Tag: tanaman hias

  • 5 Tanaman Hias yang Wangi, Cocok Jadi Pengharum Ruangan Alami


    Jakarta

    Tanaman hias sering kali di taruh di dalam rumah untuk menambah estetika dan kesegaran ruangan. Selain bisa menghiasi ruangan, beberapa tanaman juga mengeluarkan aroma yang wangi, lho.

    Kamu bisa memanfaatkan tanaman ini sebagai pengharum ruangan alami. Cara ini cocok bagi kamu yang mencari alternatif dari pengharum ruangan yang terbuat dari bahan kimia.

    Lalu, apa saja tanaman hias yang wangi dan cocok jadi pengharum ruangan? Yuk, simak daftarnya berikut ini, dikutip dari Living.etc, Senin (9/9/2024).


    Tanaman yang Cocok Jadi Pengharum Ruangan

    1. Melati (Jasminum officinale)

    Close up of jasmine flowersBunga melati (jasmine). Foto: Getty Images/iStock/dtimiraos

    Selain keindahan bunganya, melati juga dikenal sangat wangi. Tanaman ini cocok sebagai tanaman dalam ruangan.

    Tanaman melati putih yang paling menarik yaitu yang terlihat segar, muda, dan hijau. Melati putih biasa (J. officinale) juga tersedia secara luas hampir sepanjang tahun.

    Penulis buku Dr Houseplant, William Davidson membagikan cara untuk merawat melati jika ditaruh dalam ruangan.

    “Potong batang yang telah berbunga sejauh diperlukan, tetapi tidak seluruhnya. Mereka (tanaman melati) berbunga berdasarkan pertumbuhan yang terjadi pada musim sebelumnya, jadi beberapa tunas baru tidak boleh dipangkas,” ujar Davidson dikutip dari laman Livingetc (9/9/2024).

    Ia juga menjelaskan bahwa setiap hari tanaman melati harus berada pada posisi yang menerima sinar matahari langsung.

    “Saat tanaman ini (melati) tumbuh dan berbunga, beri mereka banyak air, cukup untuk menjaga kelembapannya setiap saat. Saat mereka beristirahat, berikan mereka air secukupnya saja agar tanah pot tidak mengering sepenuhnya,” paparnya.

    2. Tanaman Kopi (Coffee Arabica)

    Tanaman Kopi (Coffee Arabica).Tanaman Kopi (Coffee Arabica). Foto: Mikroman6/Getty Images

    Tanaman kopi akan tumbuh subur di ruangan dengan kelembapan tinggi, dengan cahaya tidak langsung yang terang.

    “Tanaman kopi adalah tanaman yang menyenangkan untuk ditanam. Tanaman ini benar-benar menghasilkan biji kopi, tapi kemungkinan besar tidak akan menghasilkan cukup untuk membuat secangkir kopi untuk kamu,” kata pakar tanaman hias Lisa Eldred-Steinkopf.

    Ketika ditanam di pot dalam ruangan, pastikan disiram dengan baik tetapi tidak tergenang air.

    “Kelembapan yang tinggi diperlukan untuk mencegah tepi daun berubah warna menjadi coklat, jadi letakkan tanaman Anda di atas nampan kerikil,” kata Lisa yang juga dikenal sebagai The Houseplant Guru.

    3. Kumquat (Citrus japonica)

    Pohon kumquat.Pohon kumquat. Foto: Getty Images/iStockphoto/Kurzumkin

    Citrus japonica bisa melakukan penyerbukan sendiri. Makanya, mereka bisa menghasilkan buah yang berbau harum di dalamnya.

    Pakar tanaman di Fast-Growing Trees, Bethany Lakatos, mengatakan bahwa beberapa varietas kumquat bisa mekar lebih dari sekali dalam setahun. Bunga mekarnya memiliki keharuman yang manis dan bersih.

    Sejatinya, kumquat akan paling menyenangkan di luar ruangan pada musim semi-musim gugur, saat tidak ada ancaman embun beku, dan bisa dialihkan ke dalam ruangan untuk musim dingin.

    “Jika tidak, letakkan kumquat di jendela yang menghadap ke Selatan atau Barat, tempat ia akan menerima banyak cahaya. Jika kamu tidak memiliki pencahayaan yang baik di rumah, pertimbangkan untuk menggunakan lampu tumbuh 12-14 jam sehari, dengan waktu istirahat 8 jam,” papar Lakatos.

