Tag: suami

  • Ini 3 Jenis Kebohongan yang Tidak Dianggap Dosa dalam Islam


    Jakarta

    Bohong merupakan tindakan yang merugikan diri sendiri dan orang lain. Islam melarang berbohong. Namun, ada tiga jenis kebohongan yang diperbolehkan.

    Larangan berbohong bersandar pada Al-Qur’an dan hadits. Al-Qur’an sendiri memerintahkan umat manusia untuk berkata jujur. Allah SWT berfirman dalam surah Al Ahzab ayat 70,

    يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ وَقُوْلُوْا قَوْلًا سَدِيْدًاۙ ٧٠


    Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan ucapkanlah perkataan yang benar.”

    Menurut Tafsir Al-Qur’an Kementerian Agama RI, melalui ayat tersebut, Allah SWT memerintahkan orang-orang beriman untuk bertakwa kepada-Nya, selalu berkata benar, selaras antara niat dan yang diucapkan. Sebab, seluruh perkataan akan dicatat oleh malaikat dan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT.

    Kemudian, dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda,

    “Kalian harus memiliki sifat jujur (dapat dipercaya) karena kejujuran membawa kepada kebaikan dan kebaikan mengantarkan pada surga. Dan seseorang selalu bersikap jujur hingga Allah menulisnya sebagai orang yang jujur. Dan kalian harus menjauhi kebohongan, karena kebohongan membawa kepada dosa dan dosa menghantarkan pada neraka. Dan seseorang yang selalu bohong hingga Allah menulisnya sebagai pembohong.” (HR Bukhari dan Muslim)

    Kebohongan yang Tidak Dianggap Dosa

    Kebohongan memang dilarang, tapi ada tiga jenis kebohongan yang diperbolehkan dalam rangka untuk kemaslahatan. Berikut penjelasannya.

    1. Berbohong untuk Strategi Perang

    Berbohong dalam konteks peperangan diperbolehkan. Menurut Ibn Al-‘Arabi dalam Fiqh Al-Jihad karya Yusuf Qardhawi terjemahan Ifran Maulana Hakim dkk, berbohong dalam perang merupakan pengecualian yang diperbolehkan oleh Al-Qur’an dan hadits. Hal ini sebagai bentuk kebaikan bagi umat Islam karena membutuhkannya.

    Hukum ini berlaku khusus dalam kondisi peperangan. Yusuf Qardhawi sendiri menyatakan berbohong dalam perang justru bisa jadi wajib, bukan hanya boleh, Contohnya dalam kasus menjaga rahasia perang yang apabila diungkap bisa membahayakan umat Islam.

    Sementara, Ibnu Hajar dalam Fath Al-Bari’ mengutip Ibn Baththal dari gurunya mengatakan bohong secara terang-terangan tidak boleh dilakukan meski dalam situasi perang. Menurut pendapat ini, boleh bohong sebagai bentuk sindiran. Sedangkan Imam an-Nawawi berpendapat boleh tetapi yang tepat dalam bentuk sindiran.

    2. Berbohong untuk Membuat Istri Senang

    Jenis kebohongan yang diperbolehkan lainnya adalah bohongnya suami untuk membuat istri senang. Dijelaskan dalam Hatta Tajidiina Man Yasyfa’u Laki karya Dr. Akram Ridha terjemahan Abdul Hayyie al-Kattani dan Sutrisno Hadi, kebolehan berbohong bagi suami pada istri ini sebatas dalam hal yang diperbolehkan syariat (hukumnya mubah) bukan dalam hal haram atau makruh.

    Contoh kebohongan ini adalah mengatakan bahwa istri cantik padahal sebenarnya tidak demikian. Seperti ucapan, “Dalam pandanganku, kamu adalah wanita yang tercantik.” dan ucapan-ucapan semacamnya yang melegakan istri.

    3. Berbohong untuk Mendamaikan Pertikaian

    Seseorang juga boleh berbohong dalam rangka memperbaiki keadaan, mendamaikan pertikaian, atau menahan pertumpahan darah. Menurut keterangan dalam buku Qulil Haq Walaukaana Murron karya Kuni Najakh, kebolehan ini bersandar pada hadits berikut,

    لَيْسَ بِالْكَاذِبِ مَنْ أَصْلَحَ بَيْنَ النَّاسِ فَقَالَ خَيْرًا أَوْ نَمَى خَيْرًا

    Artinya: “Tidaklah dinamakan pendusta, orang yang memperbaiki di antara dua orang yang berselisih kemudian ia mengatakan yang baik ataupun menambahkan yang baik.”

    (kri/erd)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Tobat dari Kecanduan Video Porno Menurut Ajaran Islam


    Jakarta

    Islam melarang umatnya menonton film dewasa. Hal ini dikarenakan menonton film dewasa sama seperti melakukan perbuatan yang mendekati zina.

    Allah SWT berfirman dalam surah Al Isra ayat 32,

    وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنٰىٓ اِنَّهٗ كَانَ فَاحِشَةً ۗوَسَاۤءَ سَبِيْلًا ٣٢


    Artinya: “Janganlah kamu mendekati zina. Sesungguhnya (zina) itu adalah perbuatan keji dan jalan terburuk.”

    Ibnu Katsir dalam tafsirnya menafsirkan bahwa surah Al Isra ayat 32 berisi larangan dari Allah SWT kepada hamba-Nya untuk berbuat zina, begitu pula mendekatinya dan melakukan hal-hal yang mendorong pada zina.

    Berdasarkan Tafsir Kementerian Agama RI, perbuatan yang mendekati zina itu bisa berupa menonton film dewasa, membaca konten-konten yang merangsang, dan semacamnya. Menonton film dewasa juga termasuk perbutan zina mata.

