Tag: suasana kamar

  • Ini Dia Daftar Barang yang Harus Ada di Kamar Tidur, Sudah Lengkap Belum?


    Jakarta

    Kamar tidur merupakan tempat penghuni rumah menghabiskan banyak waktu di dalamnya. Untuk mendukung aktivitas di kamar, ada sejumlah barang yang sering digunakan penghuni rumah.

    Mengingat kamar ini dipakai untuk tidur, bersantai, dan menyimpan harta pribadi. Oleh karena itu, kamu bisa memanfaatkan sejumlah barang untuk mengoptimalkan fungsi ruangan.

    Apa saja ya barang wajib di kamar tidur? Berikut ini daftarnya, dikutip dari The Spruce, Jumat (28/6/2024).


    Barang Wajib di Kamar Tidur

    1. Matras

    Tentu saja tempat tidur menjadi furnitur utama di ruangan ini dengan komponen utamanya, yakni matras. Benda ini merupakan investasi yang besar karena dapat memengaruhi kualitas tidur, sehingga penting mencari matras berkualitas yang nyaman digunakan.

    2. Bantal

    Bantal membuat tidur menjadi lebih nyaman karena dapat memberi ganjalan empuk supaya badan tidak sakit di pagi hari. Kamu bisa memilih bantal dengan beragam jenis isi dan tingkat keempukan yang sesuai dengan seleramu.

    3. Bingkai Tempat Tidur

    Sebaiknya matras diletakan di atas bingkai tempat tidur. Ada banyak desain tempat tidur yang bisa kamu pilih menyesuaikan dengan estetika kamar. Lalu, kamu juga bisa menggunakan bingkai yang dilengkapi headboard ataupun ruang penyimpanan di bawahnya.

    4. Seprai & Sarung Bantal

    Tempat tidur tidak lengkap tanpa seprai dan sarung bantal yang berfungsi sebagai ‘pakaian’ bagi kasur. Penting sekali memilih seprai dan sarung bantal yang terbuat dari bahan yang nyaman menjadi alas tidur serta memiliki desain yang cocok dengan estetika ruangan.

    5. Meja Nakas

    Meski meja nakas atau meja sebelah tempat tidur biasanya untuk dekorasi kamar, meja ini sebenarnya sangat fungsional. Meja nakas membantu mengorganisir barang-barang di kamar karena ruang penyimpanannya, lalu bisa sebagai tempat meletakan lampu, kotak tisu, jam, atau buku.

    6. Lampu Tidur

    Penerangan ruangan sangat penting untuk menunjang kamar tidur, terlebih untuk memastikan kualitas tidur. Selain ada lampu utama di plafon, lampu tidur juga diperlukan untuk memberi penerangan yang tidak terlalu terang ketika akan tidur.

    7. Gorden

    Gorden atau penutup jendela berfungsi untuk menjaga privasi penghuni kamar dan menghalau cahaya masuk. Tak hanya itu, pemilihan gorden dengan desain, bahan, dan tipe yang tepat juga bisa menambah keindahan dari kamar tidur.

    8. Karpet

    Sebagai tambahan, karpet cukup penting untuk mengubah suasana kamar tidur. Karpet yang empuk dan hangat bisa menambah kenyamanan ruangan, apalagi desainnya dapat melengkapi interior ruangan.

    9. Tempat Penyimpanan

    Harta dan benda pribadimu tentu membutuhkan ‘rumah’ di dalam kamar tidur. Pastikan untuk menyediakan tempat penyimpanan yang cukup untuk semua barangmu. Kamu bisa menggunakan rak, lemari, keranjang, dan wadah untuk menyimpan barang-barang dengan teratur.

    10. Jam Alarm

    Kamu juga memerlukan jam di dalam kamar tidur, namun lebih utamanya jam alarm agar tidak terlambat bangun. Ada beragam jam alarm tersedia di pasaran yang bisa kamu pilih sesuai selera atau estetika kamar tidur.