    4. Gardenia (Kacapiring Wangi)

    A DSLR still life photo of a bouquet of fresh white gardenia flowers in a small black ceramic bowl. Background made of brown rustic paper. Selective focus on the flower of the foreground. Soft natural light. Copy space.Bunga Gardenia. Foto: Getty Images/iStockphoto/lucop

    Gardenia adalah tanaman wangi yang terkenal dengan bunga putih indah dan baunya yang sangat manis. Dikenal juga dengan sebutan Kacapiring Wangi. tanaman hias ini hidup di dalam maupun di luar ruangan.

    “Sebagai tanaman hias, kacapiring membutuhkan tanah yang asam dan kehati-hatian saat menyiram,” ujar Bethany yang dikutip oleh situs Fast Growing Trees.

    Ia menyarankan untuk memilih varietas kecil seperti Radicans atau Veitchii. Pasalnya, jenis tersebut bisa diipajang dalam pot elegan dengan lubang drainase.

    Tempatkan kacapiring di tempat yang terang. Sirami air saat tanah di potnya terlihat kering, atau keringkan sekitar dua inci atau sekitar 5 cm ke dalam tanah.

    5. Rosemary Tuscan

    Tanaman herbal rosemaryTanaman herbal rosemary. Foto: Getty Images/iStockphoto/belchonock

    Keharuman rosemary kerap dipakai untuk menambahkan citarasa pada makanan. Pasalnya, tanaman ini memiliki aroma yang sangat kaya.

    Itulah alasan rosemary masuk dalam daftar tanaman berbau harum yang bisa jadi pengharum ruangan alami.

    “Beberapa tanaman hanya berbau harum saat sedang mekar, tetapi sapukan tangan kamu di atas dedaunan rosemary dan aroma gurihnya akan menyertai kamu sepanjang hari,” kata Bethany.

    Bethany menyarankan untuk memilih varietas tegak seperti Tuscan Blue, yang memiliki bunga kecil berwarna biru tua seperti beludru aromatik.

    “Tempatkan tanaman ini di bawah sinar matahari langsung di jendela dapur yang menghadap selatan atau barat. Campuran pot dengan drainase yang baik dan pot dengan lubang drainase sangat penting untuk kesehatan akar,” tambahnya.

    Itu tadi pilihan tanaman, baik itu tanaman hias, bunga, herbal, maupun yang berbuah yang bisa dimanfaatkan sebagai pengharum ruangan alami. Jangan lupa untuk menerapkan cara untuk merawatnya berdasarkan saran pakar tanaman juga ya.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Awet! 5 Tanaman Ini Bisa Hidup Hingga Puluhan Tahun


    Jakarta

    Merawat tanaman dari benih hingga tubuh subur tentunya memiliki rasa bangga tersendiri. Apalagi, kalau tanaman tersebut bisa hidup lama.

    Saat kamu merawat tanaman dengan baik, bukan tidak mungkin tanaman tersebut bisa hidup lama bahkan hingga puluhan tahun. Nah, beberapa tanaman di rumah ini bisa hidup hingga puluhan tahun.

    Dilansir dari Martha Stewart, Selasa (10/9/2024), berikut ini informasinya.


    Rubber Plant

    Peperomia raindrop plant stand on concrete wall background. Home gardening. Banner with copy space.Peperomia raindrop plant stand on concrete wall background. Home gardening. Banner with copy space. Foto: Getty Images/iStockphoto/Anna Ostanina

    Tanaman ini memiliki daun lebar, mengilap, dan berwarna hijau tua. Di alam liar, tanaman ini bisa tumbuh hingga 100 kaki. Jika dirawat di dalam ruangan, tanaman ini bisa hidup sampai 25 tahun lamanya. Namun perlu diingat, getah dari tanaman ini beracun bagi hewan peliharaan.

    Monstera

    Tanaman Hias Monstera DeliciosaTanaman Hias Monstera Deliciosa Foto: Dokumentasi Pribadi HaiBunda

    Tanaman monstera atau janda bolong juga bisa hidup untuk waktu yang lama. Perawatannya yang mudah juga menjadi salah satu hal yang membuat banyak orang merawatnya di rumah. Tanaman ini bisa hidup hingga 50 tahun lamanya jika dirawat dengan benar.

