Tag Archives: situs

Ini Alasan Pintu yang Terbuka ke Dalam Lebih Aman dan Untung buat Pemilik Rumah



Jakarta

Pintu memiliki beberapa cara untuk dibuka. Salah satunya adalah pintu dibuka dengan didorong atau ditarik. Apabila pintu didorong maka pintu terbuka ke arah dalam. Sementara itu, jika pintu ditarik, maka terbuka ke arah keluar.

Di antara kedua cara ini, mana yang lebih baik?

Menurut Profesional Kontraktor PT Gaharu Kontruksindo Utama, Panggah Nuzhul Fikri, pintu untuk rumah pribadi sebaiknya memakai yang dibuka ke dalam. Dari segini keamanan jauh lebih baik dan dari segi feng shui dapat membawa rezeki bagi penghuni rumah.


“Kalau dari sisi arsitek, pintu dibuka ke dalam cocok untuk rumah pribadi karena lebih baik dari segi kenyamanan, keamanan, bahkan feng shui,” kata Panggah kepada detikcom beberapa waktu lalu.

Kemudian, penempatan pintu seperti ini bagus untuk pintu utama, pintu kamar tidur, dan pintu kamar mandi.

Sementara itu, untuk pintu yang dibuka keluar atau tipe yang ditarik bisa digunakan di rumah. Lokasinya bisa pada pintu pagar dan pintu belakang. Namun, menurutnya pintu yang dibuka keluar biasanya digunakan pada tempat-tempat umum.

“Untuk pintu dibuka keluar, hanya untuk public place seperti bioskop, rumah sakit, dan sebagainya. Karena untuk keselamatan kerja, pintu dibuka keluar agar memudahkan evakuasi orang,” ujarnya.

Sementara itu, apabila dilihat dari sisi feng shui, berikut aturan arah buka pintu, menurut situs Favourite Homes, pintu yang terbuka ke dalam dapat menarik energi ‘chi’ positif ke dalam rumah. Sementara jika terbuka ke luar seperti membuang energi chi ke luar.

Lalu, secara teknis dilansir Vivid Doors, dari segi keamanan, pintu yang terbuka ke arah dalam lebih aman dari pencurian atau penyusupan. Selain itu, pintu yang terbuka biasanya engsel juga terletak di dalam sehingga pintu tidak mudah dijangkau oleh orang lain dari luar.

Apabila terjadi hujan, pintu yang terbuka ke arah dalam lebih aman dari angin dan air. Berbeda dengan pintu yang terbuka ke arah luar biaa lebih berat dan sulit saat terjadi hujan angin.

Saat proses penyelamatan diri saat darurat, pintu dengan arah buka ke dalam lebih efektif dan mudah karena mudah terbuka.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

Lihat juga Video ‘Momen Menhut Raja Juli Nyapu-Ngepel Rumah Saat Ditinggal ART Mudik’:

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

Sabun Cuci Piring Habis? Tenang, Coba Gunakan 4 Bahan Alami Ini!



Jakarta

Mencuci piring bisa dibilang salah satu aktivitas yang sering dilakukan di dapur. Saking seringnya mencuci piring, kadang tidak terasa sabun cuci piring ternyata sudah habis. Dalam keadaan darurat bisa gunakan beberapa bahan alami sebagai pengganti sabun cuci piring.

Melansir dari situs The Spruce, Selasa (08/04/2025), berikut 4 bahan alami yang bisa digunakan untuk mencuci piring.

Soda Kue

Soda kue dikenal sebagai bahan yang memiliki sifat abrasif yang lembut. Hal ini menjadikan soda kue sebagai pembersih yang baik, bahkan bisa membantu mengendalikan bau.


Cuka Putih Suling

Kualitas asam dari cuka putih suling dapat menghilangkan sisa minyak pada piring. Caranya isi mangkuk dengan ½ cangkir cuka lalu bilas pada piring yang penuh noda.

Air Jeruk Lemon

Sama seperti cuka, air jeruk lemon mengandung asam ringan yang dapat menghilangkan sisa-sisa makanan di piring. Gunakan ½ cangkir air jeruk lemon sama seperti menggunakan cuka. Namun, pastikan untuk menyaring air jeruk lemon agar tidak ada ampas yang tersisa. Supaya saat mencuci piring kamu tidak menemukan ampas kering.

