Ricky Alexander, sempat mengungkapkan tak hanya material dan struktur bangunan saja yang penting untuk membuat rumah adem, dekorasi juga bisa memberikan dampak serupa.

    Dekorasi rumah tidak hanya mempercantik bangunan saja namun bisa juga membuat hunian terasa adem. Ia mencontohkan untuk menambahkan unsur-unsur alam di dalam rumah, misalnya kolam ikan, air mancur, serta tanaman.

    Itulah beberapa cara untuk menjaga rumah tetap terasa adem walaupun cuaca sedang panas.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • 4 Cara Bikin Rumah Ramah Kucing biar Makin Betah


    Jakarta

    Memelihara kucing kini merupakan hal yang lumrah dilakukan oleh pemilik rumah. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar kucing merasa lebih nyaman untuk tetap berada di dalam rumah.

    Caranya adalah menyediakan barang-barang yang sekiranya dibutuhkan oleh kucing. Salah satunya adalah tiang khusus sebagai media kucing untuk mencakar.

    Dilansir dari International Cat Care, berikut ini beberapa cara untuk membuat rumah yang aman dan nyaman untuk kucing.


    Tiang Garukan Kucing

    Kucing punya kebiasaan menggaruk atau mencakar untuk menjaga cakarnya dan menandai wilayahnya. Penghuni rumah yang memiliki kucing perlu punya tiang garuk atau permukaan garuk lain agar tidak menggaruk perabotan. Sediakan tiang garuk yang tinggi agar kucing puas menggaruk secara vertikal dengan rentangan panjang.

    Tempat Tidur Kucing

    Kucing sering menghabiskan waktunya untuk tidur, sehingga akan lebih baik kalau ada tempat tidur buat mereka. Kucing lebih menyukai tempat yang hangat untuk tidur dan posisinya cukup tinggi.

    Sediakan berbagai pilihan tempat tidur di lokasi yang berbeda, terutama di tempat yang hangat, cerah, dan tenang. Tempat tidurnya tidak harus khusus kucing, karena banyak kucing yang merasa nyaman dengan tempat tidur, kursi, atau sofa milik pemiliknya.

    Kotak Pasir

    Letakkan kotak pasir kucing di sudut tersembunyi. Pastikan kotak pasir itu jauh dari makanan dan air, jendela besar, dan area ramai di rumah.

    Selain itu, sebaiknya menyediakan satu kotak untuk setiap kucing di rumah. Lalu, tambahkan satu kotak lagi di tempat yang berbeda agar kucing merasa punya banyak opsi tempat buang air.

    Tutupi Bukaan di Rumah

    Setiap rumah membutuhkan sirkulasi udara yang lancar. Jangan sampai tidak membuka jendela atau pintu di rumah walaupun ada kucing.

    Pastikan untuk memasang teralis atau penutup khusus pada bukaan di rumah agar bisa mendapat udara segar tanpa khawatir kucing kabur.

    Itulah beberapa cara untuk membuat rumah ramah kucing.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Rumah Terasa Pengap? Coba 7 Tips Ini Ampuh Ini



    Jakarta

    Sirkulasi udara yang baik merupakan salah satu kriteria rumah sehat. Dengan memiliki sirkulasi yang baik, udara di rumah akan penuh dengan oksigen yang dibutuhkan untuk bernapas.

    Sayangnya, rumah tak jarang pengap karena pengaruh musim. Musim hujan, misalnya, membuat udara di dalam rumah cenderung menjadi lembap dan pengap. Hal ini tentu membuat aktivitas di rumah menjadi terganggu, seperti memperburuk kualitas tidur.

    Kenapa Udara bisa Pengap?

    Udara pengap terjadinya karena sirkulasi udara tidak berjalan dengan baik. Udara panas dan lembap terperangkap di dalam ruangan sehingga terasa penuh sesak dan tidak nyaman. Belum lagi, panas dari alat-alat elektronik yang dinyalakan bisa memperparah kondisi pengap pada ruangan.


    Rumah yang pengap bisa mengganggu aktivitas di dalamnya. Udara pengap bisa memperburuk kualitas tidur dan membuat kurang segar saat bangun pagi.

