Tag Archives: tanaman hias

Tanaman Bisa Cepat Layu Jika Diletakkan di Dapur, Ini Penyebabnya


Jakarta

Tanaman merupakan elemen penting di rumah. Tanaman hijau memiliki segudang manfaat yang sangat dibutuhkan oleh manusia yakni sebagai pemasok oksigen, dekorasi alami, mengatasi stress, hingga membantu mempercepat penyembuhan.

Makhluk hidup ini bisa diletakkan di mana saja menyesuaikan dengan sifat tanaman tersebut. Sebab, ada tanaman yang membutuhkan cahaya matahari, ada tanaman yang membutuhkan air, hingga tanaman yang bisa hidup tanpa matahari dan air.

Dari segala tempat di rumah yang bisa diletakkan tanaman, ternyata dapur adalah salah satu pengecualiannya. Menurut penelitian dari Universitas Chapman, seperti dikutip dari situs Backyard Boss, meletakkan tanaman di dapur dapat menghambat pertumbuhan tanaman dan membuatnya cepat layu dan mati.


Penyebab Tanaman Cepat Layu Jika Diletakkan di Dapur

1. Tanaman Stres

Ketika memasak dapur menjadi lebih panas dan meningkatkan suhu di ruangan tersebut. Suhu tinggi dari udara panas ini bisa membuat tanaman stress dan sulit untuk tumbuh subur. Selain itu, panas berlebih juga bisa membuat daun tanaman kering bahkan terbakar.

2. Pori-pori Tanaman Tersumbat

Saat memasak akan muncul banyak partikel bebas dan minyak yang menyebar di dapur. Jangan dianggap sepele partikel ini karena apabila sudah hingga pada tanaman dapat mempersulit proses fotosintesis karena pori-pori tanaman tersumbat.

Selain itu residu bebas dari partikel minyak juga bisa menumpuk di tanah hingga mempengaruhi kemampuan air untuk mengalir dengan baik pada tanaman. Hal inilah yang juga membuat tanaman menjadi tidak sehat.

Cara Membuat Tanaman Tetap Subur di Dapur

Meskipun meletakkan tanaman kurang baik bagi pertumbuhannya, tetapi hal ini bisa disiasati dengan tidak meletakkan tanaman terlalu dekat dengan sumber panas yakni kompor atau oven.

Jika di dapur terdapat jendela atau ventilasi yang juga jauh dari kompor atau oven, coba letakkan tanaman di sana. Dengan begitu tanaman mendapatkan cahaya matahari maksimal. Selain itu, jangan lupa selalu bersihkan daun dengan kain lap dan ganti tanah secara teratur untuk membersihkan penumpukan residu.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

4 Tanaman Hias yang Mudah Dirawat, Cocok buat Pemula


Jakarta

Memajang tanaman hias bisa menambah estetika dan kesegaran di dalam rumah. Bukan cuma dipajang, tanaman itu perlu dirawat agar tumbuh subur dan asri ya.

Akan tetapi, sebagian orang mungkin belum punya banyak waktu atau keterampilan untuk merawat tanaman. Tanaman yang nggak terawat bakal layu, kering, bahkan mati.

Jangan khawatir, penghuni rumah yang baru mencoba menanam tanaman di rumah, bisa merawat tanaman dengan mudah kok. Caranya, pilih jenis tanaman yang mudah buat dirawat.


Kira-kira tanaman hias apa saja ya yang cocok buat pemula? Berikut detikcom rangkumkan beberapa tanaman dari berbagai sumber.

Jenis Tanaman Hias yang Mudah Dirawat

Inilah beberapa tanaman hias yang mudah dirawat oleh pemula.

1. Bunga Peace Lily

Evergreen plant spathiphyllum. White flowers and green leavesEvergreen plant spathiphyllum. White flowers and green leaves Foto: Getty Images/iStockphoto/IKvyatkovskaya

Dilansir dari Gardeners World, tanaman peace lily merupakan tanaman rumah yang populer dengan perawatan yang mudah. Tanaman ini terbiasa hidup di lingkungan yang hangat dan lembab, sehingga cocok diletakkan di kamar mandi.

Tanaman peace lily memiliki lengan daun hijau mengkilap dan bunga putih di tengahnya yang disebut spathes. Selain cantik, tanaman ini juga dapat menyerap zat kimia beracun di dalam ruangan, seperti senyawa kimia pada cat dinding dan peralatan rumah tangga.

2. Tanaman Lidah Mertua

Sansevieria plant in big metal potTanaman Lidah Mertua Foto: Getty Images/iStockphoto/IKvyatkovskaya

Tanaman lidah mertua cocok disimpan di dalam ruangan karena tidak membutuhkan banyak perawatan, cahaya, dan air. Tanaman ini bisa jadi pilihan utama bagi penghuni rumah yang pertama kali merawat tanaman. Selain itu, lidah mertua mampu menyaring udara di rumah menurut laman The Stem.

3. Memelong atau Philodendron

Philodendron xanaduPhilodendron xanadu Foto: Getty Images/iStockphoto/Jummie

Dikutip dari The Spruce, memelong adalah tanaman hias mudah dirawat dan cocok ditaruh di dalam ruangan. Pastikan tanaman berada di tempat yang terang, tetapi tidak terkena matahari langsung.

Memelong bermanfaat untuk menyaring udara di rumah. Namun, sebaiknya jauhkan tanaman ini dari jangkauan anak kecil dan hewan peliharaan karena terdapat kristal kalsium oksalat yang cukup berisiko jika terkonsumsi.

