Tag: spora jamur

  • Cara Mudah Hilangkan dan Cegah Jamur Tumbuh di Langit-langit


    Jakarta

    Menghadapi masalah jamur bisa menjadi hal yang menyebalkan, terutama jika jamur muncul di langit-langit. Hal itu karena jamur jadi lebih sulit untuk dijangkau dan dihilangkan.

    Meskipun tugas ini mungkin tampak berat, sangat penting untuk segera mengatasi pertumbuhan jamur setelah kamu melihat tanda-tanda awal demi menjaga kesehatan struktural dan keamanan rumah kamu. Nah, begini cara menghilangkan dan mencegah jamur tumbuh di langit-langit.

    Tips Menghilangkan Jamur pada Langit-Langit

    Melansir Homes and Gardens, pada Jumat (25/10/2024), tidak semua kasus jamur sama, dan tidak semuanya bisa diselesaikan dengan metode DIY. Namun, jika area yang terinfeksi cukup kecil, yaitu kurang dari 10 kaki persegi, kamu seharusnya dapat mengatasinya sendiri menggunakan larutan pembersih yang sesuai.


    Persiapkan Area

    Menghilangkan jamur dari langit-langit memerlukan perhatian khusus agar tidak terjadi penyebaran spora atau kerusakan pada permukaan. Untuk mencegah penyebaran spora jamur ke bagian lain di dalam ruangan, pastikan untuk melindungi area yang terinfeksi dengan menutupi lantai dan perabotan menggunakan lembaran plastik.

    Kenali Penyebabnya

    “Sebelum kamu mulai membasmi jamur, sangat penting untuk mengidentifikasi dan mengatasi penyebab yang mendasarinya,” kata CEO Mold Busters, Michael Golubev dalam kutipannya diHomes and Garden.

    Hal ini biasanya disebabkan oleh atap yang rusak, ventilasi buruk, atau tingkat kelembapan yang tinggi di rumah kamu. Menangani masalah ini tidak hanya akan membantu menghapus jamur yang ada, tetapi juga mencegahnya muncul kembali.

    Tergantung pada apa yang menjadi penyebabnya, kamu mungkin perlu memperbaiki kebocoran di langit-langit, meningkatkan ventilasi, atau menurunkan tingkat kelembapan di rumah kamu.

    Pakai Alat Pelindung Diri

    Jamur dapat membahayakan kesehatan kamu, sehingga sangat penting untuk mengambil langkah-langkah pencegahan sebelum mencoba menghilangkannya dari langit-langit.

    Jamur dapat melepaskan spora yang berbahaya jika terhirup, jadi pastikan untuk mengenakan masker, membuka jendela, atau menggunakan kipas angin untuk menjaga ventilasi yang baik saat membersihkan.

    Kamu juga perlu memakai perlindungan seperti sarung tangan dan kacamata untuk melindungi diri dari spora jamur. Perlengkapan sarung tangan dan kacamata dari Walmart ini bisa sangat membantu.

    Pakai Larutan Pembasmi Jamur

    Kamu bisa mencampurkan air dan detergen ke botol semprot adalah salah satu cara yang efektif kemudian di semprotkan ke area yang terkena jamur. Larutan ini membantu meregangkan jamur, sehingga dapat lebih mudah untuk dihilangkan. Kamu juga bisa menggunakan penghilang jamur komersial.

    Pilihan yang lain adalah dengan menggunakan cuka untuk membasmi jamur. Asam asetat yang terkandung pada cuka dapat membunuh jamur dengan baik, buatlah larutan air dan cuka putih dengan perbandingan yang sama.

    Semprot dengan banyak air pada seluruh area yang berjamur, dan diamkan selama 15-20 menit sebelum dibersihkan. Jauhi penggunaan pemutih untuk membunuh jamur, hal ini tidak efektif pada permukaan yang berpori dan bisa menimbulkan resiko kesehatan.

    Gunakan kain bersih yang dibasahi dengan air untuk menghapus larutan pembersih dan sisa jamur yang masih tertinggal. Pastikan untuk membilas kain tersebut agar tidak membuat langit-langit menjadi basah.

