Tag: sofa

  • Jelang Lebaran, Pastikan Sofamu Bebas Kotoran dengan Cara Ini!



    Jakarta

    Sofa di ruang tamu merupakan salah satu barang di rumah yang mungkin jarang dibersihkan. Ukurannya besar dan sulit dibawa terkadang membuat kita bingung bagaimana cara membersihkannya.

    Padahal, sofa juga sama seperti barang rumah tangga lainnya yang menyimpan kuman dan bakteri. Oleh karena itu, sebelum Lebaran ketika banyak tamu datang, sebaiknya sofa dibersihkan.

    Walau kelihatannya bersih dan tidak ada kotoran apa-apa, sebetulnya sofa merupakan tempat berkumpulnya kotoran dan noda dari tumpahan makanan atau minuman, bahkan sampai kaki kita yang kotor menginjak sofa. Namun, kotoran tersebut menumpuk di sela-sela sofa sehingga kita sering tidak sadar jika sofa sebetulnya sudah kotor.


    Namun, kamu tidak perlu khawatir sebab berikut melansir dari situs Good House Keeping, terdapat beberapa cara membersihkan sofa.

    Cek Kode Label

    Pada sofa terdapat kode label yang membantu kamu mengetahui bagaimana cara perawatannya. Berikut kodenya

    • W adalah kode bahwa sofa dapat dibersihkan dengan air.
    • S adalah kode bahwa sofa hanya dapat dibersihkan pakai bahan kimia atau pelarut pembersih jok (dry clean).
    • W/S adalah kode bahwa sofa dapat dibersihkan pakai air maupun pelarut bahan kimia.
    • X adalah kode bahwa sofa hanya bisa divakum, disedot debunya, dan jangan gunakan air.

    Setelah mengecek kode pada label perawatan sofa, kemudian bersihkan sofa sesuai dengan bahannya yaitu ada bahan kain dan bahan kulit.

    Bersihkan Sofa Bahan Kain

    Untuk membersihkan sofa berbahan kain, perhatikan langkah-langkah berikut.

    1. Gunakan penyedot debu untuk membersihkan seluruh bagian sofa, seperti belakang, lengan, pinggiran, dan bawah. Bersihkan juga sepanjang pinggiran dan jahitan sofa.
    2. Gunakan alat uap seperti setrika uap untuk menembus kain. Hal ini berguna untuk membunuh tungau yang menyelinap di sofa.
    3. Bersihkan noda jika ada. Campur ¼ sendok teh sabun cuci piring dan satu cangkir air hangat. Tuang dan tepuk noda dengan hati-hati. Setelah noda hilang, tepuk area untuk menghilangkan kelembapannya.
    4. Semprotkan pewangi pada sofa.

    Bersihkan Sofa Bahan Kulit

    Untuk membersihkan sofa berbahan kain, perhatikan langkah-langkah berikut.

    1. Bersihkan menggunakan penyedot debu sedikit demi sedikit sampai celah sofa.
    2. Bilas pakai kain basah pada beberapa spot yang ada nodanya.
    3. Semprotkan pelindung kulit sofa agar lebih awet.
    4. Setelah dibersihkan, kamu perlu menghilangkan bau dari sofa yang mengganggu. Melansir dari situs The Spruce, bau sofa bisa hilang dengan menggosokkan soda kue dengan lembut terhadap kain sofa. Biarkan soda kue selama satu jam atau semalaman. Kemudian, sedot sisa-sisa soda kue tersebut.

    Itulah beberapa tips untuk membersihkan sofa serta menjaga kesegarannya. Semoga bermanfaat ya!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 8 Warna Sofa yang Perlu Dihindari Menurut Desainer Interior


    Jakarta

    Sofa adalah perabot yang menjadi titik fokus utama di sebuah ruangan. Sofa dengan warna yang cerah, kalem, dan terlihat bersih membantu ruangan terlihat cerah serta tenang.

    Kesan berbeda muncul jika sofa yang dipilih berwarna gelap, terlalu terang, atau pucat. Rumah bisa terasa kurang nyaman bagi orang yang menempatinya atau sekadar bertamu.

    Warna Sofa yang Perlu Dihindari

    Dengan banyaknya pilihan, mungkin akan sulit memilih warna yang tepat untuk sofa di rumah. Namun secara umum sebaiknya hindari warna-warna berikut dikutip dari laman Cozy Plant dan Livingetc.


    1. Hitam

    Sofa hitam bisa menciptakan kesan gelap dan berat di dalam ruangan. Warna hitam juga akan menyerap cahaya dan membuat ruangan terkesan sempit dan lebih tertutup.

    Jika memang mau menggunakan warna ini, pilih bahan yang bisa memantulkan cahaya dengan cara yang menarik. Dengan sedikit cahaya dan bayangan, sofa hitam bisa tampak elegan dan tidak kaku.

