Tag: soda kue

  • Jangan Pakai 3 Bahan Ini Saat Bersihkan Noda di Kayu, Pokoknya Jangan!


    Jakarta

    Kayu adalah salah satu material yang pasti ditemukan di rumah. Mulai dari fondasi, perabotan, hingga hiasan di rumah, pasti ada yang terbuat dari kayu. Hal ini dikarenakan tampilannya yang indah dan masa pakainya yang lama.

    Namun, perawatan kayu berbeda dengan material lain. Kamu perlu berhati-hati jika menggunakan bahan pembersih tambahan. Sebab, kayu rawan keropos dan lembap.

    Melansir dari The Spruce, terdapat beberapa bahan yang sebaiknya dihindari saat akan membersihkan kayu, berikut di antaranya.


    1. Minyak Zaitun

    Minyak Zaitun Bisa Kadaluarsa, Perhatian 5 Cara Memakai dan MenyimanMinyak Zaitun Bisa Kadaluarsa, Perhatian 5 Cara Memakai dan Menyiman Foto: Getty Images/iStockphoto/dulezidar

    Mungkin jarang di antara kalian mendengar minyak zaitun bisa digunakan sebagai bahan pembersih. Padahal minyak satu ini banyak manfaatnya. Minyak satu ini bisa untuk membersihkan peralatan masak hingga noda menempel.

    Kamu harus ingat, minyak zaitun tidak bisa untuk membersihkan permukaan kayu. Minyak ini merupakan minyak non-kering yang akan tetap basah di lemari sehingga akan menarik debu dan membuat kayu cepat rusak.

    Sebagai gantinya kamu bisa memakai minyak jeruk, kenari, dan biji rami yang disebut lebih aman untuk membersihkan kayu. Saat minyak mengering, mereka membentuk lapisan pelindung yang keras pada kayu.

    2. Soda Kue

    Perbedaan Soda Kue dan Baking Powder untuk Bahan Bikin KuePerbedaan Soda Kue dan Baking Powder untuk Bahan Bikin Kue Foto: Getty Images/iStockphoto/ossphotostock

    Soda kue merupakan bahan yang terkenal dapat membersihkan noda yang cukup jitu. Namun, untuk material kayu, justru akan menimbulkan goresan kecil dan warna kusam pada lapisannya. Lama-lama dapat mengikis lapisan kayu kemudian menjadi keropos dan rusak.

    3. Cuka

    white vinegar on wood table topwhite vinegar on wood table top Foto: Getty Images/iStockphoto/May Lim

    Meskipun cuka adalah bahan alami yang ampuh membersihkan noda, jangan lupa bahwa cuka bersifat asam. Jika dipakai tanpa diencerkan atau dicampur dengan air, cuka dapat merusak lapisan kayu jika bersentuhan.

    Cara Efektif Membersihkan Noda pada Kayu

    Jika kamu ingin menggunakan bahan-bahan alami, kamu bisa menggunakan air panas dan sabun cuci piring.

    Caranya dengan mencampurkan satu atau dua tetes sabun cuci piring ke dalam ember berisi air panas. Gunakan sabut gosok nilon untuk menghilangkan noda. Bilas dan keringkan lemari setelah selesai.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Kesalahan Membersihkan Kasur yang Bikin Cepat Rusak, Jangan Dilakukan!


    Jakarta

    Membersihkan dan merawat kasur perlu dilakukan agar tahan lama. Nah, ada beberapa hal yang kerap dilakukan saat membersihkan kasur yang justru bisa membuatnya cepat rusak.

    Pastinya hal ini tidak ingin terjadi pada kasur kamu. Sebisa mungkin hindari kesalahan saat membersihkan kasur, agar kasur tidak cepat rusak dan tahan lama.

    Dilansir dari tom’s guide, berikut beberapa kesalahan yang harus dihindari agar kasur tidak cepat rusak.


    Menggunakan Bahan Kimia Keras

    Pembersih yang dibeli di toko seringkali mengandung pemutih atau pelarut kuat yang dapat merusak serat dan bahan kasur, sehingga permukaannya menjadi tidak rata yang akan mengganggu tidur kamu.

