Tag: sofa

  • Kenapa Kutu Busuk Bisa Muncul di Sofa dan Kasur? Ini Penyebabnya



    Jakarta

    Kutu busuk adalah serangga yang suka menggigit dan bikin gatal kulit manusia. Serangga ini biasanya muncul pada bahan kain di rumah seperti sofa dan kasur.

    Pemilik rumah sering kali tidak menyadari kehadiran kutu busuk karena ukurannya yang sangat kecil. Mereka juga tidak tahu bagaimana bisa ada kutu busuk di sofa dan kasurnya.

    Memang, kenapa kutu busuk bisa muncul di sofa dan kasur ya? Simak penjelasannya berikut ini.


    Penyebab Kutu Busuk Muncul di Sofa dan Kasur

    Dikutip dari Healthline, Selasa (9/9/2025), kutu busuk biasanya tinggal di tempat yang banyak dihuni manusia. Serangga ini menyukai manusia karena merupakan sumber darah yang dapat diisap.

    Sejumlah ahli mengatakan kutu busuk bisa melompat ke barang atau pakaian yang dikenakan manusia. Kutu busuk itu pun ikut pulang sampai rumah manusia. Biasanya kutu busuk ditemukan di berbagai tempat seperti hotel, apartemen, angkutan umum, dan alam bebas.

    Setelah sampai di rumah, orang yang dihinggapi kutu busuk bakal duduk di sofa atau tempat tidur. Momen itu menjadi kesempatan buat kutu busuk berpindah dengan cepat untuk membuat sarang dan berkembang biak di sana.

    Di sisi lain, kutu busuk bisa bertahan hidup meski satu tahun tidak makan. Oleh karena itu, penghuni perlu rutin membersihkan rumah dan membasmi serangga ini.

    Selain sofa dan kasur, ada tempat lain yang sering menjadi sarang kutu busuk di rumah. Sebaiknya penghuni lebih memperhatikan benda-benda yang rawan dihinggapi kutu busuk ini:

    • Seprai dan selimut
    • Bagian kepala tempat tidur
    • Tumpukan pakaian yang tidak dicuci selama berminggu-minggu
    • Di sela-sela kertas dinding yang mengelupas
    • Di bawah dan tepi karpet
    • Pakaian di dalam lemari
    • Koper
    • Kotak kardus
    • Tas yang jarang dipakai

    Itulah penyebab kutu busuk bisa berada di sofa dan kasur. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Seberapa Sering Sofa Harus Dibersihkan? Ini Kata Pakar


    Jakarta

    Sofa di ruang tamu menjadi tempat yang nyaman bagi penghuni rumah maupun tamu yang datang untuk duduk santai sambil mengobrol. Maka dari itu, banyak orang yang membeli sofa dengan harga puluhan juta rupiah agar mendapatkan kenyamanan ekstra.

    Walau harga sofa yang dibeli punya harga selangit dan begitu empuk saat diduduki, tapi kenyamanan tersebut akan sirna jika sofa jarang dibersihkan. Seiring waktu, sofa akan cepat kotor dan berdebu karena selalu diduduki setiap hari.

    Apalagi kalau kamu sering menyantap makanan di sofa ruang tamu. Terkadang, sisa remahan makanan yang jatuh ke sofa bisa masuk ke dalam sela-sela, sehingga dapat mengundang serangga seperti semut dan kecoak untuk datang.


    Maka dari itu, sebaiknya kamu perlu membersihkan sofa secara berkala agar tetap nyaman saat diduduki. Lantas, seberapa sering sofa harus dibersihkan? Simak penjelasannya dalam artikel ini.

    Seberapa Sering Sofa Harus Dibersihkan?

    Dilansir situs Better Homes & Gardens, idealnya sofa di ruang tamu harus dibersihkan seminggu sekali. Paling telat setiap dua minggu sekali agar sofa tetap nyaman untuk digunakan.

    Sofa dapat dibersihkan dengan menggunakan vacuum cleaner. Langkah ini efektif untuk menyedot debu dan kotoran yang menempel di permukaan, bagian bawah, dan sela-sela sofa.