    Tips Biar Rumah Tidak Pengap

    Jangan khawatir, ada 7 tips sederhana dari seorang ahli kualitas udara untuk membantumu menghilangkan perasaan pengap dan meningkatkan kualitas udara di rumah. Berikut tips-tipsnya dilansir dari Real Simple, Selasa (28/11/2023).

    1. Nyalakan Kipas Angin

    Menurut Glory Dolphin, seorang ahli kualitas udara, menyalakan kipas langit-langit atau kipas kotak bisa membantu memperlancar sirkulasi udara di ruangan. Hal ini tidak hanya memberikan efek pendinginan, tetapi juga membantu mengatasi pengap pada ruangan.

    2. Manfaatkan AC

    Menyalakan AC adalah cara andal untuk meningkatkan aliran udara di seluruh rumah. Pastikan untuk rutin mengganti filter AC setiap bulan guna mencegah masuknya debu dan polutan ke dalam rumah.

    3. Buka Jendela Rumah

    Membuka jendela adalah cara alami untuk membawa udara segar ke dalam rumah. Namun, perlu diperhatikan bahwa udara luar mungkin mengandung polusi. Sebelum membuka jendela, cek kualitas udara di daerahmu masing-masing, ya!

    4. Gunakan Kipas Kamar Mandi dan Dapur

    Selain menghilangkan kelembapan, kipas penghisap udara di kamar mandi dan dapur bisa menciptakan tekanan negatif. Ini membantu udara segar masuk dari luar. Jangan lupa tetap menggunakan air purifier atau pemurni udara jika kamu khawatir akan polusi lingkungan.

    5. Teknik Tekanan Negatif dengan Pemanasan Ruangan

    Glory Dolphin merekomendasikan teknik tekanan negatif dengan memanaskan satu ruangan pada suatu hari dengan pintu tertutup, lalu membuka jendela di hari berikutnya. Ini membantu mengeluarkan udara yang sudah basi dan membawa udara segar ke dalam rumah.

    6. Gunakan Air Purifier atau Pemurni Udara dengan Filter HEPA

    Penggunaan pemurni udara, terutama yang dilengkapi dengan filter HEPA, bisa membantu menyaring polutan dan alergen dari udara. Pastikan untuk memilih pemurni udara yang sesuai dengan kebutuhan rumahmu.

    7. Sesuaikan Sistem HVAC

    Sistem HVAC (heating, ventilation, and air conditioning) merupakan sistem yang mengatur dan memindahkan udara ke seluruh bangunan. Jika kamu mencari solusi yang lebih efektif, pertimbangkan untuk menyesuaikan sistem HVAC rumahmu. Dengan menambahkan ventilasi dan penyaringan di saluran udara, kamu bisa memastikan udara segar dan bersih tersirkulasi dengan baik ke seluruh rumah.

    Demikianlah tips meningkatkan sirkulasi udara di rumah agar tidak pengap. Dengan menerapkan 7 tips tersebut, kamu bisa menghilangkan perasaan pengap di rumah dan menciptakan lingkungan yang lebih sejuk serta nyaman. Semoga informasinya bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Lagi Musim Sakit, Begini Cara Bersihkan Udara di Rumah


    Jakarta

    Menjaga kebersihan rumah sudah biasa dilakukan dengan membersihkan lantai, mengganti sprei kasur, hingga menggosok kamar mandi. Akan tetapi, pemilik rumah terkadang lupa untuk membersihkan udara di dalam rumah.

    Meski tak kasat mata, udara dapat mengandung banyak kotoran seperti partikel debu dan bulu hewan yang bisa menyebabkan iritasi, bersin, gangguan pernapasan, bahkan sakit kepala. Sebaliknya, menghirup udara segar membantu kamu tidur lebih nyenyak dan mencegah gejala alergi.

    Maka dari itu, penting untuk menjaga kebersihan udara agar hidup lebih nyaman dan sehat di rumah. Berikut ini cara membersihkan udara di dalam rumah, dilansir dari laman Live Science, Selasa (16/4/2024).


