Tag: suara

  • Biar Nggak Bikin Berisik Tetangga, Ini Tips Buat Ruangan Kedap Suara di Rumah


    Jakarta

    Memiliki rumah yang berdempetan dengan tetangga terkadang membuat penghuni kurang nyaman. Sebab, bisa saja suara yang keluar dari rumah dianggap terlalu berisik sehingga mengganggu tetangga.

    Kegiatan sehari-hari di rumah bisa saja menimbulkan suara berisik, seperti saat menonton film, memainkan alat musik, dan lainnya. Maka dari itu, sebaiknya ruangan yang ada di rumah dibuat kedap suara agar tidak mengganggu tetangga.

    Untuk membuat ruangan kedap suara, ada beberapa hal mudah yang bisa dilakukan. Sebagai contoh, menaruh rak buku di dinding, memasang karpet, dan lainnya.


    Dilansir dari The Spruce, Rabu (24/7/2024), berikut ini tips membuat ruangan kedap suara.

    Membuat Dinding dan Ruangan Kedap Suara

    Kamu bisa menaruh rak buku ataupun kabinet pada dinding untuk meminimalisir transmisi suara. Material dan barang-barang yang diletakkan di rak maupun kabinet mampu menahan getaran dan mengurangi transmisi suara.

    Kamu juga bisa menambahkan sofa serta bantal-bantal untuk menyerap dan meredam suara.

    Material yang Bisa Meredam Suara

    Ada beberapa material yang memang digunakan untuk meredam suara pada sebuah ruangan, yaitu:

    – Mass-loaded vinyl (MLV)

    MLV adalah vinil tipis berukuran 1/16 inci dan sangat padat yang ditempel dengan partikel logam. Penggunaan MLV bisa menjadi solusi untuk meredam suara dengan harga murah dan material tipis.

    – Panel Akustik

    Panel akustik tersedia dalam bentuk papan atau kain yang digantung di dinding untuk meredam suara. Ada 2 jenis panel akustik, yaitu untuk menghentikan kebisingan agar tidak memantulkan dari permukaan keras di bagian dalam dan ada yang menghalangi masuknya suara melalui pintu atau jendela.

    – Acoustic Foam

    Acoustic foam menyerap suara dalam ruangan dengan membatasi getaran yang menimbulkan suara. Panel ini terbuat dari poliuretan yang lembut dan berpori.

    – Drywall Konvensional dan Soundproofing

    Drywall konvensional merupakan bahan bangunan yang berat dan padat sehingga bisa menambah masa pada dinding ruangan untuk mencegah suara dapat melewatinya. Sementara itu, Soundproofing Drywall mirip seperti Drywall konvensional, namun harganya lebih mahal. Sebab, satu lapisan Soundproofing Drywall sudah cukup untuk membuat ruangan kedap suara, sementara drywall konvensional membutuhkan 2 lembar untuk dapat meredam suara.

    Membuat Lantai Kedap Suara

    Kamu bisa menggunakan karpet untuk membantu meredam suara pada suatu ruangan. Bisa juga menambahkan bantalan di bawah karpet yang tebal untuk meningkatkan potensi meredam suara.

    Membuat Jendela Kedap Suara

    Kamu bisa menggunakan tirai akustik atau tirai kedap suara yang diletakkan di trim jendela untuk menghalangi suara. Selain itu, kamu juga bisa menggunakan weatherstripping pada jendela maupun pada pintu. Weatherstripping ini biasanya digunakan untuk menghalangi angin, air hujan, dan lainnya masuk ke dalam rumah.

    Itulah beberapa cara untuk membuat ruangan kedap suara di rumah. Semoga bermanfaat ya!

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Buat Ruang Kedap Suara dan Pilihan Materialnya Biar Nggak Ganggu Tetangga


    Jakarta

    Rumah seharusnya menjadi tempat bagi penghuninya mendapatkan ketenangan, beristirahat, dan bersenang-senang. Namun, apabila hidup bertetangga, jangan sampai cara kamu bersenang-senang mengganggu tetangga, begitu pun sebaliknya.

