Tag: southern living

  • Sederet Benda yang Bisa Dibersihkan Pakai Pasta Gigi


    Jakarta

    Pasta gigi memiliki manfaat lain selain untuk membersihkan gigi. Dalam penggunaan sehari-hari, pasta gigi juga bisa dipakai untuk membersihkan beberapa barang di rumah.

    Salah satu contohnya adalah menghilangkan noda kopi dan teh pada cangkir. Caranya cukup mengoleskan pasta gigi para spons yang sedikit basah dan gosokkan pada noda. Setelah itu bilas hingga bersih untuk menghilangkan residu.

    Selain itu, masih ada lagi barang-barang lainnya yang bisa dibersihkan pakai pasta gigi. Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini informasinya.


    Membersihkan Setrika

    Dilansir dari Homes & Gardens, pasta gigi bisa membersihkan setrika yang korot akibat noda dari produk perawatan pakaian. Ingat, bersihkan plat setrika ketika sudah dingin ya.

    Menghilangkan Noda Sabun yang Membandel

    Penggunaan sabun di pintu kamar mandi, wastafel, maupun shower terkadang meninggalkan noda yang sulit dibersihkan. Nah, pasta gigi bisa dipakai untuk membersihkan noda tersebut.

    Caranya cukup tuangkan pasta gigi pada kain lembap dan bersihkan sisa sabun. Setelah itu bilas dan keringkan.

    Menghilangkan Bau Makanan pada Talenan

    Bau makanan terkadang sulit dihilangkan pada tangan, talenan, maupun wadah makanan. Nah, penggunaan pasta gigi bisa menghilangkan bau tersebut. Gunakan pasta gigi saat membersihkan talenan lalu bilas.

    Menghilangkan Noda Krayon di Dinding

    Dilansir dari Southern Living, untuk membersihkan noda krayon di dinding, bisa pakai pasta gigi. Caranya, taruh pasta gigi pada noda dengan menggunakan jari lalu pakai lap basah untuk menghilangkan noda. Biarkan kering ketika noda sudah hilang.

    Menghilangkan Noda Tinta dan Lipstik pada Karpet

    Selanjutnya yaitu pasta gigi bisa digunakan untuk membersihkan noda tinta dan lipstik pada karpet. Berikut ini caranya.

    – Oleskan pasta gigi secukupnya pada area yang terkena noda dan gosokkan perlahan ke noda. Kuncinya adalah menunggu pasta gigi mengering sepenuhnya; dengan demikian, noda akan terserap secara maksimal.

    – Setelah kering, bersihkan kembali dengan kain hangat dan lembap untuk membersihkan pasta gigi.

    – Akan lebih baik jika bisa menggunakan alat penyedot debu di area tersebut untuk menghilangkan residu kecil. Semakin cepat membersihkan noda, semakin efektif proses ini.

    Itulah beberapa benda yang bisa dibersihkan pakai pasta gigi. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 10 Barang di Rumah yang Harus Diganti Rutin Demi Kesehatan dan Keamanan



    Jakarta

    Kita mungkin tanpa sadar sering menumpuk barang di rumah yang setiap hari dipakai dan hampir tidak pernah diganti. Barang tersebut mungkin usianya sudah melebihi masa pakai tetapi kita tidak menyadarinya.

    Padahal, setiap barang di rumah memiliki masa pakai yang jika sudah waktunya harus diganti demi kesehatan dan keselamatan si pemakainya.

    Melansir dari situs Southern Living, pada Senin (24/08/2025), berikut 10 barang yang perlu diganti secara berkala.


    Tempat Makan Plastik

    Tempat makan plastik sebaiknya diganti setiap satu tahun sekali. Bukan hanya noda saus atau bumbu yang membandel sehingga perlu diganti, tetapi terdapat kerusakan lain yang membuat tempat makan plastik harus diganti.