    Ibnu Qayyim Al Jauziyah melalui kitab At Taubah wal Inabah terjemahan Abdul Hayyie al Kattani dan Uniqu Attaqi menyematkan hadits terkait zina mata. Nabi Muhammad SAW bersabda,

    “Allah menetapkan atas anak Adam bagiannya dari zina, dia pasti mendapati bagiannya itu. Zina mata adalah memandang. Zina lidah adalah berbicara. Sedang nafsu berharap dan berkeinginan, dan kemaluan membenarkannya atau mendustakannya.” (HR Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah RA)

    Turut diterangkan dalam buku Sexuality in Islam susunan Abdel Wahab Bouhdiba, menonton film dewasa dapat menghasilkan ilusi dan halusinasi dalam otak manusia. Hal ini dapat menimbulkan bangkitnya syahwat, yang sama statusnya dengan zina.

    Imam Nawawi lewat Syarah Muslim-nya juga menegaskan terkait hukum haram menonton film dewasa. Beliau berkata,

    “Haram lelaki melihat aurat lelaki lain, perempuan melihat aurat perempuan lain. Ini kesepakatan ulama. Begitu juga, haram lelaki melihat aurat perempuan, dan perempuan melihat aurat laki-laki. Keharamannya secara ijmak. Nabi mengingatkan keharaman lelaki melihat aurat lelaki lain dan lelaki melihat aurat perempuan. Hal itu dari segi keharaman lebih besar. Keharaman ini pada selain suami.”

    Lalu, bagaimana cara bertobat dari kecanduan film dewasa jika sudah terlanjur sering menontonnya?

    Cara Tobat dari Kecanduan Video Porno Menurut Ajaran Islam

    Menyadur dari laman About Islam, Mufti Agungg Oman Syekh Ahmad ibn Hamad Al Khalili menjabarkan terkait cara bertobat dari kecanduan film porno. Berikut bahasannya,

    1. Mengakui Hanya Allah yang Dapat Menolong dari Masalah Ini

    Pertama-tama, muslim harus mengakui bahwa hanya Allah SWT yang dapat menolongnya keluar dari kecanduan film dewasa. Seseorang harus yakin dirinya ingin bertobat dan berhenti menontonnya seraya berharap pertolongan Allah SWT atas tobatnya.

    2. Introspeksi Diri

    Lakukan evaluasi diri dengan jujur dan tulus. Pahami bahwa yang dilakukan adalah salah, penting bagi seseorang yang ingin bertobat untuk mengintrospeksi diri dan mengetahui letak kesalahannya.

    3. Tobat dengan Tulus kepada Allah SWT

    Tobat harus dilakukan dengan tulus semata-mata karena Allah SWT. Tobat juga harus diiringi dengan niat yang kuat dari diri sendiri dan yakin tidak akan mengulanginya.

    4. Memohon kepada Allah SWT agar Dihapuskan Dosa

    Ketika bertobat dari kecanduan film dewasa, hendaknya muslim memohon dengan sungguh-sungguh agar Allah SWT menghapuskan dosa-dosa yang diperbuatnya selama melihat pornografi. Hal ini bisa membantu terulangnya dosa yang dilakukan pada masa lalu.

    5. Perbanyak Doa kepada Allah SWT dan Tingkatkan Ketakwaan

    Langkah lain yang dapat dilakukan muslim untuk bertobat adalah memperbanyak doa kepada Allah SWT. Upayakan kedekatan dengan Sang Khalik dan yakin bahwa Dia selalu ada di mana pun dan kapan pun, sehingga menumbuhkan rasa takut untuk mengulangi dosa karena Allah SWT selalu mengawasi.

    (aeb/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • Alasan Hukum Islam Menetapkan Laki-laki Menerima Warisan Lebih Besar


    Jakarta

    Pembagian warisan diatur dalam Al-Qur’an dan hadits. Warisan sendiri dimaknai sebagai peninggalan yang diberikan ketika seseorang meninggal dunia.

    Mengutip dari buku Hukum Kewarisan Islam oleh Amir Syarifuddin, apabila pembagian waris tidak mengikuti ketentuan maka akan terjadi sengketa antara ahli waris. Nabi Muhammad SAW bersabda,

    “Pelajarilah faraid dan ajarkanlah kepada manusia (orang banyak), karena dia (faraid) adalah setengah ilmu dan dia (faraid) itu akan dilupakan serta merupakan ilmu yang pertama kali tercabut (hilang) dari umatku.” (HR Ibnu Majah)


    Turut dijelaskan dalam buku Panduan Praktis Pembagian Waris susunan Kementerian Agama RI, Islam mengenal ilmu waris atau Al Mawarits. Isi dari Al Mawarits atau biasa dikenal juga Al Faraidh adalah masalah-masalah pembagian harta warisan.

    Laki-laki menerima warisan lebih besar dibanding perempuan. Hal ini tercantum dalam surah An Nisa ayat 11,

    يُوصِيكُمُ ٱللَّهُ فِىٓ أَوْلَٰدِكُمْ ۖ لِلذَّكَرِ مِثْلُ حَظِّ ٱلْأُنثَيَيْنِ ۚ فَإِن كُنَّ نِسَآءً فَوْقَ ٱثْنَتَيْنِ فَلَهُنَّ ثُلُثَا مَا تَرَكَ ۖ وَإِن كَانَتْ وَٰحِدَةً فَلَهَا ٱلنِّصْفُ ۚ وَلِأَبَوَيْهِ لِكُلِّ وَٰحِدٍ مِّنْهُمَا ٱلسُّدُسُ مِمَّا تَرَكَ إِن كَانَ لَهُۥ وَلَدٌ ۚ فَإِن لَّمْ يَكُن لَّهُۥ وَلَدٌ وَوَرِثَهُۥٓ أَبَوَاهُ فَلِأُمِّهِ ٱلثُّلُثُ ۚ فَإِن كَانَ لَهُۥٓ إِخْوَةٌ فَلِأُمِّهِ ٱلسُّدُسُ ۚ مِنۢ بَعْدِ وَصِيَّةٍ يُوصِى بِهَآ أَوْ دَيْنٍ ۗ ءَابَآؤُكُمْ وَأَبْنَآؤُكُمْ لَا تَدْرُونَ أَيُّهُمْ أَقْرَبُ لَكُمْ نَفْعًا ۚ فَرِيضَةً مِّنَ ٱللَّهِ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ عَلِيمًا حَكِيمًا

