Tag: situs

  • Cek dan Bayar Tagihan Air Bisa Online, Begini Caranya


    Jakarta

    Pemilik rumah yang langganan air bersih ke Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) harus bayar tagihan setiap bulannya. Besaran tagihan tergantung pada penggunaan air penghuni rumah sehari-hari.

    Pemilik bisa dengan mudah mengecek tagihan air secara online. Jika sudah tahu tagihannya, pemilik juga bisa sekalian membayar tagihan PDAM.

    Sebelum mengecek dan membayar tagihan, pastikan pemilik telah menyiapkan nomor pelanggan. Pemilik rumah bisa menemukan nomor pelanggan pada lingkaran meteran kaca.


    Cara Cek Tagihan PDAM

    Inilah beberapa cara untuk mengecek dan membayar tagihan PDAM melalui online.

    Cek Tagihan PDAM Lewat Situs Resmi

    Pemilik bisa mengetahui tagihan air dengan membuka situs resmi PDAM sesuai domisili. Misalnya untuk mengecek tagihan air di situs PDAM Jakarta, yaitu pamjaya.co.id, sebagai berikut.

    1. Buka situs resmi PDAM sesuai domisili.
    2. Pilih fitur ‘Cek Tagihan’.
    3. Masukkan nomor pelanggan.
    4. Setelah itu pilih ‘Cek Tagihan’.

    Cek Tagihan dan Pembayaran PDAM

    Lewat Aplikasi Gojek

    Selain itu, pemilik bisa mengecek dan membayar tagihan air menggunakan aplikasi Gojek.

    1. Pastikan kamu sudah mengunduh dan memiliki akun Gojek.
    2. Pilih menu ‘Go Tagihan’.
    3. Cari logo PDAM atau fitur bernama PDAM.
    4. Pilih Kabupaten atau kota tempat domisili.
    5. Masukkan nomor pelanggan.
    6. Setelah itu tagihan PDAM akan muncul.
    7. Lanjutkan dengan pembayaran.

    Aplikasi Tokopedia

    Kemudian, pemilik dapat mengecek dan membayar tagihan PDAM dengan aplikasi Tokopedia.

    1. Pastikan kamu sudah mengunduh dan memiliki akun Tokopedia.
    2. Pilih menu ‘Top-Up & Tagihan’.
    3. Pilih menu ‘Semua Kategori’
    4. Pilih ‘Air PDAM’.
    5. Cari kota tempat tinggalmu.
    6. Masukkan Nomor Pelanggan.
    7. Setelah itu pilih ‘Bayar’.
    8. Setelah itu tagihan PDAM akan muncul.
    9. Lanjutkan dengan pembayaran.

    Itulah cara mengecek dan membayar tagihan PDAM secara online. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Tikus Ternyata Suka Bersarang di Atap Rumah, Ini Cara Usirnya


    Jakarta

    Tikus merupakan salah satu hama yang kerap mengganggu manusia. Hewan ini sering kali ditemukan bersarang di sejumlah tempat, salah satunya pada bagian atap rumah.

    Meski tinggal di atap, tapi tikus masih bisa mengganggu penghuni rumah. Misalnya, tikus dapat turun ke bawah demi menggerogoti sisa-sisa makanan yang ada di atas meja makan.

    Munculnya sarang tikus di dalam rumah tentu tidak bisa dianggap remeh. Sebab, tikus bisa membawa sejumlah kotoran dan bakteri yang dapat membahayakan kesehatan manusia.


    Ingin tahu mengapa tikus bisa bersarang di atap rumah? Lalu bagaimana cara untuk mengusirnya? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Penyebab Tikus Sering Bersarang di Atap Rumah

    Ada sejumlah faktor yang membuat tikus memilih bersarang di atap rumah. Dilansir situs Cleanipedia, berikut penyebabnya:

    1. Ada Lubang atau Celah

    Tikus bisa masuk ke atap rumah dengan melewati lubang ventilasi udara. Selain itu, ada celah yang terbuka juga bisa mengundang tikus untuk datang dan membuat sarang di atap rumah.

