Tag: spons

  • 5 Benda di Rumah yang Paling Kotor dan Jarang Dibersihkan


    Jakarta

    Menjaga kebersihan rumah sangatlah penting agar tetap nyaman untuk dihuni. Kamu dapat menyapu, mengepel, dan membersihkan barang-barang yang sudah kotor.

    Sayangnya, tidak semua orang rutin membersihkan perabotan dan furnitur rumah. Bahkan, ada beberapa benda yang justru dibiarkan kotor karena jarang dibersihkan.

    Perlu diingat, debu dan kotoran yang menumpuk di perabotan rumah tidak hanya mengganggu penampilan, tapi juga membahayakan kesehatan. Jika debu masuk ke dalam tubuh maka bisa menyebabkan gangguan pernapasan.


    Penasaran, apa saja benda di rumah yang paling kotor dan jarang dibersihkan? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Benda di Rumah yang Paling Kotor dan Jarang Dibersihkan

    Dilansir situs Times of India, ada sejumlah benda di rumah yang sangat kotor dan jarang dibersihkan. Alasannya bermacam-macam, seperti karena malas atau lupa untuk membersihkannya.

    Berikut benda di rumah yang paling kotor dan jarang dibersihkan:

    1. Kipas Angin Gantung

    Kipas angin gantung jadi salah satu benda yang paling kotor dan jarang dibersihkan. Sebab, benda ini dipasang di langit-langit sehingga sulit untuk dibersihkan.

    Apabila sering digunakan, bilah kipas angin sangat mudah berdebu dan kotor. Kalau tidak segera dibersihkan, partikel debu akan beterbangan ke udara dan bisa terhirup manusia.

    Kamu dapat membersihkan bilah kipas angin gantung dengan kemoceng. Setelah debu terangkat, bersihkan bilah pakai kain atau spons basah, lalu keringkan dengan kain microfiber. Pastikan kipas angin dalam kondisi mati (off) saat dibersihkan.

    2. Gagang Pintu

    Benda yang satu ini bisa dibilang paling kotor karena mengandung banyak kuman dan bakteri. Sayangnya, gagang pintu juga termasuk benda yang jarang sekali dibersihkan padahal selalu dipegang setiap hari.

    Untuk membersihkan gagang pintu tak cukup menggunakan air bersih. Kamu perlu menyemprotkan cairan disinfektan agar kuman benar-benar mati. Setelah itu, lap dengan kain kering agar gagang pintu tidak cepat karat.

    3. Rak Dapur

    Rak dapur sering luput dari perhatian karena dianggap selalu bersih. Padahal, ada banyak debu yang menumpuk di bagian belakang atau atas rak dapur.

    Meski tidak terlihat, tapi partikel debu bisa beterbangan dan hinggap di makanan yang dikonsumsi. Sebagai solusinya, kamu dapat membersihkan rak dapur satu kali dalam sebulan dengan sabun cuci piring yang dicampur dengan air.

    4. Mesin Cuci

    Mesin cuci dapat mengandung banyak kotoran yang menumpuk di bagian dasar, seperti sisa detergen, helai rambut, bulu hewan, dan jamur. Apabila jarang dibersihkan, pakaian yang seharusnya wangi dan bersih setelah dicuci malah justru kembali kotor.

    Selain itu, penting juga untuk membersihkan bagian sisi samping dan penutup mesin cuci. Biasanya, ada bercak sidik jari dan kotoran yang kerap menempel.

    5. Jendela

    Banyak pemilik rumah yang sering lupa untuk membersihkan jendela, sehingga kaca tampak kotor dan berdebu. Padahal, jendela memiliki fungsi agar penghuni bisa melihat keluar rumah sekaligus memiliki nilai estetika.

    Untuk membersihkan jendela, kamu bisa menggunakan cairan pembersih khusus kaca. Semprotkan cairan ke permukaan jendela, lalu dilap dengan kain atau squeegee.

    Sebagai pengingat, debu yang menempel di jendela harus dibersihkan terlebih dulu dengan kemoceng. Lalu, bersihkan jendela saat cuaca sedang cerah agar cepat kering.

    Itulah lima benda di rumah yang paling kotor dan jarang dibersihkan. Yuk segera bersih-bersih!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • Pakar Sebut 5 Benda Ini Jangan Dibersihkan Pakai Spons, Kenapa?


