Tag: snake plant

  • Awet! 5 Tanaman Ini Bisa Hidup Hingga Puluhan Tahun


    Jakarta

    Merawat tanaman dari benih hingga tubuh subur tentunya memiliki rasa bangga tersendiri. Apalagi, kalau tanaman tersebut bisa hidup lama.

    Saat kamu merawat tanaman dengan baik, bukan tidak mungkin tanaman tersebut bisa hidup lama bahkan hingga puluhan tahun. Nah, beberapa tanaman di rumah ini bisa hidup hingga puluhan tahun.

    Dilansir dari Martha Stewart, Selasa (10/9/2024), berikut ini informasinya.


    Rubber Plant

    Peperomia raindrop plant stand on concrete wall background. Home gardening. Banner with copy space.Peperomia raindrop plant stand on concrete wall background. Home gardening. Banner with copy space. Foto: Getty Images/iStockphoto/Anna Ostanina

    Tanaman ini memiliki daun lebar, mengilap, dan berwarna hijau tua. Di alam liar, tanaman ini bisa tumbuh hingga 100 kaki. Jika dirawat di dalam ruangan, tanaman ini bisa hidup sampai 25 tahun lamanya. Namun perlu diingat, getah dari tanaman ini beracun bagi hewan peliharaan.

    Monstera

    Tanaman Hias Monstera DeliciosaTanaman Hias Monstera Deliciosa Foto: Dokumentasi Pribadi HaiBunda

    Tanaman monstera atau janda bolong juga bisa hidup untuk waktu yang lama. Perawatannya yang mudah juga menjadi salah satu hal yang membuat banyak orang merawatnya di rumah. Tanaman ini bisa hidup hingga 50 tahun lamanya jika dirawat dengan benar.

    Lidah Mertua

    Ilustrasi tanaman lidah mertuaIlustrasi tanaman lidah mertua Foto: Getty Images/iStockphoto/SKashkin

    Snake Plant atau lidah mertua menjadi tanaman selanjutnya yang tahan lama. Dengan perawatan yang baik dan benar, tanaman ini bisa hidup hingga puluhan tahun.

    Spider Plant

    cat playing in spider plantcat playing in spider plant Foto: Getty Images/iStockphoto/kodachrome25

    Tanaman ini juga banyak disukai orang karena perawatannya yang mudah. Meski perawatannya mudah, tanaman ini bisa hidup hingga 20 tahun lamanya.

    “Spider Plant sangat mudah beradaptasi dan dapat hidup hingga 20 tahun sebagai tanaman hias,” kata Ahli Horikultural di Colorado State University, Linda Langelo, dikutip dari Martha Stewart.

    Philodendron

    house plant heart leaf Philodendron vine in white pothouse plant heart leaf Philodendron vine in white pot Foto: Getty Images/iStockphoto/Premyuda Yospim

    Philodendron merupakan keluarga tanaman yang sangat beragam dengan banyak varietas. Tanaman ini bisa hidup hingga 25 tahun atau lebih. Bahkan, philodendron bisa bertahan di musim kemarau. Namun, kalau daunnya sudah mulai menguning hal itu menandakan tanaman itu butuh air.

    Itulah beberapa tanaman yang bisa hidup hingga puluhan tahun. Semoga bermanfaat!

    (abr/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tanaman yang Cocok untuk Rumah Minim Cahaya


    Jakarta

    Merawat tanaman di dalam rumah membawa manfaat yang banyak untuk penghuni rumah, seperti mengurangi stres dan membantu memurnikan udara. Menata tanaman dengan benar juga meningkatkan estetika desain rumah.

    Seringkali merawat tanaman dalam ruangan memiliki tantangan dalam hal ruang dan cahaya matahari. Memilih tanaman yang cocok untuk hal tersebut memang cukup sulit, karena biasanya tanaman harus mendapatkan cahaya secara rutin.

    Ada banyak pilihan tanaman yang dapat kamu pilih untuk memulai merawat tanaman dalam ruangan. Dilansir dari The Spruce, Sabtu (14/09/2024), berikut beberapa rekomendasi tanaman dalam ruangan yang cocok untuk kamu.


    1. Monstera Deliciosa

    Concept of urban jungle, growing plants at homeMonstera Foto: Getty Images/iStockphoto/Damian Lugowski

    Monstera Deliciosa merupakan tanaman berdaun besar dan berjenjang, tanaman ini memberikan kesan tropis dan dapat tumbuh hingga 10 kaki saat dewasa.

    Meskipun tanaman ini menyukai cahaya terang dan tidak langsung, terlalu banyak sinar matahari langsung dapat membakar dedaunannya yang mengagumkan. Jauhkan tanaman ini dari hewan peliharaan kamu, karena tanaman ini beracun untuk hewan peliharaan jika tertelan.