4. Lidah Buaya

Aloe Vera plantAloe Vera plant Foto: Getty Images/iStockphoto/bymuratdeniz

Selanjutnya, ada lidah buaya yang bisa dirawat di tanaman kebun ataupun tanaman dalam ruangan. Lidah buaya dapat menghancurkan senyawa benzena. Senyawa benzena itu biasanya terkandung di dalam cat dinding rumah, sehingga bisa mengganggu kesehatan.

Menurut Good Housekeeping, lidah buaya boleh jarang disiram, misalnya dua minggu sekali. Namun, pastikan meletakkan tanaman di area yang mudah terkena sinar matahari ya.

Itulah beberapa tanaman hias yang mudah dirawat di dalam rumah, sehingga cocok bagi pemula. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Cuma Pakai 2 Bahan Dapur, Gulma di Halaman Rumah Langsung Tumbang!


Jakarta

Gulma merupakan tumbuhan yang dapat tumbuh di sekitar tanaman lain. Pada umumnya, gulma tumbuh secara liar sehingga cukup sulit untuk diatasi.

Bagi pemilik tanaman, gulma jadi salah satu tumbuhan yang patut diwaspadai karena dapat mencuri ruang akar, cahaya, air, dan nutrisi tanaman lain. Bahkan, gulma juga jadi tempat berkembang biak bagi hama, penyakit, hingga bakteri bagi tanaman lho.

Maka dari itu, jika menemukan gulma di halaman rumah sebaiknya segera diatasi sebelum tanaman hias milikmu rusak dan mati. Biasanya, gulma dapat dibasmi dengan herbisida, yaitu senyawa kimia yang dapat mengendalikan dan membunuh tumbuhan pengganggu, salah satunya gulma.


Apabila kamu ragu jika menggunakan bahan kimia, sebenarnya ada cara mudah untuk membasmi gulma dengan menggunakan dua bahan sederhana. Apa saja bahan tersebut? Simak penjelasannya dalam artikel ini.

2 Bahan Sederhana Ini Ampuh Atasi Gulma

Mengatasi gulma di halaman ternyata dapat menggunakan dua bahan sederhana di rumah, yakni sabun cuci piring dan air. Bagaimana bisa?

Dikutip dari The Spruce, Selasa (24/6/2025), kombinasi air dan sabun cuci piring disebut ampuh mengatasi gulma. Soalnya, kedua bahan ini dapat mengeringkan dan membunuh tanaman liar dengan cara merusak lapisan pelindung.

Sabun cuci piring sendiri mengandung zat pelarut yang dapat memecah lapisan lilin yang menutupi daun tanaman. Setelah terurai maka gulma akan mengering dan akhirnya mati.

Untuk cara penggunaannya juga mudah. Simak langkah-langkahnya di bawah ini:

  • Siapkan 1 botol semprot berukuran besar
  • Tuang 1 sendok makan sabun cuci piring cair ke dalam botol semprot
  • Kemudian tuang air secukupnya sesuai ukuran botol semprot
  • Setelah itu kocok hingga merata
  • Lalu semprotkan cairan tersebut ke area yang terdapat gulma.

Meskipun sabun cuci piring memiliki sifat herbisida, ada sejumlah hal yang harus diperhatikan sebelum menggunakannya untuk membasmi gulma, yaitu:

  • Takaran sabun cuci piring yang tepat
  • Pemilihan sabun cuci piring yang punya kualitas baik
  • Faktor cuaca dapat memengaruhi efektivitas cairan untuk membasmi gulma
  • Tergantung jenis gulma karena ada beberapa gulma yang sulit mati.

Sebagai informasi, karena cairan tersebut berfungsi untuk mengeringkan gulma hingga mati, maka sebaiknya cek kondisi cuaca saat akan menyemprotkannya. Sebaiknya pilih kondisi cuaca sedang panas dan cerah agar efektif membasmi gulma.

Sebaiknya hindari menyemprot cairan tersebut ketika cuaca sedang mendung atau turun hujan. Selain itu, jangan menyemprot cairan saat kondisi cuaca sedang berangin karena dikhawatirkan cipratan airnya mengenai tanaman lain, sehingga jadi kering dan mati. Bila perlu, tutup tanaman di sekitar daun agar tidak terkena cairan untuk membasmi gulma.

Demikian tips mengatasi gulma dengan dua bahan sederhana. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/das)



Sumber : www.detik.com

Nggak Perlu Repot, 7 Tanaman Ini Bisa Tetap Hidup Meski Jarang Disiram



Jakarta

Sebagian masyarakat suka mengisi rumah dengan beragam tanaman hias. Tanaman memang diyakini bisa membuat ruangan tampak lebih segar dan asri.

Jika punya tanaman hias di rumah, pemilik harus rajin merawat tanaman hias agar tumbuh subur, seperti memberikan pupuk dan menyiram air. Namun, tidak semua orang punya waktu dan tenaga untuk merawat tanaman, apalagi kalau punya kesibukan yang padat.

Kalau begitu, pemilik perlu memilih tanaman yang perawatannya mudah. Nah, ada beberapa tanaman yang tidak perlu sering disiram kok.


Tanaman Hias yang Tak Perlu Sering Disiram

Inilah deretan tanaman hias yang tetap hidup meski jarang disiram, dikutip dari the Plan Collection.