    Artinya: “Allah mensyariatkan bagimu tentang (pembagian pusaka untuk) anak-anakmu. Yaitu: bahagian seorang anak lelaki sama dengan bagian dua orang anak perempuan; dan jika anak itu semuanya perempuan lebih dari dua, maka bagi mereka dua pertiga dari harta yang ditinggalkan; jika anak perempuan itu seorang saja, maka ia memperoleh separo harta. Dan untuk dua orang ibu-bapak, bagi masing-masingnya seperenam dari harta yang ditinggalkan, jika yang meninggal itu mempunyai anak; jika orang yang meninggal tidak mempunyai anak dan ia diwarisi oleh ibu-bapanya (saja), maka ibunya mendapat sepertiga; jika yang meninggal itu mempunyai beberapa saudara, maka ibunya mendapat seperenam. (Pembagian-pembagian tersebut di atas) sesudah dipenuhi wasiat yang ia buat atau (dan) sesudah dibayar hutangnya. (Tentang) orang tuamu dan anak-anakmu, kamu tidak mengetahui siapa di antara mereka yang lebih dekat (banyak) manfaatnya bagimu. Ini adalah ketetapan dari Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.”

    Lalu, apa alasan hukum Islam membagi warisan lebih besar kepada laki-laki?

    Kenapa Laki-laki Dapat Warisan Lebih Banyak?

    Asy Syaikh Muhammad bin Shaleh Al Utsaimin dalam bukunya Tashil Al Faraidh terbitan Ash-Shaf Media, alasan laki-laki mendapat warisan lebih banyak daripada perempuan karena anugerah dari Allah SWT. Maksudnya, laki-laki diberi kelebihan akal yang sempurna untuk mengatur dan kekuatan yang lebih dalam untuk berbuat serta taat kepada Sang Khalik.

    Oleh karenanya, kaum laki-laki mendapat keistimewaan atas kaum wanita dengan diangkat sebagai nabi, pemimpin, menegakkan syiar-syiar Islam serta kesaksian dalam semua permasalahan. Laki-laki juga wajib jihad, sholat Jumat dan sejenisnya.

    Laki-laki bahkan dijadikan ahli waris yang mendapat bagian ashobah, mendapat bagian warisan lebih dan sejenisnya. Ini dikarenakan usaha mereka sebagai laki-laki, mulai dari memberi harta kepada wanita yang dinikahi, memberi mahar serta nafkah dalam kebutuhan hidupnya.

    Allah SWT berfirman dalam surah An Nisa ayat 34,

    الرِّجَالُ قَوَّامُونَ عَلَى النِّسَاءِ بِمَا فَضَّلَ اللَّهُ بَعْضَهُمْ عَلَى
    بَعْضٍ وَبِمَا أَنْفَقُوا مِنْ أَمْوَالِهِمْ

    Artinya: “Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah SWT telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka.”

    Abdul Syukur Al Azizi dalam buku Kitab Lengkap dan Praktis Fiqh Wanita turut menjelaskan bahwa perbedaan bagian warisan antara laki-laki dan perempuan karena memiliki dasar yang jelas. Laki-laki memiliki tanggung jawab dalam menafkahi keluarganya sehingga secara proporsional mereka mendapat porsi warisan yang lebih besar daripada perempuan.

    Apabila laki-laki mendapat bagian yang sama atau lebih kecil, maka dapat menimbulkan ketidakadilan bagi mereka. Walau perempuan menerima bagian warisan lebih sedikit, hak-hak seperti mahar dan nafkah dari suami menjadi kompensasi yang menyeimbangkan ketentuan tersebut.

    Wallahu a’lam.

    (aeb/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • Halal Expert Semakin Dibutuhkan, BPJPH: Gajinya Bisa Melampaui Doktor



    Jakarta

    Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Ahmad Haikal Hasan menegaskan masa depan profesi halal expert semakin dibutuhkan dunia. Untuk itu, ia menekankan pentingnya peningkatan pengetahuan, pengalaman, dan kompetensi para pelaku di bidang halal.

    Menurutnya, kemampuan tersebut akan menjadikan para auditor halal, penyelia halal, pendamping halal, hingga juru sembelih halal (juleha) sebagai sumber daya manusia yang sangat bernilai.

    “Pertajam pengetahuan halal, perdalam pemahaman halal, dan perbanyak pengalaman halal. Niscaya, saya jamin, Anda akan menjadi orang yang sangat berharga di masa depan. Profesi halal expert memiliki nilai lebih tinggi daripada banyak bidang lainnya. Bahkan di luar negeri, gajinya bisa melampaui seorang doktor. Kenapa? Karena halal expert tidak mengenal batas usia,” ujar Haikal dalam keterangannya, Jumat (29/8/2025).


    Hal itu disampaikannya dalam acara Rapat Koordinasi Pembinaan Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) bertajuk “Peningkatan Ruang Lingkup dan Kompetensi LPH” yang berlangsung di Swiss-Belresidences Kalibata, Jakarta pada 25-26 Agustus 2025.

    Pada kesempatan ini, Haikal juga mengajak peserta untuk memperluas kemampuan dengan menguasai bahasa asing, terutama bahasa Inggris. Hal ini dinilainya sebagai pintu gerbang untuk bisa meraih kesempatan kerja yang lebih luas di luar negeri.

    “Jika bapak dan ibu mendalami serta menguasai bahasa Inggris, peluang kerja Anda sangat besar. Anda akan menjadi tenaga yang sangat diminati, karena dunia benar-benar membutuhkan halal expert,” tambahnya.

    Lebih lanjut, ia menekankan profesi halal expert bukan hanya terbatas pada satu bidang, melainkan mencakup berbagai peran penting dalam ekosistem halal.

    “Anda adalah auditor, Anda adalah penyelia, Anda adalah pendamping, Anda adalah juru sembelih halal. Anda adalah halal expert. Dan saat ini bapak-ibu sudah berada di jalur yang benar, karena masa depan ada di tangan halal,” paparnya.

    Dalam arahannya, Haikal juga membagikan pengalaman diplomasi halal yang baru saja dilakukan bersama jajaran BPJPH.

