Tag: sofa

  • Tiru 3 Kebiasaan Ini Agar Rumah Makin Terlihat Bersih dan Rapi


    Jakarta

    Rumah perlu dibersihkan secara rutin agar rapi dan bebas dari kotoran. Namun, rumah yang sudah dibersihkan terkadang masih terlihat berantakan dan kotor. Hal itu bisa terjadi karena kamu kurang teliti saat membersihkan rumah.

    Namun jangan khawatir, ada sejumlah kebiasaan yang bisa membuat rumah makin terlihat bersih dan rapi. Jika kebiasaan ini terus dilakukan, maka hunian kamu semakin terlihat bersih bahkan hingga berminggu-minggu.

    Penasaran, apa saja kebiasaan yang bikin rumah semakin terlihat bersih dan rapi? Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Kebiasaan yang Bikin Rumah Terlihat Bersih

    Membersihkan rumah tak hanya sekadar menyapu dan mengepel lantai. Lebih dari itu, ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar hunian semakin terlihat bersih.

    Dilansir situs The Spruce, berikut kebiasaan kecil yang membuat rumah terlihat bersih:

    1. Membersihkan Barang yang Berserakan

    Kebiasaan yang pertama adalah dengan membersihkan barang-barang yang berserakan. Pemilik layanan Wizard of Homes Kadi Dulude mengatakan semakin banyak barang yang berserakan di rumah maka semakin terlihat kotor, meskipun sudah sering disapu dan dipel.

    “Semakin sedikit barang yang Anda letakkan di tempat terbuka, maka semakin cepat dibersihkan setiap hari dan rumah Anda akan terasa lebih bersih dan rapi,” kata Dulude.

    Sejumlah kebiasaan kecil yang perlu dicoba yakni dengan tidak menumpuk banyak kertas di meja belajar, jangan meletakkan barang di atas sofa, dan bersihkan meja ruang tamu dari debu atau sisa noda minuman.

    2. Bersihkan Furnitur dan Hiasan

    Terkadang pemilik rumah hanya fokus terhadap debu dan kotoran yang berada di lantai, tapi lupa untuk membersihkan furnitur dan hiasan. Padahal, benda tersebut juga mudah kotor karena debu.

    Coba bersihkan meja kerja, wastafel, atau meja di ruang tamu agar terlihat bersih dan kinclong lagi. Jangan lupa untuk membersihkan hiasan yang menempel di dinding atau diletakkan di meja. Sebab, hiasan yang indah tersebut akan terlihat jelek kalau kondisinya dipenuhi debu.

    3. Bersihkan Area Dapur

    Kondisi dapur yang kotor ternyata dapat memengaruhi kebersihan rumah. Misalnya, cipratan minyak goreng hingga ke lantai membuat kaki terasa lengket saat diinjak. Apalagi jika kamu sering bolak-balik dari dapur ke ruangan lain, tentu lantai rumah akan ikut berminyak dan terasa lengket.

    Di sisi lain, peralatan dapur juga perlu dibersihkan secara rutin. Hindari menumpuk peralatan masak yang tidak dipakai hingga berbulan-bulan karena bisa berdebu dan akhirnya rusak.

    “Pikirkan barang-barang apa saja yang benar-benar harus diletakkan di meja dapur. Sebab, barang tersebut akan mudah berminyak dan lengket, sehingga membuat seluruh dapur terasa kotor,” ujar Dulude.

    Lebih lanjut, Dulude mengatakan penting meluangkan waktu setiap seminggu sekali untuk membersihkan dapur dan meja makan. Sebab, area ini sering kali terlihat berantakan saat setelah masak atau menyantap makanan bersama keluarga.

    “Sebaiknya luangkan waktu untuk mempertimbangkan kembali barang apa yang akan diletakkan di dapur. Cara ini dapat menjaga dapur tetap bersih setiap hari,” pungkasnya.

    Dulude mengimbau cara ini tak hanya berlaku untuk dapur, tapi juga bisa diterapkan pada kamar mandi. Meski begitu, kamar mandi tidak terlalu terlihat dari luar karena pintunya selalu ditutup.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • 5 Cara Mudah Bersihkan Sofa Tanpa Vacuum Cleaner


    Jakarta

    Sofa perlu dibersihkan secara berkala agar nyaman digunakan oleh penghuni rumah. Salah satu cara andalan untuk membersihkannya adalah menggunakan penyedot debu atau vacuum cleaner.

