Tag: susah

  • Begini Cara Menghilangkan Noda Tinta di Baju, Mudah dan Cepat


    Jakarta

    Noda tinta yang menempel pada pakaian sering kali sulit dihilangkan dengan cara biasa. Misalnya, karena terkena spidol ataupun tinta pulpen.

    Hal tersebut bisa masalah menjengkelkan, karena baju bakal nggak enak dipandang. Namun, ada kok beberapa cara sederhana untuk menghilangkannya dengan efektif.

    Alasan Noda Tinta Baju Susah Dihapus

    Umumnya, ada 2 jenis tinta yakni yang berbasis air dan minyak. Tinta berbasis air biasanya ada pada pena gel, spidol, maupun jenis pulpen tertentu. Sementara itu, tinta berbasis minyak seperti yang ada pada tinta sablon.


    Menurut laman Better Homes & Gardens, tinta berbasis air akan lebih mudah dibersihkan dibandingkan dengan yang berbasis minyak.

    Noda tinta pulpen atau bolpoin memang agak sudah untuk dihilangkan. Pasalnya, tintanya berbasis minyak sehingga bersifat hidrofobik (tidak menyatu dengan air).

    Menghilangkan Noda Tinta di Pakaian

    Dikutip dari laman Good Housekeeping, berikut adalah cara menghilang kan bekas pulpen di baju agar hilang:

    1. Cara Hilangkan Noda Tinta Bekas Pulpen di Baju

    Menghapus tinta pulpen di baju bisa dengan alkohol. Berikut langkah-langkahnya:

    • Taruh handuk di bawah noda tinta, lalu teteskan alkohol dengan pipet.
    • Pakailah tisu bersih untuk menyerap tinta yang terangkat.
    • Kemudian bilas dengan air dingin, aplikasikan pembersih noda sebelum mencuci.
    • Cuci baju seperti biasa setelah memastikan noda tinta telah hilang.

    2. Cara Membersihkan Noda Tinta Spidol atau Felt-tip Pen di Baju

    • Bilas noda tinta spidol dengan air dingin. Tujuannya untuk menghilangkan sebanyak mungkin tinta.
    • Segera rendam pakaian dalam campuran air panas, detergen cair tanpa pemutih, dan amonia.
    • Gosok dengan lembut noda, lalu rendam sekitar 30 menit sampai 1 jam.
    • Cuci pakaian dengan detergen yang sama, lalu pastikan noda hilang sebelum mengeringkannya.

    3. Cara Menghilangkan Noda Spidol Permanen

    Tinta spidol permanen bisa dihilangkan, namun kita perlu usaha ekstra untuk melakukannya. Simak langkah-langkah untuk membersihkannya:

    • Taruh handuk di bawah noda, lalu gunakanlah pipet untuk mengoleskan alkohol.
    • Ganti handuk, apabila terlalu kotor sambil terus oleskan alkohol sampai tinta terangkat.
    • Bilas pakaian
    • Cek lagi apakah noda hilang. Jika masih ada, ulangi langkah sebelumnya jika perlu.
    • Cuci pakaian setelah memastikan noda benar-benar hilang.

    Sebagai informasi, menghilangkan noda tinta di kulit sebaiknya menggunakan kapas yang dicelupkan dalam alkohol. Jangan mencoba metode tersebut pada pakaian yang hanya boleh dicuci kering.

    Jika noda tinta di pakaian sudah mengering, pertimbangkan untuk menggunakan pembersih noda khusus. Semoga cara menghilangkan bekas pulpen hingga tinta spidol tadi bermanfaat. Selamat mencoba!

    (khq/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Catat! Ini 5 Kesalahan Mengecat yang Bikin Dinding Rumah Jadi Kotor


    Jakarta

    Menjaga dinding tetap bersih merupakan salah satu hal yang harus kamu lakukan untuk menciptakan tampilan rumah yang indah. Sebab, dinding juga tak lepas dari kotoran, debu, lecet, dan noda yang membuat tampilannya kotor. Padahal, mengecat ulang dinding tidak bisa dilakukan setiap saat karena membutuhkan biaya, waktu, dan tenaga yang besar.

