Tag: stiker

  • Susah Lepas Stiker Menempel di Tembok dan Kaca, Ini 4 Caranya


    Jakarta

    Stiker calon legislatif (caleg) maupun calon presiden (capres) pada masa kampanye terkadang dipasang di jendela rumah. Hal ini bisa saja mengganggu penghuni rumah apabila stiker caleg/capres dipasang tanpa izin.

    Jika stiker dipasang tanpa izin, stiker itu diperbolehkan dicopot langsung oleh pemilik rumah. Nah, ketika mencopot stiker dari jendela rumah terkadang masih menyisakan sisa-sisa lem yang masih menempel.

    Tak hanya perekatnya saja, kadang-kadang permukaan depan stiker juga sulit dibersihkan. Salah satu caranya, jika bagian depan stiker atau label terbuat dari kertas, kamu bisa menghilangkannya dengan air biasa.


    Selain itu, masih ada berbagai cara lainnya. Dilansir dari The Spruce, Rabu (17/1/2024) berikut ini cara membersihkan bekas lem stiker di jendela.

    1. Pakai Air Hangat

    Jika label atau stiker yang menempel di permukaan kaca dapat direndam di ember atau bak cuci, rendam di air hangat dengan beberapa tetes sabun cuci piring. Label yang terbuat dari kertas biasanya akan mudah dibersihkan pada permukaan kaca setelah direndam satu jam.

    Kalau permukaan kacanya tidak bisa direndam, kamu basahkan tisu dan taruh di atas stiker atau label itu. Diamkan selama 30 menit dan periksa apakah labelnya sudah bisa dilepas atau belum.

    Kamu juga bisa mengangkat stiker atau label dengan ujung kartu kredit atau pisau tumpul. Nah, kalau sudah tidak ada perekat yang tersisa, kamu bisa bersihkan permukaan kaca dengan pembersih kaca dan kain mikrofiber.

    2. Pakai Uap Panas

    Beberapa perekat akan mudah lepas jika terkena panas maupun uap panas. Kamu bisa pakai pengering rambut atau hairdryer, heat gun, atau setrika uap dan arahkan ke stiker selama 1-2 menit. Setelah perekat mulai meleleh, segera kelupas stiker dengan pengikis. Sebab, jika sudah dingin kemungkinan perekatnya akan menempel kembali.

    3. Pakai Minyak, Mentega, atau Selai Kacang

    Membersihkan residu stiker juga bisa pakai berbagai macam minyak sayur, mentega, margarin, atau bahkan minyak kacang. Oleskan beberapa tetes minyak ke tisu dan basahkan stiker atau gosokkan lemak padat (margarin atau mentega atau selai kacang) pada stiker.

    Selanjutnya, tutup bagian yang sudah di basahkan dengan bungkus plastik dan rekatkan dengan selotip. Diamkan setidaknya selama 30 menit lalu kikis stiker tersebut. Cuci dengan air sabun hangat atau bersihkan dengan pembersih kaca.

    4. Pakai Rubbing Alcohol atau Alkohol Isopropil

    Gunakan beberapa tetes alkohol isopropil atau alkohol gosok pada kapas atau tisu dan basahkan stiker. Setelah stiker mulai basah, tunggu minimal 10 menit dan gunakan pengikis plastik untuk melepas label dan perekatnya. Jangan gosok terlalu kencang karena bisa menggores kaca.

    Jika masih ada sisa-sisa lem, oleskan kembali alkohol ke residu yang ada. Setelah selesai, kamu bisa mengelap permukaan kaca dengan kain mikrofiber untuk menghilangkan perekatnya.

    Itulah beberapa cara menghilangkan lem stiker di jendela. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Cara Bersihkan Sisa Stiker pada Jendela Seperti di Rumah Abah Jajang


    Jakarta

    Rumah Abah Jajang di Cianjur, Jawa Barat yang sempat viral karena pemandangannya kini dipenuhi oleh berbagai stiker yang ditempel oleh para pengunjung. Hal ini membuat Abah Jajang kesulitan untuk melihat pemandangan alam yang indah dari dalam rumahnya.

    Abah Jajang, mengatakan stiker itu dipasang oleh wisatawan sebagai kenang-kenangan mereka sudah berkunjung ke Rumah Abah Jajang.