    1. Menyimpan Tanaman Hias

    Tanaman hias ternyata tidak hanya berfungsi sebagai dekorasi ruangan lho, tetapi juga pembersih udara alami di dalam rumah. Sebuah penelitian dari jurnal Water, Soil and Air Pollution menunjukkan tanah pada tanaman pot dapat membantu menyaring udara di rumah.

    Beberapa tanaman hias yang cocok untuk membersihkan udara antara lain lidah mertua, English ivy, dan lili paris.

    2. Ganti Cairan Pembersih

    Kemudian, cairan pembersih yang mengandung bahan kimia berbahaya sebenarnya berdampak buruk untuk lingkungan dan kesehatan manusia. Kandungan berbahaya itu nanti dapat menjadi polusi di udara, sehingga dapat menimbulkan sakit kepala, kelelahan, atau iritasi mata dan hidung.

    Nah, daripada menggunakan cairan pembersih itu, kamu bisa beralih menggunakan alternatif yang ramah lingkungan. Cairan pembersih ramah lingkungan dapat kamu beli di toko-toko online ataupun buat sendiri.

    3. Gunakan Air Purifier

    Kamu dapat membersihkan udara menggunakan air purifier yang sudah banyak tersedia di pasaran. Sebaiknya kamu pilih air purifier yang menggunakan filter High Efficiency Particulate Absorbing (HEPA) yang membantu membersihkan 99.97% alergen berukuran mikro.

    4. Membuka Jendela

    Pastikan ada sirkulasi udara yang baik di dalam rumah dengan membuka jendela setiap hari. Hal ini memungkinkan udara segar bisa masuk, sementara akumulasi polutan keluar dari rumah. Selain itu, rumah tidak akan lembap dan menjadi tempat bertumbuh jamur.

    5. Gunakan Penyedot Debu

    Kotoran seperti bulu hewan peliharaan sering kali bertebaran di sekitar rumah. Bulu ini bisa menjadi alergen bagi sebagian orang. Maka, sebaiknya lakukan pencegahan dengan rajin membersihkan lantai, sofa, bahkan tempat tidur hewan menggunakan penyedot debu.

    Demikian cara membersihkan udara untuk menjaga kesehatan penghuni rumah. Semoga membantu!

    Buat kamu pengen upgrade rumah biar lebih pintar dengan perangkat smart door lock hingga CCTV gratis, yuk ikutan Program detikProperti Upgrade Rumah Kamu Jadi Lebih Pintar. Buat yang beruntung, bakal dapet 6 device smarthome gratis!

    Baca info lengkapnya di sini.

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Lakukan 3 Cara Alami Ini untuk Ciptakan Udara Segar di Rumah


    Jakarta

    Udara segar sangat bagus untuk kesehatan tubuh dan pikiran penghuni rumah. Namun, kini udara segar semakin sulit didapatkan, terutama kalau tinggal di perkotaan yang banyak polusi udara.

    Apalagi kalau cuaca di siang hari terik, sehingga udara di dalam rumah terasa gersang. Jika hanya mengandalkan AC untuk mendapatkan udara segar, maka tagihan listrik bisa mahal serta kondisi lingkungan tidak membaik.

    Lalu, bagaimana cara menciptakan udara segar secara alami di rumah? Yuk, simak caranya berikut ini yang dilansir dari Klik Hijau, Jumat (14/6/2024).


    Cara Alami Bikin Udara Segar di Rumah

    1. Menyiasati Tinggi Plafon Rumah

    Plafon RumahCiptakan Udara Segar di Rumah Foto: (istimewa/Gaharu Kontruksindo Utama)

    Ukuran ruangan bisa diatur dengan ketinggian plafon rumah yang juga menentukan suasana hawa dalam rumah. Semakin pendek atau rendah plafon akan semakin membuat suasana rumah kamu jadi gerah.Karena itulah, sebaiknya kamu membuat plafon rumah agak lebih tinggi. Desain plafon yang tinggi akan memperlambat suhu panas masuk ke dalam rumah.