    Selain itu, bahan kimia keras seringkali meninggalkan residu yang dapat membuat kulit iritasi atau menyebabkan masalah pernapasan. Kasur mudah dibersihkan dengan produk rumah tangga yang kamu miliki seperti soda kue dan cuka.

    Kasur Basah

    Adanya cairan yang berlebihan akan menyebabkan pertumbuhan jamur dan lumut pada kasur. Hal ini akan merusak kasur dan menimbulkan risiko kesehatan yang serius. Saat membersihkan kasur, gunakan cairan seminimal mungkin dan pastikan kasur benar-benar kering sebelum memasang seprai dan tidur di atasnya.

    Tidak Menggunakan Pelindung Kasur

    Menggunakan pelindung kasur adalah salah satu cara termudah untuk menjaga tempat tidur kamu dalam kondisi prima sejak hari pertama. Pelindung ini mengurangi risiko kasur terkena tumpahan, noda, tungau, dan keringat. Pelindung ini juga bisa membuat permukaan tempat tidur kamu bertahan lebih lama.

    Tidak Menyedot Debu Kasur

    Debu, rambut, dan bulu hewan peliharaan dapat menumpuk di permukaan kasur kamu seiring waktu yang menjadi tempat berkembang biaknya tungau serta bakteri. Penumpukan ini dapat menyebabkan alergi dan serat kasur rusak lebih cepat.

    Jika kamu memiliki alergi atau kamar tidur cepat berdebu, sebaiknya menyedot debu kasur lebih sering. Alat berbulu lembut yang dirancang untuk membersihkan debu dan kotoran dengan lembut tanpa menyebabkan kerusakan.

    Tidak Memutar Kasur

    Kamu harus memutar kasur untuk mencegah terbentuknya bekas di tempat tidur setiap malam, hal ini dapat menyebabkan hilangnya dukungan dan kerusakan material lebih cepat. Secara umum, kamu harus memutar kasur setiap tiga hingga enam bulan untuk menjaga permukaannya tetap segar.

    Mengabaikan Tumpahan dan Noda

    Kecelakaan memang bisa terjadi, tetapi penting untuk segera mengatasinya. Mengabaikan tumpahan dan noda dapat merusak permukaan kasur serta menjadikannya tempat berkembang biaknya bakteri, jamur, dan lumut.

    Noda dapat merusak pemandangan dan akan mulai mengeluarkan bau yang sangat tidak sedap jika tidak segera mengatasinya. Untuk noda dan bau yang membandel, sebaiknya bersihkan kasur secara menyeluruh.

    Itulah beberapa kesalahan yang bisa membuat umur kasur lebih pendek.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Tempat Sampah Bau? Cuci Pakai Air Nggak Mempan, Nih Caranya


    Jakarta

    Setiap rumah pasti memiliki satu tempat sampah di dalam. Hal ini mempermudah penghuni rumah ketika membuang sampah, tanpa perlu repot-repot keluar rumah.

    Namun, masalah yang kerap ditemui adalah kamu kerap mencium bau tak sedap dari tempat sampah. Bau dari tempat sampah berasal dari proses dekomposisi bahan-bahan organik dan non-organik. Apabila kamu sudah mencium bau tak sedap dari tempat sampah, sudah saatnya kamu harus membuang sampah.

    Dilansir The Spruce, saat membuang sampah, tempat sampah yang digunakan juga harus dibersihkan. Terutama jika tempat sampah tersebut digunakan untuk menampung sampah cair dan berbau.


    Namun, apabila kamu melapisi tempat sampah dengan plastik dan isinya kering, kamu boleh membersihkannya setiap tiga bulan sekali.

    Bagaimana Cara Mencuci Tempat Sampah yang Bau?

    Saat kamu mencuci tempat sampah yang bau, air saja tidak cukup membesihkannya. Kamu perlu menggunakan soda kue. Caranya dengan menaburkan soda kue secukupnya di dalam tempat sampah dan biarkan semalaman. Di pagi hari, buang dan bersihkan sisa-sisanya dengan air mengalir.

    Apabila kamu tidak menggunakan soda kue, kamu bisa menggunakan sabun cuci piring. Lalu, diamkan 10-15 menit dan bilas keesokan harinya.

    Setelah itu, jemur seharian di bawah terik sinar matahari. Dengan dijemur, bakteri yang menimbulkan bau pada tempat sampah dapat dibasmi dan tempat sampah tidak akan bau lagi.