    “Iya dipasang sama pengunjung. Mau nolak tidak enak Abah. Karena kan Abah ingin semua jadi keluarga Abah,” tuturnya, dikutip dari detikJabar, Rabu (7/2/2024).


    Di sisi lain, Bupati Cianjur, Herman Suherman mengatakan, dari pihaknya akan menyediakan tempat khusus untuk pemasangan stiker dan ucapan kesan ataupun pesan selama berkunjung ke Rumah Abah Jajang.

    “Nanti kita siapkan ruang khusus untuk pemasangan stiker atau menuliskan kata-kata terkait kunjungannya ke rumah Abah Jajang. Supaya tidak mengotori atau merusak keindahan rumah aslinya,” kata dia.

    Apabila tempat tersebut sudah ada, stiker-stiker yang ada di kaca jendela itu bisa saja dibersihkan. Namun, ketika dibersihkan biasanya masih akan ada sisa-sisa stiker yang menempel pada bagian kaca.

    Tak hanya perekatnya saja, kadang-kadang permukaan depan stiker juga sulit dibersihkan. Salah satu caranya, jika bagian depan stiker atau label terbuat dari kertas, kamu bisa menghilangkannya dengan air biasa.

    Selain itu, masih ada berbagai cara lainnya. Dilansir dari The Spruce, Rabu (7/2/2024) berikut ini cara membersihkan bekas lem stiker di jendela.

    1. Pakai Uap Panas

    Beberapa perekat akan mudah lepas jika terkena panas maupun uap panas. Kamu bisa menggunakn pengering rambut atau hairdryer, heat gun, atau setrika uap dan arahkan ke stiker selama 1-2 menit. Setelah perekat mulai meleleh, segera kelupas stiker dengan pengikis. Sebab, jika sudah dingin kemungkinan perekatnya akan menempel kembali.

    2. Pakai Air Hangat

    Jika label atau stiker yang menempel di permukaan kaca dapat direndam di ember atau bak cuci, rendam di air hangat dengan beberapa tetes sabun cuci piring. Label yang terbuat dari kertas biasanya akan mudah dibersihkan pada permukaan kaca setelah direndam satu jam.

    Kalau permukaan kacanya tidak bisa direndam, kamu basahkan tisu dan taruh di atas stiker atau label itu. Diamkan selama 30 menit dan periksa apakah labelnya sudah bisa dilepas atau belum.

    Kamu juga bisa mengangkat stiker atau label dengan ujung kartu kredit atau pisau tumpul. Nah, kalau sudah tidak ada perekat yang tersisa, kamu bisa bersihkan permukaan kaca dengan pembersih kaca dan kain mikrofiber.

    3. Pakai Rubbing Alcohol atau Alkohol Isopropil

    Gunakan beberapa tetes alkohol isopropil atau alkohol gosok pada kapas atau tisu dan basahkan stiker. Setelah stiker mulai basah, tunggu minimal 10 menit dan gunakan pengikis plastik untuk melepas label dan perekatnya. Jangan gosok terlalu kencang karena bisa menggores kaca.

    Jika masih ada sisa-sisa lem, oleskan kembali alkohol ke residu yang ada. Setelah selesai, kamu bisa mengelap permukaan kaca dengan kain mikrofiber untuk menghilangkan perekatnya.

    4. Pakai Minyak, Mentega, atau Selai Kacang

    Membersihkan residu stiker juga bisa pakai berbagai macam minyak sayur, mentega, margarin, atau bahkan minyak kacang. Oleskan beberapa tetes minyak ke tisu dan basahkan stiker atau gosokkan lemak padat (margarin atau mentega atau selai kacang) pada stiker.

    Selanjutnya, tutup bagian yang sudah di basahkan dengan bungkus plastik dan rekatkan dengan selotip. Diamkan setidaknya selama 30 menit lalu kikis stiker tersebut. Cuci dengan air sabun hangat atau bersihkan dengan pembersih kaca.

    Itulah beberapa cara menghilangkan lem stiker di kaca jendela. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Susah Bersihkan Sisa Stiker yang Nempel? Begini Solusinya


    Jakarta

    Stiker adalah sebuah kertas perekat yang biasanya sering kita jumpai pada produk-produk baru. Biasanya stiker ini digunakan sebagai segel keaslian, label harga, informasi produk, atau hingga sekedar hiasan saja.

