Tag Archives: stop

Kapan Harus Cut Loss? Ikuti Tips Ini agar Risiko Trading Terkelola


Jakarta

Istilah cut loss adalah strategi penting dalam trading untuk membatasi kerugian dengan menjual aset saat harga turun. Mengetahui waktu yang tepat untuk melakukan cut loss dan disiplin dalam penerapannya dapat membantu trader melindungi modal dan meminimalisir risiko.

Biasanya, cut loss ini dibuat berdasarkan harga suatu aset seperti harga bnb hari ini atau harga Bitcoin yang terkoreksi.

Disiplin dalam cut loss sering dianggap remeh, padahal penting untuk keberhasilan trading dan investasi. Tanpa disiplin, kerugian bisa terus bertambah dengan harapan harga akan naik lagi. Keputusan cut loss sering menjadi dilema besar bagi trader.


Oleh karena itu, penting untuk mengetahui waktu yang tepat untuk melakukan cut loss dan cara melakukannya dengan efektif. Mari kita diskusikan kapan saat yang tepat untuk cut loss, tips melakukannya, serta bagaimana strategi ini dapat membantu Anda menjadi trader yang lebih bijak.

Tentang Cut Loss dan Mengapa Itu Penting

Cut loss adalah tindakan menjual aset ketika nilai pasar turun ke angka tertentu untuk membatasi kerugian, terutama pada mata uang kripto yang sangat fluktuatif. Meski ada kerugian saat angka stop loss tercapai, cut loss yang disiplin membantu mengelola risiko dan melindungi modal.

Dengan demikian, Anda masih dapat menggunakan modal yang tersisa untuk meraih peluang keuntungan di masa mendatang.

Kapan Waktu yang Tepat untuk Melakukan Cut Loss?

Tidak ada formula pasti untuk menentukan kapan melakukan cut loss, namun ada beberapa prinsip yang dapat dijadikan panduan. Simak penjelasannya ini:

1. Ketika Harga Menembus Batas Stop Loss

Banyak trader menggunakan strategi stop loss, yaitu order otomatis untuk menjual aset saat harga mencapai tingkat tertentu, menghilangkan emosi dari keputusan trading. Misalnya, membeli aset seharga $100 dan menetapkan stop loss di $90 berarti aset akan otomatis dijual jika harga turun ke $90. Strategi ini efektif mengelola risiko tanpa perlu memantau pasar terus-menerus, melindungi dari penurunan harga yang signifikan.

2. Ketika Aset Tidak Sesuai dengan Analisis Awal

Trader melakukan analisis teknikal atau fundamental sebelum membeli aset, dan selama aset tersebut dimiliki. Jika aset tidak lagi sesuai dengan analisis awal, itu bisa menjadi sinyal untuk cut loss. Misalnya, jika indikator teknikal menunjukkan pola bearish atau ada berita fundamental yang merugikan. Hal ini bisa menjadi pertimbangan untuk menjual atau cut loss aset.

3. Ketika Pasar Mengalami Perubahan yang Signifikan

Pasar yang volatil tentunya memberikan risiko yang tinggi. Perubahan kondisi pasar, seperti kenaikan suku bunga, krisis ekonomi, atau sentimen negatif terhadap aset tertentu bisa menjadi alasan untuk segera melakukan cut loss. Sebab, bertahan terlalu lama di pasar justru dapat memperbesar kerugian.

4. Ketika Target Kerugian yang Ditentukan Tercapai

Setiap trader perlu menetapkan batas toleransi risiko, seperti 5% atau 10%, sebelum masuk pasar. Batas ini harus dipatuhi secara disiplin, segera lakukan cut loss jika kerugian mencapai angka tersebut.

Tips Melakukan Cut Loss dengan Efektif

Mengetahui waktu yang tepat untuk cut loss adalah bagian dari strategi. Berikut beberapa tips untuk melakukannya dengan efektif:

1. Tetapkan Stop Loss dari Awal

Segera tetapkan stop loss saat membuka posisi untuk membantu menjaga disiplin dan menghindari keputusan impulsif berbasis emosi.

2. Gunakan Analisis Data

Ada berbagai metode untuk menentukan titik cut loss. Gunakan analisis teknikal dan fundamental, perhatikan level support dan resistance, volume perdagangan, serta indikator lain untuk membuat keputusan lebih objektif.

