Tag: stopkontak

  • Ingat! Cabut 5 Barang Ini dari Stopkontak Kalau Nggak Dipakai


    Jakarta

    Rumah dilengkapi dengan berbagai barang elektronik untuk mendukung aktivitas penghuninya, misalnya lemari es, mesin cuci, dan TV. Benda ini mendapat aliran listrik dengan dari stopkontak.

    Sering kali perangkat elektronik dibiarkan tersambung ke stopkontak meski sudah tidak digunakan. Padahal, aliran listrik masih bisa terserap selama perangkat masih tersambung ke stopkontak, lho.

    Hal ini bisa membuat tagihan listrik menjadi boros, apalagi kalau alat elektroniknya punya watt cukup besar. Oleh karena itu, sebaiknya cabut perangkat yang tidak digunakan.


    Benda yang Sebaiknya Dicabut dari Stopkontak

    Inilah deretan benda yang sebaiknya dicabut dari stopkontak kalau sudah selesai digunakan, dikutip dari Better Homes & Gardens.

    1. TV

    Terkadang TV suka dibiarkan menyala meski tidak ditonton. Lalu, penghuni juga tidak mencabut aliran listrik TV dari stopkontak saat tidak digunakan. Kedua hal ini membuat tagihan listrik menjadi lebih mahal.

    2. Peralatan Dapur

    Peralatan dapur seperti kulkas memang terus tersambung ke stopkontak. Namun, peralatan dapur secara umum sebaiknya dicabut dari stopkontak kalau udah selesai, di antaranya rice cooker, microwave, dan coffee maker.

    3. Pengisi Daya atau Charger

    Banyak orang masih suka meninggalkan pengisi daya atau charger laptop dan ponsel tersambung ke stopkontak mesti tak dipakai. Meski sepele, kebiasaan ini dapat menguras daya listrik dan membuat charger cepat rusak.

    4. Komputer

    Kemudian, komputer yang menganggur sebaiknya tidak dibiarkan tersambung ke stop kontak. Walaupun dalam mode ‘sleep’ atau ‘hibernate’, komputer sebenarnya tidak benar-benar mati dan menyerap listrik.

    5. Perangkat Multimedia dan Hiburan

    Kalau ada peralatan multimedia seperti home speaker atau soundbar, pastikan untuk mencabut aliran listrik saat tidak digunakan. Peralatan hiburan seperti konsol game pun perlu dicabut dari stopkontak usai dipakai.

    Itulah beberapa barang elektronik yang perlu dicabut kalau nggak dipakai. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Perlukah Cabut Charger Ponsel Nganggur dari Stopkontak? Ini Kata Ahli


    Jakarta

    Pengisi daya atau charger sudah menjadi perangkat sehari-hari karena orang-orang sering menggunakan ponsel. Namun, masih banyak orang punya kebiasaan tidak mencabut charger dari stopkontak setelah selesai digunakan.

    Lantas, apa boleh membiarkan charger ponsel tercolok terus menerus ke stopkontak? Begini kata ahlinya.

    Risiko Charger Terus Tercolok ke Stopkontak

    Dilansir dari Better Homes and Gardens, tidak mencabut charger sekali atau dua kali mungkin tidak akan menunjukkan dampak yang signifikan. Akan tetapi, kebiasaan tersebut bisa merugikan rumah, perangkat, charger, bahkan dompet pemiliknya.


    Boros Listrik

    Teknisi listrik berlisensi dan pendiri Grounded Electric, Barret Abramow, menyarankan untuk mencabut charger saat tidak digunakan. Meski charger tidak terhubung ke ponsel atau perangkat, ada sedikit daya yang tersedot selama terhubung ke stopkontak.

    “Mungkin tidak terlalu banyak, tetapi jika dikalikan dengan semua pengisi daya dan perangkat elektronik di rumah Anda, daya yang disedot akan terus bertambah seiring waktu,” ujar Abramow, dikutip dari Better Homes and Gardens, Rabu (20/8/2025).