    2. Merah

    Warna merah memang sering dikaitkan dengan gairah, berani, dan keinginan menarik perhatian. Namun sebaiknya hindari warna merah untuk sofa karena bisa menjadi fokus utama rumah.

    Akibatnya pesona perlengkapan, ornamen, dan pernak-pernik rumah lainnya cenderung hilang serta tidak terlihat. Apalagi jika warna merah sofa makin pudar seiring waktu, yang bisa bikin rumah terlihat pucat.

    3. Hijau Neon

    Hijau neon juga perlu dihindari dalam pemilihan warna sofa. Warna terang dan bold ini berisiko menyebabkan mata lelah bahkan sakit kepala. Selain itu, hijau neon bisa berbenturan dengan warna lain di rumah, sehingga sulit menciptakan paduan yang harmonis dan kohesif.

    4. Kuning Cerah

    Kuning sebaiknya tidak dipilih untuk warna sofa. Warna yang identik dengan kebahagiaan ini, berisiko bikin mata tegang dan tidak nyaman. Jika masih ingin menggunakan warna kuning, sebaiknya pilih yang lembut dan kalem.

    5. Oren

    Oren sering dikaitkan dengan kehangatan dan energi, tapi tidak cocok untuk warna sofa. Warna ini juga sulit dipadukan dengan yang lain, sehingga bisa membatasi pilihan untuk dekorasi dan aksesori.

    6. Putih

    Jika ingin menggunakan putih sebagai warna sofa, sebaiknya pertimbangkan unsur lain di dalam rumah. Misalnya tidak ada hewan peliharaan yang berisiko mudah mengotori sofa.

    Pertimbangan ini dikarenakan putih adalah warna yang mudah kotor, sehingga pemiliknya harus rajin membersihkan sofa. Tentunya tanpa merusak sofa, sehingga tampilannya tampak selalu bersih dan baru.

    Pemilik rumah yang masih menginginkan sofa warna putih, sebaiknya pilih model yang menggunakan sarung. Model ini mudah dicuci dan diganti dengan berbagai warna lain.

    7. Abu-abu

    Warna abu-abu bisa terlihat kontemporer dan anggun namun juga menimbulkan kesan kaku dan formal. Kesan lain yang berisiko muncul adalah kusam, dingin, dan tidak bersahabat.

    “Jika ada berbicara tentang warna sofa, satu-satunya hal yang akan saya hindari adalah abu-abu yang terlalu formal dengan tenunan ketat. Pada sofa, kain yang tenunannya terlalu halus bisa terlihat dan terasa terlalu kaku,” kata desain interior bernama Anne Hindley.

    Jika memang ingin memilih abu-abu, tambahkan aksesoris lain untuk memberi karakter pada ruang tamu, misalnya dengan paduan merah muda pucat. Hiasi juga sofa dengan bantal agar muncul nuansa rileks.

    8. Warna yang Sedang Tren

    Ketika memilih sofa, jangan terpaku dengan warna yang sedang tren. Hijau sage misalnya, banyak disukai di momen-momen tertentu dan memungkinkan orang memilihnya sebagai warna sofa.

    Namun harus diingat, sofa adalah investasi dan warna tren mungkin akan datang dan pergi. Jika warna yang dipilih tidak lagi trendi, sofa menjadi seperti ketinggalan zaman.

    Pemilik rumah yang ingin mengikuti warna trend, bisa memilih alternatif sarung sofa atau bantal. Sehingga, sofa selalu terlihat trendi dengan warna paling update.

    (row/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Ampuh Bersihkan Noda di Sofa, Cukup Pakai Sabun Cuci Piring



    Jakarta

    Kejadian tidak terduga bisa bikin sofa kotor, misalnya ada makanan ataupun anak-anak mencoret sofa dengan alat tulis. Hal itu bisa meninggalkan noda yang membekas pada sofa.

    Penghuni rumah mesti sigap dan segera membersihkannya noda tersebut sebelum membekas. Namun, membersihkan noda pada sofa mungkin tak semudah mencuci pakaian. Sebab, ukurannya yang besar dan bahannya yang tak bisa terkena sembarang cairan.

    Salah pakai cairan pembersih, bisa-bisa bukan bikin bersih, tapi nodanya melebar dan membuat sofa makin kotor. Namun tenang saja, ada cara untuk menghilangkan noda membandel dengan sabun cuci piring kok.


    Cara Bersihkan Noda di Sofa

    Inilah langkah-langkah untuk membersihkan noda di sofa menggunakan sabun cuci piring, dilansir dari The Spruce.

    1. Bersihkan Kotoran dan Rambut

    Pertama, singkirkan dulu kotoran padat seperti pulpen apabila nodanya dari tinta atau makanan jika nodanya muncul dari saus. Kalau kotoran padat bisa dibuang, noda tidak akan banyak terserap.