    “Setelah dibersihkan, sangat penting untuk mengeringkan area tersebut secara menyeluruh guna mencegah jamur tumbuh kembali,” ujar Michael Golubev.

    “Kamu harus memastikan bahwa area tersebut benar-benar kering sebelum kamu mengecat atau memberikan pelapis ulang,” tambahnya.

    Cara Mencegah Tumbuhnya Jamur di Langit-langit

    Setelah area tersebut benar-benar kering, sebaiknya cat ulang bagian yang ditumbuhi jamur dengan cat dasar dan cat anti jamur untuk mencegah pertumbuhan jamur di masa depan.

    Minyak esensial seperti minyak tea tree, minyak lavender, dan minyak kayu putih memiliki sifat antimikroba alami yang dapat membantu menghambat perkembangan jamur. Selain itu, kayu manis juga dapat digunakan untuk mencegah pertumbuhan jamur.

    Panggil Tenaga Ahli

    “Jika jamur menutupi lebih dari 30 cm, maka kamu tidak boleh mencoba untuk menghilangkan jamur sendiri,” ujar direktur pemasaran Cleaner Guys, Melanie Ortegon, dalam kutipannya di Homes and Gardens.

    Sebab, hal ini bisa mengakibatkan jamur yang berakar akan menyebar jauh lebih dalam lagi. Jika jamur menyebar lebih dari 30 cm, maka obat rumahan seperti halnya cuka atau pemutih tidak akan mampu menembus cukup dalam untuk membunuh jamur secara keseluruhan.

    Satu-satunya metode yang benar-benar efektif untuk mengatasi jamur yang telah menyebar lebih dari 1 kaki persegi adalah dengan menyewa perusahaan penghilang jamur bersertifikat untuk menangani masalah tersebut.

    Mencoba mengatasinya sendiri bisa berisiko bagi kesehatan kamu, karena jika tidak ditangani, dihilangkan, dan disanitasi dengan peralatan yang tepat, jamur dapat menyebabkan penyakit atau menyebar lebih jauh ke dalam properti.

    Setelah menghilangkan jamur dari langit-langit, perhatikan area yang telah dibersihkan untuk memastikan jamur tidak muncul kembali.

    Jika kamu menemukan tanda-tanda jamur muncul lagi, lakukan kembali proses pembersihan. Ingatlah, langkah terbaik untuk menangani jamur adalah dengan mencegahnya sejak awal.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Langkah Mudah Hilangkan Jamur di Kasur, Cukup Pakai Alat Pembersih di Rumah


    Jakarta

    Jamur yang tumbuh di permukaan kasur bisa jadi hal yang menyebalkan dan sebagai pertanda masalah. Jamur yang muncul tersebut bisa menyebabkan bintik-bintik coklat kehitaman dan beberapa jenisnya bisa berbahaya bagi kesehatan.

    Jika kamu menemukan adanya jamur lebih awal, jamur bisa dihilangkan dengan mudah. Sebab, penyebab utama jamur muncul adalah kondisi di dalam dan sekitar kasur terlalu lembap.

    Dilansir The Spruce, Jumat (1/11/2024), berikut langkah untuk menghilangkan jamur yang ada di kasur.


    1. Siapkan Alat Pengaman dan Penyaring Udara

    Untuk mencegah kamu terkena alergi karena spora jamur, saat berada di kasur gunakan pelindung mata, masker, dan sarung tangan karet. Jika memungkinkan, letakkan alat pembersih udara untuk membantu menangkap jamur yang beterbangan di udara.

    2. Lepas Semua Barang yang Melapisi Kasur

    Lepaskan semua perlengkapan tempat tidur, termasuk pelindung kasur atau sprei. Lalu, cuci perlengkapan tidur dengan air panas yang cocok untuk jenis kainnya. Tambahkan pewangi dan cairan pembunuh kuman. Keringkan sprei pada suhu tinggi yang sesuai untuk kain, hal ini memastikan spora jamur telah hilang dari sprei kamu.