    Lidah Mertua

    Ilustrasi tanaman lidah mertuaIlustrasi tanaman lidah mertua Foto: Getty Images/iStockphoto/SKashkin

    Snake Plant atau lidah mertua menjadi tanaman selanjutnya yang tahan lama. Dengan perawatan yang baik dan benar, tanaman ini bisa hidup hingga puluhan tahun.

    Spider Plant

    cat playing in spider plantcat playing in spider plant Foto: Getty Images/iStockphoto/kodachrome25

    Tanaman ini juga banyak disukai orang karena perawatannya yang mudah. Meski perawatannya mudah, tanaman ini bisa hidup hingga 20 tahun lamanya.

    “Spider Plant sangat mudah beradaptasi dan dapat hidup hingga 20 tahun sebagai tanaman hias,” kata Ahli Horikultural di Colorado State University, Linda Langelo, dikutip dari Martha Stewart.

    Philodendron

    house plant heart leaf Philodendron vine in white pothouse plant heart leaf Philodendron vine in white pot Foto: Getty Images/iStockphoto/Premyuda Yospim

    Philodendron merupakan keluarga tanaman yang sangat beragam dengan banyak varietas. Tanaman ini bisa hidup hingga 25 tahun atau lebih. Bahkan, philodendron bisa bertahan di musim kemarau. Namun, kalau daunnya sudah mulai menguning hal itu menandakan tanaman itu butuh air.

    Itulah beberapa tanaman yang bisa hidup hingga puluhan tahun. Semoga bermanfaat!

    (abr/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tanaman yang Cocok untuk Rumah Minim Cahaya


    Jakarta

    Merawat tanaman di dalam rumah membawa manfaat yang banyak untuk penghuni rumah, seperti mengurangi stres dan membantu memurnikan udara. Menata tanaman dengan benar juga meningkatkan estetika desain rumah.

    Seringkali merawat tanaman dalam ruangan memiliki tantangan dalam hal ruang dan cahaya matahari. Memilih tanaman yang cocok untuk hal tersebut memang cukup sulit, karena biasanya tanaman harus mendapatkan cahaya secara rutin.

    Ada banyak pilihan tanaman yang dapat kamu pilih untuk memulai merawat tanaman dalam ruangan. Dilansir dari The Spruce, Sabtu (14/09/2024), berikut beberapa rekomendasi tanaman dalam ruangan yang cocok untuk kamu.


    1. Monstera Deliciosa

    Concept of urban jungle, growing plants at homeMonstera Foto: Getty Images/iStockphoto/Damian Lugowski

    Monstera Deliciosa merupakan tanaman berdaun besar dan berjenjang, tanaman ini memberikan kesan tropis dan dapat tumbuh hingga 10 kaki saat dewasa.

    Meskipun tanaman ini menyukai cahaya terang dan tidak langsung, terlalu banyak sinar matahari langsung dapat membakar dedaunannya yang mengagumkan. Jauhkan tanaman ini dari hewan peliharaan kamu, karena tanaman ini beracun untuk hewan peliharaan jika tertelan.

    2. Spider Plant (Chlorophytum comosum)

    cat playing in spider plantcat playing in spider plant Foto: Getty Images/iStockphoto/kodachrome25

    Tanaman ini menjadi tanaman favorit bagi penyuka tanaman dalam ruangan. Tanaman hias klasik, serbaguna, dan mudah dirawat. Tanaman laba-laba atau spider plant ramah untuk hewan peliharaan, cukup kompak jika ditempatkan dalam satu ruangan.

    Tanaman ini mudah untuk diperbanyak dari tunas. Tanaman laba-laba retro dengan dedaunannya yang halus, seperti rumput, dan menjuntai, sangat cocok untuk ditambahkan ke gantungan tanaman kamu.

    3. Snake Plant (Dracaena trifasciata)

    Cozy home interior decor, Sansevieria (snake plant) in ceramic pots on a white table on the background of a bed with decorative pillows, modern design on a sunny dayCozy home interior decor, snake plant in ceramic pots on a white table on the background of a bed with decorative pillows, modern design on a sunny day Foto: Getty Images/iStockphoto/Inna Luzan

    Jika kamu tidak yakin dengan kemampuan merawat tanaman hias, tetapi kamu ingin memiliki tanaman untuk membuat kesan struktural di ruangan kamu, tanaman ini cocok untuk kamu pilih.

