Tag: sumber penyakit

  • 5 Cara Usir Tikus Cuma Pakai Bawang Merah Dijamin Nggak Balik Lagi


    Jakarta

    Hal yang menjengkelkan di rumah adalah hadirnya tikus bak tamu tak diundang. Tikus yang berkeliaran di rumah tak hanya bikin rumah jadi tak bersih karena sering buang kotoran sembarangan, tapi juga jadi sumber penyakit.

    Ada banyak cara untuk mengusir tikus tanpa ribet. Salah satunya adalah dengan menggunakan bawang merah. Ya, tak butuh perangkap, mengusir tikus bisa pakai bawang merah.

    Alasannya, tikus dipercaya tak menyukai aroma bawang merah yang menyengat. Alhasil, tikus akan pergi dan nggak balik lagi.


    Begini caranya.

    Cara Mengusir Tikus dengan Bawang Merah

    1. Siapkan beberapa siung bawang merah

    2. Kupas kulit dan potong bawang merah menggunakan pisau,

    3. Lalu, letakkan di tempat-tempat yang mudah dijangkau tikus seperti lubang, dan lain sebagainya

    4. Biarkan selama beberapa hari

    5. Apabila sudah layu, ganti dengan potongan bawang merah yang baru

    Dengan begitu, bawang merah akan bekerja membasmi tikus yang ada di rumah.

    Cara Mencegah Tikus Kembali lagi

    Agar selanjutnya tidak didatangi oleh tikus, kamu wajib melakukan hal ini:

    1. Simpan persediaan makanan di dalam wadah dengan tutup yang terbuat dari kaca atau bahan metalik

    2. Jika ditemukan adanya lubang bekas gigitan tikus segera perbaiki

    3. Jangan biarkan barang-barang menumpuk

    4. Pasang jaring kawat pada lubang ventilasi agar tak menjadi pintu masuk tikus

    5. Gunakan tempat sampah yang punya penutup

    6. Pastikan pintu tidak memiliki celah yang bisa menjadi pintu masuk dan keluar tikus

    7. Apabila ada pipa yang rusak dan berlubang, segera perbaiki

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Ternyata Riset Sebut Jangan Merapikan Tempat Tidur Setelah Bangun!


    Jakarta

    Banyak yang menyarankan setelah bangun tidur sebaiknya langsung merapikan kasur. Hal ini bertujuan agar kamar terlihat rapih. Namun, ternyata hasil penelitian justru mengatakan sebaliknya. Kasur sebaiknya tidak langsung dirapikan setelah bangun tidur. Lho kenapa?

    Tentu ini suatu fakta yang mengejutkan karena biasanya, sejak kecil kita diajarkan untuk merapikan tempat tidur setelah bangun.

    Melansir dari Real Simple, membiarkan kasur tidak rapikan setelah bangun tidur dapat mematikan sumber penyakit. Sebab, pada saat tidur manusia biasanya mengeluarkan keringat yang membuat kasur lembap. Tempat yang lembap disukai oleh tungau debu yang kerap memakan sel-sel kulit mati manusia.


    Dengan membiarkan kasur sekitar 30 menit dapat membantu mengurangi kelembapannya. Namun, perlu diingat pada saat membiarkan kasur, kamu jangan berada di atas kasur.

    “Mengingat rata-rata orang berkeringat 500 mililiter per malam, tentu saja, tempat tidur adalah tempat berkembang biak yang baik bagi tungau debu di pagi hari. Itulah mengapa penting untuk meninggalkan tempat tidur setidaknya selama 30 menit untuk memberikan ventilasi yang lebih baik untuk mengurangi kelembapan di tempat tidur,” jelas Martin Seeley, CEO di balik MattressNextDay seperti yang dikutip pada Kamis (5/12/2024).

    Anjuran ini juga telah dikaji dalam sebuah penelitian di Inggris pada tahun 2006. Hasilnya pun sama, dengan meninggalkan kasur dan tidak langsung merapikannya dapat mengurangi tungau.

    Bahaya dari Tungau Debu di Kasur

    Tungau debu atau kutu kecil berwarna merah memang tidak membahayakan secara langsung. Namun hewan ini dapat memicu gejala alergi, terutama bagi penderita asma. Menurut American Lung Association, kotoran dari tungau yang terhirup manusia, dapat memicu pilek, mata berair, dan bersin.