    Mencabut charger nganggur dari stopkontak membantu menghemat tagihan listrik. Dengan begitu, pemilik tidak perlu bayar tagihan listrik berlebih.

    Perangkat Rusak

    Selain itu, membiarkan charger terus tercolok ke stopkontak berisiko menimbulkan kerusakan perangkat, korsleting listrik, dan kebakaran. Hal ini terutama kalau kabel berkualitas buruk atau rusak seiring waktu.

    “Saya pernah melihat stopkontak hangus atau korsleting akibat pengisi daya murah dari pihak ketiga yang terlalu panas. Bahkan pengisi daya berkualitas tinggi pun dapat terlalu panas dalam kondisi tertentu, jadi mencabutnya saat tidak digunakan adalah tindakan yang bijaksana,” katanya.

    Manfaat Cabut Charger Nganggur dari Stopkontak

    Sebenarnya, membiarkan charger tetap terpasang ke stopkontak hanya memiliki satu manfaat, yaitu penghuni rumah tidak perlu mencolokkannya lagi saat perlu menggunakannya. Namun, ada beberapa manfaat mencabut charger, lho.

    Dengan mencabut charger yang nganggur, penghuni telah menghemat energi, menghemat biaya, mencegah kebakaran, dan bahkan meningkatkan umur perangkat.

    “Anda memang menghemat energi-meskipun hanya sedikit per perangkat, itu kumulatif. Selain itu, mencabut kabel membantu memperpanjang umur pengisi daya Anda,” ucap Abramow.

    Ia menjelaskan bahwa paparan daya yang konstan, terutama di rumah dengan fluktuasi tegangan dapat merusak komponen internal charger secara perlahan. Kebiasaan sederhana seperti mencabut charger dari stopkontak membantu perangkat elektronik menjadi lebih awet.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Asal Pasang! Begini Cara Menentukan Posisi Stopkontak di Rumah


    Jakarta

    Penghuni rumah menggunakan berbagai perangkat elektronik untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Tak heran setiap ruangan biasa dilengkapi dengan stopkontak buat mengalirkan listrik ke perangkat tersebut.

    Bila membangun rumah atau kamar, pemilik perlu mempertimbangkan posisi stopkontak di setiap ruangan. Stopkontak sebaiknya ditempatkan di lokasi yang memudahkan penghuni nantinya.

    Bagaimana cara menentukan posisi stopkontak buat setiap ruangan? Simak penjelasannya berikut ini.


    Penempatan Stopkontak Sesuai Ruangan

    Inilah beberapa posisi stopkontak yang memudahkan penghuni rumah, dikutip dari Horizon Services.

    1. Kamar Tidur

    Pemilik rumah sebaiknya memasang stopkontak di sisi tempat tidur. Posisi ini memudahkan penghuni untuk mencolokkan charger atau pengisi daya ponsel, lampu, dan perangkat lainnya.

    2. Ruang Keluarga

    Ruang keluarga biasanya memerlukan banyak stopkontak. Sebab, ruangan ini dapat digunakan untuk memasang TV, video game, hingga layanan internet. Sebaiknya pasang stopkontak di bagian tengah setiap dinding dan sudut ruangan.

    3. Kamar Mandi

    Untuk kamar mandi, letakkan stopkontak di dekat meja kamar mandi agar kabel perangkat tidak tersandung kaki. Lalu, pilih lokasi yang jauh dari jangkauan shower atau bak mandi supaya tidak terkena cipratan air.

    4. Ruang Kerja

    Penempatan stopkontak sangat penting buat ruang kerja di rumah. Pertimbangkan untuk memasang stopkontak di setiap dinding agar bisa fleksibel menempatkan furniture.

    5. Dapur

    Kemudian, pemilik sebaiknya menyiapkan sejumlah stopkontak sepanjang meja dapur dengan jarak sekitar 60 cm. Penempatan stopkontak bisa di atas lemari, bawah lemari, atau dinding tempat pasang peralatan elektronik.