    Apabila kamu senang karaoke, menyetel lagu yang cukup keras, atau mengadakan pesta di rumah, jangan sampai suara tersebut terdengar ke luar hingga mengganggu tetangga. Bagaimana bisa?

    Tentu memungkinkan. Saat ini sudah ada banyak cara untuk meredam suara agar tidak terdengar hingga ke luar ruangan. Sama seperti konsep ruang bioskop, di rumah pun bisa dibuat ruangan kedap suara.


    Dengan cara ini, kamu dan tetangga akan sama-sama nyaman karena kamu dapat bersenang-senang, tetangga kamu juga tidak akan terganggu kegiatan dan istirahatnya. Lantas, bagaimana cara membuat ruangan kedap suara?

    Mengutip dari The Spruce, Sabtu (31/8/2024), berikut ini tips membuat ruangan kedap suara.

    Membuat Dinding dan Ruangan Kedap Suara

    Ketika ingin mendekorasi ruangan agar kedap suara, kamu memerlukan material yang menghalau suara tersebut keluar. Benda berbahan keras, tidak menjamin suara tidak keluar ruangan. Mulai dari dinding, kamu bisa meletakkan rak buku ataupun kabinet pada dinding untuk meminimalisir transmisi suara. Material dan barang-barang yang diletakkan di rak maupun kabinet mampu menahan getaran dan mengurangi transmisi suara.

    Selain itu, tambahkan perabotan berbahan lembut seperti sofa serta bantal-bantal untuk menyerap dan meredam suara.

    Material yang Bisa Meredam Suara

    Ada beberapa jenis material yang dapat digunakan untuk meredam suara pada sebuah ruangan, berikut di antaranya:

    1. Mass-loaded vinyl (MLV)

    MLV adalah vinil tipis berukuran 1/16 inci dan sangat padat yang ditempel dengan partikel logam. Penggunaan MLV bisa menjadi solusi untuk meredam suara dengan harga murah dan material tipis.

    2. Panel Akustik

    Material satu ini adalah sebuah papan atau kain yang digantung di dinding untuk meredam suara. Panel akustik memiliki 2 jenis, yaitu untuk menghentikan kebisingan agar tidak memantulkan dari permukaan keras di bagian dalam dan ada yang menghalangi masuknya suara melalui pintu atau jendela.

    3. Acoustic Foam

    Jika tadi seperti kayu atau kain, acoustic foam terbuat dari poliuretan yang lembut dan berpori. Fungsinya dapat menyerap suara dalam ruangan dengan membatasi getaran yang menimbulkan suara.

    4. Drywall Konvensional dan Soundproofing

    Jika kamu menginginkan material yang lebih bagus kinerjanya untuk menghalau suara, kamu bisa memilih drywall konvensional Soundproofing Drywall.

    Drywall konvensional merupakan bahan bangunan yang berat dan padat sehingga bisa menambah masa pada dinding ruangan untuk mencegah suara dapat melewatinya. Sementara itu, Soundproofing Drywall tidak jauh berbeda dengan drywall konvensional hanya saja harganya lebih mahal.

    Sebab, satu lapisan Soundproofing Drywall sudah cukup untuk membuat ruangan kedap suara, sementara drywall konvensional membutuhkan 2 lembar untuk dapat meredam suara.

    Membuat Lantai Kedap Suara

    Tidak cukup pada dinding, kamu juga bisa melapisi lantai dengan karpet agar suara hanya terdengar di dalam ruangan. Bisa juga menambahkan bantalan di bawah karpet yang tebal untuk meningkatkan potensi meredam suara.

    Membuat Jendela Kedap Suara

    Apabila di ruangan tersebut terdapat jendela, kamu perlu menambahkan menggunakan tirai akustik atau tirai kedap suara yang diletakkan di trim jendela untuk menghalangi suara. Pilihan lainnya adalah dengan memakai weatherstripping pada jendela maupun pada pintu. Weatherstripping ini biasanya digunakan untuk menghalangi angin, air hujan, dan lainnya masuk ke dalam rumah.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Tetangga Renovasi Rumah Bikin Debu dan Bising, Kita Bisa Apa?