    Tips Tempat Sampah Tidak Cepat Bau

    Cara paling tepat agar tempat sampah tidak cepat berbau adalah melapisi bagian dalamnya dengan plastik sampah. Dengan begitu, bagian tempat sampah tidak akan kontor. Lalu, pastikan sehari sekali sampah dibuang, terutama apabila sudah penuh atau plastiknya bocor.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 8 Barang Rumah Tangga yang Tidak Boleh Dibersihkan dengan Baking Soda


    Jakarta

    Baking soda dikenal sebagai pembersih serbaguna yang sering digunakan untuk peralatan rumah tangga. Namun, meski memiliki banyak manfaat, tidak semua barang bisa dibersihkan dengan baking soda.

    Beberapa permukaan barang tertentu malah bisa tergores bahkan rusak jika terkena bubuk ini. Sehingga, mengetahui barang apa saja yang tidak bisa dibersihkan dengan baking soda begitu penting.

    8 Barang Rumah Tangga yang Tidak Boleh Dibersihkan dengan Baking Soda

    Beberapa barang yang tidak boleh dibersihkan dengan baking soda di antaranya yaitu kaca dan cermin, perabotan kayu, hingga kompor kaca-keramik. Mengutip laman Southern Living, House Digest, Real Simple dan Martha Stewart berdasarkan saran dari beberapa ahli, berikut di antaranya:


    1. Kaca dan Cermin

    Kaca dan cermin seringkali susah dibersihkan. Meski baking soda bisa menjadi pembersih yang baik, jangan gunakan bahan tersebut untuk membersihkan kaca dan cermin.

    Baking soda bersifat abrasif dan bisa meninggalkan goresan halus pada permukaan kaca dan cermin. Jika menumpuk seiring waktu, goresan halus tersebut bisa menyebabkan tampilan yang kusam.
    Jika ingin membersihkan kaca gunakan pembersih kaca atau larutan cuka dan air dan microfiber.

    2. Perabotan Kayu

    Sendok kayu sering digunakan untuk mengaduk sup atau semur. Hal tersebut bisa membuat banyak makanan menempel dan susah dibersihkan.

    Jangan gunakan baking soda karena bisa merusak permukaannya. Baking soda mengikis lapisan pelindung pada permukaan kayu, membuat kayu rentan lembab, noda, perubahan warna, lengkungan, hingga tampilan yang kusam seiring waktu.

    3. Panci dan Wajan Alumunium

    Baking soda juga tidak cocok digunakan untuk menghilangkan minyak pada panci dan wajan alumunium. Cara ini bisa menyebabkan oksidasi yang membuat peralatan masak berubah warna.

    4. Bahan Kulit

    Bahan kulit seperti yang terdapat di sofa, ikat pinggang, sepatu dan jaket tidak cocok jika dibersihkan dengan baking soda. Kulit mempunyai minyak alami yang menjaga bahannya tetap fleksibel. Jika minyak terkelupas, kulit bisa retak dan kehilangan keelastisannya.

    5. Barang dengan Permukaan yang Dicat

    Permukaan yang dicat, seperti dinding atau kursi tidak boleh dibersihkan dengan baking soda. Terdapat risiko natrium bikarbonat bisa menyebabkan cat terkelupas, tergores, atau memengaruhi permukaan yang halus.

    Jika ingin membersihkan barang yang dicat, gunakan pembersih yang memang dirancang untuk cat. Hal itu untuk menjaga cat dan mencegah kerusakan.

    6. Barang dengan Permukaan Marmer

    Kamu punya meja dapur atau lantai kamar mandi dari marmer? Jangan gunakan baking soda untuk membersihkannya. Bubuk baking soda bisa menyebabkan batu kehilangan kilaunya atau membuat goresan secara permanen.

    7. Perak Antik

    Baking soda bisa menggores atau merusak permukaan perak antik yang halus seperti peralatan makanan. Menurut Presiden Molly Maid, waralaba pembersih di AS, Marla Mock, baking soda bisa menghilangkan lapisan pelindung perak dan menyebabkan goresan mikroskopis pada perak.