    Hewan ini bahkan mampu masuk ke dalam lubang yang ukurannya lebih kecil dari tubuh mereka. Sebab, tikus memiliki tubuh yang lentur.

    2. Menemukan Sumber Air

    Jika tikus bersarang di atap rumah maka kemungkinan besar karena ada pipa air yang bocor. Air yang keluar dari pipa dimanfaatkan oleh para tikus untuk mendapatkan minum. Bahkan, tikus tak segan untuk menggerogoti pipa air agar bisa mendapatkan air yang jauh lebih banyak.

    3. Tempat yang Nyaman

    Faktor lain yang membuat tikus bersarang di atap rumah karena menemukan tempat yang aman. Perlu diketahui, tikus termasuk hewan yang dapat bersarang di tempat hangat dan gelap.

    Selain itu, rumah yang kotor juga menjadi tempat yang cocok bagi tikus untuk bertahan hidup. Maka tak heran kalau sering menemukan tikus di meja makan atau dapur saat malam hari.

    Cara Ampuh Mengusir Tikus dari Atap Rumah

    Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengusir tikus dari atap rumah. Berikut langkah-langkahnya:

    1. Periksa Atap Rumah

    Langkah pertama adalah mengecek area plafon rumah yang sering dilalui tikus. Jika melihat tanda-tanda seperti muncul kotoran tikus atau bekas cakaran di kayu, maka sebaiknya lakukan penanganan dengan cepat agar tikus bisa keluar dari rumah.

    2. Pasang Lem Tikus

    Jika sudah menemukan jejak tikus di atap rumah, kini tinggal memasang perangkap tikus. Kamu bisa memasang lem tikus dengan cara menempatkannya di area yang sering dilalui hama tersebut.

    Jangan lupa letakkan beberapa makanan yang beraroma menyengat. Hal ini agar tikus bisa terpancing dan masuk ke perangkap.

    3. Semprotkan Cairan Pembasmi Tikus

    Guna mencegah tikus datang lagi ke atap rumah, kamu bisa menyemprotkan cairan pembasmi tikus. Lakukan penyemprotan cairan secara berkala agar hama tersebut tak akan datang lagi.

    Itu dia penyebab tikus bersarang di atap rumah dan cara mengusirnya. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Hal Ini Bikin Rumah Nggak Laku Meski Dijual Murah


    Jakarta

    Ada beberapa orang yang tengah kesulitan saat menjual rumahnya. Walau berada di lokasi yang strategis, harganya tidak terlalu mahal, dan memiliki surat yang lengkap, tapi tetap saja tidak laku-laku.

    Mungkin pemilik rumah tidak sadar kalau ada beberapa hal yang membuat propertinya tak kunjung laku. Misalnya, ditemukan kerusakan pada atap atau halaman yang tidak terawat.

    Hal-hal tersebut bisa membuat calon pembeli berubah pikiran. Dari semula sangat yakin untuk membeli rumah, tapi perlahan mundur dan akhirnya memilih mencari rumah yang lain.


    Ingin tahu apa saja hal yang membuat rumah yang dijual tak laku-laku? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Hal Ini Bikin Rumah yang Dijual Tak Laku-laku

    Sejumlah agen properti membeberkan beberapa hal yang membuat rumah tidak kunjung laku. Dilansir situs The Spruce, berikut penyebabnya:

    1. Halaman Rumah Tidak Terawat

    Halaman yang tidak terawat membuat banyak calon pembeli memutuskan untuk tidak jadi meminang rumah tersebut. Kondisi ini meliputi rumput yang tumbuh lebat, rumput mati, daun-daun berserakan, atau jalan setapak yang retak.

    Meski bisa dirapikan, tetapi calon pembeli harus mengeluarkan uang lagi untuk merawat halaman rumah. Selain itu, mereka menilai rumah tersebut tidak terawat karena dari halamannya saja sudah tak terurus.