3. Hindari Overthinking

Salah satu kesalahan umum trader adalah ragu untuk cut loss dengan harapan harga akan pulih. Namun, pasar tidak selalu sesuai harapan. Oleh karena itu, penting untuk mengikuti rencana trading yang telah dibuat guna menghindari kerugian lebih besar.

Cut loss adalah bagian penting dari manajemen risiko dalam trading. Penjelasan ini diharapkan dapat memperluas pemahaman Anda tentang cut loss dan kapan waktu yang tepat untuk melakukannya.

Perlu diingat bahwa trading selalu melibatkan risiko, jadi berpikirlah secara realistis dan objektif. Cut loss menjadi langkah bijak untuk melindungi portofolio Anda dan membuka jalan menuju keberhasilan trading dengan strategi yang tepat.

Siap untuk meminimalisir risiko dalam investasi kripto? Nikmati kemudahan trading aset kripto di Tokocrypto, exchange terpercaya dengan berbagai fitur untuk mendukung strategi investasi Anda. Daftar dan buat akun sekarang!

(prf/ega)



Sumber : finance.detik.com

Panduan Sederhana Jaga Stop Kontak Tetap Aman Dipakai



Jakarta – Stop kontak listrik adalah bagian vital dari instalasi listrik di rumah. Untuk memastikan kenyamanan, keamanan, dan kinerja yang optimal, perawatan yang tepat sangatlah diperlukan.

Selain menghindari gangguan dan biaya yang mungkin timbul, pemeliharaan yang benar juga bisa memperpanjang umur pakai instalasi listrik di rumah. Terlebih lagi, yang paling penting adalah meningkatkan keamanan rumah dengan menghindari terjadinya kecelakaan.

Ikuti tips berikut biar penggunaan stop kontak di rumah tetap aman.

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

Cegah Kebakaran, Ini Tips Aman Tinggalkan Rumah Saat Liburan


Jakarta

Saat hendak liburan, banyak hal yang harus dipersiapkan. Bukan hanya soal keperluan ketika liburan, melainkan memastikan rumah yang ditinggal selama berhari-hari tetap aman. Salah satu masalah yang bisa terjadi saat rumah ditinggal adalah potensi kebakaran. Musibah satu ini, bukan hanya akan merugikan satu rumah saja, terkadang api bisa merambat ke rumah lain.

Maka dari itu, sebelum liburan kamu harus memastikan keadaan rumah aman dan tidak ada kejanggalan yang bisa memicu kebakaran di rumah. Salah satu yang harus dicek adalah aliran listrik di rumah. Mulai dari kabel listrik, kabel peralatan elektronik, hingga stop kontak.

Untuk lebih jelasnya, melansir dari dari situs PLN, Selasa (30/7/2024), berikut beberapa tips agar aman tinggalkan rumah saat liburan agar terhindar dari kebakaran.


1. Cek Sambungan Listrik

Pastikan sambungan listrik di rumah tidak dalam keadaan tersambung ke stop kontak. Cabut semua kabel listrik termasuk AC dan kulkas.

2. Bayar Listrik di Awal Bulan

PLN menyarankan sebelum berlibur, pastikan listrik di rumah sudah dibayarkan. Hal ini untuk menghindari pemutusan jaringan listrik saat penghuninya tidak ada di rumah. Sementara bagi pengguna prabayar, isi token listrik secukupnya dan siapkan cadangan jika diperlukan. Hal ini dilakukan agar listrik tetap menyala, khususnya untuk penerangan.

3. Cek Instalasi Listrik

Korsleting listrik biasa bermula dari kerusakan pada instalasi listrik di rumah. Maka dari itu, sebelum berlibur cek instalasi listrik terlebih dahulu. Jika bisa dari jauh-jauh hari agar apabila benar ada kerusakan bisa diperbaiki oleh ahli atau PLN.

4. Lapor ke RT atau RW Setempat

Saat kamu tidak ada di rumah dalam jangka waktu lama, kamu harus mengabari RT dan RW. Hal ini membantu mereka untuk mengawasi rumahmu dan apabila ada kejadian mencurigakan, mereka bisa bertindak dan memberitahu penghuni rumah.