    8. Kompor Kaca-Keramik

    Meski soda kue bisa digunakan pada beberapa kompor, jangan diaplikasikan pada kompor kaca-keramik. Baking soda bisa meninggalkan residu dan menggores permukaan. Pembuat kompor keramik EuroKera, merekomendasikan untuk menggunakan campuran cairan pencuci piring dan air dalam botol semprot dan spon lembut atau kain lembap untuk membersihkan sisa makanan yang tertinggal.

    (elk/row)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Bahan yang Bisa Hilangkan Noda pada Dinding Dapur


    Jakarta

    Dapur menjadi salah satu ruangan di rumah yang sulit untuk dibersihkan. Tidak seperti ruangan lain, dapur penuh dengan noda dan kotoran karena aktivitas memasak.

    Jika tidak dibersihkan, noda-noda pada dinding dapur tak hanya mengganggu pemandangan tetapi juga dapat mengundang serangga atau hewan lainnya.

    Biasanya, noda pada dinding dapur cukup sulit untuk dibersihkan seperti minyak dan lemak. Namun, kamu tidak perlu khawatir karena terdapat bahan-bahan yang dapat membersihkan noda pada dinding dapur.


    Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini empat bahan yang bisa menghilangkan noda pada dinding dapur.

    1. Lemon

    Orang dengan 5 Kondisi Ini Tak Disarankan Konsumsi LemonLemon Foto: Getty Images/Bryony van der Merwe

    Mengutip dari situs Taste of Home, berdasarkan keterangan dari ahli kebersihan di Merry Maids menyarankan lemon untuk membersihkan noda pada dinding dapur. Caranya, air perasan lemon dituang ke dalam botol lalu disemprotkan pada noda. Diamkan beberapa menit, kemudian basuh dengan kain basah.

    Sifat asam dari lemon dapat membuat noda minyak dan lemak menghilang. Menggunakan lemon juga dapat membuat aroma dapur lebih segar.

    2. Soda Kue

    Perbedaan Soda Kue dan Baking Powder untuk Bahan Bikin KueIlustrasi Soda Kue. Foto: Getty Images/iStockphoto/ossphotostock

    Menghilangkan lemak dan minyak juga bisa ampuh dengan campuran soda kue dan air hangat. Oleskan campuran tersebut menggunakan spons kemudian gosok nodanya. Soda kue bersifat abrasif yang lembut dan ampuh menghilangkan minyak

    3. Cuka Putih

    cuka putihcuka putih Foto: iStock

    Melansir dari Housing, cuka putih merupakan salah satu bahan yang juga ampuh membersihkan berbagai jenis noda. Campur cuka putih dengan air dengan perbandingan yang sama. Lalu, semprot atau oleskan langsung ke noda minyak di dinding. Diamkan beberapa menit lalu seka dengan kain basah.

    4. Amonia

    Amonia merupakan bahan kimia yang efektif untuk menghilangkan noda. Namun, penggunaannya harus diencerkan atau dilarutkan dalam air supaya lebih aman. Kemudian, oles pada noda di dinding dan diamkan selama beberapa menit sebelum dibasuh dengan kain basah.

    Itulah beberapa bahan yang bisa dipakai untuk membersihkan noda pada dinding dapur. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Anti Ribet! Cara Bersihkan Noda Minyak di Lemari Dapur Pakai 3 Bahan Ini


    Jakarta

    Noda minyak kerap ditemukan di area dapur, salah satunya pada lemari dapur. Hal ini bisa terjadi karena saat memasak minyak yang digunakan terciprat ke mana-mana.

    Noda minyak yang tidak langsung dibersihkan tak hanya membuat rumah tampak kotor tetapi juga bisa menumpuk debu sehingga tidak nyaman digunakan. Namun jangan khawatir karena noda tersebut bisa dibersihkan dengan mudah.

    Penghuni bisa membersihkan noda minyak dengan bahan-bahan yang ada di rumah. Apa saja itu? Dilansir dari Real Simple berikut ini informasinya.


    Pakai Air Hangat

    Salah satu cara yang mudah untuk menghilangkan noda minyak adalah dengan air hangat. Basahkan kain mikrofiber dengan air hangat dan segera bersihkan noda.

