Tag: sumpek

  • Hindari 7 Kesalahan Ini Kalau Nggak Mau Rumah Kecil Jadi Makin Sempit


    Jakarta

    Rumah yang terasa lapang dan lega biasanya lebih disenangi penghuni rumah, salah satunya karena bisa bebas bergerak dan mendapat pemandangan luas. Akan tetapi, sebagian orang mempunyai rumah berukuran kecil, sehingga penempatan barang yang kurang tepat bisa bikin sesak.

    Kalau kamu mempunyai rumah kecil, kamu bisa mendesain dan menata ruangan sedemikian rupa supaya tidak terasa sempit, lho! Nah, sebaiknya kamu menghindari kesalahan-kesalahan desain dan tata ruangan yang bikin sesak ruangan.

    Berikut ini tujuh kesalahan menata ruangan yang membuat rumah kecil terasa sempit, dikutip dari Brightside, Kamis (4/7/2024).


    Kesalahan yang Bikin Ruangan Sempit

    1. Motif Wallpaper Terlalu Besar

    Vintage old radio from eastern Europe (labels indicate cities of the eastern block, including former GDR, East Germany) laying on a piece of furniture and a background showing a sixties, seventies design wallpaper pattern. Copy space on the side for customization.Ilustrasi Penggunaan Wallpaper Bercorak Lebar Foto: istock

    Wallpaper bisa menghiasi dinding ruangan agar terlihat estetik dan manis. Tapi hindari menggunakan wallpaper dengan motif besar karena akan memberi kesan ruangan lebih sempit. Terlebih lagi jika rumah kamu memang tidak terlalu luas dan banyak sekat.

    Pilih motif wallpaper yang kecil dengan warna terang untuk dinding. Warna terang bisa membantu merefleksikan cahaya sehingga ruangan tampak lebih terbuka dan lapang.

    2. Rak Buku Terbuka

    modern living room. Scandinavian interior design. 3d rendering conceptMenggunakan Rak Buku Terbuka Foto: istock

    Rak buku yang terbuka membuat kekacauan visual di dalam ruangan serta terasa lebih sumpek. Efek ini akan makin terasa pada kamar atau ruangan kecil.

    “Pilih rak yang berpintu jadi kamu bisa menyimpan semua buku itu,” saran desainer Kim Gordon.

    Rak dengan pintu akan memberi kesan lebih rapi dan tertata. Pilihlah rak yang warnanya senada dengan tema ruangan.

    3. Sofa Bentuk-L

    Large L-shaped corner sofa in living room furniture show homeSofa Besar Berbentuk L Foto: istock

    Sofa berbentuk L memang jadi furnitur favorit karena multifungsi dan terasa nyaman. Tapi furnitur model ini tidak cocok jika rumah kamu kecil dan minimalis. Bentuk L akan menciptakan batasan pada ruangan dan membuatnya kurang fungsional.

    Sofa berbentuk L lebih cocok untuk menciptakan zona pada ruangan yang luas dan berkonsep terbuka. Maka dari itu hindari membeli sofa model ini jika rumah kamu tergolong minimalis.

    4. Salah Menempatkan Cermin

    Spacious and stylish home interior with old glass door and wooden parquetGara-gara 7 Kesalahan Ini, Ruang Kecil Jadi Makin Terasa Sempit Foto: istock

    Cermin seharusnya membuat ruangan terasa lebih luas. Namun, kalau ditempatkan pada sudut yang gelap justru membuat rumah makin sempit.

    Emma Pritchard, editor majalah Country Living, menyarankan menempatkan cermin di dekat atau seberang jendela. Pantulan cahaya pad cermin akan memberi kesan kamar lebih luas.

    5. Tirai Berbahan Tebal

    on Black Backgroundon Black Background Foto: istock

    Kesalahan menata ruangan yang membuat rumah kecil terasa sempit lainnya adalah pemilihan tirai atau gorden. Tirai berbahan tebal dan berat seperti satin atau beludru akan membuat langit-langit terkesan lebih rendah dan mempersempit ruangan.

    Material seperti ini jga menyerap cahaya dari luar jendela sehingga rumah tampak suram. Untuk kesan rumah terang dan lebih lega, pilih tirai dengan bahan melayang, halus, dan ringan. Misalnya linen atau sifon.