1. Spider Plant (Lili Paris)

cat playing in spider plantcat playing in spider plant Foto: Getty Images/iStockphoto/kodachrome25

Spider plant atau lili paris adalah tanaman hias yang banyak dipilih masyarakat. Tanaman ini bagus untuk menyaring udara di dalam ruangan.

Daun lili paris tidak mudah layu dan bisa dihidupkan kembali meski kelupaan untuk menyiramnya. Penghuni cukup menyiram tanaman ini seminggu sekali di musim kemarau. Lalu, taruh tanaman di tempat yang cahayanya terang tapi teduh.

2. Kaktus

Cactus is considered one of the auspicious plants that many people overlook and do not expect. But in fact, this small cactus is also tough and durable, and can be raised for a long time. It is believed that if a house has it planted, it will make the business progress, will be promoted quickly in work, and will bring good fortune to the family. Because in addition to the auspicious name of the cactus, it also represents diligence and perseverance. Moreover, if a house plants a cactus with diligence and it produces beautiful flowers, it means that that person is about to have a large fortune. He will have money and gold without fail.Kaktus Foto: Getty Images/Nattawat Jindamaneesirikul

Kaktus merupakan tanaman yang terkenal tidak perlu sering disiram. Tanaman ini terbiasa bertahan hidup di iklim kering sehingga bisa bertahan empat bulan di dalam ruangan tanpa disiram.

Untuk merawatnya, penghuni perlu menyiram kaktus dari bawah dan pastikan pot memiliki drainase yang baik. Cara lain, kaktus bisa dimasukkan ke dalam bak air sebulan sekali dan membiarkannya menyerap sedikit air dari bawah. Kemudian, tempatkan kaktus di ruangan yang banyak cahaya alami.

3. Tanaman Ivy

Ivy in a potIvy in a pot Foto: Getty Images/iStockphoto/chikaphotograph

Tanaman Ivy menyukai tanah kering sehingga hanya perlu disiram sekitar seminggu sekali. Penghuni rumah sebaiknya menaruh tanaman ini di tempat yang terkena sinar matahari tidak langsung tetapi tidak teduh.

4. Tanaman Lidah Mertua

Decorative sansevieria plant on wooden table in living room. Sansevieria trifasciata Prain in gray ceramic pot.Tanaman Lidah Mertua Foto: Getty Images/iStockphoto/Tharakorn

Tanaman lidah mertua juga tidak membutuhkan banyak perawatan, hanya perlu disiram dua kali sebulan. Bahkan, tanaman tersebut hampir tidak perlu penyiraman ketika musim hujan atau cuaca dingin.

Tanaman lidah mertua dapat bertahan hidup di ruangan yang minim cahaya. Ketika sudah tumbuh lebih besar, penghuni bisa memindahkannya ke tempat yang lebih terang

5. Tillandsia (Tanaman Udara)

Indoor house plant decoration for Living roomTillandsia Foto: Getty Images/iStockphoto/Johann Jaducana

Tillandsia atau tanaman udara tidak butuh media tanah karena tidak memiliki akar. Tanaman ini bertahan hidup dengan menyerap air melalui daunnya. Oleh karena itu, tanaman udara tidak perlu sering disiram.

Penghuni bisa merawatnya dengan cara memasukkannya ke dalam bak cuci selama dua puluh menit setiap minggu. Tillandsia ini tumbuh subur di bawah sinar matahari tidak langsung yang terang.

Itulah beberapa tanaman yang tidak perlu disiram. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/abr)



Sumber : www.detik.com

7 Tanaman Hias yang Ampuh Serap Kelembapan, Rumah Bisa Bebas dari Jamur


Jakarta

Kelembapan merupakan salah satu masalah yang kerap ditemukan di rumah, tetapi jarang disadari oleh penghuni. Sebab, kelembapan ini tidak terlihat, bahkan tanda-tandanya baru disadari ketika bangunan sudah terdampak.

Masalah yang ditimbulkan kelembapan banyak sekali. Menurut Head of Marketing PTICI Paints Indonesia, Niluh Putu Ayu Setiawati, salah satu dampaknya adalah bisa menyebabkan cat dinding di rumah cepat rusak dan mengelupas karena terjadi pengkristalan garam alkali (efflorescence) adalah munculnya bubuk kapur putih pada permukaan dinding beton atau bata. Selain itu, bisa juga menyebabkan munculnya jamur hitam atau black mold pada plafon dan dinding yang bahaya bagi kesehatan.

Kelembapan juga bisa mempengaruhi kesehatan penghuninya dan memicu beberapa penyakit pernapasan, seperti asma, alergi, sinusitis, dan masih banyak lagi.


Oleh karena itu, banyak ahli menyarankan agar setiap rumah menginvestasikan membeli alat penyerap kelembapan daripada berobat ke rumah sakit. Selain itu, ada solusi lain yang lebih ramah lingkungan, sehat, dan ada manfaat lainnya yang tak akan ditemukan pada alat canggih sekalipun yakni dengan meletakkan tanaman yang dapat menyerap kelembapan.

Dilansir House Beautiful, berikut beberapa jenis tanaman yang bisa menyerap kelembapan di rumah.