    2. Spider Plant (Chlorophytum comosum)

    cat playing in spider plantcat playing in spider plant Foto: Getty Images/iStockphoto/kodachrome25

    Tanaman ini menjadi tanaman favorit bagi penyuka tanaman dalam ruangan. Tanaman hias klasik, serbaguna, dan mudah dirawat. Tanaman laba-laba atau spider plant ramah untuk hewan peliharaan, cukup kompak jika ditempatkan dalam satu ruangan.

    Tanaman ini mudah untuk diperbanyak dari tunas. Tanaman laba-laba retro dengan dedaunannya yang halus, seperti rumput, dan menjuntai, sangat cocok untuk ditambahkan ke gantungan tanaman kamu.

    3. Snake Plant (Dracaena trifasciata)

    Cozy home interior decor, Sansevieria (snake plant) in ceramic pots on a white table on the background of a bed with decorative pillows, modern design on a sunny dayCozy home interior decor, snake plant in ceramic pots on a white table on the background of a bed with decorative pillows, modern design on a sunny day Foto: Getty Images/iStockphoto/Inna Luzan

    Jika kamu tidak yakin dengan kemampuan merawat tanaman hias, tetapi kamu ingin memiliki tanaman untuk membuat kesan struktural di ruangan kamu, tanaman ini cocok untuk kamu pilih.

    Dedaunannya yang memiliki bentuk seperti pedang biasanya berwarna hijau tua dengan tepi berwarna kuning, menjadi titik fokus yang minimalis dan modern. Dengan kebiasaan tumbuh tegak, tanaman ini dapat masuk ke dalam ruang kecil.

    Penyiraman berlebih membuat tanaman ini cepat mati. Untuk menyiram tanaman lidah mertua atau snake plant, tunggu hingga tanah benar-benar kering.

    4. Cast Iron Plant (Aspidistra elatior)

    A group of Aspidistra plants in the nursery area of the Alcazar gardens in Seville.A group of Aspidistra plants in the nursery area of the Alcazar gardens in Seville. Foto: Getty Images/iStockphoto/Alphotographic

    Sesuai namanya, tanaman ini lebih tahan kekeringan dan lebih sulit mati. Hindari dari sinar matahari langsung dan jangan menyiram secara berlebihan.

    Tanaman ini tumbuh dengan lambat, hal ini cocok untuk kamu yang memiliki ruangan kecil. Daunya yang gelap dan mengkilap dapat mencapai panjang lebih dari setengah meter setelah dewasa.

    5. Pohon Naga (Dracaena marginata)

    Four dracanea marginata indoor plants in flowerpots on window sillFour dracanea marginata indoor plants in flowerpots on window sill Foto: Getty Images/iStockphoto/janzwolinski

    Pohon naga tahan di lingkungan yang kering. Tanaman ini cukup tinggi dan tegak serta dedaunan yang memanjang dan tipis.

    Tanaman yang anggun dan menonjol ini memiliki semburat merah pada tepi daunnya. Tanaman ini tumbuh subur di tempat yang terkena cahaya terang tetapi tidak langsung.

    Itulah rekomendasi lima tanaman dalam ruangan yang cocok untuk rumah kamu.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Tanaman Hias yang Cocok untuk Kondisi Cahaya Redup



    Jakarta

    Menemukan tanam terbaik yang sedikit membutuhkan cahaya matahari langsung cukup sulit untuk ditemukan. Kombinasi ruangan yang gelap dan cahaya yang redup dapat menciptakan lingkungan yang membuat banyak tanaman dalam ruangan sulit tumbuh.

    Namun, ada pilihan tanaman yang pastinya cocok untuk interior rumah, dengan cahaya yang sedikit namun tanaman tetap tumbuh dengan subur.

    Dilansir dari Livingetc, berikut beberapa pilihan tanaman yang cocok untuk cahaya redup sehingga dapat disimpan di dalam rumah.


    Snake Plant

    Tanaman snake plant dapat tumbuh dalam berbagai kondisi, mulai dari cahaya redup hingga sinar matahari langsung yang terang. Tanaman ini adalah tanaman yang sempurna untuk menghidupkan ruangan atau sudut yang gelap.

    Tanaman ini berasal dari Afrika Barat sehingga berevolusi untuk mengatasi cahaya yang buruk dan kondisi kering, sehingga cocok untuk ruangan yang redup. Menurut NASA, tanaman snake plant juga merupakan pembersih udara alami.

    Bunga Lili Perdamaian

    Untuk tanaman berbunga dalam ruangan terbaik yang membutuhkan sedikit atau tidak sama sekali sinar matahari adalah bunga lili perdamaian. Dengan dedaunan hijau yang rimbun dan bunga putih kontras , bunga lili perdamaian sangat cocok untuk cahaya rendah.