    Harus Rajin Ganti Seprai

    Selain memberikan waktu bagi kasur untuk ‘bernapas’, kamu juga perlu rutin mengganti seprai kasur.

    Mengutip dari The Spruce, seprai tidak boleh dipakai lebih dari dua minggu. Bahkan sebelum 2 minggu sudah diganti jauh lebih baik. Waktu penggantian seprai ini bisa disesuaikan dengan kegiatan penggunanya.

    Sebagai contoh pengguna kasur tersebut sering tidur dengan pakaian kotor atau tanpa mengganti pakaian setelah datang dari luar. Jika memiliki kebiasaan seperti ini, kamu perlu mengganti seprai sesering mungkin.

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Benda yang Bikin Lalat Menyerbu Rumah, Cepat Singkirkan!



    Jakarta

    Pernahkah terganggu dengan adanya lalat di rumah? Lalat apalagi dengan jumlah banyak memang bikin resah bila menyerbu rumah.

    Apalagi, lalat diketahui sering hinggap di tumpukan sampah sehingga membuat penghuni rumah jijik dan khawatir lalat akan membawa sumber penyakit.

    Meski sudah diusir, seringkali lalat masih datang dan masuk ke rumah.


    Bisa jadi, rumah kita masih ada benda-benda yang mengundang lalat datang. Apa saja benda yang mengundang lalat datang? Berikut penjelasannya.

    Dilansir dari Terminx, berikut ini informasinya.

    Sampah

    Sampah merupakan hal yang ada di setiap rumah. Lalat umumnya tertarik dengan bahan organik di tempat sampah. Lalat juga bisa bertelur di tempat sampah. Makanya, kamu harus rajin menjaga kebersihan sampah dan menutup tempat sampah agar tidak menjadi sarang lalat.

    Kotoran Hewan

    Buat kamu yang punya hewan peliharaan wajib waspada. Hal itu karena lalat menyukai kotoran hewan. Pastikan kamu sering membersihkan kotoran hewan di rumah ya detikers.

    Makanan Basi

    Makanan basi, baik itu makanan hewan maupun makanan manusia, bisa menarik lalat ke rumah. Jadi, pastikan kamu membersihkan makanan basi agar tidak mengundang lalat ke rumah.

    Buah dan Sayur Busuk

    Buah busuk juga bisa menjadi hal yang menarik lalat untuk datang ke rumah. Segera buang buah busuk jika ada di rumah.

    Cairan Manis atau Fermentasi

    Cairan manis atau terfermentasi, seperti sirup, soda, maupun cuka bisa mengundang lalat ke rumah. Jika ada tumpahan cairan tersebut segera dilap dan bersihkan kaleng minuman soda sebelum dibuang.

    Itulah beberapa hal yang bisa menarik lalat ke rumah.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Bau Bangkai Tikus di Rumah? Ini Cara Cepat Menghilangkannya!



    Jakarta

    Tikus adalah salah satu hewan pengerat yang kerap bikin resah penghuni rumah. Selain merusak makanan dan perabotan, tikus juga bisa menjadi sumber penyakit karena habitatnya yang kotor dan jorok.

    Yang lebih menjengkelkan, tikus terkadang bisa mati tanpa diketahui. Akibatnya, pemilik rumah baru sadar saat mencium bau bangkai yang menyengat. Jika tidak segera ditangani, bau tersebut bisa menyebar ke seluruh ruangan dan sangat mengganggu kenyamanan.

    Dilansir dari Apartment Therapy, berikut ini langkah-langkah menghilangkan bau bangkai tikus yang bisa kamu coba di rumah:


    1. Temukan dan Buang Bangkainya

    Langkah pertama yang harus dilakukan adalah melacak sumber bau. Biasanya, bangkai tikus tersembunyi di balik lemari, langit-langit, atau sudut-sudut gelap rumah.

    Saat menemukannya, gunakan sarung tangan dan masker untuk mengambil bangkai. Masukkan bangkai ke kantong plastik, lalu lapisi lagi dengan kantong lain (2-3 lapis). Buang bangkai tersebut di tempat sampah luar ruangan.