    Goresan pada tempat makan plastik menjadi perangkap bakteri yang berpotensi meracuni makanan yang disimpan dalam wadah. Selain itu, beralih ke tempat makan berbahan kaca juga akan lebih tahan lama dibandingkan wadah plastik.

    Obat-obatan

    Ganti sesuai dengan petunjuk di botol. Rutinlah mengecek lemari obat dan catat apa saja obat yang sudah kedaluwarsa. Biasanya obat-obatan dan vitamin tidak kedaluwarsa terlalu cepat, tetapi jangan luput dari perhatian untuk selalu memeriksa tanggal kedaluwarsanya.

    Spons

    Spons dapur atau spons cuci piring sebaiknya diganti setiap dua bulan. Spons tidak dibuat untuk penggunaan jangka panjang. Bahkan, bisa kurang dari dua bulan jika lebih sering digunakan.

    Penggantian spons secara teratur dapat menjaga spons tetap bersih tanpa penumpukkan bakteri. Simpan spons di rak atas mesin pencuci piring atau sebelah wastafel agar tetap bersih.

    Filter Udara

    Ganti setiap satu hingga tiga bulan. Mengganti filter udara secara teratur di seluruh rumah akan meningkatkan kualitas udara supaya tetap lancar. Ganti filter udara lebih cepat jika ada penghuni rumah khususnya yang mengidap alergi.

    Filter Air

    Tidak seperti filter udara, filter air diganti sesuai petunjuk di produk. Terkadang, orang tidak sadar bahwa air semakin berbau tidak sedap dan itulah fungsi filter air untuk menghentikan kontaminasi pada air.

    Talenan Plastik

    Ganti talenan plastik setiap dua tahun sekali. Seiring waktu, bakteri dapat menumpuk di talenan terutama pada retakan akibat goresan pisau.

    Secara umum, talenan plastik perlu diganti setiap dua tahun sekali, tetapi talenan kayu bisa lebih tahan lama yaitu sekitar lima tahun sekali.

    Sikat Toilet

    Ganti sikat toilet setiap enam bulan sekali. Sikat toilet menyimpan banyak bakteri. Ketika sikat sudah mulai agak berbulu, segera ganti.

    Bantal

    Seberapa sering kamu mengganti bantal? Apakah sudah bertahun-tahun tidak diganti? Padahal, bantal sebaiknya diganti setiap satu atau dua tahun sekali. Sebab, bantal bersentuhan langsung dengan kepala dan wajah setiap malam jadi kebersihannya menjadi priorits utama.

    Kulit mati, bakteri, dan debu dapat menumpuk pada bantal seiring waktu. Jika leher terasa kaku, itu juga pertanda bahwa harus segera ganti bantal. Jangan lupa untuk cuci bantal sesering mungkin agar tetap bersih.

    Kasur

    Membeli kasur adalah hal yang menyebalkan karena harganya mahal, tetapi itu perlu sebab kasur harus diganti setiap lima hingga tujuh tahun sekali. Kasur menjadi sarang bakteri. Untuk perawatannya, bersihkan kasur dengan penyedot debu secara teratur.

    Peralatan Masak Anti Lengket

    Jika kamu punya alat masak anti lengket di dapur, maka ganti setiap lima tahun sekali. Hal ini dilakukan karena lapisan anti lengket mulai perlahan mengelupas, sehingga harus diganti untuk menghindari bahaya termakan bahan kimia.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Lebih Baik Lampu Nyala atau Mati Saat Ditinggal Mudik?



    Jakarta

    Saat mudik ke kampung halaman pasti tidak menghabiskan waktu sehari dua hari. Apalagi jika jaraknya jauh dan periode libur lebaran masih terasa lama. Sehingga meninggalkan rumah saat mudik membutuhkan waktu yang tidak sebentar.

