Tag: sitrat

  • 4 Cara Memutihkan Pakaian Tanpa Pemutih, Bisa Pakai Lemon


    Jakarta

    Cairan pemutih biasa digunakan dalam siklus pencucian untuk memutihkan pakaian yang kusam. Biasanya, pakaian tersebut adalah kemeja putih atau kaus oblong putih yang warnanya sudah terlihat agak pudar atau keabu-abuan.

    Sebagian besar cairan pemutih dapat digunakan pada katun atau linen. Biasanya cairan pemutih dihindari pada bagian motif atau pinggiran yang kontras untuk menghindari pemudaran. Padahal, terdapat alternatif lain untuk memutihkan pakaian tanpa khawatir terhadap motif atau pinggiran kontras.

    Dikutip dari situs Real Simple, terdapat 4 bahan yang dapat digunakan memutihkan pakaian tanpa cairan pemutih.


    1. Cuka Putih Suling

    Tambahkan satu cangkir cuka putih suling ke dalam satu ember air panas. Kemudian, celupkan kain putih ke dalam campuran dan biarkan semalaman, lalu cuci seperti biasa. Menambahkan satu cangkir cuka putih ke siklus pembilasan saat mencuci pakaian putih atau bahkan pakaian berwarna akan membantu menghilangkan residu detergen yang membuat pakaian tampak kusam.

    2. Jeruk Lemon

    Asam sitrat dari lemon dapat memutihkan kain seperti katun, linen, atau polyester. Campuran ½ cangkir air perasan lemon ke dalam satu ember air panas. Masukkan cucian kain atau baju putih ke dalam air lemon dan rendam minimal satu jam. Bisa rendam lebih lama atau bahkan semalaman, kemudian cuci seperti biasa.

    3. Soda Kue

    Aduk satu cangkir soda kue ke dalam satu ember air mendidih, lalu masukkan pakaian putih yang kusam ke dalamnya. Biarkan terendam minimal satu jam atau semalaman. Lalu, cuci seperti biasa. Soda kue dapat membantu menghilangkan noda pada pakaian katun yang membuatnya kusam.

    Jika terdapat noda kuning di bagian ketiak baju atau kerah baju, maka bisa gunakan pasta yang terdiri dari campuran soda kue, air perasan lemon, dan air dengan perbandingan yang sama. Oleskan pasta tersebut ke noda pada pakaian lalu gosok dengan sikat gigi. Biarkan selama 30 menit kemudian cuci seperti biasa.

    4. Sabun Cuci Piring

    Sabun pencuci piring biasanya mengandung natrium hipoklorit (pemutih klorin) yang dapat memutihkan kain. Caranya tambahkan sabun cuci piring ke dalam satu ember air panas dan aduk hingga larut. Masukkan pakaian dan biarkan selama minimal 30 menit lalu cuci seperti biasa.

    Itulah beberapa bahan yang bisa kamu gunakan sebagai alternatif pengganti pemutih pada pakaian, tertarik mencoba?

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Nggak Boleh Asal, Ini 5 Tips Bersihkan Lantai Marmer di Kamar Mandi


    Jakarta

    Marmer adalah salah satu batuan alam yang bisa dipasang di kamar mandi karena marmer tahan terhadap kelembapan, air, dan tahan lama. Namun, perlu diingat marmer juga bisa ditumbuhi jamur atau noda hitam sehingga perlu rajin dibersihkan.

    Cara membersihkan marmer berbeda dengan keramik atau bahan lantai lainnya. Untuk lebih jelasnya, melansir dari The Spruce begini tips membersihkan lantai marmer di kamar mandi.

    Tips Membersihkan Lantai Marmer di Kamar Mandi

    1. Hati-hati Memilih Bahan Pembersih

    Mengingat batuan ini cukup mahal, kamu perlu berhati-hati jika ingin menggunakan cairan pembersih yang mengandung bahan kimia. Bahan-bahan pembersih yang tidak cocok untuk membersihkan marmer adalah pemutih, cuka, pembersih untuk kaca, dan pembersih yang mengandung asam (seperti asam sitrat).


    2. Gunakan Kain Mikrofiber atau Alat Pembersih dari Plastik

    Alat pembersihAlat pembersih Foto: The Spruce

    Agar marmer tidak banyak goresan, kamu bisa menggunakan kain mikrofiber sebagai gantinya. Usap lantai marmer atau alat penyeka air yang terbuat dari plastik lentur yang memiliki gagang panjang.