1. Anggrek

Ilustrasi anggrekIlustrasi anggrek Foto: Getty Images/Siarhei Khaletski

Tanaman hias yang jenisnya sudah ada sejak 2 abad yang lalu, dapat tumbuh di lingkungan lembap. Namun, kelembapannya pun yang tidak terlalu basah karena apabila terlalu basah justru membuat akarnya menjadi cepat busuk. Di pasaran, tanaman ini memiliki banyak jenis dan warna sehingga pemilik rumah memiliki pilihan untuk merawat berbagai jenis anggrek. Selain bermanfaat, anggrek juga memiliki tampilan yang indah sehingga cocok untuk dipajang di rumah atau dijadikan hadiah yang berharga.

2. Pakis

A plant of Blue Star fern (Phlebodium aureum), a fancy houseplant, on the floor in a house near a window.A plant of Blue Star fern (Phlebodium aureum), a fancy houseplant, on the floor in a house near a window. Foto: Getty Images/iStockphoto/silvia cozzi

Tanaman pakis memiliki banyak sekali jenis. Salah satu yang memiliki kemampuan untuk menyerap kelembapan adalah pakis bintang biru yang memiliki daun yang lebar. Pakis satu ini tidak memiliki bunga, hanya berupa dedaunan hijau. Bentuknya yang rimbun dan panjang sangat cocok sebagai hiasan di rumah terutama di ruang tamu. Tanaman ini bisa membuat tampilan ruangan menjadi lebih hijau dan sejuk.

3. Peace Lily

Ilustrasi peace lilyIlustrasi peace lily Foto: Getty Images/iStockphoto/little_honey

Peace Lily merupakan tanaman hias yang memiliki bunga berwarna putih seperti kuncup. Tanaman cantik ini bukan hanya menarik dari segi tampilan, melainkan manfaat yang diberikan. Tanaman peace lily bisa menyerap kelembapan dan mencegah pertumbuhan jamur di rumah. Tanaman ini juga bisa diletakkan di dalam rumah sehingga dapat memberikan pasokan oksigen, menyerap kelembapan, dan mencegah adanya jamur.

Namun, tanaman peace lily harus dijauhkan dari anak-anak dan hewan peliharaan karena apabila tidak sengaja memakan tanaman ini bisa menimbulkan efek samping seperti keracunan. Di dalam tanaman ini terdapat kandungan oksalat yang beracun.

4. Lidah Buaya

Aloe Vera plantAloe Vera plant Foto: Getty Images/iStockphoto/bymuratdeniz

Siapa yang nggak kenal tanaman lidah buaya? Tanaman ini terkenal dengan segudang khasiat yang dimilikinya sebagai tanaman obat, kecantikan, hingga penyedot kelembapan. Tanaman ini juga terkenal memiliki perawatan yang mudah sehingga bisa tumbuh subur meski jarang disiram air. Lidah buaya juga bisa hidup di dalam rumah bahkan di dalam kamar mandi sekalipun.

5. Palem

Ilustrasi palem kuningIlustrasi palem kuning Foto: Getty Images/iStockphoto/violettaviovi

Tanaman lainnya yang memiliki manfaat dapat menyerap udara lembap adalah palem kuning. Tanaman ini bisa tumbuh setinggi manusia dan memiliki daun yang ramping dan panjang seperti daun pohon kelapa. Meskipun daunnya tidak begitu lebar, tetapi tanaman ini sangat menyukai daerah yang lembap dan bisa menyaring udara.

6. Lidah Mertua

Potted plant and beautiful picture on grey chest of drawers in room, space for text. Interior designPotted plant and beautiful picture on grey chest of drawers in room, space for text. Interior design Foto: Getty Images/iStockphoto/Liudmila Chernetska

Tanaman lidah mertua merupakan tanaman yang banyak ditemukan di Indonesia. Tanaman ini banyak dipakai untuk menyerap polusi. Namun, ada satu kegunaannya yang jarang diketahui orang, tetapi sama pentingnya yakni dapat menyerap kelembapan. Jika kamu meletakkan tanaman ini di rumah, bisa dipastikan tidak akan repot merawatnya karena lidah mertua tidak butuh banyak disiram.

7. Spider Plant

cat playing in spider plantcat playing in spider plant Foto: Getty Images/iStockphoto/kodachrome25

Tanaman spider plant memiliki bentuk daun panjang dan ramping. Tanaman ini menarik karena warnanya yang cerah dan bisa diletakkan di dalam ruangan. Tanaman ini ternyata bisa menyerap kelembapan dan polutan seperti formaldehida dan xilena di rumah. Selain itu, perawatannya pun mudah sehingga cocok untuk dirawat di rumah.

Itulah beberapa tanaman yang bisa menyerap kelembapan di rumah. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/abr)



Sumber : www.detik.com

Nggak Perlu Selalu Disiram, 5 Tanaman Ini Bisa Tumbuh di Kondisi Kering


Jakarta

Menanam tanaman bisa memberikan kesan rumah asri apalagi ketika cuaca sedang panas. Tanaman biasanya tumbuh membutuhkan sinar matahari secara langsung dan ada yang tidak.

Tanaman yang tak kuat menahan sinar matahari bisa layu dan tidak tumbuh karena mengalami kekeringan. Meski begitu, ada beberapa yang bisa bertahan hidup ketika cuaca sedang panas. Salah satunya adalah aloe vera alias lidah buaya.

Tanaman yang kaya akan manfaat dan banyak ditemukan di Indonesia ini bisa tetap hidup di kondisi yang kering dan cuaca panas. Tanaman ini disebut bisa tumbuh lebih baik di tanah yang berpasir yang meniru lingkungan gurun tempat asalnya.


Selain itu, masih ada beberapa tanaman yang tanah cuaca panas. Dilansir dari Real Simple, berikut ini informasinya.

