Tag: tambahan

  • Cara Maksimalkan Ruang di Rumah Kecil, Bisa Bikin Tempat Penyimpanan ‘Rahasia’


    Jakarta

    Mengatur rumah kecil cukup menantang, apalagi kalau kamu memiliki banyak barang. Kamu perlu memutar otak agar setiap barang membuat tempat penyimpanan khusus supaya rumah rapi dan teratur.

    Jangan khawatir, ada banyak cara mengakali rumah kecil agar dapat menampung harta bendamu. Bahkan, kamu bisa membuat tempat penyimpanan tersembunyi atau rahasia yang estetik, lho.

    Lalu, bagaimana cara memaksimalkan ruang terbatas di rumah? Yuk simak tipsnya berikut ini.


    Cara Maksimalkan Ruang di Rumah Kecil

    1. Hilangkan Ruangan Tak Terpakai

    Jika punya rumah kecil, kamu bisa membuat ruang tambahan dengan menghilangkan ruangan yang tidak diperlukan. Seperti yang dilakukan pemilik Rumah Semak, Dwi Prasetyo yang menghilangkan ruang tamu di rumahnya.

    Ia mengaku jarang menerima tamu dan lebih memilih menjamu tamu di ruang keluarga atau area meja makan. Dwi menghilangkan ruang tamu untuk memperluas lantai bawah agar dapat berkonsep open plan dan tidak bersekat.

    Lalu, ia juga membuat ruang serbaguna atau gudang untuk menyimpan berbagai barang, termasuk benda-benda yang dibutuhkan ketika keluar rumah.

    “Rumah semak itu tidak ada ruangan tamu, adanya living room dan sebagainya, jadi kita gunakan yang sebagai tempat fungsional. Nah, ini jadi gudang serbaguna jadinya di sini. Jadi kan kadang buat taruh jaket, taruh sandal, sepatu, topi, (dan) kunci-kunci kita taruh di sini. Dan pokoknya barang-barang yang fast moving yang tiap hari kita pakai,” ujar Dwi kepada detikcom beberapa waktu lalu.

    2. Manfaatkan Celah Rumah

    Rumah SemakRumah Semak Foto: 20detik

    Kemudian, kamu dapat memanfaatkan celah-celah di rumah, seperti ruang di bawah tangga. Ada banyak ruang di bawah tangga yang bisa kamu buatkan rak, lemari, bahkan ruang rahasia.

    Dwi memanfaatkan area bawah tangga dekat dapurnya untuk menaruh microwave, dispenser air, hingga bahan makanan.

    “Biar (area dapur) kelihatan agak luas makanya kita tidak taruh storage di atas. Jadi hanya buat pajangan aja. Nah, storage-nya itu kita pindahkan di bawah tangga ini. Makanya kita buat ada kayak storage rahasia di bawah tangga sini,” ungkapnya.

    3. Sembunyikan Barang di Bawah Lantai

    Rumah SemakRumah Semak Foto: 20detik

    Siapa sangka, kamu bisa menyembunyikan barang seperti peralatan atau mesin di bawah lantai, lho! Dwi memanfaatkan setiap ruang di rumahnya, termasuk lantai di area taman indoor untuk menyimpan dan menyembunyikan barang.

    Lantai taman indoor tersebut terbuat dari kayu. Ia pun membuat tempat khusus di bawah lantai dekat kolam ikan untuk menyembunyikan filter air kolam. Cara ini efektif untuk membuat rumah terlihat rapi dan estetik.

    Demikian cara memaksimalkan ruang terbatas di rumah kecil. Semoga bermanfaat!

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Hal yang Harus Dihindari saat Menata Rak Buku di Rumah


    Jakarta

    Keberadaan rak buku di rumah bisa digunakan sebagai partisi antar-ruangan. Agar tampak menarik, rak buku harus ditata dengan baik.

    Menata rak buku tidak bisa dilakukan asal karena bisa jadi membuatnya tampak berantakan. Butuh waktu untuk menatanya supaya tampak pas dan tidak berlebihan.

    Nah, saat menata rak buku, ada beberapa hal yang harus dihindari. Dilansir dari Better Homes & Gardens, Kamis (22/8/2024), berikut ini informasinya.