    “Bahkan sepetak kecil rumput hijau yang sehat di halaman depan akan sangat membantu membuat rumah lebih menarik,” kata agen properti Jan Ryan.

    2. Kondisi Cat Dinding yang Kusam

    Tak hanya bagian luar, tapi interior rumah juga wajib diperhatikan oleh calon pembeli. Jika ditemukan cat dinding sudah kusam atau mengelupas maka jangan heran kalau rumah tidak cepat terjual.

    Selain itu, banyak pembeli yang tidak suka dengan warna cat yang terlalu mencolok, baik pada satu dinding atau menutupi seluruh ruangan. Memang bisa dicat kembali sesuai keinginan, tapi tentu mengeluarkan uang lagi.

    “Dinding aksen hijau limau mungkin terasa menyenangkan pada awalnya, tetapi pembeli tidak dapat melihat lebih dari warna-warna yang berani dan ketinggalan zaman,” ujar Ryan.

    3. Banyak Kerusakan di Rumah

    Kondisi rumah yang tidak terawat jadi alasan utama banyak calon pembeli mengurungkan niatnya untuk membeli properti tersebut. Misalnya, ditemukan atap bocor, dinding retak halus, cat dinding mengelupas, atau pintu yang sudah rusak.

    Hal-hal kecil seperti gagang pintu yang longgar atau tetesan air dari keran terkadang dianggap sepele. Namun, hal tersebut akan menjadi penilaian penting bagi calon pembeli rumah.

    “Jika mereka melihat hal-hal kecil diabaikan begitu saja, mereka tentu khawatir akan ada masalah besar yang ditutupi,” papar Ryan.

    4. Perabotan yang Sudah Jadul

    Perabotan di rumah seperti kloset duduk atau fitting lampu yang sudah kuno juga termasuk penilaian bagi calon pembeli. Meski bisa diganti yang baru, tapi Ryan menyebut tak semua orang mau mengeluarkan duit ekstra hanya untuk mengganti perabotan kecil.

    “Banyak dari barang-barang ini sebenarnya dapat diperbarui dengan biaya terjangkau, tetapi jika masih digunakan dapat memberikan perbedaan besar pada calon pembeli saat melihat rumah Anda,” tuturnya.

    5. Perbaikan Rumah yang Tidak Tuntas

    Sebelum dijual, banyak pemilik rumah yang melakukan sejumlah perbaikan di beberapa sudut ruangan. Meski tujuannya baik agar menambah nilai jual, tapi jika dikerjakan secara asal-asalan justru bisa berdampak buruk.

    Sebagai contoh, cat dinding yang terlihat belang atau tidak rapi bisa membuat calon pembeli mengurungkan niatnya membeli rumah.

    “Jika saya masuk ke sebuah rumah dan melihat lebih dari satu pekerjaan yang tidak rapi, hal itu menunjukkan jika penjual rumah terlalu hemat. Saya akan berasumsi dia juga menyewa tukang listrik atau tukang ledeng yang termurah,” imbuh Ryan.

    Itulah lima hal yang membuat calon pembeli gagal membeli rumah kamu. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Sarang Laba-laba Bisa Bikin Rumah Terlihat Kumuh, Ini Solusi Mudahnya!


    Jakarta

    Penghuni rumah mungkin sudah rajin sapu dan pel lantai, lalu mengelap perabotan di rumah. Namun, sudahkan membersihkan sarang laba-laba di sudut-sudut rumah?

    Biasanya kumpulan sarang laba-laba terlihat di plafon dan pojokan rumah yang jarang terjamah penghuninya. Tak hanya kotor, sarang laba-laba dapat merusak pemandangan.

    Bayangkan, rumah sudah rapi tetapi tampak ada kumpulan sarang laba-laba beserta debu bergelantungan dari langit-langit. Tentu sarang itu akan membuat rumah terlihat kurang estetik.


    Dilansir dari Best Life, laba-laba membuat sarang di sudut bangunan, seperti bangunan tersebut kotor, tidak terurus, dan dekat dengan sumber makanan mereka yakni serangga. Penghuni bisa mengecek beberapa titik yang sering jadi sarang laba-laba berikut ini.