Bubuk Minuman Jeruk

Jika tidak ada air lemon atau jeruk lemon langsung, kamu bisa gunakan bubuk minuman jeruk sebagai penggantinya.

Itu dia 4 bahan alami yang bisa kamu gunakan untuk mencuci piring. Selamat mencoba!

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Tips Bersihkan Noda Bekas Semen yang Menempel di Lantai Keramik


Jakarta

Rumah yang baru selesai dibangun atau melakukan renovasi biasanya akan banyak noda tertinggal di lantai keramiknya. Noda tersebut adalah noda semen yang jatuh saat mengerjakan bagian rumah yang lain.

Semen yang sudah mengeras akan sulit hilang meskipun dipakai air panas sekalipun. Memakai sabun pun terkadang tidak mampu untuk menghilangkan noda semen tersebut.

Lantas, bagaimana cara menghilangkan noda semen pada lantai keramik?


Dilansir situs HG, berikut cara menghilangkan noda semen pada lantai keramik.

1. Cuka

Cuka merupakan larutan asam yang ampuh menghilangkan noda-noda membandel, salah satunya dalah semen. Caranya dengan mencampurkan cuka dengan air hangat. Lalu tuang ke atas noda semen. Biarkan larutan tersebut menyerap, lalu gosok atau bilas dengan air bersih.

Namun, jika noda semen menempel pada marmer dapat menyebabkan kerusakan pada permukaannya karena marmer tidak bisa terkena asam. Selain cuka, perasan lemon juga tidak bisa dipakai untuk membersihkan noda semen di marmer.

2. Amplas

Apabila di rumah tidak punya amplas, kamu bisa menggunakan amplas. Namun, membersihkannya membutuhkan tenaga yang banyak terutama jika lokasi noda menyebar dan banyak. Amplas bisa didapatkan di toko bangunan.

Cara Membersihkan Bekas Semen di Nat Lantai

Selain di permukaan keramik, semen juga bisa menempel pada bagian nat. Dilansir Apartment Theraphy berikut bahan yang bisa dipakai untuk membersihkannya.

1. Baking Soda

Siapkan air dan masukkan soda kue dengan perbandingan yang sama. Kemudian, tuang cairan tersebut ke noda pada nat. Tunggu hingga menyerap, lalu gosok permukaannya. Nat akan bersih dari noda.

2. Cuka

Cara membersihkan noda keramik pada nat sama dengan yang dilakukan pada permukaan keramik. Bahan yang digunakan pun sama yakni cuka dan air. Setelah itu tuang ke noda dan nat yang kotor. Tunggu hingga menyerap, lalu gosok hingga noda menghilang. Bilas jika sudah bersih.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

6 Trik Jitu Bikin Dapur Sempit Terasa Lebih Lega Tanpa Renovasi



Jakarta

Dapur menjadi salah satu ruangan di dalam rumah yang sangat penting. Biasanya dapur terletak di bagian belakang rumah. Tak jarang, dapur hanya mendapat lahan yang sempit. Padahal, banyak aktivitas yang dapat dilakukan di dapur dan membutuhkan ruang lega.

Daripada merenovasi, dapur sempit bisa dirancang agar terkesan luas atau lega. Melansir dari situs Better Homes & Garden, berikut terdapat 6 trik yang bisa kamu lakukan membuat dapur sempit terasa lega tanpa harus renovasi.

Beri Aksen Vertikal

Beri aksen vertikal seperti lemari kayu yang panjang, hiasan di dinding yang tampak ke atas. Hal ini dapat memberikan kesan ketinggian langit-langit yang tampak dan menarik pandangan kita ke atas.


Material Memantulkan Cahaya

Pemilihan material pada interior dapur juga penting. Pilih permukaan furnitur yang memantulkan cahaya seperti ubin keramik atau meja dapur. Hal ini menambah kesan dapur sempit tampak lebih besar.

Hindari Penumpukkan Barang

Jaga dapur kamu tetap rapi dan bersih jika ingin terlihat luas. Jangan biarkan banyak barang diletakkan dan memenuhi meja dapur. Sebaiknya, simpan peralatan dapur di balik penyimpanan yang tertutup.

