Tag: sobek

  • Pintu Kulkas Sulit Tertutup gegara Segel Karet Rusak? Begini Cara Perbaikinya


    Jakarta

    Pintu kulkas memiliki sistem penguncian yang berbeda dengan pintu pada umumnya. Kulkas tidak ditutup dengan kunci atau kawat penyangga, melainkan memakai magnet yang terletak pada pinggirannya.

    Melansir Kitchen Cuddle, kulkas dapat langsung tertutup rapat tanpa kunci karena terdapat gasket penyegel dengan strip magnetik yang menarik pintu ke belakang saat terbuka dan menyegelnya dengan rapat saat kembali tertutup.

    Cara ini lebih efisien untuk menjaga suhu dingin di dalam kulkas. Sebab, untuk membuat suhu kulkas tetap dingin, mesin di dalamnya harus bekerja keras. Bahkan untuk menjaganya tetap dingin dan sejuk pun memerlukan energi. Magnet yang menjadi pengerat pintu kulkas tersebut tidak terlihat jelas karena ada segel karet.


    Jadi apabila pintu kulkas terasa tidak rapat, bisa jadi ada masalah pada segel karet dan magnet tersebut. Untuk mengatasi hal ini, segel tersebut harus dicek dan apabila ada kerusakan, mau tidak mau harus diganti.

    Cara Memperbaiki Segel Pintu Kulkas yang Bocor

    Untuk mengatasi segel pintu kulkas yang bermasalah tidak perlu sampai mengganti kulkas. Sebab, jika masalahnya hanya tidak tertutup rapat, biasanya ada yang menghalangi segel tersebut dan bisa diatasi. Dilansir lifehacker.com berikut cara untuk memperbaiki segel pintu kulkas yang tidak mau tertutup rapat.

    1.Bersihkan Segel Pintu Kulkas

    Salah satu penyebab pintu kulkas tidak mau tertutup rapat adalah ada kotoran yang menempel pada segel sehingga mengurangi daya tempel pada magnet. Coba bersihkan permukaan, sela-sela, dan di bawah karet apakah ada noda atau tumpukan debu.

    Alat yang bisa dipakai untuk membersihkan area ini adalah kain bersih yang dicampur dengan air hangat dan sabun cuci piring. Cara menggosoknya jangan terlalu keras karena bisa membuat permukaan plastik sobek atau pecah. Setelah dibersihkan, tunggu hingga mengering.

    Bila ada noda membandel, kamu bisa coba gunakan sikat gigi bekas untuk menggosoknya. Setelah bersih, keringkan segel dengan kain bersih, lalu coba cek hasilnya dengan menutup pintu kulkas.

    2. Oleskan Minyak Silikon

    Cara kedua yang bisa dilakukan adalah dengan minyak silikon. Seperti yang diketahui, gasket atau segel lemari es dan freezer terbuat dari karet atau bahan sintetis lainnya. Material tersebut seiring waktu dapat mengering dan kehilangan kemampuannya untuk merekat. Saat mengoleskan minyak silikon semua gasket harus diberikan, bukan hanya bagian-bagian tertentu saja.

    Itu dia beberapa cara yang bisa kamu coba untuk memperbaiki pintu kulkas yang bocor. Bila semua cara di atas sudah kamu lakukan dan masih bocor, sebaiknya kamu panggil tenaga ahli saja.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • 4 Tips Mengecat Tembok Lebih Mudah dan Anti Berantakan



    Jakarta

    Mengecat tembok bisa jadi pekerjaan yang menyenangkan dan menantang. Salah satu tantangannya pastinya kamu bisa menjadi korban tetesan dan cipratan cat secara tidak terduga.

    Tumpahan mungkin tidak dapat dihindari, tetapi ada beberapa cara yang bisa membuat kekacauan tidak terlalu berantakan. Biasanya, kamu perlu menggunakan selotip pelukis, wadah, dan sedikit dempul saat ingin mengecat.

    Namun, mengecat juga akan mudah bila dikerjakan bersama, sehingga situasi menjadi menyenangkan.


    Melansir Real Simple, Kamis (17/10/2024), berikut beberapa cara agar pengecatan menjadi mudah dan terhindar dari kekacauan.

    Tips Mengecat Anti Berantakan

    1. Gunakan Lakban Pelukis untuk Menjernihkan Rol Cat

    Jika dinding kamu bertekstur, kamu memerlukan rol dengan serat yang tinggi, yakni serat halus. Serat yang lebih panjang akan masuk ke semua sudut dan celah, sehingga kamu dapat mengecat dengan merata.

    Namun, kamu perlu berhati-hati karena rol ini dapat memiliki serat yang berlebih, sehingga akan terlepas dan mengering langsung pada dinding yang baru dicat.

    Untuk melepaskan serat sebelum mulai pengecatan, bungkus rol dengan selotip pelukis dengan erat. Saat kamu menarik membuka selotip, serat akan ikut terkelupas.