    Cara membersihkannya jangan diusap atau ditarik ke sisi lain. Cukup di usap-usap lembut di permukaannya.

    2. Siapkan Larutan Sabun Cuci Piring

    Siapkan mangkuk kecil berisi air hangat. Lalu, tuang sabun cuci piring cair dengan perbandingan 2:1. Aduk larutan hingga muncul busa.

    3. Bersihkan Noda

    Celupkan kain mikrofiber ke dalam larutan pembersih. Kemudian, peras air sampai tidak ada yang menetes. Setelah itu, usap-usap lembut noda hingga menghilang.

    4. Bersihkan Sisa Sabun

    Selanjutnya, basahi kain mikrofiber lain yang masih bersih dengan air hangat. Lalu, tepuk-tepuk area yang terkena noda untuk menghilangkan sisa sabun.

    5. Tunggu Hingga Kering

    Biarkan sofa mengering dan pastikan sofa tidak basah atau lembap terlalu lama. Area lembap tersebut bisa memicu munculnya jamur.

    Jika muncul jamur, akan tercium bau apek dan muncul noda hitam di permukaannya. Untuk sementara jauhkan bantal dan penutup sofa apabila ada.

    Itulah cara membersihkan noda di sofa pakai sabun cuci piring. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tips Ampuh Bersihkan Noda dan Debu di Sofa


    Jakarta

    Sofa kain banyak dipilih masyarakat karena dinilai lebih nyaman dan punya desain yang estetis. Namun, ada satu kekurangan pada sofa kain yang bikin pemilik jadi pusing, yakni ada noda dan debu yang menempel.

    Noda yang menempel di sofa kain memang bikin kesal. Selain bikin penampilan jadi terlihat jelek, noda tersebut juga sulit dihilangkan sehingga harus ekstra dibersihkan.

    Padahal, ada sejumlah tips ampuh untuk membersihkan noda di sofa. Bagaimana caranya? Simak dalam artikel ini.


    Tips Membersihkan Noda di Sofa

    Noda bercak di sofa kain masih bisa dibersihkan dengan mudah. Dilansir situs Snug Sofa, Minggu (8/6/2026), berikut sejumlah tips membersihkan noda di sofa:

    1. Sikat Dudukan Sofa

    Langkah yang pertama adalah dengan menyikat dudukan sofa menggunakan kain kering atau sikat. Jika ada noda yang sulit dihilangkan, sofa dapat disikat dengan sabun secara perlahan.

    Sebagai catatan, jangan disikat terlalu keras karena bisa merusak kain sofa. Selain itu, gunakan sikat yang lembut agar sofa tidak rusak.

    2. Vakum Debu di Sofa

    Jika ada debu tebal di sofa, cobalah untuk membersihkannya dengan cara disedot dengan vacuum cleaner. Pastikan kamu membersihkannya sampai ke sudut sudut sofa agar debu bisa hilang secara maksimal. Sedot juga bagian bawah dudukan sofa karena area tersebut sering ditemukan sisa makanan, rambut, hingga serangga.

    3. Pakai Uap untuk Bersihkan Sofa

    Selain dengan vacuum cleaner, kamu juga bisa membersihkan noda di sofa dengan alat pembersih uap. Jika tidak ada alatnya, kamu masih bisa menggunakan setrika uap.

    Saat dibersihkan, pastikan seluruh permukaan sofa terkena uap hingga cukup lembap. Cara ini dilakukan untuk mengangkat noda dan debu yang menempel.

    4. Keringkan Sofa

    Setelah sofa dibersihkan dengan uap atau disikat menggunakan sabun, keringkan terlebih dahulu di bawah sinar matahari. Langkah ini dilakukan untuk mencegah sofa jadi lembap dan akhirnya memicu tumbuhnya jamur serta bakteri. Kamu juga bisa mengeringkan sofa dengan kipas angin.

    5. Vacuum Sekali Lagi

    Setelah sofa kering, langkah terakhir adalah dengan melakukan vacuum ulang dengan alat penyedot debu. Hal ini agar sofa benar-benar bersih dan bebas dari debu.

    Demikian 5 tips membersihkan noda di sofa kain yang sulit hilang. Semoga bermanfaat

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Trik Dekorasi Agar Ruangan Kecil Terasa Lega


    Jakarta

    Ruangan kecil di dalam rumah bisa dibuat terasa lebih lega. Penghuni rumah bisa melakukannya tanpa harus merombak bangunan.

    Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membuat ruangan kecil terasa lega. Salah satu caranya adalah dengan pencahayaan.

    Cahaya merupakan kunci untuk membantu ruangan terasa dan tampak lebih besar. Pemilik rumah bisa pertimbangkan untuk menggunakan lampu di plafon dengan lampu dinding atau lampu meja.