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(aqi/abr)



Sumber : www.detik.com

Jangan Asal, Begini Penempatan Colokan Listrik Sesuai Ruangan


Jakarta

Letak atau stop kontak atau colokan listrik cukup penting untuk menunjang aktivitas di rumah. Jangan sampai kamu kerepotan cari colokan karena posisinya terlalu jauh dari jangkauan.

Bagi kamu yang sedang bangun rumah atau baru beli rumah, ini saat yang tepat buat pasang stopkontak yang strategis. Letak stop kontak yang ideal bisa berbeda-beda berdasarkan ruangan.

Lalu, di mana penempatan colokan listrik yang tepat sesuai ruangan? Berikut penjelasannya dikutip dari Horizon Services, Rabu (28/8/2024).


Penempatan Colokan Listrik Sesuai Ruangan

1. Ruang Keluarga

Ruang keluarga adalah biasanya membutuhkan banyak colokan listrik. Misalnya untuk TV, video game, hingga layanan internet. Pertimbangkan posisi stop kontak di tengah setiap dinding, dan sudut ruangan.

Apa kamu akan memasang TV? Pastikan untuk memasang stop kontak lebih tinggi di dinding untuk mengurangi kekacauan kabel.

2. Kamar Tidur

Sebaiknya pasang colokan listrik di sisi tempat tidur. Kemungkinan kamu akan membutuhkan colokan yang mudah dijangkau dari tempat tidur untuk mengisi daya HP, lampu, dan perangkat lainnya.

3. Kamar Mandi

Letakkan stop kontak di dekat meja kamar mandi untuk mencegah tersandung kabel. Pastikan juga stopkontak jauh dari jangkauan shower atau bak mandi untuk mencegah terkena cipratan air.

4. Dapur

Dapur sebaiknya memiliki stopkontak yang ditempatkan dengan jarak sekitar 60 cm sepanjang meja dapur. Kamu bisa menempatkan stop kontak listrik di atas lemari, bawah lemari, atau di dinding tempat memasang peralatan elektronik.

5. Ruang Kerja

Penempatan stop kontak sangat penting saat merencanakan kantor atau ruang kerja di rumah. Pertimbangkan untuk menempatkan stop kontak di sepanjang setiap dinding agar kamu bisa fleksibel dalam menempatkan furniture.

Itulah beberapa cara menempatkan stop kontak listrik di rumah. Semoga bermanfaat!

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(dhw/dna)



Sumber : www.detik.com

Pintu Rumah yang Tertutup Bisa Cegah Api Menyebar, Mitos atau Fakta?



Jakarta

Kebakaran adalah salah satu musibah yang harus diwaspadai karena api bisa muncul di rumah kapan saja. Api yang muncul bisa menyebar dengan cepat, bahkan pada beberapa kejadian penghuninya baru mengetahui setelah api membesar. Ternyata dengan menutup pintu kamar dan ruangan lain pada malam hari, saat terjadi kebakaran dapat mencegah api menyebar. Lho, bagaimana bisa?

Mengutip dari Parade, Rabu (4/9/2024), menurut The Fire Safety Research Institute (FSRI) mengatakan menutup pintu pada malam hari dapat menyelamatkan nyawa penghuni rumah jika terjadi kebakaran.

FSRI telah melakukan penelitian ekstensif untuk menganalisis pengaruh pintu dan jendela terhadap penyebaran api sejak tahun 2008. Salah satu alat yang mereka gunakan adalah kamera thermal imaging. Kamera ini bisa menandai suhu ruangan saat terjadi kebakaran.


Ternyata kamar dengan pintu tertutup memiliki suhu sekitar 100 derajat. Namun jika pintunya terbuka, suhu ruangan melonjak hingga 1000 derajat. Hal ini menunjukkan bahwa penghuni rumah yang berada di dalam ruangan dengan pintu tertutup saat terjadi kebakaran memiliki peluang untuk selamat jika terjadi kebakaran. Salah satu caranya dengan melarikan diri melalui jendela atau memadamkan api tanpa membuat api menyebar.

Terpisah, melansir dari Family Handyman, penyebab api cepat menyebar saat terjadi kebakaran bukan hanya karena barang-barang pada ruangan tersebut mudah terbakar, melainkan karena adanya oksigen.

Dengan menutup pintu pada malam hari atau pada saat tidak digunakan, dapat mencegah oksigen menyebar ke seluruh rumah. Pintu yang tertutup juga mempertahankan jumlah oksigen dalam ruangan. Saat pintu kamar terbuka, oksigen akan menyebar dan menyebabkan tingkat oksigen dalam ruangan menipis.