    Stiker ini memiliki zat perekat berupa lem pada permukaan bawahnya. Lem ini nantinya akan berperan sebagai perekat antara kertas stiker dengan permukaan yang ingin ditempelkan oleh stiker tersebut.

    Nah, zat lem ini terkadang mudah untuk meninggalkan residu ketika kita hendak melepas stiker tersebut dari permukaan produk yang kita beli. Lebih parahnya lagi, terkadang lem tersebut dibuat terlalu kuat sehingga kertas stiker mudah sobek dan meninggalkan residu yang sulit untuk dibersihkan ketika kita hendak melepasnya.


    Bagi kamu yang punya masalah seperti ini, kamu tidak perlu khawatir. Kamu bisa coba simak cara di bawah ini untuk membersihkan residu lem stiker yang tertinggal pada permukaan barang kamu.

    Cara Melepas Residu Lem Stiker Pada Permukaan yang Ditempelinya

    Dikutip dari rd.com, ada beberapa cara yang bisa kamu coba untuk membantu proses membersihkan sisa stiker yang masih menempel. Berikut ringkasannya.

    1. Skraper

    Cara paling pertama tentu saja dengan menggosoknya secara paksa menggunakan skraper atau pisau semen, tapi perlu kamu perhatikan bahwa skraper yang digunakan harus berbahan plastik.

    Untuk membantu proses pembersihan menggunakan skraper, kamu bisa coba untuk membasahi residu stiker tersebut dengan sabun cuci piring cair atau dengan merendamnya dalam air hangat terlebih dahulu.

    2. Pengering Rambut

    Suhu panas bisa membantu melunakkan lem dari residu stiker. Oleh karena itu kamu bisa coba untuk menggunakan pengering rambut untuk membantu membersihkan residu stiker ini.

    Caranya cukup mudah, cukup nyalakan pengering rambut dengan suhu terendah, lalu arahkan ke residu stiker yang ingin dilepas sambil menggosoknya secara perlahan. Perlu diperhatikan bahwa cara ini hanya berlaku untuk permukaan benda yang tahan dengan suhu panas.

    3. Minyak

    Baik itu minyak sayur maupun minyak kelapa bisa digunakan sebagai bahan untuk membantu membersihkan residu stiker. Namun sayangnya metode ini kurang cocok untuk digunakan pada permukaan seperti pakaian atau kayu yang belum dipoles.

    Caranya cukup dengan mengolesi residu stiker dengan minyak lalu tunggu hingga residu stiker menjadi lembek. Setelah itu gosok residu hingga bersih.

    4. Pasta Gigi

    Pasta gigi memang terdengar cukup aneh bila kita sedang membahas cara membersihkan residu lem stiker. Namun nyatanya pasta gigi memang memiliki sifat abrasif yang bisa digunakan untuk membersihkan residu stiker. Namun sayangnya, sama seperti minyak, metode pasta gigi ini juga tidak boleh digunakan pada pakaian dan kayu yang belum dipoles.

    5. Aseton (Pembersih Cat Kuku)

    Cairan pembersih kuat seperti aseton bisa kamu gunakan untuk membersihkan residu stiker pada permukaan kaca dan beberapa pakaian.

    Perlu diperhatikan bahwa aseton dapat melarutkan beberapa bahan plastik dan polimer. Oleh karena itu, sebaiknya kamu tidak menggunakan metode ini untuk membersihkan residu stiker pada dinding yang dicat

    Caranya, ujilah terlebih dahulu pada area kecil. Jika bahan permukaan tempat residu stiker menempel tidak bereaksi buruk, oleskan aseton pada bola kapas, lalu gosok residu stikernya hingga bersih.

    6. Alkohol Gosok

    Alkohol gosok adalah salah satu cairan yang ampuh untuk membersihkan residu stiker. Namun metode ini tidak boleh digunakan pada permukaan kayu yang sudah dipoles, dan dinding dengan cat latex

    Pertama-tama, kamu harus menguji reaksinya terlebih dahulu pada area kecil. Jika bahan permukaan tempat residu stiker menempel tidak bereaksi buruk. Bersihkan residu stiker yang besar menggunakan skraper, kemudian gosok residu stiker menggunakan bola kapas yang sudah dibasahi dengan alkohol gosok.

    7. Cuka

    Cuka, salah satu bahan alami yang sering digunakan sebagai cairan pembersih ini juga bisa membantu untuk membersihkan residu stiker.

