Tag: spons

  • 5 Barang Rumah Tangga Ini Harus Dicuci Setiap Hari, Jangan Tunggu Kotor!



    Jakarta

    Mencuci barang-barang di rumah memang acap kali menyita waktu. Namun wajib diketahui ada beberapa barang yang harus langsung dibersihkan setelah dipakai.

    Dikutip dari situs The Spruce, terdapat 5 benda berikut yang harus langsung dibersihkan. Hal ini guna membasmi kotoran, kuman, dan bakteri yang menempel.

    Lap Cuci Piring

    Manajer Umum Park Slope Cleaning Diana Ciechorska mengatakan bahwa lap cuci piring adalah salah satu barang yang harus dicuci setiap kali digunakan atau setiap hari. Menurutnya karena lap cuci piring menyentuh segala hal.


    “Lapisan lap cuci piring menyentuh segala hal, mulai dari tangan hingga meja dapur. Jadi, saya mencucinya setiap hari untuk menghindari penyebaran kuman,” ungkap Ciechorska.

    Spons Cuci Piring

    Para ahli juga menyarankan untuk mendesinfeksi atau bahkan mengganti spons secara teratur. Hal ini akibat dari banyaknya bakteri dan partikel makanan yang dapat menempel pada spons. Sehingga, perlu mensterilkan spons secara rutin.

    Kain Mikrofiber

    Kain mikrofiber merupakan andalan untuk membersihkan rumah karena dapat digunakan hampir di mana saja. Meski selalu digunakan, kain mikrofiber tetap harus dibersihkan setiap hari.

    Talenan

    Biasanya orang-orang hanya mengelap talenan setelah digunakan lalu disimpan kembali. Padahal, talenan harus selalu dibersihkan setiap selesai digunakan. Kepala Pemasaran CottageCore Scott Schrader juga setuju karena benda-benda di dapur perlu perhatian lebih. Menurutnya, apalagi jika talenan sehabis digunakan untuk memotong daging merah.

    “Peralatan ini harus dibersihkan setiap kali digunakan untuk menghilangkan atau meminimalkan kemungkinan terjadinya kontaminasi silang,” kata Schrader.

    Mangkuk Hewan Peliharaan

    Jangan terbiasa membiarkan mangkuk hewan peliharaan dalam jangka waktu yang lama sampai beberapa hari atau seminggu. Sebaiknya, mangkuk hewan peliharaan juga sama seperti mangkuk manusia yang harus dicuci setiap kali digunakan.

    “Bakteri dan sisa makanan dapat terkumpul dengan cepat, cucilah setiap hari agar hewan peliharaan tetap aman dan sehat,” ujar Schrader.

    Wadah Penyimpanan

    Wadah penyimpanan makanan juga menjadi barang penting untuk dibersihkan menyeluruh setiap habis digunakan. Sebab, sisa sedikit air saja bisa menyebabkan pertumbuhan jamur.

    (das/das)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Cara Efektif Ngepel Lantai Agar Nggak Muncul Bau Amis


    Jakarta

    Lantai rumah sebaiknya sering dibersihkan dengan cara disapu dan dipel. Lantai yang bersih dan wangi tentu bikin penghuninya merasa nyaman berjalan di dalam rumah.

    Namun, cara ngepel yang kurang tepat justru bisa membuat tetap kotor, bahkan muncul bau amis. Jangan sampai capek-capek ngepel lantai, tapi hasilnya sia-sia.

    Lantas, bagaimana cara yang tepat buat ngepel lantai biar nggak muncul bau amis? Simak penjelasannya berikut ini.


    Cara Pel Lantai Agar Tidak Bau Amis

    Inilah cara mengepel yang efektif membuat wangi, nggak khawatir muncul bau amis, dikutip dari Cleanipedia.

    1. Bersihkan Ember

    Pastikan menggunakan ember yang bersih ketika hendak mengepel lantai. Sebaiknya langsung membilas ember pel setelah selesai digunakan.

    Bersihkan ember lalu dijemur di bawah bawah sinar matahari untuk membantu sanitasi pel. Ember yang tidak dibersihkan akan meninggalkan kerak di dalamnya, sehingga menimbulkan bau tak sedap pada air pel.

    2. Bersihkan Kain Pel

    Kain pel yang kotor bisa membuat lantai bau. Jagalah kebersihan kain pel dengan segera membilas dan dijemur kering setiap selesai digunakan. Jangan biarkan kain pel lembap karena bisa memicu bau tak sedap.

