Tag: talang air

  • 4 Model Talang Air yang Cocok untuk Kanopi


    Jakarta

    Memasang talang air di atap kanopi dapat kamu pertimbangkan. Hal itu karena dengan keberadaan talang air dapat membantu mengalirkan aliran air dari atap ke bawah.

    Nah, mengingat letak talang air di atap rumah dengan talang air di kanopi berbeda, maka model talang air yang digunakan juga cukup berbeda. Buat kamu yang mau pasang talang air untuk kanopi, simak dulu beberapa macam model talang berikut.

    Mengutip dari Qhome Mart, Selasa (9/1/2024), terdapat 4 model talang air yang cocok dan umum digunakan untuk kanopi.


    1. Model Kotak

    Talang air kotak umumnya digunakan untuk kebutuhan talang komersial seperti perusahaan maupun industri yang membutuhkan talang air yang besar, namun kamu bisa meminta jasa untuk memasang model talang air untuk kanopi seperti ini. Talang ini cocok untuk kapasitas volume air yang tinggi, contohnya seperti air hujan yang lebat.

    Ilustrasi model talang air untuk kanopi Getty Images/via The SpruceIlustrasi model talang air kotak/beekeepx/Getty Images/via The Spruce Foto: Getty Images/via The Spruce

    2. Model Talang K-Style

    Model talang air untuk kanopi selanjutnya ada K-style. Model talang satu berbentuk melengkung dan menciptakan tampilan yang dekoratif.

    Ilustrasi model talang air untuk kanopi Getty Images/via The SpruceIlustrasi model talang K-Style/Brett Taylor/Getty Images/via The Spruce Foto: Getty Images/via The Spruce

    Talang seperti ini cocok digunakan untuk tipe-tipe rumah minimalis supaya tampil lebih maksimal. Model k-style dapat menampung air lebih banyak karena bentuk lekungan bagian depan yang mampu menampung lebih banyak air.n

    Dengan lengkungan tersebut, kecil kemungkinan air tumpah ke samping, jadi semua bisa lebih tertampung ketika hujan.

    3. Model Half Round

    Seperti namanya, model talang air half round memiliki bentuk setengah lingkaran yang sederhana dengan bentuk menyerupai huruf U. Pemasangan talang air model ini juga sangat praktis, jadi tidak heran jika model ini sering digunakan untuk kanopi.

    Ilustrasi model talang air untuk kanopi Getty Images/via The SpruceIlustrasi model talang half round/Vaivirga/Getty Images/via The Spruce Foto: Getty Images/via The Spruce

    Half round cocok untuk kanopi sederhana, meskipun tidak memiliki kedalaman dengan model talang air lainnya. Model talang air untuk kanopi half round bisa dibuat dari pipa yang dibelah menjadi 2, lalu bisa dipasang pada bagian pinggir kanopi.

    Pertimbangkan juga bahan material yang digunakan karena hal ini dapat mempengaruhi keawetannya.

    4. Model Fascia Custom

    Talang air model fascia custom mampu memberikan tampilan kontemporer pada kanopi yang tidak dapat kamu temui jika memakai model talang lain seperti k-style, half round dan sebagainya. Hal ini dapat membuat kanopi terlihat lebih menarik di pandangan mata.

    Ilustrasi jenis talang airIlustrasi jenis talang air Fascia Custom Foto: Ilustrasi jenis talang air

    Biasanya talang fascia memiliki tinggi yang sama dengan model K-style, namun luasnya lebih sempit. Hal itu karena, memiliki ruang yang lebih sempit maka untuk perawatannya butuh usaha lebih, apalagi untuk membersihkan bagian dalamnya.

    Demikian 4 model talang air yang cocok untuk kanopi. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-hati, Begini Cara Aman Bersihkan Talang Air


    Jakarta

    Talang air adalah saluran air di dekat atap rumah yang berfungsi sebagai jalan air hujan ke suatu tempat tertentu, misalnya menuju penampungan air, sumur resapan, dan saluran khusus air hujan. Saluran air ini sangat berguna untuk mencegah masalah akibat air hujan yang rembes ke dinding atau plafon rumah.

    Namun, talang air sering kali terabaikan, sehingga pemilik rumah tidak sadar kalau kondisinya sudah kotor. Padahal, kotoran yang menumpuk bisa membuat saluran pembuangan mampet.