    Keringkan lantai kamar mandi setiap setelah mandi. Cara ini untuk menghilangkan kelembapan dari udara dan membersihkan sisa sabun atau kotoran dari tubuh.

    3. Pakai Campuran Air Hangat dan Sabun Cuci Piring

    Sabun cuci piring memiliki pH yang aman untuk membersihkan noda di marmer. Kamu bisa membuat cairan pembersih dengan sabun cuci piring yang dicampur air hangat. Kemudian masukkan ke dalam botol spray. Semprotkan cairan tersebut pada area yang akan dibersihkan.

    4. Hindari Alat Pembersih yang Berbulu Keras

    Alat pembersih dengan bulu yang kaku dan keras dapat karena menggores marmer. Bahkan spons yang permukaannya kasar juga sebaiknya tidak digunakan saat membersihkan marmer.

    5. Minta Pasang Lapisan Anti Jamur dan Pelindung Goresan

    Sebenarnya ini bisa kamu lakukan sejak awal memasang marmer. Namun, kamu tetap bisa meminta marmer di kamar mandi dipasang lapisan penghambat jamur dan lumut. Kamu juga bisa menambahkan lapisan anti gores agar perawatannya lebih mudah.

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Ampuh! Lemon Bisa Bersihkan Noda di Furniture hingga Jendela


    Jakarta

    Lemon merupakan buah yang kaya manfaat. Buah ini terkenal memiliki kandungan vitamin C, vitamin B, antioksidan, hingga asam sitrat yang bagus untuk tubuh. Bukan hanya itu, lemon juga bisa menghilangkan kotoran yang menempel pada beberapa benda.

    Seperti yang diketahui, lemon sudah banyak dipakai sebagai bahan baku berbagai jenis alat pembersih rumah. Namun, alasannya bukan hanya sekadar wanginya yang khas. Lemon memiliki kandungan asam sitrat yang bisa menghilangkan noda kotoran yang menempel seperti lemak. Selain itu, asam sitrat tersebut bisa menjadi antibakteri sehingga bukan hanya bersih, tetapi bebas dari kuman. Wangi lemon juga membuat benda tersebut terasa segar.

    Lantas, benda apa saja yang bisa dibersihkan dengan lemon?


    Dilansir dari Homes and Gardens, berikut daftar benda yang bisa dibersihkan dengan lemon.

    1. Talenan Kayu

    Talenan kayu merupakan alat untuk memotong bahan masakan seperti sayur, daging, hingga makanan jadi. Talenan kayu mudah sekali kotor dan berjamur sehingga cara membersihkannya tidak bisa sembarangan. Namun tidak perlu bingung karena lemon ampuh untuk menjadi bahan pembersih yang aman untuk talenan kayu. Bukan hanya noda yang hilang, tetapi bau amis hingga bakteri yang bersarang di talenan kayu pun bisa diatasi.

    Caranya peras potongan lemon yang dipotong ke permukaan talenan. Setelah itu, tambahkan garam di atasnya. Diamkan selama 15 menit agar air lemon dan garam bereaksi. Kemudian bersihkan dengan spons atau dibilas dengan air bersih.

    2. Peralatan Makan

    Jika talenan bisa, peralatan makan di rumah juga cocok untuk dibersihkan dengan peralatan makan. Piring berminyak, piring berbau amis, hingga piring yang kering bekas nasi juga bisa dibersihkan dengan lemon. Caranya dengan memotong lemon jadi lebih tipis. Lalu letakkan pada air di sabun cuci piring. Bilas dengan air bersih dan biarkan hingga kering.

    3. Furniture

    Furniture atau perabotan dari bahan alami sering kali sulit untuk dibersihkan karena noda tidak bisa hilang dengan hanya air bersih. Perlu bahan alami juga untuk membersihkannya yakni jus lemon yang dicampur dengan olive oil. Campuran dua bahan ini cocok untuk membersihkan furniture berbahan kayu, seperti meja, kursi, dan lemari.