    Selain itu, cuci pel secara rutin dengan detergen agar kain pel tetap bersih dan bebas dari kuman. Disarankan kain pel diganti setiap tiga bulan sekali.

    3. Sering Ganti Air Pel

    Air pel lama-lama akan kotor dan bau setelah digunakan berulang kali. Pastikan untuk sering mengganti air pel terutama air berubah jadi butek dan berbau.

    Jika ingin lebih optimal, coba gunakan air hangat agar kotoran yang menempel di lantai lebih mudah dibersihkan.

    4. Gunakan Pembersih Lantai dengan Pewangi

    Mengepel lantai tak hanya membersihkan kotoran tetapi juga membasmi kuman dan bakteri. Sebaiknya campurkan pembersih lantai yang wangi agar lantai harum dan bersih maksimal.

    5. Gunakan Teknik Ngepel yang Tepat

    Teknik ngepel juga mempengaruhi kebersihan lantai. Jika memakai pel dengan kepala serupa rumbai-rumbai tali, bersihkan lantai dengan gerakkan menyerupai angka delapan.

    Kalau alat pel terbuat dari spons, bersihkan lantai dengan gerakan maju mundur. Lantai yang dibersihkan dengan baik akan mencegah bau amis pada lantai.

    Itulah cara mengepel lantai agar tidak bau amis. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Cara Membersihkan Noda di Dinding Tanpa Merusak Warna Cat


    Jakarta

    Dinding merupakan salah satu bagian rumah yang wajib dijaga kebersihannya karena debu dan kotoran bisa dengan mudah menempel. Selain membahayakan kesehatan, dinding yang kotor juga mengganggu penampilan rumah.

    Dinding kotor juga bisa disebabkan oleh anak-anak yang menyalurkan ‘kreativitas’ dengan cara mencoret atau menggambar di tembok. Meski bisa dibersihkan, tetapi perlu mengetahui cara yang tepat.

    Soalnya, membersihkan dinding rumah secara asal bisa menyebabkan kerusakan pada warna cat. Memang debu dan kotoran bakal hilang, tetapi justru warna cat dinding jadi berubah dan bisa terlihat kusam.


    Lantas, bagaimana cara membersihkan noda dan kotoran di dinding tanpa merusak warna cat? Simak penjelasannya dalam artikel ini.

    Cara Membersihkan Noda di Dinding Tanpa Merusak Cat

    Sebagian orang khawatir jika membersihkan dinding dapat merusak cat. Tenang saja, ada cara khusus untuk membersihkan dinding tanpa merusak warna cat.

    Dilansir situs Elle Decor, Senin (19/8/2025), salah satu cara dalam membersihkan dinding tanpa merusak warna cat adalah dengan menggunakan air sedikit mungkin. Dengan begitu, kotoran dan debu bisa terangkat tanpa khawatir bikin kusam warna cat.

    “Cara terbaik untuk membersihkan dinding tanpa merusak cat adalah dengan menggunakan air sesedikit mungkin,” kata Justin Carpenter, pendiri layanan kebersihan Modern Maids.

    “Jika cat dinding Anda menggunakan lapisan akhir satin, Anda tidak perlu terlalu khawatir tentang jumlah air yang digunakan,” jelasnya.

    Perlu dicatat, dianjurkan untuk tidak menggunakan pembersih yang bersifat abrasif atau bahan kimia keras. Kandungan zat pada cairan tersebut dapat berakibat cat mengelupas dan warna cat dinding yang berubah.

    Setelah membersihkan dinding dengan air, Carpenter mengimbau agar segera mengeringkannya dengan kain microfiber. Cara ini dilakukan untuk meminimalisir kerusakan pada warna cat lebih parah.

    “Jika Anda memiliki masalah pada cat atau jika dindingnya sangat rapuh, sebaiknya konsultasikan dengan profesional atau lakukan uji coba pada area yang kecil terlebih dahulu,” ujarnya.

    Tips Membersihkan Noda dan Kotoran di Dinding

    Carpenter membagikan sejumlah tips dalam membersihkan noda dan kotoran di dinding dengan baik dan benar. Simak langkah-langkahnya di bawah ini:

    1. Siapkan Alat dan Bahan

    Langkah yang pertama adalah dengan mengumpulkan seluruh alat dan bahan, mulai dari sabun cuci piring, air hangat, ember, spons, dan kain microfiber untuk mengeringkan dinding.