    Jika di ruangan tersebut ada jendela, jangan pakai gorden yang tebal. Cukup pakai yang tipis agar memungkinkan banyak cahaya yang masuk.

    Selain itu masih ada beberapa cara lainnya untuk membuat ruangan terasa lebih besar. Dilansir dari The Spruce, berikut ini informasinya.

    Pertimbangkan Permukaan yang Memantulkan Cahaya

    Agar ruangan kecil terasa luas bisa dengan memainkan peran cahaya. Kalau hanya ada jendela kecil di ruangan tersebut, penghuni rumah bisa mempertimbangkan permukaan yang memantulkan cahaya untuk menerangi ruangan, misalnya cermin.

    Posisi cermin bisa digantung di dinding, ditaruh di lantai, dan posisikan menghadap jendela atau lampu agar efeknya lebih maksimal. Selain itu, bisa juga dengan mengecat dinding dan langit-langit ruangan dengan warna putih untuk membantu memantulkan cahaya.

    Simpan Barang-barang

    Penghuni rumah bisa menyimpan barang-barang agar tidak terlihat berantakan, misalnya ditaruh di kursi yang memiliki ruang penyimpanan atau di laci meja.

    Pakai Perabotan yang Bisa Disimpan

    Hal ini tentunya bisa menghemat ruang karena perabotan yang ada bisa disimpan untuk menghemat ruang. Misalnya pada sebuah ruangan, tempat tidur yang ada bisa dinaik-turunkan dari dinding. Jadi ketika ada tamu, pemilik rumah bisa langsung menurunkan kasur yang disandarkan ke dinding.

    Bisa juga dengan menggunakan sofabed. Sofa bisa digunakan untuk duduk-duduk santai tapi bisa juga digunakan sebagai kasur apabila dibutuhkan.

    Itulah beberapa cara yang bisa dilakukan agar ruangan kecil terasa lega. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Cara Ampuh Basmi Kutu Kasur dengan Bahan Sederhana


    Jakarta

    Kutu kasur merupakan salah satu jenis serangga yang biasa ditemukan di dalam kasur atau sofa. Kutu busuk umumnya bersembunyi di antara sela-sela atau sudut kasur.

    Ukurannya yang kecil membuat sebagian orang tidak sadar jika ada kutu kasur di tempat tidurnya. Meski kecil, tapi gigitannya bikin resah karena menimbulkan rasa gatal hingga mengganggu istirahat di malam hari.

    Kalau menemukan kutu kasur sebaiknya segera dibasmi dengan cepat. Nah, ada sejumlah cara ampuh untuk membasmi kutu kasur dengan bahan-bahan yang mudah didapat. Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Cara Ampuh Membasmi Kutu Kasur dengan Mudah

    Ada sejumlah cara ampuh untuk membasmi kutu kasur. Tidak harus menggunakan cairan khusus, kamu bisa menggunakan bahan-bahan sederhana yang ada di rumah.

    Dilansir situs Pest Solutions dan Healthline, Rabu (25/6/2025), berikut cara membasmi kutu kasur dengan mudah:

    1. Baking Soda

    Tips yang pertama adalah menggunakan baking soda. Untuk cara pakainya adalah dengan menaburkan baking soda ke sela-sela atau sudut kasur dan sofa, setelah itu diamkan selama seminggu. Langkah ini dilakukan agar kutu kasur benar-benar mati akibat efek dari soda kue.

    Jika sudah, sedot sisa-sisa baking soda dan kutu kasur yang sudah mati dengan vacuum cleaner. Setelah itu, cek lagi apakah masih ada kutu kasur yang tertinggal atau tidak.

    2. Tea Tree Oil

    Tea tree oil atau minyak pohon teh dipercaya efektif untuk membasmi kutu kasur yang membandel. Minyak atsiri ini mengandung khasiat antiparasit, sehingga dapat digunakan sebagai insektisida alami untuk membasmi kutu, bakteri, virus, hingga jamur.

    Cara penggunaannya adalah dengan mencampur dua sendok teh tea tree oil ke dalam wadah yang berisi 50 ml air, lalu tuangkan ke botol semprot. Kocok terlebih dahulu sebelum menyemprotkan cairan tersebut ke lipatan atau sudut kasur yang terdapat kutu busuk.

    3. Serai

    Cara berikutnya adalah menggunakan serai. Kandungan senyawa dalam serai tak hanya dapat mengusir kutu busuk, tapi juga membunuhnya dengan meningkatkan kondisi asam di dalam tubuh serangga itu.

    Kamu bisa memanfaatkan serai dengan cara memotongnya menjadi bagian-bagian kecil, lalu dimasukkan ke dalam botol semprot dan campur dengan air secukupnya. Sebelum digunakan, pastikan dikocok terlebih dahulu agar efektif membasmi kutu kasur.