    “Kami baru saja dari Kedutaan Peru atas amanah Presiden. Apa yang mereka minta? Halal expert. Argentina juga minta, Meksiko juga minta, Hongkong minta, China minta, dan mereka tidak punya,” ungkapnya.

    Ia menegaskan profesi halal expert merupakan pekerjaan masa depan yang memiliki nilai strategis. Sebab, dunia saat ini menghadapi perubahan besar akibat teknologi kecerdasan buatan (AI) yang menggantikan banyak profesi salah satunya engineering. Namun, kebutuhan pangan dan fashion tetap menjadi kebutuhan utama manusia dan keduanya sangat erat dengan kehalalan.

    “Dunia lebih membutuhkan halal expert daripada engineer. Profesi engineer bisa digantikan AI. Tetapi halal tidak bisa. Masa depan adalah food dan fashion, dan keduanya membutuhkan Anda. Jadi, betul-betul cerah masa depan bapak-ibu sekalian,” paparnya.

    Di akhir sambutannya, Haikal mengajak seluruh peserta untuk tidak hanya mengembangkan diri, tetapi juga melibatkan keluarga dan generasi muda dalam membangun ekosistem halal nasional.

    “Kerahkan anak Anda, ponakan, suami, istri tampil sebagai halal expert. Selamat menjadi manusia masa depan, teruslah berkarya, jadikan pratama menjadi utama, perbanyak orang yang berprestasi disitu,” pungkasnya.

    (akn/ega)



    Sumber : www.detik.com

  • 50 Tema Maulid Nabi 2025 yang Islami dan Inspiratif


    Jakarta

    Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW pada tahun 1447 Hijriah atau 2025 Masehi menjadi momen istimewa bagi umat Islam untuk merenungkan kembali ajaran dan teladan Rasulullah. Mengangkat tema yang relevan dan penuh makna akan membuat peringatan Maulid Nabi semakin berkesan.

    Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2025 yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal (Ditjen) Bimas Islam Kementerian Agama (Kemenag RI), Maulid Nabi tahun ini jatuh pada Jumat, 5 September 2025.


    Tema Maulid Nabi 2025

    Berikut adalah 50 tema Maulid Nabi 2025 yang bisa menjadi inspirasi untuk berbagai acara, mulai dari masjid, sekolah, hingga komunitas.

    1. Nabi Muhammad SAW: Sang Teladan Abadi
    2. Maulid Nabi: Membumikan Akhlak Rasulullah di Era Modern
    3. Meneladani Nabi: Membangun Ukhuwah Islamiyah
    4. Rasulullah SAW: Mata Air Peradaban dan Rahmat Seluruh Alam
    5. Maulid: Spirit Hijrah dari Kegelapan Menuju Cahaya
    6. Mencontoh Nabi: Menguatkan Kepedulian Sosial dan Solidaritas
    7. Kemanusiaan dalam Ajaran Nabi: Mengayomi yang Lemah dan Terpinggirkan
    8. Maulid: Momen Kebangkitan Etos Kerja dan Kejujuran
    9. Rasulullah: Pahlawan Lingkungan dan Cinta Alam
    10. Nabi Muhammad: Inspirasi Persatuan dalam Keberagaman
    11. Meneladani Semangat Belajar Rasulullah SAW
    12. Pendidikan Karakter Anak dalam Bingkai Akhlak Nabi
    13. Maulid: Meneguhkan Jati Diri Pemuda Muslim
    14. Rasulullah: Guruku, Idolaku
    15. Membangun Generasi Qur’ani dengan Spirit Maulid Nabi
    16. Nabi Muhammad: Teladan Suami dan Ayah Terbaik
    17. Keluarga Sakinah Mawaddah Warahmah Berkah Maulid
    18. Maulid: Menghidupkan Kembali Nilai-Nilai Kekeluargaan
    19. Komunitas Produktif: Meniru Etos Kerja dan Gotong Royong Nabi
    20. Rasulullah: Pembimbing Rumah Tangga Berkah
    21. Dakwah Rasulullah: Bijak di Dunia Nyata dan Maya
    22. Maulid Nabi: Memanfaatkan Teknologi untuk Syiar Islam
    23. Berdakwah dengan Akhlak: Meneladani Metode Rasulullah
    24. Literasi Digital ala Nabi: Bijak Bermedia Sosial
    25. Mengabdi pada Umat: Menguatkan Peran Dai dan Daiyah
    26. Etos Kerja dan Perdagangan yang Halal ala Rasulullah
    27. Maulid: Membangun Kemandirian Ekonomi Umat
    28. Rasulullah SAW: Inspirasi Wirausaha Muslim Sejati
    29. Ekonomi Berkah: Mewujudkan Keadilan dan Kesejahteraan
    30. Menghidupkan Sunnah Rasulullah: Berdagang dengan Jujur dan Amanah
    31. Rasulullah: Perekat Bangsa, Penjaga Kedaulatan
    32. Maulid Nabi: Memperkuat Persatuan dalam Bingkai NKRI
    33. Toleransi Beragama ala Rasulullah: Indahnya Persaudaraan
    34. Wawasan Kebangsaan dalam Sirah Nabi
    35. Momen Maulid: Mewujudkan Indonesia Damai dan Sejahtera
    36. Hikmah di Balik Maulid: Memahami Hakikat Kenabian
    37. Ma’rifatullah dalam Teladan Nabi
    38. Mencintai Rasulullah: Jalan Menuju Cinta Ilahi
    39. Menggapai Syafaat Nabi di Hari Kiamat
    40. Memperdalam Tauhid: Belajar dari Kehidupan Rasulullah
    41. Kesehatan Holistik ala Rasulullah: Sehat Jasmani dan Rohani
    42. Maulid Nabi: Mengajarkan Hidup Sehat dan Bersih
    43. Rasulullah: Pelopor Kebersihan dalam Kehidupan Sehari-hari
    44. Etika Lingkungan dalam Pandangan Rasulullah
    45. Cinta Alam: Meneladani Sikap Nabi Terhadap Lingkungan
    46. Kisah Nabi: Pelajaran untuk Mengatasi Krisis
    47. Rasulullah: The Greatest Leader of All Time
    48. Maulid 2025: Resolusi Akhlak untuk Diri dan Umat
    49. Meneladani Visi Jauh ke Depan Rasulullah
    50. Menyambut 14 Abad Maulid Nabi: Refleksi dan Aksi Nyata

    Semoga daftar tema ini dapat membantu Anda dalam merencanakan peringatan Maulid Nabi 1447 H/2025 yang bermakna dan menginspirasi.