    2. Bersihkan Debu di Dinding

    Sebelum membersihkannya dengan air, pastikan kamu telah menyingkirkan debu dan kotoran yang menempel di dinding dengan kemoceng atau kain lembut.

    3. Siapkan Cairan Pembersih

    Langkah selanjutnya adalah menyiapkan cairan pembersih dengan cara mencampurkan air hangat di dalam ember, lalu tuang 1-2 sendok makan sabun cuci piring. Setelah itu, aduk hingga merata dan memunculkan busa.

    4. Bersihkan Dinding dengan Spons

    Setelah itu masukkan spons ke dalam ember yang berisi cairan pembersih, peras sedikit dan bersihkan permukaan dinding yang kotor secara lembut dan perlahan.

    5. Bilas dengan Air Bersih

    Tahap berikutnya adalah dengan membersihkan dinding dengan air bersih, bisa menggunakan spons atau handuk yang lembut. Cara ini dapat membantu menghilangkan sisa-sisa sabun agar tidak meresap ke dalam dinding.

    6. Keringkan dengan Kain Microfiber

    Jika seluruh dinding telah dibersihkan dengan air, segera keringkan dengan kain microfiber. Lap permukaan dinding secara perlahan sampai kering tanpa ada sisa air yang menempel.

    Itulah cara membersihkan noda dan kotoran di dinding tanpa khawatir merusak warna cat. Semoga membantu!

    (ilf/ilf)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • 3 Cara Membersihkan Bagian Luar Kulkas Agar Kinclong Lagi


    Jakarta

    Kulkas wajib dibersihkan secara berkala agar tidak mengeluarkan aroma tak sedap. Namun, jangan hanya membersihkan interior kulkas saja, tetapi bagian luarnya juga perlu diperhatikan.

    Terkadang, bagian luar kulkas sering luput dari perhatian pemiliknya. Padahal, kalau tidak dibersihkan maka eksterior kulkas bisa berdebu, baret, bahkan berjamur.

    Meski tidak berdampak pada makanan dan minuman yang disimpan di dalam kulkas, tetapi lemari es yang kotor dapat mengganggu pemandangan. Lantas, bagaimana cara membersihkan bagian kulkas? Simak tipsnya dalam artikel ini.


    Cara Membersihkan Bagian Luar Kulkas

    Coba kamu perhatikan bagian gagang dan atap lemari es, apakah terlihat kotor dan berdebu? Jika iya, maka sudah saatnya untuk dibersihkan. Dilansir situs Better Homes & Gardens, Kamis (29/5/2025), berikut tips membersihkan bagian luar kulkas:

    1. Cairan Pembersih Serbaguna

    Cara yang pertama adalah dengan menggunakan cairan pembersih serbaguna. Kamu bisa membelinya di minimarket maupun toko online dengan harga terjangkau.

    Untuk cara pakainya, semprotkan cairan pembersih ke kain microfiber, lalu bersihkan pada area eksterior kulkas yang kotor seperti gagang dan pintu kulkas. Setelah itu, lap dengan kain kering dan pastikan tidak ada lagi kotoran yang menempel.

    Apabila kamu memiliki kulkas baja antikarat di rumah, cara membersihkannya sedikit berbeda. Pertama, bersihkan dulu permukaan kulkas dengan kain microfiber basah, lalu keringkan dengan kain.

    Jika ada noda yang sulit hilang, cobalah digosok menggunakan alkohol. Cara pakainya, tetes 2-3 kali alkohol ke kain microfiber kering, lalu gosok secara perlahan di area yang terdapat noda. Setelah itu, keringkan lagi dengan kain agar tidak ada sisa alkohol yang menempel.

    2. Kemoceng

    Untuk membersihkan bagian atas kulkas, disarankan menggunakan kemoceng yang terbuat dari bulu ayam. Pastikan kamu menggunakan masker agar partikel debu tidak terhirup dan masuk ke dalam tubuh.

    Bersihkan debu secara perlahan sampai bersih. Jika masih ada sisa kotoran yang sulit hilang, bersihkan dengan cairan pembersih dan kain microfiber.