    4. Cuka

    Cuka memiliki sifat asam yang dapat membunuh kutu kasur secara efektif. Kamu bisa mencampur cuka putih dengan air, lalu dituang ke dalam botol semprot. Kocok terlebih dahulu sebelum menyemprotkan cairan cuka ke kasur atau sofa yang terdapat kutu busuk.

    Meski begitu, cairan cuka tidak dapat membunuh telur kutu yang bersarang, tetapi sudah efektif untuk membasmi kutu busuk dewasa.

    5. Teknik Uap

    Kamu juga dapat membasmi kutu kasur di rumah dengan teknik uap. Perlu diketahui, kutu kasur tidak tahan terhadap suhu tinggi dan akhirnya mereka akan mati.

    Penggunaan pembersih uap bisa membasmi kutu kasur sekaligus telurnya. Namun, pastikan suhu uap berada di atas 49 derajat Celcius agar efektif membunuh kutu busuk.

    Setelah itu, bersihkan kutu kasur yang tersisa dengan vacuum cleaner. Lalu ganti seprai dengan yang baru agar tidak ada lagi sisa-sisa kutu busuk yang menempel.

    6. Lemon

    Selain menyegarkan tubuh, lemon ternyata juga dapat dimanfaatkan untuk membasmi kutu kasur. Caranya adalah dengan membuat larutan lemon yang dicampur dengan air, kemudian tuang ke dalam botol semprot.

    Agar efektif membasmi serangga kecil tersebut, pastikan larutan dikocok terlebih dahulu. Kemudian semprot pada area yang jadi tempat sembunyi kutu busuk, terutama di sudut-sudut sofa atau tempat tidur.

    Itulah enam cara ampuh membasmi kutu kasur dengan bahan sederhana di rumah. Semoga membantu detikers!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Bikin Gatal dan Meresahkan! Ini Alasan Kutu Busuk Bisa Ada di Sofa dan Kasur


    Jakarta

    Kutu busuk merupakan salah satu serangga yang bikin resah penghuni rumah. Jika digigit oleh kutu busuk maka bisa menyebabkan kulit gatal-gatal sehingga bikin tidak nyaman.

    Pada umumnya, kutu busuk dapat muncul di sela-sela dan sudut kasur ataupun sofa. Ukurannya yang kecil membuat pemilik rumah terkadang tidak sadar jika sedang duduk atau istirahat bersama kutu busuk.

    Bahkan, sejumlah penghuni rumah juga tidak tahu bagaimana caranya bisa ada kutu busuk di kasur dan sofa. Padahal, ada sejumlah faktor yang menyebabkan akutu busuk bisa tinggal di dalam rumah. Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Penyebab Muncul Kutu Busuk di Kasur-Sofa

    Kutu busuk tidak akan muncul secara tiba-tiba di dalam rumah. Tentunya ada sejumlah faktor yang membuat serangga kecil ini dapat bersarang dan berkembang biak.

    Dilansir dari Healthline, Rabu (25/6/2025), kutu busuk menyukai manusia dan cenderung tinggal di tempat yang banyak dihuni orang-orang. Sebab, serangga ini dapat menghisap darah layaknya nyamuk.

    Sejumlah ahli mengungkapkan jika kutu busuk dapat melompat ke barang atau pakaian yang dikenakan oleh manusia. Lalu, kutu busuk ‘menumpang’ dengan manusia hingga tiba di rumah. Umumnya kutu busuk dapat ditemukan di berbagai tempat, mulai dari:

    • Hotel
    • Apartemen
    • Angkutan umum seperti bus, kereta api, atau taksi
    • Tempat berekemah di luar ruangan.

    Setelah kutu busuk berhasil masuk ke barang atau pakaian yang dikenakan manusia, mereka dapat bertahan selama berjam-jam hingga orang tersebut sampai di rumah.

    Ketika orang itu duduk di sofa atau tempat tidur, maka kutu busuk akan berpindah dengan cepat untuk membuat sarang dan berkembang biak. Serangga yang satu ini bahkan dapat bertahan hidup hingga satu tahun tanpa makan.

    Meski detikers berada di hotel, rumah, atau tempat yang terlihat bersih, hal itu tak menjamin tidak ada kutu busuk. Serangga kecil ini dapat dengan mudah menemukan tempat baru untuk berkembang biak.

    Tempat yang Sering Dijadikan Kutu Busuk Berkembang Biak

    Tak hanya di sela-sela kasur atau sudut sofa saja, ada sejumlah tempat di dalam rumah yang sering dijadikan sebagai sarang kutu busuk untuk berkembang biak, yaitu:

    • Seprai dan selimut
    • Bagian kepala tempat tidur
    • Tumpukan pakaian yang tidak dicuci selama berminggu-minggu
    • Di sela-sela kertas dinding yang mengelupas
    • Di bawah dan tepi karpet
    • Pakaian di dalam lemari
    • Koper
    • Kotak kardus
    • Tas yang jarang dipakai.