    Sayangnya, banyak kekhawatiran muncul karena meninggalkan rumah dengan waktu yang cukup lama. Salah satunya terkait penerangan di rumah. Banyak dari kita bingung apakah sebaiknya lampu di rumah dimatikan atau dibiarkan menyala ketika ditinggal mudik?

    Mengutip pernyataan dari Kepala Polisi Kota Mount Airy, North Carolina, yakni Dale Watson, bahwa lampu di rumah harus tetap dinyalakan saat berpergian. Sebab, hal ini untuk menghindari kejahatan selama mudik.


    “Hal-hal yang tidak menyenangkan cenderung muncul dalam kegelapan,” ujar Watson, dilansir dari situs Southern Living.

    Untuk mencegah tindakan kejahatan, tambahkan lampu luar yang menghadap ke tempat tinggal kamu. Watson juga menyarankan sebaiknya semak-semak dipangkas agar mudah terlihat. Semakin banyak penerangan maka akan semakin baik.

    Namun, tidak ada jumlah yang pasti mengenai lampu rumah yang wajib dinyalakan saat pergi mudik. Menyalakan lampu akan memberi kesan rumah yang aktif dan berpenghuni. “Nyalakan lampu sebanyak yang kamu mampu,” kata Watson.

    Menyalakan lampu saat mudik juga sebetulnya berlawanan dengan ajaran menghemat listrik untuk menjaga efisiensi energi. Maka, Watson menyarankan untuk memprioritaskan ruang tertentu yang wajib diberikan pencahayaan.

    “Pertama, saya ingin lampu beranda rumah menyala, kemudian area dapur dan kamar mandi. Jadi, dapat dilihat setiap titik dari satu sumber cahaya ke sumber cahaya lainnya,” kata Watson.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Wajib Tahu! Benda Ini Seharusnya Tidak Dibersihkan Terlalu Sering



    Jakarta

    Membersihkan rumah dan isinya merupakan rutinitas yang dilakukan untuk menjaga agar tetap bersih dan tahan lama. Namun, ternyata ada beberapa benda di rumah yang tidak perlu dibersihkan secara rutin atau terlalu sering.

    Membersihkan barang-barang di rumah memang bertujuan untuk menyingkirkan kuman dan bakteri. Akan tetapi, terdapat beberapa benda dengan bahan tertentu yang tidak bisa sering dibersihkan karena akan membuat kualitas benda tersebut menjadi lebih buruk.

    Melansir dari situs Southern Living, berikut deretan benda di rumah yang tidak boleh dibersihkan terlalu sering.


    Perabotan Kayu

    Perabotan kayu yang harganya mahal membuat kamu rajin membersihkan untuk menjaga kualitasnya. Namun, ternyata menurut CEO AspenClean, Alicia Sokolowski, membersihkan perabotan kayu secara berlebihan justru dapat merusak bahan tersebut.

    “Kayu merupakan material alami yang memerlukan penanganan hati-hati agar tetap dalam kondisi terbaiknya. Membersihkan perabotan kayu terlalu sering terutama dengan air atau bahan kimia yang kuat mengakibatkan pengurangan minyak alami pada kayu sehingga kayu menjadi kering. Sebaiknya, bersihkan debu pada kayu menggunakan kain mikrofiber seminggu sekali sesuai kebutuhan.” kata Sokolowski.

    Jendela

    Sokolowski juga menyarankan tidak terlalu sering membersihkan jendela sebab dapat menimbulkan goresan, bercak, dan kerusakan pada lapisan jendela. Selain itu, bisa juga mengikis lapisan pelindung UV atau film yang dirancang untuk menghalangi panas dan silau.

    Penggunaan air yang berlebihan atau pembersih kimia yang sifatnya terlalu keras dapat menyebabkan penumpukan kelembapan di jendela yang berpotensi tumbuhnya jamur dan kerusakan rangka. Sokolowski menyarankan bersihkan jendela setiap 3 sampai 6 bulan sekali.