Terakhir, pintu yang tertutup saat terjadi kebakaran dapat mencegah penyebaran asap. Banyak korban kebakaran tidak terselamatkan bukan karena luka bakar, melainkan sesak napas akibat asap yang ditimbulkan dari api yang membesar.

Perlu diingat, dengan menutup pintu bukan berarti 100% api tidak akan menyebar. Pintu yang tertutup hanya akan menghambat beberapa waktu. Maka dari itu, kamu harus tetap waspada dan menyiapkan pemadam kebakaran atau APAR di dekat tempat tidur.

Sebelum tidur pasti semua alat elektronik tidak ada yang tersambung ke stop kontak, cek gas di rumah apakah aman atau tidak, dan jauhkan benda terbakar dari sumber panas atau api.

(aqi/dna)



Sumber : www.detik.com

Jangan Dianggap Remeh, Stop Kontak di Samping Kasur Bahayakan Kesehatan!


Jakarta

Colokan listrik atau stop kontak adalah salah satu perangkat yang pasti ditemui di setiap rumah. Sebab, setiap rumah yang berpenghuni pasti memiliki barang elektronik dan butuh pengisian daya atau aliran listrik agar dapat berfungsi.

Hampir setiap ruangan di rumah, bahkan setiap sudut di rumah tempat kamu sering beraktivitas pasti dekat dengan stop kontak. Termasuk kamar tidur. Minimal ada 1 stop kontak di sana. Namun, tahukah kamu jika ada posisi stop kontak yang harus dihindari di kamar yakni di samping kasur. Lho kenapa?

Menurut Healthdigest.com stop kontak yang dipasang terlalu dekat dengan kasur dapat memicu kanker. Hal ini dikarenakan radiasi listrik yang dipancarkan selama berjam-jam.


Badan Internasional untuk Penelitian Kanker di World Health Organization (WHO) pada tahun 2011, merilis laporan yang menyatakan bahwa medan listrik dan magnet atau electric and magnetic fields (EMF) bersifat karsinogenik bagi manusia. Paparan ini dapat mengurangi produksi melatonin yang membuat tubuh susah untuk cepat tidur.

Sementara itu, dalam konsep Feng Shui barng-barang elektronik sebaiknya dalam keadaan mati dan tidak ada yang tersambung ke listrik sebelum kamu beranjak tidur. Feng Shui menilai kamar adalah tempat untuk beristirahat dan bersantai.

Sebagai informasi, feng shui seperti yang dilansir dari National Geographic adalah seni Tiongkok kuno yang menjabarkan tata bangunan, benda, dan ruang dalam suatu lingkungan untuk mencapai keselarasan dan keseimbangan sehingga membawa kedamaian dan kemakmuran.

Lokasi yang Tepat Untuk Pasang Stop Kontak di Kamar Tidur

Dilansir precisionelectricals.com pada Sabtu (21/9/2024) lokasi yang tepat untuk meletakkan stop kontak di kamar tidur adalah di samping pintu masuk, di bawah meja belajar, dan di dekat TV. Selain itu, stop kontak sebaiknya tidak tertutup dengan perabotan besar seperti meletakkan rak atau lemari pakaian di depannya.

Berikut beberapa cara mengatur agar stop kontak tidak berada di dekat tempat tidur.

1. Pindahkan Posisi Kasur

Memindahkan stop kontak yang sudah tertanam di dinding tentu akan susah dan membutuhkan biaya yang besar. Maka dari itu, posisi kasur yang harus dipindahkan.

Lokasi stop kontak yang jauh bisa disiasati dengan memakai kabel gulung agar tetap terjangkau. Rapihkan kabel ke pinggir ruangan atau apabila memakai karpet sembunyikan di bawahnya. Tampilan kamar akan lebih rapih dan jangan lupa untuk mencabut kabel tersebut setiap sebelum tidur atau saat tidak digunakan.