    Bagi kamu mau membersihkan talang air, harus lebih berhati-hati. Mengingat, talang air rumah ada di dekat bagian atap. Mengutip dari Hunker.com, Kamis (13/6/2024), ada beberapa cara aman membersihkan talang air.


    Cara Aman Membersihkan Talang Air

    Bertengger di atas atap tidak disarankan kamu bisa hilang keseimbangan dan jatuh terperosok ke bawah. Kamu disarankan menggunakan tangga untuk menggapai talang air.

    Untuk rumah lantai satu, tangga tinggi adalah yang terbaik untuk menggapai talang air. Selain lebih leluasa bergerak tanpa mengurangi stabilitas. Lebih baik ketimbang menggunakan tangga ekstensi. Sebaliknya untuk rumah bertingkat kamu membutuhkan tangga ekstensi. Pastikan tangga tersebut kokoh dan miring ke arah rumah dengan sudut 15 derajat vertikal.

    Kamu juga harus menggunakan alat pengaman seperti sarung tangan kerja tebal saat membersihkan talang air sebab terdapat banyak ujung logam tajam dan sekrup runcing bersatu dengan kotoran pada talang air.

    Bersihkan Dua Kali Setahun

    Bersihkan talang air sebelum badai menghantam setidaknya dua kali setahun. Untuk memudahkan pembersihan, kamu juga harus mengecek jika terdapat pohon di dekat rumah kamu. Sebab kamu harus membersihkannya lebih sering. Membersihkan talang air normalnya dilakukan setiap dua kali setahun.

    Siapkan alat

    Siapkan alat seperti ember dengan pegangan lalu sikat toilet dan sekop taman untuk menyendok kotoran talang air.

    Kamu bisa mulai membersihkan salah satu saluran pembuangan kemudian dilanjut ke ujung lainnya. Penyumbatan kebanyakan terjadi di daerah dekat bukaan saluran pembuangan. Jika ada genangan air di saluran pembuangannya maka membersihkan pintu masuknya akan memungkinkan air mengalir keluar kembali.

    Kotoran yang sudah dibersihkan bisa kamu tampung di dalam ember. Jika ember sudah penuh dan berat kamu bisa buang ke tempat sampah atau dapat digunakan sebagai pupuk kompos yang baik buat tanaman kamu.

    Setelah semua puing-puing dan kotorannya dibersihkan kamu bisa menyemprot talang air dengan selang taman. Mulai dari ujung talang yang tinggi dan semprot ke arah saluran pembuangan. Dalam beberapa kasus kamu perlu menyemprotnya dengan semburan kencang jika terdapat tumpukan kerak mineral dan lumpur.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Kok Talang Air Bisa Bocor? Begini Cara Cegah dan Perbaikinya


    Jakarta

    Talang air adalah saluran yang mengalirkan air hujan dari atap menjauh dari fondasi rumah. Elemen ini penting untuk mencegah kerusakan struktural akibat air yang merembes ke tembok rumah.

    Namun, terkadang talang air bisa bocor karena beberapa hal, termasuk penggunaan yang sudah lama. Nah, kalau talang air sampai bocor, kamu harus segera memperbaikinya supaya nggak menyebabkan kerusakan lebih lanjut pada talang air maupun bangunan rumah.

    Lalu, apa sih yang menyebabkan talang air bocor? Bagaimana cara memperbaiki dan mencegahnya? Yuk, simak penjelasan berikut ini.


    Kenapa Talang Air Bisa Bocor?

    1. Lubang di Talang

    Kemungkinan talang air bocor karena ada lubang kecil. Lubang ini bisa muncul akibat pemasangan atau kerusakan fisik, seperti akibat tumbuhan atau es yang jatuh.

    2. Sambungan Talang yang Bocor

    Selain itu, talang air juga bisa bocor karena sambungan antar potongan talang tidak tuntas disegel dengan baik, sehingga air rembes.

    3. Penutup Ujung Talang yang Bocor

    Lalu, mungkin penutup ujung talang yang kendur atau tidak dipasang dengan baik dapat menyebabkan air merembes keluar.

    Cara Perbaiki Talang Air Bocor

    Melansir The Spruce, Minggu (23/6/2024) berikut adalah cara untuk memperbaiki talang air yang bocor.