    2. Bersihkan Area Bekas Bangkai

    Setelah bangkai dibuang, area tempat ditemukannya perlu didisinfeksi. Campurkan larutan pemutih dan air, lalu semprotkan pada area tersebut. Diamkan selama 10 menit, kemudian lap bersih menggunakan tisu atau kain.

    Tujuannya agar bakteri dan virus yang mungkin terbawa oleh tikus benar-benar hilang.

    3. Netralisir Bau Secara Alami

    Untuk menghilangkan sisa bau, kamu bisa taburkan soda kue atau bubuk kopi di area tersebut. Kedua bahan ini efektif menyerap bau tak sedap.

    Alternatif lain, kamu bisa membuat semprotan dari campuran air dan cuka, lalu semprotkan ke udara atau area yang bau.

    4. Alirkan Udara Segar

    Buka jendela dan nyalakan kipas angin agar udara segar mengalir ke dalam rumah. Ini bisa membantu menghilangkan bau bangkai lebih cepat dan membuat sirkulasi udara kembali normal.

    Menghilangkan bau bangkai tikus tidak cukup hanya dengan membuangnya. Diperlukan pembersihan menyeluruh dan netralisasi bau agar rumah kembali nyaman dan sehat.

    Kalau kamu sedang mencium bau aneh di rumah dan tidak tahu sumbernya, bisa jadi itu bangkai tikus yang tersembunyi. Segera cari dan bersihkan sebelum baunya menyebar lebih parah.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Waspada Curut di Rumah! Ini 7 Cara Ampuh Mengusirnya


    Jakarta

    Curut adalah hewan mirip tikus yang mempunyai hidung mancung. Hewan kecil ini bisa muncul di sekitar rumah, seperti pekarangan, dapur, atau tempat penyimpanan makanan.

    Penghuni rumah patut waspada dengan kehadiran curut. Sebab, kotoran curut dapat mengandung sumber penyakit yang mengancam kesehatan penghuni rumah.

    Jika menemukan curut, segera basmi agar rumah tetap bersih dan sehat. Berikut ini cara mengatasi curut di rumah.


    Cara Basmi Curut di Rumah

    Inilah cara membasmi curut di rumah menurut situs Do My OWN, Madsenpest, penjualan properti, dan perusahaan pengendalian hama.

    1. Gunakan Bawang Putih

    Penghuni rumah bisa mengusir curut menggunakan bahan alami seperti bawang putih. Aroma bawang putih membuat curut enggan mendekati rumah.

    2. Gunakan Minyak Esensial

    Selain itu, gunakan minyak esensial misalnya peppermint untuk mengusir curut. Gunakan kapas yang sudah ditetesi minyak esensial untuk mengoleskan pada beberapa area yang sering dilewati curut.

    3. Pasang Perangkap Jepit Tikus

    Pasang perangkap tikus untuk menangkap curut. Namun, curut tidak mudah terpikat perangkap yang tertutup.

    Sebaiknya gunakan perangkap jepit tikus yang diberi potongan daging atau ikan. Lalu, taruh perangkap di tempat yang terdapat curut.

    4. Pasang Perangkap Lem Tikus

    Kemudian, penghuni juga bisa menggunakan perangkap berupa lem tikus untuk menangkap curut. Cara ini terbilang aman karena tidak mengandung racun atau bau.

    5. Jangan Tinggalkan Makanan Peliharaan

    Makanan peliharaan dapat memancing curut dan serangga. Jangan tinggalkan makanan hewan di luar ruangan. Segera bersihkan setelah hewan peliharaan selesai makan.

    6. Bersihkan Halaman

    Bersihkan halaman rumah dengan membersihkan genangan air dan menutup rapat tempat sampah. Cara ini membantu mengendalikan aktivitas serangga yang disukai curut.

    7. Tutup Celah Masuk

    Terakhir, tutup dan perbaiki celah atau lubang di sekitar rumah. Curut dapat masuk ke rumah melalui celah kecil di dinding atau lantai.

    Itulah tips membasmi tikus di rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Tips Usir Curut dari Rumah, Bisa Pakai Bahan Alami


    Jakarta

    Pernahkah melihat hewan seperti tikus tapi ukurannya kecil dan hidungnya mancung? Kemungkinan hewan itu adalah curut. Mereka terkadang ditemukan di rumah, seperti di dapur, pekarangan, atau tempat penyimpanan makanan.