    Alat ini memang sangat praktis untuk menghilangkan tumpukan debu pada sofa. Namun, bagaimana kalau tidak ada penyedot debu di rumah?

    Tenang, ada berbagai cara untuk membersihkan sofa kok. Berikut ini tips membersihkan sofa dengan mudah.


    Cara Bersihkan Sofa

    Inilah cara praktis membersihkan sofa tanpa perlu penyedot debu, dikutip dari Homes and Gardens.

    1. Sapu Pakai Kuas

    Kepala Petugas Kebersihan di Cloralen, Tanu Grewal, mengatakan hal pertama yang bisa dilakukan adalah menggunakan dustpan dan kuas bersih untuk perlahan menyapu kotoran pada permukaan sofa. Ia menyarankan untuk melepas bantalan sofa dan menyapu dengan tekanan lembut dari belakang ke depan.

    “Rol serat juga bisa membantu pada langkah ini (terutama jika Anda memiliki hewan peliharaan yang mengalami kerontokan!),” katanya dikutip dari Homes and Gardens, Senin (3/11/2025).

    2. Atasi Noda

    Kalau menumpahkan makanan atau cairan di sofa, penghuni rumah harus segera membersihkannya sebelum terbentuk noda membandel. Tanu Grewal biasanya menggunakan cairan pembersih noda yang tersedia di supermarket. Pastikan pembersih itu sesuai dengan bahan sofa di rumah.

    “Larutkan penghilang noda dalam air dan rendam spons atau kain bersih di dalamnya. Kemudian, gunakan spons atau kain tersebut untuk membersihkan noda pada sofa,” jelasnya.

    Diamkan larutan pembersih selama beberapa menit. Lalu, bersihkan kembali area noda itu dengan air dan keringkan dengan kain kering.

    3. Usap dengan Kain Lembap

    Jika penutup sofa tidak bisa dilepas atau dicuci pakai mesin, Kepala Operasional OURA Shaun Veran menyarankan untuk pakai kain lembap untuk membersihkan sofa. Basahkan kain mikrofiber dengan pembersih khusus atau campuran sabun piring lembut dan air hangat. Peras kain tersebut, lalu lap sofa.

    “Ini dapat membantu menghilangkan noda dan mensterilkan permukaan. Saya sarankan untuk menguji larutan pembersih terlebih dahulu pada area yang tersembunyi agar tidak merusak kain,” ucapnya.

    4. Pukul Sofa

    Pembersih profesional dan pemilik CleanerMatch mengatakan penghuni bisa membersihkan debu sofa dengan memukul-mukul permukaan dan bantal sofa di luar rumah. Cara ini cukup baik untuk mengempaskan kotoran dan debu tanpa penyedot debu.

    “Teknik kuno ini dapat membuat perbedaan yang signifikan pada kebersihan sofa Anda,” ucapnya.

    5. Semprotkan Cairan Linen

    Tanpa penyedot debu, penghuni tidak bisa menghilangkan bau apak sofa pakai soda kue. Cara alternatifnya, penghuni bisa menyemprotkan cairan linen pada sofa. Semprotan ini membantu menghilangkan bau tak sedap pada sofa.

    Itulah beberapa cara untuk membersihkan sofa tanpa penyedot debu. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Cara Membersihkan Sofa Bahan Beludru Biar Tahan Lama


    Jakarta

    Sofa dari bahan beludru bisa menjadi pilihan untuk dipakai di rumah. Sofa beludru bisa memberikan kesan elegan, mewah, dan memiliki permukaan yang lembut.

    Sofa di rumah tentunya membutuhkan perawatan agar tetap awet dan tidak bau apak. Menurut Margaret Larson dari Sustainable Furniture, sebaiknya sebelum membersihkan sofa, kamu melakukan patch test terlebih dahulu. Hal ini untuk mencegah kerusakan pada sofa.

    “Sebelum membersihkan sofa, pastikan kamu melakukan patch test dengan menggunakan produk kebersihan atau alat kebersihan pada bagian kecil di sofa. Pastikan area ini tersembunyi jadi apabila terdapat kerusakan tidak terlalu kelihatan. Perhatikan pada warna yang hilang atau tekstur aneh. Jika hal itu muncul jangan gunakan produk tersebut ke seluruh sofa,” ujarnya, dikutip dari Ideal Home, Senin (25/12/2023)


    Dilansir dari Ideal Home, Senin (25/12/2023), berikut ini cara membersihkan sofa berbahan beludru.