    3. Sabun Cuci Piring

    Bagian karet pintu kulkas juga perlu dibersihkan secara rutin. Soalnya, bagian ini bisa kotor dan berjamur seiring waktu jika tidak dirawat. Selain itu, karet yang sudah kotor bikin pintu kulkas tidak bisa tertutup rapat.

    Untuk cara membersihkannya bisa pakai sabun cuci piring dan air hangat. Lalu, gosok bagian karet pintu kulkas menggunakan spons secara menyeluruh. Setelah bersih dan tak ada noda, keringkan dengan kain microfiber kering.

    Itulah tiga cara membersihkan bagian luar kulkas agar kinclong lagi. Semoga membantu detikers!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Tinggal di Rumah Tua Sering Cium Bau Apek? Coba Cara Ini



    Jakarta

    Rumah-rumah yang sudah tua biasanya memiliki kesan tersendiri yang khas. Mulai dari arsitektur hingga perabotan khas rumah tua memang unik dan terkesan vintage yang membuatnya sangat berbeda dari rumah minimalis zaman kini.

    Namun, di balik keunikannya, rumah tua justru menyimpan satu masalah yang sulit diatasi yakni bau apek yang tak kunjung reda. Menurut Presiden Molly Maid Marla Mock, seperti dikutip dari Real Simple, bau yang khas pada rumah tua ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Demi menghilangkan bau ini, pemilik harus melakukan pembersihan secara menyeluruh karena bau apek khas rumah tua sifatnya sangat menempel dan susah hilang.

    Buka Seluruh Jendela

    Pertama-tama, sebelum melakukan pembersihan, pastikan seluruh jendela telah dibuka. Hal ini mampu membuat udara segar masuk dan mendorong udara kotor keluar.


    Periksa Tikus dan Serangga

    Mock mengatakan bahwa salah satu penyebab bau rumah tua tidak hilang adalah keberadaan tikus dan serangga di dalamnya. Sebaiknya, cek seluruh area rumah dan pastikan tidak ada tikus atau serangga yang mati dan menimbulkan bau busuk yang menyengat.

    Hilangkan Semua Debu

    Debu biasanya terlihat pada lantai dan perabotan rumah. Namun, jangan abaikan debu yang sering bersembunyi di tempat-tempat yang kurang terlihat. Lakukan pembersihan total dengan menyedot debu menggunakan vacuum cleaner. Setelah itu, gunakan spons atau kain mikrofiber untuk mengelap perabotan dengan campuran air hangat dan sabun cuci piring.

    Bersihkan Lemari Dapur

    Pada rumah tua biasanya memiliki tempat penyimpanan seperti lemari yang antik dan menawan. Namun, justru di dalam sana terdapat penyebab bau. Apalagi lemari dapur yang menyimpan partikel makanan hingga minyak. Bersihkan sama seperti perabotan lain yang menggunakan vacuum cleaner serta mengelapnya dengan campuran air hangat dan sabun cuci piring. Namun, ingat jangan gunakan pembersih yang keras agar tidak merusak keindahan perabotan antik.

    Bersihkan Seluruh Tempat Sampah

    Tak dapat dipungkiri, sampah menjadi sumber bau tidak sedap. Setelah membuang isinya, lakukan pembersihan tempat sampah dengan menggosok menggunakan campuran air dingin serta soda kue. Jika bau masih tercium, bilas menggunakan air dingin serta irisan jeruk.

    Bersihkan Perabotan Kain dengan Uap

    Perabotan kain seperti sofa atau tempat tidur memang lebih sulit dibersihkan. Segera hubungi layanan profesional yang dapat membersihkan perabotan kain menggunakan uap.

    Pasang Dehumidifier

    Setelah melakukan pembersihan total, jaga sirkulasi udara di dalam agar tetap lancar dan bersih. Gunakan dehumidifier supaya udara di dalam rumah tua tidak terasa lembap.

    Itu dia seputar menghilangkan bau apek pada rumah tua. Semoga membantu!

    (das/das)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Noda Kuning di Kamar Mandi Bisa Dibersihkan Pakai Soda Kue, Ini Caranya


    Jakarta

    Seiring penggunaan, kamar mandi akan kotor jika tidak dibersihkan secara berkala. Biasanya akan muncul noda kuning yang menempel di keramik dinding dan lantai.

    Noda kuning tersebut tidak hanya mengganggu penampilan kamar mandi, tapi juga licin saat diinjak. Risikonya sangat besar karena bisa membuat penghuni rumah terpeleset dan menyebabkan cedera.