    Jakarta

    Spons memiliki fungsi utama untuk membersihkan alat makan dan peralatan masak agar kembali kinclong. Selain itu, spons juga banyak dipakai untuk membersihkan benda-benda di rumah.

    Walau dapat mengangkat kotoran secara efektif, tapi tidak semua perabotan di rumah dapat dibersihkan pakai spons. Alih-alih menjadi bersih, tapi justru dapat merusak permukaannya.

    Ingin tahu apa saja perabotan di rumah yang sebaiknya jangan dibersihkan pakai spons? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Benda Ini Jangan Dibersihkan Pakai Spons

    Dilansir situs The Spruce, berikut benda-benda di rumah yang jangan dibersihkan menggunakan spons menurut ahli kebersihan:

    1. Cermin dan Permukaan Kaca

    Banyak orang yang terbiasa membersihkan cermin atau permukaan kaca menggunakan spons. Padahal, kebiasaan ini justru membuat kaca jadi kusam dan muncul goresan halus.

    “Tekstur spons bertindak seperti amplas halus, sehingga jika dipakai di permukaan kaca dapat menciptakan goresan kecil dan jadi terlihat buram pada permukaan yang seharusnya bening,” kata pakar kebersihan dari MaidPro Temecula Trish Duarte.

    Daripada menggunakan spons, Trish menyarankan memakai kain halus atau kain microfiber untuk membersihkan cermin dan permukaan kaca di rumah.

    2. Segel Pintu Kulkas

    Segel pintu kulkas atau disebut gasket berfungsi untuk menyegel pintu lemari es agar udara dingin tidak keluar. Bagian ini memang wajib dibersihkan agar pintu selalu tertutup rapat, tapi sebaiknya jangan dibersihkan pakai spons.

    “Alih-alih membersihkan kotoran, penggunaan spons justru mendorong kotoran semakin dalam ke lipatan segel pintu kulkas, tempat ditemukan ada jamur dan bakteri tumbuh,” ujar ahli kebersihan dari Spekless Karina Toner.

    Karina lebih menyarankan menggunakan sikat gigi bekas saat membersihkan segel pintu kulkas. Agar efektif mengangkat kotoran, buat cairan dari cuka putih dan air hangat, lalu gosokkan sikat gigi ke setiap lipatan dengan perlahan.

    3. Pisau

    Sering membersihkan pisau yang kotor dengan spons? Ternyata pakar menyebut cara ini justru dapat mengikis ujung pisau sehingga jadi tidak tajam. Selain itu, mencuci pisau dengan spons sangat berbahaya karena berisiko melukai tangan akibat tertusuk secara tidak sengaja.

    Agar lebih aman, cukup bersihkan pisau dengan kain lap kering. Lakukan secara hati-hati agar pisau tidak mengiris tangan.

    4. Perabotan Kayu

    Membersihkan perabotan kayu seperti talenan ternyata tidak dianjurkan menggunakan spons. Sifat spons yang dapat mengikis ternyata berisiko merusak lapisan kayu, sehingga menimbulkan celah yang besar pada serat kayu.

    “Spons dapat menimbulkan kelembapan pada serat kayu yang berpori, sehingga bisa cepat rusak dan menjadi tempat bertumbuhnya bakteri,” ungkap Trish.

    Untuk membersihkan perabotan kayu, sebaiknya gunakan sikat gigi atau kain lap khusus yang tidak menyerap air berlebih. Setelah dicuci bersih, segera dilap dan dikeringkan agar kelembapan tidak masuk ke serat kayu.

    5. Panci dan Wajan Anti Lengket

    Satu lagi benda di rumah yang sebaiknya jangan dibersihkan pakai spons, yakni panci dan wajan anti lengket. Permukaannya yang halus dan tipis dapat menimbulkan goresan jika terus dibersihkan pakai spons.

    “Lapisan wajan anti lengket sangat tipis dan halus, sedangkan spons dapat menciptakan goresan yang tidak terlihat, tapi seiring waktu dapat merusak lapisannya,” sebut Trish.

    Sebagai alternatif, Trish menyarankan menggunakan kain lap khusus atau sikat bambu yang dirancang untuk permukaan panci dan wajan anti lengket.