    1. Hanya Ada Buku Saja

    Isi dari rak buku tidak hanya buku saja. Kamu juga bisa menambahkan barang-barang dekoratif lain, misalnya bingkai foto, vas bunga, dan lainnya.

    Memasukkan barang lain pada rak buku tidak hanya memberikan kesan personal, tapi juga menciptakan tampilan yang lebih menyeluruh.

    2. Mengatur Barang Terlalu Dekat

    Untuk menata rak buku yang ‘sempurna’ kamu bisa meletakkan barang-barang dengan jarak yang cukup agar bisa ‘bernapas’. Dengan adanya jarak juga bisa membuat barang-barang tampak harmonis. Jika rak buku terlalu penuh atau jarak antar-barang terlalu dekat, maka akan tampak terlalu penuh.

    3. Menata Rak Buku Secara Berlebihan

    Kamu bisa menata rak buku dimulai dari barang-barang yang kamu suka dan ingin menjadi pusat perhatian agar fokus. Setelah itu baru tambahkan barang-barang tambahan sedikit demi sedikit. Jika ada yang dirasa kurang pas, segera singkirkan.

    4. Salah Mengukur Skala

    Ukuran penting dalam menata barang. Sebab, barang yang ukurannya tidak pas akan tampak mencolok. Meskipun sebaiknya barang-barang memiliki ukuran yang bervariasi, menemukan keseimbangan yang tepat adalah kunci. Untuk barang-barang berukuran besar, kamu bisa meletakkannya dengan memberikan jarak.

    5. Tidak Memperhatikan Bagian Belakang Rak Buku

    Tak hanya apa yang ada di rak buku saja, tetapi bagian belakangnya juga penting. Wallpaper, papan kayu, atau cat dapat menambah kepribadian di balik koleksi buku dan dekorasi kamu.

    Pencahayaan yang baik juga dapat membantu menonjolkan detail-detail yang mungkin tidak diperhatikan. Kamu bisa menggunakan lampu kecil, lampu perpustakaan, atau bahkan lilin untuk menunjukkan detail-detail di bagian belakang rak.

    Itulah beberapa hal yang harus dihindari saat menata rak buku. Semoga bermanfaat!

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Tanda Rumah Harus Segera Direnovasi


    Jakarta

    Rumah adalah tempat tinggal yang harus dibuat nyaman dan aman. Renovasi adalah salah satu cara untuk mengupgrade rumah menjadi lebih besar dan lebih nyaman.

    Selain itu, renovasi juga harus dilakukan bila kita menemukan tanda-tanda kerusakan pada rumah kita. Nah, kapan waktu itu datang?

    Pemilik rumah harus tahu waktu dan tanda-tanda rumah harus segera direnovasi bila tak mau ada kerusakan yang lebih besar.


    Melansir dari laman Architecture Beast, berikut adalah 6 tanda rumah kamu perlu renovasi.

    1. Atap atau Genteng Bocor

    Atap atau genteng yang bocor adalah salah satu tanda besar rumah kamu perlu renovasi. Biasanya, kebocorannya ditandai dengan bintik-bintik air di langit-langit. Umumnya genteng memang harus diganti setiap 30 tahun sekali, tapi jika sudah banyak genteng kamu yang bocor kamu perlu segera memperbaikinya. Dalam beberapa kasus, atap yang bocor bisa menjadi pertanda adanya masalah yang lebih serius, sehingga perlu untuk segera dilakukan renovasi pada atap.

    2. Perlu Ruang Tambahan

    Ruang tambahan diperlukan saat kamu memiliki keluarga yang sedang berkembang. Ketika anak sudah remaja, mereka akan memerlukan kamar sendiri sehingga rumah kamu memerlukan renovasi untuk ruang tambahan. Renovasi untuk menambah ruangan pada rumah juga bisa mengubah tata letak rumah kamu, jadi hal ini bisa menjadi solusi juga untuk kamu yang butuh suasana dan tampilan rumah yang baru.

    3. Perbaikan Kecil yang Terus Berulang

    Perbaikan-perbaikan kecil di rumah adalah hal yang tidak bisa dihindari. Namun, jika kamu terus-menerus memperbaiki masalah yang sama setiap saat, ini bisa menjadi tanda bahwa rumah kamu memerlukan renovasi. Selain itu, melakukan renovasi juga bisa membantu kamu menghindari biaya berulang dan menjaga rumah kamu tetap berfungsi dengan efisien.