1. Lavender

Lavender.Lavender. Foto: Mohammed Harith Khalil/Wikimedia Commons

Tanaman cantik berwarna ungu ini memiliki wangi yang menenangkan. Tak heran, terkadang tanaman ini ditemukan di rumah. Ternyata lavender juga bisa bertahan hidup di lingkungan yang panas.

“Lavender adalah tanaman yang menyukai sinar matahari penuh dan tanah yang dikeringkan dengan baik,” kata ahli perkebunan dan pelatih dibalik The Birch Arbor Gardens, Arianna Lappinin, dikutip dari Real Simple.

2. Rosemary

Tanaman herbal rosemaryTanaman rosemary Foto: Getty Images/iStockphoto/belchonock

Tanaman yang kerap digunakan sebagai bumbu masakan ini juga bisa bertahan di kondisi cuaca panas. Jika pemilik rumah tinggal di tempat dengan iklim panas, rosemary tetap bisa tumbuh dengan baik sepanjang tahun.

“Tumbuhan ini menyukai sinar matahari dan dapat bertahan hidup dalam kondisi kering,” kata Lambton.

3. Bugenvil

Herianto (35) merupakan warga Desa Karang Bendo, Kecamatan Tekung, Lumajang. Ia membudidayakan bunga bugenvil hingga meraup untung Rp 15 juta per bulan.Bugenvil. Foto: Nur Hadi Wicaksono/detikcom

Tanaman yang memiliki aneka warna ini bisa tumbuh setinggi 20 kaki dan lebar 40 kaki. Selain mempercantik taman rumah, bugenvil ini juga ‘tahan banting’ alias bisa bertahan hidup di lingkungan kering.

“(Bugenvil) terkenal karena mekar lebih banyak saat kondisi kering, ini adalah pemandangan yang memukau di lanskap,” ujar director of design untuk Tilly, Kate Singleton.

4. Bunga Terompet

Yellow angel trumpet flower. The yellow flower that adorns the streets. Tropical flowers.Bunga terompet. Foto: Getty Images/iStockphoto/Photographer and graphic artist

Tumbuhan ini memiliki warna yang indah ini bisa mempercantik taman rumah. Bunga terompet juga bisa mekar sempurna walau dalam lingkungan yang kering.

5. Marigold

Orange marigold flowers.Please see more similar pictures of my Portfolio.Thank you!Marigold. Foto: Getty Images/schnuddel

Marigold menjadi salah satu tanaman favorit pemilik rumah karena bisa mengusir hama. Selain itu, warnanya yang cerah juga bisa membuat taman terasa lebih ‘hidup’.

Tanaman tahan panas yang satu ini perlu disiram secara teratur pada awal musim, tetapi bisa tahan terhadap lingkungan kering.

Itulah beberapa tanaman yang tahan cuaca panas. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/zlf)



Sumber : www.detik.com

Rumah Terasa Gerah? Ini 5 Tanaman Hias yang Bikin Adem


Jakarta

Penghuni yang merasa gerah saat cuaca panas bakal melakukan berbagai hal agar rumahnya jadi adem, seperti memasang AC, kipas angin, dan buka jendela. Nah, ternyata penghuni bisa membuat rumah lebih adem dengan tanaman hias, lho.

Dilansir dari House Beautiful, studi yang dilakukan NASA menyebut tanaman bisa mengubah suhu atmosfer Bumi. Tanaman melepaskan air yang menguap, sehingga mendinginkan diri dan lingkungan sekitarnya.

Tanaman hias dapat jadi opsi terjangkau dan ramah lingkungan biar rumah lebih sejuk. Simak tanaman apa saja yang bisa bikin rumah adem berikut ini.


Tanaman Hias yang Bikin Rumah Adem

Inilah deretan tanaman hias yang membuat rumah terasa adem.

1. Lidah Mertua

ilustrasi lidah mertuailustrasi lidah mertua Foto: Getty Images/iStockphoto/Ashley-Belle Burns

Daun lidah mertua memiliki kandungan air yang tinggi. Saat bertranspirasi, tanaman ini melepaskan uap air dingin ke udara. Selain itu, lidah mertua mengeluarkan oksigen yang menyejukkan ruangan di malam hari yang panas.

Lidah mertua tahan terhadap panas, sehingga cocok diletakkan dekat jendela. Ini akan memberi efek sejuk pada ruangan.

2. Lidah Buaya

Aloe Vera plantLidah Buaya Foto: Getty Images/iStockphoto/bymuratdeniz

Tanaman lidah buaya juga melepaskan uap air dingin yang menguap ke udara saat bertranspirasi. Daunnya yang tebal dapat menyimpan banyak air dan melepaskannya ke udara. Hal ini membantu membuat ruangan adem ketika cuaca panas.

Penghuni bisa menaruh lidah buaya di tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung. Lalu, biarkan tanah mengering sepenuhnya sebelum menyiram air pada lidah buaya.

3. Aglaonema

Ilustrasi aglaonemaIlustrasi aglaonema Foto: Getty Images/iStockphoto/nakorn tannonngiw

Aglaonema atau chinese evergreen dikenal sebagai tanaman yang dapat membersihkan udara. Ternyata tanaman ini juga memiliki tingkat transpirasi yang tinggi, sehingga membuat udara sekitar lembap.

Perawatan aglaonema cukup mudah. Penghuni cukup memberikan sedikit air dan pencahayaan yang redup.