    4. Keran

    Salah satu biang kerok keran di rumah kotor adalah bekas sabun yang menempel pada permukaannya. Biasanya sabun ini menempel dan terciprat saat kita mencuci tangan. Bekas sabun tersebut kemudian menjadi noda putih yang tidak bisa hilang hanya dengan air. Solusinya adalah dengan menggunakan air perasan lemon. Tunggu selama 5 menit, lalu bilas dengan air dingin.

    5. Kulkas

    Cara membersihkan kulkas bukan hanya dengan membuang makanan yang sudah basi, melainkan membersihkan secara menyeluruh. Dengan begitu bakteri tidak bisa berkembang di dalam kulkas. Caranya dengan memotong lemon menjadi dua bagian kemudian masukkan ke dalam kulkas. Biarkan selama 30 menit, kemudian hancurkan lemon sebelum dibuang agar tidak ada yang mengonsumsi.

    6. Microwave

    Microwave biasanya jarang dibersihkan secara menyeluruh karena bagian dalamnya yang selalu tertutup dan banyak komponen yang sulit dibongkar. Namun, microwave tetap harus dibersihkan agar tidak muncul bakteri dan bau tak sedap.

    Caranya dengan merebus air dengan perasan lemon selama 5 menit. Didihkan di dalam microwave tersebut. Setelah mendidih, jangan langsung membuka pintu microwave, tetapi diamkan dahulu selama 5 menit.

    7. Jendela

    Bingkai jendela merupakan salah satu bagian rumah yang sering dilewatkan ketika bersih-bersih. Kita lebih fokus pada bagian kaca jendela, padahal bingkai jendela juga mudah sekali berdebu. Biasanya orang menggunakan lap bersih yang sudah basah dan kemoceng. Ada cara lebih efektif yakni menggunakan campuran air dan perasan lemon. Masukkan ke dalam spray dan usap kaca hingga bersih. Kamu bisa menerapkan cara yang sama pada cermin rumah.

    Itulah beberapa benda yang bisa dibersihkan dengan lemon. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Penyebab Keramik Kamar Mandi Menguning dan Cara Membersihkannya


    Jakarta

    Salah satu tanda kamar mandi perlu segera dibersihkan adalah muncul noda kuning pada lantai. Noda ini bukan berasal dari pemudaran warna pada keramik, melainkan adanya penumpukan kotoran.

    Secara kasat mata memang noda kuning tersebut tidak bertekstur, terkadang tidak berbau, dan tidak menyebabkan hal yang mengganggu. Padahal noda kuning tersebut adalah sumber bakteri bersarang dan bisa menjadi sumber penyakit pula.

    Lantas, apa penyebab muncul noda kuning pada lantai kamar mandi?


    Penyebab Noda Kuning Muncul di Kamar Mandi

    Dilansir dari Certified Stone Professionals, lantai atau keramik di kamar mandi bisa menguning karena efek aktivitas pemakainya, berikut di antaranya:

    1. Sisa-sisa Pemakaian Produk

    Pemakaian minyak atau produk perawatan tubuh di kamar mandi menjadi salah satu penyebab keramik menguning. Kok bisa? Biasanya ini terjadi untuk produk yang harus dibilas atau terjatuh ke lantai, tidak segera dibersihkan dan akhirnya menumpuk.

    2. Pembersih Lantai yang Keras

    Meskipun keramik adalah material yang kuat dan tahan lama, ada beberapa bahan pembersih yang sebaiknya tidak dipakai. Pembersih yang mengandung bahan kimia keras bisa menyebabkan noda kuning hingga kikisan pada permukaan keramik.

    3. Semprotan Aerosol

    Aerosol merupakan zat atau partikel kecil yang biasa terdapat di dalam produk yang cara pemakaiannya disemprot. Contohnya terdapat dalam semprotan serangga, hair spray, hingga obat-obatan.

    4. Air Sadah

    Noda kuning juga bisa muncul karena air yang digunakan kualitasnya kurang bagus, contohnya air sadah yang mengandung mineral seperti magnesium tinggi. Biasanya air ini juga terdapat kapur di dalamnya yang mengendap di permukaan bak. Air ini dapat menimbulkan efek kekuningan pada barang-barang di kamar mandi.

    5. Penggunaan Sealer dan Polimer

    Menggunakan sealer dan berbagai jenis lilin yang mungkin mengandung polimer juga dapat memicu lantai menguning.