    Itulah lima benda yang sebaiknya jangan dibersihkan dengan spons menurut sejumlah pakar. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Lantai Bau Amis Meski Sudah Dipel? Ini Penyebab dan Cara Atasinya



    Jakarta

    Penghuni rumah biasanya menyapu lalu mengepel lantai agar bersih dan wangi. Namun, terkadang lantai muncul bau amis meski sudah dipel.

    Alih-alih membersihkan rumah, lantai malah bau amis dan bikin kesan masih kotor. Hal ini sebenarnya bisa disebabkan oleh cara mengepel yang kurang tepat maupun alat pembersih yang kotor.

    Lantas, kenapa lantai bisa bau amis setelah dipel ya? Simak penjelasannya berikut ini.


    Penyebab Lantai Bau Amis Habis Dipel

    Inilah beberapa penyebab lantai bau amis walau sudah dipel, dikutip dari Cleanipedia.

    1. Air Pel Kotor

    Jika lantai bau amis setelah dipel, penyebabnya bisa jadi air yang digunakan kotor. Sebaiknya penghuni sering mengganti air pel, apalagi kalau warnanya sudah butek dan berbau.

    2. Kain Pel Kotor

    Selain air, kain pel yang kotor juga membuat lantai bau amis. Kain pel kotor tentu tidak dapat membersihkan lantai secara optimal.

    Pastikan untuk mencuci pel secara berkala menggunakan detergen, lalu menjemurnya. Simpan pel dalam kondisi kering agar tidak muncul bau amis. Penghuni juga bisa mengganti kain pel setiap tiga bulan sekali.

    3. Ember Kotor

    Ember yang sering digunakan bakal kotor dan meninggalkan kerak. Air pel yang ditampung dalam ember kotor itu pun bisa jadi penyebab bau amis pada lantai. Penghuni perlu membersihkan dan mengeringkan ember setiap kali selesai digunakan.

    4. Tidak Pakai Cairan Pembersih

    Bau amis merupakan pertanda lantai belum bersih. Mengepel dengan air saja tidak cukup untuk membersihkan lantai. Sebaiknya gunakan cairan pembersih yang juga mengandung pewangi agar lantai tak bau.

    5. Metode Ngepel Kurang Tepat

    Metode ngepel lantai yang kurang tepat juga memicu bau amis. Gunakan alat dan metode ngepel sesuai dengan jenis lantai. Lantai keramik bisa dibersihkan menggunakan berbagai kain pel.

    Kalau penghuni menggunakan kain pel dengan kepala berupa rumbai-rumbai, lakukan gerakan menyerupai angka delapan. Sementara pel berupa spons, penghuni bisa melakukan gerakan maju mundur buat mengepel lantai.

    Itulah beberapa penyebab lantai bau amis meski sudah dipel. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Kotoran di Kulkas Ampuh Dibersihkan Pakai Soda Kue, Ini Caranya


    Jakarta

    Kulkas berfungsi untuk mendinginkan makanan dan minuman agar tetap awet selama berhari-hari. Seiring waktu, kulkas akan kotor karena dipenuhi noda dari sisa makanan yang disimpan.

    Jika tidak dibersihkan, noda tersebut akan semakin menempel dan berkerak. Tak hanya terlihat kotor, tapi juga membuat isi kulkas mengeluarkan bau tidak sedap.

    Maka dari itu, penting untuk membersihkan kulkas secara berkala agar tidak ada noda dan kotoran yang menempel di rak kulkas. Untuk membersihkan kulkas bisa menggunakan cairan khusus yang dijual bebas.


    Selain itu, kamu juga bisa membersihkan isi kulkas menggunakan soda kue. Bahan yang satu ini dinilai ampuh untuk mengangkat kotoran dan noda yang membandel. Bagaimana caranya? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Cara Bersihkan Noda dan Kotoran di Kulkas Pakai Soda Kue

    Dilansir situs Better Homes & Gardens, kulkas yang penuh noda dan kotoran dapat dibersihkan pakai baking soda. Sebab, soda kue memiliki sifat abrasif yang dapat melarutkan kotoran secara efektif.

    Selain itu, soda kue dapat menyerap dan mengatasi bau tidak sedap. Jadi tidak hanya ampuh mengangkat noda, tapi juga bisa menyerap bau yang menyengat.