    Namun, tidak perlu khawatir. Untuk menjaga dinding rumah tetap bersih, kamu bisa melakukan pencegahan di awal saat proses pengecatan. Teknik mengecat dinding yang tepat dapat memaksimalkan tampilan dinding. Untuk itu, kamu perlu perhatikan bahwa terdapat 5 kesalahan dalam mengecat yang bisa membuat dinding rumah terlihat kotor dilansir oleh situs Better Homes & Garden, pada Kamis (10/04/2025).

    Warna Cat Terlalu Terang

    Jika kamu tidak ingin dinding terlihat cepat kotor, maka hindari warna cat terlalu terang seperti putih. Hal ini karena noda atau bercak dapat terlihat dengan jelas pada dinding berwarna terang. Menurut Manajer Pemasaran Merek Cat PPG, Dee Schlotter, cari warna cat netral berona sedang untuk menyembunyikan kotoran dan ketidaksempurnaan.


    “Warna yang direkomendasikan misalnya abu-abu hangat karena membantu menyembunyikan kotoran terutama di ruangan yang sering dilalui seperti dapur,” ucap Schlotter.

    Beli Cat Terlalu Murah

    Untuk hasil akhir yang bagus, sebaiknya hindari membeli cat yang terlalu murah sebab berkaitan dengan kualitas cat. Penggunaan cat yang berkualitas tinggi biasanya harganya memang lebih mahal. Menurut Manajer Pengembang Lapang Benjamin Moore, Mike Mundwiller, ada perbedaan antara cat kaleng mahal dan murah.

    “Kualitas produk yang digunakan akan memengaruhi hasil akhir, seperti bagaimana produk bekerja, bagaimana produk bisa menyembunyikan kotoran, dan juga berkaitan dengan ketahanan produk,” kata Mundwiller.

    Selain itu, dianjurkan juga membeli cat berkualitas untuk area yang membutuhkan ketahanan seperti dapur atau kamar mandi. Hal ini supaya hasilnya lebih maksimal dan tahan lama.

    Hindari Kilap Cat Susah Dibersihkan

    Kilap atau kilauan cat merupakan lapisan yang memberikan hasil akhir mengkilau pada dinding. Secara umum, tampilan yang kilap nya tinggi lebih mudah dibersihkan dan tahan lama jika dibersihkan setiap saat jadi cocok untuk lemari dapur. Sebaliknya, jika dinding tidak dilapisi kilap cat maka hasil akhirnya matte dan butuh digosok lebih kuat untuk membersihkannya. Lapisan yang matte lebih cocok untuk area yang jarang dilalui orang karena minim lecet atau cipratan.

    Akan tetapi, cat kilap memang tidak bisa menutupi kesempurnaan seperti lubng paku, penyok, retakan, atau bercak dibanding cat matte. Hal ini karena cat kilap memantulkan cahaya dan bisa menonjolkan noda. Jadi, jika dinding rumah ingin terlihat bersih dan kotoran tersamarkan, maka pilih cat yang hasilnya matte.

    Bersihkan Dinding

    Hal yang tak kalah penting adalah membersihkan dinding sebelum mengecat. Gunakan larutan trisodium fosfat (TSP) untuk mengelap dinding sehingga bersih dari debu dan kotoran sebelum mengecat. Kamu juga bisa mengaplikasikan cat dasar terlebih dahulu untuk menutupi noda gelap. Lapisan cat dasar membantu menciptakan permukaan yang bersih sehingga warna cat tidak bertabrakan dengan noda di bawahnya.

    Kuas Cat Tidak Tepat

    Perhatikan alat mengecat yaitu kuas. Kuas atau rol yang direkomendasikan adalah setebal 1,9 cm pada dinding plester yang halus untuk menciptakan tekstur seperti kulit jeruk yang susah dibersihkan. Secara umum, permukaan yang halus butuh rol dengan bulu tipis sementara permukaan kasar seperti dinding bata butuh rol dengan anyaman tebal untuk menampung lebih banyak cat dan masuk ke celah-celah.