    Bunga lili perdamaian sangat mudah dirawat dan dikenal dengan kemampuannya memurnikan udara. Tanaman ini menjadi pilihan yang tepat untuk kamar tidur yang sering mengalami kondisi cahaya redup.

    Bunga Philodendron

    Tanaman Philodendron adalah tanaman hias klasik, tanaman ini juga merupakan salah satu varietas tanaman dalam ruangan dengan cahaya redup terbaik dan sangat toleran terhadap kondisi cahaya redup.

    Tanaman ini dapat ditanam sebagai tanaman merambat pada tiang, sehingga mudah untuk menjaga tanaman untuk diatur. Bunga Philodendron tahan terhadap kekeringan. Hindari tanaman ini dari sinar matahari langsung.

    Pohon Cemara China

    Dikenal sebagai salah satu tanaman hias terbaik dengan daun berwarna-warni, cemara China menjadi pilihan tanaman yang tumbuh subur di tempat teduh yang tidak terkena sinar matahari langsung.

    Tanaman tropis yang cantik dengan corak khas yang indah pada daunnya. Tanaman berdaun elegan ini dapat digunakan sebagai titik fokus untuk menciptakan suasana yang menenangkan.

    Sehingga tanaman ini cocok ditanam di ruangan yang jarang terkena sinar matahari. Tanaman ini menyukai campuran tanah yang memiliki drainase baik dengan tambahan kerikil.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 8 Tanaman yang Menghalangi Ular Masuk Rumah


    Jakarta

    Kemunculan ular di pekarangan dapat membuat penghuni rumah khawatir. Meski tidak semua ular berbisa, hewan melata itu sudah terkenal berbahaya dan ditakuti, apalagi jika sampai tergigit.

    Agar halaman rumah terhindar dari ular, sejumlah pencegahan dapat dilakukan. Salah satunya dengan menanam tanaman pengusir ular. Apa saja?

    Tanaman Penghalang Ular

    Ular tidak menyukai aroma menyengat. Sejumlah tanaman yang mengeluarkan aroma tajam dapat ditanam di halaman rumah. Mengutip Homes & Gardens, berikut sederet tanaman yang bisa menghalangi ular masuk ke pekarangan rumah menurut ahli pengendali hama:


    1. Marigold

    Berkat aromanya yang kuat, marigold tidaknya dapat mengusir serangga tetapi juga ular. Tanaman berbunga cerah ini memiliki akar yang tumbuh dalam dan agresif.

    Akarnya yang kokoh dapat mengeluarkan bau tajam yang mampu mengusir ular dan tikus Akar marigold yang tumbuh agresif juga bisa menjangkau persembunyian ular sehingga baunya akan mencapai jauh ke dalam tanah.

    2. Lavender

    Lavender.Ilustrasi lavender Foto: Mohammed Harith Khalil/Wikimedia Commons

    Lavender punya aroma menyengat yang tidak disukai ular dan mampu mengganggu indera penciumannya. Hewan melata itu akan menghindari tanaman berbunga ungu ini dan menjauh. Lavender dapat ditanam di area pekarangan sebanyak 5-10 tanaman.

    3. Rosemary

    Rosemary memiliki bau tajam yang bantu menghalangi ular masuk halaman rumah. Meski begitu, tanaman herba ini sebaiknya cukup ditanam dalam jumlah sedang atau di dalam pot karena daunnya yang lebat khawatir menjadi tempat persembunyian ular.

    4. Allium

    Berkat tingginya kandungan sulfonat dan bau yang menyengat, genus tanaman allium efektif mengusir ular dan hama lainnya. Tanaman allium antara lain bawang putih, bawang bombay, dan kucai.

    5. Serai

    Lemongrass or Lapine or Lemon grass or West Indian or Cymbopogon citratus were planted on the ground. It is a shrub, its leaves are long and slender green. It is an herb which was made into food and medicine.Tanaman serai Foto: Getty Images/iStockphoto/Nanniie_iiuu

    Meski aroma menyegarkannya kerap dimanfaatkan untuk bumbu masakan, bau yang dikeluarkan serai tidak disenangi ular. Tanaman rempah ini dapat ditanam di atas tanah alih-alih di dalam pot.

    Hindari menanam terlalu banyak serai di pekarangan karena bentuknya yang mirip semak khawatir menjadi tempat bersembunyi ular.

    6. Lidah Mertua

    Disebut juga sansevieria atau ‘snake plant’, tanaman lidah mertua ini mempunyai daun tinggi dan melengkung seperti pedang yang membuat ular tidak suka. Entah karena hewan melata itu merasa terancam atau karena tepi daunnya yang tajam.