    Itulah tips menempatkan stopkontak di rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Charger Harus Dicabut dari Stopkontak Usai Dipakai, Jika Tidak Ini Akibatnya


    Jakarta

    Masih ada orang yang punya kebiasaan meninggalkan charger atau pengisi daya ponsel tercolok ke stopkontak padahal sudah selesai dipakai. Tanpa disadari, sebenarnya kebiasaan buruk ini merugikan penghuni rumah.

    Jika sering dibiarkan dalam jangka waktu yang lama, perangkat akan menimbulkan panas secara berlebih. Alhasil, berbagai masalah pun dapat muncul sampai membahayakan penghuni.

    Apa saja risiko meninggalkan charger ponsel nganggur menempel ke stopkontak? Simak penjelasannya berikut ini.


    Risiko Biarkan Charger Terus Tercolok ke Stopkontak

    Inilah beberapa masalah yang bisa muncul kalau membiarkan charger ponsel tercolok ke stopkontak meski tak digunakan, dikutip dari Voice7 News.

    1. Ledakan dan Kebakaran

    Membiarkan charger tercolok ke stopkontak untuk jangka waktu yang lama bisa menimbulkan panas berlebih. Hal ini dapat memicu percikan api sehingga berpotensi terjadi kebakaran atau ledakan di rumah.

    2. Tagihan Listrik Meningkat

    Meski tidak tersambung ke ponsel, charger yang masih menempel ke stopkontak masih menyerap listrik. Kondisi seperti itu bakal menambah tagihan listrik dan membuang-buang energi.

    3. Kerusakan Perangkat

    Pengisian daya yang terlalu lama menyebabkan adaptor menjadi terlalu panas. Panas berlebih dapat merusak charger dan baterai ponsel seiring waktu sehingga mengurangi masa pakai dan kinerjanya.

    Tips Aman Isi Daya Ponsel di Rumah

    Penghuni rumah harus bijak dalam menggunakan perangkat listrik untuk menghindari kejadian tak diinginkan. Berikut ini cara aman mengisi daya ponsel di rumah.

    • Segera cabut charger ponsel dari stopkontak saat daya terisi penuh.
    • Hindari mengisi daya ponsel semalaman untuk mencegah perangkat panas.
    • Gunakan charger berlisensi yang cocok dengan spesifikasi ponsel.
    • Isi daya ponsel di tempat berventilasi baik untuk mengurangi risiko panas berlebih.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Muncul Percikan Api Saat Colok Kabel ke Stopkontak? Ini Biang Keroknya


    Jakarta

    Pernahkah melihat ada percikan api ketika mencolok kabel ke stopkontak? Sebagian orang mungkin merasa kaget atau khawatir saat mengalami hal itu.

    Munculnya percikan api dianggap sebagai tanda masalah pada kabel. Kondisi seperti itu pun dikhawatirkan dapat memicu korsleting listrik.

    Namun, apakah percikan api yang timbul ketika mencolokkan kabel ke stopkontak hal yang wajar?


    Dilansir dari Angi, percikan api yang muncul ketika mencolokkan kabel ke stopkontak adalah hal normal dan mirip dengan listrik statis. Sebagian daya akan berpindah ke perangkat elektronik sewaktu kabelnya dicolok ke stopkontak. Percikan api kecil pun muncul saat terjadi perpindahan daya yang cepat akibat peralihan cepat arus listrik beralih.

    Di sisi lain, beberapa kasus percikan api bisa berbahaya. Jika percikan api berkepanjangan, muncul suara mendesis, dan mengeluarkan bau terbakar, sebaiknya segera cabut kabel dari stopkontak atau mematikan aliran listrik dari mini circuit breaker (MCB).

    Penyebab Ada Percikan Api Saat Mencolok Kabel

    Inilah beberapa hal yang bisa menimbulkan percikan api pada stopkontak.