    Kutu busuk juga merupakan hewan yang dapat bergerak dengan cepat. Maka dari itu, serangga ini bisa berpindah dari satu tempat ke tempat lain tanpa disadari oleh manusia.

    Itulah penjelasan kenapa kutu busuk bisa ada di sofa dan kasur rumah. Jadi, selalu bersihkan rumah secara rutin agar tidak ada serangga kecil tersebut.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Anggap Sepele, Ini 6 Tanda Ada Kutu Busuk di Rumah


    Jakarta

    Kutu busuk merupakan salah satu serangga yang sering ditemukan di rumah. Biasanya, kutu busuk ditemukan di sela-sela dan sudut kasur atau sofa.

    Ukurannya yang kecil membuat banyak penghuni rumah yang tidak sadar kalau ada kutu busuk. Padahal, kehadiran serangga ini dapat mengganggu manusia karena gigitannya bikin gatal-gatal.

    Sebagai pemilik rumah, detikers wajib mengetahui tanda-tanda jika ada sarang kutu busuk. Selain itu, penting juga untuk mengetahui ciri-ciri kutu busuk agar tidak bisa dibasmi secara tepat.


    Ingin tahu tanda-tanda kutu busuk berkembang biak di rumah? Simak pembahasannya dalam artikel ini.

    Ciri-ciri Kutu Busuk

    Dikutip dari WebMD, Rabu (25/6/2025), kutu busuk dewasa memiliki warna cokelat kemerahan, tidak memiliki sayap, dan ukurannya hampir sama dengan biji apel. Sedangkan anak kutu busuk berbentuk lebih kecil dan berwarna bening atau kekuningan.

    Perlu diketahui, kutu busuk tidak membuat sarang seperti semut atau lebah melainkan cenderung hidup berkelompok di tempat persembunyian. Serangga ini juga tidak terbang, tapi dapat bergerak cepat di atas lantai, dinding, dan langit-langit.

    Tanda-tanda Ada Kutu Busuk di Rumah

    Setelah mengetahui ciri-ciri kutu busuk, cobalah lakukan pengecekan di sekeliling rumah. Apakah kamu melihat ada pergerakan dari serangga kecil tersebut?

    Jika tidak, maka kamu perlu mengetahui juga tanda-tanda adanya kutu busuk di rumah. Dilansir dari Sleep Foundation, berikut tanda-tanda ada kutu busuk di rumah:

    1. Muncul Noda Darah

    Tanda yang pertama adalah munculnya noda darah di atas kasur, sofa, atau karpet. Noda darah berbentuk titik-titik itu diyakini merupakan bekas kutu busuk.

    Sebab, kutu busuk menyukai manusia dan cenderung tinggal di tempat yang banyak dihuni orang-orang. Lalu serangga ini juga dapat menghisap darah layaknya nyamuk.

    Maka dari itu, munculnya noda darah di kasur, karpet, atau sofa mungkin disebabkan karena kutu busuk yang tidak sengaja terinjak.

    2. Menemukan Telur Kutu Busuk

    Jika kamu menemukan ada sebuah telur berbentuk oval dan berwarna putih di sudut-sudut kasur atau sofa, maka bisa jadi hal tersebut merupakan telur kutu busuk. Ukurannya yang kecil dan samar-samar terkadang cukup sulit untuk dikenal, sehingga detikers perlu melihatnya secara teliti.

    3. Muncul Bekas Kotoran

    Kamu juga bisa mendeteksi adanya kutu busuk di rumah dengan cara mengecek adanya bintik-bintik hitam atau cokelat di kasur, sofa, atau karpet. Bintik tersebut diyakini merupakan kotoran kutu busuk.

    4. Kasur Berbau Apak

    Jika kasur tercium aroma bau apak yang bikin tidak nyaman, hal itu bisa disebabkan karena adanya kutu busuk. Tidak hanya di kasur, bau apak ini bisa menyebar ke hampir seluruh tempat tidur. Cobalah cek sela-sela atau sudut tempat tidur kamu untuk memastikan apakah ada kutu busuk atau tidak.

    5. Kulit Bekas Kutu Busuk

    Kutu busuk merupakan serangga yang juga berganti kulit. Sisa kulitnya terkadang ditinggalkan di berbagai tempat, salah satunya di kasur. Apabila kamu menemukan kulit tembus pandang dan berlubang di sepanjang jahitan kasur atau sudut sofa, itu pertanda kalau kutu busuk berkembang biak di tempat tersebut.