    “Hal ini terutama berlaku untuk sofa berbahan kain karena debu dan kotoran cenderung menempel dan tersangkut di serat sofa,” kata pakar interior dan kebersihan di Dyson Asaph Ooi.

    Apabila terdapat noda di sofa, kamu bisa membersihkannya dengan larutan detergen cair atau sabun cuci piring yang dicampur air hangat, lalu oleskan menggunakan kain secara perlahan.

    Untuk noda membandel di sofa, kamu dapat membersihkan dengan bahan alami seperti cuka putih atau soda kue. Sedangkan khusus sofa dari bahan kulit, disarankan dilap dengan kain lembap dan cairan pembersih khusus material kulit.

    Tidak hanya menyingkirkan debu dan noda yang menempel, Asaph menyebut membersihkan sofa setiap minggu dapat mencegah tungau bersarang dan berkembang biak di dalam sofa. Sebab, serangga kecil ini dapat hidup di tempat gelap dan lembap.

    “Banyak orang yang mungkin tidak sadar akan hal ini, tetapi tungau dapat berkembang biak di tempat gelap, hangat, dan lembap dengan banyak sel kulit mati. Ini termasuk sofa dan tempat tidur,” ujarnya.

    Membersihkan sofa secara berkala juga dapat menjaga kesehatan penghuni rumah. Sebab, partikel debu dan kotoran bisa beterbangan di udara. Jika debu terhirup ke dalam tubuh maka bisa memicu penyakit seperti alergi dan gangguan sistem pernapasan.

    Penting juga untuk membersihkan bantal kecil yang ada di sofa. Sebab, tungau jugs bisa tumbuh di dalam sarung bantal sehingga dapat mengganggu kenyamanan ketika sedang bersantai.

    Tips Membersihkan Sofa dengan Vacuum Cleaner

    Agar debu dan kotoran di sofa bisa terangkat secara maksimal, Asaph menyarankan memakai vacuum cleaner nirkabel dengan daya hisap tinggi. Dengan begitu, seluruh debu yang menempel bisa terangkat.

    Sedot debu di permukaan sofa pakai vacuum cleaner secara perlahan. Setelah itu, lepas bagian jok sofa dan bersihkan area bawah serta sela-sela sofa. Terkadang, area ini kerap ditemukan banyak helai rambut, sisa makanan, semut, hingga tungau.

    Bersihkan juga sarung bantal sofa dan sedot dengan vacuum cleaner. Bila perlu, cuci sarung bantal di mesin cuci dengan detergen cair agar bersih dan wangi.

    Demikian tips membersihkan sofa dan seberapa sering sofa harus dibersihkan. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tips Sederhana Bikin Ruang Tamu Terlihat Rapi dan Nyaman


    Jakarta

    Ruang tamu merupakan area yang krusial di dalam rumah. Tidak hanya digunakan untuk tempat berkumpul keluarga, tapi juga untuk menjamu tamu yang berkunjung ke rumah.

    Maka dari itu, penting untuk menjaga kebersihan ruang tamu agar selalu rapi dan nyaman. Namun terkadang, ruang tamu bisa terlihat berantakan karena banyak tumpukkan barang atau sofa yang jarang dicuci.

    Padahal, menjaga ruang tamu agar tetap rapi dan nyaman terbilang sangat mudah lho. Penasaran? Simak sejumlah tipsnya dalam artikel ini.


    Tips Sederhana Bikin Ruang Tamu Terlihat Rapi

    Ada beberapa kebiasaan buruk yang dilakukan penghuni sehingga ruang tamu jadi terlihat berantakan. Dilansir dari situs The Spruce, berikut cara sederhana membuat ruang tamu jadi rapi dan nyaman:

    1. Gunakan Ruang Tamu Sesuai Tujuannya

    Pada dasarnya, ruang tamu merupakan area yang digunakan sebagai tempat berkumpul keluarga. Namun, ada beberapa orang yang memanfaatkannya sebagai tempat untuk menyantap makanan.

    Padahal, sisa-sisa makanan bisa saja jatuh ke atas sofa. Selain itu, bumbu makanan mungkin bisa menempel di sofa atau bantal sehingga menimbulkan noda dan bau.