    Demikian 5 kesalahan mengecat yang harus kamu hindari agar dinding rumah tidak cepat kotor. Semoga bermanfaat!

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Kesalahan Mengecat yang Bikin Dinding Cepat Kotor, Hindari Mulai Sekarang!



    Jakarta

    Menjaga dinding tetap bersih merupakan salah satu hal yang harus dilakukan untuk menciptakan tampilan rumah yang indah. Sebab, dinding juga tak lepas dari kotoran, debu, lecet, dan noda yang membuat tampilannya kotor. Padahal, mengecat ulang dinding tidak bisa dilakukan setiap saat karena membutuhkan biaya, waktu, dan tenaga.

    Namun, tidak perlu khawatir. Untuk menjaga dinding rumah tetap bersih, kamu bisa melakukan pencegahan di awal saat proses pengecatan. Teknik mengecat dinding yang tepat dapat memaksimalkan tampilan dinding. Untuk itu, kamu perlu perhatikan bahwa terdapat 5 kesalahan dalam mengecat yang bisa membuat dinding rumah terlihat kotor dilansir oleh situs Better Homes & Garden.

    Warna Cat Terlalu Terang

    Jika kamu tidak ingin dinding terlihat cepat kotor, maka hindari warna cat terlalu terang seperti putih. Hal ini karena noda atau bercak dapat terlihat dengan jelas pada dinding berwarna terang. Menurut Manajer Pemasaran Merek Cat PPG, Dee Schlotter, cari warna cat netral berona sedang untuk menyembunyikan kotoran dan ketidaksempurnaan.


    “Warna yang direkomendasikan misalnya abu-abu hangat karena membantu menyembunyikan kotoran terutama di ruangan yang sering dilalui seperti dapur,” ucap Schlotter.

    Beli Cat Terlalu Murah

    Untuk hasil akhir yang bagus, sebaiknya hindari membeli cat yang terlalu murah sebab berkaitan dengan kualitas cat. Penggunaan cat yang berkualitas tinggi biasanya harganya memang lebih mahal. Menurut Manajer Pengembang Lapang Benjamin Moore, Mike Mundwiller, ada perbedaan antara cat kaleng mahal dan murah.

    “Kualitas produk yang digunakan akan memengaruhi hasil akhir, seperti bagaimana produk bekerja, bagaimana produk bisa menyembunyikan kotoran, dan juga berkaitan dengan ketahanan produk,” kata Mundwiller.

    Selain itu, dianjurkan juga membeli cat berkualitas untuk area yang membutuhkan ketahanan seperti dapur atau kamar mandi. Hal ini supaya hasilnya lebih maksimal dan tahan lama.

    Hindari Kilap Cat Susah Dibersihkan

    Kilap atau kilauan cat merupakan lapisan yang memberikan hasil akhir mengkilau pada dinding. Secara umum, tampilan yang kilap nya tinggi lebih mudah dibersihkan dan tahan lama jika dibersihkan setiap saat jadi cocok untuk lemari dapur. Sebaliknya, jika dinding tidak dilapisi kilap cat maka hasil akhirnya matte dan butuh digosok lebih kuat untuk membersihkannya. Lapisan yang matte lebih cocok untuk area yang jarang dilalui orang karena minim lecet atau cipratan.

    Akan tetapi, cat kilap memang tidak bisa menutupi kesempurnaan seperti lubng paku, penyok, retakan, atau bercak dibanding cat matte. Hal ini karena cat kilap memantulkan cahaya dan bisa menonjolkan noda. Jadi, jika dinding rumah ingin terlihat bersih dan kotoran tersamarkan, maka pilih cat yang hasilnya matte.