    1. Periksa dan Bersihkan Talang

    Pertama-tama, pastikan bahwa talang tidak memiliki air yang menggenang dan tidak mengalami pelengkungan. Bersihkan talang dari daun dan kotoran yang mungkin menyumbatnya.

    2. Perbaiki Lubang di Talang

    Untuk lubang di talang, kamu bisa memasang selembar flashing logam dengan sealant atau lem khusus talang air. Ini akan menutupi lubang dengan efektif.

    3. Perbaiki Sambungan Talang yang Bocor

    Untuk sambungan talang yang bocor, oleskan sealant talang berbahan karet butil di sekitar sambungan yang bocor.

    4. Perbaiki Penutup Ujung Talang yang Bocor

    Untuk penutup ujung talang yang bocor, pastikan penutup ujung yang baru terpasang dengan baik dan gunakan sealant talang untuk menjamin ketahanan air.

    Tips Mencegah Talang Air Bocor

    Selain memperbaiki kebocoran, pencegahan juga penting. Berikut beberapa tips untuk mencegah talang bocor.

    1. Bersihkan Talang Secara Berkala

    Selalu pastikan untuk membersihkan talang setidaknya dua kali setahun agar tidak ada penumpukan daun dan kotoran yang dapat menyumbat talang.

    2. Pasang Pelindung Pipa Pembuangan

    Kamu bisa memasang pelindung di ujung pipa pembuangan untuk mencegah daun menyumbatnya.

    3. Pasang Pelindung Talang

    Pasang pelindung di atas talang untuk mencegah daun dan kotoran menumpuk di dalam talang.

    4. Periksa Secara Berkala

    Setiap kali kamu membersihkan talang, selesaikan dengan menyiramnya. Kemudian, periksa talang dari bawah untuk melihat apakah ada kebocoran.

    Demikian cara memperbaiki talang air yang bocor. Dengan pemahaman yang baik tentang penyebab kebocoran dan langkah-langkah perbaikan yang tepat, kamu bisa dengan mudah memperbaiki talang air di rumah. Semoga bermanfaat!

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Cegah Rumah Bocor Meski Diterjang Hujan Lebat


    Jakarta

    Cuaca ekstrem yang tidak menentu sewaktu-waktu bisa membuat hujan turun deras mengguyur rumah. Tak jarang air hujan bisa menyelinap masuk hingga rumah bocor.

    Hujan yang disertai kebocoran tentu bikin pemilik rumah khawatir isi rumah bisa berantakan dan tergenang air. Sebab, membersihkannya akan ribet, belum lagi kalau benda-benda rusak.

    Aduh, daripada keburu bocor waktu hujan, sebaiknya kamu melakukan langkah-langkah antisipasi. Berikut ini beberapa tips untuk mengantisipasi rumah bocor.


    5 Cara Cegah Rumah Bocor

    1. Lapisi Area yang Rawan Bocor

    Langkah pertama untuk mengantisipasi kebocoran di rumah adalah melapisi area-area yang rawan bocor, seperti atap dan dinding. Gunakan pelapis kedap air pada bagian atap, salah satunya yang berbahan semen anti air. Sementara untuk bagian dinding dapat menggunakan cat waterproof.

    2. Ganti Atap yang Rusak

    Atap rumah berguna untuk melindungi penghuni rumah dari panas matahari dan terpaan hujan. Apabila terdapat atap yang sudah rusak, segera ganti dengan yang baru. Hal itu untuk mencegah masuknya air hujan ke dalam rumah.

    3. Pangkas Pohon di Dekat Rumah

    Saat hujan lebat disertai angin kencang, keberadaan pohon di dekat rumah menjadi berbahaya. Terutama pohon yang berukuran besar dan berumur tua lebih berisiko untuk tumbang.

    Apabila pohon seperti itu tidak dipangkas, bisa saja ranting dan batangnya menimpa rumah sehingga dapat mengakibatkan kebocoran.

    4. Bersihkan Talang Air

    Talang air merupakan komponen penting pada rumah untuk menghadapi hujan. Sebab, berfungsi untuk mengalirkan air hujan menuju tanah atau wadah air.

    Untuk mencegah terjadinya kebocoran di rumah, segera periksa kondisi Talang air. Sering kali Talang Air tersumbat kotoran, seperti daun maupun sampah plastik yang beterbangan.