    Jakarta

    Pernahkah kamu merasa terganggu dengan renovasi rumah yang lagi dilakukan tetangga? Rumah kita jadi mudah berdebu dan terganggu karena suara berisik dari tukang?

    Kadang kita merasa bingung apa yang harus dilakukan saat berada di kondisi seperti itu. Kita harus memperjuangkan kenyamanan kita namun di sisi lain, kita juga harus menghormati hal tetangga merenovasi rumahnya.

    Kalau sudah ada di posisi ini, apa yang harus dilakukan ya?


    Mengajukan Komplain secara kekeluargaan

    Menurut Andi Saputra seorang advokat hukum yang dihubungi oleh detikcom, untuk menyelesaikan masalah ini kamu bisa lakukan musyawarah mufakat. Kamu bisa mengajukan komplain terkait debu yang berterbangan dan suara berisik. Kemudian, meminta solusi untuk mencegah debu yang berterbangan ke rumah kamu misalnya dengan menutup lokasi renovasi menggunakan terpal. Untuk suara berisik seperti bor, las, palu. Kamu bisa meminta agar renovasi rumah dilakukan pada siang hari dimulai dari pukul 08.00 WIB sampai 17.00 WIB. Di luar jam tersebut merupakan waktu untuk istirahat.

    Jalur Hukum

    Jika semua cara secara kekeluargaan telah ditempuh namun nggak ada respons baik dari pemilik rumah yang direnovasi maka kamu bisa bawa kasus ini ke jalur hukum. Andi mengatakan, jika sudah mengalami jalan buntu, maka kamu bisa menggugat mereka secara perdata, dengan mengajukan somasi terlebih dahulu. Kamu bisa mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri.

    Hal itu sesuai dengan Pasal 1365 KUHPerdata yang berbunyi:

    “Tiap perbuatan yang melanggar hukum dan membawa kerugian kepada orang lain, mewajibkan orang yang menimbulkan kerugian itu karena kesalahannya untuk menggantikan kerugian tersebut”.

    Kamu bisa menggugat mereka sebab salah satu unsur di dalam ketentuan Pasal 1365 KUHPerdata ialah tentang kerugian bagi orang lain. Dalam kasus ini, kerugian terbesar adalah adanya kerugian immateriil yaitu ketidaknyamanan dari debu dan suara berisik renovasi rumah yang mengganggu.

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan kamu vie email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Harga Rumah dekat Masjid Belum Tentu Lebih Murah!



    Jakarta

    Indonesia merupakan negara dengan mayoritas masyarakatnya beragama Islam. Rumah ibadah umat Muslim yakni masjid dan musala jumlahnya ratusan ribu di sini. Lokasinya pun kebanyakan berada di tengah-tengah permukiman masyarakat.

    Namun, ada beberapa kekhawatiran yang muncul, jika rumah berada di dekat masjid atau musala disebut dapat mempengaruhi harga jual rumah tersebut. Bahkan ada yang menyebut jika ingin membeli rumah murah, kita bisa mencari rumah yang berada di dekat masjid atau musala. Apakah benar demikian?

    Menurut Pengamat Properti Anton Sitorus, tidak semua rumah yang berada di dekat masjid dan musala atau rumah ibadah lain bisa dijual dan dibeli murah. Sebab, pasar properti itu unik. Penentuan harga atau nilai properti tersebut akan berbeda-beda tergantung pada lokasi, waktu pembelian, kebutuhan pemilik rumah, hingga kondisi bangunannya.


    “Ciri khas properti itu, unik. Walaupun di lokasi yang sama, di jalan yang sama, di lokasi daerah yang sama. Itu bisa berbeda value-nya karena kita nggak bisa megeneralisasi, pukul rata semua begitu, nggak bisa,” kata Anton saat dihubungi detikProperti, Selasa (8/4/2025).

    Anton menyampaikan besar atau kecil nilai sebuah properti ditentukan oleh permintaan (demand) dan pasokan (supply).

    “Tergantung kondisi setempat. Jadi, kalau misalnya dia (rumah) memang berada di lokasi perumahan yang elit misalnya gitu ya, dia demand-nya tinggi di daerah itu, ya pasti harganya naik. Tiap lokasi bisa berbeda-beda. Makanya kalau properti itu, saya dibilang unik,” jelasnya.