    Lidah mertua subur di luar ruangan di wilayah beriklim hangat. Untuk menanamnya, letakkan di tempat yang terang tetapi jangan tepat di bawah sinar matahari langsung. Hindari menanamnya di tanah basah karena dapat menyebabkan akarnya membusuk.

    7. Eucalyptus

    tanaman EucalyptusTanaman eucalyptus Foto: iStockphoto

    Eucalyptus mengeluarkan aroma kuat sepanjang tahun. Berkat aromanya itu, tanaman ini bukan hanya dapat mengusir serangga tapi juga ular. Pertimbangkan menanam eucalyptus jika memiliki halaman sempit.

    8. Daffodil

    Daffodil mencegah ular masuk pekarangan secara tidak langsung. Tanaman ini lebih tepatnya mengusir tikus yang jadi makanan ular. Semakin sedikit sumber makanan ular di halaman rumah maka semakin kecil kemungkinan hewan melata itu datang.

    Apakah Tanaman Benar Mampu Menghalangi Ular Masuk Halaman Rumah?

    Dilansir Envynature, tanaman saja tidak menjamin pekarangan bebas ular. Sebab ular biasanya tertarik dengan area yang banyak tempat persembunyian, sumber makanan, dan kehangatan. Sehingga menanam tanaman pengusir ular tidak sepenuhnya menghalangi mereka masuk halaman rumah.

    Tanaman pengusir ular hanya menciptakan lingkungan tidak menyenangkan dengan mengeluarkan aroma tajam yang mencegah ular masuk ke area tersebut. Meski tidak menyukai aroma menyengat, ular mampu menoleransi bau tersebut jika mereka merasa terancam atau terdapat sumber makanan di sana.

    Menanam tanaman di atas yang dikombinasikan dengan rutin merawat halaman barulah bisa bantu mengusir ular. Perawatan halaman di sini mencakup:

    • Membersihkan gundukan tanah, yang mungkin jadi tempat persembunyian ular.
    • Menanam tanaman yang tidak berbentuk semak-semak rapat.
    • Memangkas tanaman liar secara teratur.
    • Memastikan pekarangan bebas hewan pengerat yang jadi sumber makanan ular.
    • Menempatkan tanaman pengusir ular di sejumlah titik masuk potensial ular untuk mengurangi kemungkinan hewan melata tersebut memasuki pekarangan.

    (azn/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Mengenal Tanaman Lidah Mertua yang Bisa Usir Ular-‘Tahan Banting’


    Jakarta

    Tanaman lidah mertua mungkin sudah tak asing di telinga masyarakat Indonesia. Tanaman ini salah satu yang populer karena ‘tahan banting’ alias bisa hidup di lingkungan yang kering.

    Dilansir dari Penn State Extension dalam artikel berjudul Snake Plant: A Forgiving, Low Maintenance Houseplant, tanaman yang juga dikenal sebagai snake plant ini awalnya termasuk ke dalam genus Sansevieria, namun dengan kemajuan penelitian genetik tanaman ini direklasifikasikan ke dalam genus Dracaena.

    Ada lebih dari 70 spesies tanaman lidah mertua yang ada di Afrika, bagian selatan Asia, dan Madagaskar. Tanaman ini cukup mudah untuk ditanam, cukup siram ketika tanah mengering. Jika terlalu sering disiram, justru bisa membunuhnya.


    Tanaman ini menyukai sinar matahari tidak langsung, namun tidak masalah jika ditempatkan di area yang minim cahaya. Jangan sering-sering menaruhnya di tempat yang terkena sinar matahari langsung karena bisa membakar daunnya.

    Sesekali, bersihkan daun lidah mertua dari debu. Jika ada daun yang rusak, sebaiknya segera memotongnya hingga level permukaan tanah.

    Bisa Mengusir Ular

    Tanaman lidah mertua memiliki berbagai manfaat, salah satunya bisa mencegah ular masuk ke dalam rumah. Bukan dengan aromanya, ular enggan masuk jika melihat tanaman lidah mertua karena bentuk daunnya yang tajam. Dilansir dari Tom’s Guide, bentuk daunnya yang tinggi, berliku-liku, dan tajam membuat ular merasa terancam.

    Bisa Beracun

    Tanaman yang satu ini sebenarnya aman, namun jika dimakan dapat beracun bagi anak-anak dan hewan. Dilansir dari Healthline, daun lidah mertua memiliki racun yang bisa menyebabkan bengkak dan kelu pada lidah jika dimakan dalam jumlah banyak.