    6. Kualitas Keramik yang Kurang Bagus

    Faktor terakhir adalah memang berasal dari keramik tersebut. Kualitasnya yang kurang bagus membuat warnanya mudah memudar dan muncul noda kuning dari pinggirannya.

    Cara Membersihkan Keramik Kamar Mandi yang Kuning

    Apabila menemukan noda kuning pada keramik di kamar mandi, jangan khawatir, dilansir laman Nobroker dan Cleanipedia, ada cara untuk membersihkannya. Berikut bahan-bahan yang bisa digunakan.

    1. Cairan Pembersih Kamar Mandi

    Untuk sehari-hari, noda kuning membandel masih bisa dibersihkan dengan cairan pembersih lantai biasa. Caranya tuang cairan pembersih ke dalam wadah berisi air. Ambil pel dan rendam di dalam air tersebut. Kemudian gosok lantai yang menguning menggunakan pel tersebut. Bisa juga memakai sikat yang ujungnya tajam.

    2. Sikat dengan Perasaan Air Lemon

    Lemon memiliki kandungan asam sitrat yang ampuh bersihkan noda membandel. Selain itu, lemon memiliki aroma yang khas sehingga bisa membuat kamar mandi jadi lebih wangi. Jenis noda yang bisa dibersihkan adalah limescale (kerak kapur/kerak air/noda semen).

    3. Bersihkan dengan Cuka

    Jika membutuhkan bahan pembersih yang lebih ampuh lagi, bisa menggunakan cuka. Cuka mengandung asam yang bisa membantu menghilangkan jamur dan lumut tanpa merusak ubin.

    4. Pakai Baking Soda (Soda Kue)

    Bahan lainnya yang ampuh bersihkan noda kuning pada keramik adalah baking soda. Di dalam baking soda terdapat Sodium Bicarbonate yang bermanfaat untuk melawan noda.

    Kamu bisa langsung pakai baking soda atau kombinasikan dengan bahan lain seperti cuka. Jika sudah dibuat jadi pasta, tinggal oleskan pada lantai kamar mandi lalu biarkan semalaman. Pastikan untuk menyebarkan baking soda pada lantai yang kering ya.

    5. Garam

    Jika tidak memiliki barang-barang di atas, bisa juga memakai garam. Bahan ini bisa menjadi desinfektan yang sangat baik dalam membunuh kuman dan efektif dalam membersihkan noda air.

    Caranya hanya perlu membasahi lantai kamar mandi lalu taburkan garam ke seluruh bagian. Tunggu selama satu atau dua jam, kemudian gosok dengan sikat atau spons.

    Itulah penyebab dan cara membersihkan keramik kamar mandi yang menguning.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Bersihkan Noda Bekas Semen Yang Menempel di Lantai Keramik



    Jakarta

    Setelah merenovasi atau membangun rumah, biasanya banyak kotoran atau sisa-sisa pekerjaan yang masih tertinggal seperti bekas semen yang sulit dibersihkan.

    Selain di tembok, bekas semen yang sudah kering sering ditemukan di lantai keramik. Bila dibiarkan, noda ini membuat tampilan lantai menjadi kotor dan kurang menarik.

    Oleh karena itu, pemilik rumah harus segera membersihkan sisa-sisa semen kering yang masih menempel di keramik. Caranya bagaimana?


    Sebenarnya, banyak cara yang bisa dilakukan untuk membersihkan noda semen yang menempel di lantai, bahkan dengan bahan-bahan yang ada di rumah.

    Begini caranya

    1. Larutan HCL

    Selanjutnya, asam klorida (HCL) juga termasuk pembersih yang kuat, tetapi harus digunakan dengan sangat hati-hati. Untuk melindungi kamu dari bahaya dan risiko lain yang tidak diinginkan, kenakan dahulu semua alat pelindung dan pastikan area yang kamu kerjakan punya ventilasi yang baik. Campurkan HCL dengan air sesuai petunjuk pada label dan oleskan pada bekas semen.

    Lalu diamkan selama beberapa menit, kemudian gunakan sikat atau spons untuk membersihkan bekas semen. Bilas dengan air bersih dan pastikan bekas semen telah hilang sepenuhnya.

    2. Lemon

    Mirip dengan belimbing wuluh, lemon punya kandungan asam sitrat yang dapat membantu melunakkan bekas semen. Cukup peras lemon lalu gunakan jusnya untuk membersihkan bekas semen. Diamkan beberapa menit, lalu sikat sampai bekas semen terkelupas. Bilas dengan air bersih dan pastikan telah hilang sepenuhnya sebelum mengeringkan.