    Ia memberikan contoh rumah yang posisinya hook bisa saja dijual dengan harga berbeda. Bisa saja rumah hook yang berada di ujung jalan yang buntu harganya lebih murah daripada rumah hook di jalan yang sama tetapi lokasinya dekat dengan jalan raya yang lebih mudah akses keluar masuknya.

    Begitu pula dengan rumah dekat masjid atau musala, ada yang merasa rumah dekat rumah ibadah tidak nyaman, dan ada yang justru mengincar posisi tersebut.

    “Semua itu harus kita lihat kasus per kasus, kondisinya seperti apa, dan juga bagaimana kebudayaan, faktor sosial, di daerah itu sangat berpengaruh. Kalau misalnya di satu daerah yang masyarakatnya religius, mungkin malah kalau rumahnya di samping masjid, malah tinggi nilainya,” tuturnya.

    Senada, CEO Indonesia Property Watch (IPW) Ali Tranghanda mengungkapkan nilai properti rumah di dekat masjid atau musala tergantung pada siapa pembelinya. Apabila kalau pembelinya seorang Muslim kemungkinan rumah tersebut dapat terjual dengan harga yang sesuai dengan pasar. Namun, apabila calon pembelinya bukan seorang Muslim, akan ada pertimbangan, terutama mengenai pengeras suara masjid yang akan sering digunakan untuk mengumandangkan adzan.

    “Pada dasarnya tergantung mayoritas penghuninya. Konsumen mayoritas non muslim, sering tidak mau berdekatan dengan masjid karena dianggap suara speaker mengganggu,” ujar Ali.

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Suara Berisik di Loteng Bisa Jadi Ulah Musang, Ini Cara Mengusirnya



    Jakarta

    Musang merupakan hewan liar yang jarang menampakkan dirinya namun masih sering kita temukan di sekitar rumah kita. Nah loteng rumah menjadi salah satu tempat favorit bagi musang untuk bersarang.

    Masalahnya, musang yang bersarang di loteng rumah akan sangat mengganggu. Sebab aktivitas musang di loteng mengeluarkan suara berisik. Hewan ini juga bisa menggigit atau mencakar pemilik rumah.

    Untuk mengusir hewan ini dari loteng rumah ada 7 cara, salah satunya menggunakan kemenyan. Berikut penjelasannya:


    Pasang Lampu di Loteng

    Memasang lampu pada loteng membantu kamu memahami apa yang ditakuti oleh hewan ini. Musang tidak menyukai silau cahaya seperti lampu karena musang adalah hewan yang tergolong nokturnal atau berkeliaran hanya saat malam hari.

    Menaruh Belerang

    Belerang memiliki bau yang tidak sedap juga tajam, hal ini membuat musang benci karena hewan ini memiliki penciuman yang tajam sehingga tidak tahan terhadap bau belerang. Kamu bisa menaruh ini di dekat loteng. Tidak hanya musang, kamu bisa memakai belerang untuk mengusir hewan liar lainnya, seperti tikus dan kelelawar. Belerang ini bisa kamu temukan dan beli di situs belanja.

    Tutup Celah Plafon

    Celah plafon harus kamu tutup bahkan jika celah tersebut berukuran kecil agar tidak ada jalur yang bisa dilewati oleh musang. Sebab tidak hanya loteng adalah lokasinya untuk bersembunyi karena gelap dan lembab, area plafon juga menjadi tempat berlindung saat siang hari sebelum keluar pada malam hari.

    Minyak Kemenyan

    Jika kamu tidak memiliki belerang, minyak kemenyan memiliki bau yang menyengat dan tidak disenangi oleh musang sehingga minyak ini bisa dijadikan cara untuk mengusir hewan liar ini.

    Tebang Dahan Pohon

    Musang yang berkeliaran di sekitar rumah kemungkinan terjadi karena berpindah dari pohon-pohon di sekitar rumah kamu. Agar tidak mendekati area perumahan, kamu bisa menebang dahan atau ranting pohon sehingga musang tidak bisa berpindah ke setiap pohon dan mendekati lingkungan kamu.