    Maka dari itu, jika terdapat kotoran segera Bersihkan Talang air. Jika tidak, maka aliran air akan terhambat bahkan bisa membuat Talang Air jebol.

    5. Cek Lokasi Bocor

    Jika rumah sudah terlanjur bocor, maka segera mengecek area yang bocor. Area-area yang bocor bisa saja terjadi di tempat yang tidak terduga, seperti kamar mandi, dak beton, serta atap.

    Terlebih jika musim penghujan tiba, retak halus pada atap bisa jadi lebih parah dan menyebabkan rembesan semakin luas. Maka dari itu, perlu dilakukan pengecekan secara cepat agar dapat memperbaiki area-area yang mengalami kebocoran.

    Demikian beberapa tips untuk mengatasi rumah yang bocor. Semoga bermanfaat ya!

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Mau Beli Rumah Second? Ini 6 Cara Mengecek Kebocoran


    Jakarta

    Saat membeli rumah siap huni, ada banyak yang perlu diperhatikan salah satunya kondisi bangunan tersebut. Khawatirnya rumah tersebut banyak spot yang rusak dan bocor saat hujan sehingga memerlukan renovasi sebelum ditempati.

    Maka dari itu, pembeli harus datang ke lokasi terutama setelah hujan atau saat hujan. Dengan demikian, kamu bisa dengan mudah menemukan lokasi bocor di rumah tersebut.

    Agar kamu bisa menemukan lokasi kebocoran dengan cepat, melansir dari laman Leak Masters, Senin (22/7/2024), berikut beberapa cara mengecek kebocoran sebelum beli rumah siap huni.


    Cara Cek Kebocoran Sebelum Beli Rumah

    1. Periksa Kemunculan Jamur

    Jamur kerap muncul pada permukaan apa pun yang lembap dan tidak terawat. Salah satunya adalah langit-langit rumah ataupun tembok. Ini juga adalah tanda paling umum jika ada kebocoran di dalam rumah. Cara paling mudah untuk memastikan noda pada beberapa bagian rumah adalah jamur dengan cara berikut.

    Identifikasi Bau:

    Jamur yang suka kelembapan akan mengeluarkan bau apek atau bau tidak sedap lainnya. Jika jamur sudah menyebar di beberapa sisi, bau tersebut akan tercium dengan jelas bahkan pada saat masuk ke rumah.

    Perhatikan Setiap Sudut:

    Periksa sudut-sudut ruangan secara cermat. Mulai dair lantai, langit-langit, bagian bawah tangga, dan dalam lemari kamar mandi. Kamu mungkin melihat tanda-tanda jamur dan lumut terutama jika ada kebocoran pipa atau saluran air.

    2. Cek Area Atap, Talang, dan Saluran Buangan Air

    Atap adalah area paling pertama terkena air hujan. Jika kondisi atapnya banyak yang rusak, air dengan mudah masuk ke dalam rumah. Maka dari itu, kamu perlu memperhatikan dengan cermat, jika bisa kamu melihat kondisi atapnya juga apakah sirap sudah terpasang dengan baik.

    Sementara itu, talang air atau pipa buangan air di atap juga perlu dicek. Seharusnya setiap rumah telah terpasang pipa tersebut karena fungsinya untuk jalan buangan air dari atap. Kemudian, cek pula saluran pembuangan air tepat di bawah talang air untuk memastikan air bisa mengalir dengan lancar, terutama saat hujan lebat.

    3. Periksa Meteran Air

    Kamu tidak bisa tinggal di rumah tanpa ada air bersih mengalir di dalamnya. Maka saat datang ke rumah baru, kamu perlu mengetes air pada setiap keran. Pastikan semua pipa bisa mengeluarkan air dan tidak lama dari keran dibuka. Lalu periksa meteran air di rumah tersebut.

    Jika air lama keluar dan tidak deras biasanya itu merupakan indikasi adanya kebocoran di suatu tempat. Kamu harus memeriksa semua toilet di rumah untuk melihat apakah ada tangki yang bocor, dan menguji tekanan air di keran untuk memastikan tidak ada yang mengalir ke dalam dinding.