    4. Lantai Sudah Dalam Kondisi Buruk

    Hal lain yang menandakan bahwa kamu memerlukan renovasi adalah ketika lantai menjadi bobrok. Dibandingkan dengan bagian rumah lainnya, lantai biasanya lebih tahan lama. Namun seiring berjalannya waktu, lantai juga bisa rusak dan perlu untuk diganti. Selain dari sisi fungsional, merenovasi lantai juga bisa menambah nilai estetika pada rumah.

    5. Pipa Bocor

    Ketika pipa mulai bocor, itulah saatnya kamu untuk memanggil tukang ledeng dan melakukan renovasi. Sayangnya, banyak pemilik rumah yang menunda perbaikan pipa hingga masalahnya semakin parah. Meskipun hal ini mungkin tampak tidak penting pada saat itu, pipa yang rusak dapat merusak dan membahayakan fondasi rumah kamu.

    6. Banyaknya Rayap dan Hama

    Salah satu tanda yang tidak dapat disangkal bahwa rumah perlu renovasi adalah ketika kamu sering menemukan bukti adanya serangan rayap, terutama bagi kamu yang banyak menggunakan kayu sebagai furnitur rumah. Rayap dapat menyebabkan kerusakan besar pada rumah, sehingga memerlukan biaya perbaikan yang mahal. Oleh karena itu kamu harus membasmi serangan rayap terlebih dahulu sebelum memulai renovasi rumah.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Segini Ukuran Kamar Anak yang Ideal di Rumah


    Jakarta

    Sebagai orang tua, merancang kamar anak yang nyaman dan fungsional adalah prioritas. Salah satu elemen penting dalam desain kamar anak adalah menentukan ukuran kamar anak yang ideal.

    Ruang yang memadai tidak hanya mendukung kenyamanan, tetapi juga membantu tumbuh kembang anak dengan optimal. Berikut ini informasi untuk membuat kamar anak yang ideal di rumah.

    Ukuran Kamar Anak Berdasarkan Usia

    Setiap usia anak memiliki kebutuhan yang berbeda dalam hal ruang, seperti balita usia 0-5 tahun ukuran kamar yang ideal adalah 9-10 meter persegi. Untuk balita kamar tidur tidak memerlukan banyak ruang, karena kebutuhan utama mereka area tidur dan sedikit ruang bermain. Jika kamu memiliki anak usia sekolah (6-12) tahun, maka kamu harus menyediakan ruang sekitar 10-12 meter persegi.


    Anak usia sekolah membutuhkan ruang untuk belajar, bermain, dan menyimpan barang-barang pribadi. Kamu juga bisa menambahkan meja belajar dan rak buku agar anak bisa beraktivitas dengan nyaman.

    Ada pula kamar untuk usia remaja sekitar 13 tahun ke atas, ukuran kamar yang cocok untuk anak usia remaja berkisar di 12-15 meter persegi, remaja membutuhkan lebih banyak ruang untuk privasi, penyimpanan, dan area belajar yang lebih besar. Kamar mereka juga bisa kamu lengkapi dengan tempat duduk tambahan atau meja kerja yang luas.

    Tips Memaksimalkan Ruang di Kamar Anak

    Untuk ruang yang terbatas, ada beberapa cara agar kamar anak tetap fungsional dan nyaman. Kamu bisa menggunakan tempat tidur dengan laci penyimpanan atau meja belajar yang bisa dilipat.

    Pemanfaatan dinding juga harus kamu perhatikan, dengan memasang rak dinding untuk menyimpan mainan, buku, atau barang-barang lain agar menghemat ruang. Zonasi ruangan untuk membagi kamar menjadi beberapa zona seperti area tidur, belajar, dan bermain agar ruangan lebih teratur dan fungsional.

    Desain Kamar Anak Minimalis untuk Ruang Kecil

    Jika kamu memiliki kamar anak dengan luas terbatas, desain minimalis bisa menjadi solusi yang tepat. Gunakan furnitur esensial dan pertimbangkan warna cerah seperti putih atau pastel untuk memberikan kesan luas pada ruangan, gunakan juga tempat tidur bertingkat atau meja lipat untuk menghemat ruang.

