Tag: spons cuci piring

  • 5 Barang Rumah Tangga Ini Harus Dicuci Setiap Hari, Jangan Tunggu Kotor!



    Jakarta

    Mencuci barang-barang di rumah memang acap kali menyita waktu. Namun wajib diketahui ada beberapa barang yang harus langsung dibersihkan setelah dipakai.

    Dikutip dari situs The Spruce, terdapat 5 benda berikut yang harus langsung dibersihkan. Hal ini guna membasmi kotoran, kuman, dan bakteri yang menempel.

    Lap Cuci Piring

    Manajer Umum Park Slope Cleaning Diana Ciechorska mengatakan bahwa lap cuci piring adalah salah satu barang yang harus dicuci setiap kali digunakan atau setiap hari. Menurutnya karena lap cuci piring menyentuh segala hal.


    “Lapisan lap cuci piring menyentuh segala hal, mulai dari tangan hingga meja dapur. Jadi, saya mencucinya setiap hari untuk menghindari penyebaran kuman,” ungkap Ciechorska.

    Spons Cuci Piring

    Para ahli juga menyarankan untuk mendesinfeksi atau bahkan mengganti spons secara teratur. Hal ini akibat dari banyaknya bakteri dan partikel makanan yang dapat menempel pada spons. Sehingga, perlu mensterilkan spons secara rutin.

    Kain Mikrofiber

    Kain mikrofiber merupakan andalan untuk membersihkan rumah karena dapat digunakan hampir di mana saja. Meski selalu digunakan, kain mikrofiber tetap harus dibersihkan setiap hari.

    Talenan

    Biasanya orang-orang hanya mengelap talenan setelah digunakan lalu disimpan kembali. Padahal, talenan harus selalu dibersihkan setiap selesai digunakan. Kepala Pemasaran CottageCore Scott Schrader juga setuju karena benda-benda di dapur perlu perhatian lebih. Menurutnya, apalagi jika talenan sehabis digunakan untuk memotong daging merah.

    “Peralatan ini harus dibersihkan setiap kali digunakan untuk menghilangkan atau meminimalkan kemungkinan terjadinya kontaminasi silang,” kata Schrader.

    Mangkuk Hewan Peliharaan

    Jangan terbiasa membiarkan mangkuk hewan peliharaan dalam jangka waktu yang lama sampai beberapa hari atau seminggu. Sebaiknya, mangkuk hewan peliharaan juga sama seperti mangkuk manusia yang harus dicuci setiap kali digunakan.

    “Bakteri dan sisa makanan dapat terkumpul dengan cepat, cucilah setiap hari agar hewan peliharaan tetap aman dan sehat,” ujar Schrader.

    Wadah Penyimpanan

    Wadah penyimpanan makanan juga menjadi barang penting untuk dibersihkan menyeluruh setiap habis digunakan. Sebab, sisa sedikit air saja bisa menyebabkan pertumbuhan jamur.

    (das/das)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Cek Nih, 5 Barang Rumah Tangga Ini Harus Segera Dibuang


    Jakarta

    Barang-barang yang ada di rumah tidak bisa dipakai selamanya. Sebab, ada beberapa barang rumah tangga yang harus segera dibuang karena masa pemakaiannya sudah selesai.

    Dengan membuang barang-barang yang sudah tidak dipakai tentunya dapat memperluas ruang penyimpanan di rumah. Lantas, barang-barang apa saja yang harus segera dibuang?

    Dilansir dari Better Homes & Gardens, Kamis (15/2/2024), berikut ini barang yang harus segera dibuang.


    Spons Cuci Piring

    Spons cuci piring merupakan salah satu barang rumah tangga yang harus segera dibuang. Spons bersentuhan langsung dengan banyak bakteri, contohnya saat digunakan untuk mencuci piring, membersihkan wastafel, dan mengelap meja dapur. Untuk menghindari penyebaran bakteri di dapur, sebaiknya ganti spons sebulan sekali.

    Kamu bisa membuang spons di tempat daur ulang atau tempat sampah kompos apabila bahan spons bisa didaur ulang. Apabila tidak bisa didaur ulang, kamu bisa membuangnya di tempat sampah.

    Wadah Plastik

    Jika kamu punya wadah plastik sebaiknya segera dibuang setelah beberapa tahun pemakaian. Sebab, plastik bisa terurai seiring berjalannya waktu yang dapat menyebabkan bahan kimia larut ke dalam makanan kamu.

    Periksa tanda-tanda wadah plastik sudah tidak bisa dipakai, misalnya sudah berubah warna, retak atau menimbulkan bau tak sedap. Kamu juga juga harus membuang wadah sekali pakai, misalnya pada yoghurt atau margarin jika produknya sudah habis.

    Sebelum membuangnya ke tempat sampah, kamu bisa melihat tanda wadah plastik tersebut apakah bisa didaur ulang atau tidak. Jika bisa didaur ulang, pisahkan dari sampah biasa.