Ubin Horizontal

Untuk memperluas dapur secara visual, kamu juga bisa pasang ubin dengan susunan horizontal. Pola ikatan horizontal ini dapat membuat dapur menjadi lebih lebar dari ukuran sebenarnya.

Furnitur Kaca

Jika kamu punya lemari dapur yang berbahan kayu, kamu bisa menggantinya dengan lemari kayu yang pintunya berbahan kaca. Ini bisa menarik perhatian karena dinding akan terkesan lebih jauh. Jangan lupa untuk menata barang-barang di lemari secara rapi dan padukan warna yang serasi.

Penyimpanan Dinding

Untuk menambah ruang di lantai, kamu bisa memindahkan barang-barang dapur dengan menyimpannya pada penyimpanan di dinding. Hal ini membuat ruang lantai di dapur jadi lebih kosong dan lega.

Itu dia beberapa trik yang bisa kamu lakukan untuk membuat dapur terasa lebih lega tanpa merenovasinya. Selamat mencoba!

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Bak Mandi Bisa Jadi Sarang Kuman, Ini Cara dan Waktu Tepat Membersihkannya



Jakarta

Sebagai wadah penyimpanan air untuk membersihkan diri, bak mandi harus diperhatikan kebersihannya. Baik itu bak mandi pada umumnya, maupun bak mandi untuk berendam. Sebab, bak mandi menyimpan bekas sabun, kotoran, hingga lumut yang menempel pada permukaannya.

Pertanyaannya, seberapa sering sebetulnya bak mandi harus dibersihkan?

Melansir dari situs The Spruce, bak mandi harus dibersihkan setiap dua minggu atau lebih tergantung seberapa kotornya. Selain itu, jika punya hewan peliharaan yang juga mandi di kamar mandi, maka pastikan bilas bak mandi lebih sering untuk menghilangkan kotoran dan debu yang bisa menempel.


Tips Bersihkan Bak Mandi

Adapun untuk membersihkan bak mandi kamu bisa menggunakan cairan hidrogen peroksida. Cairan ini adalah cairan yang efektif untuk menghilangkan noda. Pastikan gunakan sarung tangan dan kacamata untuk menghindari kontak langsung dengan cairan. Berikut langkah-langkah membersihkan kamar mandi

Buka Ventilasi Kamar Mandi

Jika kamar mandi ada ventilasi, maka bisa dibuka untuk menghindari menghirup hidrogen peroksida secara langsung.

Buat Pasta Pembersih

Buatlah pasta pembersih dengan mencampurkan hidrogen peroksida dan soda kue. Letakkan dalam wadah plastik kemudian aduk sampai pasta mengental.

Oleskan Pasta ke Noda

Oleskan pasta ke noda pada bak mandi dan diamkan sekitar 10 menit. Setelah itu gosok noda dan biarkan satu jam sebelum diseka. Jika nodanya membandel, diamkan dengan waktu yang lebih lama.

Bilas dengan Air

Bilas noda yang telah dibersihkan dengan air atau spon basah. Jika masih ada noda bisa ulangi proses pengolesan dan penggosokan.

Itu dia informasi seputar membersihkan bak mandi. Semoga membantu!

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Panduan Ketinggian TV Ideal Berdasarkan Ukuran Layar dan Ruangan



Jakarta

TV menjadi salah satu barang elektronik yang sering ada di rumah. Biasanya, TV diletakkan pada meja TV atau dipasang di dinding untuk menghemat ruang. Pemasangan TV di dinding sebetulnya tidak bisa sembarangan sebab ada tinggi ideal agar nonton TV terasa lebih nyaman.

Melansir dari situs The Spruce, pada umumnya tinggi pemasangan TV rata-rata adalah 1 meter. Tinggi 1 meter diukur dari lantai ke bagian tengah layar. Namun, tinggi ini masih bisa disesuaikan dengan preferensi, bisa dinaikkan atau diturunkan.

Jika memilih menggunakan meja TV, maka tinggi meja TV berada di sekitar ½ sampai 1 meter. Hal yang pasti adalah ketinggian TV harus setinggi mata orang dewasa saat duduk.