    3. Hidrogen Peroksida

    Kamu dapat coba menggunakan hidrogen peroksida untuk menghilangkan bekas-bekas semen. Cukup campurkan hidrogen peroksida dengan air dalam perbandingan 1:1, lalu oleskan pada bekas semen dan biarkan selama beberapa menit sebelum membersihkannya dengan sikat. Bilas dengan air bersih dan keringkan.

    4. Batu Apung

    Batu apung merupakan bahan yang abrasif, sehingga dapat membantu mengikis bekas semen dari keramik. Basahi permukaan keramik terlebih dahulu, kemudian gunakan batu apung untuk menggosok perlahan bekas semen yang mengeras. Pastikan untuk berhati-hati agar tidak merusak permukaan keramiknya. Setelah mengikis, bilaslah dengan air hingga semua sisa semen bersih.

    5. Cuka

    Cuka merupakan bahan alami yang mampu menghilangkan berbagai noda, termasuk bekas semen. Cuka akan membantu melunakkan semen sehingga kamu dapat dengan mudah menggosoknya dengan sikat atau spons.

    Caranya mudah, kamu bisa mulai dengan mencampurkan cuka dan air dalam perbandingan 1:1. Setelah campuran jadi, oleskan pada bekas semen dan biarkan selama 10-15 menit. Lalu kamu dapat menggosok area tersebut dengan sikat kasar atau spons untuk membuat sisa semen terkelupas. Kemudian bersihkan dengan membilasnya menggunakan air bersih.

    6. Garam

    Lalu, garam bisa jadi bahan untuk membantu melunakkan bekas semen. Untuk menggunakannya, kamu cukup mencampurkan garam dengan sedikit air untuk membuat teksturnya kental jangan sampai terlalu cair.

    Oleskan pasta ini pada bekas semen dan diamkan selama 10-15 menit. Gunakan sikat atau spons untuk membersihkan bekas semen, lalu bilas dengan air bersih dan keringkan.

    7. Parutan Kelapa

    Siapa sangka, parutan kelapa bisa jadi cara menghilangkan bekas semen dengan alami. Kamu dapat memarut kelapa segar dan gunakan serbuknya untuk menggosok bekas semen. Hal ini bisa menjadi metode yang lembut dan aman untuk permukaan keramik. Setelah menggosok, bilas dengan air bersih dan keringkan.

    8. Soda Kue

    Selain itu, soda kue adalah bahan pembersih efektif yang bisa kamu coba buat hilangkan semen pada keramik. Untuk menggunakannya, kamu perlu mencampurkan soda kue dengan sedikit air sampai sedikit mengental.

    Oleskan campuran tersebut pada bekas semen dan diamkan selama 10-15 menit. Kemudian gunakan sikat atau spons keras untuk membersihkan bekas semen dan bilas dengan air hingga bersih.

    9. Belimbing Wuluh

    Buah satu ini mengandung asam sitrat alami yang bisa membantu melunakkan bekas semen. Potong belimbing wuluh menjadi dua bagian dan gosokkan permukaan dagingnya pada bekas semen. Biarkan sejenak, kemudian sikat atau lap bersih.

    Itulah beberapa cara membersihkan noda semen pada keramik. Semoga membantu!

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Benda yang Bisa Dibersihkan Pakai Lemon, Auto Kinclong dan Wangi


    Jakarta

    Bahan pembersih rumah tangga tidak melulu memakai bahan kimia. Sebelum muncul bahan pembersih praktis yang saat ini banyak dipasarkan, bahan alami adalah satu-satu senjata pembersih yang sering digunakan.

    Salah satu bahan alami yang digunakan dan ampuh untuk membersihkan noda adalah lemon. Buah bercita rasa asam ini memiliki banyak manfaat terutama untuk mengangkat noda membandel.

    Lemon mengandung asam sitrat yang tinggi, pH rendah, dan kemampuan antibakteri yang cukup untuk membersihkan noda. Tidak hanya itu, lemon juga memiliki aroma yang segar dan tidak mengganggu. Tidak heran jika buah satu ini kerap menjadi bahan baku pembuatan bahan pembersih rumah tangga.