    Bersihkan Dinding

    Hal yang tak kalah penting adalah membersihkan dinding sebelum mengecat. Gunakan larutan trisodium fosfat (TSP) untuk mengelap dinding sehingga bersih dari debu dan kotoran sebelum mengecat. Kamu juga bisa mengaplikasikan cat dasar terlebih dahulu untuk menutupi noda gelap. Lapisan cat dasar membantu menciptakan permukaan yang bersih sehingga warna cat tidak bertabrakan dengan noda di bawahnya.

    Kuas Cat Tidak Tepat

    Perhatikan alat mengecat yaitu kuas. Kuas atau rol yang direkomendasikan adalah setebal 1,9 cm pada dinding plester yang halus untuk menciptakan tekstur seperti kulit jeruk yang susah dibersihkan. Secara umum, permukaan yang halus butuh rol dengan bulu tipis sementara permukaan kasar seperti dinding bata butuh rol dengan anyaman tebal untuk menampung lebih banyak cat dan masuk ke celah-celah.

    Demikian 5 kesalahan mengecat yang harus kamu hindari agar dinding rumah tidak cepat kotor. Semoga bermanfaat!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Nggak Boleh Buang Tisu ke Toilet? Ternyata Ini Alasannya


    Jakarta

    Sering kali ada tulisan dilarang membuang tisu ke dalam WC di toilet umum. Meski terkesan sepele, kalau imbauan itu dilanggar lama-lama bakal timbul masalah, lho.

    Membuang tisu ke dalam toilet memang cukup praktis, tapi dampaknya bisa bikin rugi pemilik toilet. Lembaran tisu yang dibuang terus-menerus ke toilet bakal merusak saluran toilet.

    Lantas, apa saja risiko membuang tisu ke dalam toilet ya? Simak penjelasannya berikut ini.


    Alasan Dilarang Buang Tisu ke Toilet

    Inilah sederet alasan mengapa tisu tidak boleh dibuang ke dalam toilet, dikutip dari Scott English Plumbing.

    1. Efek Fatberg

    Membuang tisu ke toilet dapat memicu fatberg, sehingga pipa perlu diperbaiki. Efek fatberg adalah kondisi di mana tisu basah ini bercampur dengan kotoran yang terperangkap di dalam pipa seperti lemak dan minyak, sehingga ini membentuk sebuah tumpukan dan formasi seperti gunung es.

    Formasi ini menyebabkan penyumbatan pada pipa dan saluran air, apalagi efek ini bisa mencapai panjang hingga lebih dari 10 kaki atau dan berat hingga 100 kg.

    2. Kerusakan Sistem Saluran Pembuangan

    Tisu yang disiram ke toilet mungkin tidak tersangkut di pipa, tetapi mencapai sistem saluran pembuangan. Hal ini dapa menyebabkan kerusakan di sistem septic tank rumah serta sistem saluran pembuangan kota.

    3. Tisu Susah Terurai

    Tisu tidak akan terurai meski disiram ke dalam toilet. Tisu dalam keadaan basah dan melewati sistem saluran pembuangan ini tidak langsung hancur dalam 24 jam.

    Banyak pakar perpipaan membuktikan fakta bahwa tisu basah ditemukan dalam keadaan utuh di dalam pipa pembuangan setelah disiram bahkan berbulan-bulan. Alhasil, tisu ini semakin lama akan membuat penumbukan yang besar dan mengakibatkan penyumbatan saluran pembuangan.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Pagar Geser Seret Susah Dibuka, Ini Biang Keroknya!


    Jakarta

    Pagar geser sering digunakan untuk menjaga keamanan dan privasi penghuni rumah. Jenis pagar ini sering jadi pilihan karena praktis dan tidak memakan banyak ruang.

    Namun, terkadang pagar geser bisa seret, sehingga sulit untuk dibuka. Kalau sudah seperti itu, penghuni membutuhkan tenaga ekstra buat menggeser pagar.

    Sangat merepotkan bukan? Oleh karena itu, penghuni rumah perlu mencari penyebab dan segera memperbaikinya.


    Penyebab Pagar Geser Seret

    Inilah beberapa penyebab pagar geser seret dan cara mengatasi, dikutip dari Bay Area Lions Gate.