    11. Cermin

    Terakhir, kamu juga membutuhkan cermin untuk mengecek penampilan setiap pagi sebelum beraktivitas. Sebaiknya memilih cermin dengan ukuran penuh agar bisa melihat penampilan dari ujung kepala sampai kaki. Selain fungsional, cermin bisa menjadi barang dekor sekaligus memancarkan pantulan cahaya di dalam ruangan.

    Itulah daftar barang yang mesti ada di kamar tidur. Semoga bermanfaat!

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Barang yang Nggak Cocok Disimpan di Kamar Tidur, Bikin Nggak Mood


    Jakarta

    Kamar tidur merupakan ruangan untuk istirahat dan menyimpan benda pribadi. Supaya kamar tidur nyaman dan terlihat menarik, sebaiknya kamu mengatur barang-barang yang disimpan di kamar.

    Siapa sangka, ternyata benda yang ada di kamar bisa memengaruhi suasana kamar dan kualitas tidur, lho! Menurut Laura W Jenkins, sebaiknya menyimpan benda-benda yang bisa membuatmu rileks di kamar tidur, seperti buku dan foto keluarga.

    Lalu, barang-barang apa saja yang sebaiknya tidak disimpan di kamar tidur? Simak penjelasan berikut ini yang dilansir dari The Spruce, Kamis (28/6/2024).


    Barang yang Nggak Cocok Disimpan di Kamar

    1. Baju Tidak Terpakai dan Peralatan Gym

    Desainer Jean Parker menyarankan agar tidak ada perabotan yang bisa digunakan untuk menumpuk pakaian. Menurutnya, kamar tidur seharusnya menjadi tempat yang benar-benar bisa me-recharge energi atau beristirahat. Ia juga menyarankan agar tidak ada peralatan gym di dalam kamar tidur.

    “Kamar tidurmu bukanlah tempat gym, jadi saya akan menahan diri untuk menempatkan alat-alat olahraga di sana,” ujarnya dikutip dari The Spruce.

    2. Peralatan Kantor

    Ada beberapa benda yang tidak cocok di kamar tidur, seperti printer ataupun peralatan kantor lainnya. Desainer Amity Worrel menyarankan menggunakan meja yang sederhana saja yang tidak mengingatkanmu akan pekerjaan.

    “Saat membuat tempat yang seharusnya membuat rileks dan menjadi pelarian dari pekerjaan, sangat penting untuk mempertimbangkan apa yang harus ada di kamar atau tidak,” paparnya.

    3. Terlalu Banyak Rak

    Rak terbuka bisa menjadi tempat untuk menumpuk barang yang nantinya bisa menjadi ‘polusi visual’. Menurut desainer Abbie Naber, apabila terdapat rak terbuka di dalam kamar sebaiknya diisi dengan benda-benda yang bisa membuatmu tersenyum dan diisi seminimal mungkin.

    4. Barang Elektronik

    Menurut desainer interior Laura W Jenkins, sebaiknya kamar tidur bebas elektronik. Sebab, adanya barang elektronik bisa mengganggu orang tidur. Ia juga menyarankan agar menggunakan warna cat yang lembut dan menenangkan.

    Itulah beberapa benda yang tidak perlu ada di dalam kamar. Semoga bermanfaat!

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Bikin Kamar Tidur Lebih Nyaman biar Momen Istirahat Lebih Berkualitas


    Jakarta

    Kamar tidur sudah seharusnya menjadi tempat ternyaman bagi penghuni rumah untuk beristirahat dan tidur. Kamar yang nyaman bisa membantu kita untuk mendapat istirahat yang berkualitas, sehingga dapat menjalankan kegiatan sehari-hari dengan lebih produktif.

    Nah, supaya terasa nyaman, kamu perlu mengatur interior kamar agar tampak rapi dan menarik. Sebaiknya merancang kamar yang sesuai dengan selera kamu serta mendukung buat suasana tidur.

    Lantas, bagaimana cara agar kamar tidur dapat lebih nyaman? Yuk, simak tips berikut ini yang dilansir dari The Spruce, Jumat (28/6/2024).