2. Gunakan Penutup Stop Kontak

Jika pemindahan kasur atau tempat stop kontak tidak memungkinkan, coba pasang penutup plastik di depan lubang stop kontak. Ini dapat menjaga stop kontak dari jangkauan anak-anak.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/dna)



Sumber : www.detik.com

Buruan Cek! Begini Cara Periksa Kebocoran Listrik di Rumah


Jakarta

Masalah kelistrikan di rumah tidak sesederhana kelihatannya. Ada beberapa masalah seputar listrik yang tidak diketahui jika dilihat dari fisiknya saja. Kamu perlu mengeceknya langsung dari meteran listrik. Salah satunya adalah kebocoran listrik.

Kebocoran listrik adalah kondisi saat arus listrik mengalir di luar jalur yang seharusnya hingga bisa menyengat manusia dan tidak akan mati meskipun meteran listrik atau kWh meter sudah dalam kondisi mati.

SPV Teknik PLN ULP Sawangan Depok, Yudhi Maharsa Jaya mengungkapkan kebocoran listrik dapat berbahaya bagi penghuni rumah. Terutama pada aliran listrik yang bocor di dekat besi dan air karena listrik dapat dengan mudah menyambar ke sekitarnya.


“Misalkan jalur kabel itu melewati besi. Nah itu mungkin ada sedikit sengatan, (meskipun) kebocorannya masih kecil, bisa tersetrum lah bahasa kasarnya,” kata Yudhi kepada detikProperti ditulis Jumat (1/11/2024).

“(Aliran dekat air) Itu ngaruh juga karena kalau setahu saya, saya pernah kejadian terkait instalasi yang bocor ke arah pemanas kamar mandi. Air itu kan pengantar yang bagus untuk listrik,” lanjutnya.

Cara Mengetahui Ada Kebocoran Listrik

Untuk mengecek ada kebocoran atau tidak pada listrik, caranya cukup mudah. Kamu bisa mengeceknya di meteran listrik yang biasanya terpasang di depan rumah. Namun, ini hanya berlaku pada meteran listrik pra bayar yang memiliki tombol. Untuk lebih jelasnya, kamu bisa mengikuti cara berikut.

1. Matikan dan cabut semua kabel perangkat elektronik di rumah

2. Matikan meteran listrik

3. Tekan angka ’44’ lalu enter

4. Lihat angka yang tertera pada meteran listrik. Apabila angka ‘0 (nol)’ yang muncul maka tidak ada kebocoran. Namun, apabila ada angka 1, 2, atau angka dengan koma, itu pertanda listrik di rumah bocor.

“Harusnya kan itu menunjukkan angka 0. Tapi misalkan ada angka 1, 2, atau 1,3, nah itu kan ada kebocoran di sisi instalasi,” jelasnya.

Penyebab Kebocoran Listrik

1. Kabel Listrik Sudah Tua

Risiko kebocoran listrik bisa terjadi pada kabel listrik yang periode pemakaiannya sudah lama.

“Dari kabel yang sudah usianya sudah lama. Kabel di instalasi kita, lampu, stop kontak, dan peralatan elektronik,” sebut Yudhi.

2. Pemasangan Kabel yang Tidak Sesuai

Meskipun bentuk kabel sama, ternyata setiap besaran arus listrik jenis kabel yang digunakan berbeda lho. Yudhi menuturkan penyambungan kabel yang sembarangan dan tidak sama besarannya dapat menyebabkan arus listrik bocor.

“Dari sisi pemasangan mungkin ada sambungan atau kabel yang masih terbuka, tidak terisolasi dengan baik, itu juga bisa menyebabkan kebocoran atau korsleting,” tuturnya.

3. Kabel Stop Kontak Berbeda Dipakai Bersambung

Pemakaian kabel stop kontak yang disambung begitu banyak dapat menyebabkan kebocoran listrik. Jika didiamkan dari kabel tersebut bisa muncul percikan api yang dapat menyebabkan kebakaran.

(aqi/zlf)



Sumber : www.detik.com

Begini 4 Cara Perbaiki Kebocoran Listrik di Rumah


Jakarta

Kebocoran listrik adalah kondisi saat arus listrik mengalir di luar jalur yang seharusnya. Kondisinya dapat berbahaya karena listrik dapat menyambar ke benda atau bahkan penghuni rumah.

Menurut SPV Teknik PLN ULP Sawangan Depok, Yudhi Maharsa Jaya kebocoran listrik akan lebih berbahaya apabila dekat dengan media yang sifatnya penghantar listrik seperti besi dan air.