    1. Gunakan Vacuum Cleaner

    Kamu bisa membersihkan sofa dengan menggunakan penyedot debu atau vacuum cleaner. Bersihkan dengan gerakan memutar secara perlahan untuk menghilangkan kotoran.

    Alternatif lain, kamu juga bisa membersihkan sofa beludru dengan lint roller yang bisa membuat pekerjaan jadi lebih mudah dan cepat.

    2. Sikat dengan Lembut

    Kamu bisa membeli sikat khusus untuk bahan beludru. Dengan menggunakan sikat tersebut tentunya bisa menjaga sofa beludru kamu. Pastikan menyikat searah dengan serat beludru.

    3. Rawat dengan Cara Diuap

    Jika sofa beludru kamu memungkinkan untuk di-steam atau diuap (lihat pada label apakah sofa bisa terkena air atau tidak), kamu bisa menggunakan steamer yang bisa digenggam (hand-held steamer) agar tidak kusut.

    Gunakan dengan pengaturan rendah dan terus gerakkan steamer agar tidak berbekas di sofa yang bisa merusak bahan.

    Seberapa Sering Membersihkan Sofa?

    Membersihkan sofa sebaiknya dilakukan setiap minggu agar terbebas dari debu. Kamu bisa membersihkannya dengan menggunakan vacuum cleaner.

    Apabila tidak dibersihkan dalam waktu yang lama, nantinya warna pada sofa bisa pudar dan akan mempengaruhi bahan sofa.

    “Kamu sebaiknya menyedot debu sofa secara teratur agar tetap bersih lebih lama, pastikan untuk menyedot debu seminggu sekali atau 2 kali seminggu jika kamu memiliki hewan peliharaan atau anak-anak,” kata Brand Specialist Zinus, Victoria Cedeno.

    (abr/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Mengatasi Kulit Sofa Mengelupas



    Jakarta

    Masalah yang seringkali dialami pada sofa dengan bahan kulit yaitu permukaan yang sering mengelupas. Kulit pada sofa terkelupas sampai memunculkan retakan karena serat-seratnya rusak dikarenakan sering mendapatkan gesekan.

    Masalah ini membuat sofa menjadi kurang bagus dan tidak nyaman, bahkan dapat berpengaruh kepada keindahan ruangan. Tapi kamu tak perlu khawatir, daripada membeli sofa baru kamu bisa ikuti tips mengatasi sofa kulit yang mengelupas berikut dikutip dari De Hygienique, Selasa (16/1/2024). Yuk! Simak tips lengkapnya.

    Cek Bagian Sofa yang Mengelupas

    Sebelum melakukan perbaikan pada sofa kulit, cari terlebih dahulu bagian mana saja yang serat kulitnya mengelupas. Lalu, beri tanda dengan menggunakan selotip kecil untuk memudahkan proses penambalan. .


    Membersihkan Sofa Kulit

    Selanjutnya, kamu dapat bersihkan sekitar area yang rusak dengan menggunakan kain bersih yang berserat dan telah dibasahi air. Kamu juga bisa menggunakan tisu basah beralkohol atau cairan pembersih. Jika sofa kamu ditumbuhi jamur, kamu bisa hilangkan dengan menggunakan bahan alami, yaitu air dan cuka.

    Namun, jangan menyemprotnya terlalu banyak, cukup dengan menyemprot sedikit saja dan lap secara perlahan, agar cairan tidak terserap oleh bahan kulit tersebut. Tujuan dari membersihkannya adalah untuk mengetahui warna asli dari sofa, sehingga kamu bisa menentukan warna untuk reparasi. Sesudah dibikin bersih, diamkan sofa beberapa saat supaya betul-betul kering.

    Bahan yang dibutuhkan Untuk Mengatasi Sofa Kulit Mengelupas

    • Cat khusus kulit dengan warna sesuai sofa
    • Setrika
    • Kertas atau paper bag polos

    Jika semua bahan sudah tersedia, selanjutnya memasuki tahap perbaikan. Berikut langkah-langkah memperbaiki sofa kulit.