    Perangkap Hewan

    Memasang perangkap adalah alternatif yang bisa kamu pakai jika musang terus berkeliaran atau kamu gagal untuk menghalau hewan ini di sekitar perumahan kamu. Kamu bisa memakai cara ini dengan memancing musang keluar apabila hewan ini bersembunyi terus di suatu tempat.

    Pasang Material Baja Pada Rumah

    Alternatif ini bisa diperuntukkan jika rumah kamu dalam masa pembangunan atau renovasi dan terdapat fenomena dimana kamu sering mendengar musang berkeliaran sekitar rumah. Material baja ini bisa menjadi pilihan untuk kamu sebab musang akan sulit mencengkram material baja sehingga rumah kamu bebas dilewati oleh hewan liar ini. Misalnya untuk kasus pengaplikasian material baja bisa kamu terapkan pada kanopi.

    Inilah 7 cara yang bisa kamu terapkan untuk mengusir musang dari sekitar rumah kamu. Semoga bermanfaat!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Atasi AC Berisik, Tak Perlu Panggil Teknisi!


    Jakarta

    AC yang mengeluarkan suara bisik terkadang bikin penghuni merasa was-was dan tidak nyaman. Selain khawatir AC menjadi rusak, suara berisik itu dapat mengganggu istirahat di malam hari.

    Suara berisik dari AC bisa menandakan sejumlah hal. Jangan anggap sepele suara tersebut karena jika dibiarkan dapat memicu kerusakan yang lebih parah.

    Sebelum memanggil teknisi AC ke rumah, sebenarnya kamu bisa mengecek dan mengatasi suara berisik AC secara mandiri. Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Penyebab Suara AC Berisik

    Ada sejumlah hal yang menyebabkan AC di rumah mengeluarkan suara berisik. Dilansir situs Franks Repair Plumbing, berikut sejumlah penyebabnya:

    1. Filter Udara Kotor

    Pada umumnya suara AC yang berisik disebabkan karena filter udara sudah kotor. Kondisi itu membuat aliran udara jadi tersumbat dan memaksa AC bekerja lebih keras, sehingga memicu suara bising yang mengganggu ketenangan.

    2. Komponen Aus

    Bantalan dan dinamo motor fan di dalam komponen AC membutuhkan pelumas agar tetap bekerja secara optimal. Jika lapisan pelumas sudah mulai habis, maka gesekan antar komponen dapat memicu keausan dan menyebabkan suara berisik dari dalam AC.

    3. Ada Sekrup AC yang Longgar

    Jika sering digunakan dan jarang dirawat, getaran dari AC bisa melonggarkan sejumlah sekrup dan panel sehingga menimbulkan suara berisik. Jika tidak segera dicek dan diperbaiki maka dapat merusak komponen AC.

    4. Saluran Udara Tersumbat

    Debu, kotoran, jamur, atau bulu hewan peliharaan dapat menyumbat aliran udara sehingga tidak mampu mendinginkan ruangan. Dalam kasus yang lebih parah, udara yang tersumbat mengakibatkan tekanan di dalam sistem AC jadi tidak seimbang, sehingga memicu saluran mengembang dan menyempit serta memunculkan suara berisik ketika AC dinyalakan atau dimatikan.

    5. Dinamo Motor Fan AC Rusak

    Dinamo motor fan AC yang rusak dapat menghasilkan suara berisik. Namun, suara yang dihasilkan dapat berbeda-beda tergantung dari jenis kerusakannya.

    Misalnya, bantalan dinamo motor fan AC yang sudah aus dapat memicu suara derit bernada tinggi. Jika ditemukan adanya masalah pada kelistrikan dapat menghasilkan suara dengung yang terus-menerus.

    Cara Atasi Suara AC Berisik

    Suara AC yang berisik masih bisa diatasi dengan sejumlah cara mudah. Dikutip situs CNET, berikut langkah-langkahnya:

    1. Bersihkan Kotoran dan Debu

    Seperti dijelaskan sebelumnya, kotoran dan debu dapat memicu suara AC berisik. Cobalah untuk membersihkan bagian AC yang mudah dijangkau dengan sikat berbulu halus. Kemudian hidupkan kembali AC dan dengar baik-baik apakah suara bising sudah hilang atau tidak.