    1. Jalur Rel Kurang Pelumas

    Jalur rel pagar geser sebaiknya rutin diberikan pelumas agar tetap dalam kondisi baik. Pelumas tersebut membantu pagar meluncur dengan mulus.

    Gunakan pelumas berbasis silikon untuk menyemprot rel. Pastikan untuk mengoleskan pelumas secara merata dan hindari menyemprotnya pada roda atau pagar.

    2. Roda Aus atau Rusak

    Selain menjaga kondisi jalur rel, penghuni rumah juga perlu memastikan roda pagar bisa meluncur dengan mulus. Roda yang aus atau rusak membuat pagar akan bergeser dengan tidak rata atau keluar dari lintasan. Jika sudah begitu, segera ganti dengan yang baru.

    3. Rel Kotor

    Lalu, penghuni juga bisa periksa mengecek kebersihan rel kalau pagar seret. Pagar sulit bergeser dengan mulus kalau ada kotoran, serpihan, dan daun dapat terkumpul di rel.

    Gunakan sapu atau peniup daun untuk membersihkan kotoran pada rel. Selain itu, gunakan sikat untuk menggosok rel dengan air dan sabun. Pastikan untuk membilas rel dan membiarkannya kering sebelum dipakai ya.

    4. Baut dan Sekrup Longgar

    Baut dan sekrup yang longgar membuat pagar bergoyang dan tidak stabil. Pastikan semua baut dan sekrup kencang menggunakan kunci pas.

    5. Pagar Tidak Sejajar dengan Rel

    Kemudian, periksa kesejajaran pagar dengan rel. Roda bisa keluar dari jalur rel. Hal ini membuat pagar sulit digeser.

    Caranya dengan menutup pagar dan ukur jarak antara pintu pagar dan tiang di kedua sisi. Pengukurannya harus sama. Bila perlu, sesuaikan pintu gerbang hingga sejajar dengan benar.

    Itulah beberapa penyebab pagar geser seret dan cara memperbaikinya. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Keran Air Berkerak Susah Dibersihkan? Begini Cara Ampuh biar Kinclong Lagi



    Jakarta

    Keran air yang jarang dibersihkan bisa muncul kerak berupa bercak-bercak putih. Meski sering terkena air dan sabun, ternyata keran air tetap bisa kotor sampai berkerak, lho.

    Noda itu membuat keran air tampak kotor dan kusam. Hal ini dapat merusak estetika kamar mandi.

    Oleh karena itu, penghuni rumah harus rajin membersihkan keran air. Apalagi kalau sudah muncul kerak, penghuni perlu bekerja ekstra buat membersihkan noda membandel itu.


    Ada beberapa cara mudah untuk membersihkan keran air berkerak. Namun, sebelum itu ketahui dulu penyebabnya.

    Penyebab Keran Air Berkerak

    Dikutip dari SFGATE, kerak atau noda putih pada keran adalah sisa air sadah yang mengandung banyak mineral, seperti kalsium dan magnesium. Air sadah tidak berbahaya, tetapi berisiko menimbulkan efek samping pada kulit sensitif. Cara mengatasinya dengan menggunakan filter pada keran air.

    Selain itu, kerak bisa terbentuk dari sisa sabun atau sampo yang tidak langsung dibersihkan pada keran air. Sabun dan sampo mengandung bahan kimia dan mineral, sehingga dapat meninggalkan noda ketika mengering. Oleh karena itu, sebaiknya mengelap keran air setelah digunakan agar selalu kering.

    Cara Bersihkan Kerak pada Keran Air

    Inilah beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk menghilangkan kerak pada keran air.

    1. Pemutih dan Air Panas

    Keran air berkerak bisa dibersihkan menggunakan pemutih. Sebagai catatan, penghuni wajib memakai sarung tangan lateks dan baju lengan panjang agar cairan tidak mengenai kulit. Simak langkah-langkahnya di bawah ini:

    • Campur pemutih dan air panas dengan perbandingan 1:4 ke dalam wadah.
    • Lalu, oleskan cairan tersebut ke keran yang berkerak secara menyeluruh.
    • Bilas keran dengan air panas dan diamkan beberapa saat hingga mencapai suhu ruangan.
    • Setelah itu, keringkan keran menggunakan kain lap.