    Cara Bikin Kamar Tidur Nyaman

    1. Jaga Kamar Tidur agar Selalu Bersih dan Rapi

    Kamar TidurKamar Tidur Nyaman Foto: Yensen Aliamin

    Hal yang paling mendasar untuk membuat suasana kamar tidur nyaman adalah menjaga kebersihan dan kerapian kamar. Tentukan area tertentu di kamarmu untuk aktivitas tertentu pula, seperti tempat khusus untuk mengisi daya ponsel yang mudah diakses saat tidur atau bangun.

    Selain itu, pastikan juga kamu memiliki tempat untuk meletakkan lampu, air minum, jam, dan barang-barang lain yang mungkin kamu butuhkan di tengah malam. Dengan menjaga segala sesuatu tetap rapi, kamu akan merasa lebih tenang dan siap untuk tidur nyenyak.

    “Terlalu banyak barang di kamar tidur dapat menyebabkan kurang tidur. Jaga agar kamar tidur tetap teratur dengan menetapkan area tertentu untuk barang-barang di kamarmau,” kata Sara Abate Rezvanifar, seorang desainer di Ambience Interiors, dikutip dari The Spruce, Jumar (28/6/2024).

    2. Gunakan Penutup Jendela yang Menyerap Suara

    gorden panel tunggal.Kamar Tidur Nyaman. Foto: Getty Images/iStockphoto/brizmaker

    Lalu, bikin suasana kamar menjadi tenteram dengan menggunakan penutup jendela yang dapat menyerap suara. Tidak ada yang ingin terganggu oleh suara dari luar saat mencoba untuk tidur. Gunakan tirai yang menyerap suara untuk menghalangi gangguan dari luar sehingga tidurmu dapat lebih nyenyak.

    “Tirai atau kerai tebal yang terbuat dari bahan penyerap suara dapat membantu mengurangi tingkat kebisingan di kamar tidurmu. Gunakan panel penyerap suara atau busa akustik di dinding jika perlu,” kata Lisa Jane, seorang desainer interior di Ruling Homes.

    3. Pilihlah Tempat Tidur yang Sesuai dengan Preferensi

    Kamar tidur.Kamar tidur nyaman Foto: Ty Carlson/Unsplash

    Pastinya tempat tidur menjadi aspek penting yang perlu dipertimbangkan agar kenyamanan dalam kamar tidur dapat dicapai. Maka dari itu, ketahui preferensi pribadimu dalam hal tempat tidur, seperti tingkat kekencangan dan komposisi kasur.

    “Ada jenis kasur busa yang memiliki lapisan busa memori di atasnya, kasur udara yang dapat diatur yang memungkinkan kamu untuk mengatur tingkat kekencangannya, dan bahkan sistem tempat tidur yang memiliki rangka tempat tidur yang dapat diatur,” kata Fred David, seorang desainer interior.

    Dengan banyaknya pilihan yang tersedia, luangkan waktu untuk menemukan tempat tidur yang paling nyaman bagimu. Tidurmu tidak akan nyenyak jika berbaring di tempat tidur yang tidak nyaman.

    4. Investasikan pada Aksesori Kamar Tidur

    Kamar Tidur Warna Mint GreenKamar Tidur Nyaman Foto: Instagram

    Selain tempat tidur, perhatikan juga aksesori kamar, seperti seprai, selimut, bantal, dan lampu tidur. Pastikan seprai yang kamu gunakan nyaman dan mudah dirawat. Pilihlah seprai berkualitas tinggi yang akan memberikan kenyamanan saat kamu berbaring.

    Pertimbangkan pula pencahayaan di kamar tidurmu. Cahaya lembut sangat penting untuk menciptakan suasana yang tenang. Selain itu, pilihlah selimut yang hangat, tetapi cukup ringan. Hal serupa juga perlu kamu terapkan saat memilih bantal. Pastikan bantal tersebut cukup lembut dan nyaman bagimu.