Berbeda lagi jika kamu pasang TV di kamar tidur. Pemasangan TV bisa lebih tinggi yakni sekitar 1,2 meter yang diukur dari lantai ke tengah layar. TV yang dipasang di kamar tidur memang harus lebih tinggi sebab ada tempat tidur yang juga sudah memiliki ketinggian.

Akan tetapi, ketinggian TV di kamar tidur juga bisa bergantung dari preferensi kamu. Misalnya, kamu lebih suka menonton TV sambil duduk atau sambil berbaring di kasur.

Adapun, setiap TV memiliki ukuran yang berbeda-beda. Sehingg, titik tengah TV juga berbeda-beda. Cara mudahnya adalah mengukur dari lantai sampai bagian bawah layar TV Untuk itu, berikut merupakan panduan mengukur ketinggian pemasangan TV berdasarkan ukuran TV dari lantai sampai bagian bawah layarnya:

  • TV 42 inci: berada di antara 70 – 80 cm dari lantai sampai ke bagian bawah layar
  • TV 50 inci: berada di antara 63 – 73 cm dari lantai sampai ke bagian bawah layar
  • TV 55 inci: berada di antara 61 – 71 cm dari lantai sampai ke bagian bawah layar
  • TV 65 inci:berada di antara 56 – 66 cm dari lantai sampai ke bagian bawah layar
  • TV 75 inci: berada di antara 48 – 58 cm dari lantai sampai ke bagian bawah layar

Nyatanya, tidak semua orang mengikuti aturan ideal tinggi pemasangan TV. Hal tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor di bawah ini:

Preferensi Penonton

Meskipun terdapat pedoman rata-rata tinggi pemasangan TV, pada akhirnya akan menyesuaikan dengan ketinggian sesuai preferensi penontonnya.

Tipe Penonton

Tipe penonton dengan tubuh tinggi atau pendek memiliki ketinggian mata yang berbeda-beda. Ruangan yang umumnya digunakan oleh orang dewasa akan memiliki ketinggian TV yang lebih tinggi daripada ruangan yang digunakan oleh anak-anak.

Ukuran Layar

Jika layar TV terlalu besar akan lebih sulit menyesuaikan pada ketinggian mata. Sehingga kadang ketinggian TV akan menyesuaikan dengan ukuran layar.

Jarak

Jika ada objek atau benda di sekitarnya, bisa tambahkan jarak sekitar 7-8 cm dari layar sehingga bisa menaikkan titik tengah TV.

Itulah pembahasan mengenai ketinggian pemasangan TV yang ideal. Namun, kembali lagi sesuaikan dengan preferensi kamu. Semoga bermanfaat!

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Hati-Hati! Ini Bahaya Menjemur Baju di Dalam Rumah yang Sering Diabaikan



Jakarta

Menjemur baju di dalam rumah menjadi kebiasaan masyarakat ketika musim hujan atau cuaca sedang tak menentu. Padahal, tidak banyak yang tahu bahwa menjemur baju di dalam rumah dapat mempengaruhi kualitas udara hingga penggunaan energi.

Melansir dari situs Homes and Gardens, risiko utama ketika kita menjemur baju di dalam rumah adalah terjadinya potensi penumpukan kelembapan. Saat menjemur baju di dalam rumah apalagi pada ruangan yang tidak memiliki ventilasi atau sirkulasi udara, tingkat kelembapan udara dapat meningkat. Ketika kelembapan udara meningkat, maka hal ini dapat menciptakan tempat berkembang biak jamur dan lumut di dinding maupun di langit-langit rumah.

Menurut Certified Professional Organizer sekaligus pendiri situs Tidy Nest, Shannon Krause, menuturkan bahwa menjemur baju dalam rumah berpotensi menimbulkan bau. Hal ini disebabkan pakaian yang dijemur dalam ruangan tidak kering secepat atau sebaik pakaian yang dijemur di luar ruangan. Apa lagi jika ruangan tersebut tidak memiliki ventilasi atau sirkulasi udara yang bagus, maka baju bisa menyerap bau apek. Hal ini juga berpengaruh terhadap kualitas udara di rumah. Sehingga, perlu menggunakan pengharum ruangan atau memastikan sirkulasi udara mengalir untuk mencegah bau yang tidak sedap.