    Meski begitu, tidak masalah jika penghuni rumah menikmati camilan lezat di ruang tamu sambil menonton film kesukaan, asalkan tidak ada sisa makanan yang jatuh dan segera buang bungkus camilan ke tempat sampah.

    2. Hindari Meletakkan Barang di Atas Meja

    Salah satu kebiasaan buruk yang dilakukan banyak orang adalah meletakkan aneka barang di atas meja ruang tamu, seperti kunci kendaraan, jam tangan, handphone, hingga botol minum. Terkadang, benda tersebut dibiarkan semalaman dan bikin ruang tamu jadi tampak berantakan.

    “Jauhkan barang-barang yang tidak seharusnya ada di ruang tamu. Jagalah ruangan tersebut sebagaimana mestinya, bukan tempat berkumpulnya barang-barang yang berantakan dan acak-acakan,” kata pakar interior Macie Kreutzer.

    3. Sediakan Keranjang di Ruang Tamu

    Kebiasaan orang meletakkan aneka barang di atas meja membuat ruang tamu jadi terlihat berantakan. Pakar tata ruangan Mindy Godding menyarankan untuk membeli keranjang minimalis dan sederhana yang berfungsi untuk menyimpan barang-barang tersebut.

    “Saya suka menggunakan keranjang hias minimalis untuk mengumpulkan berbagai macam barang di ruang tamu, seperti boneka anjing, majalah, dan mainan anak-anak,” ungkap Godding.

    Godding menyarankan membeli keranjang barang yang sesuai dengan dekorasi atau konsep hunian. Penghuni rumah juga bisa membeli keranjang berukuran kecil untuk menyimpan benda seperti kunci kendaraan atau jam tangan.

    4. Sediakan Baki Minimalis

    Baki tidak hanya digunakan untuk membawa makanan, tapi juga berfungsi sebagai dekorasi ruangan. Sebab, ada banyak desain baki minimalis yang dapat mempercantik interior.

    Selain digunakan untuk menghias ruangan, baki juga bisa dimanfaatkan untuk meletakkan aneka benda seperti remote TV, majalah, atau remote kipas angin. Dengan begitu, meja di ruang tamu akan tetap terlihat rapi dan tidak dipenuhi oleh berbagai barang.

    “Baki sangat serbaguna! Meletakkan baji yang cantik di meja kopi atau sudut meja akan membuat ruang tamu lebih terlihat rapi,” jelas Kreutzer.

    5. Rutin Membersihkan Sofa dan Bantal

    Tidak hanya terlihat rapi, ruang tamu juga harus tampak bersih agar tidak mengganggu kesehatan penghuni rumah. Maka dari itu, dianjurkan untuk membersihkan ruang tamu minimal seminggu sekali.

    Godding menyebut membersihkan ruang tamu bisa dilakukan dengan sederhana, yakni cukup menyingkirkan barang yang menumpuk di meja atau sofa. Lalu, sapu dan pel lantai ruang tamu agar bersih dari debu.

    Jika penghuni rumah bekerja dengan cepat, hanya butuh waktu sekitar 15-20 menit untuk membersihkan ruang tamu agar rapi.

    “Jika ruang tamu digunakan bersama seluruh keluarga, ubah rutinitas sederhana ini menjadi aktivitas bersama agar memberikan kenyamanan bagi semua orang,” pungkas Godding.

    Itulah lima tips sederhana agar ruang tamu terasa rapi dan nyaman. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Terlalu Dekat, Ini Jarak Ideal TV dengan Sofa di Ruang Keluarga



    Jakarta

    Biasanya rumah suka dilengkapi dengan TV sebagai hiburan dan sumber informasi bagi penghuni rumah. Perangkat ini biasanya ditaruh di ruang keluarga atau kamar tidur.

    Tidak asal taruh, penempatan TV perlu mempertimbangkan jarak nonton penghuni. Jarak TV dengan tempat duduk atau sofa penontonnya tidak boleh terlalu dekat. Jika terlalu dekat, dikhawatirkan mata menjadi cepat lelah.