    Kehadiran curut dapat mengancam kesehatan penghuni karena kotorannya bisa mengandung sumber penyakit. Oleh karena itu, penghuni harus segera mengusir curut kalau menemukannya di rumah.

    Bagaimana cara mengusir curut dari rumah? Simak tipsnya berikut ini.


    Tips Usir Curut di Rumah

    Inilah cara membuat rumah bebas dari curut, dikutip dari situs Do My Own, Madsenpest, penjualan properti, dan perusahaan pengendalian hama.

    1. Pakai Bahan Alami

    Penghuni dapat mengusir curut menggunakan bahan alami seperti bawang putih atau minyak jarak. Bahan tersebut mengeluarkan aroma yang tidak disukai curut, sehingga bakal mencegah mereka masuk rumah.

    2. Bersihkan Pekarangan

    Bersihkan pekarangan rumah dengan menghilangkan genangan air dan menutup tempat sampah. Cara ini akan meminimalisir populasi serangga yang disukai curut.

    3. Pakai Lem Tikus

    Tangkap curut yang berkeliaran di rumah menggunakan lem tikus. Cara ini aman karena tidak mengandung racun atau menimbulkan bau.

    4. Pasang Perangkap Tikus

    Pasang perangkap tikus yang dapat menjepit untuk membasmi tikus. Letakkan potongan daging atau ikan kecil di area tersebut yang disukai curut. Perangkap ini cukup ampuh daripada perangkap tertutup yang tidak terlalu menarik bagi curut.

    5. Tutup Celah Masuk Curut

    Curut dapat masuk rumah melalui celah kecil pada dinding atau lantai. Sebaiknya tutup atau perbaiki lubang untuk mencegah curut masuk rumah.

    6. Jangan Tinggalkan Makanan Hewan Piaraan

    Jangan biarkan makanan hewan peliharaan atau biji-bijian burut di luar ruangan. Segera bersihkan makanan hewan setelah selesai. Makanan tersebut dapat memancing curut dan serangga buat mendekat dan memakannya.

    7. Pakai Minyak Esensial

    Terakhir, coba gunakan minyak esensial seperti peppermint buat bikin curut nggak betah di rumah. Caranya dengan meneteskan minyak pada kapas, lalu oleskan pada tempat yang sering dilewati curut.

    Itulah beberapa tips untuk membasmi curut di rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Kesalahan Menyimpan Makanan yang Mengundang Kecoak


    Jakarta

    Kecoak kerap kali masuk rumah untuk mencari sumber makanan. Kehadiran kecoak sangat dibenci penghuni rumah karena tubuhnya yang kotor dan bentuknya mengerikan.

    Kecoak mengandung banyak bakteri sehingga bisa menjadi sumber penyakit. Bayangkan kalau makanan sampai dihinggapi kecoak, tentu akan mengganggu kesehatan penghuni rumah yang mengonsumsi.

    Oleh karena itu, penghuni harus menyimpan makanan dengan benar agar tidak mengundang kecoak. Simak kesalahan penyimpanan makanan yang dapat menarik kecoak.


    Kesalahan Menyimpan Makanan yang Mengundang Kecoak

    Inilah beberapa cara penyimpanan makanan yang perlu dihindari supaya tak ada kecoak.

    1. Wadah Makanan Tidak Tertutup Rapat

    Dilansir dari HiCare, makanan yang disimpan dalam wadah terbuka atau tidak tertutup rapat rawan didatangi kecoak. Pastikan untuk menyimpan makanan dalam wadah yang tertutup rapat untuk mencegah serangan kecoak.

    2. Tidak Bersihkan Tempat Makanan

    Sisa dan tumpahan makanan di kabinet dapur sangat menarik bagi kecoak. Apalagi kabinet gelap dan lembap sehingga cocok buat kecoak bersembunyi. Pastikan untuk rajin mengatur dan membersihkan kabinet untuk mencegah kecoak.

    3. Tempat Penyimpanan Makanan Lembap

    Kecoak menyukai tempat tinggal yang lembap, misalnya di kabinet dapur. Penghuni rumah perlu menghilangkan kelembapan agar mereka sulit bertahan hidup. Salah satu caranya dengan menyimpan gel silika untuk menyerap kelembapan di kabinet.