    Bantal

    Kamu harus segera membuang bantal setelah beberapa tahun pemakaian. Sebab, bagian dalam bantal akan rusak karena digunakan setiap hari. Belum lagi adanya debu, minyak, kotoran dari wajah bisa berpindah permukaan bantal. Debu dan tungau bisa saja menumpuk dan mengganggu penderita asma atau alergi.

    Kamu bisa menyumbangkan bantal yang sudah tidak terpakai (setelah dicuci bersih) ke tempat penampungan tunawisma atau tempat penampungan hewan untuk alas tidur.

    Sikat Gigi

    Sebaiknya kamu segera membuang atau mengganti sikat gigi setelah pemakaian 3 bulan. Sikat gigi digunakan setidaknya 2 kali sehari sehingga bulu sikat bisa saja rusak dan mengurangi efektivitasnya. Selain itu, bakteri dan sisa makanan bisa saja menempel di sikat gigi.

    Produk Pembersih Rumah

    Produk pembersih rumah tangga sebaiknya dibuang atau diganti setiap 2 tahun. Alasannya, seiring berjalannya waktu, produk tersebut akan berkurang efektivitasnya.

    Setelah diganti, pertimbangkan untuk menandai botol pembersih yang baru dengan label tanggal membelinya. Dengan demikian, kamu bisa dengan mudah mengetahui sudah berapa lama menggunakannya.

    Untuk membuang pembersih rumah tangga dengan benar, periksa terlebih dahulu petunjuk produsen pada labelnya. Produk pembersih yang larut dalam air, seperti pembersih serbaguna, detergen, dan penghilang noda, dalam bentuk cair atau bubuk biasanya dapat dibuang ke saluran pembuangan dengan air mengalir. Setelah wadahnya kosong, kamu dapat mendaur ulangnya.

    Itulah 5 barang rumah tangga yang harus segera dibuang. Semoga bermanfaat!

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Seberapa Sering Harus Ganti Spons Cuci Piring?


    Jakarta

    Spons adalah alat pembersih berpori yang biasa digunakan untuk keperluan sehari-hari, seperti mencuci piring. Seringnya pemakaian, tentu membuat spons tersebut akan kotor dan lusuh seiring waktu.

    Lantas, berapa lama sebaiknya kita mengganti spons yang dianjurkan?

    Dilansir dari Today, Minggu (12/5/2024) para peneliti di Italia mendapati bahwa spons cuci piring adalah benda paling terkontaminasi di rumah dan menjadi sarang bagi mikroorganisme dan patogen bawaan makanan. Mereka menganjurkan untuk sering mengganti spons, ini adalah langkah paling mudah dan murah guna menjaga kebersihan.


    Seberapa Sering Harus Ganti Spons?

    Sebaiknya kamu membeli satu pak besar spons dan menggantinya tiap minggu. Kalau kamu orang yang suka membersihkan meja dapur dengan spons, kamu bisa menggunakan lap dapur antibakteri atau handuk microfiber yang bisa dicuci dengan mesin cuci.

    Cara Membersihkan Spons

    Cara terbaik membersihkan spons dan meminimalkan kuman adalah dengan mencuci spons tiap hari dengan air sabun yang panas lalu masukan ke dalam microwave selama dua menit.

    Alternatifnya, kamu bisa rendam spons sekitar satu menit dalam campuran 1/2 sendok teh pemutih konsentrat dengan satu liter air hangat. Tapi, sebaiknya kamu tetap ganti spons sesering mungkin.

    Cara Mensterilkan Spons

    Disarankan untuk merendam spons cuci piring sekitar lima menit dalam campuran satu liter air dengan tiga sendok makan pemutih klorin, lalu biarkan spons mengering. Jangan lupa untuk cuci tangan kalau sudah selesai.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Bisa Jadi Sarang Bakteri, Kapan Spons Cuci Piring Harus Diganti?


    Jakarta

    Spons adalah alat pembersih berpori yang biasa banyak digunakan untuk keperluan sehari-hari, terutama untuk mencuci piring. Spons dapat menyerap air sabun sehingga penggunaannya lebih cepat. Selain itu, permukaannya yang halus tidak akan menggores alat makan saat dibersihkan.

    Perlu diingat, spons memiliki masa pakai dan tidak bisa terus-terusan dipakai. Hal ini dikarenakan fungsinya sebagai alat pembersih tentu tempat berkumpulnya bakteri. Jadi, jangan sampai kamu menggunakannya sampai hancur baru diganti.

    Lantas, berapa lama sebaiknya kita mengganti spons yang dianjurkan?


    Dilansir Today, para peneliti di Italia mendapati bahwa spons cuci piring adalah benda yang paling mudah terkontaminasi di rumah. Spons juga menjadi sarang bagi mikroorganisme dan patogen bawaan makanan. Mereka menganjurkan agar spons sering diganti sehingga alat makan juga benar-benar bersih setelah dicuci.

    Seberapa Sering Harus Ganti Spons?

    Anjuran untuk mengganti spons yang dipakai untuk mencuci piring adalah dilakukan tiap minggu. Sementara itu, apabila kamu memakai spons untuk memberikan meja dapur, kamu bisa menggantinya dengan kain microfiber yang bisa langsung dicuci apabila kotor sehingga tidak perlu beli baru.