Selain itu, menjemur baju di dalam rumah berpotensi menyebabkan baju tidak kering sepenuhnya. Alhasil, saat menggunakan setrika atau pengering listrik lainnya, dapat mempengaruhi konsumsi energi. Menggunakan alat elektronik tersebut dapat meningkatkan penggunaan energi yang akhirnya menyebabkan tagihan listrik lebih tinggi.

Namun, walau demikian, menjemur baju di dalam rumah juga dibutuhkan pada saat-saat tertentu. Oleh karena itu, untuk meminimalkan risiko yang telah disebutkan, seorang Pendiri EC, Eliana Coca menyarankan untuk buka jendela saat menjemur baju dalam ruangan. Hal ini membuat udara dapat bersirkulasi dengan baik serta membantu baju basah mengeluarkan kelembapan.

Demikian penjelasan mengenai risiko menjemur baju dalam rumah. Semoga bermanfaat!

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Jangan Dibuang! Ini 5 Cara Cerdas Manfaatkan Handuk Bekas di Rumah



Jakarta

Handuk menjadi salah satu tempat berkembang biak bakteri karena sering digunakan. Oleh karena itu, kebersihan handuk harus tetap dijaga.

Menurut Wakil Direktur Pusat Kebersihan dan Kesehatan Universitas Simmons, Elizabeth Scott, seperti yang dikutip oleh BBC, pada Senin (14/04/2025), ia menyarankan mencuci handuk setiap seminggu sekali.

Namun, jika handuk sudah terasa kasar, warnanya usang, dan tidak lagi nyaman dipakai, kamu bisa mengganti dengan handuk baru untuk kenyamanan. Lalu, bagaimana dengan handuk yang sudah tidak terpakai?


Melansir dari situs The Spruce, pada Senin (14/04/2025), handuk yang sudah tidak terpakai bisa kamu manfaatkan sebagai benda-benda berikut ini.

Menjadi Lap

Banyak orang memotong handuk menjadi potongan kecil untuk dijadikan lap, seperti lap dapur dan sebagainya. Handuk bisa menyerap noda atau cairan akibat tumpahan sehingga cocok dijadikan lap.

Sebagai Kepala Pel

Kamu juga bisa memanfaatkan handuk untuk mengepel. Jika kamu punya gagang pel, kamu bisa potong handuk menjadi seukuran kepala pel lalu ikat sehingga kain handuk menempel dengan kepala pel.

Penghambat Udara Dingin

Ketika sedang hujan dan udara dingin, kamu bisa meletakkan handuk yang tidak terpakai ke bagian bawah pintu. Dengan begitu, angin, air, dan udara dingin tidak bisa masuk ke dalam ruangan.

Handuk Hewan Peliharaan

Handuk yang sudah tidak terpakai bisa kamu gunakan untuk hewan peliharaan. Bisa jadi kain buat pengering bulu hewan, hingga menjadi pelapis kandang atau wadah di bawah kandang untuk menciptakan suasana yang nyaman bagi hewan.

Itu dia beberapa tips memanfaatkan handuk tidak terpakai. Semoga membantu!

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Hati-hati! 6 Hewan Ini Bisa Muncul dari Lubang Kloset



Jakarta

Kloset merupakan tempat buang air besar maupun air kecil yang dipasang dalam kamar mandi. Untuk menyalurkan kotoran, kloset terhubung dengan saluran pembuangan atau septic tank. Maka, tidak heran jika kloset sering menimbulkan bau tidak sedap.

Selain bau, lubang kloset ternyata bisa menjadi akses masuk bagi beberapa hewan. Hal ini tentu menjadi suatu hal yang mengkhawatirkan. Sebab, hewan yang menyelinap lewat lubang kloset berpotensi masuk ke ruangan lain di rumah tanpa sepengetahuan penghuninya.

Untuk itu, melansir dari situs Daily Mail, berikut merupakan 6 hewan yang muncul dari lubang kloset.


Tikus

Tikus merupakan salah satu hewan yang memiliki kemampuan berenang dengan baik. Sehingga, tikus biasanya ditemukan di selokan. Tikus juga memiliki tulang yang fleksibel sehingga mampu memanjat serta memutar tubuhnya pada ruangan sempit. Akibatnya, tikus bisa dengan mudah menemukan jalan masuk ke kloset. Mereka juga bahkan bisa mengangkat tutupan toilet.