    Mengutip dari coohom.com, pada Kamis (12/7/2024). Pilih furnitur yang ukurannya sesuai dengan ruangan dan usia anak. Sertakan banyak ruang penyimpanan untuk menjaga mainan, pakaian, dan barang-barang lainnya agar tetap teratur.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Segini Ukuran Kamar Anak yang Ideal


    Jakarta

    Sebagai orang tua, merancang kamar anak yang nyaman dan fungsional adalah prioritas. Salah satu elemen penting dalam desain kamar anak adalah menentukan ukuran kamar anak yang ideal.

    Ruang yang memadai tidak hanya mendukung kenyamanan, tetapi juga membantu tumbuh kembang anak dengan optimal. Mengutip coohom.com, pilih furnitur yang ukurannya sesuai dengan ruangan dan usia anak. Sertakan banyak ruang penyimpanan untuk menjaga mainan, pakaian, dan barang-barang lainnya agar tetap teratur.

    Ukuran Kamar Anak Berdasarkan Usia

    Setiap usia anak memiliki kebutuhan yang berbeda dalam hal ruang, seperti balita usia 0-5 tahun ukuran kamar yang ideal adalah 9-10 meter persegi. Untuk balita kamar tidur tidak memerlukan banyak ruang, karena kebutuhan utama mereka area tidur dan sedikit ruang bermain.


    Jika kamu memiliki anak usia sekolah (6-12) tahun, maka kamu harus menyediakan ruang sekitar 10-12 meter persegi.

    Anak usia sekolah membutuhkan ruang untuk belajar, bermain, dan menyimpan barang-barang pribadi. Kamu juga bisa menambahkan meja belajar dan rak buku agar anak bisa beraktivitas dengan nyaman.

    Ada pula kamar untuk usia remaja sekitar 13 tahun ke atas, ukuran kamar yang cocok untuk anak usia remaja berkisar di 12-15 meter persegi, remaja membutuhkan lebih banyak ruang untuk privasi, penyimpanan, dan area belajar yang lebih besar. Kamar mereka juga bisa kamu lengkapi dengan tempat duduk tambahan atau meja kerja yang luas.

    Tips Memaksimalkan Ruang di Kamar Anak

    Untuk ruang yang terbatas, ada beberapa cara agar kamar anak tetap fungsional dan nyaman. Kamu bisa menggunakan tempat tidur dengan laci penyimpanan atau meja belajar yang bisa dilipat.

    Pemanfaatan dinding juga harus kamu perhatikan, dengan memasang rak dinding untuk menyimpan mainan, buku, atau barang-barang lain agar menghemat ruang. Zonasi ruangan untuk membagi kamar menjadi beberapa zona seperti area tidur, belajar, dan bermain agar ruangan lebih teratur dan fungsional.

    Desain Kamar Anak Minimalis untuk Ruang Kecil

    Jika kamu memiliki kamar anak dengan luas terbatas, desain minimalis bisa menjadi solusi yang tepat. Gunakan furnitur esensial dan pertimbangkan warna cerah seperti putih atau pastel untuk memberikan kesan luas pada ruangan, gunakan juga tempat tidur bertingkat atau meja lipat untuk menghemat ruang.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Atur Keuangan Agar Renovasi Rumah Nggak Berhenti di Tengah Jalan



    Jakarta

    Saat merenovasi rumah, terkadang bisa saja terhenti di tengah jalan. Ada berbagai hal yang menyebabkan berhentinya proses renovasi, misalnya karena pandemi COVID-19 dan habisnya uang renovasi di tengah jalan.

    Hal itu seperti yang terjadi pada Aden ‘Bajaj’ yang kegiatan renovasinya tak kunjung usai.

    Perencana Keuangan dari Alliance Advisors Group Indonesia, Andy Nugroho mengatakan agar renovasi rumah berjalan lancar, hal pertama yang harus dilakukan adalah membuat estimasi biaya yang mendekati kenyataannya. Jadi, buat estimasi serinci mungkin, kalau perlu minta bantuan mandor atau kontraktor untuk membuatnya.


    “Stick to the plan, artinya ketika kita sudah berkomitmen untuk renovasi ya sudah harus kelar. Kalau kita sudah hitung-hitung budgetnya, misalnya Rp 10 juta, sudah amankan budget itu dalam artian kalau ada kebutuhan yang lain ya jangan ganggu budget ini,” katanya ketika dihubungi detikcom, Senin (14/10/2024).