    Cara Memperbaiki

    Pertama, siapkan setrika lalu atur suhu panasnya. Jangan sampai terlalu panas karena dapat merusak kulit sofa.

    Kemudian, oleskan cat kulit pada permukaan yang retak dengan menggunakan spatula kecil, lalu ratakan menyeluruh hingga menyatu dengan warna sofa. Pastikan bahwa warnanya melebur sesuai warna asli dari sofa kamu.

    Lalu, Letakkan kertas atau paper bag warna coklat yang bisa didapat dari minimarket.

    Setelah itu, letakkan setrika yang telah panas di atas kertas tersebut. Perlu diingat! Gunakan kertas dengan ukuran yang lebih besar dibandingkan dengan setrika.

    Selanjutnya, kamu bisa menekan setrika secara perlahan agar cat kulit tersebut meresap dengan baik. Lakukan hal yang sama pada bagian yang rusak. Kemudian, kamu bisa lihat sofa kulit yang tadinya retak telah hilang.

    Perlu diingat! hindari permukaan setrika langsung menyentuh ke permukaan sofa kulit tanpa alas. Hal ini dikarenakan itu dapat mengakibatkan kerusakan serius. Maka dari itu, baik untuk menggunakan kertas sebagai alasnya.

    Demikian tips mengatasi sofa kulit yang mengelupas. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Meletakkan Sofa dan TV di Ruang Keluarga yang Sempit


    Jakarta

    Meletakkan sofa dan TV di ruang keluarga bisa menjadi tantangan, apalagi buat kamu yang punya ruang keluarga yang sempit. Jika salah meletakkan, bisa jadi ruangan semakin sempit.

    Nah, untuk mengakalinya ada beberapa trik yang bisa kamu lakukan mengatasi hal ini. Mengutip dari Ideal Home, Rabu (14/2/2024). Berikut trik yang bisa kamu coba.

    Tips Meletakkan Sofa di Ruang Keluarga yang Sempit

    Jika kamu memiliki ukuran ruang keluarga standar, berbentuk persegi panjang atau persegi, maka posisikan dua sofa berukuran sama yang saling berhadapan dengan meja kopi di antaranya dan letakkan di tengah titik fokus ruangan dapat menjadi pilihan yang cocok.


    Kemudian, pastikan juga selalu memberikan sedikit jarak di sekitar furnitur, sehingga orang-orang dapat berjalan atau berkeliling. Sebenarnya, tidak ada aturan pasti dan tepat yang mengatakan kamu tidak dapat memasangkan furnitur dengan ukuran berbeda, seperti tiga tempat duduk dan dua tempat duduk, atau sofa panjang dengan tempat duduk.

    Ukuran yang bervariasi dapat menciptakan dinamika yang berbeda di dalam ruang keluarga kecil tersebut.

    Tips Meletakkan TV di Ruang Keluarga yang Sempit

    Tak bisa dipungkiri, ruang keluarga tanpa televisi (TV) akan menjadi ruang keluarga yang hampa dan menyisakan ruang kosong. Sebab, pada kebanyakan ruang keluarga, TV menjadi salah satu titik fokus di dalam area tersebut. Lantas, dimana meletakkan TV di dalam ruang keluarga yang sempit?

    Untuk posisi menonton yang optimal, TV idealnya diletakkan di depan tengah sofa. Jika ini merusak estetika, maka posisikan TV di satu sisi lainnya, seperti di sudut ruangan. Selain itu, TV harus berada pada ketinggian yang tepat dalam kaitannya dengan sofa sehingga terasa nyaman untuk dilihat dan kamu tidak perlu melihat ke atas atau meninggikan leher untuk menontonnya.

    Demikian tips meletakkan sofa dan tv di ruang keluarga yang sempit. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Asal! Ternyata Sofa Tidak Boleh Diletakkan di Depan Jendela


    Jakarta

    Sofa biasanya diletakkan di ruang keluarga atau ruang tamu karena daya tampungnya yang luas. Kamu perlu pintar-pintar menatanya apalagi di ruang yang sempit karena sofa memiliki ukuran yang cukup besar.

    Menurut feng shui, praktik China Kuno dalam menata benda untuk mendorong keselarasan dengan alam, meletakkan sofa di rumah tidak bisa sembarangan.