    Salah satu cara untuk mengatasinya adalah dengan membersihkan noda kuning dengan cairan pembersih kamar mandi. Namun, beberapa orang enggan menggunakan cairan tersebut karena khawatir jika terkena kulit.


    Sebagai solusinya, noda kuning di kamar mandi bisa diatasi dengan bahan alami seperti soda kue. Bagaimana cara pakainya? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Atasi Noda Kuning di Kamar Mandi Pakai Soda Kue

    Noda kuning yang menempel di dinding dan lantai kamar mandi umumnya disebabkan oleh kotoran, minyak dari tubuh, sisa sabun, dan endapan mineral. Semakin sering menggunakan kamar mandi maka akan lebih cepat noda kuning muncul.

    Dilansir situs Aqua Bliss, noda kuning juga bisa menyerang pancuran air (shower), bak mandi, dan perlengkapan alat mandi lainnya. Terkadang, noda kuning dapat muncul akibat kelembapan tinggi, endapan besi, bakteri, atau kondisi lingkungan yang kotor.

    Untuk mengatasi noda kuning yang menempel di kamar mandi bisa menggunakan soda kue. Agar lebih efektif membasmi noda membandel, disarankan mencampur soda kue dengan cuka putih.

    Agar tidak salah dalam penggunaannya, simak langkah-langkah yang tepat di bawah ini:

    1. Siapkan 2-3 sendok cuka putih, lalu tuang ke dalam wadah yang berisi air
    2. Aduk hingga air dan cuka putih tercampur rata
    3. Lalu masukkan cuka putih ke dalam botol semprot
    4. Semprotkan cairan cuka putih di area yang terdapat noda kuning
    5. Jika sudah, diamkan selama 10-15 menit agar cuka putih bereaksi
    6. Setelah itu, taburkan soda kue di atas permukaan dinding dan lantai yang terdapat noda kuning
    7. Gosok perlahan menggunakan spons. Agar lebih aman, disarankan menggunakan sarung tangan karet saat membersihkan kamar mandi
    8. Terakhir, bila permukaan dinding dan lantai dengan air hangat.

    Setelah mengikuti cara di atas, segera cek kembali permukaan dinding dan lantai setelah dibersihkan. Jika masih ada sisa-sisa noda kuning, lakukan pembersihan secara ekstra agar efektif mengangkat kotoran tersebut.

    Itulah cara mengatasi noda kuning di kamar mandi hanya menggunakan soda kue dan cuka putih. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/abr)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • 3 Bahan Sederhana Ini Bisa Bikin Kamar Mandi Bersih dan Wangi Lagi!


    Jakarta

    Kamar mandi merupakan area yang paling kotor di rumah. Jika tidak dibersihkan selama beberapa hari saja terkadang muncul noda kuning yang menempel di dinding dan lantai kamar mandi.

    Untuk mengatasi kotoran di kamar mandi umumnya menggunakan cairan pembersih yang dijual di pasaran. Kandungan bahan kimianya dapat mengatasi kotoran dengan cepat.

    Selain itu, kamu juga bisa menggunakan sejumlah bahan alami untuk membasmi kotoran di kamar mandi, yaitu soda kue, garam, dan minyak. Ketiga bahan ini dinilai efektif membasmi kotoran dan noda membandel.


    Ingin tahu cara pakai soda kue, garam, dan minyak untuk membersihkan kamar mandi? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Manfaat Soda Kue, Garam, dan Minyak untuk Basmi Kotoran

    Kombinasi antara garam, soda kue, dan minyak ternyata disebut ampuh untuk mengangkat kotoran, terutama kerak noda yang sulit hilang jika hanya disikat menggunakan cairan pembersih.

    Dilansir situs Times of India, garam berfungsi sebagai abrasif alami, mengangkat sisa sabun, endapan mineral, dan noda yang menempel di lantai dan dinding. Meski punya sifat abrasif, tetapi garam tidak merusak permukaan keramik atau logam.

    Sementara itu, soda kue bersifat basa dan ampuh untuk membersihkan kerak membandel, seperti kerak dapur dan lemak. Soda kue juga membantu mengatasi bau tak sedap karena dapat menetralkan asam, sehingga bermanfaat untuk kamar mandi dan saluran pembuangan air.