    Selanjutnya, sediakan emergency fund atau dana tambahan di luar estimasi biaya yang sudah dihitung. Emergency fund itu bisa digunakan untuk pengeluaran-pengeluaran tak terduga saat renovasi rumah.

    “Perlu bikin space lagi, spare lagi yang lebih besar dari yang diestimasi. Misalnya tadi ada Rp 10 juta, dengan mempertimbangkan hal-hal di luar prediksi kita, ya kita tambahin paling tidak 10-25%,” paparnya.

    Sebelumnya, dikutip dari Instagram Rumpi No Secret @rumpi_ttv, Senin (14/10/2024), Aden menuturkan bahwa renovasi rumahnya tersebut sempat terhenti selama 3 tahun karena terjadi Pandemi COVID-19. Ia juga menuturkan, saat ini progres renovasi rumahnya sudah sekitar 50-60% selesai.

    “Sudah 50-60%. (Berapa tahun renovasi berjalan?) sempet terhenti karena memang waktu itu pandemi, 3 tahun itu pandemi kita berhenti, baru mulai lagi 1,5 tahun lah,” kata Aden dalam kesempatan tersebut.

    Saat renovasi rumahnya, Aden juga bercerita ada pengalaman unik. Ia merenovasi rumah dengan uang hasil syuting yang dilakukannya. Namun, setiap ia menggunakan uang hasil syuting untuk renovasi rumah, kegiatan syutingnya justru berhenti.

    “Jadi rumah itu aneh. Bukan aneh, unik lah ya. Jadi kalau kita syuting, dapat duit, kita taruh di rumah itu, syutingnya berhenti. (Syuting) stripping nih, duit kumpul nih, kita bangun, berhenti, syutingannya berhenti. udah abis, shooting lagi, berhenti lagi,” tuturnya.

    Untuk menyelesaikan renovasi rumah, Aden pun mencoba cara lainnya yaitu dengan menggunakan biaya dari hasil usahanya menjual kacamata. Hasilnya, renovasi rumah Aden terus berlanjut dengan uang hasil jualan kacamata, bukan hasil syuting.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Tips Pilih Kulkas yang Cocok buat di Rumah biar Nggak Salah Beli


    Jakarta

    Kulkas merupakan salah satu perangkat elektronik yang penting di rumah. Ruang penyimpanan bersuhu rendah ini dapat membuat makanan dan minuman jauh lebih tahan lama.

    Di pasaran, kulkas memiliki banyak tipe, sehingga paling tidak konsumen tau tipe kulkas yang diinginkan ketika membeli. Bukan hanya ukuran lebar dan luas, konsumen juga harus tahu kapasitas dan fitur yang diinginkan pada kulkas tersebut.

    Kulkas yang dibeli sesuai dengan kebutuhan pasti akan terlihat bagus ketika dipasang di rumah. Untuk mengetahui ukuran kulkas yang tepat di rumah, dilansir CNET, berikut beberapa tips memilih kulkas.


    Cara Pilih Kulkas yang Tepat

    1. Cek Ukuran Tempat Kulkas di Rumah

    Hal pertama yang harus dilakukan ketika hendak membeli kulkas adalah mengetahui perangkat itu akan diletakkan di mana. Biasanya kulkas diletakkan di dapur atau di tengah ruangan yang mudah dijangkau penghuni.

    Kemudian, ukur besar lantai, tinggi area, dan kedalamannya apabila letaknya di antara dua benda. Dengan begitu ketika barangnya datang, kulkas bisa berdiri dengan pas dan serasi dengan sekitarnya. Selain itu, pertimbangkan warna kulkas agar terlihat serasi dan tidak begitu mencolok.

    Apabila kulkas hendak diletakkan di antara meja atau dua barang yang cukup besar dan susah digeser, sebaiknya beli kulkas yang ukurannya lebih kecil dari ukuran ruang yang disediakan agar mudah ketika hendak memasukkan dan mengeluarkannya.

    2. Tentukan Kebutuhan Kapasitas Kulkas

    Sebagai ruang penyimpanan, tentu pembeli berharap kulkas bisa menyimpan banyak barang di dalamnya. Namun, perlu diketahui semakin besar kapasitas penyimpanan, maka cara kerjanya akan lebih kuat, dan daya yang dipakai akan lebih besar.