    Dianggap Beruntung

    Menurut buku Sansevieria karya Lanny Lingga dan laman Natures Colours, lidah mertua kerap dianggap sebagai tanaman pembawa keberuntungan. Tak hanya itu, tanaman ini juga dipercaya bisa membawa energi positif dan perlindungan bagi pemiliknya. Hal ini karena ketahanan tanaman tersebut pada kondisi lingkungan yang ekstrem, yang melambangkan kekuatan dan adaptasi.

    Sementara itu, dalam feng shui, lidah mertua dianggap memiliki elemen logam karena bentuk daunnya yang kuat dan tajam, mirip seperti pedang. Elemen ini dapat membantu memperkuat energi seseorang dalam situasi tertentu, terutama ketika membutuhkan perlindungan atau kekuatan.

    Walau demikian, penempatan tanaman ini harus diperhatikan. Hal itu karena energi tajam yang dimilikinya bisa berdampak negatif jika diletakkan di area yang salah.

    Beberapa contoh penempatan lidah mertua yang tepat adalah di dekat pintu masuk dan area teras atau balkon. Dilansir dari Architectural Digest India, dalam feng shui, meletakan tanaman ini di dekat pintu masuk diyakini bisa melindungi rumah dari energi buruk dan menarik keberuntungan.

    Sementara itu, jika diletakkan di teras atau balkon juga dipercaya bisa menyaring energi buruk yang berasal dari luar rumah dan menggantinya dengan energi positif. Selain itu, tanaman ini juga memberikan perlindungan pada lingkungan rumah dari hal-hal yang tidak diinginkan.

    Itulah beberapa informasi terkait tanaman lidah mertua.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 8 Tanaman yang Ampuh Mencegah Ular Masuk ke Taman Rumah


    Jakarta

    Ular merupakan salah satu hewan yang ditakuti banyak orang. Sebab, gigitan dan cairan bisanya dapat melukai hingga menyebabkan meninggal dunia.

    Sayangnya, di beberapa daerah ular kerap masuk ke dalam rumah. Tak ayal banyak warga yang panik hingga akhirnya menghubungi petugas Damkar untuk bisa mengeluarkan ular dari rumah.

    Sebagai bentuk pencegahan, ternyata kamu bisa menanam beberapa tanaman untuk mencegah ular masuk. Apa saja tanaman tersebut? Simak dalam artikel ini.


    Tanaman yang Ampuh Cegah Ular Masuk ke Taman Rumah

    Ada sejumlah tanaman yang disebut ampuh mencegah ular masuk ke rumah. Jadi tak hanya bikin hunian lebih asri, tapi juga melindungi penghuni rumah dari serangan ular.

    Dikutip dari Homes and Gardens, Kamis (17/7/2025), berikut tanaman yang bisa mencegah ular masuk ke rumah:

    1. Marigold

    Marigold dapat digunakan untuk mengusir serangga karena mengeluarkan aroma yang menyengat. Terutama marigold Prancis dan Amerika, keduanya mengeluarkan aroma pedas yang kuat sehingga dapat mengusir ular.

    Tanaman ini dapat tumbuh subur di bawah sinar matahari. Akar marigold yang kokoh juga dapat tumbuh agresif jika dirawat dengan tepat, sehingga dapat menyebar dan semakin mempersulit ruang gerak ular untuk masuk ke rumah.

    2. Rosemary

    Tanaman ini dapat membantu mengusir ular dari halaman rumah karena aromanya yang menyengat. Disarankan menanam rosemary dalam jumlah sedang atau di dalam pot. Sebab, daunnya yang lebat dikhawatirkan menjadi tempat persembunyian ular.

    “Rosemary memiliki daun-daun yang lebat yang dapat berfungsi sebagai tempat berlindung ular,” kata ahli pengendali hama Nicole Carpenter.

    3. Serai

    Serai tak hanya digunakan sebagai bumbu masak, tapi juga bisa dimanfaatkan untuk mengusir ular. Aroma segar dari serai justru tidak disukai ular karena dapat menyulitkan mereka untuk berburu makanan.

    Disarankan untuk tidak menanam terlalu banyak serai di perkarangan rumah. Sebab, bentuk tanamannya yang mirip semak-semak dikhawatirkan menjadi tempat bersembunyi ular.

    4. Lavender

    Sama seperti tanaman lainnya, lavender juga mengeluarkan aroma menyengat yang dibenci ular karena dapat mengganggu indra penciuman. Dengan begitu, lavender bisa menjadi “pagar alami” agar hewan melata tersebut tidak akan masuk ke rumah.

    Banyak orang yang menanam lavender ke dalam pot karena merupakan salah satu tanaman pot terbaik untuk penyerbuk. Meski begitu, kamu juga dapat menanamnya langsung di tanah.

    5. Lidah Mertua

    Lidah mertua atau juga disebut snake plant memiliki daun tinggi dan melengkung seperti pedang. Uniknya, bentuk daun tersebut justru tidak disukai oleh ular, entah karena merasa terancam atau ujung daunnya yang tajam.