    Sedangkan minyak, terutama minyak kelapa dan minyak zaitun, memiliki sifat antibakteri yang dapat membantu membunuh kuman yang menempel di kamar mandi. Di sisi lain, penggunaan minyak juga dapat meninggalkan kilauan pada keramik lantai.

    Cara Pakai Garam, Soda Kue, dan Minyak untuk Pembersih Kamar Mandi

    Agar efektif mengangkat noda dan kotoran yang menempel di kamar mandi, kamu bisa membuat scrub atau lulur dari ketiga bahan tersebut. Simak langkah-langkahnya di bawah ini:

    1. Campurkan soda kue dan garam secukupnya ke dalam wadah atau mangkuk yang bersih dan kering
    2. Aduk soda kue dan garam sampai merata
    3. Tambahkan minyak kelapa atau minyak zaitun sedikit demi sedikit hingga terbentuk pasta
    4. Agar lebih beraroma wangi, bisa tambahkan minyak esensial aroma lemon atau peppermint
    5. Jika sudah berubah bentuk menjadi lulur, tuang ke dalam stoples kedap udara
    6. Simpan stoples di tempat yang sejuk dan kering.

    Lulur yang berfungsi sebagai pembersih kamar mandi ini dapat digunakan hingga dua minggu ke depan. Jika lebih dari itu, sebaiknya membuat yang baru agar efektif mengangkat kotoran dan noda membandel.

    Untuk cara pakai lulur pembersih kamar mandi bisa berbeda-beda, tergantung dari perabotan yang ingin dibersihkan. Pada bagian wastafel dan keran, celupkan spons ke dalam lulur secukupnya, lalu bersihkan permukaannya secara merata, dan terakhir bilas dengan air.

    Agar noda kuning di lantai bisa hilang, kamu bisa mengoleskan lulur pembersih ini ke area yang kotor secara menyeluruh. Setelah itu, gosok dengan sikat gigi secara perlahan, lalu bilas pakai air hangat agar seluruh noda terangkat.

    Untuk mengatasi kerak yang menempel di kamar mandi, oleskan lulur pembersih ke bagian noda yang berkerak secara menyeluruh dan diamkan selama 10-15 menit. Setelah itu, gosok perlahan dengan sikat dan bilas dengan air.

    Demikian cara bersihkan kamar mandi hanya dengan tiga bahan sederhana. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • 5 Cara Mudah Bersihkan Sofa Tanpa Vacuum Cleaner


    Jakarta

    Sofa perlu dibersihkan secara berkala agar nyaman digunakan oleh penghuni rumah. Salah satu cara andalan untuk membersihkannya adalah menggunakan penyedot debu atau vacuum cleaner.

    Alat ini memang sangat praktis untuk menghilangkan tumpukan debu pada sofa. Namun, bagaimana kalau tidak ada penyedot debu di rumah?

    Tenang, ada berbagai cara untuk membersihkan sofa kok. Berikut ini tips membersihkan sofa dengan mudah.


    Cara Bersihkan Sofa

    Inilah cara praktis membersihkan sofa tanpa perlu penyedot debu, dikutip dari Homes and Gardens.

    1. Sapu Pakai Kuas

    Kepala Petugas Kebersihan di Cloralen, Tanu Grewal, mengatakan hal pertama yang bisa dilakukan adalah menggunakan dustpan dan kuas bersih untuk perlahan menyapu kotoran pada permukaan sofa. Ia menyarankan untuk melepas bantalan sofa dan menyapu dengan tekanan lembut dari belakang ke depan.

    “Rol serat juga bisa membantu pada langkah ini (terutama jika Anda memiliki hewan peliharaan yang mengalami kerontokan!),” katanya dikutip dari Homes and Gardens, Senin (3/11/2025).

    2. Atasi Noda

    Kalau menumpahkan makanan atau cairan di sofa, penghuni rumah harus segera membersihkannya sebelum terbentuk noda membandel. Tanu Grewal biasanya menggunakan cairan pembersih noda yang tersedia di supermarket. Pastikan pembersih itu sesuai dengan bahan sofa di rumah.

    “Larutkan penghilang noda dalam air dan rendam spons atau kain bersih di dalamnya. Kemudian, gunakan spons atau kain tersebut untuk membersihkan noda pada sofa,” jelasnya.

    Diamkan larutan pembersih selama beberapa menit. Lalu, bersihkan kembali area noda itu dengan air dan keringkan dengan kain kering.