    Lantai Kayu

    Hindari membersihkan lantai kayu terlalu sering terutama dengan air atau bahan kimia keras karena air dapat meresap ke dalam kayu dan menyebabkan pembengkakan. Pembersih juga dapat menghilangkan lapisan pada kayu sehingga lebih rentan rusak. Cukup disapu atau disedot debu nya dan pel setiap 1 – 2 bulan sekali menggunakan pembersih yang aman dan lembut untuk kayu.

    Kipas Angin Gantung

    Kipas angin gantung memang menyimpan tumpukan debu yang banyak. Akan tetapi, cukup bersihkan sebulan sekali. Mulailah sebulan sekali dulu untuk melihat seberapa parah debunya kemudian sesuaikan dengan kebutuhan.

    Microwave dan Kulkas

    Microwave adalah perabotan rumah yang cepat bau dan kotor akibat cipratan makanan. Namun, jika makanan ditutup selama dipanaskan, maka noda dapat cipratan dapat diminimalisir. Dengan demikian, pembersihan secara menyeluruh hanya perlu dilakukan setiap 1 sampai 3 bulan sekali.

    Sama dengan kulkas yang cukup dibersihkan satu bulan sekali untuk menjaganya agar tetap higenis. Perhatikan wadah makanan saat disimpan di kulkas agar menghindari tumpahan yang membuat kulkas berjamur dan berbau.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Trik Menjaga Tanaman Tetap Segar Meski Ditinggal Mudik


    Jakarta

    Memasuki waktu untuk pulang ke kampung halaman alias mudik dan meninggalkan rumah beberapa minggu pasti perlu banyak persiapan. Salah satunya adalah memastikan tanaman di rumah tidak ada yang layu selama penghuni rumah pergi.

    Mungkin beberapa di antara kalian akan lebih tenang jika tanaman kesukaannya tidak perlu sering disiram atau bisa mengandalkan air hujan. Hal ini akan berbeda untuk tanaman-tanaman yang memang perlu diperhatikan setiap hari.

    Untuk memastikan agar tanaman tetap segar meskipun berminggu-minggu ditinggal, dilansir Southern Living berikut beberapa triknya.


    1. Siram Tanaman Sebelum Pergi

    Pastikan sebelum meninggalkan rumah, tanaman-tanaman sudah terhidrasi. Siram setiap pot hingga tanahnya kembali basah.

    2. Letakkan Tanaman di Sumber Air

    Agar tanaman tetap bisa segar meskipun ditinggal berminggu-minggu, letakkan pot di sumber air seperti luar ruangan, kamar mandi, atau wastafel. Bisa juga kamu menyiapkan bak besar atau wadah berisi air kemudian letakkan tanaman di atasnya agar akar-akar mereka yang bekerja mengambil air di bawahnya.

    3. Pastikan Tanaman Dapat Cahaya yang Cukup

    Saat pergi mudik, biasanya listrik di rumah dipadamkan sehingga tanaman hanya mengandalkan sinar matahari yang masuk. Cahaya dapat mendukung pertumbuhan dan pertumbuhan mendorong penggunaan air pada tumbuhan.

    Sekarang, cari tempat di sekitar jendela atau teras yang lokasinya cukup menerima sinar matahari. Jika tidak memungkinkan untuk diletakkan di luar, coba pasang lampu tanaman yang cahayanya lebih lembut dan bisa menyala lama.

    4. Kelompokkan Tanaman Berdasarkan Cara Perawatannya

    Untuk mempermudah perawatan tanaman, coba kelompokkan tanaman yang cara perawatannya sama. Sebagai contoh tanaman yang harus menerima banyak air dan matahari, tanaman yang tidak menyukai tempat panas, tanaman yang tidak perlu air terlalu banyak.

    Dengan begitu, lebih mudah untuk memastikan tanaman tersebut bertahan hidup dan mengurangi risiko mati.