    Salah satu spot yang sebaiknya dihindari adalah meletakkan sofa atau kursi di depan jendela. Menurut ahli feng shui, Melissa Waite Stamps seperti yang dikutip dari Homes and Gardens, sofa yang diletakkan di bawah jendela dapat menimbulkan masalah.


    Alasan pertama yang mendasari aturan tidak dianjurkannya meletakkan sofa di bawa jendela adalah sofa seharusnya diletakkan di tempat yang aman. Misalnya terdapat ruang kosong di belakangnya atau jika dirapatkan ke dinding, maka hanya ada dinding saja tanpa jendela di sana.

    Lalu alasan meletakkan sofa di depan jendela dapat menyebabkan rasa cemas pada seseorang. Dalam praktek Cina perasaan tidak nyaman tersebut berhubungan dengan energi chi yang masuk melalui jendela yang terhalang oleh keberadaan sofa tersebut. Energi chi yang melambangkan kekuatan hidup.

    Anjuran feng shui ini terkadang tidak bisa diaplikasikan karena keterbatasan luas ruang atau desain dari rumah sendiri. Menurut Homes & Gardens, jika ingin meletakkan sofa di depan jendela, buat posisi jendela sangat rendah hingga orang yang duduk di sofa tersebut dapat melihat pemandangan di luar.

    Hal ini juga dapat membantu seseorang untuk membuka dan menutup jendela tersebut sehingga tidak membahayakan keselamatan.

    Menambahkan banyak tanaman di sekeliling sofa dan ruangan juga disarankan oleh feng shui karena membawa energi yang baik dan membantu sirkulasi udara di dalam ruangan.

    Aturan ini bisa diterapkan bagi kamu yang sedang merencanakan rumah impian atau yang sedang mencari penataan interior yang cocok untuk di rumah.

    Jarak Sofa dengan Jendela yang Disarankan

    Menurut Homes & Gardens, setidaknya 1 meter harus disisakan antara sofa dengan jendela. Ini untuk mempermudah ketika buka dan tutup gorden. Selain itu memudahkan ketika dibersihkan dan saat sofa bergeser tidak akan langsung mengenai kaca atau tembok di belakangnya.

    Tempat yang Disarankan Untuk Meletakkan Sofa

    Menurut Parents yang dikutip pada (2/3/2024) lokasi yang disarankan untuk meletakkan sofa di ruang keluarga adalah di bagian barat daya. Dengan begitu, pada area tenggara dan timur laut dapat digunakan untuk ruang bergerak.

    Selain itu hadapkan sofa ke arah pintu. Menurut Johanna Augusta, ahli feng shui, seperti yang dikutip dari Homes & Gardens, spot ini memberikan rasa aman dan nyaman karena langsung melihat ke arah pintu.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Mau Membeli Sofa? Hati-hati dengan 5 Warna Ini


    Jakarta

    Sofa adalah salah satu furnitur yang memiliki peran penting sebagai daya tarik utama ruang tamu atau ruang keluarga. Sofa adalah investasi jangka panjang, sehingga penting untuk mempertimbangkan berbagai hal sebelum memilih sofa.

    Salah satu hal yang penting diperhatikan saat memilih sofa adalah warna. Mengutip Livingetc, interior desainer Margherita Thumiger dan Louise Glynn berpendapat bahwa sofa adalah furnitur yang kerap mendominasi suatu ruangan. Oleh karena itu, warna sofa sangat berpengaruh terhadap keseluruhan tampilan ruangan.

    Warna sofa tentu sesuai selera masing-masing orang. Akan tetapi, sebaiknya detikers berhati-hati dengan beberapa warna sofa tertentu.


    Warna yang Sebaiknya Dihindari Saat Memilih Sofa

    Berikut 5 warna yang sebaiknya dihindari untuk sofa detikers.

    1. Putih

    Warna sofa pertama yang sering disarankan untuk dihindari adalah warna putih sebab rawan kotor. Bagi sebagian besar keluarga, ada hewan pemeliharaan atau anak-anak yang mungkin mengotori sofa putih. Jika sofa terlalu sering dibersihkan, kualitas sofa lama-kelamaan akan menurun.