    Tempat Favorit Laba-laba buat Bersarang

    Inilah beberapa tempat favorit laba-laba bersarang menurut situs Angi.

    • Langit-langit dan sudut-sudut dinding
    • Di belakang dan di Bawah Perabotan
    • Di sekitar jendela
    • Loteng dan ruang bawah tanah
    • Bagian rumah yang tidak atau jarang digunakan

    Cara Bersihkan Sarang Laba-laba

    Sarang laba-laba sebenarnya sangat mudah dibersihkan. Cukup dengan sedikit tarikan saja, sarang akan terlepas tanpa meninggalkan noda. Namun ada cara lain yang lebih higienis yang bisa diikuti.

    Pakai Sapu atau Kuas Halus

    Gunakan sapu, kuas halus, atau benda panjang dan keras untuk menghilangkan sarang laba-laba. Benda tersebut berfungsi sebagai pengganti tangan buat mengambil sarang tersebut.

    Setelah diraih, sarang laba-laba akan menempel pada sapu. Lalu, penghuni tinggal membersihkan sarang itu pakai tisu atau plastik.

    Gunakan Vacuum Cleaner

    Vacuum cleaner bisa menyedot berbagai kotoran, termasuk sarang laba-laba. Akan tetapi, mesin penyedot debu ini kurang cocok buat meraih sarang laba-laba di plafon karena ukurannya kurang panjang. Alat ini lebih cocok untuk membersihkan sarang di bawah kursi, belakang pintu, dan sudut jendela.

    Nah, setelah rumah bebas dari sarang, penghuni rumah sebaiknya mencegah laba-laba masuk rumah. Pastikan untuk menutup celah dan retakan di bangunan rumah biar nggak jadi akses laba-laba. Selain itu, tutup makanan dan tempat sampah agar tidak didatangi laba-laba.

    Itulah tips seputar sarang laba-laba. Semoga bermanfaat ya!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Cek Tanah Bisa Lewat HP, Caranya Gampang Banget!


    Jakarta

    Mengecek bidang tanah perlu dilakukan untuk mengetahui legalitasnya. Jangan sampai saat ingin membeli tanah justru yang didapat masih tidak jelas statusnya.

    Cek bidang tanah juga diperlukan untuk memastikan bidang tanah yang dimiliki masyarakat sudah terdaftar resmi di Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Untuk mengecek legalitas tanah, masyarakat kini bisa melakukannya secara online tanpa harus datang ke kantor pertanahan setempat.

    Salah satu caranya adalah lewat aplikasi Sentuh Tanahku melalui fitur Cek Bidang. Fitur tersebut memungkinkan masyarakat untuk bisa mengecek langsung letak bidang di peta digital dan mengetahui status kepemilikan suatu tanah.


    Bagaimana caranya? Dilansir dari situs resmi Kementerian ATR/BPN, berikut ini langkah-langkahnya.

    Cara Cek Bidang Tanah Lewat Aplikasi Sentuh Tanahku

    – Buka aplikasi Sentuh Tanahku

    – Pilih menu ‘Layanan’

    – Klik ‘Cari Bidang’

    – Jika pemilik tanah masih memiliki sertipikat analog, dapat memilih jenisnya mulai dari Jenis Hak, Kantor Pertanahan, Desa/Kelurahan, dan Nomor Sertipikat

    – Jika pemilik tanah sudah memiliki Sertipikat Elektronik, hanya perlu memasukkan nomor NIBEL (Nomor Identifikasi Bidang Elektronik)

    – Setelah semuanya diisi, akan keluar peta bidang sertipikat yang dimiliki

    Selain lewat Sentuh Tanahku, masyarakat juga bisa cek bidang tanah melalui situs Bhumi yang juga dikelola oleh Kementerian ATR/BPN. Berikut ini caranya.