    5. Jadikan Kamar Tidur Lebih Personal

    Inspirasi kamar tidur dengan wall panel.Inspirasi kamar tidur dengan wall panel. Foto: Anita Yokota, Alex Lepe Photography via Martha Stewart

    Kamar tidur adalah ruang yang sangat pribadi, jadi jangan ragu untuk menambahkan sentuhan personal di dalamnya. Hiaslah kamar tidurmu dengan warna atau pola yang kamu sukai. Tak hanya itu, dekorasilah kamarmu dengan barang-barang yang kamu sukai, seperti lukisan, poster figur publik kesukaanmu, atau foto kenangan. Dengan demikian, kamar tidur akan terasa lebih pribadi dan nyaman sehingga tidur dapat lebih nyenyak.

    “Pajanglah karya seni, foto, atau cinderamata favoritmu di nakas atau meja rias. Kamu juga bisa menambahkan sentuhan pribadi dengan memasukkan perabot atau barang dekorasi unik yang mencerminkan gaya dan kepribadianmu sehingga kamar tidurmu menjadi benar-benar unik,” jelas Leigh Spicher, Direktur Nasional Studio Desain untuk Ashton Woods Home.

    Dengan menerapkan lima trik ini, kamu dapat menciptakan kamar tidur yang nyaman dan menenangkan sehingga tidur dapat menjadi lebih nyenyak dan berkualitas. Semoga bermanfaat!

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tips Mengatur Suhu AC agar Tidur Nyenyak dan Tidak Kedinginan


    Jakarta

    Cuaca panas bahkan saat malam hari menjadi alasan pendingin ruangan atau air conditioner (AC) digunakan selama tidur. Dengan begitu, suasana nyaman dapat diperoleh dan tidur malam bisa nyenyak.

    Namun, tak sedikit orang terbangun di tengah malam karena suhu AC yang dinyalakan terlalu dingin. Kalau detikers mengalami hal ini, kamu bisa simak cara mengatur suhu AC agar tidak kedinginan saat tidur di bawah ini.

    Cara Mengatur Suhu AC saat Tidur

    Dilansir Mitsubishi Electric, berikut beberapa tips menyetel suhu AC agar tidur malam nyenyak, nyaman, dan tidak kedinginan:


    1. Tutup Rapat Pintu dan Jendela Ruangan

    Sebelum menyalakan AC, pastikan semua jendela dan pintu kamar tidur tertutup rapat. Hal ini agar suhu AC yang dipilih bisa segera mendinginkan ruangan. Energi AC tidak terbuang percuma, karena digunakan semaksimal mungkin agar ruangan lebih nyaman.

    2. Nyalakan AC pada Suhu Rendah

    Saat menyalakan AC, jangan langsung pilih suhu rendah. Menyetelnya langsung ke temperatur rendah tidak mendinginkan kamar lebih cepat. Justru AC berisiko buang-buang energi, hingga mengakibatkan tagihan listrik naik.

    Detikers sebaiknya memilih suhu ruangan lebih dulu di kisaran 25 hingga 28 derajat Celcius. Setelah ruangan terasa nyaman, detikers bisa perlahan menurunkan suhu AC menjadi lebih rendah dan dingin.

    3. Setel Suhu Secara Bertahap

    Setelah kamar dan tubuh terasa cukup sejuk, barulah suhunya dapat diatur sesuai keinginan. Turunkan suhu kembali agar mencapai suasana kamar nyaman untuk tidur. Namun jika terbiasa tidak terlalu dingin, setel suhu AC tinggi agar tidak kedinginan saat tidur.

    4. Naikkan Suhu AC Sebelum Tidur Terlelap

    Ketika tidur, tubuh biasanya akan menjadi lebih dingin. Meski sudah menyetel suhu AC yang nyaman, detikers dapat menaikkan suhu beberapa derajat saat benar-benar mengantuk atau sebelum lelap tidur. Hal ini agar mencegah terbangun di tengah malam karena kedinginan.

    5. Atur Mode pada Remot AC

    Pengaturan AC umumnya dilengkapi dengan beberapa mode dan fitur yang menunjang penggunanya seperti mode tidur. AC akan mendeteksi temperatur kamar dan menyesuaikan suhu yang cocok saat kamu tertidur.