    Tanaman ini dapat tumbuh subur di luar ruangan dan wilayah beriklim hangat. Kamu dapat menanam lidah mertua di tempat yang terang, tapi jangan persis di bawah sinar matahari langsung. Lalu, jangan menanam di tanah basah karena menyebabkan akarnya membusuk.

    6. Kaktus

    Tanaman yang satu ini memang tidak mengeluarkan bau tajam, tapi disebut ampuh mencegah ular masuk ke taman rumah. Duri kaktus yang tajam membuat ular merasa kesakitan saat melewatinya, sehingga akhirnya memilih untuk menghindar.

    Sebagai alternatif, kamu juga dapat memanfaatkan kaktus untuk melindungi tanaman lain di halaman rumah, khususnya tanaman yang dijadikan tempat persembunyian ular.

    7. Eucalyptus

    Eucalyptus mengeluarkan aroma kuat hampir sepanjang tahun. Dengan begitu, tanaman ini sangat cocok digunakan untuk mengusir serangga hingga hewan berbahaya seperti ular. Tanaman eucalyptus sangat cocok jika ditanam di halaman sempit.

    8. Daffodil

    Sebenarnya, daffodil tidak secara langsung dapat mencegah ular masuk ke pekarangan. Namun, tanaman ini justru lebih ampuh mengusir tikus yang jadi makanan ular. Dengan semakin sedikit sumber makanannya, maka ular tidak akan kembali ke halaman rumah.

    Itulah delapan tanaman yang ampuh mencegah ular masuk ke tanaman rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • Takut Ular Masuk ke Rumah? Coba Bikin Penghalang Pakai 6 Tanaman Ini


    Jakarta

    Ular merupakan hewan berbisa yang bisa mengancam nyawa. Meskipun tidak semua ular beracun, beberapa yang ditemukan memiliki racun yang dapat membekukan darah dan memecah pembuluh darah.

    Hewan melata satu ini suka hidup di tempat yang tersembunyi, seperti semak, perkebunan, atau sawah. Rumah-rumah di perkotaan biasanya jarang ditemukan ular, tetapi jika kawasan tersebut banjir, bisa saja mereka menemukan ular yang terbawa air dari sungai atau selokan terdekat.

    Ada banyak cara untuk mengusir ular, beberapa di antaranya adalah dengan menghubungi damkar yang lebih berpengalaman. Selain itu ada pula cara yang lebih mudah, yakni dengan memakai tanaman. Dilansir Homes and Gardens beberapa tanaman ada yang ampuh untuk mencegah ular mendekat ke rumah. Tanaman tersebut cukup ditanam di pekarangan atau area yang pernah terlihat ular.


    Tanaman yang Ampuh Cegah Ular Masuk ke Taman Rumah

    1. Rosemary

    Ilustrasi tanaman herbal RosemaryIlustrasi tanaman herbal Rosemary Foto: Getty Images/Sima_ha

    Tanaman rosemary biasa digunakan sebagai bahan baku pembuatan oil pengharum ruangan. Ternyata daunnya yang lebat ampuh untuk mencegah ular mendekat ke rumah. Tanaman ini dapat menakuti ular apabila jumlahnya cukup banyak.

    2. Serai

    Tips memasak dengan seraiTips memasak dengan serai Foto: Getty Images/iStockphoto

    Tanaman satu ini mudah untuk ditanam di rumah dan bisa digunakan untuk bahan dapur. Serai memiliki aroma yang tidak disukai ular karena dapat menyulitkan mereka untuk berburu makanan. Untuk serai tidak perlu ditanam terlalu banyak karena daunnya bisa dimanfaatkan oleh ular sebagai tempat persembunyian.

    3. Lidah Mertua

    Snake plant, Dracaena trifasciata, Devil Tongue (Sansevieria trifasciata) in clay pot on white pattern wall background, wooden table. Small evergreen houseplant for modern home decor interior designSnake plant, Dracaena trifasciata, Devil Tongue (Sansevieria trifasciata) in clay pot on white pattern wall background, wooden table. Small evergreen houseplant for modern home decor interior design Foto: Getty Images/M.photostock

    Lidah mertua memiliki kelebihan, yakni dapat menyaring udara kotor dan kelembapan. Ternyata ada kelebihan lain dari tanaman yang disebut dengan snake plant ini yakni bentuk daunnya yang seperti pedang dan tajam sangat dibenci oleh ular. Tanaman satu ini tidak apa-apa jika ingin ditanam banyak di pekarangan.