    Supaya lebih efektif mengangkat kotoran, dianjurkan untuk mencampur soda kue dengan air panas. Agar tidak salah, ikuti langkah-langkahnya di bawah ini:

    1. Kosongkan isi kulkas terlebih dulu dari makanan dan minuman
    2. Cabut kulkas dari stop kontak agar saat dibersihkan tidak boros listrik
    3. Masukkan 2 sendok makan soda kue ke dalam wadah
    4. Tuang 1 gelas air panas ke dalam wadah, lalu aduk sampai merata
    5. Celupkan kain microfiber atau spons ke dalam wadah, lalu oleskan ke bagian dalam kulkas secara perlahan, terutama di area rak dan sisi samping yang penuh kotoran
    6. Setelah itu, lap bagian dalam kulkas dengan kain lembap untuk mengangkat kotoran
    7. Lap kembali bagian dalam kulkas dengan kain microfiber kering
    8. Terakhir, buka pintu kulkas secara lebar agar bagian dalam kulkas bisa cepat kering.

    Soda kue dinilai ampuh untuk mengatasi noda minyak dan bumbu dapur yang menempel di dalam lemari es. Apabila noda sulit dibersihkan, dianjurkan untuk mengoleskan soda kue dan diamkan selama 10 menit agar bereaksi.

    Kamu juga bisa mencampur soda kue dengan cuka putih agar lebih ampuh mengatasi noda. Jika tercium bau tidak sedap akibat cuka, taruh soda kue di dalam kulkas guna menyerap bau tersebut.

    Demikian cara ampuh mengatasi noda dan kotoran di kulkas dengan soda kue. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Jendela Rumah Bisa Ditumbuhi Black Mold, Ini Cara Atasinya!


    Jakarta

    Black mold atau jamur berwarna hitam dapat muncul di dalam rumah. Pada umumnya, black mold kerap ditemukan pada ruangan yang lembap.

    Selain menempel di dinding, black mold juga bisa menyerang jendela rumah. Kondisi ini membuat jendela rumah jadi terlihat kusam dan menghilangkan kesan estetis.

    Untuk mengatasi black mold yang menempel di jendela tidak bisa sembarangan. Jika sengaja menghirup jamur hitam bisa memicu gangguan pernapasan. Sementara jika disentuh dengan tangan kosong dapat memicu alergi.


    Ingin tahu cara mengatasi black mold di jendela rumah? Lalu kenapa black mold bisa muncul di jendela? Simak penjelasannya dalam artikel ini.

    Penyebab Munculnya Black Mold di Jendela

    Dilansir dari situs BobVila, Russell Vent selaku wakil presiden Paul Davis Restoration mengatakan jamur dapat tumbuh karena udara yang sangat lembap. Kondisi tersebut semakin diperparah dengan munculnya kotoran dan debu di jendela yang menjadi sumber makanan bagi jamur.

    “Spora jamur terdapat di hampir setiap lingkungan, lalu debu serta kotoran yang menumpuk di ambang jendela membuat jamur bisa tumbuh karena mendapatkan sumber makanannya,” kata Vent.

    Kelembapan yang terjadi di jendela bisa disebabkan karena kondensasi. Ketika suhu di luar ruangan turun, udara di dalam ruangan justru hangat sehingga memicu udara lembap mengembun di kaca jendela dan ambang jendela.

    Jendela juga bisa mengalami kelembapan akibat adanya celah atau keretakan di sekitar ambang dan sudut jendela. Hal itu membuat kelembapan masuk ke sela-sela jendela yang retak, sehingga menciptakan black mold.

    Cara Mengatasi Black Mold di Jendela

    Selain menggunakan cairan pembasmi jamur yang dijual bebas, Vent menyarankan agar memakai bahan alami seperti cuka putih untuk membasmi black mold. Sebab, sifat asam yang dimiliki cuka dinilai efektif membasmi jamur dan bakteri hingga 80%.

    Untuk membasmi black mold di jendela dengan cuka putih, simak langkah-langkahnya di bawah ini:

    1. Tuang cuka putih secukupnya ke dalam botol semprot
    2. Tambahkan sedikit air hangat ke dalam botol, lalu kocok agar cuka dan air tercampur rata
    3. Setelah itu, semprotkan cairan cuka ke jendela yang terdapat black mold
    4. Diamkan selama 10-15 menit agar cuka meresap ke black mold
    5. Setelah itu, bersihkan black mold dengan kain atau spons secara perlahan.