    Jika detikers ingin memiliki sofa berwarna putih, alternatif yang bisa digunakan adalah slipcover atau sarung sofa. Slipcover mudah dilepas dan dibersihkan sehingga sofa putih detikers tetap terlihat bersih.

    2. Merah Menyala

    Merah adalah warna yang elegan, tetapi mampu menghasilkan energi bergairah dan bersemangat yang kurang cocok dengan ruang keluarga sebagai tempat untuk bersantai.

    Selain itu, warna terang seperti merah akan pudar seiring waktu. Margherita dan Louise menyarankan untuk menghindari warna-warna menyala jika sofa diletakkan di tempat yang terkena cahaya matahari.

    Warna merah juga cukup sulit untuk dipadukan dengan warna-warna lain. Jika detikers tertarik dengan warna merah, perhatikan warna lantai, dinding, dan furnitur lain di dalam ruangan.

    Alternatif warna merah menyala yang bisa diambil adalah nuansa merah yang lain, seperti warna burgundy yang lebih tenang tetapi tetap memberikan kesan elegan.

    3. Abu-abu

    Interior desainer Anne Hindley berpendapat bahwa abu-abu memberikan kesan modern, tetapi juga bisa menimbulkan kesan formal dan kaku. Ini kurang cocok untuk ruang tamu atau ruang keluarga yang mestinya nyaman.

    Jika detikers memutuskan menggunakan warna abu-abu untuk sofa ruang tamu atau ruang keluarga, manfaatkan dekorasi dengan warna-warna yang cocok, seperti warna kuning tanah (ochre), agar ruangan memiliki kesan lebih hidup.

    4. Warna atau Pola yang Sedang Tren

    Warna atau pola yang sedang tren memang menarik, tetapi sofa adalah furnitur yang digunakan dalam jangka waktu yang lama. Ketika memilih sofa, pilihlah warna yang tidak lekang oleh waktu.

    Interior desainer Kelly Cinnamond-Santos menyarankan agar warna sofa sebaiknya lebih netral. Warna atau pola yang sedang tren bisa dipakai untuk dekorasi tambahan seperti sarung bantal yang bisa diganti di kemudian hari.

    5. Hitam

    Warna hitam mampu memberikan kesan suram, gelap, dan negatif ke sebuah ruangan. Jika detikers menginginkan sofa berwarna hitam, pilih bahan yang mampu memantulkan cahaya agar sofa hitam terlihat lebih menarik dan tidak kaku.

    Misalnya, sofa hitam yang terbuat dari kulit memberikan kesan klasik, elegan, dan tidak lekang oleh waktu.

    Itu dia 5 warna yang sebaiknya dihindari saat memilih sofa. Tetapi, bukan berarti warna-warna ini tidak boleh dipakai sama sekali, ya! Semoga artikel ini membantu detikers yang sedang ingin membeli sofa.

    (fds/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • 2 Penyebab Bantalan Sofa Kendur dan Cara Mencegahnya


    Jakarta

    Kelebihan sofa daripada kursi biasa adalah dudukannya memiliki bantalan yang empuk dan hangat. Namun, sering ditemui bantalan sofa kendur saat diduduki.

    Hal ini bisa disadari saat duduk di atasnya, kamu merasa seperti badan lebih rendah dari ketinggian bantalan sofa yang seharusnya. Saat pertama kali merasakan itu kamu pasti akan merasa tidak nyaman dan mencoba memperbaiki posisi duduk agar lebih tegak.

    Mengutip dari The Spruce pada Sabtu (16/3/2024), berikut cara mengetahui penyebab bantalan sofa kendur dan cara memperbaikinya.


    1. Cek Kondisi Bantalan Sofa

    sofa kendur bukan hanya karena bantalannya yang kurang massa di dalamnya. Kamu bisa mengeceknya dengan melepas bantalan sofa. Kemudian meletakkannya di lantai. Jika saat diduduki bantalannya kendur seperti semula maka memang benar masalah dari sana.

    Bantal yang rata dapat dibuat kembali menggunakan bahan yang sama dengan cara memutarnya. Namun solusi yang paling efektif adalah mengganti bantalan sofa dengan busa baru yang dibungkus dengan poliester atau dacron.

    2. Pegas Serpentine Longgar atau Rusak

    Serpentine Springs adalah pegas yang berada di dalam sofa. Bentuknya zig zag seperti ular terbuat dari kabel logam panjang. Pegas serpentine atau yang kerap disebut pegas zig-zag ini mengelilingi kerangka sofa dari depan ke belakang.