    2. Kencangkan Sekrup

    Sekrup yang kendor bisa menyebabkan suara berisik pada AC. Hal ini wajar karena AC terus digunakan selama bertahun-tahun sehingga menyebabkan sekrup kendor.

    Coba kencangkan sekrup pada sejumlah komponen AC. Setelah itu nyalakan kembali AC untuk memastikan suara berisik tersebut benar-benar hilang.

    3. Periksa Kompresor

    Kompresor AC berfungsi untuk menjaga suhu dalam ruangan agar tetap dingin. Namun seiring waktu kompresor bisa mengalami rusak atau bocor sehingga menimbulkan bunyi berisik.

    Coba periksa kondisi kompresor dan pastikan tidak ada kebocoran atau kerusakan pada komponen internal. Jika ditemukan ada masalah segera hubungi teknisi AC untuk segera diperbaiki.

    4. Cek Kondensor dan Evaporator

    Selain mengecek kondensor, penting juga untuk memeriksa kondensor dan evaporator. Jika kondensor AC bermasalah biasanya posisinya menjadi tidak rata. Selain itu, lihat juga bagian pipanya apakah sudah terhubung dan tidak bergetar saat AC dinyalakan.

    5. Lumasi Komponen AC

    Agar AC dapat berfungsi secara optimal, kamu perlu melumasi seluruh komponen secara berkala. Selain membuat kinerja AC lebih baik, cara ini dilakukan untuk mencegah keausan pada seluruh komponen.

    Demikian lima penyebab muncul suara berisik pada AC dan cara mengatasinya. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Tahukah Anda? Ini Kode Rahasia buat Matikan Bunyi Alat Token Listrik


    Jakarta

    Bagi pengguna layanan listrik prabayar atau yang harus mengisi token listrik pasti tidak asing dengan bunyi yang berasal dari kWh meter. Biasanya alat tersebut berbunyi ketika pulsa sudah mau habis.

    Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Jawa Barat Nurmalitasari menyebutkan kWh meter itu akan berbunyi ketika sisa pulsa sudah mencapai batas minimal kWh. Batasan itu bisa diatur oleh pelanggan juga lho.

    “Sebenarnya itu adalah fasilitas untuk kenyamanan pelanggan ya. Jangan sampai nanti (pulsa) habis di tengah malam, pelanggan nggak tahu,” ucap Nurmalita kepada detikProperti beberapa waktu lalu.


    Bunyi berisik itu terkadang bisa membuat penghuni rumah maupun tetangga. Tapi tenang, karena bunyi tersebut bisa dihentikan selain dengan mengisi pulsa, yaitu memasukan kode khusus. Berikut ini informasinya.

    Cara Matikan Bunyi pada Alat Token Listrik

    1. Kode 812 untuk Matikan Bunyi untuk Sementara

    Pelanggan dapat mematikan bunyi token listrik dengan memasukkan kode ‘812’ lalu tekan enter. kWh meter akan berhenti mengeluarkan suara untuk beberapa menit, cukup untuk mengulur waktu buat mengisi pulsa sebelum alat kembali berbunyi.

    “Kita bisa pake 812 untuk sementara ya. Cuma kan nanti pasti akan berbunyi lagi karena sudah di bawah batas limitnya,” ujar Nuramalitasari.

    2. Kode 456XX untuk Mengatur Alarm

    Selain itu, pelanggan juga bisa mematikan bunyi alat dengan mengubah pengaturan batas minimal kWh. Gunakan kode 456 untuk menunda bunyi hingga batas kWh yang ditentukan.

    “Kalau mau diubah itu pakai kode 456 diikuti angka minimal kWh yang diinginkan,” tuturnya.

    Misalnya pelanggan ingin alat berbunyi ketika tersisa 10 kWh, maka kode yang dimasukkan adalah ‘45610’. Jika mau batas pulsa menjadi 5 kWh, masukkan kode ‘45605’.

    Itulah beberapa kode yang bisa digunakan untuk mematikan bunyi pada alat token listrik.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com