    4. Cek Ruang-ruang Tertutup di Rumah

    Tidak semua bagian rumah mendapat cahaya matahari atau tidak semua rumah memiliki ventilasi yang memadai. Alhasil pasti ada saja ruangan yang lembap atau berbau apek saat dimasuki. Ruangan-ruangan ini biasanya adalah ruang bawah tanah, ruang laundry, hingga garasi. Cek mulai dari dinding, atap, hingga ke sudut ruangan untuk mendeteksi kebocoran. Mereka bisa menggunakan peralatan pencitraan infra-merah untuk memeriksa fondasi atau melakukan pemeriksaan kamera di dalam saluran air Anda.

    5. Periksa Bagian Halaman Rumah

    Selain bangunan, kamu juga perlu memeriksa tanah di sekitar rumah apakah ada tanda-tanda genangan air, atau perubahan warna pada dinding bawah yang mengindikasikan kelembapan. Tambahkan beberapa pohon besar yang tumbuh dengan baik agar halaman bisa menjadi tempat penyerapan yang baik dan tidak mudah ambles.

    6. Cek Pipa

    Terakhir, kamu bisa cek kondisi setiap pipa saluran air di rumah. Rumah yang sudah lama tidak ditempati, banyak sekali risikonya, salah satunya pipa di rumah tersebut bisa saja sudah pecah atau sambungannya sudah longgar. Jika kondisinya sudah tidak bagus kebocoran air mudah sekali terjadi.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Catat! Ini 7 Tanda Genteng Bocor dan Cara Mudah Mengatasinya


    Jakarta

    Genteng rumah bocor kerap tidak disadari oleh penghuninya karena baru ketahuan apabila atap diguyur air dalam waktu yang lama dan sering. Maka dari itu, kebocoran baru disadari setelah air masuk ke bagian dalam rumah.

    Biasanya genteng bocor bisa disadari dari sejumlah tanda yang terlihat dari dalam rumah. Mengutip dari Angi, Senin (22/7/2024) berikut 7 tanda-tanda genteng bocor dan cara mengatasinya.

    Tanda Genteng Rumah Bocor

    1. Muncul Warna pada Permukaan Plafon

    Jika kamu melihat noda warna kuning kecoklatan pada langit-langit rumah atau plafon, itu merupakan tanda genteng rumah kamu bocor. Air yang menggenang pada langit-langit atau plafon rumah membuat permukaannya lembap sehingga muncul noda warna tersebut. Titik air rembesan dapat berasal bagian tengah pada ruangan tetapi juga bisa di sekitar tembok.


    Apabila kamu melihat air rembesan mencapai tembok, maka kamu perlu mengecek sumber kebocoran dan memperbaikinya. Dengan begitu tidak ada lagi kerusakan pada plafon seperti terbentuknya bingkai yang membusuk hingga tumbuh jamur.

    2. Muncul Jamur pada Dinding terluar

    Munculnya jamur pada dinding luar, bisa menjadi tanda-tanda genteng bocor. Gunakan meteran untuk mengukur seberapa jauh titik jamur dari sudut atau pintu. Lalu,ukur dengan jarak yang sama di bagian luar tembok untuk mencari penyebabnya. Jika talang air miring ke arah rumah atau saluran pembuangan air mengalir di dekat dinding, kemungkinan besar itu adalah akar masalahnya.

    3. Ada Suara Air Menetes dari Atap

    Tanda paling mudah yang dikenali adalah suara air jatuh dari atap. Biasanya air menetes kita dengar dari kamar mandi, keran, atau wastafel, tetapi jika sumber suaranya dari atap itu sudah menjadi tanda paling jelas genteng bocor.

    4. Genteng Retak, Rusak, atau Bergeser

    Air masuk jika ada celah pada genteng. Celah ini bisa timbul karena posisi genteng yang bergeser, genteng rusak, hingga genteng tersebut retak. Jika kamu melihat ada genteng dengan kondisi seperti itu, pastikan kamu memperbaiki atau menggantinya secepat mungkin untuk mencegah kerusakan yang lebih parah.

    5. Flashing Rusak atau Hilang

    Biasanya pada atap rumah yang memiliki ventilasi, terdapat flashing untuk melindungi rumah dari kebocoran. Flashing ini juga bisa jadi jalan masuknya air. Biasanya disebabkan karena kerusakan karena badai dan angin kencang. Jika sudah begitu, kamu harus mengganti dengan flashing baru atau merombak ventilasi tersebut.