    Tanaman ini dapat tumbuh subur di luar ruangan dan wilayah beriklim hangat. Kamu dapat menanam lidah mertua di tempat yang terang, tapi jangan persis di bawah sinar matahari langsung. Lalu, jangan menanam di tanah basah karena menyebabkan akarnya membusuk.

    4. Kaktus

    Stylish room interior with beautiful potted cactiStylish room interior with beautiful potted cacti Foto: Getty Images/iStockphoto/Liudmila Chernetska

    Tanaman yang satu ini memang tidak mengeluarkan bau tajam, tapi disebut ampuh mencegah ular masuk ke taman rumah. Duri kaktus yang tajam membuat ular merasa kesakitan saat melewatinya, sehingga akhirnya memilih untuk menghindar.

    Sebagai alternatif, kamu juga dapat memanfaatkan kaktus untuk melindungi tanaman lain di halaman rumah, khususnya tanaman yang dijadikan tempat persembunyian ular.

    5. Lavender

    Bunga lavender.Bunga lavender. Foto: iStock/John Gonzales Buenaposada

    Lavender sama dengan rosemary sering dimanfaatkan sebagai pengharum ruangan. Aroma lavender cukup khas bahkan nyamuk saja kabur. Ternyata hewan melata seperti ular juga tidak menyukainya karena dapat mengganggu penciuman mereka saat mencari makan.

    Banyak orang yang menanam lavender ke dalam pot, tetapi menanamnya langsung di tanah juga tidak masalah.

    6. Eucalyptus

    Mottlecah (Eucalyptus macrocarpa)Mottlecah (Eucalyptus macrocarpa) Foto: (Tourism Western Australia)

    Eucalyptus mengeluarkan aroma kuat hampir sepanjang tahun. Dengan begitu, tanaman ini sangat cocok digunakan untuk mengusir serangga hingga hewan berbahaya seperti ular. Tanaman eucalyptus sangat cocok jika ditanam di halaman sempit.

    Itulah delapan tanaman yang ampuh mencegah ular masuk ke tanaman rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Tanaman Berdaun Estetik Ini Bisa Bikin Ruang Tamu Naik Kelas



    Jakarta

    Tanaman dengan daun grafis atau tanaman yang keindahannya terletak pada bentuk, warna, dan corak daunnya yang unik, kini banyak dipilih untuk menjadi elemen dekorasi yang bisa mempercantik ruang tamu. Bukan karena bentuknya yang mencuri perhatian, tetapi juga karena karakter daunnya yang mampu menghadirkan kesan tropis dan artistik tanpa harus menambah banyak dekor tambahan.

    Tren tanaman berdaun besar dan bercorak ini terus meningkat karena tampilannya yang elegan dan mampu memperkaya visual ruang. Dilansir dari Elle Decor, berikut 10 inspirasi tanaman hias grafis yang bisa digunakan untuk mempercantik ruang tamu.

    Monstera Deliciosa


    Monstera Monkey Mask or Obliqua or Adansonii stands on a white pedestal. Home plants care concept. the concept of minimalism and scandi style, garden roomMonstera Monkey Mask or Obliqua or Adansonii stands on a white pedestal. Home plants care concept. the concept of minimalism and scandi style, garden room Foto: Getty Images/iStockphoto/Kseniia Soloveva

    Tanaman monstera adalah tanaman yang kerap menjadi ikon interior modern. Daunnya yang berlubang dan beralur, mampu menciptakan efek grafis natural yang kuat. Tanaman ini menyukai cahaya terang secara tidak langsung dan dapat tumbuh dengan baik di dalam pot.

    Namun, tanaman ini perlu perawatan yang rutin. Diperlukan penyiraman atau penyemprotan tanaman yang lebih sering dibandingkan tanaman yang lain, karena monstera bisa tumbuh baik di kelembapan yang tinggi.

    Anthurium Crystallinum (Kuping Gajah)

    fresh elephant ear leaffresh elephant ear leaf Foto: Getty Images/iStockphoto/kuarmungadd

    Tanaman ini memiliki daun dengan tekstur beludru dengan urat putih kekuningan yang kontras. Tampilannya cukup artistik, seperti sebuah ilustrasi botani yang hidup. Cocok ditempatkan di sudut ruangan sebagai elemen utama alami yang dapat menarik perhatian. Tanaman ini bisa ditanam di pot dan tidak membutuhkan terlalu banyak air, hanya saja pot harus memiliki drainase yang baik.

    Philo Gloriosum

    Philodendron Gloriosum ,Philodendron plant in the flowerpotPhilodendron Gloriosum ,Philodendron plant in the flowerpot Foto: Getty Images/Jobrestful

    Dengan daun yang berbentuk hati dan berurat tebal, tanaman ini sangatlah cantik. Tanaman ini tumbuh merambat secara horizontal, sehingga cocok ditanam di pot yang melebar. Meskipun cocok disimpan di dalam ruangan, tanaman ini ternyata juga rentan terhadap hama. Oleh karena itu, diperlukan perawatan yang khusus seperti menyemprotnya dengan minyak hortikultura.