    Cara Cek Bidang Tanah Lewat Bhumi

    – Buka bhumi.atrbpn.go.id

    – Klik ‘Kunjungi Bhumi’

    – Pilih kaca pembesar yang ada logo lokasi

    – Klik ‘Pencarian Bidang (NIB/HAK/NIBEL)’

    – Isi nomor sesuai dengan yang dimiliki

    – Klik ‘Cari Bidang’

    Itulah cara mengecek bidang tanah apakah sudah terdaftar di Kementerian ATR/BPN atau belum. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Langkah Mudah Basmi Belatung di Tempat Sampah, Bisa Pakai Garam


    Jakarta

    Meski digunakan untuk membuang sampah dapur, tetapi tempat sampah juga harus dibersihkan secara berkala. Sebab, ada sisa-sisa makanan yang mungkin tak sempat dibuang sehingga menempel di dasar tempat sampah.

    Jika dibiarkan terus-menerus, maka akan menimbulkan bau tak sedap sekaligus memicu kehadiran belatung. Kalau sudah muncul larva dari lalat tersebut, maka sebaiknya segera dibasmi agar jumlahnya tidak semakin bertambah.

    Ada beberapa cara efektif untuk mengatasi belatung yang muncul di tempat sampah. Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Cara Basmi Belatung di Tempat Sampah

    Kalau muncul belatung dalam jumlah banyak di tempat sampah, sebaiknya segera dibasmi. Dilansir situs The Spruce, berikut cara ampuh basmi belatung di tempat sampah:

    1. Pemutih

    Salah satu cara termudah untuk basmi belatung di tempat sampah bisa menggunakan pemutih. Caranya cukup mencampur pemutih dan air dengan perbandingan 50:50, lalu tuang ke dalam tempat sampah yang penuh belatung.

    Setelah itu, tutup tempat sampah dan diamkan sekitar 30 menit agar uap pemutih bekerja untuk membasmi belatung. Jika sudah, buang cairan pemutih dan belatung yang sudah mati secara hati-hati.

    2. Cuka

    Apabila enggan memakai bahan kimia, kamu dapat menggunakan cuka untuk membasmi belatung di tempat sampah. Caranya dengan mencampur sekitar 50 ml cuka dengan air panas secukupnya ke dalam wadah, lalu tutup wadah dan diamkan selama 30 menit.

    Setelah itu, tuang larutan cuka dan air panas tersebut ke dalam tempat sampah. Diamkan selama 2-3 jam agar cuka dapat membasmi belatung.

    3. Garam

    Selain digunakan untuk memasak, garam ternyata juga bisa dipakai untuk membasmi belatung. Hanya saja, jumlah garam yang digunakan harus cukup banyak agar efektif mengatasi belatung.

    Cukup menaburkan garam yang banyak ke seluruh area tempat sampah yang penuh belatung. Lalu, letakkan tempat sampah di bawah sinar matahari langsung selama 1 jam.

    Panas dari matahari dan efek garam akan membunuh belatung secara perlahan. Jika sudah, bilas tempat sampah dengan air untuk membersihkan sisa-sisa belatung yang mati.

    4. Air Panas

    Cara praktis lainnya untuk membasmi belatung adalah dengan air panas. Cukup tuang satu teko air mendidih ke dalam tempat sampah secara perlahan.

    Air yang sangat panas akan membunuh belatung secara instan. Namun, tetap hati-hati saat menuang air panas agar tidak terkena kulit.

    Jika sudah, buang sisa air panas dan belatung yang mati. Jangan lupa untuk mencuci tempat sampah dari sisa-sisa kotoran.

    Itulah cara membasmi belatung di tempat sampah dengan bahan sederhana. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Lantai Rumah Bau Amis Setelah Dipel? Coba 5 Cara Ampuh Ini!


    Jakarta

    Mengepel lantai merupakan kegiatan bersih-bersih yang perlu dilakukan secara rutin. Jika tidak, maka lantai akan terlihat kotor dan terasa lengket saat diinjak.

    Setelah dipel, lantai rumah akan jadi bersih dan terasa wangi. Namun terkadang, lantai justru mengeluarkan aroma tak sedap seperti bau amis yang sangat menyengat.