    Caranya sangat mudah sekali. Cukup basahi kain atau spons dengan air cuka, lalu gosok residu stiker secara perlahan menggunakan kain yang sudah dibasahi tadi.

    8. Lakban/Selotip

    Lakban atau selotip berkualitas tinggi dapat digunakan untuk menghilangkan perekat dari permukaan keras.

    Caranya yaitu dengan menempelkan selotip pada residu stiker, lalu tekan dengan kuat untuk merekatkan selotip ke residu. Setelah merekat dengan baik, lepas kembali selotip secara perlahan dan dengan sudut kemiringan rendah supaya hasilnya maksimal.

    9. Thinner

    Heavy-duty Thinner bisa digunakan sebagai pelarut residu lem stiker. Ini adalah salah satu opsi yang paling agresif. Oleh karena itu sebisa mungkin hindari metode ini atau jadikan sebagai pilihan terakhir saja. Tentunya thinner tidak boleh digunakan pada kayu yang sudah dipoles, dan dinding yang sudah di cat.

    Pastikan kamu juga melindungi diri sendiri dengan alat keamanan, termasuk pelindung mata dan sarung tangan, saat menggunakan thinner untuk membersihkan residu stiker ini.

    Itu dia 9 Metode yang bisa kamu coba untuk menghilangkan atau membersihkan residu stiker yang menempel pada permukaan barang kamu. Semoga bermanfaat!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Cara Mudah Bersihkan Sisa Stiker di Berbagai Permukaan Benda


    Jakarta

    Menempelkan stiker di jendela, meja, maupun pintu kerap dilakukan, baik itu untuk keindahan maupun yang lainnya. Namun, jika sudah bosan maka stiker akan dilepas. Akan tetapi, terkadang sisa stiker masih tersisa di benda-benda tersebut.

    Bekas stiker tersebut justru bisa membuat tampilan rumah kurang bagus atau terlihat kotor. Meski demikian, jangan khawatir karena ada cara mudah untuk membersihkannya.

    Berikut ini cara membersihkan sisa stiker di berbagai permukaan benda dilansir dari berbagai sumber.


    1. Pakai Air Hangat

    Dilansir The Spruce, jika label atau stiker yang menempel di permukaan kaca dapat direndam di ember atau bak cuci, rendam di air hangat dengan beberapa tetes sabun cuci piring. Label yang terbuat dari kertas biasanya akan mudah dibersihkan pada permukaan kaca setelah direndam satu jam.

    Kalau permukaan kacanya tidak bisa direndam, kamu basahkan tisu dan taruh di atas stiker atau label itu. Diamkan selama 30 menit dan periksa apakah labelnya sudah bisa dilepas atau belum.

    Kamu juga bisa mengangkat stiker atau label dengan ujung kartu kredit atau pisau tumpul. Nah, kalau sudah tidak ada perekat yang tersisa, kamu bisa bersihkan permukaan kaca dengan pembersih kaca dan kain mikrofiber.

    2. Pakai Uap Panas

    Beberapa perekat akan mudah lepas jika terkena panas maupun uap panas. Kamu bisa pakai pengering rambut atau hairdryer, heat gun, atau setrika uap dan arahkan ke stiker selama 1-2 menit. Setelah perekat mulai meleleh, segera kelupas stiker dengan pengikis. Sebab, jika sudah dingin kemungkinan perekatnya akan menempel kembali.

    3. Pakai Minyak, Mentega, atau Selai Kacang

    Membersihkan residu stiker juga bisa pakai berbagai macam minyak sayur, mentega, margarin, atau bahkan minyak kacang. Oleskan beberapa tetes minyak ke tisu dan basahkan stiker atau gosokkan lemak padat (margarin atau mentega atau selai kacang) pada stiker.

    Selanjutnya, tutup bagian yang sudah di basahkan dengan bungkus plastik dan rekatkan dengan selotip. Diamkan setidaknya selama 30 menit lalu kikis stiker tersebut. Cuci dengan air sabun hangat atau bersihkan dengan pembersih kaca.

    4. Pakai Alkohol Gosok atau Alkohol Isopropil

    Gunakan beberapa tetes alkohol isopropil atau alkohol gosok pada kapas atau tisu dan basahkan stiker. Setelah stiker mulai basah, tunggu minimal 10 menit dan gunakan pengikis plastik untuk melepas label dan perekatnya. Jangan gosok terlalu kencang karena bisa menggores kaca.