    6. Genangan air

    Setelah mendengar ada tetesan air pada plafon, kamu juga perlu melihat apakah ada genangan air di balik plafon tersebut. Jika kamu melihat genangan air, kamu harus mencari sumber air di dekat sana, lalu mengganti plafon yang rusak. Selain itu genangan air juga bisa ditemukan pada lantai. Air bisa sampai ke bawah karena ada celah juga pada plafon.

    7. Pipa Air Rusak

    Pipa air berperan penting untuk membuang air terutama saat hujan. Jika pipa kamu rusak atau tersumbat, air justru meluap dan tidak maksimal terbuang melalui pipa tersebut. Alhasil ada air yang menyebar ke area lain yang seharusnya tetap kering.

    Cara Mengatasi Genteng Rumah Bocor

    1. Cari lokasi atap yang bocor
    2. Cek kerusakan pada pipa air
    3. Ganti genteng yang pecah atau rusak
    4. Ganti lapisan atap yang lama
    5. Pasang dek atap yang baru

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Cegah Genteng Bocor Saat Hujan Mengguyur di Tengah Kamarau



    Jakarta

    Warga Jakarta dan sejumlah wilayah lain mungkin tengah bingung. Hujan mengguyur cukup deras, padahal harusnya saat ini sudah memasuki musim kemarau.

    Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan informasi cuaca di Indonesia. Di tengah musim kemarau, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpotensi terjadi di sebagian wilayah Indonesia.

    Selain itu, cuaca akhir-akhir ini juga terasa lebih dingin, terutama saat malam dan dini hari. Hal ini juga terjadi saat musim kemarau di Indonesia masih berlangsung.


    Hujan yang terjadi tentu bikin pemilik rumah was-was. Ada kekhawatiran rumah bocor dan bikin kondisi rumah berantakan.

    Duh! Kalau rumah bocor pasti ribet bersihinnya. Gimana ya biar bagian-bagian rumah tidak bocor saat hujan turun?

    Berikut ini merupakan beberapa tips untuk mengatasi rumah bocor.

    1. Bersihkan Talang Air

    Talang Air memang salah satu komponen penting yang ada di rumah. Sebab, berfungsi untuk mengalirkan air hujan menuju tanah atau wadah air.

    Untuk mencegah terjadinya kebocoran di rumah, segera periksa kondisi Talang air. Sering kali Talang Air tersumbat kotoran, seperti daun maupun sampah plastik yang beterbangan.

    Maka dari itu, jika terdapat kotoran segera Bersihkan Talang air. Jika tidak, maka aliran air akan terhambat bahkan bisa membuat Talang Air jebol.

    2. Ganti Atap yang Rusak

    Salah satu fungsi atap yaitu melindungi penghuni rumah dari air hujan. Apabila terdapat atap yang sudah rusak, segera ganti dengan yang baru. Hal itu untuk mencegah masuknya air hujan ke dalam rumah.

    3. Lapisi Area yang Rawan Bocor

    Untuk mencegah terjadinya kebocoran di rumah, ada baiknya segera lapisi area-area yang rawan bocor, misalnya atap dan dinding. Kalian bisa gunakan pelapis kedap air pada bagian atap, salah satunya yang berbahan semen anti air. Sementara untuk bagian dinding dapat menggunakan cat waterproof.

    4. Pangkas Pohon di Dekat Rumah

    Keberadaan pohon di dekat rumah bisa menjadi berbahaya ketika terjadi hujan lebat atau badai, terlebih jika pohon tersebut berukuran besar. Pohon yang berukuran besar dan berumur tua lebih berisiko untuk tumbang.

    Apabila pohon seperti itu tidak dipangkas, bisa saja ranting dan batangnya menimpa rumah sehingga dapat mengakibatkan kebocoran.

    5. Cek lokasi bocor

    Apabila sudah terjadi bocor, maka segera mengecek area yang bocor. Area-area yang bocor bisa saja terjadi di tempat yang tidak terduga, seperti kamar mandi, dak beton, serta atap.

    Terlebih jika musim penghujan tiba, retak halus pada atap bisa jadi lebih parah dan menyebabkan rembesan semakin luas. Maka dari itu, perlu dilakukan pengecekan secara cepat agar dapat memperbaiki area-area yang mengalami kebocoran.

    Demikian beberapa tips untuk mengatasi rumah yang bocor. Semoga bermanfaat ya!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Ciri Talang Air di Rumah Harus Segera Dibersihkan


    Jakarta

    Membersihkan talang air memang bukanlah hal yang mudah. Dengan posisinya yang berada di atas rumah, membutuhkan tenaga ekstra untuk membersihkannya.