    6. Kulit Gatal-gatal

    Tanda-tanda yang terakhir adalah muncul bercak merah dan terasa gatal di kulit setelah tidur di kasur atau duduk di sofa. Apabila kamu mengalami gejala tersebut, maka bisa dipastikan ada kutu busuk yang hidup di sana. Sebab, kutu busuk akan menggigit manusia untuk menyedot darah

    Demikian enam tanda-tanda ada kutu busuk di rumah. Jika mendapati tanda-tanda di atas, sebaiknya segera cek dan basmi kutu busuk agar tidak berkembang biak lebih banyak.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Gampang! Ini 5 Tips Cegah Serangan Kutu Kasur di Rumah


    Jakarta

    Kehadiran kutu kasur di rumah bikin khawatir karena dapat mengganggu kenyamanan. Serangga kecil ini bisa menggigit manusia untuk menyedot darah, sehingga dapat menyebabkan bercak merah dan gatal-gatal di kulit.

    Kalau ditemukan ada kutu kasur di rumah, penghuni perlu segera membasminya. Namun tak cukup hanya membersihkan sofa atau kasur, ada beberapa cara lain untuk mencegah kutu kasur di rumah.

    Sebab, kutu kasur sering bersembunyi di sela-sela atau sudut tempat tidur dan sofa. Selain area itu sulit dijangkau, ukuran kutu kasur yang kecil membuat sebagian orang tak sadar kalau sedang duduk atau tidur bersama serangga itu.


    Agar seluruh penghuni rumah merasa nyaman, simak beberapa tips mencegah kutu kasur dengan mudah di bawah ini:

    Tips Ampuh Mencegah Kutu Kasur dengan Mudah

    Ada sejumlah kiat mudah untuk mencegah kutu kasur di rumah. Dikutip dari United States Environmental Protection Agency (EPA), Rabu (25/6/2025), berikut sejumlah tipsnya:

    1. Cek Seluruh Furnitur di Rumah Secara Rutin

    Periksa seluruh furnitur yang ada di rumah secara rutin. Tak hanya kasur, kutu kasur juga dapat ditemukan di sofa ruang tamu, kursi, karpet, hingga lemari.

    Penghuni rumah perlu mengecek secara rutin dengan mengganti seprai, mengecek bagian dalam sofa, atau melihat bagian tepi karpet. Kalau menemukan ada serangga kecil yang bergerak, patut dicurigai jika itu adalah kutu busuk.

    2. Rutin Menyedot Debu

    Kutu busuk dapat berkembang biak di lipatan sofa atau kasur. Area ini memang cukup jarang terjamah sehingga tidak diketahui kalau ada kutu busuk di dalamnya.

    Sebagai bentuk pencegahan, penghuni dapat menyedot debu dan kotoran di sofa dan kasur secara rutin. Selain mengangkat sisa kotoran, langkah ini juga dapat mencegah munculnya kutu kasur.

    3. Cek Dua Kali saat Membeli Furnitur Bekas

    Jika berniat ingin membeli furnitur bekas seperti kasur, sofa, atau karpet, pastikan untuk melakukan pengecekan sebanyak dua kali. Selain melihat kondisinya, pastikan tidak ada kutu kasur dan telurnya yang hinggap di furnitur tersebut.

    Cara ini dilakukan agar penghuni tidak mendapat barang zonk. Meski harga furnitur tersebut murah meriah dan terlihat bagus, tapi jika di dalamnya ada banyak kutu busuk maka dapat merugikan pembelinya.

    Salah satu kebiasaan buruk yang sering dilakukan orang adalah sengaja menunda mencuci pakaian hingga berminggu-minggu. Alasannya agar pakaian dapat dicuci secara bersamaan dalam jumlah banyak.

    Padahal, kebiasaan ini tidak baik dilakukan karena bisa memicu munculnya kutu kasur di dalam pakaian kotor. Perlu diketahui, kutu kasur dapat berpindah dengan cepat dari satu benda ke benda lain.

    Selain itu, bau pakaian kotor bisa menyebar ke seluruh ruangan sehingga bikin tidak nyaman. Jadi, sebaiknya mencuci pakaian secara rutin.

    5. Jangan Taruh Barang di Atas Sofa dan Kasur

    Beberapa orang kerap meletakkan barang seperti tas atau pakaian kotor di atas sofa dan kasur. Kebiasaan ini ternyata dapat berdampak buruk karena kutu busuk bisa berpindah tempat.

    Selama berada di luar, mungkin kamu tidak sadar duduk di tempat kotor yang ada kutu busuk. Alhasil, serangga itu dapat ‘menumpang’ pada tas dan pakaian yang kamu kenakan.

    Setibanya di rumah, kutu busuk dapat langsung berpindah ke berbagai tempat seperti furnitur, kasur, hingga sofa kesayanganmu. Maka tak heran jika kamu sering merasakan kulit gatal-gatal akibat kebiasaan buruk tersebut.