    (hnh/lus)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Kewajiban Suami dalam Rumah Tangga



    Jakarta

    Terdapat beberapa kewajiban seorang suami terhadap istrinya. Kewajiban ini dijelaskan dalam ajaran Islam dan wajib dilakukan bagi muslim beriman.

    Kewajiban-kewajiban seorang suami terhadap istrinya dijelaskan dalam banyak dalil, baik melalui Al-Qur’an ataupun dijelaskan dalam hadits Rasulullah SAW.

    Habib Ja’far dalam detikKultum detikcom, Sabtu (23/3/2024), menjelaskan kewajiban-kewajiban yang harus dipenuhi suami terhadap istrinya.


    “Yang paling berhak atas kebaikan kita adalah orang-orang terdekat kita, dan orang terdekat kita adalah keluarga kita. Bagi seorang pria dewasa yang sudah menikah, keluarga terdekat adalah istrinya. Bahkan ketimbang keluarga sebelumnya, yaitu ayahnya, ibunya, saudara-saudaranya, karena istri adalah tanggung jawab suami,” kata Habib Ja’far.

    Habib Ja’far juga menegaskan, suami memiliki kewajiban atas istrinya dan istri memiliki hak atas suaminya.

    Kewajiban seorang suami muslim, dijelaskan melalui sabda Rasulullah SAW. Dari Aisyah RA, Rasulullah SAW bersabda, “Sebaik-baiknya kalian adalah (suami) yang paling baik terhadap keluarganya dan Aku adalah yang paling baik terhadap keluargaku.” (HR Tirmidzi)

    “Intinya dari hadits ini adalah Nabi Muhammad adalah yang terbaik bagi keluarganya,” jelas Habib Ja’far.

    Hadits ini sekaligus menganjurkan setiap laki-laki untuk menjadi sosok terbaik bagi istrinya dan ayah terbaik bagi anak-anaknya.

    Habib Ja’far juga menjelaskan bahwa seorang suami memiliki kewajiban yang tidak bisa diganggu gugat kepada istrinya. Secara umum kewajiban suami kepada istri itu ada dua yang pertama kewajiban lahiriyah dan kedua kewajiban batiniah.

    Di antara kewajiban lahiriah yakni membelikan kebutuhan yang sifatnya materil. Termasuk diantaranya yakni mahar pernikahan sebagai simbol nafkah, memberikan tempat berlindung, kebutuhan makan, minum dan sebagainya. Termasuk kebutuhan pakaian, make up dan segala keperluan istri dalam batas wajar.

    “Istri juga berhak mendapatkan bantuan dalam mengurus rumah tangga. Urusan rumah tangga itu bukan hanya urusan istri. Menyapu, ngepel, bikin teh, bersih-bersih, bukan kewajiban istri tapi kewajiban bersama, suami dan istri,” tegas Habib Ja’far.

    Bahkan Rasulullah SAW mencontohkannya semasa hidup. Beliau sering menjahit sepatunya, menjahit pakaiannya, membuat minuman dan makanan sendiri. Itu semua sebagai contoh kewajiban seorang suami terhadap istrinya.

    “Banyak ulama mengatakan, jika seorang suami tidak bisa membantu istrinya di rumah maka ia berkewajiban menyediakan keringanan untuk istrinya di rumah berupa mesin cuci misalnya atau pembantu rumah tangga untuk membantu istrinya,” lanjut Habib Ja’far.”

    Selain kewajiban lahiriyah, ada juga kewajiban batiniyah yang harus dipenuhi seorang laki-laki terhadap istrinya. Apa saja yang termasuk dalam kewajiban batiniyah?

    Selengkapnya detikKultum Habib Ja’far: Ini Kewajiban Suami dalam Rumah Tangga bisa disaksikan DI SINI. Kajian bersama Habib Ja’far ini tayang tiap hari selama bulan Ramadan menjelang waktu berbuka puasa pukul 18.00 WIB. Jangan terlewat!

    (dvs/lus)



    Sumber : www.detik.com

  • Ingin Kaya Selamanya, Bagaimana Caranya?



    Jakarta

    Sungguh mengasyikkan kehidupan satu keluarga dengan dua putra. Satu anak laki, satu anak perempuan. Suami ganteng, istri cantik. Putra-putri semuanya good looking, juga pintar. Lulusan universitas ternama di luar negeri. Betapa istimewanya.

    Mereka hidup dengan damai. Ekonomi di atas rata-rata. Komunitas pergaulannya kelas menengah ke atas. Pergi dan tamasya ke luar negeri mudah. Bisa dua kali dalam satu tahun.

    Pada waktu mengadakan pesta wedding putrinya, dia pilih tempat yang istimewa. Tempat berkelas dan serba mewah. Begitu pun tetamu yang hadir, dari kelas dan strata yang sesuai.


    Masing-masing anak sudah diamankan dengan dibangunkan rumah di sekitar rumah induk. Rumah yang terbilang besar, halaman luas. Di daerah sekitar ibu kota negara. Pasti harganya mengikuti lokasinya.

    Masih tersedia apartemen, dan beberapa modal yang semuanya mengundang keyakinan untuk hidup di atas rata-rata, selamanya.

    Namun, hidup sulit diduga. Suatu ketika keinginan untuk menanjak, terus menyala. Kepala keluarga terus berusaha untuk melebarkan sayap usaha, termasuk terjun ke dalam dunia politik yang beraroma bahaya.

    Di dunia politik yang baru digelutinya, optimisme-nya tinggi. Dia terus berupaya maju sebagai calon legislatif pusat. Sampai juga pada pengerahan seluruh dana yang dipunya.

    Tiba masanya pemilihan umum usai. Dan ternyata dia gagal terpilih sebagai anggota legislatif pusat. Betapa pilunya.