    Pegas yang sudah lepas, perlu dipasang kembali ke klipnya, agar sofa tidak kendor. Apabila kondisi Pegas serpentine kendor, maka kamu harus menggantinya dengan yang baru.

    Pegas serpentine terbuat dari logam yang kuat juga rawan putus, terutama bagi pemiliknya yang kerap melepaskan ikatannya pada kerangka sofa kayu. Jika sudah terputus, kamu masih bisa menyambungkannya dengan benang atau kawat.

    Untuk menghindari bantalan sofa kendur, kamu perlu berhati-hati saat menggunakannya seperti rajin mengganti bantalan sofa dan tidak duduk di atas sofa dengan tekanan lebih.

    Jika kamu suka duduk di sofa, coba secara teratur berganti tempat agar semua sisi sofa mendapatkan tekanan yang sama. Menduduki satu spot sofa secara terus menerus mengurangi massa bantalan sofa untuk menyanggah beban di atasnya.

    Selain itu, hindari lompat di atas sofa. Getaran berlebih membuat pegas serpentine bisa putus atau bergeser. Duduk secara perlahan jangan seperti membanting diri.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Sulap Sofa Jelek di Rumah Jadi Nyaman Lagi!



    Jakarta

    Sofa adalah barang yang paling penting dan selalu ada di ruang keluarga dimana kita banyak menghabiskan waktu untuk bersantai bersama keluarga. Oleh karena itu, penting untuk memilih sofa yang nyaman agar kegiatan bersantai bersama di ruang keluarga lebih menyenangkan.

    Namun ada satu masalah yang tidak dapat dihindari saat membeli sofa. Ketika melihat harga sofa di pasaran, kamu akan menemukan fakta bahwa harga sofa yang bagus dan nyaman biasanya sangat mahal. Tapi kamu tidak perlu khawatir, kamu bisa membeli sofa dengan harga murah dan tetap mendapat sofa yang nyaman jika kamu melakukan tips dibawah ini.

    Perlu diingat bahwa setiap masalah pada sofa akan memerlukan solusi yang berbeda juga. Dikutip dari laman Life Hacker, inilah tips untuk sulap sofa jelek di rumah jadi nyaman!


    Tips Untuk Masalah Kain Sofa yang Gatal

    Saat membeli sofa dengan harga murah, masalah yang paling umum ditemukan adalah masalah terkait bahan atau kain sofa yang berkualitas rendah. Kain sofa yang buruk biasanya akan terasa kasar dan gatal saat digunakan. Jika sofa kamu membuat kamu gatal, atau menyebabkan reaksi alergi, kamu bisa menggunakan sarung sofa untuk melapisinya.

    Gunakan sarung sofa yang lembut. Jika diterapkan dengan benar, sarung sofa bisa mengatasi masalah sofa yang gatal dengan maksimal. Kamu juga bisa memilih warna sarung sofa yang sesuai dengan selera kamu atau jika beruntung kamu bisa menemukan kain yang cukup mirip dengan warna aslinya. Penggunaan sarung sofa ini juga memudahkan kamu saat membersihkan sofa karena mudah dicuci dan diganti.

    Tips untuk Masalah Sofa yang Terlalu Empuk atau Keras

    Sofa biasanya akan terasa terlalu empuk atau terlalu keras tergantung penggunaannya. Tapi, yang pasti adalah sofa akan terasa tidak nyaman apabila terlalu empuk ataupun keras. Sofa yang terlalu empuk jika digunakan dalam jangka waktu lama bisa berpotensi besar untuk menjadi cekung. Sedangkan Sofa yang terlalu keras akan membuat punggung sakit.

    Solusinya adalah sebagai berikut:

    • Untuk sofa yang terlalu keras, kamu bisa mengatasinya dengan memutar bantalannya setiap beberapa hari. Seiring berjalannya waktu, membaliknya dapat membuat empuk bantalan sofa secara merata dan menghilangkan rasa kaku yang tidak nyaman. Selain itu, kamu juga bisa mencoba melapisi bantalan sofanya dengan selimut tebal supaya lebih empuk.
    • Sementara untuk sofa yang terlalu empuk, kamu bisa mencoba meletakkan lapisan tipis busa keras di atas bantalan yang ada.