    6. Karpet Kecil di Tengah Ruangan

    Eclectic furniture of a modern studio apartment balance out the blank white wallsGara-gara 7 Kesalahan Ini, Ruang Kecil Jadi Makin Terasa Sempit Foto: istock

    Karpet kecil sebaiknya hanya ditempatkan di depan pintu, bukan sebagai dekorasi utama pada ruangan. Karpet berukuran kecil yang ditaruh dekat sofa atau tempat tidur akan membuat interior terlihat ‘terpecah-pecah’ dan ‘mempersempit’ ruangan.

    Jika ingin mendekorasi ruangan dengan karpet, gunakan yang ukurannya lebar, atau tidak memakai karpet sama sekali. Pilih karpet berwarna terang untuk memberi ilusi ruang yang lebih lebar.

    7. Kipas Angin di Langit-langit

    Ceiling fan in a roomGara-gara 7 Kesalahan Ini, Ruang Kecil Jadi Makin Terasa Sempit Foto: istock

    Kipas angin yang dipasang di langit-langit membantu membuat ruangan terasa lebih sejuk. Tapi sebaiknya pertimbangkan lagi jika rumah kamu kecil dan langit-langitnya rendah.

    Penempatan kipas angin pada langit-langit akan menciptakan bayangan yang membuat ruangan tampak lebih gelap dan rendah. Sebaiknya gunakan kipas angin berdiri atau kipas angin meja dengan warna putih.

    Itulah kesalahan menata ruangan yang membuat rumah kecil terasa sempit. Memikirkan proporsi rumah atau ruangan sebelum menatanya sangat penting agar rumah kecil tak jadi makin terlihat sempit.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Menata Sofa dan TV di Ruang Sempit, Biar Nggak Sumpek!



    Jakarta

    Meletakkan sofa dan televisi (TV) di ruangan yang sempit harus cermat. Sebab, jika salah posisi justru bisa membuat ruangan semakin sempit atau tidak nyaman.

    Untuk mengatasinya, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatur sofa dan TV di ruang keluarga yang sempit. Salah satunya adalah meletakkan TV dengan ketinggian yang pas dengan sofa. Hal ini agar penghuni rumah bisa menonton TV dengan nyaman.

    Selain itu masih ada beberapa cara lainnya untuk meletakkan sofa dan TV yang pas pada ruangan sempit. Dilansir dari Ideal Home, berikut ini informasinya.


    Tips Meletakkan Sofa di Ruang Keluarga yang Sempit

    Jika ruangan keluarga di rumahmu berbentuk persegi atau persegi panjang, posisikan dua sofa berukuran sama yang saling berhadapan dengan meja kopi di antaranya. Sebenarnya, tidak ada aturan pasti dan tepat yang mengatakan kamu tidak dapat memasangkan furnitur dengan ukuran berbeda, seperti tiga tempat duduk dan dua tempat duduk, atau sofa panjang dengan tempat duduk.

    Pastikan selalu memberikan sedikit jarak di sekitar furniture agar orang rumah dapat berjalan dengan nyaman.

    Sebenarnya, tidak ada aturan pasti dan tepat yang mengatakan kamu tidak dapat memasangkan furnitur dengan ukuran berbeda, seperti tiga tempat duduk dan dua tempat duduk, atau sofa panjang dengan tempat duduk. Ukuran yang bervariasi dapat menciptakan dinamika yang berbeda di dalam ruang keluarga kecil tersebut.

    Tips Meletakkan TV di Ruang Keluarga yang Sempit

    TV biasanya diletakkan di area ruang keluarga agar penghuni rumah bisa menonton bersama. Untuk posisi menonton yang optimal, idealnya TV diletakkan di bagian depan tengah sofa.

    Kamu juga bisa meletakkan TV di sudut ruangan jika menaruhnya di tengah ruangan merusak estetika. Selain itu, TV harus berada pada ketinggian yang tepat dalam kaitannya dengan sofa sehingga terasa nyaman untuk dilihat dan kamu tidak perlu melihat ke atas atau meninggikan leher untuk menontonnya.

    Itulah beberapa tips meletakkan sofa dan TV di ruangan sempit. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Warna Cat Rumah yang Bisa Bikin Ruang Kecil Tampak Lega



    Jakarta

    Rumah yang luas tentu didambakan banyak orang karena bebas bergerak dan nggak sumpek. Bagi pemilik rumah kecil tak perlu khawatir, sebab warna cat yang tepat bisa membuat ilusi ruangan lebih lega, lho.