    Sebelum membeli, coba list jenis makanan yang akan sering dibeli dan diletakkan di kulkas. Apakah butuh freezer yang besar, ruang penyimpanan di luar freezer yang besar, atau rak untuk minuman yang lebih banyak.

    3. Pilih Tipe Kulkas

    Kulkas memiliki banyak tipe yang dibedakan dari letak, jumlah, dan bentuk pintunya. Setiap model kulkas juga memiliki besar daya listrik dan fitur yang berbeda-beda. Berikut daftar tipe kulkas yang banyak ditemukan di pasaran.

    • Freezer atas

      Tipe kulkas satu ini merupakan yang standar. Kekurangan model kulkas ini adalah bagian freezer tidak terlalu besar. Kulkas ini juga tidak memiliki fitur tambahan seperti dispenser air dalam ruangan dan pembuat es otomatis.

      Namun, untuk bagian luar dan tempat untuk minuman dan telur mencukupi. Kelebihan lainnya adalah harganya cenderung lebih terjangkau dan lebih ringkas daripada model kulkas lainnya.

    • Freezer Bawah

      Kulkas seperti ini hadir dengan model 2 pintu. Kekurangan dari model ini adalah sulit untuk mengambilnya karena harus membungkuk atau berjongkok.

    • Kulkas Berdampingan

      Tipe kulkas satu ini biasanya memiliki banyak pintu mulai dari 3-5 bukaan. Ruang penyimpanan biasanya tidak begitu besar karena telah dibagi-bagi. Jenis kulkas ini daya tariknya adalah memiliki banyak freezer dan dilengkapi dengan tambahan mewah seperti pembuat es di dalam pintu, dispenser air, dan kontrol sentuh.

    • Kulkas Pintu Perancis

      Tipe kulkas satu ini kombinasi model side-by-side dan bottom freezer. Ukurannya besar dengan fitur-fitur paling canggih seperti smart system dan kompartemen khusus. Namun, untuk yang satu ini harganya cukup mahal.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Menghemat Listrik Tanpa Mengurangi Kenyamanan


    Jakarta

    Tagihan listrik merupakan pembayaran wajib bagi penghuni rumah per bulannya. Besar tagihan tersebut dapat berbeda-beda. Jika memakai token listrik, batas pemakaian listrik tergantung pada jumlah daya yang dibeli.

    Meskipun pembayaran listrik merupakan kewajiban, pemilik rumah bisa lho menyiasati agar biaya pemakaian listrik tidak begitu mahal. Caranya dengan menghemat pemakaian listrik di rumah

    Dilansir The Times of India, berikut tips menghemat listrik tanpa merusak kenyamanan.


    Tips Hemat Listrik di Rumah

    1. Strategi Pasang AC

    Tidak bisa dipungkiri, saat ini hampir setiap rumah memakai AC sebagai perangkat pendingin udara paling praktis. Pada kenyataannya penggunaan AC ini salah satu penyedot daya terbesar pada listrik rumah.

    Jika pemilik rumah tetap ingin memakai AC, tapi dengan listrik yang hemat coba ikuti trik ini. Atur suhu AC 24 celsius sambil kipas untuk mendinginkan udara di dalam ruangan. Sebab, semakin rendah suhu AC, semakin banyak listrik yang digunakan.

    2. Manfaatkan Pencahayaan Alami

    Salah satu cara menghemat listrik di rumah adalah meminimalisir penggunaan lampu. Buat banyak ventilasi cahaya matahari masuk ke dalam rumah. Bisa dengan membuat jendela yang lebar dan besar, atau skylight yang bisa menerangi baik siang dan malam. Bisa juga mematikan lampu utama, lalu hanya menyalakan lampu tambahan yang wattnya lebih kecil di rumah saat tidak begitu dibutuhkan.

    3. Pakai Bohlam LED

    Untuk lampu utama, pilih yang hemat listrik. Bisa dengan membeli bohlam LED karena jenis lampu satu ini tidak menggunakan begitu banyak listrik. LED bisa menghemat 80 persen energi dan tahan lama. Meski bohlam ini lebih mahal, biaya listrik ke depannya lebih murah.