    3. Gunakan Vakum

    Ambil penyedot debu, arahkan dari salah satu ujung kasur dan bersihkan seluruh permukaannya dengan penyedot debu, jangan lupakan area yang tidak terkena jamur.

    Balikkan kasur dan periksa sisi lainnya untuk melihat apakah ada jamur yang tumbuh, lalu ulangi proses penyedotan debu. Setelah selesai, bawa penyedot debu ke luar untuk mengurangi kemungkinan penyebaran jamur, lalu buang ke tempat sampah luar.

    4. Hilangkan Jamur dengan Larutan Alkohol

    Bersihkan area yang ditumbuhi jamur dengan produk yang dapat membunuh spora. Untuk membunuh jamur di permukaan kasur, campurkan larutan isopropil alkohol dan air dengan perbandingan 50:50.

    Celupkan kain bersih lalu gosok perlahan permukaan kasur yang berjamur dengan gerakan memutar. Jangan basahi kasur dalam jumlah berlebihan karena akan merusak kasur. Setelah jamur sudah tidak terlihat, bilas dengan air bersih.

    5. Keringkan Secara Menyeluruh

    Tambahkan kipas angin atau pindahkan kasur ke tempat yang terkena sinar matahari langsung untuk membantunya kering secepat dan semaksimal mungkin.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenali 3 Jenis Jamur yang Tumbuh di Area Lembap dan Infeksi yang Ditimbulkan


    Jakarta

    Udara lembap saat hujan dapat memicu pertumbuhan jamur di sudut-sudut bangunan atau rumah. Jamur ini bukan hanya merusak tampilan bangunan, melainkan juga membawa penyakit bagi penghuninya.

    Bentuk jamur yang muncul di area lembap di rumah seperti noda berwarna. Jamur yang menghasilkan spora dapat menyebar dengan cara melayang di udara. Spora jamur terdapat di setiap tempat sehingga kemungkinan jamur berkembang di dalam rumah yang lembap sangat mungkin terjadi.

    Noda jamur ini bisa berwarna hitam, putih, hijau, hingga kecoklatan. Jamur yang tumbuh di tempat lembap ini juga tidak hanya satu jenis, melainkan ada banyak macamnya. Untuk lebih jelasnya, Melansir dari Medical News Today, Rabu (6/11/2024), berikut jenis jamur yang biasa tumbuh di tempat yang lembap.


    Jenis Jamur yang Muncul di Rumah

    Spora jamur dapat tumbuh subur di lingkungan yang lembap dan hangat. Ketika mereka mendarat di tempat yang lembap, mereka lebih mudah untuk tumbuh. Medianya pun tidak pandang bulu, bisa di kain, kertas, kayu, kaca, plastik, hingga beton.

    Untuk jenis jamur yang biasa ditemukan di rumah, sebagai berikut.

    – Cladosporium: Tumbuh di daerah sejuk atau hangat. Media yang kerap menjadi sasaran jamur ini adalah kain dan permukaan kayu.

    – Aspergillus: Tumbuh di dalam ruangan, pada benda yang berdebu, makanan berbentuk tepung, dan bahan bangunan. Dinding yang terlalu kering juga bisa ditumbuhi jamur ini.

    – Penicillium: Tumbuh pada bahan yang rusak karena air. Seringkali memiliki penampilan biru atau hijau.

    Tempat Munculnya Jamur

    Daerah yang disukai oleh jamur adalah tempat yang lembap seperti bekas kebocoran, area yang pernah terendam banjir, sudut-sudut jendela, kamar yang lama sudah tertutup, garasi yang jarang dibuka, kamar mandi, di bawah bak cuci piring, sekitar wastafel dan WC, dinding, plafon, dan masih banyak lagi.

    Penyakit yang Disebabkan karena Jamur

    Seperti yang disebut sebelumnya, jamur yang muncul di area bekas lembap dapat menyebabkan beberapa penyakit. Efek dari jamur ini akan lebih berbahaya bagi penghuni yang memiliki riwayat alergi jamur dan sesak napas. Berikut penjelasannya.