    Aspidistra

    A group of Aspidistra plants in the nursery area of the Alcazar gardens in Seville.A group of Aspidistra plants in the nursery area of the Alcazar gardens in Seville. Foto: Getty Images/iStockphoto/Alphotographic

    Dikenal sangat kuat dan minim perawatan, tanaman ini memiliki daun hijau yang besar dan kokoh sehingga bisa memberikan kesan rapi jika dipajang di dalam ruangan. Tanaman ini bisa menjadi pilihan yang ideal untuk ruang tamu dengan pencahayaan yang rendah.

    Ketapang Biola (Pohon Ara Daun Biola)

    Ilustrasi fiddle leaf fig treeIlustrasi fiddle leaf fig tree Foto: Getty Images/iStockphoto/Nelly Senko

    Tanaman ini juga cukup populer berkat daun lebarnya yang berbentuk seperti biola. Siluet dari corak daunnya, mampu menghadirkan nuansa modern dan elegan. Sangat cocok ditanam di pot besar sebagai hiasan tanaman di lantai.

    Peace Lily (Bunga Bakung Perdamaian)

    Evergreen plant spathiphyllum. White flowers and green leavesEvergreen plant spathiphyllum. White flowers and green leaves Foto: Getty Images/iStockphoto/IKvyatkovskaya

    Tak hanya indah karena daunnya yang lebar dan hijau pekat, tanaman ini juga indah karena dilengkapi dengan bunga putih ikonik yang terlihat minimalis. Peace lily juga terkenal mampu hidup dalam cahaya rendah, sehingga cukup fleksibel untuk ditempatkan di ruang tamu.

    Alocasia Odora (Kuping Gajah Raksasa)

    Alocasia OdoraAlocasia Odora Foto: The Spruce / Michelle Becker

    Tanaman dengan daun besar menyerupai telinga gajah ini mampu menjadikan ruangan lebih dramatis secara visual. Karena tampilannya yang raksasa dan hijau segar, tanaman ini cocok untuk ruangan dengan gaya interior modern. Kuping gajah raksasa menyukai kelembapan dan butuh cahaya terang secara tidak langsung. Namun, saat ukurannya semakin membesar, perlu dipindahkan ke pot yang lebih besar ataupun dipindah untuk di tanam di luar rumah dengan pencahayaan yang tidak terlalu terang.

    Lidah Mertua

    Snake plant, Dracaena trifasciata, Devil Tongue (Sansevieria trifasciata) in clay pot on white pattern wall background, wooden table. Small evergreen houseplant for modern home decor interior designSnake plant, Dracaena trifasciata, Devil Tongue (Sansevieria trifasciata) in clay pot on white pattern wall background, wooden table. Small evergreen houseplant for modern home decor interior design Foto: Getty Images/M.photostock

    Bentuk daunnya yang tegak dan lurus, memberi kesan grafis yang kuat dan modern. Selain tampil unik, snake plant juga sangat toleran terhadap cahaya rendah dan perawatannya minim.

    Calathea (Tanaman Meranti)

    Calathea Freddie (Calathea concinna) plant in modern interior houseCalathea Freddie (Calathea concinna) plant in modern interior house Foto: Getty Images/CoinUp

    Tanaman ini memiliki banyak jenis, dengan corak daunnya yang juga berbeda-beda setiap motifnya. Namun, kebanyakan motif daun dari tanaman ini adalah garis-garis perak yang membuatnya terlihat seperti karya seni. Tanaman ini sedikit rewel dengan setiap pagi harus terkena cahaya matahari. Oleh karena itu, jika ingin memelihara tanaman ini, perlu untuk menyimpannya di bagian ruang yang terpapar sinar matahari. Tanaman ini mampu memberi kesan mewah dan lembut pada ruangan.

    Caladium Bicolor (Tanaman Keladi)

    Caladium bicolor is the Queen of the Leafy Plants in pot on wooden tableCaladium bicolor is the Queen of the Leafy Plants in pot on wooden table Foto: Getty Images/iStockphoto/sKrisda

    Caladium memiliki warna dan pola paling mencolok, mulai dari merah muda, putih, hingga hijau gradasi. Daunnya tipis berbentuk hati, cocok untuk disimpan di ruangan untuk menambah estetika. Tanaman ini membutuhkan ruangan dengan suhu udara yang lembap.

    Itulah 10 Inspirasi tanaman hias dengan daun grafik yang bisa untuk mempercantik ruang tamu. Semoga bermanfaat!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com