    4. Kabinet Berlubang

    Dikutip dari situs EPA, kecoak bersembunyi di tempat tertutup, misalnya kabinet dapur. Nah, terkadang ada celah atau lubang yang bisa menjadi akses masuk kecoak. Pastikan untuk menyimpan makanan di tempat yang tidak ada celah dengan menutup lubang atau celah kabinet.

    Itulah beberapa kesalahan dalam menyimpan makanan sehingga mengundang kecoak. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Aman Buang Bangkai Tikus Agar Tak Jadi Sumber Penyakit


    Jakarta

    Banyak orang benci tikus karena kotor dan suka menggigit barang-barang. Hewan pengerat ini terkadang bisa ditemui di dalam rumah.

    Tak jarang pemilik rumah berusaha membasmi tikus menggunakan racun ataupun perangkap. Setelah itu, penghuni punya PR (pekerjaan rumah) untuk membuat bangkai tikus.

    Namun, penghuni rumah harus berhati-hati ketika berurusan dengan tikus. Sebab, tikus merupakan sumber penyakit yang dapat mengancam kesehatan penghuni.


    Dilansir dari Situs U.S. Centers for Disease Control and Prevention, penyakit yang berasal dari tikus bisa menyebar melalui udara. Untuk itu, penghuni perlu melakukan langkah-langkah antisipasi untuk mengurangi risiko penyakit.

    Lalu, bagaimana cara membuang bangkai tikus? Simak tipsnya berikut ini.

    Cara Aman Buang Bangkai Tikus

    Inilah langkah-langkah untuk membuang bangkai tikus dengan aman.

    1. Perlindungan

    Sebelum membuang tikus, penghuni harus mempersiapkan perlindungan diri. Gunakan obat anti serangga pada pakaian, sepatu, dan tangan untuk mencegah dihinggapi kutu dari tikus. Lalu, gunakan sarung tangan berbahan karet atau plastik.

    2. Semprotkan Disinfektan

    Setelah memastikan tubuh terlindungi, semprotkan disinfektan pada bangkai tikus, sarang, dan area sekitarnya. Biarkan disinfektan meresap selama lima menit atau sesuai anjuran pada petunjuk produk.

    3. Masukkan Bangkai ke Dalam Plastik

    Selanjutnya, masukkan bangkai tikus beserta sarang dan perangkapnya ke dalam kantong plastik. Ikat dengan simpul untuk menyegel kantong. Lalu, masukkan kantong tersebut ke dalam kantong plastik kedua dan ikat lagi.

    Jika ingin menggunakan perangkap tikus kembali, masukkan ke dalam ember. Rendam perangkap tersebut menggunakan disinfektan selama lima menit. Pastikan menggunakan sarung tangan karet selama proses ini.

    4. Buang Bangkai Tikus

    Buang kantong berisi bangkai tikus ke tempat sampah tertutup yang dikosongkan secara teratur. Selain itu, penghuni bisa menghubungi dinas kesehatan untuk informasi tentang cara lain membuang bangkai tikus.

    5. Bersihkan Diri

    Sebelum melepas sarung tangan, jangan lupa untuk mencucinya dengan sabun dan air atau disinfektan. Kemudian, pastikan untuk mencuci tangan dengan air hangat dan sabun setelah melepas sarung tersebut.

    Itulah cara membuang bangkai tikus agar tidak menjadi sumber penyakit. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Usir Curut Agar Tak Balik Lagi ke Rumah


    Jakarta

    Curut adalah hewan mirip tikus tapi berukuran lebih kecil dan punya hidung mancung. Hewan ini terkadang ditemui di sekitar rumah seperti dapur, pekarangan, atau tempat penyimpanan makanan.

    Penghuni rumah sebaiknya waspada dengan kehadiran hama di rumah, termasuk curut. Sebab, curut dapat meninggalkan kotoran yang mengandung sumber penyakit. Jangan sampai kesehatan penghuni rumah terancam karena hewan ini.

    Kalau rumah sudah diserang curut, bagaimana cara usirnya ya? Simak tipsnya berikut ini.


    Cara Usir Curut di Rumah

    Inilah beberapa metode untuk mengusir curut, dikutip dari laman Do My Own, Madsenpest, penjualan properti, dan perusahaan pengendalian hama.