    5. Siapkan Hidrogel

    Saat ini ada cara agar tanaman tetap lembap yakni memakai hidrogel. Bentuknya seperti butiran bulat berisi air terbuat dari polimer kimia. Barang ini cukup disebar di tanah, nanti mereka dapat menyusut dengan sendirinya karena tanaman sudah menyerap air.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Biarkan Freezer Kulkas Penuh Sampah! Ini Cara Efektif Bersihkannya



    Jakarta

    Freezer kulkas merupakan salah satu tempat yang sering diabaikan. Bahan makanan apa saja bisa dimasukkan dan sering kali terlupakan serta mengendap selama berminggu-minggu sampai berbulan-bulan. Oleh karena itu freezer penting untuk dibersihkan.

    Membersihkan freezer juga terdengar sulit karena terdapat bunga es yang banyak. Ditambah lagi, makanan yang saling menempel dan sulit dikeluarkan membuat orang malas membersihkan freezer.

    Namun, kamu tidak perlu khawatir, sebab sebetulnya membersihkan freezer tidak sesulit yang dibayangkan. Melansir dari situs Southern Living, sebelum membersihkan freezer, kamu perlu mengosongkan isinya terlebih dahulu.


    Kosongkan

    Keluarkan semua bahan makanan dari dalam freezer tanpa terkecuali. Simpan makanan beku tersebut di tempat yang aman, bisa dalam peti es atau wadah yang dilapisi koran. Makanan seperti es krim bisa ditaruh sepotong es kering di atasnya.

    Buang

    Pilah makanan tersebut. Jika sudah kedaluwarsa atau mulai basi padahal isinya masih banyak maka segera buang sebab dikhawatirkan ada jamur yang tumbuh di dalamnnya.

    Sortir

    Jika sudah memilih makanan yang masih disimpan, maka pisahkan ke dalam wadah masing-masing. Kamu bisa mengkategorikan buah beku, sayur beku, atau makanan cepat saji secara terpisah agar lebih mudah dan rapi.

    Setelah mengurusi isi freezer, maka selanjutnya kamu bisa mulai membersihkan freezer. Melansir dari situs Today.com, berikut langkah-langkahnya.

    Cabut Kabel Listrik

    Penting untuk mencabut kabel listrik pada freezer. Jangan pernah membersihkan freezer saat menyala karena bisa menyebabkan kerusakan. Pastikan kulkas di bawah freezer tertutup selama tidak ada daya listrik agar menjaga udara dingin masih ada di dalam kulkas sehingga makanan akan tetap segar.

    Cairkan

    Cairkan bunga es pada freezer hingga benar-benar mencapai suhu ruangan baru bisa lanjutkan pembersihan.

    Bersihkan

    Gunakan campuran 1 sendok makan soda kue, 1 liter air hangat, dan tambah sabun cair. Jangan gunakan pembersih yang sifatnya abrasif seperti pemutih atau deterjen. Pertama, kamu perlu singkirkan serpihan besar dari freezer. Lalu, bersihkan seluruh permukaan dengan kain menggunakan campuran tadi. Gunakan sikat gigi untuk menjangkau area yang sulit.

    Keringkan

    Setelah dirasa benar-benar bersih, usap dan keringkan menggunakan kain bersih.

    Nyalakan Kembali

    Setelah kering, sambungkan lagi daya listrik ke freezer. Kemudian masukkan bahan makanan yang sudah disortir ke dalam freezer. Tata dan atur hingga rapi.

    Itulah langkah mudah yang bisa kamu lakukan untuk mulai membersihkan freezer. Semoga membantu ya!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Perlukah Cabut Kulkas Saat Ditinggal Mudik?



    Jakarta

    Meninggalkan rumah saat mudik menjadi hal kekhawatiran tersendiri. Apalagi, banyak peralatan elektronik yang berisiko ditinggal tanpa pengawasan dalam jangka panjang, seperti kulkas. Kalau kamu, termasuk tim matikan atau tetap nyalakan kulkas saat mudik?