    Selain itu, ada pula fitur timer untuk agar AC mati secara otomatis setelah beberapa waktu dinyalakan. Dengan begitu, detikers tidak perlu bangun di malam hari untuk mematikan AC.

    Suhu AC yang Ideal agar Tidur Nyenyak

    AC penting diatur pada suhu ideal agar bisa nyenyak tidur dan tidak terus terbangun di tengah malam karena kedinginan. Akan tetapi, berapa suhu AC ideal untuk tidur?

    Dilansir Medical News Today, suhu ideal AC agar tidur nyenyak yaitu antara 15,6-19,4 derajat celcius. Sementara menurut pakar tidur dari Universitas Kansai, Jepang, suhu AC terbaik untuk mendorong tidur berkualitas antara 25-28 derajat celcius.

    Tubuh membutuhkan lingkungan yang lebih sejuk di malam hari dibandingkan pada siang karena laju metabolisme menurun sekitar 30 persen saat tidur. Sehingga udara kamar yang sejuk bisa didapat dengan memasang suhu AC lebih rendah.

    Namun, preferensi setiap orang berbeda-beda. Maka dari itu, kamu dapat menyetel suhu AC yang sesuai dengan ketahanan tubuh agar tidak terlalu kedinginan maupun kepanasan saat tidur. Nah, itu tadi cara mengatur suhu AC agar bisa tidur nyenyak.

    (azn/row)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Tips Membuat Suasana Kamar Tidur yang Nyaman



    Jakarta

    Kamar tidur merupakan ruang pribadi yang sangat penting karena berfungsi sebagai tempat beristirahat dan relaksasi. Menciptakan suasana yang nyaman di kamar tidur sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti tata letak, warna, pencahayaan, dan dekorasi.

    Dengan kamar tidur yang nyaman, membuat suasana menjadi hidup dan merasakan tempat berlindung dari bisingnya kehidupan. Kamar tidur berkualitas tinggi juga membantu kamu menyiapkan suasana untuk tidur malam yang nyenyak.

    Berikut ini beberapa tips untuk membuat kamar tidur kamu menjadi nyaman dan menenangkan. Dilansir dari the spruce, Senin (16/09/2024).


    Gunakan Aromaterapi

    Aromaterapi yang dihasilkan dari lilin, bunga, atau diffuser minyak esensial yang dapat mengeluarkan aroma yang menenangkan seperti lavender.

    Hal ini akan menambahkan suasana hati yang menenangkan sekaligus menciptakan suasana yang nyaman untuk tidur.

    Pertimbangkan Warna Krem untuk Kamar Tidur

    Menggunakan warna krem, menciptakan suasana yang sangat damai dan menenangkan. Pilihan warna ini bisa menjadi pilihan untuk kamar tidur kamu.

    “Untuk kamar tidur saya sendiri, saya memilih warna putih krem dengan sentuhan biru keabu-abuan pada dinding dan langit-langit,” kata Mary Maydan, pendiri dan desainer utama Maydan Architects, dikutip dari sumber yang sama.

    Posisikan Tempat Tidur dengan Benar

    Jangan letakkan tempat tidur di bawah sudut langit-langit yang miring atau kipas langit-langit. Pastikan juga tidak meletakkan tempat tidur di bawah jendela karena tempat tidur menjadi tidak memiliki dukungan dan perlindungan seperti dinding yang kokoh.

    “Posisikan tempat tidur sejauh mungkin dari pintu, tetapi tetap memungkinkan kamu mengawasi pintu masuk kamar. Ini memungkinkan kamu merasa aman dan terlindungi saat beristirahat,” kata Karin Sun.

    Bersihkan Kamar Tidur Secara Teratur

    Kebersihan pada kamar sangat penting dilakukan, kamar tidur yang kotor membuat suasana kamar menjadi berantakan.