    1. Stopkontak Aus

    Stopkontak yang sering digunakan dapat akan termakan usia. Jika stopkontak sudah aus, sambungannya menjadi kendur sehingga meningkatkan risiko arus pendek listrik.

    2. Pemasangan yang Tidak Tepat

    Percikan api bisa dipicu dari pemasangan kabel ke stopkontak yang kurang tepat. Contohnya, kabel charger terpasang ke stopkontak tetapi dalam keadaan terlilit atau berantakan.

    Lalu, kabel terkelupas juga bisa memicu api pada stopkontak. Hal itu menyebabkan busur listrik yang merusak kabel dan menimbulkan kebakaran.

    3. Kelebihan Beban

    Selain itu, kelebihan beban sirkuit menyebabkan arus listrik melebihi kemampuan sirkuit. Alhasil, kabel listrik terlalu panas dan merusak isolasi di sekitarnya. Kondisi itu bisa menimbulkan percikan api besar sampai memicu kerusakan pada perangkat elektronik, bahkan kebakaran.

    4. Korsleting Listrik

    Percikan api pada stopkontak juga bisa menjadi pertanda korsleting listrik. Beberapa penyebabnya adalah sambungan kabel longgar, kabel bocor, lembap, atau perangkat elektronik sudah usang.

    Arus listrik akan mulai bergerak cepat di luar jalur dan menyebabkan arus yang mengalir terlalu banyak di sirkuit. Stopkontak pun bisa rusak hingga memicu kebakaran.

    Itulah beberapa penyebab adanya percikan api saat mencolok kabel ke stopkontak.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Penting! Ini Alasan Charger Ponsel Perlu Dicabut dari Stopkontak Usai Dipakai


    Jakarta

    Setelah selesai mengisi daya ponsel, pemilik terkadang lupa untuk mencabut charger atau pengisi daya dari stopkontak. Hal ini merupakan kebiasaan buruk yang dapat merugikan penghuni rumah lho.

    Jika tidak dicabut dari stopkontak, charger lama-lama akan menjadi panas. Berawal dari situ, masalah pun bisa timbul mulai dari perangkat rusak hingga terjadi kebakaran.

    Apa saja dampak dari meninggalkan charger ponsel terus menancap ke stopkontak? Berikut ini penjelasannya.


    Risiko Charger Tidak Dicabut dari Stopkontak

    Inilah beberapa dampak buruk meninggalkan charger yang tidak dicabut dari stopkontak, dikutip dari Voice7 News.

    1. Boros Listrik

    Charger akan terus menyedot daya listrik meski tidak tersambung ke ponsel. Hal ini adalah pemborosan energi sampai dapat meningkatkan tagihan listrik.

    2. Perangkat Rusak

    Pengisian daya yang terlalu lama membuat adaptor panas. Kalau ada panas berlebih, baik charger maupun baterai ponsel bisa rusak. Alhasil, masa pakai dan kinerja perangkat berkurang.

    3. Kebakaran

    Dalam kasus terburuk, membiarkan charger menempel ke stopkontak bisa menimbulkan percikan api sampai berpotensi terjadi ledakan atau kebakaran. Kondisi ini disebabkan oleh timbunan panas berlebih dari aliran listrik.

    Cara Aman Pakai Charger Ponsel di Rumah

    Supaya charger awet dan tidak terjadi kebakaran, berikut ini cara aman menggunakan charger ponsel di rumah.

    • Jangan mengisi daya ponsel semalaman.
    • Segera cabut charger dari stopkontak saat daya ponsel sudah penuh.
    • Gunakan charger berlisensi dan spesifikasinya cocok dengan ponsel.
    • Isi daya ponsel di tempat dengan ventilasi yang baik.

    Itulah informasi seputar pentingnya mencabut charger ponsel dari stopkontak. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Bahaya! Jangan Colokkan Benda Elektronik Ini ke Stopkontak Ekstensi


    Jakarta

    Stopkontak ekstensi punya kabel panjang untuk menambah jangkauan ke sumber listrik. Kabel ini memudahkan penghuni mengalirkan listrik ke benda elektronik yang berjarak jauh dari stopkontak pada dinding.