    Cek kembali bagian ambang dan sudut jendela rumah untuk memastikan tidak ada lagi black mold. Jika masih menemukan ada jamur, lakukan cara di atas secara perlahan.

    Agar lebih aman, pastikan penghuni rumah menggunakan masker medis dan sarung tangan saat membersihkan jamur di jendela. Lakukan secara hati-hati saat membersihkan jamur.

    Itulah penyebab muncul black mold di jendela dan cara mengatasinya. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Jitu Bersihkan Noda Cat Dinding yang Menempel pada Logam-Kayu


    Jakarta

    Saat mengecat dinding, pasti ada beberapa noda yang berserakan dan menempel di benda lain. Masalahnya, cat yang sudah menempel tersebut biasanya tidak bisa hilang jika hanya dibersihkan dengan air.

    Apabila digosok atau ditarik, justru dapat menimbulkan masalah baru, yakni permukaan benda rusak atau muncul goresan. Lantas, bagaimana cara membersihkannya?

    Dilansir This Old House, cara membersihkan cat yang menempel sembarangan berbeda-beda tergantung pada jenis material bendanya, misalnya logam, kain, atau beton. Berikut tips membersihkan cat dinding yang menempel sembarangan berdasarkan material tempatnya menempel.


    Cara Bersihkan Noda Cat Dinding

    1. Logam

    Material logam biasanya dipakai pada jendela, pintu, lemari, meja, hingga tangga. Untuk menghilangkan cat kering bisa dengan tiga proses, yakni penggunaan bahan kimia, pengamplasan, dan panas. Pengamplasan adalah solusi yang cepat dan mudah, tetapi apabila logam tersebut rapuh, bisa menggunakan bahan kimia seperti thinner untuk noda cat minyak dan cat kering.

    Cara menggunakannya pakai sedikit bahan kimia tersebut, lalu diamkan selama 5 menit, bersihkan dengan kain atau gosok sebentar permukaannya. Untuk metode penghilangan noda cat dengan panas harus dilakukan oleh ahli karena memiliki alat khusus.

    2. Karpet

    Saat mengecat dinding, seharusnya material berbahan kain disimpan jauh-jauh karena cat dapat dengan cepat mengering. Apabila sudah terlanjur menempel, siram karpet menggunakan air panas yang telah dicampur sabun cuci piring.

    Pastikan larutan tersebut terserap dan tunggu beberapa menit. Cek secara berkala hingga noda cat tersebut lunak dan mudah untuk dilepas.

    Jika cara tersebut tidak berhasil, coba ambil steamer genggam yang wujudnya seperti hair dryer. Arahkan alat itu ke noda cat tersebut sembari dikikis.

    3. Kayu

    Kayu sama seperti logam, cara membersihkan cat bisa memakai 3 cara yakni, bahan kimia, panas, atau pengamplasan. Jika memilih bahan kimia, oleskan bahan kimia tersebut dan diamkan selama beberapa menit. Kikis perlahan dengan pisau dempul atau pengikis cat.

    Kalau ingin mengampelas cat dari permukaan yang luas, gosok dengan hati-hati agar permukaan kayu tidak rusak atau tergores.

    Untuk cara dipanaskan bisa memakai heat gun. Namun, sebaiknya dilakukan oleh orang yang berpengalaman karena kayu mudah terbakar. Khawatirnya bukan membersihkan cat, melainkan merusak barang tersebut.

    4. Kaca

    Material kaca paling mudah dibersihkan karena bisa minim goresan juga. Caranya bisa dengan menggunakan silet atau benda tajam dengan sudut 45 derajat. Saat mengikisnya harus hati-hati, jangan terlalu menekan atau terlalu cepat menggosoknya. Sebelum digosok, bisa oleskan area noda dengan campuran air hangat dan cuka, lalu gosok dengan spons non-abrasif.

    5. Beton

    Cara membersihkan noda cat di beton bisa menggunakan sikat berbulu kaku. Sebelum itu, beton bisa diberikan cairan pembersih kimia dan tunggu beberapa menit sebelum disikat.