“Misalkan jalur kabel itu melewati besi. Nah itu mungkin ada sedikit sengatan, (meskipun) kebocorannya masih kecil, bisa tersetrum lah bahasa kasarnya,” kata Yudhi kepada detikProperti pada Kamis (31/10/2024).


“(Aliran dekat air) Itu ngaruh juga karena kalau setahu saya, saya pernah kejadian terkait instalasi yang bocor ke arah pemanas kamar mandi. Air itu kan pengantar yang bagus untuk listrik,” lanjutnya.

Selain dapat membahayakan keselamatan, kebocoran listrik juga dapat memicu korsleting listrik dan kebakaran. Peralatan listrik juga jadi cepat rusak karena daya yang diterima bisa jadi lebih besar dari yang bisa diproses.

Kerugian lainnya adalah tagihan listrik dipastikan membengkak setiap bulan karena pemakaian listrik yang berlebihan meskipun sudah mengurangi penggunaan perangkat elektronik.

“Tagihan listrik kita kan naik terus ya, maksudnya kayak gede. Jadi kenapa sih masyarakat sering kan kontraknya saya agak bengkak itu (karena kebocoran listrik),” jelasnya.

Cara Mengatasi Kebocoran Listrik

1. Cek Listrik di Rumah Bocor atau Tidak

Apabila kamu merasa tagihan listrik tiap bulan besar nominalnya, sementara penggunaan listrik tidak seberapa, coba periksa kebocoran listrik melalui meteran listrik atau kWh meter. Pastikan meteran listrik di rumah berjenis pra bayar yang memiliki tombol.

Pada saat mengecek ini, kamu harus mematikan semua perangkat listrik dan mencabut kabel dari stop kontak. Lalu, meteran listrik juga dalam keadaan mati. Setelah itu pencet angkat ’44’ lalu enter.

Lihat angka yang muncul di layar. Apabila yang muncul angka ‘0’ maka listrik di rumah tidak bocor. Namun, apabila muncul angka lain, maka listrik di rumah kamu mengalami kebocoran.

“Harusnya kan itu menunjukkan angka 0. Tapi misalkan ada angka 1, 2, atau 1,3, nah itu kan ada kebocoran di sisi instalasi,” ungkapnya.

2. Laporkan ke PLN

Kamu harus segera melaporkan temuanmu itu PLN, bisa dengan menghubungi nomor bantuan atau melalui aplikasi yakni PLN Mobile. Masuk ke fitur ‘ListriQu’ di aplikasi PLN Mobile lalu jelaskan keluhan listrik di rumah.

3. Tunggu Petugas PLN Datang

Agar kerusakan tidak parah, lebih baik menunggu pemeriksaan dari PLN. Biaya pemeriksaan tidak dipungut biaya operasional apa pun.

“Ya (gratis) misalkan hanya pengaduan, kita datang pengecekan,” ujarnya.

4. Penggantian Kabel

Apabila letak masalahnya pada pemasangan kabel atau kondisi kabel yang sudah tidak layak, maka ada pergantian kabel.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/zlf)



Sumber : www.detik.com

Jaga Keamanan Rumah dengan Lampu yang Menyala Meski Ditinggal Liburan


Jakarta

Memasuki musim liburan, pasti banyak rumah yang dibiarkan kosong beberapa hari. Saat rumah kosong, kendalanya adalah bagaimana caranya lampu di rumah bisa menyala saat malam hari? Rumah yang gelap pada malam hari terlihat sekali tidak berpenghuni. Khawatirnya rumah yang gelap mengundang pencuri datang.

Lantas, apa solusi agar rumah tetap aman dengan lampu menyala saat meninggalkan rumah? Dilansir dari berbagai sumber, berikut cara lampu tetap menyala meski ditinggal selama liburan.

1. Gunakan Lampu Utama

Menurut mydome.co saat rumah ditinggal beberapa hari, kamu cukup membiarkan lampu utama yang menyala. Lampu utama ini di antaranya lampu di halaman depan dan lampu yang bisa menerangi tangga di rumah, apabila rumah kamu terdiri dari beberapa lantai.

Jika di rumah memiliki CCTV, pastikan area yang tersorot kamera mendapat pencahayaan yang baik sehingga objek terlihat jelas. Terutama di bagian teras, area kamar, dan tangga rumah.