    4. Cabut Aliran Listrik yang Tak Terpakai

    Perlu diingat setiap perangkat listrik, termasuk kabel, sebaiknya dicabut apabila tidak digunakan. Sebab, listrik tetap akan terpakai apabila tidak dicabut dari stop kontak. Selain itu, membiarkan kabel masih tersambung ke stop kontak juga berbahaya apabila terjadi korsleting listrik.

    5. Pilih Perangkat Hemat Energi

    Selain lampu yang hemat energi, coba pilih perangkat elektronik yang berjenis sama. Harga perangkat tersebut mungkin terasa mahal di awal, tetapi selanjutnya akan menguntungkan karena bisa hemat listrik.

    6. Hemat Penggunaan Mesin Cuci

    Salah satu perangkat yang menyita daya listrik cukup tinggi adalah mesin cuci. Pastikan mesin cuci terisi penuh saat hendak mencuci pakaian. Penggunaan tenaga dan air akan lebih optimal dalam sekali waktu, sehingga tidak perlu buang-buang listrik mencuci terlalu sering.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Wajib Tahu! 5 Kode Penting Meteran Listrik Beserta Fungsinya


    Jakarta

    Biasanya pengguna layanan listrik prabayar akan memencet tombol angka pada kWh meter untuk memasukkan token buat isi pulsa. Tak hanya isi pulsa, tombol tersebut juga bisa digunakan untuk memasukkan kode-kode khusus, lho.

    Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Jawa Barat Nurmalitasari mengatakan ada dua jenis layanan listrik di Perusahaan Listrik Nasional (PLN), yaitu pascabayar dan prabayar. Keduanya menggunakan kWh meter, tetapi khusus prabayar ada tambahan tombol-tombol angka.

    “Kalau yang pascabayar biasanya nggak ada angkanya, satu-dua yang biasa kita pencet itu nggak ada. Kalau yang prabayar itu kan ada angkanya,” kata Nurmalita kepada detikProperti beberapa waktu lalu.


    Lalu, kode apa saja yang bisa digunakan buat meteran listrik prabayar atau lebih dikenal dengan token listrik? Berikut ini penjelasannya.

    Daftar Kode pada Meteran Listrik

    Inilah sejumlah kode penting yang bisa pelanggan masukkan ke kWh meter.

    1. Kode 456XX untuk Mengatur Alarm

    kWh meter mengeluarkan bunyi saat sisa pulsa mencapai batas tertentu. Pelanggan dapat mengganti pengaturan alarm tersebut dengan menekan kode 456 diikuti dengan angka minimal kWh yang diinginkan.

    Misalnya pelanggan ingin meteran listrik berbunyi saat tersisa 10 kWh, maka kode yang dimasukkan adalah ‘45610’. Contoh lain, kalau mau batas pulsa menjadi 5 kWh, pencet tombol untuk memasukkan angka ‘45605’.

    2. Kode 812 untuk Matikan Bunyi untuk Sementara

    Selain itu, pelanggan bisa menghentikan bunyi alarm untuk sementara dengan memasukkan kode ‘812’. Bunyi alarm dari kWh meter akan terhenti selama beberapa menit. Maksudnya untuk mengulur waktu sejenak buat pulsa sebelum alat kembali berbunyi.

    3. Kode 37 untuk Cek Sisa Pulsa

    Lalu, pelanggan dapat memeriksa sisa pulsa menggunakan kode ’37’. Walaupun pelanggan bisa melihat sisa pulsa yang tertera pada meteran, tampilannya belum tentu dan terkadang berganti-ganti.

    4. Kode 41 untuk Cek Tegangan Listrik

    Pelanggan juga bisa mengecek tegangan listrik dengan memasukkan kode ’41’. Kode tersebut berguna kalau pelanggan mau memastikan tegangan listrik sudah sesuai batasan.

    “Contohnya kalau lampunya redup-redup, coba cek tegangannya. Tegangannya kok bagus? Berarti bukan dari PLN, bisa jadi lampunya yang sudah habis,” katanya.

    5. Kode 44 untuk Cek Arus Listrik

    Pelanggan juga dapat memeriksa arus listrik kalau memasukkan kode ’44’. Langkah itu untuk memastikan arus listrik berada dalam batas wajar. Jika arus listrik terlalu tinggi, berarti pelanggan perlu menambah daya buat menyesuaikan kebutuhan listriknya.

    Itulah kode bermanfaat yang bisa pengguna token listrik pakai. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com