    2. Cuka dan Sabun Cuci Piring

    Selain itu, penghuni juga bisa memanfaatkan cuka dan sabun cuci piring untuk membasmi kerak di keran air. Sifat asam pada cuka disebut ampuh untuk menghilangkan endapan kalsium yang menempel di keran. Berikut cara pakainya:

    • Teteskan 3-4 sendok teh cuka dan sabun cuci piring secukupnya ke dalam wadah.
    • Aduk kedua bahan hingga tercampur rata.
    • Setelah itu, oleskan ke keran yang berkerak secara menyeluruh dan diamkan selama 1 jam.
    • Gosok dengan sikat secara perlahan sampai seluruh kerak terangkat.
    • Terakhir, bilas dengan air agar tidak ada sisa kerak dan keringkan menggunakan kain lap.

    3. Baking Soda dan Sabun Cuci Piring

    Noda putih pada keran air bisa dibersihkan pakai baking soda dan sabun cuci piring. Kombinasi kedua bahan ini diklaim ampuh untuk membersihkan kerak yang sulit dihilangkan. Berikut cara penggunaannya:

    • Campur 2-3 sendok makan baking soda dan sabun cuci piring secukupnya ke dalam wadah.
    • Aduk kedua bahan hingga tercampur rata.
    • Setelah itu, oleskan ke keran yang berkerak secara menyeluruh dan diamkan selama 20-30 menit.
    • Gosok dengan sikat secara perlahan sampai seluruh kerak terangkat.
    • Terakhir, bilas dengan air agar tidak ada sisa kerak dan keringkan menggunakan kain lap.

    4. Air Lemon

    Kerak juga bisa terangkat dengan menggunakan air lemon. Kandungan asam nitrat dan anti bakteri pada lemon ternyata efektif untuk membersihkan noda yang menempel.

    Dikutip dari How Stuff Works, berikut cara pakai air lemon untuk membersihkan kerak:

    • Peras 3-4 buah jeruk lemon atau gunakan air lemon asli yang dijual di pasaran.
    • Tuang air lemon ke keran secara menyeluruh.
    • Gosok keran menggunakan sikat hingga semua kerak terangkat.
    • Terakhir, bilas dengan air agar tidak ada sisa kerak dan keringkan menggunakan kain lap.

    Itulah cara membersihkan kerak yang menempel pada keran air. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • WC Mampet Susah Disiram? Begini Cara Perbaikinya Tanpa Ribet


    Jakarta

    Pernahkah menyiram WC tapi kotorannya tak bisa turun? Itu adalah tanda kalau WC mampet, sebab biasanya kloset bekerja tak sampai lima menit.

    WC mampet sering kali disebabkan oleh penyumbatan. Kloset bisa tersumbat kotoran ataupun tisu, sehingga menutupi jalur air.

    Selain penyumbatan, WC dapat mampet karena septic tank penuh. Hal ini akibat septic tank belum disedot.


    Kalau WC mampet, bagaimana cara perbaikinya ya? Simak tipsnya berikut ini.

    Cara Perbaiki WC Mampet

    Inilah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi WC mampet.

    1. Siram Air Panas

    Coba siram WC secara perlahan dengan air panas, bukan air mendidih ya. Air mendidih bisa merusak pipa pembuangan. Tunggu beberapa saat, lalu coba flush atau siram WC secara manual.

    2. Siram Soda Kue dan Cuka

    Campuran soda kue dan cuka bisa melancarkan saluran mampet. Kedua bahan ini menghasilkan gelembung gas karbon dioksida yang melarutkan kotoran atau bahan yang menyumbat.