    Warna dapat memainkan psikologi penghuni, sehingga mempengaruhi tampilan ruangan. Cara untuk membuat ruangan seakan lebih besar adalah memaksimalkan pencahayaan dan memilih warna cat terang.

    Lalu, warna cat rumah apa saja yang cocok buat ruangan sempit? Simak ulasannya berikut ini.


    Warna Cat Rumah yang Bagus buat Ruangan Kecil

    Inilah beberapa pilihan warna untuk ruangan kecil agar terlihat besar, dikutip dari The Spruce.

    1. Putih Murni

    Warna Cat Dinding PutihWarna Cat Dinding Putih Foto: Unsplash/Marina Podrez

    Pemilik rumah bisa mengecat dinding rumah dengan warna putih murni. Jenis putih ini tidak memiliki rona warna apapun.

    Warna cat tersebut akan membuat plafon terlihat tinggi dan memaksimalkan pencahayaan di ruangan sempit. Sebagai tambahan, beri sentuhan akhir bernuansa emas, aksen kayu, dan lantai keramik berpola mencolok untuk membuat ruangan tidak terlihat membosankan.

    2. Abu-abu Hangat

    Kamar Abu-abu HangatKamar Abu-abu Hangat Foto: Unsplash/AROMATEEC

    Warna abu-abu kecokelatan cenderung punya rona hangat dan menciptakan nuansa menenangkan dalam ruangan. Tambahkan aksen kaca, emas, serta aksesoris kaca kuning untuk menciptakan nuansa yang kaya dan nyaman buat ruangan kecil.

    3. Kuning Cerah

    Smart Tv Mockup With Blank Screen In Yellow RoomKamar Kuning Foto: iStock

    Warna kuning cerah memberi energi untuk membuat ruangan terasa lebih menarik. Meski warna ini tampak berani, kuning bisa dicocokkan dengan warna lain, misalnya aksen merah dan hijau. Hal ini membuat warna kuning cerah menjadi pilihan serbaguna.

    4. Abu-Abu Tua

    Kamar Abu-abuKamar Abu-abu Foto: Unsplash/Alexey Aladashvili

    Warna abu-abu tua dapat menurunkan tekanan darah dan menambah dimensi pada ruangan. Lalu, berikan detail tambahan untuk membuat kesan mewah seperti hiasan vintage atau cermin.

    5. Biru Muda

    Ilustrasi ruangan kamar anak dengan nuansa warna biru muda dan putih.Ilustrasi ruangan kamar anak dengan nuansa warna biru muda dan putih. Foto: Getty Images/imaginima

    Tembok rumah berwarna biru muda yang kusam cocok untuk dinding maupun lemari modern misalnya dapur. Dengan mengecat warna biru pucat, warna ruangan tidak terlalu mencolok dan terasa terlalu sempit.

    6. Hijau Mint

    Female teenagerĀ“s bedroom decorated in natural and aqua palette - Buenos Aires - ArgentinaFemale teenagerĀ“s bedroom decorated in natural and aqua palette – Buenos Aires – Argentina Foto: Getty Images/ruizluquepaz

    Kalau bosan dengan warna rumah yang itu-itu aja, mint hijau bisa jadi opsi yang lebih berani. Jenis warna hijau ini terlihat hampir seperti warna netral di ruangan kecil.

    Itulah beberapa warna cat rumah yang bagus buat ruangan sempit. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Lama-lama Simpan 5 Barang Ini di Kamar Mandi, Bisa Picu Penyakit!


    Jakarta

    Ada sejumlah barang yang diletakkan di kamar mandi, seperti sabun, shampoo, sikat gigi, hingga sikat lantai. Terkadang, ada beberapa barang yang tak sengaja tertinggal selama berbulan-bulan di kamar mandi, padahal sudah tidak dipakai lagi.

    Kebiasaan menyimpan barang tak terpakai membuat kamar mandi terlihat sumpek dan berantakan. Di sisi lain, barang-barang tersebut bisa saja memicu berbagai penyakit jika digunakan kembali.

    Maka dari itu, ada beberapa barang yang sebaiknya segera dibuang jika sudah habis atau tidak digunakan lagi. Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Barang di Kamar Mandi yang Perlu Segera Dibuang

    Ada beberapa barang di kamar mandi yang perlu segera dibuang. Dilansir situs Good Housekeeping, berikut daftar barang-barangnya:

    1. Kemasan Produk

    Kemasan produk seperti plastik pembungkus toilet, kotak pasta gigi, hingga botol sabun yang tidak dipakai sebaiknya segera dibuang dari kamar mandi. Terkadang, banyak orang yang sering meninggalkan kotak kemasan di dalam kamar mandi dan lupa untuk membuangnya setelah habis.