    Cuka Putih

    Membersihkan noda minyak bisa menggunakan cuka putih. Caranya, campurkan cuka dan air dengan komposisi yang sama lalu lap bagian lemari dapur yang kotor dengan cairan tersebut.

    Baking Soda

    Jika membersihkan pakai cuka putih masih belum bisa, penghuni bisa menggunakan baking soda. Membersihkan dengan baking soda tak hanya menghilangkan noda minyak tetapi juga noda saus tomat.

    “Campurkan soda kue dengan sedikit air untuk membuat pasta. Oleskan pada noda berminyak, diamkan selama beberapa menit, lalu gosok perlahan dan bersihkan dengan air hangat,” kata CEO AspenClean Alicia Sokolowski.

    Sebagai catatan, sebaiknya saat membersihkan lemari dapur tidak menggunakan bahan kimia keras, seperti pemutih. Hal itu karena bisa menimbulkan garis pada lemari dapur.

    Selain itu, jangan menggunakan alat pembersih yang kasar karena bisa menimbulkan goresan pada lemari dapur.

    Itulah cara membersihkan noda minyak pada lemari dapur. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Mudah! 4 Bahan di Rumah Ini Bisa Bersihkan Karat


    Jakarta

    Peralatan yang terbuat dari logam bisa berkarat kalau terkena air terlalu lama. Kalau menemukan benda berkarat jangan langsung dibuang ya karena masih bisa dibersihkan kok.

    Karat muncul ketika permukaan logam terkena atau tergenang air selama berhari-hari. Akibatnya, proses oksidasi dapat terjadi dan membuat perkakas berkarat.

    Benda-benda yang bisa berkarat di rumah seperti sekrup, cangkul, atau pisau. Selain nggak enak dilihat, karat juga bikin peralatan di rumah sulit digunakan.


    Misalnya gunting berkarat menjadi tumpul. Namun, bukan berarti benda itu rusak dan tak bisa dipakai lagi ya. Penghuni bisa coba menggunakan bahan-bahan yang biasa ditemukan di rumah, lho.

    4 Cara Bersihkan Karat Pakai Bahan Rumahan

    Dilansir dari Apartment Therapy, inilah cara membersihkan karat pada peralatan logam menggunakan bahan yang ada di rumah.

    1. Soda Kue

    Soda kue cocok untuk karat yang tidak terlalu parah, seperti pada loyang dan logam tipis. Menggunakan soda kue adalah cara mudah dan murah menghilangkan karat pada logam.

    Caranya dengan membilas benda logam dan dikibas kering. Kemudian, taburkan soda kue pada benda tersebut. Bubuk soda kue akan menempel pada bagian yang lembap.

    Pastikan semua permukaan berkarat tertutup dengan soda kue. Biarkan selama sejam, lalu gosok permukaan dengan sikat. Terakhir, bilas dan keringkan barang itu.

    2. Cuka

    Rendaman cuka bekerja paling baik pada peralatan yang kondisi karatnya parah. Namun, ingat jangan gunakan metode ini pada apa pun yang permukaannya dicat karena cuka dapat merusak lapisannya.

    Rendam barang berkarat dengan cuka putih selama semalam. Lalu, bersihkan lapisan karat menggunakan sikat. Jika barangnya tidak dapat direndam, rendam kain lap dalam cuka putih dan bungkus area yang berkarat.

    3. Kentang dan Sabun Cuci Piring

    Kombinasi kentang dan sabun cuci piring bagus untuk permukaan yang hanya memiliki sedikit karat. Metode ini merupakan cara yang mudah dan relatif cepat untuk menghilangkan karat.

    Potong kentang menjadi dua bagian dan lapisi bagian ujung yang terbuka dengan sabun cuci piring. Gunakan kentang seperti sabut gosok. Karat akan memudar saat bereaksi dengan sabun dan kentang.

    4. Lemon dan Garam

    Metode penghilangan karat dengan lemon dan garam bekerja paling baik pada noda karat yang tidak terlalu membandel. Metode ini cocok untuk pisau dapur yang memiliki sedikit karat.

    Taburkan garam secukupnya pada area yang berkarat. Potong lemon menjadi dua, lalu peras airnya di atas garam.

    Diamkan campuran tersebut selama sekitar 30 menit, lalu gosok karatnya. Jika karat masih ada, ulangi prosesnya dan biarkan garam dan airnya meresap selama satu atau dua jam lagi hingga karat benar-benar hilang. Bilas, lalu keringkan.