    Perlu diketahui, semakin besar ukuran TV, maka jarak penonton semakin jauh pula. Nah, hal ini bisa menjadi pertimbangan penghuni ketika ingin memilih TV yang cocok buat ruang nonton.


    Memang, berapa seharusnya jarak antara TV dan tempat duduk di rumah? Berikut ini penjelasannya.

    Dikutip dari Herne Bay Domestics, penghuni perlu paham dulu soal ukuran TV. Ukuran tersebut diukur dari sudut ke sudut TV secara diagonal, termasuk rangka luarnya.

    Kemudian, jarak pandang menonton TV bisa diukur dari area tempat duduk sampai TV. Berbeda dari ruang keluarga, cara hitung jarak buat kamar tidur itu dari TV ke posisi bantal di kasur.

    Untuk menentukan jarak aman menonton TV, ada beberapa metode yang dapat digunakan. Salah satu caranya, penghuni mengalikan ukuran TV dengan angka dua untuk mendapatkan hasil jarak pandang dalam satuan inci.

    Sebaliknya, penghuni dapat menentukan ukuran TV berdasarkan jarak antara tempat duduk dengan tempat TV. Jarak tersebut hanya perlu dibagi dua untuk mendapatkan ukuran TV yang ideal buat suatu ruangan.

    Sebagai contoh, apabila TV berukuran 55 inci, jarak pandang yang ideal adalah 110 inci atau sekitar 2,79 meter.

    Berikut ini daftar jarak pandang yang cocok buat ukuran TV tertentu.

    Ukuran TV (inci) Jarak Pandang (meter)
    32 1,63
    40 2
    43 2,18
    48 2,44
    49 2,49
    50 2,54
    55 2,79
    58 2,96
    65 3,3
    70 3,55
    75 3,81
    77 3,91
    82 4,16

    Itulah jarak yang jarak ideal TV dengan tempat duduk berdasarkan ukuran TV. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Mudah Bersihkan Sofa Tanpa Vacuum Cleaner


    Jakarta

    Sofa perlu dibersihkan secara berkala agar nyaman digunakan oleh penghuni rumah. Salah satu cara andalan untuk membersihkannya adalah menggunakan penyedot debu atau vacuum cleaner.

    Alat ini memang sangat praktis untuk menghilangkan tumpukan debu pada sofa. Namun, bagaimana kalau tidak ada penyedot debu di rumah?

    Tenang, ada berbagai cara untuk membersihkan sofa kok. Berikut ini tips membersihkan sofa dengan mudah.


    Cara Bersihkan Sofa

    Inilah cara praktis membersihkan sofa tanpa perlu penyedot debu, dikutip dari Homes and Gardens.

    1. Sapu Pakai Kuas

    Kepala Petugas Kebersihan di Cloralen, Tanu Grewal, mengatakan hal pertama yang bisa dilakukan adalah menggunakan dustpan dan kuas bersih untuk perlahan menyapu kotoran pada permukaan sofa. Ia menyarankan untuk melepas bantalan sofa dan menyapu dengan tekanan lembut dari belakang ke depan.

    “Rol serat juga bisa membantu pada langkah ini (terutama jika Anda memiliki hewan peliharaan yang mengalami kerontokan!),” katanya dikutip dari Homes and Gardens, Senin (3/11/2025).

    2. Atasi Noda

    Kalau menumpahkan makanan atau cairan di sofa, penghuni rumah harus segera membersihkannya sebelum terbentuk noda membandel. Tanu Grewal biasanya menggunakan cairan pembersih noda yang tersedia di supermarket. Pastikan pembersih itu sesuai dengan bahan sofa di rumah.

    “Larutkan penghilang noda dalam air dan rendam spons atau kain bersih di dalamnya. Kemudian, gunakan spons atau kain tersebut untuk membersihkan noda pada sofa,” jelasnya.

    Diamkan larutan pembersih selama beberapa menit. Lalu, bersihkan kembali area noda itu dengan air dan keringkan dengan kain kering.

    3. Usap dengan Kain Lembap

    Jika penutup sofa tidak bisa dilepas atau dicuci pakai mesin, Kepala Operasional OURA Shaun Veran menyarankan untuk pakai kain lembap untuk membersihkan sofa. Basahkan kain mikrofiber dengan pembersih khusus atau campuran sabun piring lembut dan air hangat. Peras kain tersebut, lalu lap sofa.