    Dana bermilyar lepas begitu rupa. Hutang dalam jumlah menjulang harus segera dilunasi. Kebutuhan sehari-hari menuntutnya tetap berada di kelas yang di atas rata-rata. Sumber penghasilan yang dulunya pernah menjadi penyandang utama. Sudah lama ditinggalkannya. Beberapa usaha yang dibangun dan dibina bersama beberapa orang kolega, berlanjut kepada penggelapan dana. Seluruh koleganya kabur entah ke mana. Hidup pun jadi merana.

    Sumbangan dari putra-putrinya sudah mencapai angka maksimal. Dalam upaya menutup kebutuhan sehari-hari. Untuk menutup bunga hutang yang tak tahu pasti entah kapan selesainya. Jangankan pokoknya, bunganya saja belum mampu dibayarkan setiap bulannya.

    Upaya berhutang lagi demi menyambung hidup sudah sering dilakukan. Kadang berhasil kadang tidak. Bagaimana bisa berhasil, hutang yang dulunya belum dibayar sudah berhutang lagi. Hutang bertumpuk, pelunasan belum ada. Jadilah hidup semakin sengsara.

    Itu kejadian fakta. Beberapa fakta yang serupa dengan itu boleh jadi merupakan pilihan bukti bahwa hidup bagai roda pedati. Kaya-miskin, senang-susah silih berganti.

    Haruskah semua orang menerima keyakinan itu. Hidup bagai roda pedati? Sebentar, tunggu dulu!

    Ada sepasang suami istri, hidup dalam kemiskinan selama bertahun-tahun di zaman Nabi Musa AS. Suatu hari, dalam keadaan tenang, sang istri berkata kepada suaminya, “Bang, bukankah Musa itu Nabi Allah dan bisa berbicara dengan-Nya?” “Benar,” ujar sang suami.
    “Kenapa kita tidak coba pergi kepadanya, bercerita tentang kondisi kita? Kita minta dia berbicara kepada Tuhannya agar kita diberi kekayaan, agar kita bisa hidup senang dan berkecukupan.”

    Besoknya, mereka mendatangi Nabi Musa, menyampaikan maksudnya. Lalu, Nabi Musa bermunajat menghadap Allah, memohonkan keinginan suami istri itu. Allah Maha Mendengar, Maha Melihat, tidak ada satu pun yang tersembunyi dari-Nya, di langit mau pun di bumi. Allah berfirman: “Wahai Musa, sampaikan kepada mereka bahwa Aku telah mengabulkan permintaan mereka. Aku akan memberi mereka kekayaan, tapi hanya satu tahun. Setelah itu, Aku akan kembalikan mereka menjadi orang miskin.”

    Sontak, ketika mendengar kabar dari Nabi Musa, pasangan suami istri ini gembira luar biasa. Tepat beberapa hari berselang, rezeki melimpah dari arah yang tidak mereka duga. Menjadikan mereka kaya raya. Mereka hidup senang dan bahagia. Sang istri berujar kepada sang suami, “Bang, ingat loh ya, kita diberi kekayaan hanya satu tahun. Setelah itu kita akan miskin lagi.” “Benar,” jawab sang suami. “Kalau begitu, kita gunakan saja kekayaan ini untuk membantu banyak orang. Paling tidak dalam setahun ini, kita akan siapkan makan orang-orang fakir dan menyantuni anak yatim.” Sang suami setuju.

    Lalu mereka membangun rumah singgah untuk membantu para musafir. Rumah itu dibangun dengan tujuh pintu, masing-masing pintu menghadap ke jalan yang berjumlah tujuh persimpangan. Keluarga ini pun mulai menyambut setiap musafir yang datang dan memberi mereka makan dan tempat singgah gratis, siang malam. Mereka terus sibuk melayani orang yang membutuhkan selama berbulan-bulan. Setahun berlalu sepasang suami istri ini tetap sibuk membantu para musafir dan memuliakan tamu yang berdatangan. Kehidupan mereka pun tetap kaya. Mereka lupa dengan tenggat waktu yang ditetapkan Allah tersebut.

    Melihat itu, Nabi Musa pun heran, lalu bertanya kepada Allah seraya berkata: “Wahai Rabb, Engkau telah menetapkan syarat kepada mereka hanya satu tahun. Sekarang, sudah satu tahun lebih, tetapi mereka tetap hidup kaya?” Allah berfirman: “Wahai Musa, Aku membuka satu pintu di antara pintu-pintu rezeki kepada keluarga tersebut, lalu mereka membuka tujuh pintu untuk membantu hamba-hamba-Ku. Wahai Musa! Aku merasa malu kepada mereka. Wahai Musa! Apakah mungkin hamba-Ku lebih dermawan dari-Ku?” Nabi Musa menjawab: “Maha Suci Engkau Ya Allah, Maha Mulia urusan-Mu dan Maha Tinggi kedudukan-Mu”

    Kisah ini pernah penulis munculkan dalam “Shalawat untuk Kaya, Kok Bisa?”

    Pasangan di atas membatalkan keyakinan kebanyakan orang tentang hidup bagai roda pedati. Saat tibanya deadline kejatuhan menjadi miskin, ditepisnya dengan terus memberi dan terus melakukan pertolongan tanpa inginkan balasan. Tanpa perhitungan untung rugi. Ikhlash karena menikmati kesempatan harta berlimpah dari Tuhan.

    Tuhan ‘malu’ terhadap perilaku demikian. Ia menumpahkan rahmatNya yang tak berkesudahan. Bekal keyakinan hidup bagai roda pedati yang umumnya diyakini kebanyakan orang, terpatahkan secara sempurna.

    Semoga setiap kita bisa melakukan. Apa yang terbaik menurut Tuhan. Antara lain terus memberikan pertolongan, terutama memberikan harta kepada siapa pun yang membutuhkan. Ikhlash hanya demi Tuhan.

    Alhamdulillah hidup pun kaya raya selamanya. InsyaAllah senantiasa dalam ridlo Tuhan, aamiin!