    Jika masih ada sisa-sisa lem, oleskan kembali alkohol ke residu yang ada. Setelah selesai, kamu bisa mengelap permukaan kaca dengan kain mikrofiber untuk menghilangkan perekatnya.

    5. Pasta Gigi

    Dilansir Reader Digest, pasta gigi memiliki sifat abrasif yang bisa digunakan untuk membersihkan residu stiker. Namun, metode pasta gigi ini tidak boleh digunakan pada pakaian dan kayu yang belum dipoles.

    6. Aseton (Pembersih Cat Kuku)

    Cairan pembersih kuat seperti aseton bisa kamu gunakan untuk membersihkan residu stiker pada permukaan kaca dan beberapa pakaian.

    Perlu diperhatikan bahwa aseton dapat melarutkan beberapa bahan plastik dan polimer. Oleh karena itu, sebaiknya kamu tidak menggunakan metode ini untuk membersihkan residu stiker pada dinding yang dicat

    Caranya, ujilah terlebih dahulu pada area kecil. Jika bahan permukaan tempat residu stiker menempel tidak bereaksi buruk, oleskan aseton pada bola kapas, lalu gosok residu stikernya hingga bersih.

    7. Cuka

    Cuka, salah satu bahan alami yang sering digunakan sebagai cairan pembersih ini juga bisa membantu untuk membersihkan residu stiker.

    Caranya sangat mudah sekali. Cukup basahi kain atau spons dengan air cuka, lalu gosok residu stiker secara perlahan menggunakan kain yang sudah dibasahi tadi.

    Itulah beberapa cara menghilangkan stiker di permukaan benda. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Ampuh Hilangkan Bekas Stiker di Permukaan Kaca


    Jakarta

    Melepas stiker yang menempel di permukaan kaca terbilang cukup sulit. Sebab bekas lem stiker terkadang menempel cukup kuat dan susah untuk dibersihkan.

    Jika bekas lem stiker tidak dibersihkan dapat mengganggu pemandangan karena terlihat kotor. Namun jika dibersihkan secara paksa, maka bisa merusak permukaan kaca hingga menimbulkan goresan.

    Maka dari itu, penting untuk mengetahui cara menghilangkan bekas stiker di permukaan kaca dengan tepat. Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Cara Ampuh Hilangkan Bekas Stiker di Permukaan Kaca

    Dilansir situs The Spruce, berikut sejumlah cara ampuh untuk menghilangkan bekas stiker yang menempel di permukaan kaca dengan benar:

    1. Alkohol Gosok

    Cara yang pertama dapat menggunakan alkohol gosok. Cairan ini berfungsi untuk melarutkan lem stiker yang sulit dibersihkan dari permukaan kaca.

    Caranya dengan membasahi bola kapas dengan cairan alkohol gosok, lalu oleskan ke bekas lem stiker di permukaan kaca. Kemudian diamkan selama 10 menit dan bersihkan dengan kain microfiber kering. Jika masih ada sisa bekas stiker, ulangi langkah-langkah tersebut dengan bola kapas baru.

    2. Soda Kue dan Air panas

    Soda kue atau baking soda ternyata juga bisa digunakan untuk menghilangkan bekas stiker di kaca. Agar lebih efektif, kamu perlu mencampur soda kue dengan air panas.

    Setelah dicampur, biarkan larutan soda kue perlahan menjadi dingin. Baru setelah itu tuang larutan tersebut ke bekas stiker di permukaan kaca. Gosok bagian yang lengket secara perlahan dengan kain microfiber lembap.

    Setelah itu, siram kaca dengan air sabun panas agar bekas lem dapat terangkat secara optimal, lalu bilas dengan air bersih untuk melarutkan sabun. Terakhir, lap permukaan kaca dengan kain microfiber kering.

    3. Cuka Putih

    Selain menambah rasa sedap pada makanan, cuka putih ternyata efektif untuk menghilangkan bekas stiker di kaca. Caranya sangat mudah, cukup tuang cuka putih ke kaca yang terdapat bekas lem stiker, lalu gosok perlahan dengan kain halus atau microfiber sampai hilang.