    2. Sikat Gigi Bekas

    Meninggalkan sikat gigi bekas selama berbulan-bulan di kamar mandi tentu tidak baik karena dapat merusak pemandangan. Di sisi lain, sikat gigi tersebut juga bisa menjadi sarang bakteri dan dapat mengganggu kesehatan.

    “Bakteri di kamar mandi menyebar lebih banyak dan cepat daripada yang kita bayangkan,” kata Melissa Klug pemilik Home By Eleven.

    Agar sikat gigi tersebut tidak digunakan lagi oleh orang lain, segera buang dari kamar mandi. Disarankan untuk mengganti sikat gigi setiap tiga bulan sekali.

    3. Sampel Kosmetik Gratis yang Tidak Terpakai

    Sering mendapatkan sampel kosmetik gratis dan menyimpannya di kamar mandi? Cobalah cek sampel kosmetik tersebut. Kalau sudah kedaluwarsa atau tidak bisa digunakan lagi, sebaiknya segera dibuang dari kamar mandi.

    “Sering kali barang-barang tersebut berakhir disimpan di lemari atau laci lebih lama dari yang seharusnya, dan kemungkinan besar Anda tidak akan menggunakannya,” ujar pemilik VS Organized Interiors, Violetta Elezovic.

    Jika mendapatkan banyak sampel kosmetik dan tidak ingin digunakan, kamu bisa menyumbangkannya ke teman atau saudara yang membutuhkan.

    4. Produk Perlengkapan Mandi yang Terbengkalai

    Ada sejumlah produk perlengkapan mandi yang mungkin tidak digunakan lagi, tapi masih tersimpan di kamar mandi. Menyimpan botol produk tersebut dapat memenuhi ruangan dan akhirnya terlihat sumpek.

    “Daripada membiarkannya begitu saja, cobalah untuk bertukar produk lainnya dengan teman,” kata pendiri Thee Tailored Life, Ashley.

    5. Handuk Bekas

    Handuk punya fungsi penting untuk mengeringkan tubuh setelah dari kamar mandi. Namun, seiring waktu handuk akan kehilangan daya serapnya karena digunakan hampir setiap hari.

    Jackie Pittman selaku pakar dari Chez Nous Organizing menyarankan agar rutin mengganti handuk dengan yang baru minimal setahun sekali. Cara ini dilakukan agar kamu dapat mengeringkan badan dengan maksimal.

    “Handuk akan kehilangan daya serapnya seiring waktu dan jika ditaruh di kamar mandi yang lembap, hal ini dapat menjadi sarang bakteri dan mengeluarkan bau,” papar Pittman.

    Itulah lima barang di kamar mandi yang perlu segera dibuang jika sudah habis. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Dekorasi Rumah Kecil Biar Terasa Luas, Triknya Simpel Banget!



    Jakarta

    Punya rumah atau ruangan kecil bukan berarti harus merasa sempit dan sumpek. Dengan trik yang tepat, ruang mungil bisa terlihat lebih luas, nyaman, dan tetap estetik.

    Bukan cuma soal memilih furnitur, warna cat, dan pencahayaan juga punya peran besar. Melansir The Spruce, berikut tips dekorasi rumah kecil yang bisa kamu coba.

    1. Manfaatkan Cahaya Alami dan Lampu Malam

    Cahaya alami bikin ruangan terlihat lebih lapang. Biarkan jendela terbuka tanpa penutup, atau gunakan tirai tipis supaya sinar matahari tetap masuk tapi tidak menyilaukan.


    Di malam hari, pasang lampu gantung dengan fitur dimmer untuk mengatur kecerahan. Lampu dinding yang memancarkan cahaya ke atas dan bawah juga bisa memberi kesan ruangan lebih tinggi.

    2. Gantung Cermin

    Cermin bisa jadi trik jitu membuat ruangan terasa lebih luas. Pilih cermin berukuran besar dan letakkan di posisi strategis agar memantulkan cahaya. Selain fungsional, cermin juga bisa jadi elemen dekorasi yang mempercantik ruangan.