    Abdurachman

    Penulis adalah Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Pemerhati spiritual medis dan penasihat sejumlah masjid di Surabaya

    Artikel ini adalah kiriman dari pembaca detikcom. Seluruh isi artikel menjadi tanggung jawab penulis

    (erd/erd)



    Sumber : www.detik.com

  • Akhir Tahun, Maudy Koesnaedi Umroh Bareng Anak dan Suami



    Jakarta

    Maudy Koesnaedi mengungkapkan rasa syukurnya karena dapat menginjakkan kaki di Tanah Suci, Makkah. Ia menunaikan ibadah umroh bersama suami dan anak semata wayangnya.

    Dalam unggahan video di akun instagramnya @maudykoesnaedi, pemeran sosok Zainab dalam sinetron Si Doel Anak Sekolahan ini menunjukkan momen ibadahnya bareng keluarga.

    “Alhamdulillah. Terwujud niat umroh akhir tahun, bersama doubleE,” tulis Maudy.


    Lebih lanjut ia juga menuliskan bahwa ini umroh pertama sang putra, Eddy. Ia ingin mengajak Eddy Maliq Meijer untuk beribadah umroh sebelum ia lulus sekolah dan melanjutkan pendidikannya.

    “Ingin ajak @eddy_mm umroh pertamanya sebelum nanti insyaAllah lulus sekolah dan lanjut kemanapun Eddy melangkah menuju masa depannya,” tulis Maudy.

    Dalam video tampak Maudy dan keluarga khusyuk beribadah mengenakan pakaian ihram.

    Maudy juga mengucapkan syukur sekaligus mengungkapkan terima kasih kepada sang suami, Erik Meijer. Ia juga berharap semoga ibadahnya menjadi pengalaman yang berharga.

    “Makasih @emjkt sayang sudah mengusahakan semua yang terbaik. Semoga menjadi pengalaman batin yang baik untuk kita ya. Aamiin YRA.”

    Postingan ini disambut positif oleh netizen. Lebih dari 29 ribu netizen memberikan like dan 400 orang membagikan komentarnya.

    “InsyaAllah mabrur buat kalian semua, aamiin,” tulis Rano Karno.

    “Kok aku ikut terharu nangis ya. Alhamdulillah bisa umroh sekeluarga. Umroh itu bukan bagi mereka yang mampu, tapi yang memang Allah undang. Dia izinkan,” tulis netizen.

    (dvs/lus)



    Sumber : www.detik.com

  • Puluhan Calon Jemaah Haji Kotawaringin Timur Mengundurkan Diri



    Jakarta

    Sebanyak 34 calon jemaah haji 2025 asal Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah mengundurkan diri. Pengunduran diri tersebut murni atas kemauan calon jemaah dengan ragam alasan.

    “Kuota haji Kotim 2025 ini ada 206 orang dan yang sampai saat ini telah melakukan verifikasi ada 188 orang. Dari jumlah tersebut ada 34 orang yang mengundurkan diri,” terang Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kotim Khairil Anwar, dikutip dari Antara, Minggu (5/1/2025).

    Lebih lanjut ia menjelaskan, selain dari 34 orang itu ada empat calon jemaah haji yang masih belum memberi kepastian untuk melanjutkan atau tidak. Kemenag sendiri masih memberi waktu bagi calon jemaah untuk memikirkan lebih lanjut sebelum Februari 2025.


    Alasan pengunduran diri para jemaah salah satunya karena pasangan atau keluarga yang direncanakan berangkat bersama telah meninggal. Selain itu, ada juga yang masih ragu menunggu kepastian Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) yang belum ditetapkan pemerintah.

    “Padahal kalau ada yang meninggal dunia, misalnya orang tua atau suami, itu bisa digantikan oleh ahli waris di bawahnya,” kata Khairil menjelaskan.

    “Untuk Bipih sampai saat ini belum ada, karena belum ada rapat antara Kemenag pusat dengan Komisi VIII DPR. Jadi, kami belum mengetahui apakah Bipih tahun ini naik atau turun tetapi kemungkinan tidak beda jauh dari tahun kemarin,” tambahnya.

    Keputusan para calon jemaah haji ini sangat disayangkan oleh Khairil. Sebab, kuota haji setiap tahunnya terbatas sedangkan daftar tunggu terus meningkat.

    Di Kotim, lanjutnya, diperkirakan butuh waktu 26 tahun untuk menyelesaikan antrean haji. Meski begitu, Khairil tidak menyebut berapa banyak yang mengantre di daftar tunggu.

    Daftar tunggu haji yang menjadi acuan adalah dari Kemenag Kantor Wilayah Provinsi Kalimantan Tengah dan nomor urutnya acak dari seluruh kabupaten/kota di wilayah setempat. Walau calon jemaah yang mengundurkan diri berasal dari Kotim namun penggantinya bisa saja dari kabupaten lain yang berada pada urutan di bawahnya.

    “Kuota yang kosong itu tetap akan diisi oleh calon lain, tetapi kami tidak tahu apakah yang mengisi itu dari Kotim atau kabupaten lain, karena sistem antreannya itu urut kacang dari kabupaten/kota se-Kalteng. Makanya, sayang sekali kalau kuota kita tidak terisi optimal,” ungkapnya.

    Khairil berharap jumlah calon jemaah haji yang mengundurkan diri tidak bertambah. Mereka yang mengundurkan diri, katanya, sebaiknya mempertimbangkan kembali sebelum batas waktu yang ditentukan. Walau demikian, Kemenag tidak bisa memaksakan karena keputusan akhir tetap di tangan calon jemaah.

    “Mudah-mudahan kuota tahun ini bisa tercapai, kami terus sosialisasikan untuk bisa mencapai kuota sesuai dengan yang diharapkan,” pungkas Khairil.

    Menurut rencana, keberangkatan jemaah haji 1446 H/2025 M dijadwalkan mulai 2 Mei 2025.

    (aeb/kri)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Doa Suami untuk Istri, Yuk Baca agar Rumah Tangga Berkah dan Harmonis



    Jakarta

    Doa suami untuk istri adalah salah satu sunnah yang Rasulullah SAW ajarkan kepada umat Islam. Mendoakan istri dapat menjadi kado terbaik dalam hubungan pernikahan agar senantiasa diberikan keberkahan dan keharmonisan rumah tangga.