    Simpan barang-barang yang tidak terpakai agar tidak memenuhi kamar tidur. Bersihkan kamar secara teratur, dan rapikan kamar tidur saat bangun.

    Pencahayaan pada Kamar Tidur

    Saat memilih pencahayaan, pastikan untuk menyediakan berbagai sumber cahaya, termasuk lampu langit-langit dan lampu dinding. Hal ini memungkinkan berbagai penggunaan yang berbeda sepanjang hari.

    Lapisi Perlengkapan Tidur

    Tempat tidur menjadi bintang kamar tidur kamu, tempat tidur harus menentukan gaya seluruh ruangan. Hal itu membuat kamu menjadi rileks, tempat tidur harus senyaman dan semenarik mungkin.

    Sprei berlapis menjadi kunci tempat tidur mewah yang menyambut kamu kedalam pelukan yang menenangkan. Mulailah dengan sprei lembut, lalu selimut tipis atau quilt untuk kehangatan. Tutupi dengan selimut yang nyaman dan selesaikan tampilan dengan beberapa bantal.

    Itulah beberapa tips membuat kamar tidur kamu menjadi nyaman.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Meski Nyaman, Menaruh TV di Kamar Bisa Ganggu Kesehatan



    Jakarta

    Menonton TV di kamar tidur memang menyenangkan, apalagi setelah lelah seharian beraktivitas dan ingin bersantai menonton TV sebelum tidur. Oleh karena itu, banyak orang yang sengaja meletakkan TV di kamar tidur.

    Namun, ternyata memasang TV di kamar tidur kurang baik bagi kesehatan. Menurut ahli pengobatan alternatif dari Tiongkok Tsao Lin Moy, seperti dikutip dari situs Homes and Gardens, beberapa barang elektronik justru tidak boleh disimpan di kamar tidur, termasuk televisi.

    “TV di kamar tidur dianggap sebagai feng shui yang buruk. Layar TV atau komputer tidak boleh berada di kamar tidur, keduanya merupakan portal ke dunia luar dan secara energetik keduanya mengundang orang asing ke kamar tidur anda,” ujar Moy.


    TV memiliki energi yang kuat karena merupakan objek yang merangsang dan ketika dinyalakan terdapat suara serta cahaya terang. Bahkan, ketika TV dimatikan, TV masih menyimpan energi aktif. Hal ini yang tidak boleh ada di kamar tidur.

    Adanya TV di kamar membuat suasana kamar menjadi tidak nyaman atau tidak sehat. Menurut Moy, saat memasuki kamar yang ada TV nya dapat membuat perasaan menjadi gelisah, kacau, dan lelah. Hal ini karena menurut feng shui, semua perangkat elektronik seperti TV, komputer, dan ponsel memiliki cahaya biru yang memengaruhi kualitas tidur.

    “Cahaya biru dari layar dapat mengganggu ritme sirkadian, jam biologis, dan pada akhirnya mengganggu kesehatan kita secara keseluruhan. Layar juga dapat memicu kecemasan,” tambah Moy.

    Juru bicara Simple Shui Amanda Gibby Peters juga menyatakan persetujuannya bahwa TV dapat mengganggu kualitas tidur seseorang.

    “TV mengeluarkan gelombang elektromagnetik yang kuat yang dapat mengganggu tidur. Hal ini dapat bermanifestasi sebagai ketidakmampuan untuk tertidur. Selain itu, bisa membuat merasa gelisah dan merasa pikiran menjadi lebih intens di malam hari,” kata Peters.

    Lantas, apakah TV benar-benar tidak boleh diletakkan di kamar tidur?

    Hal ini bergantung pada preferensi pribadi masing-masing pemilik kamar. Sebab, sebagian orang merasa kamar tidur adalah tempat yang multifungsi sehingga tetap perlu berkoneksi dengan dunia luar melalui TV atau ponsel.

    Dikutip dari Ideal Home, pakar perabotan kamar tidur Ashley Hainsworth, menyarankan sebaiknya untuk kamar anak tidak perlu dipasang TV untuk kenyamanan tidur mereka.