    Kulkas memang salah satu peralatan elektronik di rumah yang membutuhkan daya listrik besar dibanding barang lainnya. Sehingga, kondisi kulkas harus diperhatikan sebagai upaya mencegah kerusakan.

    Melansir dari situs Southern Living, sebelum pergi mudik, sebaiknya catat dan perhatikan makanan apa saja yang masih ada di dalam kulkas. Jika sudah tidak dimakan, maka lebih baik buang. Jika masih bisa dimakan, maka simpan dengan baik. Hal ini dapat menjaga kulkas agar bebas bakteri selama ditinggal.


    Selain itu, perhatikan suhu kulkas. Idealnya ada di 35 hingga 40 derajat Fahrenheit. Upayakan jangan melebihi dan kurang daripada derajat tersebut.

    Bisa juga kamu tambahkan soda kue untuk menghilangkan bau di dalam kulkas. Letakkan sekotak soda kue di bagian belakang rak kulkas agar membantu mencegah bau tidak sedap saat kamu kembali ke rumah.

    Kemudian, kamu perlu pertimbangkan. Apakah kamu akan mudik selama satu minggu atau satu bulan?

    Jika mudik kurang dari seminggu, maka:

    • Biarkan kulkas menyala dan simpan pada suhu yang ditentukan.
    • Matikan pembuat es jika tidak digunakan.
    • Buang makanan yang sudah tidak dimakan.
    • Bersihkan kulkas.

    Jika mudik lebih dari seminggu, maka:

    • Pertimbangkan untuk mencabut kabel kulkas.
    • Matikan pembuat es.
    • Kosongkan kulkas.
    • Biarkan pintu kulkas sedikit terbuka untuk mencegah tumbuhnya jamur dan lumut.

    Jadi, pertimbangkan berapa lama kamu akan mudik baru sebaiknya tentukan apakah kulkas dicabut atau tidak. Namun, yang pasti, untuk kulkas yang ada freezernya lebih baik dimatikan bagian freezernya. Sebab, freezer atau pembuat es dapat menghemat listrik, mencegah kerusakan seperti saluran tersumbat akibat gumpalan es, dan menghindari kebocoran air.

    Itulah penjelasan tentang apakah sebaiknya kulkas dimatikan atau tidak selama ditinggal mudik. Semoga membantu!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Langsung Pakai! Ini Alasan Pentingnya Mencuci Sprei Baru



    Jakarta

    Ini Alasan Sprei Harus Dicuci Sebelum Dipakai

    Mengganti sprei baru di kasur tidak bisa sembarangan. Meski sprei baru terlihat bersih, tapi sebelum dipakai harus dicuci terlebih dahulu ya.

    Menurut pakar binatu Patric Richardson, seperti dikutip dari Southern Living, apapun perlengkapan tidur harus dicuci sebelum digunakan, termasuk seprai. Hal ini dikarenakan masih ada sejumlah bahan kimia yang mungkin masih tertinggal di kain.


    “Kain sering dilapisi sesuatu agar tetap rapi dan bersih saat disimpan. Hal ini yang dapat mengiritasi kulit,” kata Richardson.

    Selain itu, seprai yang dikemas pada kantong plastik dan disimpan di rak mungkin sudah kotor. Kotoran dan debu terperangkap di antara lipatan-lipatan tersebut.

    Bagaimana Jika Sprei Baru Tidak Dicuci

    Jika kamu tidak mencuci seprai baru sebetulnya kamu akan baik-baik saja. Namun, bahan kimia yang tadi melapisi seprai dapat berpotensi menyebabkan reaksi alergi pada kulit apalagi jika kamu memiliki kulit sensitif. Misalnya, bahan kimia formaldehida dapat menyebabkan dermatitis dan asma dalam jangka pendek. Selain itu, seprai akan lebih nyaman dan lembut jika sering dicuci. Maka, mencuci seprai sebelum digunakan juga membuat kamu lebih nyaman.