    1. Alergi

    Seseorang yang sensitif atau alergi terhadap partikel yang berhubungan dengan jamur dapat bereaksi saat spora jamur tersebut terhirup. Gejala alergi ini diikuti dengan demam, hidung yang gatal, tenggorokan yang gatal, bersin, mata berair, dan masih banyak lagi. Ada pula alergi yang menyerang kulit yang dapat menyebabkan kemerahan dan rasa gatal.

    2. Masalah Pernapasan

    Saat jamur tumbuh, spora, sel, pecahan, dan senyawa organik yang tidak stabil dapat masuk ke udara. Mereka dapat menghasilkan alergen, iritasi, dan mikotoksin.

    Orang yang memiliki riwayat alergi jamur dan asma memiliki peluang lebih tinggi terkena serangan asma bila tinggal di rumah yang ditumbuhi jamur. Selain itu, bisa pula menyebabkan pneumonitis hipersensitivitas, sejenis peradangan paru-paru.

    3. Terganggunya Sistem Kekebalan Tubuh

    Kebanyakan orang dapat menghirup spora jamur ini tanpa menjadi sakit. Namun, orang yang sistem kekebalannya lemah atau memiliki penyakit paru-paru dapat terinfeksi. Salah satunya adalah penyakit jamur Aspergillus yang dapat menyebabkan masalah kesehatan serius yang dikenal sebagai aspergillosis.

    4. Peradangan

    Jamur dapat memicu produksi mikroba dan bakteri. Paparan bakteri ini dapat memicu respons peradangan.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tips Mudah Bersihkan Jamur di Dinding



    Jakarta

    Rumah menjadi lebih lembap saat musim hujan. Hal ini dapat memicu pertumbuhan jamur di dinding rumah.

    Dinding yang bocor atau terkena genangan air bisa memicu pertumbuhan jamur. Jamur dapat tumbuh di sudut-sudut ruangan yang lembap.

    Jika dibiarkan, keberadaan jamur bukan hanya mengganggu estetika rumah, tetapi juga bisa berbahaya bagi kesehatan, lho. Kalau kamu menemui jamur tumbuh di rumah, segera dibersihkan ya.


    Cara Membersihkan Jamur dari Dinding Rumah

    Dilansir dari The Spruce, berikut cara membersihkan jamur di dinding rumah.

    1. Campuran Larutan Pembersih Jamur

    Jamur tidak dapat hilang dengan air biasa atau sabun, melainkan harus memakai campuran larutan pembersih diantaranya cairan klorin dan sabun cucian piring. Tuang dua larutan tersebut ke dalam air.

    Klorin merupakan produk pembersih rumah yang paling efektif untuk membunuh spora jamur. Pilihan lain pengganti klorin bisa menggunakan cuka putih jika jamur di dinding tidak banyak.

    Takarannya untuk membersihkan jamur pada area dinding yang tidak begitu luas, campurkan satu sendok makan cairan pencuci piring, setengah cangkir pemutih klorin, dan satu cangkir air hangat dalam botol semprot.

    Cairan pencuci piring membantu larutan melekat lebih lama pada dinding untuk membunuh spora jamur. Jangan lupa menggunakan sarung tangan saat menuangkan larutan.

    2. Cuka Putih

    Cuka putih memiliki kandungan asam yang bisa merusak struktur jamur. Kamu bisa menyemprotkan cuka putih ke permukaan dinding yang berjamur, lalu lap dengan kain mikrofiber atau spons, dan biarkan area itu mengering.

    Namun, jika ada noda gelap yang tersisa, kamu perlu melakukan pembersihan tambahan dengan pembersih noda khusus dinding.

    3. Buat Ventilasi di Ruangan

    Saat membersihkan jamur pastikan ventilasi seperti jendela atau pintu di rumah dalam keadaan terbuka. Jika tidak ada ventilasi di dekat dinding tersebut kamu bisa menyalakan kipas angin.