Ular

Ular juga merupakan perenang baik dan selalu mengincar mangsanya kemanapun mangsa itu pergi. Salah satu mangsa ular adalah tikus, sehingga tikus yang selalu masuk ke toilet juga bisa jadi diikuti oleh ular. Ular dan tikus juga merupakan hewan yang tertarik pada air apalagi musim panas, sehingga mereka bisa masuk ke dalam kamar mandi yang banyak air.

Katak

Katak merupakan hewan amfibi yang dapat hidup di darat dan di air. Katak juga bisa bertelur di selokan sehingga bukan tidak mungkin katak dapat bergerak melalui pipa dan muncul di lubang kloset dengan mudah.

Kecoak

Kecoak merupakan hewan yang suka dengan kamar mandi karena kondisinya hangat dan lembap sehingga bisa membuatnya berkembang biak. Oleh karena itu, katak bisa muncul dari lubang toilet dengan mudah.

Kalajengking

Kalajengking merupakan salah satu hewan yang bisa bertahan hidup di bawah air untuk waktu yang lama. Mereka juga biasa berburu mangsa di perairan. Selain itu, kalajengking merupakan pemanjat yang hebat sehingga bisa melewati tikungan.

Kadal

Kadal tertarik dengan air terutama pada musim panas. Maka, kadal juga merupakan salah satu hewan yang bisa muncul di lubang kloset.

Demikian daftar hewan yang bisa muncul dari lubang kloset. Harap hati-hati dan semoga membantu, ya!

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Awas! 4 Hal Ini Bisa Bikin Tikus Betah di Rumah



Jakarta

Keberadaan tikus di rumah tentu bikin jengkel. Sebab, tikus akan mengotori isi rumah, membuat rumah berantakan, hingga membahayakan kesehatan penghuninya. Walau sering diusir berulang kali, tikus masih sering masuk ke rumah. Nah, sebenarnya apa sih hal-hal yang bisa mengundang tikus-tikus masuk ke dalam rumah?

Mengutip dari situs The Spruce, terdapat 4 hal yang bisa mengundang tikus masuk ke rumah, yaitu sebagai berikut.

Sumber Makanan

Tikus akan pergi kemana saja yang ada makanannya bahkan mereka juga tidak pilih-pilih soal makanan. Namun, yang paling mereka sukai adalah biji-bijian, sereal, dan apapun yang manis. Tikus cenderung lebih menyukai makanan yang mudah diakses, jadi berhati-hatilah terhadap sisa makanan ringan, makanan hewan peliharaan, makanan di dapur, hingga sampah makanan.


Selain itu, tikus juga bisa mencemari makanan manusia dan hewan. Jika punya sisa makanan sebaiknya simpan ke dalam plastik untuk menghindari kontaminasi. Pastikan juga menyimpan semua makanan dalam wadah kedap udara yang terbuat dari kaca atau plastik tebal.

Kehangatan dan Perlindungan

Sama seperti manusia, tikus lebih suka udara hangat dan jika sedang musim hujan maka mereka akan bermigrasi ke dalam ruangan. Tikus juga tertarik pada perabotan rumah yang menghasilkan panas, terutama kulkas, pemanas air, pengering, dan oven.

Ketersediaan Air

Pada umumnya tikus juga mencari air, seperti tempat minum hewan peliharaan, air keran yang menetes, tanaman hias yang terlalu banyak air, hingga embun pada peralatan dapur. Mereka mencari air untuk minum. Namun, jika tidak ada air, mereka tetap mencari kelembapan di ruangan yang lembap seperti ruang bawah tanah dan loteng.

Kebun Rumah

Jika kamu punya kebun di pekarangan rumah, hal ini menjadi anugerah bagi tikus. Kebun menyediakan tempat persembunyian, makanan segar, hingga bahan bersarang yang potensial. Lebih bahayanya lagi, tikus menyukai biji-bijian dan akan memakan biji-bijian yang baru ditanam.

Itu dia hal-hal yang bisa mengundang tikus masuk ke dalam rumah. Tetap berhati-hati!

(das/das)



Sumber : www.detik.com