    Sebaiknya hindari kebiasaan menaruh barang kotor di atas sofa dan kasur mulai sekarang. Selain itu, jangan lupa menjaga kebersihan secara rutin agar tak ada lagi serangga kecil yang mengganggu tempat tinggal kamu.

    Demikian lima tips ampuh mencegah kutu kasur dengan mudah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Kata Pakar, 5 Kesalahan Ini Sering Dilakukan Saat Membeli Sofa


    Jakarta

    Sofa tidak hanya sekadar tempat duduk bagi penghuni maupun tamu yang datang. Lebih dari itu, kehadiran sofa juga dapat mempercantik hunian. Namun, ada beberapa kesalahan yang sering dilakukan banyak orang saat membeli sofa.

    Perlu diingat, membeli sofa tidak hanya memperhatikan desain atau bahan yang digunakan. Penting juga untuk mengukur sofa agar muat ditaruh di ruang tamu.

    Ashley Redmond selaku pakar desainer interior dari Albany Park mengatakan ada beberapa kesalahan yang sering dilakukan saat membeli sofa. Apa saja? Simak dalam artikel ini.


    Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Membeli Sofa

    Dikutip dari Better Homes & Gardens, Selasa (15/7/2025), Ashley mengungkapkan masih banyak orang yang kerap melakukan kesalahan ini saat membeli sofa, yaitu:

    1. Tidak Mengukur Ruangan

    Kesalahan pertama adalah tidak mengukur ruangan yang digunakan sebagai tempat diletakkannya sofa. Ashley menyarankan agar mengukur panjang, lebar, dan tinggi ruangan terlebih dahulu, kemudian baru menentukan di mana sofa akan diletakkan.

    “Pikirkan bagaimana Anda bisa bergerak di dalam ruangan, apa titik fokusnya (seperti TV atau pemandangan indah), dan bagaimana Anda dapat memanfaatkan ruangan tersebut,” kata Ashley.

    2. Tidak Mengukur Sofa

    Selain tidak mengukur ruangan, banyak juga pemilik rumah yang tidak mengukur sofa yang ingin dibeli. Ashley mengatakan sofa yang terlalu besar di ruangan yang kecil kemungkinan besar dapat mengganggu lalu lintas penghuni rumah saat berjalan.

    Jika rumah kamu berukuran kecil, Ashley menyarankan untuk membeli sofa bergaya minimalis, tanpa lengan, atau modular agar memberikan kesan lebih lapang.

    3. Tidak Mempertimbangkan Kebutuhan Gaya Hidup

    Menurut Ashley, sofa tidak hanya soal ukuran dan kenyamanan, tapi juga harus mempertimbangkan sesuai kebutuhan gaya hidup. Perlu diingat, setiap orang memiliki gaya hidup yang berbeda-beda sehingga tidak sama.

    “Untuk ruang keluarga yang ramai, pilihlah kain sofa yang tahan lama dan siluet yang nyaman,” ujarnya.

    Sedangkan untuk ruangan yang lebih formal, Ashley menyarankan untuk memilih sofa dengan garis-garis yang bersih, sandaran lebih rendah, atau bantal lebih keras.

    4. Mengorbankan Kenyamanan demi Estetika

    Beberapa orang memilih membeli sofa yang terlihat estetis, tetapi tidak memperhatikan dari segi kenyamanan. Alhasil, penghuni maupun tamu yang duduk tidak akan betah berlama-lama karena merasa tidak nyaman.

    Ashley menyarankan untuk memilih sofa yang tebal dengan kain netral agar memberikan nuansa lapang tanpa mengorbankan kenyamanan sedikit pun. Ia mengingatkan bahwa sofa yang tepat dapat memadukan kenyamanan dan penampilan yang estetis.

    “Pilih desain sofa yang sesuai dengan estetika Anda, tetapi jangan sampai melupakan kenyamanan, seperti kedalaman jok, isi bantalan, dan seberapa baik sofa dapat menopang Anda,” papar Ashley.

    5. Lupa Mengukur Pintu Rumah

    Satu lagi kesalahan yang sering dilakukan saat membeli sofa, yakni lupa mengukur pintu rumah. Sebab, tak semua sofa dapat dibongkar pasang sehingga dikirim dalam bentuk utuh.

    Jika tidak mengukur pintu rumah tentu akan sangat merepotkan. Sebab, ada kemungkinan sofa tidak bisa masuk ke dalam rumah karena ukurannya yang terlalu lebar.

    Ashley mengimbau agar mengukur pintu rumah terlebih dahulu sebelum membeli sofa. Jika tidak muat, sebaiknya beralih ke sofa yang ukurannya lebih kecil dan minimalis. Opsi terbaiknya adalah membeli sofa yang bisa dibongkar pasang sehingga bisa dirakit di rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com