    3. Biarkan Dinding Kosong

    Dinding penuh hiasan bisa membuat ruangan kecil terasa sesak. Sisakan area dinding yang kosong untuk memberi kesan lega. Pilih dekorasi secukupnya agar ruang tetap terasa lapang dan rapi.

    4. Pilih Furnitur Kompak dan Multifungsi

    Untuk rumah kecil, furnitur multifungsi adalah kunci. Misalnya, meja yang bisa dilipat atau sofa dengan laci penyimpanan. Hindari furnitur terlalu besar yang bisa membuat ruangan terasa gelap dan penuh.

    5. Gunakan Warna dengan Bijak

    Warna dinding berpengaruh besar pada kesan ruang. Warna gelap bisa membuat ruangan terasa sempit, sementara warna terang yang hangat memberi efek lapang dan nyaman. Kamu tetap bisa bermain warna, asal tetap memperhatikan keseimbangan dan pencahayaan.

    Intinya, ruangan kecil bisa tetap terasa lega dengan kombinasi pencahayaan, pilihan warna, dan furnitur yang tepat. Nggak perlu renovasi besar, trik-trik simpel ini sudah cukup bikin rumah mungil jadi terasa lebih luas.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Lagi Jemur Baju di Depan Rumah, Ini 4 Alasannya!


    Jakarta

    Pakaian yang telah dicuci wajib dijemur agar cepat kering dan tidak lembap. Namun, masih banyak masyarakat yang memilih menjemur pakaian di depan rumah.

    Beberapa orang menganggap menjemur di depan rumah membuat pakaian cepat kering. Sebab, area tersebut yang paling banyak terpapar sinar matahari. Meski begitu, menjemur pakaian di depan rumah tidak dianjurkan karena membawa banyak kerugian.

    Ingin tahu alasan mengapa jangan menjemur pakaian di depan rumah? Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Alasan Jangan Jemur Baju di Depan Rumah

    Dilansir situs The Spruce, berikut sejumlah alasan mengapa sebaiknya jangan menjemur pakaian di depan rumah:

    1. Bikin Baju Jadi Bau

    Alasan yang pertama adalah membuat baju yang telah dicuci menjadi bau. Sebab, pakaian langsung terpapar dengan udara luar yang tidak selalu bersih. Apalagi jika kamu tinggal di lingkungan yang kotor, maka pakaian bisa cepat bau saat dijemur.

    Baju juga bisa bau karena terpapar asap dari pembakaran sampah, asap kendaraan bermotor, atau debu dari material bangunan. Selain bikin tidak nyaman, menggunakan pakaian yang penuh debu dan kotor juga berbahaya bagi kesehatan.

    2. Rawan Terkena Serangga dan Kotoran

    Menjemur pakaian di depan rumah sangat rentan terhadap serbuan serangga seperti nyamuk, lalat, dan semut. Apabila ada semut yang masuk ke dalam pakaian tanpa disadari, maka kulit bisa mengalami gatal-gatal saat memakai baju tersebut.

    Selain itu, menjemur baju di depan rumah juga rentan terkena kotoran dari hewan, sehingga membuat baju jadi kotor dan bau. Mau tak mau pakaian yang awalnya bersih harus dicuci ulang.

    3. Kondisi Cuaca yang Tidak Menentu

    Belakangan ini kondisi cuaca di beberapa daerah sedang tidak menentu. Saat pagi hari cuaca tampak cerah, tapi ketika siang menjelang sore bisa terjadi hujan.

    Apabila kamu menjemur pakaian di depan rumah saat cuaca tidak menentu, bisa saja pakaian yang sudah kering akhirnya basah dan kotor lagi karena terkena air hujan.

    Perlu diingat, segera cuci kembali pakaian yang basah karena terkena hujan. Meski sebenarnya bisa dikeringkan, tapi air hujan yang kotor dan menempel di pakaian bisa membuat kulit gatal-gatal.

    4. Merusak Estetika Rumah

    Menjemur pakaian di depan rumah juga dapat merusak estetika hunian. Sebab, adanya tali jemuran dan pakaian yang digantung di halaman depan bisa memberikan kesan berantakan dan sumpek.

    Menjemur pakaian di depan rumah juga memberikan kesan tidak nyaman bagi tamu atau tetangga yang datang. Bahkan, baju yang digantung bisa menghalangi jalan masuk bagi orang saat bertamu ke rumah kamu.