    Cara Mencuci Sprei Baru

    Pisahkan seprai dengan pakaian lain agar memastikan seprai tidak kusut karena tersangkut kain lain.

    Periksa label untuk mengetahui petunjuk pencucian. Misal, seprai berbahan kain katun dapat dicuci menggunakan suhu panas sementara kain halus seperti linen dan sutra perlu suhu yang lebih dingin.

    Cuci dengan sabun atau deterjen. Bisa juga tambahkan soda kue atau cuka untuk campuran.

    Keringkan di dalam mesin pengering kemudian di bawah sinar matahari.

    Seberapa Sering Mencuci Sprei?

    Setelah pencucian awal, biasakan cuci seprai setiap minggu untuk menghilangkan alergen dan bakteri. Kulit kita mengeluarkan minyak dan mengelupas di malam hari. Selain itu, keringat, debu, dan losion wajah semua terkumpul di seprai saat kita tidur. Sehingga, menjadi tempat perkembangbiakan bakteri.

    Jangan hanya seprai, perhatikan peralatan tidur lain seperti sarung bantal dan selimut untuk dicuci sebelum digunakan.

    Itulah ulasan mengenai pentingnya mencuci seprai baru sebelum digunakan. Semoga bermanfaat!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Kebiasaan yang Harus Dilakukan Agar Rumah Selalu Bersih dan Rapi


    Jakarta

    Membersihkan rumah memang diperlukan agar hunian tersebut tetap rapi dan bebas kotoran. Biasanya perlu waktu khusus untuk membersihkan seluruh rumah.

    Agar rumah rapi dan bebas kotoran ternyata tak melulu perlu satu hari khusus untuk membersihkan ruangan, tapi bisa dicicil dengan beberapa kebiasaan berikut ini. Sebagai contoh, kebiasaan untuk merapikan bantal di kursi ruang keluarga saat ingin tidur bisa menjadi salah satu kebiasaan yang bisa dilakukan.

    Dengan merapikan bantal kursi di ruang keluarga sebelum tidur bisa membuat ruangan tampak rapi. Selain itu, setelah menggunakan remote TV bisa mengembalikannya ke tempat semula agar tidak berantakan.


    Selain itu masih ada beberapa kebiasaan lainnya yang bisa dilakukan agar rumah tetap rapi dan bersih. Dilansir dari Southern Living berikut ini informasinya.

    1. Bersihkan Meja Dapur

    Membersihkan meja dapur setelah digunakan merupakan salah satu kebiasaan untuk menjaga rumah agar tetap bersih dan mencegah timbulnya bau tak sedap. Pastikan segera bersihkan meja jika ada tumpahan makanan, segera mencuci piring, serta simpan barang-barang yang tak terlalu diperlukan agar tidak berantakan.

    2. Lipat Lap Handuk

    Salah satu kebiasaan yang bisa membuat rumah rapi adalah melipat handuk atau lap untuk bersih-bersih. Hal ini agar meja dapur tak berantakan dan mencegah persepsi penghuni malas membersihkan rumah.

    3. Buang Sampah

    Membuang sampah setiap hari harus dilakukan agar rumah tidak bau. Selain itu, kebiasaan membuang sampah setiap hari juga bisa membuat hunian terasa segar dan bersih.

    “Perawatan rutin bukan hanya tentang penampilan; tetapi tentang menciptakan ruangan yang terasa bersih, terawat, dan nyaman setiap hari,” kata cleaning expert di GermSmart, Taylor Riley.

    4. Bersihkan Lantai

    Menjaga lantai bersih merupakan salah satu kebiasaan agar rumah tampak rapi. Sebab, jika bagian lantai kotor akan menimbulkan penampilan rumah yang tidak diurus.