    3. Usap dengan Kain Lembap

    Jika penutup sofa tidak bisa dilepas atau dicuci pakai mesin, Kepala Operasional OURA Shaun Veran menyarankan untuk pakai kain lembap untuk membersihkan sofa. Basahkan kain mikrofiber dengan pembersih khusus atau campuran sabun piring lembut dan air hangat. Peras kain tersebut, lalu lap sofa.

    “Ini dapat membantu menghilangkan noda dan mensterilkan permukaan. Saya sarankan untuk menguji larutan pembersih terlebih dahulu pada area yang tersembunyi agar tidak merusak kain,” ucapnya.

    4. Pukul Sofa

    Pembersih profesional dan pemilik CleanerMatch mengatakan penghuni bisa membersihkan debu sofa dengan memukul-mukul permukaan dan bantal sofa di luar rumah. Cara ini cukup baik untuk mengempaskan kotoran dan debu tanpa penyedot debu.

    “Teknik kuno ini dapat membuat perbedaan yang signifikan pada kebersihan sofa Anda,” ucapnya.

    5. Semprotkan Cairan Linen

    Tanpa penyedot debu, penghuni tidak bisa menghilangkan bau apak sofa pakai soda kue. Cara alternatifnya, penghuni bisa menyemprotkan cairan linen pada sofa. Semprotan ini membantu menghilangkan bau tak sedap pada sofa.

    Itulah beberapa cara untuk membersihkan sofa tanpa penyedot debu. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Seberapa Sering Harus Ganti Spons Cuci Piring?


    Jakarta

    Spons adalah alat pembersih berpori yang biasa digunakan untuk keperluan sehari-hari, seperti mencuci piring. Seringnya pemakaian, tentu membuat spons tersebut akan kotor dan lusuh seiring waktu.

    Lantas, berapa lama sebaiknya kita mengganti spons yang dianjurkan?

    Dilansir dari Today, Minggu (12/5/2024) para peneliti di Italia mendapati bahwa spons cuci piring adalah benda paling terkontaminasi di rumah dan menjadi sarang bagi mikroorganisme dan patogen bawaan makanan. Mereka menganjurkan untuk sering mengganti spons, ini adalah langkah paling mudah dan murah guna menjaga kebersihan.


    Seberapa Sering Harus Ganti Spons?

    Sebaiknya kamu membeli satu pak besar spons dan menggantinya tiap minggu. Kalau kamu orang yang suka membersihkan meja dapur dengan spons, kamu bisa menggunakan lap dapur antibakteri atau handuk microfiber yang bisa dicuci dengan mesin cuci.

    Cara Membersihkan Spons

    Cara terbaik membersihkan spons dan meminimalkan kuman adalah dengan mencuci spons tiap hari dengan air sabun yang panas lalu masukan ke dalam microwave selama dua menit.

    Alternatifnya, kamu bisa rendam spons sekitar satu menit dalam campuran 1/2 sendok teh pemutih konsentrat dengan satu liter air hangat. Tapi, sebaiknya kamu tetap ganti spons sesering mungkin.

    Cara Mensterilkan Spons

    Disarankan untuk merendam spons cuci piring sekitar lima menit dalam campuran satu liter air dengan tiga sendok makan pemutih klorin, lalu biarkan spons mengering. Jangan lupa untuk cuci tangan kalau sudah selesai.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 9 Bahan Ini Ampuh Hilangkan Bekas Semen di Lantai, Irit Waktu dan Energi!


    Jakarta

    Setelah renovasi atau bangun rumah, bekas semen sering menempel pada keramik. Bekas ini terlihat jelas terutama pada warna keramik yang cerah seperti putih, krem, pink, dan lainnya. Bekas semen ini membuat tampilan keramik tampak kotor.

    Mungkin kamu sudah tau jika semen yang menempel di keramik bisa dibersihkan, tetapi bagaimana jika bekas tersebut tersebar di seluruh keramik. Pasti butuh waktu lama dan energi yang besar untuk membersihkan satu-satu.

    Namun, tidak perlu khawatir ada beberapa cara untuk menghilangkan bekas semen di keramik. Mengutip dari Klopmart, Sabtu (20/7/2024), berikut 9 cara hilangkan bekas semen pada keramik dengan cepat.