    Namun, stopkontak ekstensi tidak cocok digunakan untuk benda elektronik yang membutuhkan banyak listrik. Menyalakan benda berdaya tinggi dengan kabel ekstensi berisiko menyebabkan kabel kelebihan beban, terlalu panas, bahkan berpotensi menyebabkan kebakaran.

    Lalu, benda elektronik apa saja yang tidak cocok dicolokkan ke stopkontak ekstensi? Simak penjelasannya berikut ini dilansir dari Tom’s Guide, Selasa (9/9/2025).


    Benda yang Tak Boleh Dicolokkan ke Stopkontak Ekstensi

    Inilah benda-benda berdaya tinggi yang sebaiknya tidak dicolokkan ke stopkontak ekstensi.

    1. Kulkas

    Perangkat besar seperti kulkas dan freezer membutuhkan aliran listrik yang stabil langsung dari stopkontak pada tembok. Kalau dicolokkan ke stopkontak ekstensi, bakal terjadi fluktuasi voltase yang bikin kulkas rusak.

    Jika terpaksa harus pakai stopkontak ekstensi, disarankan untuk memilih yang kabelnya tebal dan besar. Pastikan daya listriknya berada di atas daya kulkas.

    2. Oven Microwave

    Oven microwave juga menyedot daya yang cukup besar. Mencolokkan microwave ke stopkontak ekstensi bisa menyebabkan panas berlebih. Pasokan daya pun tidak stabil sehingga memengaruhi kinerja microwave.

    3. AC

    AC atau pendingin ruangan tidak disarankan untuk dicolokkan ke stopkontak ekstensi. Hal ini dapat menimbulkan panas berlebih dan berisiko kebakaran. Belum lagi arus listrik yang rendah membuat motor unit AC bekerja berlebihan dan rusak.

    4. Mesin Cuci

    Mesin cuci dan mesin pengering pakaian harus disambungkan langsung ke stopkontak tembok. Barang elektronik ini membutuhkan daya listrik yang tinggi sehingga tidak cocok menggunakan stopkontak ekstensi. Penggunaan kabel ekstensi bisa bikin komponen mesin lebih cepat rusak.

    Itulah penjelasan soal benda elektronik yang tidak boleh dicolokkan ke stopkontak ekstensi. Semoga bermanfaat ya!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Segera Cabut 7 Benda Elektronik Ini Ketika Hujan Badai!


    Jakarta

    Belakangan ini cuaca di sejumlah daerah sedang diguyur hujan deras. Bahkan, hujan disertai petir dan angin kencang turut melanda beberapa wilayah di Indonesia.

    Saat terjadi hujan deras disertai petir, sebaiknya segera berlindung di dalam rumah. Lalu, disarankan untuk mencabut barang elektronik yang masih terhubung ke stopkontak agar tidak tersambar petir.

    Sebab, sambaran petir bisa memicu terjadinya lonjakan arus listrik, sehingga dapat merusak barang elektronik yang masih terhubung ke stopkontak.


    Penasaran, apa saja barang elektronik yang perlu dicabut ketika sedang hujan deras disertai petir? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Barang Elektronik yang Perlu Dicabut saat Hujan Badai

    Ketika hujan badai disertai petir melanda rumah kamu, dianjurkan untuk segera mencabut sejumlah barang elektronik dari stopkontak. Meski begitu, tidak semua barang elektronik perlu dicabut.

    Direktur Komunikasi Asosiasi Produsen Peralatan Rumah Tangga Chris Doscher mengatakan peralatan portabel perlu segera dicabut dari stopkontak saat hujan badai. Sebab, petir yang menyambar dapat menyebabkan lonjakan daya yang dapat merusak peralatan kecil.