4. Tanaman Karet Kebo (Ficus Elastica)

Ficus elastica leaf backgroundFicus elastica Foto: Getty Images/iStockphoto/Supersmario

Ficus elastica atau tanaman karet kebo juga membuat ruangan terasa lebih sejuk. Tanaman ini menyerap air dengan akar, kemudian melepaskan air melalui pori-pori di bagian bawah daun.

Cara merawat tanaman ini cukup dengan menyiram sedikit demi sedikit air agar tanah tetap lembap secara merata. Lalu, letakkan tanaman karet kebo di tempat yang terang, tetapi jangan terkena sinar matahari langsung.

5. Beringin (Ficus Benjamina)

Houseplant tree (ficus benjamina) in a pot isolated on a white backgroundFicus Benjamina Foto: Getty Images/iStockphoto/Viorika

Salah satu pohon yang tumbuh dengan baik di dalam ruangan adalah ficus benjamina atau beringin. Tanaman ini membantu menjaga udara tetap sejuk dan lembap.

Pastikan untuk rajin menyiram tanaman ini saat cuaca panas. Letakkan tanaman ini di tempat yang terang tapi tidak terkena sinar matahari langsung, atau di tempat yang cerah dengan naungan di sore hari.

Itulah beberapa tanaman yang membantu menyejukkan rumah. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/zlf)



Sumber : www.detik.com

Menanam Tanaman di Rumah Bisa Jadi Pahala, Ini Penjelasannya dalam Islam



Jakarta

Menanam tanaman di rumah bukan hanya bikin hunian makin sejuk dan estetik, tapi juga bisa jadi ladang pahala menurut ajaran Islam. Dalam beberapa hadits, disebutkan bahwa setiap pohon atau tanaman yang ditanam akan memberi manfaat, bahkan bernilai sedekah bagi penanamnya.

Yuk, simak penjelasan lengkap keutamaan menanam tanaman di rumah menurut Islam, lengkap dengan rekomendasi tanaman hias yang cocok ditanam di hunian!

Keutamaan Menanam Tanaman Menurut Islam

Dalam Islam, merawat alam dan lingkungan merupakan bagian dari perbuatan baik yang dianjurkan. Mengutip buku Hadits-Hadits Tarbawi oleh M. Ainur Rasyid, di dalam Al-Qur’an sudah dijelaskan tentang pentingnya memperhatikan lingkungan, salah satunya termaktub dalam surat Al A’raf ayat 56:


وَلَا تُفْسِدُوا۟ فِى ٱلْأَرْضِ بَعْدَ إِصْلَٰحِهَا وَٱدْعُوهُ خَوْفًا وَطَمَعًا ۚ إِنَّ رَحْمَتَ ٱللَّهِ قَرِيبٌ مِّنَ ٱلْمُحْسِنِينَ

Latin: Wa lā tufsidụ fil-arḍi ba’da iṣlāḥihā wad’ụhu khaufaw wa ṭama’ā, inna raḥmatallāhi qarībum minal-muḥsinīn

Artinya: “Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Allah) memperbaikinya dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik.”

Tak hanya ayat Al-Qur’an, sejumlah hadits juga menegaskan bahwa menanam tanaman adalah amalan yang mulia. Berikut beberapa di antaranya:

1. Amalan yang Bernilai Sedekah

عَنْ جَابِرٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَغْرِسُ غَرْسًا إِلاَّ كَانَ مَا أُكِلَ مِنْهُ لَهُ صَدَقَةٌ وَمَا سُرِقَ مِنْهُ لَهُ صَدَقَةٌ وَلاَ يَرْزَؤُهُ أَحَدٌ إِلاَّ كَانَ لَهُ صَدَقَةٌ إِلَى يَوْمِ القِيَامَةِ

Artinya: “Dari sahabat Jabir ra, ia berkata, Rasulullah saw bersabda, ‘Tiada seorang muslim yang menanam pohon kecuali apa yang dimakan bernilai sedekah, apa yang dicuri juga bernilai sedekah. Tiada pula seseorang yang mengurangi buah (dari pohon-)nya melainkan akan bernilai sedekah bagi penanamnya sampai hari Kiamat’.” (Imam Zakiyuddin Abdul Azhim Al-Mundziri, At-Targhib wat Tarhib minal Haditsisy Syarif, [Beirut, Darul Fikr: 1998 M/1418 H], juz III, halaman 304)

2. Sedekah Bagi Sesama Makhluk Hidup

عَنْ أَنَسٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم يَقُولُ مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَغْرِسُ غَرْسًا أَوْ يَزْرَعُ زَرْعًا فَيَأْكُلَ مِنْهُ طَيرٌ أَوْ إِنْسَانٌ إِلاَّ كَانَ لَهُ صَدَقَةٌ رواه البخاري ومسلم والترمذي

Artinya: “Dari sahabat Anas ra, Rasulullah saw bersabda, ‘Tiada seorang muslim yang menanam pohon atau menebar bibit tanaman, lalu (hasilnya) dimakan oleh burung atau manusia, melainkan ia akan bernilai sedekah bagi penanamnya’.” (HR Bukhari, Muslim, dan At-Tirmidzi)

3. Mendapatkan Pahala

عن مُعَاذِ بْنِ أَنَسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ مَنْ بَنَى بُنْيَانًا فِى غَيْرِ ظُلْمٍ وَلَا اعْتِدَاءٍ أَوْ غَرَسَ غَرْسًا فِى غَيْرِ ظُلْمٍ وَلَا اعْتِدَاءٍ كَانَ لَهُ أَجْرٌ جَارِيًا مَا انْتَفَعَ بِهِ مِنْ خَلْقِ الرَّحْمَنِ عَزَّ وَجَلَّ رواه أحمد

Artinya: “Dari sahabat Muadz bin Anas ra, Rasulullah saw bersabda, ‘Siapa saja yang mendirikan bangunan atau menanam pohon tanpa kezaliman dan melewati batas, niscaya itu akan bernilai pahala yang mengalir selama bermanfaat bagi makhluk Allah yang bersifat rahman’.” (HR Ahmad).