    Barang yang Aman Dibersihkan Pakai Lemon

    Meskipun terbukti ampuh bisa membersihkan banyak noda, tidak semua barang aman dari kandungan asam pada lemon. Dilansir dari Homes and Gardens, berikut benda-benda yang aman dibersihkan dengan lemon.

    1. Peralatan Makan

    Peralatan makan merupakan barang di rumah yang mudah berbau, terutama setelah dipakai pada makanan berdaging. Cara menggunakan lemon untuk membersihkan peralatan makan cukup mudah. Caranya dengan memotong lemon jadi dua bagian.

    Kemudian, gosokkan ke permukaan yang berminyak kemudian lanjut bersihkan dengan sabun cuci piring biasa. Nggak cuma bersih kesat tapi juga akan punya wangi segar.

    2. Keran

    Noda yang biasa ditemui di keran adalah noda bekas sabun dan kulit mati yang menempel hingga membentuk kerak. Noda ini tidak bisa dihilangkan dengan air biasa dan air hangat.

    Lemon bisa mengatasi noda kerak tersebut, caranya dengan menyiapkan perasan lemon yang dicampur dengan air. Kemudian, masukkan ke dalam botol semprot dan semprotkan ke bagian keran yang berkerak. Tunggu sampai 5 menit sebelum mengelapnya kemudian bilas dengan air dingin.

    3. Microwave

    Siapa di sini masih bingung bagaimana cara membersihkan microwave? Dilap dengan air atau dibersihkan dengan tisu nggak cukup lho. Coba siapkan semangkuk air yang dicampur dengan sabun dan perasan lemon.

    Kemudian, panggang di dalam microwave selama lima menit. Setelah mendidih tunggu selama 5 menit sebelum membuka pintunya.

    4. Furniture

    Pernah nggak lihat ada noda seperti coretan, noda makanan, noda warna yang susah hilang di furniture rumah. Bahkan setelah dibersihkan dengan air dan digosok juga tidak mempan. Cara membersihkannya adalah dengan menggunakan perasan lemon yang dicampur dengan olive oil. Kemudian, ambil kain bersih dan basahkan kain tadi di dalam cairan tersebut. Gosok perlahan noda pada furniture dan keringkan dengan kain kering.

    5. Talenan

    Salah satu peralatan dapur yang terkadang susah dibersihkan adalah talenan kayu. Peralatan ini kerap digunakan untuk memotong daging, sayuran, hingga buah. Rongga-rongga pada permukaannya terkadang menjadi celah yang sulit dibersihkan. Selain itu, bau yang menempel juga susah dihilangkan.

    Salah satu cara membersihkannya adalah memakai potong lemon. Setelah lemon dipotong setengah bagian kemudian taburkan gambar di atasnya. Lumuri permukaan talenan dengan jus lemon, kamu bisa peras hingga semua airnya keluar. Diamkan selama 15 menit agar air lemon dan garam bereaksi. Terakhir kamu bisa singkirkan sisa-sisa lemon lalu bilas dengan air hangat menggunakan spons.

    6. Jendela

    Salah satu cara alami untuk membersihkan jendela dan cermin. Kamu cuma perlu campur air mineral dengan jus lemon. Kemudian masukkan ke dalam botol sprayer. Semprot pada permukaan jendela dan cermin kemudian lap hingga mengkilap.

    7. Kulkas

    Bau tidak sedap dari kulkas biasanya disebabkan oleh bahan makanan yang sudah kedaluwarsa atau membusuk. Untuk mencegah, kamu bisa potong lemon menjadi dua bagian kemudian masukkan ke dalam. Biarkan selama 30 menit, kulkas menjadi bau wangi.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Bersihkan Jendela Kotor Tanpa Ribet, Hanya Modal Cuka Putih


    Jakarta

    Jendela rumah wajib dibersihkan secara rutin agar tetap terlihat kinclong. Untuk membersihkan jendela biasanya menggunakan cairan pembersih khusus yang dijual di pasaran.

    Nah, ada cara lain untuk membersihkan jendela kotor di rumah, yakni menggunakan bahan alami dari cuka putih. Tak hanya dipakai untuk bahan dapur, ternyata cuka putih diklaim efektif mengangkat kotoran di jendela.