    Cara pakainya dengan mencampurkan 2 cangkir cuka dengan satu cangkir soda kue. Diamkan dua bahan tersebut selama 1 jam. Kemudian, siram larutan tersebut ke dalam toilet. Jika belum berhasil, mungkin perlu melakukan proses ini lagi dan mendiamkan larutan tersebut semalaman.

    3. Pakai Alat Sedot WC

    Alat yang biasa dipakai untuk mengatasi WC mampet adalah logam panjang yang bentuknya fleksibel dan kecil. Alat ini masuk ke pipa pembuangan. Penghuni bisa membuka jalan air dengan mendorong dan memutar alat.

    4. Panggil Sedot WC

    Jika tidak punya waktu atau tak tahu cara perbaiki WC, penghuni bisa panggil tukang sedot WC. Mereka punya peralatan lengkap untuk mengatasi masalah tanpa perlu membongkar WC.

    Itulah beberapa cara mengatasi WC mampet. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Pagar Geser Seret Susah Dibuka? Begini Cara Atasinya Tanpa Bongkar Total


    Jakarta

    Pernahkah kesusahan membuka pagar geser karena seret? Pagar yang bermasalah menjadi berat dan susah untuk digeser.

    Hal ini tentu mengganggu aktivitas penghuni rumah. Pasalnya, penghuni harus menggunakan lebih banyak tenaga dan waktu untuk bisa membuka pagar.

    Jika menemui kondisi seperti ini, penghuni rumah perlu segera memperbaikinya. Simak cara mengatasi pagar geser seret berikut ini.


    Cara Mengatasi Pagar Geser Seret

    Inilah beberapa cara untuk mengatasi pagar geser yang seret, dikutip dari Bay Area Lions Gate.

    1. Bersihkan Rel

    Pagar geser bisa seret karena rel yang kotor. Kotoran, serpihan, dan daun bisa terkumpul di rel, sehingga membuat pagar bergeser secara tidak rata.

    Penghuni rumah bisa membersihkan kotoran pada rel menggunakan sapu atau peniup daun. Cara lain bisa dengan menyikat rel dengan air dan sabun. Jangan lupa untuk membilas rel dan membiarkannya kering.

    2. Sejajarkan Pagar dengan Rel

    Selain itu, pagar akan susah dibuka kalau tidak sejajar dengan rel. Roda yang keluar dari jalur rel membuat pagar sulit digeser.

    Sesuaikan pintu gerbang agar sesuai dengan benar. Coba tutup pagar dan ukur jarak antara pintu pagar dengan tiang di kedua sisi. Lalu, pastikan pengukurannya sama antara kedua sisi.

    3. Berikan Pelumas Rel

    Pagar bakal lebih mudah meluncur kalau relnya diberikan pelumas. Gunakan pelumas berbasis silikon untuk menyemprot rel.

    Aplikasikan pelumas secara merata dan hindari menyemprot roda atau pagar. Lakukan pelumasan secara teratur agar pagar selalu dalam kondisi baik.

    4. Perbaiki Roda Pagar

    Roda yang aus atau rusak dapat mengakibatkan pagar bergeser secara tidak merata atau keluar lintasan. Penghuni perlu memastikan roda dalam kondisi baik agar pagar bisa meluncur dengan mulus. Segera ganti roda yang aus atau rusak dengan yang baru.

    5. Kencangkan Baut dan Sekrup yang Longgar

    Pagar yang sulit dibuka bisa disebabkan ada baut atau sekrup yang longgar. Hal itu membuat pagar bergoyang dan tidak stabil. Gunakan kunci pas dengan ukuran yang tepat untuk menghindari baut atau sekrup terlepas.

    Itulah cara untuk mengatasi pagar geser yang seret. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Susah Buka Pintu Kayu yang Seret? Ini Cara Perbaikinya


    Jakarta

    Pernahkah kesulitan membuka pintu kayu? Saat diayun, pintu kayu yang seret bisa sampai menggesek lantai.

    Arsitek Denny Setiawan pernah mengatakan banyak orang memakai material kayu untuk pintu rumah. Beberapa jenis kayu terkenal kuat seperti merbau, jati, dan ulin.