Rekomendasi Tanaman Hias yang Cocok Ditanam di Rumah

Dilansir situs Flower Aura dan House Beautiful, berikut jenis-jenis tanaman hias yang cocok ditanam di rumah:

1. Lidah Mertua

Tanaman ini populer karena tahan banting dan mampu menyaring udara. Cocok diletakkan di ruang tamu atau kamar tidur.

2. Kaktus Telinga Kelinci

Berbentuk lucu seperti telinga kelinci, kaktus ini berasal dari Meksiko dan cocok untuk sudut rumah dengan pencahayaan cukup.

3. Tanaman Zebra

Daunnya bercorak unik dan tak butuh banyak air. Ideal untuk ditaruh di meja atau jendela rumah.

4. Lavender

Tak hanya cantik dan harum, lavender juga dikenal ampuh mengusir nyamuk secara alami.

5. Gardenia (Kacapiring Wangi)

Bunga putih ini memiliki aroma manis dan bisa tumbuh baik di dalam atau luar ruangan.

Menanam tanaman ternyata bukan hanya soal estetika dan kesejukan rumah, tapi juga bisa jadi ladang pahala yang tak putus. Jadi, yuk mulai tanam tanaman di rumah, detikers! Selain menambah keindahan, rumah jadi penuh keberkahan.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

5 Cara Mudah Basmi Kutu Putih yang Suka Rusak Tanaman, Bisa Disiram Air



Jakarta

Pernahkah melihat serangga mungil berwarna putih pada tanaman? Serangga itu merupakan hama yang disebut kutu putih.

Kutu putih dapat merusak, menghambat pertumbuhan, bahkan mematikan tanaman. Mereka merusak tanaman dengan cara menghisap sari inangnya. Hal itu memunculkan residu putih pada bagian tertentu.

Penghuni rumah perlu waspada dengan serangan kutu putih. Simak cara membasmi dan penyebab serangan kutu putih berikut ini, dikutip dari The Spruce dan Martha Stewart.


Cara Basmi Kutu Putih pada Tanaman

Inilah tips mudah untuk membasmi kutu putih pada tanaman.

1. Siram Kutu Putih

Serangan kutu putih yang tergolong ringan dapat diatasi menggunakan air. Letakkan bagian tanaman yang terserang kutu putih di bawah pancuran air keran. Siram bagian atas dan bawah tanaman atau daun yang terinfeksi.

2. Pangkas Sebagian Tanaman

Jika infeksi kutu putih cukup berat, penghuni rumah dapat memotong bagian tanaman yang terserang. Kemudian, potong bagian tersebut agar tidak terkena bagian tanaman lain.

3. Semprotkan Cairan Anti Kutu Putih

Penghuni juga bisa membuat cairan anti kutu putih dari bawang bombai, bawang putih, dan bubuk cabai. Cairan tersebut dapat disemprotkan ke bagian tanaman yang terserang kutu putih selama beberapa hari.

Cara buatnya dengan menghaluskan bahan-bahan dengan blender hingga teksturnya menjadi pasta, lalu tambahkan air sekitar 1 liter. Diamkan campuran itu selama satu jam, lalu saring menggunakan kain tipis. Lalu, tambahkan sabun cuci piring cair dan aduk hingga rata.

Terakhir, masukan cairan ke dalam botol semprot agar siap pakai. Cairan ini bisa disimpan di kulkas dan bertahan selama seminggu.

4. Semprotkan Larutan Minyak Nimba

Selain itu, penghuni dapat menyemprotkan larutan minyak nimba sebagai insektisida organik. Minyak ini mengandung zat yang mempengaruhi kemampuan makan, pertumbuhan, dan perkembangan kutu putih.

Campurkan 1-2 sdm minyak nimba dengan 1-2 sdt sabun cuci piring dan 3,7 liter air. Campuran diaduk rata dan dimasukkan ke dalam botol semprot.

Semprotkan cairan tersebut ke tanaman yang terinfeksi kutu putih pada pagi dan sore hari. Jika serangan kutu putih tak usai, ulangi penyemprotan 1-2 minggu kemudian.

5. Sebarkan Serangga Predator

Ada serangga predator yang dapat membunuh kutu putih. Penghuni dapat mengatasi serangan kutu putih ringan dengan tawon parasitoid (leptomastix dactylopii) dan kumbang Cryptolaemus montrouzieri. Namun, proses ini membutuhkan waktu yang cukup lama.

Penyebab Serangan Kutu Putih

Tak hanya membasmi, penghuni perlu tau penyebab serangan kutu putih. Serangga ini sebenarnya tertarik pada tanaman dengan ciri berikut ini.

1. Kadar Nitrogen Tinggi

Kutu putih suka muncul pada tanaman yang memiliki kadar nitrogen yang tinggi dan pertumbuhannya lunak. Hal ini bisa terjadi kalau penghuni menyiram dan memberi terlalu banyak pupuk pada tanaman.