    Namun, apabila kamu menunda-nunda untuk membersihkan talang air, kotoran kecil ataupun dedaunan yang menumpuk akan mengakibatkan aliran air terhambat. Hal itu bisa juga menyebabkan penyumbatan serta kerusakan pada talang air.

    Sebelum hal itu terjadi, melansir Better Homes & Gardens, Selasa (24/20/2024), berikut beberapa tanda talang air kamu harus segera dibersihkan.


    1. Talang Air yang Meluap

    Air yang meluap biasanya disebabkan oleh penyumbatan, seperti ranting atau tumpukan daun basah. Membersihkan talang air akan menghilangkan penyumbatan dan mencegah ari hujan meluap.

    2. Noda Air dan Kerusakan

    Kerusakan pada atap, dinding, halaman, dan pondasi dapat terjadi jika talang air terlalu penuh sehingga air tidak dapat mengalir dengan baik. Jika situasi ini tidak diatasi, maka kerusakan akibat air akan dapat menimbulkan masalah serius.

    3. Talang Air yang Melengkung atau Menggantung

    Kerusakan pada talang air dapat menjadi tanda bahwa talang air kamu perlu dibersihkan dan diperbaiki. Kotoran dalam sistem talang air dapat menumpuk hingga berat yang terkumpul menarik sistem talang air menjauh dari atap atau dinding luar.

    4. Aktivitas Hama

    Adanya aktivitas hama di talang air dapat mengindikasikan adanya sarang atau penumpukan bahan bersarang, seperti daun basah yang perlu disingkirkan.

    5. Pertumbuhan Tanaman di Talang Air

    Dengan munculnya tanaman di talang air memberikan tanda bahwa talang air perlu segera dibersihkan. Jika tidak, air tidak akan mengalir dengan lancar saat hujan sehingga menyebabkan air meluap dari talang di atasnya.

    6. Penumpukan Kotoran hingga Terlihat

    Terlihatnya kotoran yang berada di talang air merupakan tanda paling jelas bahwa talang air perlu dibersihkan. Rencanakan satu hari untuk membersihkan talang air sebelum terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

    Umumnya, waktu terbaik membersihkan talang air adalah saat musim panas atau awal musim hujan. Sebelum memutuskan untuk membersihkan talang air, periksa kondisinya. Jika sistem talang air rusak, bengkok, atau ada yang patah maka sebaiknya panggil profesional untuk memperbaikinya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Catat! Ini 5 Langkah Persiapan Rumah buat Hadapi Hujan Deras



    Jakarta

    Hujan deras belakangan ini terjadi di banyak wilayah di Indonesia. Dibutuhkan persiapan yang matang untuk mengamankan rumah di saat musim hujan datang. Apalagi untuk menghadapi hujan besar disertai angin yang bisa menimbulkan kerusakan.

    Tanpa tindakan pencegahan yang tepat, hujan deras dapat menimbulkan kebocoran melalui atap, meluap ke talang air, membanjiri halaman, dan bisa merembes melalui pondasi atau dinding rumah.

    Melansir Better Homes & Gardens, Kamis (7/11/2024), berikut beberapa langkah yang bisa kamu lakukan untuk mempersiapkan rumah sebelum hujan lebat.


    Bersihkan Sistem Talang Air

    Sistem talang air mengumpulkan dan mengarahkan air hujan dari atap rumah ke area drainase yang tepat di luar rumah.

    Jika talang air atau pipa pembuangan tersumbat, hujan deras dapat dengan cepat terkumpul dan meluap di bawah atap, ke rongga atap, dan bahkan bisa merembes melalui dinding rumah.

    Sebelum hujan melanda, pastikan untuk memeriksa talang dan pipa pembuangan. Bersihkan ranting, daun, atau sampah lain yang terkumpul. Lalu bersihkan dengan menyiram talang air untuk memastikan bersih dan tidak ada kebocoran.

    Periksa Atap Rumah

    Pemeriksaan atap sebaiknya dilakukan setahun sekali atau setelah hujan deras. Tujuan pemeriksaan adalah untuk mencari kerusakan, melakukan perbaikan, dan mengganti genteng atau sirap yang rusak atau bergeser.