    Untuk bisa menggunakan cuka putih sebagai cairan pembersih jendela, kamu perlu mencampurnya dengan sejumlah bahan lain. Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Cara Bersihkan Jendela Pakai Cuka Putih

    Dilansir situs Bob Vila, cuka putih dapat digunakan untuk membersihkan jendela karena mengandung asam asetat. Senyawa organik ini dapat membunuh bakteri dan mengangkat kotoran yang menempel, terutama di jendela.

    Agar efektif untuk mengangkat kotoran, disarankan untuk mencampur cuka putih dan sabun cuci piring. Soalnya, sabun ini mengandung natrium lauril sulfat yang ampuh untuk menghilangkan minyak.

    Karena cuka putih memiliki aroma yang menyengat dan kurang sedap, kamu bisa menambahkan sedikit minyak esensial. Untuk aromanya bisa dipilih sesuai keinginan, seperti tea tree, lavender, peppermint, jeruk, serai, atau eukaliptus.

    Selain mengeluarkan wangi yang menenangkan, minyak esensial juga memiliki sifat antibakteri, antiseptik, dan antijamur. Kandungan tersebut dapat membantu mencegah pertumbuhan jamur dan lumut.

    Simak langkah-langkah di bawah ini untuk membuat cairan pembersih jendela alami:

    1. Tuang 1/4 cangkir cuka putih ke dalam wadah
    2. Masukkan 1/2 sendok teh sabun cuci piring cair, lalu aduk hingga tercampur rata dengan cuka
    3. Tuang 2 gelas air hangat ke dalam wadah, lalu aduk kembali sampai merata
    4. Tuang cairan tersebut ke dalam botol semprot
    5. Kocok botol semprot dengan kuat agar semua bahan tercampur rata
    6. Tambah 10-15 tetes minyak esensial sesuai aroma yang diinginkan
    7. Setelah itu, kocok lagi botol semprot agar minyak esensial tercampur rata.

    Apabila tidak ada cuka putih di rumah, kamu bisa menggantinya dengan air jeruk. Soalnya, asam sitrat pada jeruk dinilai efektif untuk melarutkan kotoran pada permukaan kaca seperti jendela.

    Kandungan asam sitrat dari lemon juga dinilai sedikit lebih kuat daripada asam asetat pada cuka. Meski begitu, keduanya tetap efektif untuk mengangkat kotoran.

    Tips Membersihkan Jendela Agar Kinclong Lagi

    Agar jendela terlihat kinclong lagi, simak tips sederhana dalam membersihkan jendela berikut ini:

    1. Bersihkan debu yang menempel di jendela dengan menggunakan kain microfiber atau tisu kering.
    2. Pastikan kamu membersihkan jendela saat cuaca sedang cerah agar larutan pembersih lebih cepat kering.
    3. Bersihkan jendela interior dan eksterior rumah sebanyak dua kali setahun agar mencegah penumpukan debu dan kotoran.

    Itulah langkah-langkah membersihkan jendela dengan menggunakan cuka putih. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Rekomendasi Asupan Segar Bernutrisi, Bantu Jaga Kondisi Saat Cuaca Terik Menyengat

    Jakarta

    Suhu di banyak wilayah Indonesia terasa menyengat dalam beberapa hari terakhir. Siang hari bisa mencapai lebih dari 35 derajat Celsius, membuat tubuh gampang lelah dan dehidrasi.

    Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi panas ekstrem ini diperkirakan mulai berkurang menjelang akhir Oktober hingga awal November 2025, seiring bertambahnya tutupan awan dan datangnya hujan ringan di sejumlah daerah.

    Selama cuaca masih panas, menjaga pola makan sangat penting agar tubuh tetap segar dan tidak mudah drop. Konsumsi jenis makanan ini sehari-hari memberikan pengaruh besar pada daya tahan tubuh, keseimbangan cairan, dan kenyamanan pencernaan.


    Pentingnya Makanan yang Tepat Saat Cuaca Terik

    Tubuh bekerja lebih keras untuk menjaga suhu tetap normal saat suhu udara meningkat. Proses pendinginan tubuh dilakukan dengan cara berkeringat, membuat cairan serta elektrolit seperti natrium, kalium, dan magnesium ikut berkurang. Jika tidak digantikan melalui makanan dan minuman yang sesuai, konsentrasi menurun, tubuh gampang lemas, pusing, bahkan dehidrasi.