2. Banyak Sari Buah

Selain itu, serangga putih itu juga menyukai tanaman yang kaya akan sari buah, seperti pohon mangga dan jeruk. Sebab, sari buah merupakan makanan kutu putih.

Itulah informasi seputar kutu putih yang suka merusak tanaman. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/zlf)



Sumber : www.detik.com

Hati-hati! 7 Tanaman Ini Beracun buat Kucing


Jakarta

Memiliki tanaman di dalam rumah tentu bisa membuat ruangan terasa asri dan segar. Namun, penghuni rumah harus berhati-hati dalam memilih tanaman, apalagi kalau punya hewan peliharaan kucing.

Hal itu karena ada beberapa tanaman yang bisa beracun bagi kucing. Bahkan ada yang bisa menyebabkan masalah kesehatan serius seperti aritmia jantung.

Berikut ini deretan tanaman yang bisa beracun bagi kucing dikutip dari The Spruce dan American Society for the Prevention of Cruelty to Animals (ASPCA).


1. Janda Bolong

clean image of propagation of Philodendron Monstera, Swiss Cheese Plant leaves, cuttings in water rooting in glass vase, copy spaceMonstera. Foto: Getty Images/iStockphoto/dropStock

Tanaman janda bolong atau monstera ini bisa beracun buat kucing. Tanaman ini mengandung kalsium oksalat yang tidak terlarut sehingga berbahaya bagi kucing. Apabila dimakan, bisa menyebabkan infeksi mulut, muntah-muntah hingga sulit menelan makanan.

2. Pothos

Golden pothos or Epipremnum aureum at window in the bedroom home and gardenGolden pothos or Epipremnum aureum at window in the bedroom home and garden Foto: Getty Images/iStockphoto/FeelPic

Tanaman ini banyak ditemukan di rumah karena perawatannya yang mudah. Meski terlihat cantik, namun tanaman ini bisa berbahaya apabila dimakan oleh kucing karena mengandung kalsium oksalat. Apabila dikonsumsi kucing, bisa menyebabkan iritasi mulut, mengeluarkan air liur berlebihan hingga sulit menelan makanan.

3. Bunga Daffodil

Tanaman hias daffodilTanaman hias daffodil Foto: Getty Images/iStockphoto/redhumv

Bunga daffodil memiliki warna yang indah dan terang sehingga membuatnya tampak cantik. Akan tetapi, bunga daffodil bisa menjadi berbahaya apabila dimakan oleh kucing. Bagian bunga maupun batangnya beracun apabila dikonsumsi kucing dalam jumlah banyak. Bagian umbinya (bulbs) yang paling beracun, jika dikonsumsi dalam jumlah kecil saja bisa menyebabkan diare, muntah-muntah, gangguan pencernaan, darah rendah hingga aritmia jantung.

4. English Ivy

Ivy in a potEnglish Ivy in a pot Foto: Getty Images/iStockphoto/chikaphotograph

Tanaman ini sering ditemukan di rumah menjadi tanaman gantung. Daunnya yang unik bisa membuat tampilan rumah menjadi lebih bagus. Meski bentuk daunnya unik, namun apabila dimakan oleh kucing bisa berbahaya.

Dilansir dari The Spruce Pets, tanaman ini bisa menyebabkan gangguan pencernaan, rasa terbakar atau iritasi di bagian mulut, sulit napas, koma, atau bahkan kematian.

5. Lidah Mertua

Potted plant and beautiful picture on grey chest of drawers in room, space for text. Interior designLidah mertua. Foto: Getty Images/iStockphoto/Liudmila Chernetska

Lidah mertua merupakan salah satu tanaman yang sangat mudah dirawat. Tak heran, banyak penghuni rumah yang memiliki tanaman tersebut di rumah.

Meskipun tanaman ini tidak berbahaya bagi manusia, hewan peliharaan seperti kucing bisa keracunan jika mengonsumsi lidah mertua.

Dilansir dari American Society for the Prevention of Cruelty to Animals, tanaman ini mengandung saponin yang apabila dimakan oleh kucing bisa menimbulkan gejala diare, muntah-muntah, dan mual.

6. Tanaman Giok

Crassula ovata, known as lucky plant or money tree in a white pot in front of a window on a rainy day, selected focus, narrow depth of fieldTanaman giok. Foto: Getty Images/iStockphoto/fermate

Tanaman yang satu ini juga kerap ditemukan di rumah karena mudah diurus dan dianggap dapat membawa keberuntungan. Namun hati-hati, karena tanaman ini sangat beracun bagi kucing, anjing, dan juga kuda. Belum diketahui secara pasti penyebab racunnya tetapi semua bagian tanaman tersebut bisa memberikan reaksi pada kucing. Tanaman ini bisa menyebabkan kucing depresi, muntah, serta inkoordinasi.

7. Aloe Vera

Tanaman aloe vera atau lidah buayaTanaman aloe vera atau lidah buaya Foto: Getty Images/iStockphoto/OlgaMiltsova

Aloe vera atau lidah buaya memiliki segudang manfaat untuk manusia. Namun, tanaman ini bisa beracun bagi kucing jika dikonsumsi serta menyebabkan diare, lemas, serta muntah-muntah.

Itulah beberapa tanaman yang beracun bagi kucing. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/zlf)



Sumber : www.detik.com