    6. Plastik

    Saat membersihkan noda cat dari plastik sebaiknya hindari penggunaan bahan kimia karena bisa membuatnya meleleh. Lebih baik gunakan pengikis plastik atau pisau dempul untuk mengikis cat secara perlahan. Sebelum itu, tuang minyak sayur, alkohol, atau aseton untuk mempermudah pengikisannya.

    Itulah beberapa cara untuk menghilangkan noda cat pada beberapa material, semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Tembok Penuh Coretan Cat Semprot? Coba Bersihkan Pakai 3 Bahan Ini


    Jakarta

    Sering kita temui bangunan-bangunan di pinggir jalan banyak coretan cat semprot. Coretan tersebut berupa gambar abstrak atau tulisan yang tidak ada maknanya. Coretan-coretan ini bisa dikategorikan sebagai vandalisme karena biasanya bukan si pemilik rumah yang melakukannya, melainkan orang asing yang dilakukan tanpa izin.

    Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), vandalisme adalah perbuatan merusak dan menghancurkan hasil karya seni dan barang berharga lain (keindahan alam dan sebagainya). Selain pada hasil karya seni, sebutan vandalisme juga bisa menyasar pada perbuatan merusak properti orang lain.

    Untuk membersihkan cat seperti ini tidak bisa hanya dengan air. Sementara, untuk dicat ulang butuh biaya untuk membeli catnya dan biasanya satu lapisan cat tidak cukup untuk menutupi coretan tersebut.


    Dilansir The Spruce, begini cara membersihkan coretan dari cat semprot tanpa begitu mempengaruhi kualitas cat yang sudah ada.

    Cara Menghilangkan Cat Semprot dari Dinding Rumah

    1. Pakai Thinner atau Pelarut Cat

    Cat semprot bisa dibersihkan menggunakan thinner untuk permukaan cat minyak dan cat kering. Caranya dengan menuangkan thinner pada kain bersih, lalu gosok coretan cat semprot di tembok menggunakan kain tersebut. Thinner juga bisa dipakai untuk membersihkan cat semprot pada material besi, baja, dan loga.

    Selain kain, kamu juga bisa menggunakan botol semprotan yang sudah diisi dengan larutan thinner. Lalu semprot pada permukaan tembok yang penuh coretan. Tunggu selama 15-20 menit, lalu bersihkan dengan kain atau spons yang telah dibasahi.

    2. Gunakan Baking Soda

    Untuk jenis cat tembok berbahan dasar minyak, kamu bisa menghilangkan coretan cat semprot dengan menggunakan campuran baking soda dan air. Lalu semprotkan dan didiamkan selama 15 menit. Setelah itu bersihkan menggunakan kain atau spons.

    3. Bersihkan dengan Sabun Cuci Piring

    Untuk material logam misalnya cat semprot menempel pada pintu ruko, coba bersihkan menggunakan sabun cuci piring yang dituang pada kain yang basah. Gosok permukaan logam sampai menghasilkan busa. Lalu bilas dan ulangi sampai coretan benar-benar hilang.

    Itulah cara dan bahan yang bisa digunakan untuk membersihkan cat semprot, semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Rahasia Hilangkan Goresan di Lantai Keramik, Cuma Butuh Soda Kue!


    Jakarta

    Rumah modern masa kini banyak yang menggunakan keramik pada lantainya. Beberapa orang menggunakan keramik granit yang diklaim tahan goresan, lalu ada juga yang memilih keramik marmer agar terlihat elegan.

    Seiring waktu, keramik lantai bisa tergores sehingga menimbulkan bekas garis hitam. Kondisi ini membuat lantai jadi tidak menarik dipandang sekaligus mengurangi nilai estetika.

    Kalau menemukan ada lantai keramik yang tergores, jangan panik dan khawatir. Tidak perlu repot-repot mengganti keramik dengan yang baru karena goresan di lantai masih bisa diatasi dengan soda kue.


    Bagaimana cara menghilangkan goresan di keramik lantai dengan soda kue? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Cara Atasi Goresan di Keramik Lantai

    Selain digunakan sebagai bahan untuk memasak, soda kue ternyata juga bisa digunakan untuk mengatasi goresan di keramik lantai, lho.

    Dilansir situs Simpolo, sifat abrasif pada soda kue ternyata mampu menghilangkan goresan yang muncul di keramik lantai. Agar lebih efektif, soda kue perlu dicampur dengan air agar menghasilkan pasta.