    Simpan Furniture dan Peralatan Luar Ruangan

    Meskipun beberapa furniture luar ruangan dibuat untuk menahan hujan lebat dan hembusan angin kencang. Sebelum hujan menghantam rumah, simpan semua furniture dan peralatan luar ruangan yang dapat dipindahkan ke gudang atau garasi.

    Barang yang tidak bisa dipindah harus diikat dan ditutup untuk mencegah tertiup angin atau rusak. Penting untuk membersihkan ranting yang mungkin terlempar oleh angin dan mengenai barang-barang kamu.

    Tutup Area Jendela dan Pintu

    Jendela atau pintu yang terbuka saat hujan bisa menyebabkan kerusakan di bagian dalam rumah. Sebelum hujan turun, tutup jendela dan pintu di sekitar rumah. Periksa jendela, pintu, rangka untuk mengetahui adanya kebocoran atau celah.

    Bila diperlukan, pasang penutup jendela anti badai atau pasang tripleks di atas area yang rapuh untuk menciptakan penghalang terhadap hujan dan angin kencang.

    Pangkas Pohon atau Cabang yang Mati

    Cabang pohon yang tertiup angin dan patah dapat memecahkan jendela, merobek dinding, dan memecahkan genteng dari atap rumah. Periksa pohon secara teratur untuk mengurangi resiko kerusakan pada rumah saat terjadi hujan.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Kesalahan Membersihkan Talang Air yang Harus Dihindari


    Jakarta

    Talang air dapat tersumbat oleh ranting, daun, tanah, dan serpihan lainnya. Hal ini membuat aliran air menjadi tersumbat. Genangan yang ada di talang air bisa saja menyebabkan kebocoran di rumah.

    Membersihkan talang air tidak terlalu sulit, namun ada beberapa kesalahan yang dilakukan saat membersihkan talang air. Melansir The Spruce, Kamis (7/11/2024), berikut beberapa kesalahan yang harus kamu hindari saat membersihkan talang air di rumah.

    Naik ke Atap Rumah

    Mungkin kamu berpikir saat memanjat ke atap akan lebih mudah dalam membersihkan talang. Namun, saat membersihkannya harus menghadap ke tepi dengan sudut ke bawah untuk mencapai talang.


    Hal ini akan meningkatkan resiko terjatuh. Lebih aman dan efisien untuk menggunakan tangga dan meminta bantuan orang lain untuk menstabilkan tangga dari bawah.

    Menggunakan Alat yang Salah

    Pekerjaan yang dilakukan di rumah akan lebih mudah dan aman jika menggunakan peralatan yang tepat. Sebelum memulai pembersihan, penting untuk memastikan kamu memiliki tangga yang sesuai untuk mengakses talang air dengan aman.

    Gunakan sarung tangan, pakai ember, dan peralatan pembersih talang air lainnya. Selain itu, periksa untuk memastikan tangga dan peralatan kamu dalam kondisi baik sebelum kamu memulai.

    Mengabaikan Cuaca

    Memanjat tangga yang licin saat hujan adalah ide yang sangat buruk. Hujan dapat membuat kamu lebih sulit berdiri dan meningkatkan resiko terjatuh.

    Selain itu, bekerja di tengah hujan dapat menghalangi pandangan, dan kelebihan air di talang membuat puing-puing menjadi lebih berat dan lebih sulit dibersihkan. Rencanakan untuk membersihkan talang air pada musim kemarau.

    Kerja Tanpa Bantuan Orang Lain

    Membersihkan talang air sendirian memang memungkinkan, tetapi tidak disarankan. Bekerja sendiri tidak hanya meningkatkan risiko cedera, juga akan lebih melelahkan. Jika memungkinkan, kamu harus meminta bantuan untuk menstabilkan tangga.

    Melewatkan Pembersihan Talang

    Membiarkan talang air penuh sampah akan menimbulkan masalah yang lebih serius seperti terjadinya penyumbatan, kebocoran, dan talang air yang meluap.

    Tergantung pada berapa lama talang air dibiarkan tanpa dibersihkan, sampah yang terkumpul akan merusak sistem talang air di rumah. Untuk menghindari masalah dengan talang air, sebaiknya bersihkan talang air setidaknya dua kali setahun.

    Itulah beberapa kesalahan saat membersihkan talang air yang harus dihindari.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com