    Kondisi ini tentu sangat mengganggu kenyamanan para penghuni rumah. Apalagi jika ada tamu yang datang, tentu mereka akan risih karena mencium bau amis dari lantai.


    Namun jangan khawatir, lantai rumah yang bau amis setelah dipel dapat diatasi dengan mudah. Ingin tahu caranya? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Cara Mudah Atasi Lantai Bau Amis Setelah Dipel

    Ada beberapa cara mudah yang bisa dilakukan untuk mengatasi lantai bau amis setelah dipel. Dilansir situs Be The Story dan Eufy, berikut langkah-langkahnya:

    1. Cuka dan Kulit Jeruk

    Cara yang pertama bisa menggunakan cuka putih dan kulit jeruk. Kedua bahan ini diklaim ampuh untuk mengatasi bau amis di lantai secara alami.

    Caranya dengan memasukkan beberapa kulit jeruk ke dalam wadah, lalu tuang cuka putih hingga setengah wadah, kemudian tambahkan air secukupnya. Simpan wadah di tempat yang sejuk selama tiga minggu agar bereaksi.

    Setelah disimpan, tuang cairan kulit jeruk yang sudah tercampur dengan cuka putih dan air ke dalam botol semprot. Lalu, gunakan cairan tersebut untuk membersihkan lantai yang bau amis.

    2. Pakai Air Bersih

    Pastikan menggunakan air bersih saat mengepel lantai rumah. Hindari menggunakan air kotor yang sudah digunakan untuk mengepel lantai sebelumnya karena dapat memicu bau amis.

    Disarankan untuk menggunakan air hangat saat mengepel lantai agar kotoran yang menempel di lantai keramik dapat dibersihkan dengan lebih mudah.

    3. Jaga Kebersihan Kain Pel

    Meski sudah menggunakan cairan pembersih yang sangat wangi, lantai masih bisa tercium bau amis jika kain pel sudah kotor. Tanda-tanda kain pel kotor biasanya terlihat dari kain yang sudah menghitam dan tercium aroma tidak sedap.

    Sebaiknya segera mengganti kain pel dengan yang baru. Selain mencegah bau amis, mengepel lantai akan lebih mudah dan cepat karena kain pel mampu mengangkat kotoran secara optimal.

    4. Bersihkan Ember

    Selain itu, perhatikan juga ember yang digunakan untuk mengepel lantai. Walau sudah menggunakan kain pel baru dan air bersih, tapi jika ember dipenuhi kotoran maka semuanya akan jadi sia-sia.

    Dianjurkan untuk segera membuang air kotor dari dalam ember. Kalau dibiarkan selama berhari-hari bisa menyebabkan bau tidak sedap dan menimbulkan banyak jamur.

    5. Gunakan Cairan Pembersih Lantai

    Agar lantai selalu wangi saat dipel, pastikan menggunakan cairan pembersih lantai yang dijual bebas. Selain dapat mengangkat kotoran, cairan ini juga mampu membunuh bakteri dan kuman. Alhasil, lantai rumah jadi lebih bersih, wangi, dan kinclong.

    Itulah lima cara mudah mengatasi lantai bau amis setelah dipel. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Arab Saudi Luncurkan Ala Khutah, Ajak Umat Islam Telusuri Jejak Hijrah Nabi


    Jakarta

    Kabar gembira bagi umat Muslim seluruh dunia, khususnya Indonesia! Pemerintah Arab Saudi resmi meluncurkan program spiritual bertajuk Ala Khutah atau Dalam Jejak Nabi.

    Program ini mengajak umat Islam untuk secara langsung menapaki rute bersejarah Hijrah Nabi Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah. Meski baru akan dimulai pada November 2025 dan berlangsung selama enam bulan, antusiasme sudah meledak.

    Lebih dari satu juta orang telah mendaftar. Dan yang paling mencengangkan, mayoritas pendaftar berasal dari Indonesia.