    Cara Membersihkan Spons

    Pasti kamu berfikir, selama satu minggu gimana cara memastikan spons di rumah bersih dan aman untuk mencuci piring? Kamu bisa mencuci spons setelah mencuci piring. Caranya dengan cuci spons dnegan air sabun yang panas. Lalu, masukan ke dalam microwave selama dua menit.

    Alternatifnya, kamu bisa rendam spons sekitar satu menit dalam campuran 1/2 sendok teh pemutih konsentrat dengan satu liter air hangat. Tapi, sebaiknya kamu tetap ganti spons sesering mungkin.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Penting! Jangan Lupa Selalu Mengganti 4 Alat Bersih-bersih Ini



    Jakarta

    Alat bersih-bersih seperti sapu, kain pel, spons cuci piring, dan yang lainnya sangat berperan penting untuk membuat rumah bersih dan nyaman. Saking seringnya digunakan, terkadang pemilik rumah lupa untuk mengganti alat bersih-bersih ini.

    Dilansir dari situs Homes and Garden, Minggu (25/05/2025), alat bersih-bersih justru harus sering diganti agar menjaga kehigienisan rumah. Berikut 4 alat bersih-bersih yang harus diganti.

    Spons Cuci Piring

    Tanda spons harus diganti adalah jika sudah mencium bau tidak enak. Spons harus diganti setelah beberapa minggu karena spons mudah kehilangan daya serap. Biasanya spons diganti setiap seminggu sekali. Supaya spons tetap higienis, bersihkan dengan cuka untuk membunuh bakteri dan jamur.


    Jika tidak ingin mengganti spons terlalu sering, bisa gunakan spons berbahan silikon. Sebab, spons ini tidak berpori yang membuat bakteri lebih lama tumbuh di dalam spons.

    Kain Pel

    Seberapa sering kamu mengganti kain pel? Kain pel yang kotor tidak akan efektif membersihkan lantai karena dapat meninggalkan bercak atau kotoran. Biasanya kain pel harus diganti setiap tiga bulan sekali, tetapi jika sering digunakan maka bisa diganti lebih cepat.

    Sikat Toilet

    Sikat toilet yang bulunya sudah bengkok atau bentuknya sudah usang dan tidak sesuai maka saatnya diganti. Apalagi jika sudah berbau tidak sedap. Sebab, sikat toilet seperti itu tidak lagi efektif bisa membersihkan. Idealnya ganti sikat toilet enam bulan sekali atau tergantung pemakaian.

    Kantong Pewangi Lemari

    Pemilik rumah yang gemar menggantungkan pengharum entah di ruangan atau lemari memang membuat udara lebih segar. Namun, jangan lupa untuk menggantinya setiap tiga bulan sekali atau ketika produk sudah tidak mengeluarkan aroma dan menunjukkan perubahan warna.

    Itu dia 4 benda untuk bersih-bersih yang harus diganti, jangan lupa ya

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Waspada! Spons Cuci Piring Ternyata Sarang Bakteri, Ini Batas Aman Pemakaiannya



    Jakarta

    Spons merupakan alat pembersih kotoran pada perlengkapan makan, kendaraan, hingga perabotan lainnya. Sifatnya yang bisa menyerap air dan seketika kering ketika diperas sangat mudah digunakan daripada kain biasa.

    Kelebihan lain dari spons adalah ketahanannya. Barang satu ini bisa digunakan cukup lama. Biasanya orang akan mengganti spons baru ketika bentuknya sudah berubah drastis menjadi lebih tipis dan kecil. Namun, sebelum bentuknya jadi seperti itu seharusnya spons sudah diganti karena waktu pemakaiannya tidak boleh terlalu lama.

    Dilansir dari Today, para peneliti di Italia menemukan bahwa spons cuci piring tidak bisa digunakan terlalu lama karena benda ini paling mudah terkontaminasi bakteri, mikroorganisme, hingga patogen dari makanan. Mereka menyarankan setiap orang yang masih memakai spons untuk sering menggantinya.


    Seberapa Sering Harus Ganti Spons?

    Masa penggunaan spons yang baik adalah seminggu. Setelah itu, spons harus segera diganti dengan yang baru. Hal ini juga berlaku untuk spons yang digunakan untuk membersihkan benda selain piring atau peralatan makan. Apabila ingin mengganti spons dengan alat kebersihan lain, salah satu barang yang disarankan adalah lap dapur antibakteri atau handuk microfiber yang bisa dicuci dengan mesin cuci.

    Cara Membersihkan Spons

    Setiap selesai menggunakan, spons harus dibersihkan. Caranya dengan direndam ke dalam air hangat yang dicampur dengan sabun. Rendam selama 2 menit lalu bilas dan letakkan di area kering. Cara lainnya bisa merendam spons dalam campuran 1/2 sendok teh pemutih konsentrat dengan satu liter air hangat. Rendam selama 1 menit saja. Letakkan di tempat kering dan dibersihkan minimal sehari sekali.

    Itulah waktu penggunaan spons yang disarankan dan cara membersihkannya. Semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com