    5. Pastikan Kamar Mandi Bersih

    Ketika ada tamu datang dan harus menggunakan kamar mandi, tentunya pemilik rumah nggak mau dong ruangan tersebut kotor dan bau? Maka dari itu, menjaga kamar mandi tetap bersih perlu dilakukan.

    Cara mudahnya, penghuni rumah bisa mengelap permukaan di kamar mandi serta bagian kloset agar tetap bersih.

    Itulah beberapa kebiasaan untuk menjaga rumah tetap bersih dan rapi. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Lakukan 5 Kebiasaan Ini Saat Membersihkan Rumah


    Jakarta

    Membersihkan rumah perlu dilakukan agar ruangan tetap bersih dan rapi. Nah, saat membersihkan rumah ini ada beberapa kebiasaan yang sebaiknya tidak dilakukan.

    Sebab, kebiasaan-kebiasaan tersebut terkadang membuat kegiatan bersih-bersih kurang maksimal atau bahkan bisa merusak barang. Apa saja kebiasaan itu?

    Dilansir dari Southern Living, berikut ini kebiasaan-kebiasaan yang sebaiknya dihindari saat membersihkan rumah.


    1. Tidak Melakukan Deep Cleaning

    Membersihkan rumah secara menyeluruh atau deep cleaning perlu dilakukan. Sebab, biasanya rumah hanya dibersihkan pada bagian permukaan yang terlihat kotor sementara bagian belakang furniture kerap terabaikan.

    2. Menyemprot Pembersih Langsung ke Permukaan

    Saat membersihkan permukaan perabotan, sebaiknya tidak menyemprotkannya secara langsung. Akan lebih baik jika pembersih disemprotkan ke lap atau sponge terlebih dahulu untuk mencegah penggunaan berlebihan mengurangi terhirupnya cairan semprotan.

    3. Tidak Membersihkan Alat Bersih-bersih

    Alat bersih-bersih juga perlu dibersihkan lho detikers. Hal itu karena peralatan tersebut sering digunakan untuk membersihkan kotoran dan diletakkan di tempat yang terbuka di rumah.

    Menurut Presiden dan Co-CEO AspenClean, Alicia Sokolowski, tidak membersihkan alat bersih-bersih bisa menjadi tempat berkembangnya bakteri. Jangan lupa untuk menaruh kembali di tempatnya setelah alat-alat itu digunakan.

    4. Tidak Memberi Waktu Cairan Pembersih Bekerja

    Biasanya saat membersihkan noda, penghuni rumah ingin cepat-cepat selesai. Padahal, kesabaran adalah kunci dalam membersihkan noda membandel.

    Saat membersih noda, diamkan produk pembersih selama beberapa saat dan biarkan bahan kimianya bekerja.

    “Anda juga harus membiarkan disinfektan selama waktu kontak yang disarankan sebelum mengelapnya. Ini memastikan disinfektan membunuh kuman dan bakteri secara efektif,” tutur Sokolowski.

    5. Pakai Pembersih Tertentu pada Permukaan yang Tidak Direkomendasikan

    Ambil contoh pembersih kaca. Kebanyakan pembersih kaca mengandung amonia atau cuka untuk menghilangkan noda seperti air sadah dan noda.

    Menggunakan pembersih kaca untuk permukaan selain kaca, seperti granit, kayu, maupun logam tidak direkomendasikan bahkan bisa menyebabkan kerusakan. Tak hanya itu, warna pada permukaan dengan material tersebut juga bisa berubah seiring waktu.

    Hal yang sama berlaku untuk pembersih toilet, yang dibuat untuk mengatasi noda membandel dan kuman yang hanya ada di mangkuk toilet. Pembersih ini sering kali mengandung asam klorida atau pemutih yang dapat merusak lapisan permukaan, mengubah warna material, atau menyebabkan berbagai bentuk kerusakan jika digunakan pada barang-barang lainnya.

    Itulah beberapa kebiasaan yang sebaiknya dihindari saat membersihkan rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com