    “Respons dari masyarakat Indonesia sangat luar biasa. Ini menunjukkan betapa kisah Hijrah begitu hidup di hati mereka,” ujar Ketua Otoritas Umum Hiburan Arab Saudi, Turki Alalshikh, dalam keterangannya di Jakarta, dikutip Antara, Rabu (30/7/2025).

    Program Ala Khutah ini merupakan bagian dari proyek raksasa Hijrah Trail. Peserta akan diajak menyusuri perjalanan sepanjang 470 kilometer yang dulu ditempuh Nabi Muhammad SAW bersama sahabatnya, Abu Bakar As-Siddiq.

    Sepanjang rute ini, mereka akan melewati 41 situs sejarah dan 5 lokasi utama yang menjadi saksi bisu perjalanan agung tersebut.

    Alalshikh menjelaskan, untuk tahap awal, Arab Saudi akan menerima 300.000 peserta secara langsung pada tahun ini. Namun, targetnya tak main-main. Pada 2030, jumlah peserta diharapkan bisa mencapai 5 juta orang per tahun!

    Bukan Sekadar Jalan-Jalan, tapi Pengalaman Sejarah yang Hidup

    Program Ala Khutah ini jauh dari sekadar perjalanan spiritual biasa. Peserta akan diajak berinteraksi langsung dengan jejak sejarah melalui berbagai kegiatan imersif.

    Bayangkan, Anda bisa menunggang unta layaknya para kafilah di masa lalu, mengunjungi Gua Tsur dengan mobil 4×4, hingga menyaksikan teater sejarah yang digelar langsung di lokasi aslinya.

    “Akses ke Gua Tsur, tempat persembunyian Nabi sebelum Hijrah, kini hanya perlu 3 menit dengan kendaraan khusus, dari yang sebelumnya membutuhkan waktu 2 jam berjalan kaki,” kata Alalshikh, menggambarkan kemudahan akses yang telah disiapkan.

    Tak hanya itu, program ini juga dilengkapi delapan tempat peristirahatan yang nyaman, lebih dari 50 titik edukasi, serta fasilitas transportasi modern yang dirancang dengan standar keamanan tinggi.

    “Semua dirancang berdasarkan sumber sejarah yang valid. Kami ingin pengalaman ini benar-benar menyentuh sisi spiritual dan emosional para peserta,” tegas Alalshikh.

    Inisiatif luar biasa ini mendapat dukungan langsung dari Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS). Program Ala Khutah menjadi bagian integral dari Saudi Vision 2030 yang berambisi memajukan sektor budaya dan sejarah Islam di Kerajaan.

    Ke depannya, program ini juga akan diperluas ke berbagai negara, termasuk di Asia Selatan dan Asia Tenggara, membuka peluang lebih besar bagi umat Islam Indonesia untuk merasakan perjalanan Hijrah secara nyata.

    (hnh/lus)



    Sumber : www.detik.com

  • Di Masjid Al Aqsa, Menteri Garis Keras Israel Serukan Ambil Alih Gaza



    Jakarta

    Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir menyerukan ambil alih Jalur Gaza. Ia “mendorong emigrasi sukarela” warga Palestina dari wilayah tersebut.

    Dilansir Times of Israel, Minggu (3/8/2025), seruan itu disampaikan Ben-Gvir dalam pernyataan video saat berkunjung ke Temple Mount–sebutan untuk Masjid Al Aqsa–di Yerusalem hari ini.

    “Dari (Temple Mount) kita harus mengirim pesan: taklukkan seluruh Gaza, nyatakan kedaulatan atas seluruh Jalur Gaza, singkirkan semua anggota Hamas, dan dorong emigrasi sukarela. Inilah satu-satunya cara kita akan memulangkan para sandera dan memenangkan perang,” ujarnya dalam video yang diunggah di akun X pribadinya.


    Menteri garis keras Israel itu juga menyebut “video-video mengerikan Hamas” bertujuan untuk menekan Israel, merujuk pada video yang dirilis Hamas baru-baru ini yang memperlihatkan kondisi sandera Rom Braslavski dan Evyatar David sangat kurus.