    Maka dari itu, sebaiknya jemur pakaian yang telah dicuci di halaman belakang agar tidak terlihat oleh tamu atau tetangga yang datang. Selain itu, pakaian jadi lebih bersih dan tetap wangi karena tidak terkena debu atau kotoran yang terbang di udara.

    Itulah empat alasan mengapa jangan menjemur pakaian di depan rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Kesalahan Menata Ruang Tamu yang Bikin Rumah Terlihat Sumpek



    Jakarta

    Banyak orang ingin membuat rumahnya terasa lebih nyaman dan menarik dengan menata ruang tamu sebaik mungkin. Namun, tanpa disadari, ada sejumlah kesalahan dalam penataan interior yang justru membuat ruangan kecil terlihat makin sumpek.

    Elemen seperti wallpaper, sofa, tirai, hingga karpet bisa memberi kesan proporsional bila dipilih dengan tepat. Sebaliknya, jika salah mengaplikasikan, ruang tamu bisa terasa penuh dan sempit.

    Berikut tujuh kesalahan menata ruang tamu yang sebaiknya dihindari agar rumah kecil tetap terlihat lega, dikutip dari Brightside:


    1. Motif Wallpaper Terlalu Besar

    Green table with plant between pink chair and blue sofa in floral living room with wallpaper and posterGreen table with plant between pink chair and blue sofa in floral living room with wallpaper and poster Foto: Getty Images/iStockphoto/KatarzynaBialasiewicz

    Wallpaper dengan motif besar bisa membuat ruangan terasa semakin sempit, apalagi jika rumah berukuran kecil dan banyak sekat. Sebaiknya gunakan wallpaper bermotif kecil dengan warna terang agar ruangan terlihat lebih terbuka.

    2. Rak Buku Terbuka

    Ilustrasi Rak Buku BerkualitasIlustrasi Rak Buku Berkualitas Foto: iStock

    Rak buku terbuka sering membuat ruangan terkesan berantakan dan padat. Pilihlah rak berpintu untuk menyimpan buku atau barang agar ruang tamu terlihat lebih rapi dan lapang.

    3. Sofa Bentuk-L

    Large L-shaped corner sofa in living room furniture show homeLarge L-shaped corner sofa in living room furniture show home Foto: istock

    Sofa berbentuk L memang nyaman, tapi kurang cocok untuk rumah kecil. Bentuknya justru menciptakan batasan yang membuat ruangan semakin sempit. Model sofa ini lebih pas ditempatkan di rumah dengan ruang luas.

    4. Salah Menempatkan Cermin

    Spacious and stylish home interior with old glass door and wooden parquetSpacious and stylish home interior with old glass door and wooden parquet Foto: Getty Images/iStockphoto/in4mal

    Cermin bisa memberi ilusi ruangan lebih besar, tetapi penempatan yang salah justru berdampak sebaliknya. Hindari meletakkan cermin di sudut gelap, lebih baik pasang di dekat atau seberang jendela agar cahaya bisa terpantul ke seluruh ruangan.

    5. Tirai Berbahan Tebal

    on Black Backgroundon Black Background Foto: istock

    Tirai dari bahan berat seperti satin atau beludru bisa membuat ruangan terasa suram dan menekan. Pilih tirai dengan bahan ringan seperti linen atau sifon untuk memberi kesan terang dan lapang.

    6. Karpet Kecil di Tengah Ruangan

    Eclectic furniture of a modern studio apartment balance out the blank white wallsEclectic furniture of a modern studio apartment balance out the blank white walls Foto: istock

    Penggunaan karpet kecil di tengah ruang tamu dapat membuat ruangan terlihat terpecah-pecah. Sebaiknya gunakan karpet berukuran besar atau hindari pemakaian karpet sama sekali jika ruang tamu tergolong sempit.

    7. Kipas Angin di Langit-langit

    Ceiling fan in a roomCeiling fan in a room Foto: istock

    Kipas angin plafon bisa membuat ruangan tampak lebih gelap, terutama di rumah kecil dengan langit-langit rendah. Alternatifnya, gunakan kipas angin berdiri atau meja dengan warna terang agar tidak menambah kesan sumpek.

    Itulah tujuh kesalahan yang sering dilakukan saat menata ruang tamu. Dengan pemilihan dekorasi dan furnitur yang tepat, ruang kecil tetap bisa terasa nyaman, rapi, dan lega.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com