    Tips Untuk Masalah Bantalan Sofa yang Kendur

    Biasanya saat sofa baru dibeli, sofa akan terasa sangat, tapi seiring berjalannya waktu biasanya bantalan dan busa sofa akan kendur dan melorot. Solusi untuk masalah ini adalah dengan menyisipkan busa keedalam bantal sofa. Ditempatkan di dalam sarung bantal, sisipan busa kaku ini bisa mengembalikan bantalan sofa kamu ke kondisi yang lebih kokoh dan suportif.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Langkah Bersihkan Ruang Tamu Agar Siap Terima Tamu saat Lebaran


    Jakarta

    Lebaran biasanya dirayakan dengan berkumpul bersama keluarga di suatu rumah. Bagi kamu yang kebetulan menjadi tuan rumah yang menyelenggarakan acara silaturahmi dan menyantap hidangan lezat di rumah, tentu sudah melakukan berbagai persiapan di rumah dari jauh-jauh hari.

    Salah satu persiapan yang tidak boleh terlewatkan adalah membersihkan rumah agar tamu merasa nyaman berlama-lama. Perlu diingat, kamu tidak perlu membersihkan seluruh rumah, melainkan fokus pada ruangan yang akan sering digunakan seperti ruang tamu dan ruang keluarga.

    Selain menyapu dan mengepel lantai, ada beberapa hal yang tidak boleh ketinggalan saat mempersiapkan ruang tamu. Berikut ini langkah-langkah membersihkan ruang tamu dan keluarga agar siap menerima tamu pada saat lebaran, dilansir dari laman Sparkle and Shine.


    1. Kumpulkan Sampah

    Langkah pertama untuk membersihkan ruang tamu tentunya mengumpulkan sampah dan benda-benda yang tidak digunakan lagi. Siapkan kantong sampah ketika hendak membuang sampah-sampah di ruang tamu.

    Selain sampah, kamu juga bisa menyingkirkan benda-benda berlebih atau tidak digunakan lagi untuk memudahkan kamu saat bersih-bersih.

    2. Singkirkan Benda-benda yang Berserakan

    Ruang tamu yang disesaki barang-barang yang berserakan di mana-mana hanya akan menyulitkan ketika membersihkan ruang tamu. Kamu bisa menyiapkan keranjang pakaian sebagai tempat sementara untuk menampung barang-barang tersebut.

    Jadi pastikan untuk mengumpulkan barang-barang yang tidak diperlukan di ruang itu untuk diletakan di tempat lain sebagaimana mestinya.

    3. Membersihkan Sofa

    Setelah menghilangkan kekacauan di ruang tamu, saatnya fokus membersihkan dan merapikan sofa sebagai furnitur utama pada ruangan. Rapikan permukaan sofa beserta bantal-bantal hiasnya supaya terlihat rapi.

    Kemudian, bersihkan tumpahan makanan, rambut, dan kotoran lainnya yang mungkin menumpuk pada sofa. Akan lebih mudah bila kamu menggunakan penyedot debu yang bisa membersihkan sofa hingga ke sela-selanya.

    4. Membersihkan Debu

    Awali proses bersih-bersih dengan menyapu debu-debu pada setiap sisi ruang tamu atau ruang keluarga menggunakan kemoceng kering, terutama pada perabotan dan dekorasi ruangan. Setelah menyapu debu dengan cara kering, selanjutnya kamu bisa memakai kain mikrofiber yang lembab untuk membersihkan berbagai permukaan.

    5. Membersihkan Kaca dan Cermin

    Membersihkan jendela dan cermin di ruang tamu sangat penting agar ruangan terlihat kinclong. Kamu bisa menggunakan pembersih kaca pada umumnya ataupun cuka sebagai alternatif murah.

    Jangan lupa membersihkan juga semua vas kaca, tatakan gelas, bingkai foto, penutup lampu, dan kaca tungku kayu jika ada. Lalu, untuk membuat cairan pembersih sendiri yang bekerja untuk sebagian permukaan, bisa dengan menggabungkan cuka dengan air dan sedikit sabun cuci piring.

    Demikian langkah-langkah yang dapat kamu lakukan untuk membersihkan ruang tamu menjelang Lebaran. Semoga membantu!

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com