    1. Cuka

    Banyak yang tidak tahu, cuka adalah bahan alami dikenal ampuh menghilangkan jenis noda, termasuk bekas semen. Cairan ini ampuh melunakkan semen sehingga tidak butuh waktu lama dan tenaga besar untuk menggosok bekas semen yang menempel.

    Caranya campurkan cuka dan air dalam perbandingan 1:1. Setelah campuran jadi, oleskan pada bekas semen dan biarkan selama 10-15 menit. Lalu kamu dapat menggosok area tersebut dengan sikat kasar atau spons untuk membuat sisa semen terkelupas. Kemudian bersihkan dengan membilasnya menggunakan air bersih.

    2. Soda Kue

    Bahan pembersih lainnya yang mudah ditemukan di rumah dan ampuh untuk bersihkan noda membandel adalah soda kue. Selain berguna untuk mengembangkan kue, ternyata soda kue dapat menjadi bahan pembersih efektif. Sama seperti cuka, kamu perlu mencampurkan soda kue dengan sedikit air sampai sedikit mengental.

    Oleskan campuran tersebut pada bekas semen dan diamkan selama 10-15 menit. Kemudian gunakan sikat atau spons keras untuk membersihkan bekas semen dan bilas dengan air hingga bersih.

    3. Batu Apung

    Benda keras bertemu benda keras. Ternyata batu apung bisa jadi bahan abrasif yang dapat membantu mengikis bekas semen dari keramik. Caranya dengan membasahi permukaan keramik terlebih dahulu, kemudian gunakan batu apung untuk menggosok perlahan bekas semen yang mengeras. Namun, kamu perlu berhati-hati saat menggosoknya agar tidak merusak permukaan keramik. Setelah terkikis, bilas dengan air hingga semua sisa semen bersih.

    4. Larutan HCL

    Untuk pembersih yang satu ini kamu harus hati-hati dan menggunakan sarung tangan khusus. Asam klorida (HCL) termasuk pembersih yang kuat. Cara menggunakannya, campurkan HCL dengan air sesuai petunjuk pada label dan oleskan pada bekas semen.

    Lalu diamkan selama beberapa menit, kemudian gunakan sikat atau spons untuk membersihkan bekas semen. Bilas dengan air bersih dan pastikan bekas semen telah hilang sepenuhnya.

    5. Garam

    Kamu pasti punya garam di rumah. Bahan makanan ini bisa jadi bahan untuk membantu melunakkan bekas semen. Untuk menggunakannya, kamu cukup mencampurkan garam dengan sedikit air untuk membuat teksturnya kental jangan sampai terlalu cair.

    Oleskan pasta ini pada bekas semen dan diamkan selama 10-15 menit. Gunakan sikat atau spons untuk membersihkan bekas semen, lalu bilas dengan air bersih dan keringkan.

    6. Parutan Kelapa

    Bahan satu ini bisa kamu dapatkan dengan mudah di pasar. Parutan kelapa bisa menghilangkan bekas semen dengan alami. Kamu dapat memarut kelapa segar dan gunakan serbuknya untuk menggosok bekas semen. Hal ini bisa menjadi metode yang lembut dan aman untuk permukaan keramik. Setelah menggosok, bilas dengan air bersih dan keringkan.

    7. Belimbing Wuluh

    Meskipun rasanya asem, belimbing wuluh mengandung asam sitrat alami yang bisa membantu melunakkan bekas semen. Potong belimbing wuluh menjadi dua bagian dan gosokkan permukaan dagingnya pada bekas semen. Biarkan sejenak, kemudian sikat atau lap bersih.

    8. Lemon

    Buah asam lainnya yang efektif melunakkan permukaan semen adalah lemon karena buah ini memiliki kandungan asam sitrat. Cukup peras lemon lalu gunakan jusnya untuk membersihkan bekas semen. Diamkan beberapa menit, lalu sikat sampai bekas semen terkelupas. Bilas dengan air bersih dan pastikan telah hilang sepenuhnya sebelum mengeringkan.

    9. Hidrogen Peroksida

    Terakhir ada hidrogen peroksida. Kamu dapat coba menggunakan hidrogen peroksida untuk menghilangkan bekas-bekas semen. Cukup campurkan hidrogen peroksida dengan air dalam perbandingan 1:1, lalu oleskan pada bekas semen dan biarkan selama beberapa menit sebelum membersihkannya dengan sikat. Bilas dengan air bersih dan keringkan.

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com