    4. Larutan Pembersih

    Larutan pembersih bisa digunakan dengan memakai botol semprot atau spons. Bersihkan jamur mulai dari bawah dan naik ke atas. Ini akan mencegah spora menyebar dan noda bercak di dinding rumahmu.

    Permukaan dinding harus benar-benar basah, tetapi tidak terlalu lembab untuk mencegah kerusakan pada dinding kering. Jika jamur berada di dekat langit-langit gunakan tangga.

    5. Tunggu Mengering dan Periksa Noda yang Tersisa

    Dinding yang sudah diberikan larutan pembersih harus dibiarkan mengering terlebih dahulu. Setelah itu kamu baru bisa melihat hasilnya apakah bersih dari jamur atau ada noda yang tersisa seperti noda gelap. Jika masih ada, ulangi langkah-langkah dengan larutan pembersih pemutih yang segar.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Langkah-langkah Hilangkan Jamur di Plafon, Bisa Pakai Cuka dan Detergen


    Jakarta

    Jamur tidak hanya ditemukan pada dinding rumah. Terkadang, jamur juga bisa ditemukan pada langit-langit atau plafon.

    Menghadapi masalah jamur bisa menjadi hal yang menyebalkan, terutama jika jamur muncul di langit-langit. Hal itu karena jamur jadi lebih sulit untuk dijangkau dan dihilangkan.

    Akan tetapi, sangat penting untuk segera mengatasi pertumbuhan jamur demi menjaga kesehatan struktural dan keamanan rumah. Untuk membasminya, bisa menggunakan cuka dan detergen. Berikut ini cara menghilangkan dan mencegah jamur tumbuh di langit-langit.


    Tips Menghilangkan Jamur pada Langit-Langit

    Melansir dari Homes and Gardens, tidak semua kasus jamur sama, dan tidak semuanya bisa diselesaikan dengan metode DIY. Namun, jika area yang terinfeksi cukup kecil, yaitu kurang dari 10 kaki persegi atau 0,9 meter, kamu bisa mengatasinya sendiri menggunakan larutan pembersih yang sesuai. Berikut ini caranya.

    Persiapkan Area

    Menghilangkan jamur dari langit-langit memerlukan perhatian khusus agar tidak terjadi penyebaran spora atau kerusakan pada permukaan. Untuk mencegah penyebaran spora jamur ke bagian lain di dalam ruangan, pastikan untuk melindungi area yang terinfeksi dengan menutupi lantai dan perabotan menggunakan lembaran plastik.

    Kenali Penyebabnya

    Sebelum membersihkan jamur, ketahui dulu apa penyebabnya. Biasanya, adanya jamur terjadi karena atap yang rusak, ventilasi yang buruk, atau tingkat kelembapan yang tinggi.

    Tergantung pada apa yang menjadi penyebabnya, kamu mungkin perlu memperbaiki kebocoran di plafon, meningkatkan ventilasi, atau menurunkan tingkat kelembapan di rumah kamu.

    Pakai Alat Pelindung Diri

    Jamur dapat melepaskan spora yang berbahaya jika terhirup, jadi pastikan untuk mengenakan masker, membuka jendela, atau menggunakan kipas angin untuk menjaga ventilasi yang baik saat membersihkan. Kamu juga perlu memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata untuk melindungi diri dari spora jamur.

    Gunakan Larutan Pembasmi Jamur

    Kamu bisa mencampurkan air dan detergen ke dalam botol semprot, kemudian di semprotkan ke area yang terkena jamur. Larutan ini membantu meregangkan jamur sehingga dapat lebih mudah untuk dihilangkan. Kamu juga bisa menggunakan penghilang jamur komersial.

    Pilihan yang lain adalah dengan menggunakan cuka untuk membasmi jamur. Asam asetat yang terkandung pada cuka dapat membunuh jamur dengan baik, buatlah larutan air dan cuka putih dengan perbandingan yang sama. Semprotkan pada seluruh area yang berjamur dan diamkan selama 15-20 menit sebelum dibersihkan.