    2. Gunakan Lakban Pelukis untuk Menuang Cat

    Daripada kamu harus berurusan dengan tetesan cat atau risiko tumpahan, kamu bisa membuat corong dengan selotip.

    Sobek dua lembar selotip berukuran delapan inci dan tempelkan secara diagonal di bibir kaleng dalam bentuk V. Sobek lembar ketiga, sekitar 20 cm panjangnya dan letakkan di titik V. Corong akan menghasilkan tuangan yang rapi dan stabil.

    3. Gunakan Karet Gelang untuk Menggosok Kuas

    Untuk perbaikan cepat atau pekerjaan yang memerlukan kuas kecil, karet gelang elastis bisa menjadi solusi terbaik kamu. Aduk cat dan geser karet gelang dengan hati-hati di sekeliling kaleng, rentangkan di sepanjang bukaan.

    Dengan cara ini, kamu dapat mencelupkan kuas ke dalam kaleng dan mengusapkannya ke karet gelang untuk menghilangkan cat berlebih. Tempat penyerap sementara ini akan menjaga tepi kaleng tetap bersih, sehingga mudah untuk menutupnya kembali.

    4. Gunakan Kaleng Makanan untuk Menyimpan Rol

    Saat kamu memiliki kaleng kosong, bilas dan biarkan kering. Kemudian, gunakan pemotong kotak untuk mengiris bukaan berbentuk tanda bintang di bagian tengah tutup kaleng. Masukan pegangan rol ke dalam tutup kaleng makanan tersebut.

    Saat hendak berhenti mengecat, kamu bisa menyimpan rol cat ke dalam kaleng tersebut untuk menampung cat. Lalu, amankan tutupnya dan simpan di tempat yang seharusnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mengecat Dinding Rumah Tanpa Berantakan, Cocok untuk Pemula!


    Jakarta

    Mengecat tembok termasuk pekerjaan yang mudah, terutama jika dindingnya tidak begitu luas. Siapa saja bisa mengecat dinding asal mengetahui teknik dan tahapannya.

    Teknik yang perlu diketahui termasuk dalam persiapan sebelum mengecat. Sebab, cat dinding bisa menetes dan menempel di berbagai benda. Apabila tidak ada persiapan, cat tersebut bisa mengotori lantai, pakaian, hingga area yang seharusnya bersih.

    Kemudian, baru masuk ke tahapan pengecatan. Apabila tidak memakai cat putih, menurut kontraktor Wildan, dinding cukup dicat dengan 3 lapisan. Lapisan pertama adalah cat dasar atau primer. Lalu setelah ditunggu 1-2 jam sampai kering, lanjut ke cat bagian atas atau disebut dengan top coat. Lapisan atas minimal terdiri dari 2 lapis agar warnanya terlihat. Apabila memakai warna cat putih harus lebih dari 3 lapisan. Setiap lapisan harus ditunggu sekitar 1-2 jam sampai kering baru dilapisi dengan lapisan cat baru.


    Tips Mengecat Anti Berantakan

    Dilansir Real Simple, berikut beberapa cara agar pengecatan menjadi mudah dan terhindar dari kekacauan.

    1. Gunakan Lakban Pelukis untuk Melindungi Area yang Bersih

    Lakban pelukis merupakan alat perekat yang tidak akan merusak permukaan karena daya eratnya masih memungkinkan untuk dilepas lagi dan batas dasar bagian luar dari kertas.

    Fungsi lakban pelukis adalah untuk melindungi area yang tidak perlu dicat. Setelah pengecatan selesai, lakban tersebut bisa dilepas. Kelebihannya tidak ada cat yang menempel pada lakban tersebut.

    Kegunaan lainnya dari lakban pelukis adalah sebagai corong kaleng cat. Jadi ketika menuangkan cat ke wadahnya tidak akan tumpah. Biasanya lakban tersebut ditempel pada bagian atas cat hingga berbentuk V sehingga cat akan keluar mengikuti sudut terkecil dari V tersebut.

    Cara membuat corong tersebut adalah dengan menyobek dua lembar selotip berukuran delapan inci dan tempelkan secara diagonal di bibir kaleng dalam bentuk V. Sobek lembar ketiga, sekitar 20 cm panjangnya dan letakkan di titik V. Corong akan menghasilkan tuangan yang rapi dan stabil.

    Lakban pelukis juga bisa digunakan untuk memperhalus permukaan rol cat. Cara ini bisa digunakan pada saat mengecat dinding bertekstur, kamu memerlukan rol dengan serat yang tinggi, yakni serat halus. Serat yang lebih panjang akan masuk ke semua sudut dan celah, sehingga kamu dapat mengecat dengan merata.

    3. Gunakan Karet Gelang untuk Menggosok Kuas

    Untuk perbaikan cepat atau pekerjaan yang memerlukan kuas kecil, karet gelang elastis bisa menjadi solusi terbaik kamu. Aduk cat dan geser karet gelang dengan hati-hati di sekeliling kaleng, rentangkan di sepanjang bukaan.