    “Anak-anak khususnya harus menghindari meletakkan TV di kamar tidur mereka, karena dapat berdampak negatif pada kesehatan, rentang perhatian, dan kemampuan mereka untuk tidur nyenyak,” ujar Ashley.

    Bahkan, studi pada tahun 2019 membuktikan bahwa anak-anak yang memiliki TV di kamar tidur mereka rata-rata memiliki durasi tidur lebih pendek dibandingkan dengan anak-anak yang tidak memiliki TV di kamar tidurnya.

    Akan tetapi, jangan khawatir, bagi pemilik rumah yang memang sengaja meletakkan TV di kamar tidur terdapat solusi yang bisa dilakukan untuk tetap menjaga kualitas tidur.

    “Saya menyarankan untuk mencabut kabel TV di malam hari untuk mengurangi medan elektromagnetik di sekitar saat tidur. Jika kamar tidur cukup besar, maka cobalah membatasi TV agar dapat ditonton dari tempat duduk yang terpisah dari tempat tidur,” kata Dr. Yang, praktisi Feng Shui.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Keramik vs PVC, Mana yang Lebih Cocok buat Lantai Kamar Tidur?



    Jakarta

    Pemilihan material lantai di kamar tidur sama pentingnya seperti memilih perabotan. Sebab, material lantai bisa mempengaruhi tampilan dan suasana kamar.
    Jenis material lantai yang digunakan untuk kamar tidur cukup banyak, tetapi saat ini terdapat 2 jenis yang paling banyak dipakai yakni keramik dan PVC.

    Sebagai informasi, berdasarkan catatan detikcom, keramik adalah pelapis lantai yang bagian permukaannya dilapisi glasir yang tahan aus untuk menanggung tekanan dan gesekan. Keramik terbuat dari tanah liat (kaolin) yang dibakar dalam suhu 600℃ hingga lebih dari 1.300℃.

    Sementara, PVC adalah material pelapis lantai yang terbuat dari polyvinyl chloride. PVC juga bisa menjadi bahan untuk membuat pelapis lantai yang sering disebut dengan vinyl. Material ini kemudian diproses lebih lanjut untuk menghasilkan tekstur dan pola yang diinginkan.


    Material satu ini menyerupai dari segi tekstur dan tampilan. Namun, tentu ketahanannya jauh berbeda dengan kayu sungguhan. PVC banyak dipilih karena tampilannya, harganya yang jauh lebih murah daripada kayu sungguhan, serta pemasangannya yang lebih mudah dari kayu.

    Di antara kedua material ini, mana yang lebih cocok untuk kamar tidur?

    Menurut arsitek Denny Setiawan, cocok atau tidaknya suatu material tergantung pada kebutuhan masing-masing. Sebab, keramik dan PVC memberikan dua kesan yang berbeda.

    Penggunaan PVC pada lantai dapat memberikan kesan hangat pada kamar tidur. Namun, pada kenyataannya PVC tidak benar-benar membuat lantai hangat karena bukan kayu sungguhan.

    “Memang elemen kayu akan memberikan rasa lebih hangat terhadap ruangan, tapi sebenernya paling ideal kalau mau, pake kayu yang beneran, bukan yang tiruan kayu,” katanya saat dihubungi detikProperti, Selasa (27/5/2025).

    Sementara itu, jika memakai keramik, lantai kamar akan terasa dingin dan tidak akan panas karena material ini sebagai isolator termal atau penghalang panas.

    “Tapi keramik atau marmer itu memberikan kesan dingin justru. Nah beda orang, beda kebutuhan. Untuk mereka yang ingin rumahnya rasanya lebih dingin karena Jakarta kan udah panas banget, mereka akan menggunakan marmer atau keramik,” jelasnya.

    Denny juga menyampaikan, apabila ingin menggunakan PVC pada lantai, material satu ini rentan sekali muncul goresan apabila terkena benda tajam. Sementara material seperti keramik dan batu-batuan alam seperti marmer lebih tahan terhadap goresan sehingga permukaannya tidak mudah rusak.

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com