2. Menggunakan Lampu Sensor

Saat ini sudah tersedia teknologi yang dapat merespon setelah melihat perubahan di sekitarnya. Teknologi ini sudah diaplikasikan ke lampu. Menurut mistersparky.com sebutan untuk jenis lampu ini adalah lampu sensor cahaya, Lampu ini dapat otomatis menyala saat sekitarnya sudah gelap. Ada pula lampu yang dapat menyala tiap kali ada pergerakan di sekitar lampu gerak karena dilengkapi dengan sensor gerak.

Bentuknya juga beragam, ada yang seperti lampu LED, lampu stick, dan lampu yang bisa ditempel di dinding. Beberapa jenis lampu juga bisa diatur melalui aplikasi. Untuk lebih jelasnya, kamu bisa membaca penjelasannya yang tertera pada kemasan. Bisa juga menanyakan kepada penjual saat membeli lampu tersebut.

Hal yang perlu disiapkan saat memasang lampu otomatis adalah stop kontak dan bohlam khusus untuk lampu pintar atau lampu sensor ini. Kamu tidak perlu khawatir saat menyambungkan aliran listrik baru untuk lampu sensor tidak sulit dan tidak memerlukan tempat yang besar.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com

Ada 27 Hari Libur dan Cuti Bersama 2025, Lakukan Ini saat Tinggalkan Rumah


Jakarta

Jumlah libur dan cuti bersama 2025 sudah ditetapkan oleh pemerintah melalui Surat Keputusan Bersama atau SKB 3 Menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2025. Selama 2025 kamu akan mendapatkan 27 hari libur dan cuti Bersama.

Bagi kamu yang berencana untuk berlibur keluar, kamu perlu mempersiapkan rumah agar tetap aman saat ditinggal. Sebab, banyak kejadian tak terduga terjadi pada saat rumah dalam keadaan kosong, mulai dari kebakaran, barang elektronik meledak, atap ambruk, hingga bocor.

Dengan mempersiapkan rumah dalam keadaan aman, kamu akan lebih tenang saat meninggalkan rumah. Selain itu, kamu tidak perlu pusing-pusing mengeluarkan biaya untuk renovasi atau membersihkan rumah saat kembali ke rumah.


Dilansir dari cnet.com, berikut yang kamu harus lakukan sebelum meninggalkan rumah.

1. Cabut Kabel Alat Elektronik

Hal pertama yang harus kamu cek adalah memastikan tidak ada kabel dari alat elektronik yang masih tersambung ke stop kontak. Kabel yang masih tersambung ke stop kontak berisiko mengalami korsleting listrik dan berakhir memicu kebakaran.

2. Membersihkan Kulkas

Saat kamu pergi berhari-hari, kamu harus menyortir makanan yang mudah basi dan tahan lama. Hal ini untuk mencegah timbulnya bau busuk di dalam kulkas. Maka dari itu, sebelum pergi liburan, sebaiknya kamu membersihkan isi kulkas, terutama jika kamu ingin mematikan kulkas selama berlibur.

3. Buang Sampah

Sebelum meninggalkan rumah, pastikan semua sampah sudah dibuang di luar rumah. Hal ini untuk mencegah timbul bau tidak sedap dan serangga masuk ke rumah.

4. Periksa Cucian

Kemudian, kamu perlu mengecek cucian di rumah. Sebaiknya kamu sudah mencuci semua pakaian kotor sebelum berlibur. Saat kamu pulang, tidak ada lagi pakaian kotor menumpuk. Selain itu, angkat pakaian yang sudah kering agar tidak kotor.

5. Cek Pintu dan Jendela

Hal yang paling penting adalah pastikan jendela dan pintu sudah dalam keadaan terkunci. Jangan sampai ada akses untuk pencuri masuk ke rumah saat kamu berlibur. Bila perlu, pasang juga CCTV agar kamu bisa memantau rumah meskipun tengah berlibur.

6. Titipkan Kunci Cadangan

Dilansir dari Better Homes & Gardens, apabila rumah kamu bentuknya komplek, kamu bisa menitipkan kunci rumah kepada satpam. Apabila di dekat rumah kamu ada saudara yang dipercaya, kamu bisa menitipkan kunci rumah kepada mereka. Dengan menitipkan kunci cadangan kepada tetangga atau orang terdekat dapat membantu terutama dalam kondisi darurat. Misalnya seperti ada kebocoran gas.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com