    Sebagai catatan, hanya goresan kecil dan halus saja yang bisa dihilangkan dengan soda kue. Agar tidak salah, simak langkah-langkahnya di bawah ini:

    1. Tuang 3-4 sendok soda kue ke dalam wadah
    2. Tambahkan air secukupnya ke dalam wadah, lalu aduk hingga merata
    3. Terus aduk sampai soda kue dan air membentuk pasta kental
    4. Gunakan kain lembut atau spons untuk mengoleskan pasta ke area keramik lantai yang tergores
    5. Gosok keramik lantai secara perlahan
    6. Setelah itu, diamkan selama 10-15 menit agar soda kue membantu menghilangkan goresan di keramik
    7. Jika sudah, lap soda kue dengan kain halus
    8. Bilas keramik lantai dengan air bersih.

    Segera cek keramik lantai usai dibersihkan. Jika masih ditemukan ada goresan halus, ulangi langkah-langkah di atas secara perlahan.

    Cara Atasi Goresan Cukup Dalam di Keramik Lantai

    Apabila goresan yang muncul di keramik lantai cukup dalam, kamu bisa menggunakan cuka putih dan minyak zaitun untuk menghilangkannya. Dikutip dari Orient Bell, berikut langkah-langkahnya:

    1. Tuang cuka putih dan minyak zaitun ke dalam wadah dengan perbandingan 50:50
    2. Aduk cuka putih dan minyak sampai merata
    3. Teteskan larutan tersebut ke keramik lantai yang tergores
    4. Bersihkan dengan kain halus secara perlahan
    5. Diamkan selama 10-15 menit agar cuka putih dan minyak zaitun bereaksi terhadap goresan
    6. Jika sudah, lap keramik lantai dengan kain bersih.

    Kalau masih menemukan goresan di keramik lantai, ulangi kembali langkah-langkah di atas secara perlahan. Kalau goresan sulit hilang, kamu bisa menggunakan cairan khusus yang mengandung bahan kimia dan formula tertentu.

    Itulah cara mengatasi goresan di keramik lantai hanya dengan soda kue. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 2 Bahan Dapur Ini Ampuh Atasi Kerak di Kamar Mandi


    Jakarta

    Kamar mandi yang jarang dibersihkan dapat menimbulkan banyak kotoran dan kerak yang menempel pada keran air dan kloset. Selain tak sedap dipandang, kotoran tersebut mengandung banyak bakteri yang berbahaya bagi kesehatan.

    Sebenarnya, noda kerak yang menempel di kamar mandi dapat dibersihkan dengan cairan pembersih khusus. Kandungan zat kimianya dapat mengangkat kerak sehingga kamar mandi tampak bersih kembali.

    Namun ternyata, kerak yang membandel dapat diatasi hanya dengan dua bahan dapur saja. Ingin tahu apa saja bahan dapur tersebut? Simak dalam artikel ini.


    2 Bahan Dapur yang Ampuh Angkat Kerak di Kamar Mandi

    Noda kerak yang menempel di keran air atau kloset disebabkan oleh endapan mineral dari air sadah, yakni jenis air yang tinggi kalsium dan magnesium. Sisa sabun yang menempel di keran air juga dapat menimbulkan kerak berwarna putih itu.

    Untuk mengatasi kerak di kamar mandi ternyata bisa menggunakan garam dan soda kue, lho. Caranya bahkan sangat praktis dan disebut ampuh membasmi kerak membandel.

    Dilansir Times of India, berikut cara pakai garam dan soda kue untuk mengatasi kerak di kamar mandi:

    1. Tuang sekitar 2-3 sendok makan garam ke dalam wadah
    2. Tambahkan soda kue secukupnya ke wadah
    3. Aduk kedua bahan tersebut secara merata
    4. Oleskan campuran garam dan soda kue ke area yang banyak noda kerak di kamar mandi, terutama pada keran air, keran wastafel, dan kloset
    5. Diamkan selama semalaman agar bahan-bahan tersebut dapat bereaksi terhadap kerak
    6. Jika sudah, bilas dengan air hangat secara perlahan agar kerak dapat larut
    7. Lap permukaan keran air dengan kain lap kering secara perlahan.