    4. Minyak Sayur

    Cara berikutnya bisa menggunakan minyak sayur. Sebab, minyak dapat melarutkan beberapa jenis lem seperti bekas stiker atau selotip di kaca.

    Cara pakainya, tuang minyak sayur ke bekas stiker di kaca secara menyeluruh, lalu tutup dengan plastik pembungkus dan biarkan selama 30 menit. Kemudian lepas plastik pembungkus dan kikis bekas lem yang menempel.

    Saat mengikis bekas stiker sebaiknya dilakukan secara perlahan agar tidak menimbulkan goresan di kaca. Jika sudah, siram dengan air sabun panas dan bilas dengan air bersih. Terakhir, keringkan permukaan kaca dengan kain microfiber kering.

    5. Hair Dryer

    Panas dari hair dryer ternyata ampuh untuk melunakkan perekat, terutama yang menempel di kaca. Namun, kamu tetap perlu mengikis bekas stiker dengan spatula plastik agar bisa hilang sekaligus tidak menimbulkan goresan.

    Gunakan hair dryer dengan suhu sedang sampai tinggi dan lakukan selama 1-2 menit. Jika masih ada sisa bekas stiker yang belum hilang, ulangi lagi cara tersebut sampai kaca benar-benar bersih.

    Demikian lima cara ampuh bersihkan bekas stiker di permukaan kaca. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Trik Jitu Lepas Stiker Tanpa Meninggalkan Bekas Lem


    Jakarta

    Saat membeli perabotan baru, biasanya terdapat stiker yang menempel. Stiker tersebut biasanya merupakan petunjuk pemakaian atau sekadar merek dari produk tersebut.

    Meskipun tidak mempengaruhi fungsinya, stiker dapat mengganggu tampilan perabotan tersebut. Sayangnya untuk melepas stiker tidak semudah yang dibayangkan. Sebab, ketika stiker ditarik, lem yang sudah merekat pada permukaan perabotan dapat tetap tertinggal. Permukaannya akan terasa lengket dan kesat. Selain itu, hal ini juga bisa sarang kotoran karena debu dapat menempel di bekas sisa lem tersebut.

    Solusinya adalah ketahui dahulu cara melepas stiker yang benar agar lem tidak menempel di perabotan. Caranya tidak susah dan bisa memakai bahan dan alat yang ada di sekitar kita. Dilansir The Kitchn berikut cara yang bisa diikuti.


    1. Minyak Kelapa dan Soda Kue

    Punya piring, lemari, rak, hingga kipas angin yang ditempeli stiker? Coba pakai minyak kelapa dan soda kue. Caranya adalah lepas stiker secara manual.

    Kemudian oleskan campuran 2 sendok soda kue dan 1 sendok minyak kelapa. Oleskan bisa menggunakan tangan pada area bekas stiker. Tunggu selama 15 menit, bersihkan dengan air sabun hangat dan keringkan.

    2. Hairdryer

    Biasanya penghuni rumah memiliki pengering rambut atau hairdryer. Ternyata panas bisa lho bikin stiker terlepas sendiri dari permukaan benda mana pun. Caranya adalah setel panas tertinggi pada hairdryer, arahkan angin tersebut ke stiker dengan jarak 2-2,5 cm selama 1-3 menit.

    Nanti akan terlihat stiker yang menciut dan jadi mudah untuk dilepas. Tidak perlu tambahan sabun, stiker bisa langsung dilepas.

    3. Cuka

    Cara ini juga tidak kalah mudah. Ambil kapas, tisu, atau kain, celupkan secukupnya ke dalam cuka. Lalu angkat dan tekan ke permukaan stiker hingga semuanya basah. Diamkan selama 15 menit. Setelah itu angkat dan coba cabut stikernya.

    4. Selai Kacang

    Percaya nggak percaya, selai kacang yang biasa dipakai sebagai isian roti ternyata bisa bahan yang ampuh membersihkan stiker. Caranya lapisi stiker dengan selai kacang dan diamkan setidaknya selama lima menit. Usahakan jangan terlalu tebal karena waktu tunggu juga disesuaikan dengan selai terserap atau belum.

    Setelah itu, ambil spatula, pisau, atau sendok untuk mengikis selai kacang dan stiker dari permukaan. Bilas dengan sabun dan air hangat.

    Itulah beberapa cara untuk melepas stiker dari berbagai material di rumah, semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com