    “Secara umum, peralatan portabel harus dicabut dari stokkontak saat tidak digunakan. Pastikan kabelnya berada di tempat yang aman agar tidak tertarik atau tersangkut sehingga tidak menyebabkan penghuni rumah tersandung,” kata Doscher mengutip Better Homes & Gardens.

    Beberapa peralatan portabel yang dimaksud oleh Doscher di antaranya:

    • Mesin pembuat kopi
    • Air fryer
    • Mixer
    • Pemanggang roti
    • Microwave
    • Vacuum cleaner
    • Blender.

    Menurut Doscher, barang-barang di atas perlu segera dicabut dari stopkontak saat terjadi hujan badai. Langkah ini untuk mengantisipasi sambaran petir yang bisa saja menimbulkan kerusakan pada barang elektronik tersebut.

    Tidak Semua Barang Elektronik Harus Dicabut saat Hujan Badai

    Akan tetapi, Doscher menyebut tidak semua barang elektronik di rumah harus dicabut dari stopkontak, terutama jika terjadi hujan badai. Ada beberapa barang yang telah dirancang dan diuji menahan lonjakan arus listrik.

    “Ada barang-barang elektronik yang telah dirancang dan diuji untuk menahan lonjakan arus listrik ketika sedang badai,” ujarnya.

    Beberapa barang elektronik yang tidak perlu dicabut antara lain kulkas, mesin pencuci piring (dishwasher), dan mesin cuci. Menurutnya, barang elektronik tersebut masih tetap aman walau tidak dicabut dari stopkontak saat terjadi hujan badai.

    Namun, jika kamu khawatir dengan barang elektronik lainnya seperti TV, radio, PC, atau konsol game, tidak masalah jika dicabut dari stop kontak. Pastikan kamu segera mencabutnya ketika sudah melihat tanda-tanda ada hujan badai, sebelum petir menyambar dan merusak barang elektronik.

    Itulah tujuh barang elektronik yang perlu dicabut dari stopkontak saat terjadi hujan badai. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Suka Lupa Cabut Charger Ponsel dari Stopkontak? Awas Ini Bahayanya


    Jakarta

    Setelah selesai mengisi daya ponsel, seharusnya charger langsung dicabut dari stopkontak. Namun, masih ada aja orang yang lupa mencabut charger ponsel.

    Kebiasaan ini ternyata bisa merugikan penghuni rumah lho. Charger yang dibiarkan menancap ke stopkontak terlalu lama bakal panas sehingga berpotensi memicu masalah lainnya.

    Memang apa saja risiko tidak cabut charger ponsel? Berikut ini penjelasannya.


    Risiko Charger Tidak Dicabut dari Stopkontak

    Inilah beberapa hal yang bisa terjadi kalau tidak mencabut charger ponsel dari stopkontak, dikutip dari Voice7 News.

    1. Boros Listrik

    Selama charger masih tersambung ke stopkontak, daya listrik akan terus tersedot. Jika dibiarkan, penghuni malah boros energi sehingga tagihan listrik membengkak.

    2. Perangkat Rusak

    Selain itu, adaptor akan panas kalau terlalu lama tercolok ke stopkontak. Kondisi ini membuat performa charger berkurang, bahkan cepat rusak.

    3. Kebakaran

    Kasus ekstremnya, charger yang terus menempel ke stopkontak bisa memicu percikan api. Panas yang berlebih dari aliran listrik berisiko menimbulkan ledakan atau kebakaran.

    Cara Aman Pakai Charger Ponsel di Rumah

    Untuk menjaga keselamatan penghuni rumah dan kondisi charger, ikuti cara aman menggunakan charger ponsel berikut ini.

    • Segera cabut charger dari stopkontak saat daya ponsel sudah penuh.
    • Gunakan charger berlisensi dan spesifikasinya cocok dengan ponsel.
    • Isi daya ponsel di tempat dengan ventilasi yang baik.
    • Jangan mengisi daya ponsel semalaman.

    Itulah alasan penghuni rumah harus mencabut charger ponsel dari stopkontak usai. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com