    Karena sinar matahari nggak akan langsung masuk ke dalam rumah tapi mengenai dinding luar rumah. Kemudian masuk ke dalam atap. Dari rangka tersebut kemudian akan ke plafon lalu mengaliri seisi rumah. Maka dengan plafon yang tinggi udara yang masuk memiliki lebih banyak ruang untuk bergerak masuk sehingga akan terasa lebih sejuk dan segar.

    2. Menempatkan Tanaman dalam Ruangan

    Decorative sansevieria plant on wooden table in living room. Sansevieria trifasciata Prain in gray ceramic pot.Ciptakan Udara Segar di Rumah Foto: Getty Images/iStockphoto/Tharakorn

    Kualitas udara bukan cuman dipengaruhi dari udara dari luar saja, tetapi juga tercipta dari dalam ruangan. Maka menempatkan tanaman dalam rumah bisa menjadi solusi baik untuk menciptakan udara yang segar dan sejuk secara alami.

    Tanaman memang merupakan pencipta udara yang segar,sejuk dan alami serta juga bisa menciptakan energi positif bagi penghuni rumah. Ada beberapa tanaman yang bisa jadi pilihan untuk ditempatkan di dalam rumah, di antaranya lidah mertua, lidah buaya, peace lily dan bambu palm. Dengan adanya tanaman dalam ruangan, selain bisa menyerap polusi (karbon dioksida) juga bisa membuat suasana rumah lebih elegan dan estetik.

    3. Rutin Membuka Jendela

    Jenis-Jenis jendela/Susan Vineyard via iStockCiptakan Udara Segar di Rumah Foto: Susan Vineyard via iStock

    Membuka jendela dapat menciptakan sirkulasi udara yang baik. Semakin baik sirkulasi udara, rumah kamu akan semakin terasa sejuk dan segar. Terhindar jauh dari rasa gerah. Ini juga akan mengusir aroma pengap yang ada dalam rumah apalagi saat musim hujan tiba.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Bahan Alami untuk Bersihkan Polusi di Rumah


    Jakarta

    Meski tak kasat mata, kualitas udara di dalam rumah perlu menjadi perhatian penghuni rumah. Apalagi dengan polusi udara yang semakin buruk memasuki rumah.

    Jika dibiarkan, udara kotor yang kita hirup setiap hari bisa menimbulkan penyakit, alergi, asthma, dan gangguan kesehatan lainnya. Air purifier menjadi solusi andalan untuk membersihkan udara di rumah.

    Namun, kalau kamu yang nggak punya air purifier, masih ada benda-benda terjangkau lainnya yang bisa membantu membersihkan udara di rumah. Yuk, cek benda apa saja yang bisa membersihkan polusi udara, dilansir dari Apartment Therapy, Senin (24/6/2024).


    4 Benda yang Bisa Bersihkan Polusi Udara di Rumah

    1. Lampu Garam Himalaya

    Siapa sangka, sebuah lampu berupa batu bisa membersihkan udara? Ya, lampu garam Himalaya dapat kamu gunakan sebagai alternatif air purifier.

    Saat garam kristal ini dipanaskan dengan bohlam kecil di dalamnya, maka akan melepaskan ion negatif yang diketahui dapat menetralkan polutan udara.

    Lampu ini dijual dalam berbagai ukuran dan bentuk, sehingga kamu bisa memilih berat dan ukuran yang sesuai dengan ukuran ruangan.

    2. Arang Bambu

    Arang sudah lama digunakan sebagai filter untuk memurnikan air serta menjadi bahan produk kecantikan. Ternyata, bahan ini juga bisa menghilangkan racun di udara.

    Struktur arang yang berpori membantu menghilangkan bakteri, polutan berbahaya, dan alergen dari udara. Selain itu, arang dapat menyerap kelembapan, mencegah jamur dan lumut dengan menjebak kotoran di dalam setiap pori-pori.

    Kamu bisa menyimpan arang bambu dalam sebuah kantong atau wadah, lalu memajangnya di suatu ruangan.

    3. Lilin Beeswax

    Berbeda dengan lilin parafin biasa, menyalakan lilin beeswax murni hampir tidak menghasilkan asap atau aroma. Lilin ini mampu melepaskan ion negatif ke udara dan menghilangkan alergen seperti debu dan bulu.