    Itulah beberapa cara membersihkan karat menggunakan bahan rumahan. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Sabun Cuci Piring Habis? Tenang, Coba Gunakan 4 Bahan Alami Ini!



    Jakarta

    Mencuci piring bisa dibilang salah satu aktivitas yang sering dilakukan di dapur. Saking seringnya mencuci piring, kadang tidak terasa sabun cuci piring ternyata sudah habis. Dalam keadaan darurat bisa gunakan beberapa bahan alami sebagai pengganti sabun cuci piring.

    Melansir dari situs The Spruce, Selasa (08/04/2025), berikut 4 bahan alami yang bisa digunakan untuk mencuci piring.

    Soda Kue

    Soda kue dikenal sebagai bahan yang memiliki sifat abrasif yang lembut. Hal ini menjadikan soda kue sebagai pembersih yang baik, bahkan bisa membantu mengendalikan bau.


    Cuka Putih Suling

    Kualitas asam dari cuka putih suling dapat menghilangkan sisa minyak pada piring. Caranya isi mangkuk dengan ½ cangkir cuka lalu bilas pada piring yang penuh noda.

    Air Jeruk Lemon

    Sama seperti cuka, air jeruk lemon mengandung asam ringan yang dapat menghilangkan sisa-sisa makanan di piring. Gunakan ½ cangkir air jeruk lemon sama seperti menggunakan cuka. Namun, pastikan untuk menyaring air jeruk lemon agar tidak ada ampas yang tersisa. Supaya saat mencuci piring kamu tidak menemukan ampas kering.

    Bubuk Minuman Jeruk

    Jika tidak ada air lemon atau jeruk lemon langsung, kamu bisa gunakan bubuk minuman jeruk sebagai penggantinya.

    Itu dia 4 bahan alami yang bisa kamu gunakan untuk mencuci piring. Selamat mencoba!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Bahan Alami yang Ampuh Bersihkan Noda Membandel di Kompor


    Jakarta

    Setelah memasak pasti ada sisa-sisa makanan atau cairan yang mengering dan menempel di kompor. Belum lagi jika minyak berceceran di kompor dan sekitarnya, pasti dapur terasa lengket dan licin bukan?

    Satu-satunya cara untuk mengatasi noda sisa masakan tersebut adalah dengan membersihkannya. Itu adalah tugas wajib setelah selesai memasak. Sebab, apabila noda tersebut dibiarkan hingga dingin akan lebih sulit untuk dibersihkan. Air dan kain bersih tidak cukup untuk menghilangkan lengket dan licin pada kompor dan sekitarnya.

    Perlu ditambahkan bahan lainnya yang ampuh mengangkat noda, terutama yang membandel pada kompor. Dilansir Homes and Gardens, berikut beberapa bahan pembersih alami yang dapat membersihkan noda membandel pada kompor.


    1. Air Lemon

    khasiat sehat minum air lemonkhasiat sehat minum air lemon Foto: iStock

    Air perasan lemon yang dicampur ke dalam air sudah dikenal sebagai senjata ampuh untuk membersihkan noda membandel. Hal ini dikarenakan dalam lemon terdapat kandungan bahan pembersih alami dengan tingkat keasamannya yang tinggi dan sifat antibakterinya.

    Bukan hanya noda, bau tak sedap di dapur juga bisa dihilangkan dengan semprotan lemon. Caranya dengan meneteskan dua tetes minyak esensial lemon ke kapas. Lalu, letakkan di tempat di mana ditemukan bau tak sedap. Apabila muncul dari kulkas, letakkan di belakang kulkas agar baunya dapat terserap.

    Selain oil lemon, kulit lemon juga bisa menghilangkan bau tak sedap pada tempat sampah. Caranya cukup membuang beberapa kulit lemon ke dalam tempat sampah.

    Lemon juga memiliki efek pemutihan alami yang dapat membantu mencerahkan noda pada meja dapur dan permukaan lainnya. Namun, sebaiknya tidak menggunakan lemon pada meja dapur marmer atau beberapa meja dapur batu alam karena asamnya dapat mengikis batu atau meninggalkan noda.