    Selain itu, panas berlebih juga memicu stres oksidatif di dalam sel tubuh. Kondisi ini terjadi ketika produksi radikal bebas meningkat akibat paparan panas dan sinar ultraviolet. Karena itu, tubuh membutuhkan makanan kaya air, vitamin, dan antioksidan untuk membantu menjaga metabolisme tubuh tetap stabil di tengah cuaca terik.

    Beberapa jenis makanan dan minuman justru bisa membuat tubuh semakin lelah saat suhu udara panas. Makanan tinggi garam bisa membuat tubuh menyerap dan menahan air lebih banyak dan cepat merasa haus. Begitu juga dengan makanan berlemak dan gorengan yang bikin tenggorokan tidak nyaman dan tubuh butuh waktu lama untuk mencerna.

    Hindari minuman berkafein tinggi, karena dapat meningkatkan pengeluaran urine dan memperparah dehidrasi. Sementara itu, minuman manis berlebihan justru menghambat penyerapan cairan.

    Rekomendasi Makanan dan Minuman Sehat Saat Cuaca Terik

    Makanan yang sesuai untuk kondisi panas memiliki kandungan air tinggi, kaya vitamin dan mineral, serta mudah dicerna. Kandungan air di dalam buah dan sayur membantu menggantikan cairan tubuh yang hilang. Vitamin C dan antioksidan berperan melindungi sel dari kerusakan akibat stres panas, sementara kalium dan magnesium membantu menyeimbangkan cairan dalam tubuh.

    Pilih makanan yang segar dan alami tanpa banyak pemanis tambahan. Konsumsi langsung atau dibuat jus tanpa gula lebih dianjurkan agar nutrisi tidak rusak oleh panas.

    1. Semangka

    Berdasarkan Tabel Komposisi Pangan Indonesia (TKPI) Semangka mengandung sekitar 92 persen air dan kaya akan elektrolit alami seperti kalium dan magnesium. Semangka bisa bantu menurunkan suhu tubuh dan mempercepat pemulihan cairan tubuh setelah melakukan aktivitas fisik di cuaca panas. Kandungan likopen dan vitamin C di dalamnya juga berperan sebagai antioksidan yang melindungi sel dari stres oksidatif.

    2. Melon

    Buah ini juga termasuk kelompok buah tinggi air dengan kadar air hingga 91 persen. Melon mengandung vitamin A dan C yang baik untuk imunitas, serta kalium yang menjaga keseimbangan elektrolit.

    3. Jeruk dan Lemon

    Buah sitrus kaya akan vitamin C dan flavonoid, yang berfungsi meningkatkan daya tahan tubuh dan mengurangi efek oksidatif akibat paparan sinar matahari. Kandungan air jeruk mencapai 87 persen, sehingga efektif membantu hidrasi tubuh. Asam sitrat di dalamnya juga membantu menyeimbangkan pH tubuh saat cuaca ekstrem.

    4. Timun (Ketimun)

    Meski sering dianggap sayur, timun secara botani termasuk buah. Kandungan airnya mencapai 98%, salah satu yang tertinggi di antara tanaman segar. Timun mengandung antioksidan seperti cucurbitacin dan lignan yang berperan menurunkan inflamasi ringan akibat panas.

    5. Air Kelapa

    Kandungan elektrolit alami seperti kalium dan magnesium yang penting untuk mengganti cairan tubuh yang hilang lewat keringat. Menurut studi dari Jurnal Sports tahun 2023, efektivitas air kelapa dalam menjaga hidrasi sebanding dengan minuman olahraga komersial, dengan keunggulan alami tanpa tambahan pemanis buatan.

    6. Infused Water

    Air mineral dengan tambahan irisan buah seperti lemon, timun, apel, kiwi, atau strawberi memberi sensasi segar sekaligus membantu tubuh lebih mudah memenuhi kebutuhan cairan harian. Aroma buah di dalamnya membuat tubuh terasa lebih relaks saat cuaca sedang sangat terik.

    7. Teh dingin

    Teh mengandung antioksidan katekin dan polifenol yang membantu melawan radikal bebas akibat panas berlebih. Tambahan sedikit gula ke dalam teh dingin membantu mengembalikan energi yang hilang akibat termoregulasi yang dilakukan tubuh.

    (mal/up)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    image : unsplash.com / Jonas Weckschmied