    Anjuran mendoakan istri diterangkan dalam hadits yang dinukil dari buku Hadiah Pernikahan terindah karya Ibnu Wanitiniyah, Rasulullah SAW bersabda:

    “Apabila salah seorang diantara kalian menikahi seorang wanita atau membeli seorang budak, peganglah terlebih dahulu keningnya, sebutlah nama Allah dan berdoalah untuk keberkahannya dengan mengucapkan doa:


    ‘Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikannya (istri) dan kebaikan apa yang aku ambil dari padanya, serta aku berlindung kepada-Mu dari kejahatannya dan kejahatan apa yang ada di dalamnya, juga dari kejahatan dari apa yang aku ambil dari padanya.’” (HR Abu Dawud, Nasa’i, dan Ibn Majah).

    Selain itu, memanjatkan doa untuk istri juga pernah dilakukan oleh Rasulullah SAW untuk Aisyah. Dikisahkan dalam buku Romansa di Rumah Nabi SAW oleh Abu Hamzah Al-Ghamidi, Aisyah RA pernah berkata,

    “Aku mengetahui Rasulullah SAW memiliki hati yang sangat baik. Aku berkata kepada beliau, ‘Wahai Rasulullah, doakanlah aku!’ Kemudian beliau pun berdoa:

    اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِعَائِشَةَ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهَا وَمَا تَأَخَّرَ وَمَا أَسَرَّتْ وَمَا أَعْلَنَتْ

    Artinya: “Ya Allah, ampunilah dosa Aisyah yang telah lalu, yang akan datang, yang dilakukannya secara sembunyi-sembunyi, dan yang dilakukannya secara terang-terangan.”

    Urwah RA berkata, “Aisyah RA tertawa hingga menjatuhkan kepalanya di pangkuan Rasulullah Saw. Beliau bersabda, ‘Apakah engkau bahagia dengan doaku?’

    Aisyah RA menjawab, ‘Bagaimana aku tidak bahagia dengan doamu.’ Nabi SAW bersabda, ‘Demi Allah, itu adalah doaku untuk umatku (yang selalu aku ucapkan) di dalam sholat,’” (HR Bazzar).

    Lantas, seperti apa bacaan doa suami untuk istri yang bisa dipanjatkan? Berikut ini di antaranya dilansir dari Kitab Doa Mustajab Terlengkap karya H. Amrin Ali Al-Kasyaf.

    Bacaan Doa Suami untuk Istri

    1. Doa Suami untuk Istri di Malam Pertama Pernikahan

    اللَّهُمَّ إِنِّى اَسْتَلُكَ خَيْرُهَا وَخَيْرُ مَا جَبَلْتَهَا وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ

    Latin: Allaahumma innii as-aluka khairahaa wa khaira maa jabaltahaa wa a’uudzubika min syarrihaa wa syarri maa jabaltahaa ‘alaih.

    Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikannya dan kebaikan apa saja yang Engkau tetapkan padanya. Dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukannya dan keburukan apa saja yang Engkau tetapkan kepadanya.”

    2. Doa Suami untuk Istri agar Diberi Keberkahan

    اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي أَسْمَاعِنَا وَأَبْصَارِنَا وَقُلُوْبِنَا وَأَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا وَتُبْ عَلَيْنَا إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ

    Latin: Allaahumma baariklanaa fii asmaa’inaa wa abshaarinaa wa quluubinaa wa azwaajinaa wa dzurriyyaatinaa wa tub’alainaa innaka antattawwaabur rahiim.

    Artinya: “Ya Allah, berkahilah kami dalam pendengaran kami, penglihatan kami, hati kami, istri-istri kami, dan anak keturunan kami, dan terimalah taubat kami. Sesungguhnya, Engkau Maha Penerima Taubat dan Maha Penyayang.”

    3. Doa Suami untuk Istri agar Diberi Kebahagiaan

    وَٱلَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَٰجِنَا وَذُرِّيَّٰتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَٱجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

    Latin: Wallażīna yaqụlụna rabbanā hab lanā min azwājinā wa żurriyyātinā qurrata a’yuniw waj’alnā lil-muttaqīna imāmā.

    Artinya: “Dan orang orang yang berkata: “Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS Al-Furqan: 74).

    4. Doa Suami ketika Istri Masuk Kamar

    Ketika istri memasuki kamar, suami dapat meletakkan tangannya di bagian kening istri kemudian menghadap bersama-sama ke arah kiblat seraya membaca doa:

    اللَّهُمَّ بِأَمَانَتِكَ أَخَذْتُهَا وَبِكَلِمَاتِكَ اسْتَحْلَلْتُ فَرْجَهَا، فَإِنْ قَضَيْتَ لي مِنْهَا وَلَدًا فَاجْعَلْهُ مُبَارَكًا سَوِيًّا وَلَا تَجْعَلْ لِلشَّيْطَانِ فِيْهِ شَرِيكًا وَلَا نَصِيبًا

    Latin: Allaahumma biamaanatika akhattuhaa, wa bikalimaatika istahlaltu farjahaa, fain qadhaita lii minhaa waladan fajalhu mubaarakan syawiyyaa, walaa taj’al lisy syaithaani fiihi syariikan walaa nashiiban.

    Artinya: “Ya Allah, dengan amanat-Mu kujadikan ia istriku dan dengan kalimat-kalimat-Mu dihalalkan bagiku kehormatannya. Jika Engkau tetapkan bagiku memiliki keturunan darinya, jadikan keturunanku keberkahan dan kemuliaan, dan jangan jadikan setan ikut serta dan mengambil bagian di dalamnya.”

    5. Doa Suami untuk Istri agar Diberi Keturunan yang Soleh dan Solehah

    ربَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجَعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

    Latin: Rabbanaa hablanaa min azwaajinaa wa dzurriyaatinaa qurrata a’yuuniw waj’alnaa lil muttaqiina imaamaa.

    Artinya: “Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS Al-Furqan: 73).

    Demikian sejumlah doa suami untuk istri yang bisa dipanjatkan agar rumah tangga senantiasa diberi keberkahan.

    (dvs/dvs)



    Sumber : www.detik.com