    Meskipun harganya lebih mahal dibandingkan lilin tradisional, lilin beeswax terbakar jauh lebih lambat, sehingga tahan lebih lama.

    4. Tanaman Hias

    Seperti yang sudah kita ketahui, tanaman menyerap karbon dioksida dan menghasilkan oksigen. Tak hanya itu, beberapa tanaman bisa jadi alternatif air purifier yang membantu membersihkan udara, seperti lili perdamaian, English ivy, tanaman laba-laba, atau lidah mertua.

    Menurut penelitian NASA, tanaman tertentu lebih baik dalam menghilangkan sejumlah besar benzena, formaldehida, dan trikloroetilen dibandingkan tanaman lainnya. Penelitian itu juga menyarankan mempunyai satu tanaman di setiap 100 kaki persegi atau 9 meter persegi di dalam rumah untuk pembersihan udara yang efisien.

    Itulah beberapa benda yang bisa membantu membersihkan udara dari polusi di dalam rumah tanpa air purifier. Semoga bermanfaat!

    (dhw/zul)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Jitu Bikin Rumah Nggak Gerah Tanpa AC


    Jakarta

    Rumah di negara beriklim tropis biasanya memiliki udara yang panas dan gerah, bahkan terasa pengap di dalam rumah. Hal ini disebabkan akibat kurangnya ventilasi yang memungkinkan sirkulasi udara.

    Udara panas yang terperangkap di dalam rumah tentu bikin penghuni rumah kegerahan. Peran jendela sebagai ventilasi untuk sirkulasi udara pun menjadi penting. Pemasangan jendela di depan rumah bisa membawa udara segar masuk ke dalam rumah, tetapi tidak mengeluarkan udara panas.

    Alhasil, rumah masih terasa panas walau jendela sudah dibuka. Kalau seperti ini, kamu membutuhkan ventilasi lain sebagai jalur panas untuk keluar dari rumah.


    Ventilasi itu juga berupa jendela yang berada di sisi lain tetapi masih berhadapan dengan jendela utama di depan yang mengirim udara segar masuk ke dalam rumah. Akses masuk dan keluar udara di dalam rumah tersebut disebut dengan ventilasi silang atau cross ventilation.

    Ventilasi Silang

    Melansir dari architropics pada Selasa (9/7/2024), ventilasi silang adalah suatu bentuk ventilasi alami yang memungkinkan angin masuk ke satu sisi ruangan dan keluar dari sisi lainnya.

    Ventilasi silang menggunakan tenaga yang digerakkan oleh angin untuk membawa udara dingin dari luar dan menggantikan udara dalam ruangan yang pengap dan hangat. Memakai sistem ventilasi silang ini dinilai efektif membuat rumah lebih sejuk.

    Jalur pertukaran udara ini tidak boleh terhalang oleh perabotan apa pun. Biarkan jendela depan dan belakang berhadapan tanpa ada meja, dinding, atau rak yang menghalangi sirkulasi udara. Penghalang juga membuat arah angin segar yang masuk ke rumah tidak bisa mendorong udara panas keluar.

    Hal lain yang perlu diperhatikan saat menerapkan ventilasi silang di rumah adalah membuat bingkai jendela yang lebar. Selain itu, kecepatan angin di luar juga faktor penting rumah dapat menjadi sejuk.

    Kekurangan Ventilasi Silang

    Meski dinilai sangat efektif membuat rumah jauh lebih sejuk, tentu sistem ini hanya berlaku bagi rumah yang memiliki 2 sisi rumah yang terbuka dan tidak berdempetan dengan tembok. Misalnya yang hanya memiliki taman belakang atau yang rumahnya berhalaman luas.

    Namun, untuk yang tinggal di komplek perumahan yang rumahnya berdempetan, rusun, atau apartemen yang hanya memiliki 1 sisi yang memiliki jendela, ventilasi silang bisa diterapkan antara jendela dan pintu yang terbuka. Maka dari itu, setidaknya rumah memiliki jendela agar rumah memiliki perputaran udara yang baik.

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com