    “Ini dapat membantu menghilangkan noda dan mensterilkan permukaan. Saya sarankan untuk menguji larutan pembersih terlebih dahulu pada area yang tersembunyi agar tidak merusak kain,” ucapnya.

    4. Pukul Sofa

    Pembersih profesional dan pemilik CleanerMatch mengatakan penghuni bisa membersihkan debu sofa dengan memukul-mukul permukaan dan bantal sofa di luar rumah. Cara ini cukup baik untuk mengempaskan kotoran dan debu tanpa penyedot debu.

    “Teknik kuno ini dapat membuat perbedaan yang signifikan pada kebersihan sofa Anda,” ucapnya.

    5. Semprotkan Cairan Linen

    Tanpa penyedot debu, penghuni tidak bisa menghilangkan bau apak sofa pakai soda kue. Cara alternatifnya, penghuni bisa menyemprotkan cairan linen pada sofa. Semprotan ini membantu menghilangkan bau tak sedap pada sofa.

    Itulah beberapa cara untuk membersihkan sofa tanpa penyedot debu. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Jenis Bahan Sofa yang Bikin Rumah Terlihat Makin Stylish


    Jakarta

    Sofa merupakan perabotan yang sering ditemui di rumah. Furnitur ini biasanya diletakkan di ruang tamu atau ruang keluarga, berseberangan dengan TV.

    Ada berbagai jenis sofa, salah satunya dibedakan berdasarkan materialnya. Pemilik rumah bisa mempertimbangkan bahan saat hendak membeli sofa.

    Bahan sofa bisa mempengaruhi tampilan interior ruangan. Lalu, faktor ini juga menentukan berapa lama usia pakai sofa.


    Bagi yang sedang mencari sofa, bisa pelajari jenis-jenis bahannya. Temukan pilihan bahan sofa yang bikin rumah terlihat stylish berikut ini.

    Jenis Bahan Sofa

    Inilah beberapa opsi bahan sofa yang bisa dipertimbangkan, dikutip dari Livingetc.

    Serat Alami

    Wide shot of cozy flat interior with home office area including big sofa, wooden table and motivational posters at dark-gray wallSofa Foto: Getty Images/SeventyFour

    Sofa berbahan serat alami seperti linen, katun, dan wol umum digunakan. Bahan linen punya tampilan yang terkesan mewah, mudah dicuci, dibersihkan, dan disedot debu. Bahan ini cocok untuk suasana kasual, tetapi bahannya mudah kusut dan melar.

    Sementara itu, katun bisa jadi opsi yang baik karena bahannya lembut, mudah menyerap keringat, dan terjangkau sehingga cocok untuk suasana kasual atau tradisional. Namun, katun dapat kusut dan kurang tahan lama kecuali dicampur dengan bahan sintetis.

    Kemudian, kain wol ideal untuk iklim dingin. Namun, bahan ini bisa jadi agak kasar sehingga perlu pertimbangan lebih jauh.

    Beludru

    sofa beludru/Future via Ideal HomeSofa Beludru Foto: Future via Ideal Home

    Sofa beludru bisa menambah kesan elegan pada ruangan. Bahan ini hadir dalam berbagai warna, termasuk yang netral untuk tampilan lebih kalem.

    “Beludru modern memiliki tumpukan yang lebih pendek, sehingga memberikan tampilan yang ramping dan kontemporer sekaligus sangat tahan lama dan anti noda. Bahannya lembut, dan ramah anak menjadikannya pilihan yang praktis namun mewah,” kata Thea Bloch-Neal, pendiri dan desainer Curated by Thea.

    Kain Chenille

    Sofa Hijau Berbahan ChenilleSofa Chenille Foto: Pexels/Designecologist

    Selain itu, ada bahan chenille yang bisa jadi alternatif dari linen. Material ini dapat dilihat sebagai perpaduan yang pas antara beludru dan bounclé.

    Bahan ini sangat nyaman sebagai sofa. Detail teksturnya menambah estetika ruangan. Namun, tekstur kain chenille rentan untuk tersangkut.