    Sebelumnya diberitakan, Ben-Gvir memasuki halaman Masjid Al Aqsa hari ini, Minggu (3/8/2025) pagi. Ia terlihat berdoa dan memimpin doa di tempat suci tersebut, sebuah tindakan yang dinilai melanggar status quo Masjid Al Aqsa.

    Seperti diketahui, aturan yang berlaku hanya umat Islam yang diizinkan beribadah di kompleks tersebut, sedangkan umat Yahudi dilarang untuk itu.

    Serbuan ke halaman Masjid Al Aqsa hari ini diikuti ribuan pemukim Israel. Menurut Departemen Wakaf Islam di Yerusalem yang bertanggung jawab atas situs tersebut, seperti dilansir Jordan News dan WAFA, ada sekitar 1.251 pemukim yang menerobos halaman Masjid Al Aqsa. Mereka melakukan ritual Talmud, menari, dan berteriak hingga mengganggu kesucian masjid.

    (kri/erd)



    Sumber : www.detik.com

  • Menteri Israel Pimpin Ibadah Yahudi di Halaman Masjid Al Aqsa



    Jakarta

    Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir memasuki kompleks Masjid Al Aqsa di Yerusalem pagi tadi. Dia melakukan ritual yang dinilai melanggar status quo di tempat suci tersebut.

    Dilansir Reuters, Minggu (3/8/2025), dalam sebuah video yang dirilis oleh organisasi Yahudi bernama Temple Mount Administration, terlihat Ben-Gvir memimpin sekelompok orang berjalan di kompleks tersebut. Video lain yang beredar memperlihatkan Ben-Gvir sedang berdoa.


    Departemen Wakaf Islam di Yerusalem yang bertanggung jawab atas situs suci tersebut mengatakan ada sekitar 1.251 pemukim menyerbu halaman Masjid Al Aqsa hari ini. Selama penyerbuan berlangsung, mereka melakukan ritual Talmud, menari, dan berteriak hingga mengganggu kesucian masjid.

    Laporan Jordan News, Minggu (3/8/2025), Ben-Gvir memimpin para pemukim untuk melakukan ritual Talmud di halaman Masjid Al Aqsa. Malam sebelumnya, ia juga memimpin pawai provokatif.

    “Ben-Gvir juga memimpin pawai provokatif para pemukim tadi malam melalui Kota Tua Yerusalem yang diduduki, menandai apa yang dalam tradisi Yahudi disebut sebagai ‘Penghancuran Bait Suci’,” sebut laporan itu.

    Serbuan menteri sayap kanan Israel dan para pemukim Yahudi itu bertepatan dengan peringatan yang mereka sebut “Penghancuran Bait Suci”. Sejumlah organisasi pemukim ekstremis sebelumnya menyerukan penyerbuan ke Masjid Al Aqsa pada Minggu. Kelompok tersebut ingin menjadikan 3 Agustus sebagai “Hari Penyerbuan Terbesar”.

    Eskalasi ini, kata kantor berita WAFA, menyusul gelombang hasutan dan perubahan kebijakan baru-baru ini, termasuk perintah kontroversial Ben-Gvir kepada polisi pendudukan untuk mengizinkan penduduk koloni bernyanyi dan menari di kompleks masjid.

    Aksi provokatif Ben-Gvir telah terjadi berulang kali. Dalam pernyataannya pada Mei lalu, ia terang-terangan menyatakan “doa dan sujud orang Yahudi kini dapat dilakukan di Temple Mount”. Temple Mount adalah sebutan Masjid Al Aqsa di kalangan Yahudi.

    Tindakan tersebut mendapat kecaman dari berbagai pihak karena dinilai melanggar status quo yang berlaku di Masjid Al Aqsa. Aturan yang disepakati selama puluhan tahun hanya mengizinkan umat Islam beribadah di sana, sementara orang Yahudi hanya boleh berkunjung tetapi dilarang berdoa di sana.

    (kri/erd)



    Sumber : www.detik.com