    Dengan cara ini, kamu dapat mencelupkan kuas ke dalam kaleng dan mengusapkannya ke karet gelang untuk menghilangkan cat berlebih. Tempat penyerap sementara ini akan menjaga tepi kaleng tetap bersih, sehingga mudah untuk menutupnya kembali.

    4. Gunakan Kaleng Makanan untuk Menyimpan Rol

    Saat mengecat, rol cat atau kuas tidak dipegang setiap saat. Rol tersebut juga tidak bisa diletakkan di lantai atau di wadah cat. Rol cat harus diletakkan di tempat sendiri yang kering. Caranya bisa dengan memakai kaleng kosong. Kaleng ini bisa diubah menjadi wadah penyimpanan kuas rol.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Remehkan Ban Kempis, Bisa Bikin Kecelakaan!



    Jakarta

    Belum lama ini banyak keluhan dari salah satu pengguna mobil MPV yang tiba-tiba mengalami pecah ban. Perlu diketahui, pecah ban bisa dipicu lantaran tekanan angin ban kempis.

    Dikutip dari siaran pers Auto2000, dalam banyak kasus, ban mobil pecah sampai rusak berat umumnya disebabkan oleh tekanan udara yang kurang alias ban kempis dan dibiarkan terlalu lama. Situasi ini jelas berbahaya karena dapat mengakibatkan kecelakaan.

    “Tekanan udara ban yang pas, sanggup menjaga bidang kontak telapak ban agar tetap optimal sehingga daya cengkeram ban ke permukaan jalan selalu pas. Tekanan udara ban yang sesuai juga membantu dinding ban menopang berat mobil serta meredam gaya akibat gerakan ban. Alhasil, tekanan udara yang sesuai memegang peran sangat penting dalam menjaga performa ban di jalan,” jelas Yagimin, Chief Marketing Auto2000, Selasa (9/7/2024).


    Tekanan udara ban yang sesuai rekomendasi bisa dilihat pada stiker petunjuk di pilar B sisi pengemudi atau buku petunjuk pemilik kendaraan. Di sana ada tabel tekanan udara yang direkomendasikan untuk beberapa kondisi berkendara, seperti muatan kosong atau penuh.

    Pengendara disarankan selalu memeriksa tekanan udara ban mobil di pagi hari saat ban belum berjalan dan suhu lingkungan masih dingin. Kalau repot setiap hari cek tekanan ban, paling tidak usahakan minimal seminggu sekali.

    Sebab, kalau ban dibiarkan kempis ada potensi bahaya. Lantaran kempis, ban tidak memiliki area kontak dengan aspal (contact patch) yang cukup. Bahkan cenderung berlebih akibat hanya tertumpu di pinggir telapak ban. Kondisi ini dapat mengakibatkan ban aus di pinggir sisi luar dan dalam saja. Mobil juga akan terasa semakin berat dikemudikan karena daya cengkeramnya terlalu kuat ke aspal jalan.

    Gerakan naik turun dinding ban menjadi tidak terkendali ketika kempis. Alhasil, ban menjadi terlalu lentur dan dapat membuat anyaman kawat baja dinding ban rusak. Bahkan dalam kondisi terburuk ketika muatan mobil penuh, perjalanan jauh, dan tekanan udara ban terlalu kempis, bibir pelek dapat menyentuh dinding ban dan berpotensi membuat ban robek.

    Tekanan udara ban yang kurang akan langsung terasa pada pengendalian mobil yang lebih sulit. Selain itu, biasanya mobil akan menarik ke sisi ban yang kempis atau mobil bergoyang akibat gerakan dinding ban yang berlebihan.

    Tak cuma itu, kenyamanan berkendara juga jadi berkurang akibat gerakan dinding ban yang tiada henti. Gerakan berlebih pada ban juga dapat terjadi ketika mobil berakselerasi atau melakukan pengereman, termasuk ketika belok ke kiri atau ke kanan.

    Akibatnya, mobil kian sulit dikendalikan karena gerakan dinding ban semakin liar, termasuk membutuhkan jarak pengereman yang lebih jauh sehingga mengurangi keselamatan berkendara. Dalam kondisi ekstrem di mana tekanan udara ban sangat rendah, dapat membuat ban terlepas dari pelek.

    “Jangan pernah lupa mengecek tekanan udara ban setidaknya satu minggu sekali. Dengan begitu, kemungkinan ban kempis yang berisiko pecah atau sobek dapat ditekan. Termasuk pula servis berkala, jangan pernah lupa melakukannya untuk menjaga kondisi mobil supaya selalu prima cukup dengan booking via Auto2000.co.id,” tutup Yagimin.

    (rgr/dry)

    Sumber : oto.detik.com

    Alhamdulillah mobil Otomotif اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / obi