    Voila! Kerak dan noda menghilang dan kamar mandi jadi tampak bersih. Jika masih menemukan sedikit kerak, cukup taburkan garam dan diamkan selama 5 menit. Setelah itu, bersihkan kerak dengan spons dan bilas pakai air hangat.

    Noda kerak yang menempel bisa hilang karena garam memiliki sifat abrasif alami. Sementara itu, soda kue dapat mengangkat kotoran dari permukaan dan menetralkan bau tidak sedap di kamar mandi.

    Cara ini dinilai lebih ramah lingkungan karena tidak merusak perabotan akibat penggunaan zat kimia. Di sisi lain, cara ini juga lebih hemat biaya karena kamu cukup mengambil garam dan soda kue yang ada di dapur.

    Itulah dua bahan yang dapat membersihkan noda kerak membandel di kamar mandi. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Mudah Bersihkan Sofa Tanpa Vacuum Cleaner


    Jakarta

    Sofa perlu dibersihkan secara berkala agar nyaman digunakan oleh penghuni rumah. Salah satu cara andalan untuk membersihkannya adalah menggunakan penyedot debu atau vacuum cleaner.

    Alat ini memang sangat praktis untuk menghilangkan tumpukan debu pada sofa. Namun, bagaimana kalau tidak ada penyedot debu di rumah?

    Tenang, ada berbagai cara untuk membersihkan sofa kok. Berikut ini tips membersihkan sofa dengan mudah.


    Cara Bersihkan Sofa

    Inilah cara praktis membersihkan sofa tanpa perlu penyedot debu, dikutip dari Homes and Gardens.

    1. Sapu Pakai Kuas

    Kepala Petugas Kebersihan di Cloralen, Tanu Grewal, mengatakan hal pertama yang bisa dilakukan adalah menggunakan dustpan dan kuas bersih untuk perlahan menyapu kotoran pada permukaan sofa. Ia menyarankan untuk melepas bantalan sofa dan menyapu dengan tekanan lembut dari belakang ke depan.

    “Rol serat juga bisa membantu pada langkah ini (terutama jika Anda memiliki hewan peliharaan yang mengalami kerontokan!),” katanya dikutip dari Homes and Gardens, Senin (3/11/2025).

    2. Atasi Noda

    Kalau menumpahkan makanan atau cairan di sofa, penghuni rumah harus segera membersihkannya sebelum terbentuk noda membandel. Tanu Grewal biasanya menggunakan cairan pembersih noda yang tersedia di supermarket. Pastikan pembersih itu sesuai dengan bahan sofa di rumah.

    “Larutkan penghilang noda dalam air dan rendam spons atau kain bersih di dalamnya. Kemudian, gunakan spons atau kain tersebut untuk membersihkan noda pada sofa,” jelasnya.

    Diamkan larutan pembersih selama beberapa menit. Lalu, bersihkan kembali area noda itu dengan air dan keringkan dengan kain kering.

    3. Usap dengan Kain Lembap

    Jika penutup sofa tidak bisa dilepas atau dicuci pakai mesin, Kepala Operasional OURA Shaun Veran menyarankan untuk pakai kain lembap untuk membersihkan sofa. Basahkan kain mikrofiber dengan pembersih khusus atau campuran sabun piring lembut dan air hangat. Peras kain tersebut, lalu lap sofa.

    “Ini dapat membantu menghilangkan noda dan mensterilkan permukaan. Saya sarankan untuk menguji larutan pembersih terlebih dahulu pada area yang tersembunyi agar tidak merusak kain,” ucapnya.

    4. Pukul Sofa

    Pembersih profesional dan pemilik CleanerMatch mengatakan penghuni bisa membersihkan debu sofa dengan memukul-mukul permukaan dan bantal sofa di luar rumah. Cara ini cukup baik untuk mengempaskan kotoran dan debu tanpa penyedot debu.

    “Teknik kuno ini dapat membuat perbedaan yang signifikan pada kebersihan sofa Anda,” ucapnya.

    5. Semprotkan Cairan Linen

    Tanpa penyedot debu, penghuni tidak bisa menghilangkan bau apak sofa pakai soda kue. Cara alternatifnya, penghuni bisa menyemprotkan cairan linen pada sofa. Semprotan ini membantu menghilangkan bau tak sedap pada sofa.

    Itulah beberapa cara untuk membersihkan sofa tanpa penyedot debu. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com