    1. Bersihkan Pekarangan

    Untuk mengusir curut, penghuni dapat meminimalisir populasi serangga yang biasa menjadi mangsanya. Caranya dengan membersihkan pekarangan rumah buat menghilangkan genangan air dan menutup tempat sampah.

    2. Pakai Bahan Alami

    Penghuni bisa mengusir curut dengan memanfaatkan bahan beraroma menyengat. Letakkan bahan alami seperti bawang putih atau minyak jarak di sekitar rumah untuk mencegah curut masuk.

    3. Tutup Celah Masuk Curut

    Curut bisa menyelinap masuk rumah melalui celah kecil pada lantai atau dinding. Pastikan untuk menutup atau memperbaiki lubang agar tidak ada curut yang masuk rumah.

    4. Jangan Tinggalkan Makanan Hewan

    Makanan hewan peliharaan yang dibiarkan terbuka menarik curut dan serangga buat mendekat. Jangan biarkan makanan tersebut di luar ruangan. Segera bersihkan makanan hewan peliharaan setelah selesai dimakan.

    5. Pakai Minyak Esensial

    Selain itu, penghuni bisa memakai minyak esensial seperti peppermint agar curut nggak betah di rumah. Teteskan minyak esensial pada kapas, lalu oleskan pada tempat yang sering dilewati curut.

    Itulah cara mengusir curut dari rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Ampuh Usir Tikus Tanpa Racun, Aman untuk Anak dan Hewan Peliharaan


    Jakarta

    Tikus terkadang dijumpai di dalam rumah. Hewan pengerat ini biasanya suka bersembunyi dan menggerogoti berbagai benda.

    Tak hanya merusak barang, tikus merupakan hewan kotor yang membawa sumber penyakit. Oleh karena itu, penghuni rumah perlu menjaga rumah agar bebas tikus.

    Mungkin penghuni bakal terpikir untuk menggunakan racun maupun perangkap untuk membasmi tikus. Namun, cara tersebut bisa kurang aman kalau ada penghuni rumah yang masih anak-anak.


    Tapi tenang aja, ada cara lain buat membasmi tikus tanpa racun kok. Simak penjelasannya berikut ini.

    Cara Basmi Tikus Tanpa Racun

    Inilah beberapa tips untuk membuat rumah bebas tikus, dikutip dari Better Homes & Gardens.

    1. Minyak Esensial

    Beberapa minyak esensial yang efektif mengusir tikus antara lain pepermin, eucalyptus, citronella, dan lavender. Teteskan minyak esensial pada bola kapas dan letakkan di tempat yang sering dilalui tikus.

    Cara lain adalah menyemprotkan larutan minyak esensial secara berkala ke area tersebut. Namun, perlu diingat beberapa minyak esensial bisa saja berbahaya bagi hewan peliharaan ya.

    2. Bumbu Masakan

    Tikus sensitif terhadap bau-bauan, termasuk dari bumbu masakan. Penghuni bisa menaruh sejumlah bumbu pada akses masuk tikus ke rumah. Bumbu tersebut antara lain, cengkeh utuh, daun salam kering, cabai rawit atau lada hitam.

    3. Bawang Putih dan Bawang Bombai

    Tikus tidak suka aroma bawang putih dan bawang bombai. Letakkan bawang bombai segar atau bawang putih yang telah dihaluskan di sudut-sudut yang memungkinkan tikus masuk.

    Namun, ini bukan cara yang ideal kalau ada hewan peliharaan di rumah. Selain itu, penghuni perlu mengganti bawang tersebut secara berkala sebelum membusuk.

    4. Cuka dan Amonia

    Tikus juga tidak menyukai bau asam dalam cuka dan amonia yang berbau mirip urin predator. Letakkan bola kapas yang sudah direndam amonia atau cuka di titik-titik akses tikus masuk.

    Cara lain bisa dengan mencampurkan bahan tersebut dengan air dan menyemprotkannya ke area yang sering dilalui tikus. Akan tetapi, tetap berhati-hati menggunakan metode amonia jika mempunyai hewan peliharaan.

    5. Tanaman Anti Tikus

    Beberapa bunga dan tanaman dapat mengusir tikus di halaman rumah. Coba tanam marigold, daffodil, krisan, mint, atau bawang supaya tikus ogah dekati rumah.

    Itulah beberapa cara untuk membasmi tikus di rumah tanpa racun. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com