    2. Soda Kue

    Perbedaan Soda Kue dan Baking Powder untuk Bahan Bikin KuePerbedaan Soda Kue dan Baking Powder untuk Bahan Bikin Kue Foto: Getty Images/iStockphoto/ossphotostock

    Soda kue biasa dipakai untuk membuat kue, tetapi kegunaannya juga bisa untuk membersihkan noda membandel, jamur, dan noda. Caranya dengan campurkan soda kue dengan air untuk mengatasi noda membandel di meja dapur, wastafel, dan kompor. Cara lainnya adalah dengan menaburkan soda kue pada spons basah untuk membersihkan permukaan tanpa menggoresnya. Bau tak sedap juga bisa diatasi dengan soda kue.

    3. Cuka Putih

    cuka putihcuka putih Foto: iStock

    Cuka putih merupakan pembersih alami yang ampuh karena keasamannya yang membantu melarutkan endapan mineral, minyak, dan kotoran. Cara untuk membuat bahan pembersih dari larutan cuka putih cukup dengan mencampurkan dengan air. Kemudian, diamkan selama beberapa menit.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Begini Cara Hilangkan Bau Rokok yang Menempel pada Pakaian


    Jakarta

    Bau rokok memang sulit hilang apalagi jika sudah menempel pada pakaian. Hal ini disebabkan oleh asap rokok yang memiliki berbagai jenis senyawa di dalamnya sehingga sulit hilang baunya.

    Dikutip dari Real Simple, seorang pakar binatu di Charlie’s Soap Taylor Sutherland mengatakan bahwa bau asap rokok sebenarnya lebih mudah dibersihkan daripada asap akibat kebakaran, tetapi keduanya tetap sulit dihilangkan karena mengandung senyawa berbahaya.

    “Masalah dengan asap tidak hanya terdiri dari berbagai jenis senyawa pewarna, dan asap itu sendiri mengandung karsinogen berbahaya yang harus dihilangkan,” kata Sutherland, dikutip dari Real Simple, Kamis (15/5/2025).


    Menurutnya memberikan wewangian juga tidak langsung menyelesaikan masalah. Oleh karena itu, perlu tahapan mencuci khusus agar bau asap benar-benar hilang.

    Langkah-langkah Menghilangkan Bau Rokok pada Pakaian

    Perhatikan Label pada Pakaian

    Pertama-tama, periksa label perawatan pada pakaian. Sebab, pakaian tertentu hanya boleh dicuci kering atau ada kain yang bahannya halus sehingga tidak tahan terhadap gosokan berlebih. Kemudian, jika pakaian aman dicuci seperti biasa, maka lakukan langkah-langkah berikut ini.

    Bilas Pakaian

    Sutherland mengatakan jika pakaian terkena asap, maka siram dulu dengan air. Membilas sebelum merendam pakaian dapat membantu menghilangkan residu dan partikel. Hal ini membuat perendaman awal menjadi lebih efektif.

    Rendam Pakaian dalam Detergen

    Kemudian, rendam pakaian ke dalam air yang dicampur sedikit detergen. Merendam pakaian dapat membantu menghilangkan partikel asap yang menempel pada kain dan membantu menghilangkan bau.

    Cuci dengan Suhu Tinggi

    Cuci pakaian dengan suhu tinggi tetapi tetap melihat label perawatan agar sesuai dan aman bagi pakaian.

    Keringkan Pakaian

    Setelah selesai, keringkan pakaian di luar ruangan yang terkena sinar matahari serta udara segar. Jika bau masih menempel dan belum hilang, maka sebaiknya ulangi proses pencucian.

    Namun, terdapat bahan-bahan tambahan yang mampu menghilangkan bau asap dengan cepat, yaitu soda kue dan cuka putih.

    Soda Kue

    Tambahkan ½ cangkir soda kue ke mesin cuci. Soda kue adalah penetral asam dan penetral bau alami yang dapat menghilangkan bau asap pada pakaian secara efektif.

    Cuka Putih

    Selain soda kue, bisa tambahkan cuka putih ke dalam mesin cuci sebelum pembilasan terakhir. Cuka putih juga mampu menetralkan bau asap.

    Itulah beberapa tips dan cara mencuci pakaian yang terkena asap rokok, semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com