    Gunakan kain bersih yang dibasahkan dengan air untuk menghapus larutan pembersih dan sisa jamur yang masih tertinggal. Pastikan untuk membilas kain tersebut agar tidak membuat langit-langit menjadi basah.

    “Setelah dibersihkan, sangat penting untuk mengeringkan area tersebut secara menyeluruh guna mencegah jamur tumbuh kembali,” ujar CEO Mold Busters, Michael Golubev, dikutip dari Homes and Garden.

    “Kamu harus memastikan bahwa area tersebut benar-benar kering sebelum kamu mengecat atau memberikan pelapis ulang,” tambahnya.

    Cat Langit-langit

    Setelah area tersebut benar-benar kering, sebaiknya cat ulang bagian yang ditumbuhi jamur dengan cat dasar dan cat anti jamur untuk mencegah pertumbuhan jamur di masa depan.

    Panggil Tenaga Ahli

    “Jika jamur menutupi lebih dari 30 cm, maka kamu tidak boleh mencoba untuk menghilangkan jamur sendiri,” ujar direktur pemasaran Cleaner Guys, Melanie Ortegon.

    Hal itu karena bisa mengakibatkan jamur yang berakar akan menyebar jauh lebih dalam lagi. Jika jamur menyebar lebih dari 30 cm, maka obat rumahan seperti halnya cuka tidak akan mampu menembus cukup dalam untuk membunuh jamur secara keseluruhan.

    Satu-satunya metode yang benar-benar efektif untuk mengatasi jamur yang telah menyebar adalah dengan menyewa perusahaan penghilang jamur bersertifikat untuk menangani masalah tersebut.

    Mencoba mengatasinya sendiri bisa berisiko bagi kesehatan kamu, karena jika tidak ditangani, dihilangkan, dan disanitasi dengan peralatan yang tepat, jamur dapat menyebabkan penyakit atau menyebar lebih jauh ke dalam properti.

    Setelah menghilangkan jamur dari langit-langit, perhatikan area yang telah dibersihkan untuk memastikan jamur tidak muncul kembali.

    Jika kamu menemukan tanda-tanda jamur muncul lagi, lakukan kembali proses pembersihan. Ingat, langkah terbaik untuk menangani jamur adalah dengan mencegahnya sejak awal.

    Itulah langkah-langkah membersihkan jamur di plafon rumah. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Jamur di Dinding Rumah Berbahaya, Ini Cara Mengatasinya



    Jakarta

    Musim hujan bisa memicu timbulnya jamur pada dinding rumah. Kondisi yang lembap bisa mempercepat tumbuhnya jamur.

    Apalagi jika terdapat kebocoran di dalam rumah, maka jamur dengan bisa tumbuh di sudut-sudut ruangan yang lembap.

    Nah jamur di dinding sebenarnya bukan hanya mengganggu estetika rumah, tapi juga berbahaya buat kesehatan. Oleh karena itu, jika ada jamur di rumah maka secepatnya harus ditangani.


    Cara Membersihkan Jamur dari Dinding Rumah

    Dilansir dari The Spruce, berikut cara membersihkan jamur di dinding rumah.

    1. Campuran Larutan Pembersih Jamur

    Jamur tidak dapat hilang dengan air biasa atau sabun, melainkan harus memakai campuran larutan pembersih diantaranya cairan klorin dan sabun cucian piring. Tuang dua larutan tersebut ke dalam air.

    Klorin merupakan produk pembersih rumah yang paling efektif untuk membunuh spora jamur. Pilihan lain pengganti klorin bisa menggunakan cuka putih jika jamur di dinding tidak banyak.

    Takarannya untuk membersihkan jamur pada area dinding yang tidak begitu luas, campurkan satu sendok makan cairan pencuci piring, setengah cangkir pemutih klorin, dan satu cangkir air hangat dalam botol semprot.

    Cairan pencuci piring membantu larutan melekat lebih lama pada dinding untuk membunuh spora jamur. Jangan lupa menggunakan sarung tangan saat menuangkan larutan.