    Kulit

    Real photo of handmade macrame and mockup poster hanging on the wall in bright sitting room interior with leather sofa and metal rack with decor and booksSofa Kulit Foto: Getty Images/iStockphoto/KatarzynaBialasiewicz

    Jika ingin menambah sentuhan berkelas pada ruangan, coba tambahkan sofa kulit. Kulit merupakan pilihan material yang tidak lekang oleh waktu. Bahan kulit juga mudah dibersihkan.

    Berbagai jenis kulit, seperti kulit asli, yang memberikan kesan alami dan mewah sehingga membentuk patina seiring waktu. Sementara itu, kulit sintetis menawarkan alternatif yang terjangkau, meskipun kurang tahan lama.

    “Namun, tidak ada yang lebih baik daripada sofa kulit berwarna cerah,” kata Cheryl, seorang desainer.

    Itulah beberapa pilihan sofa berdasarkan bahannya. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Kelihatan Sepele, Tapi 4 Kebiasaan Ini Bikin Sofa Cepat Jebol!


    Jakarta

    Sofa merupakan salah satu perabotan penting di rumah. Kehadiran sofa dapat membantu penghuni maupun tamu yang datang merasa nyaman saat mengobrol di ruang tamu.

    Agar sofa bisa digunakan dalam waktu lama, maka perlu dirawat dan dibersihkan secara berkala. Namun terkadang, ada sejumlah kebiasaan yang ternyata dapat memperpendek usia pakai sofa.

    Kalau sofa sudah rusak, seperti sudah tidak terasa empuk saat diduduki atau sandarannya mulai goyang, maka dapat mempengaruhi rasa kenyamanan. Mau tak mau harus merogoh kocek lagi untuk membeli sofa baru.


    Ingin tahu apa saja kebiasaan buruk yang membuat sofa di rumah jadi cepat rusak? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Kebiasaan Buruk yang Bikin Sofa Cepat Rusak

    Semahal apa pun sofa yang kamu beli, tentu akan cepat rusak jika tidak dirawat dengan baik. Dilansir situs Real Digest, Kamis (13/11/2025), berikut sejumlah kebiasaan buruk yang bikin sofa cepat rusak:

    1. Duduk di Lengan Sofa

    Kebiasaan ini dapat memperpendek usia pakai sofa di rumah. Sebab, lengan sofa tidak dirancang untuk diduduki atau diinjak dengan beban berat.

    Seiring waktu, lengan sofa bisa rusak bahkan patah jika terlalu sering diduduki. Untuk memperbaikinya tentu membutuhkan biaya yang tak sedikit.

    2. Lompat-lompat di Sofa

    Bagi si kecil, melompat-lompat di sofa merupakan hal yang seru. Namun, kebiasaan ini bisa memicu kerusakan pada sofa sehingga tak bisa digunakan dalam waktu lama.

    Sofa yang sering diinjak-injak akan menghilangkan keempukannya, sehingga kurang terasa nyaman saat diduduki. Bisa saja tubuh akan terasa pegal-pegal karena terlalu lama duduk di sofa yang sudah tidak empuk.

    3. Duduk di Sandaran Sofa

    Selain lengan sofa, si kecil terkadang terbiasa duduk di sandaran sofa. Kebiasaan buruk ini juga membuat umur sofa jadi lebih pendek karena semakin cepat rusak.

    4. Makan dan Minum di Sofa

    Kebiasaan yang satu ini banyak dilakukan oleh penghuni rumah. Biasanya, makan di sofa bareng keluarga dilakukan sambil menonton TV di ruang tamu.

    Meski terasa nyaman, tapi kebiasaan ini berisiko menyebabkan sofa jadi kotor karena ada sisa-sisa makanan dan minuman yang tumpah.

    Kalau ada noda makanan, sebaiknya segera dibersihkan agar tidak menempel dan membekas. Bersihkan sofa dengan kain lap basah, lalu dikeringkan dengan tisu dapur atau kain microfiber kering.

    Itulah empat kebiasaan yang ternyata membuat sofa di rumah jadi cepat rusak. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com