    “Kayu minimal. Kalau untuk pintu saran saya minimal merbau. Tapi tidak menutup kemungkinan pintu jati atau pintu ulin misalnya,” ujar Denny kepada detikProperti beberapa waktu lalu.


    Namun, bahan ini punya kekurangan yaitu bisa seret alias susah dibuka dan ditutup. Kondisi seperti ini cukup mengganggu kenyamanan penghuni rumah.

    Jika pintu susah dibuka, pemilik dapat memperbaikinya kok. Simak cara memperbaiki pintu seret berikut ini.

    Cara Perbaiki Pintu Kayu Seret

    Inilah tips untuk mengatasi pintu kayu yang susah dibuka, dikutip dari Better Homes & Gardens.

    1. Bersihkan Pintu dan Kusen

    Salah satu penyebab pintu seret adalah kusen pintu sudah kotor. Periksa pintu dan kusen untuk melihat adanya kotoran seperti sisa cat, tumpukan debu, atau kotoran yang menempel. Bersihkan kusen pintu dari kotoran tersebut agar pintu mudah dibuka.

    2. Kencangkan Engsel

    Selain itu, pintu kayu bisa seret karena ada sekrup yang longgar. Untuk mengatasinya, cukup kencangkan engsel pintu.

    Jika sekrup berputar tapi tak bisa dikencangkan, ganti dengan sekrup yang lebih besar. Lalu, posisi pelat juga dapat diatur untuk mengatasi pintu seret.

    3. Pangkas Bawah Pintu

    Kalau pintu masih seret, kemungkinan pintu kayu memuai karena lembap. Pemilik bisa memangkas bagian bawah pintu dengan cara menyerut dan mengamplasnya.

    Itulah cara memperbaiki pintu yang susah dibuka dan menggesek lantai. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Pagar Rumah Susah Digeser? Ini Solusinya biar Tak Seret


    Jakarta

    Pernahkah kesulitan menggeser pagar? Bagian rel seret sehingga susah membuka pagar rumah.

    Model pagar sepertinya ini sebenarnya praktis untuk dibuka tutup. Namun, kalau roda dan relnya tidak dirawat, lama-lama bisa seret.

    Jika sudah seperti ini, bagaimana cara memperbaikinya? Simak tipsnya berikut ini.


    Cara Perbaiki Pagar Geser yang Seret

    Inilah beberapa metode yang bisa dicoba biar buka tutup pagar menjadi mudah, dikutip dari Bay Area Lions Gate.

    1. Bersihkan Rel

    Kotoran bisa menumpuk pada rel sehingga pagar sulit bergeser. Jika itu kondisinya, bersihkan rel menggunakan sapu atau peniup daun.

    Penghuni rumah juga bisa menyikat rel menggunakan air dan sabun. Jangan lupa untuk membilas dan mengeringkan rel sebelum dipakai ya.

    2. Sejajarkan Pagar dengan Rel

    Pagar juga bisa seret karena posisinya tidak sejajar dengan rel. Periksa kesejajaran pagar dan rel, lalu perbaiki kalo tidak sesuai.

    Cara periksanya dengan menutup pagar, lalu ukur jarak antara pintu pagar dan tiang di kedua sisi. Pengukuran harus sama, jika tidak, sesuaikan pintu gerbang hingga sejajar.

    3. Ganti Roda yang Aus

    Selain itu, roda yang sudah rusak atau aus bisa jadi penyebab pagar susah dibuka. Pastikan roda dalam kondisi baik. Kalau roda rusak, segera ganti dengan yang baru ya.

    4. Beri Pelumas

    Gunakan pelumas untuk membantu pagar meluncur dengan mulus. Semprotkan pelumas berbasis silikon pada rel secara teratur.

    5. Kencangkan Baut dan Sekrup

    Terakhir, pastikan semua baut dan sekrup terpasang dengan kencang. Baut dan sekrup yang longgar membuat pagar bergoyang dan tidak stabil.

    Itulah beberapa cara untuk mengatasi pagar geser yang seret. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com