    2. Cuka Putih

    Cuka putih memiliki kandungan asam yang bisa merusak struktur jamur. Kamu bisa menyemprotkan cuka putih ke permukaan dinding yang berjamur, lalu lap dengan kain mikrofiber atau spons, dan biarkan area itu mengering.

    Namun, jika ada noda gelap yang tersisa, kamu perlu melakukan pembersihan tambahan dengan pembersih noda khusus dinding.

    3. Buat Ventilasi di Ruangan

    Saat membersihkan jamur pastikan ventilasi seperti jendela atau pintu di rumah dalam keadaan terbuka. Jika tidak ada ventilasi di dekat dinding tersebut kamu bisa menyalakan kipas angin.

    4. Larutan Pembersih

    Larutan pembersih bisa digunakan dengan memakai botol semprot atau spons. Bersihkan jamur mulai dari bawah dan naik ke atas. Ini akan mencegah spora menyebar dan noda bercak di dinding rumahmu.

    Permukaan dinding harus benar-benar basah, tetapi tidak terlalu lembab untuk mencegah kerusakan pada dinding kering. Jika jamur berada di dekat langit-langit gunakan tangga.

    5. Tunggu Mengering dan Periksa Noda yang Tersisa

    Dinding yang sudah diberikan larutan pembersih harus dibiarkan mengering terlebih dahulu. Setelah itu kamu baru bisa melihat hasilnya apakah bersih dari jamur atau ada noda yang tersisa seperti noda gelap. Jika masih ada, ulangi langkah-langkah dengan larutan pembersih pemutih yang segar.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Begini Cara Mudah Hilangkan Jamur di Dinding Rumah, Tak Perlu Panggil Tukang!


    Jakarta

    Jika melihat bercak berwarna hitam pada dinding, kemungkinan besar itu adalah jamur. Dinding berjamur memberi kesan rumah kotor serta merusak estetika rumah.

    Selain tak sedap dipandang, kemunculan jamur di rumah dapat mengganggu kesehatan penghuninya, lho. Oleh karena itu, penghuni perlu segera mengatasi dinding yang berjamur.

    Bagaimana cara membersihkan tembok berjamur? Simak penjelasannya berikut ini.


    Cara Mengatasi Dinding Berjamur

    Inilah langkah-langkah untuk menghilangkan jamur yang tumbuh pada dinding, dikutip dari The Spruce.

    1. Siapkan Larutan Pembersih Jamur

    Penghuni perlu menyiapkan campuran larutan pembersih jamur, seperti cairan klorin dan sabun cuci piring. Klorin mampu membunuh spora jamur dengan efektif. Alternatif dari klorin adalah cuka putih kalau tidak terlalu banyak jamur di dinding.

    Campurkan satu sendok makan cairan pencuci piring, setengah cangkir pemutih klorin, dan satu cangkir air hangat dalam botol semprot. Pastikan untuk menggunakan sarung tangan saat menuangkan larutan ya.

    2. Semprotkan Larutan Pembersih

    Selanjutnya, semprotkan larutan pembersih ke area tembok yang berjamur mulai dari bawah ke atas. Cara ini mencegah spora dan noda bercak menyebar ke area dinding lainnya.

    Permukaan dinding harus benar-benar basah, tetapi tidak terlalu lembap agar mencegah kerusakan pada dinding kering. Jika jamur berada di dinding yang mendekati plafon, gunakan tangga untuk membersihkannya.

    3. Membuat Ventilasi di Ruangan

    Pastikan jendela atau pintu rumah dalam kondisi terbuka saat membersihkan dinding berjamur. Langkah ini akan mempercepat proses pengeringan serta mencegah kelembapan pada dinding. Jika tidak ada ventilasi di dekat dinding yang berjamur, penghuni bisa menyalakan kipas angin.

    4. Tunggu Mengering dan Cek Noda yang Tersisa

    Setelah menyemprotkan larutan pembersih, biarkan mengering. Lalu, periksa masih ada sisa jamur yang menempel atau tidak. Kalau masih ada noda, ulangi penyemprotan dengan larutan pembersih pemutih yang baru.

    Itulah cara membersihkan dinding yang berjamur. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com