    Dedaunannya yang memiliki bentuk seperti pedang biasanya berwarna hijau tua dengan tepi berwarna kuning, menjadi titik fokus yang minimalis dan modern. Dengan kebiasaan tumbuh tegak, tanaman ini dapat masuk ke dalam ruang kecil.

    Penyiraman berlebih membuat tanaman ini cepat mati. Untuk menyiram tanaman lidah mertua atau snake plant, tunggu hingga tanah benar-benar kering.

    4. Cast Iron Plant (Aspidistra elatior)

    A group of Aspidistra plants in the nursery area of the Alcazar gardens in Seville.A group of Aspidistra plants in the nursery area of the Alcazar gardens in Seville. Foto: Getty Images/iStockphoto/Alphotographic

    Sesuai namanya, tanaman ini lebih tahan kekeringan dan lebih sulit mati. Hindari dari sinar matahari langsung dan jangan menyiram secara berlebihan.

    Tanaman ini tumbuh dengan lambat, hal ini cocok untuk kamu yang memiliki ruangan kecil. Daunya yang gelap dan mengkilap dapat mencapai panjang lebih dari setengah meter setelah dewasa.

    5. Pohon Naga (Dracaena marginata)

    Four dracanea marginata indoor plants in flowerpots on window sillFour dracanea marginata indoor plants in flowerpots on window sill Foto: Getty Images/iStockphoto/janzwolinski

    Pohon naga tahan di lingkungan yang kering. Tanaman ini cukup tinggi dan tegak serta dedaunan yang memanjang dan tipis.

    Tanaman yang anggun dan menonjol ini memiliki semburat merah pada tepi daunnya. Tanaman ini tumbuh subur di tempat yang terkena cahaya terang tetapi tidak langsung.

    Itulah rekomendasi lima tanaman dalam ruangan yang cocok untuk rumah kamu.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Nggak Cuma Cantik, 7 Tanaman Ini Gampang Dirawat di Dalam Rumah


    Jakarta

    Bagi kamu yang sedang senang-senangnya bercocok tanam di rumah. Kamu bisa lho meletakkan tanaman di dalam rumah, tidak terbatas di halaman saja.

    Biasanya tanaman yang diletakkan di dalam rumah adalah tanaman hias yang dapat tumbuh tanpa sering terpapar sinar matahari, tanpa perlu sering disiram, atau bahkan tanpa perlu media tanah.

    Namun sebelum masuk ke daftar tanaman hias yang cocok, kamu perlu tahu dulu manfaat meletakkan tanaman hias di dalam rumah, selain mempercantik rumah menurut Forest Nation.


    Penyaring dan Pembersih Udara

    Tanaman hias memiliki kemampuan dalam membersihkan dan menyaring udara yang berada di dalam rumah. Hal ini tentu bisa mencegah risiko berbahaya dari polusi udara, di dalam rumah sekalipun, bagi kesehatan.

    Meningkatkan Kadar Oksigen

    Seperti yang kita tahu, tanaman dapat menyerap karbondioksida (CO2) yang dikeluarkan oleh manusia. Kemudian, tanaman akan mengeluarkan oksigen yang baik untuk manusia. Dengan demikian, keberadaan tanaman baik untuk kesehatan paru-paru.

    Mengurangi Stres

    Ternyata cara mengurangi stres itu beragam dan tidak harus mengeluarkan uang banyak. Cukup dengan meletakkan tanaman hias di dalam rumah, tingkat stres dapat berkurang. Hal ini bukan hanya omongan belaka, dalam sebuah studi tahun 2015 menunjukkan bahwa orang dewasa muda yang berinteraksi dengan tanaman dalam ruangan bisa mengurangi tingkat stres fisiologis dan psikologis mereka.

    Mempercepat Pasien Pulih

    Dalam sebuah studi tahun 2009 menemukan bahwa pasien yang melihat tanaman hias selama masa pemulihan dapat lebih cepat sehat. Tanaman dikaitkan dengan penurunan tekanan darah, serta pengurangan tingkat rasa sakit, kecemasan, dan kelelahan. Para peneliti mengatakan bahwa tanaman hias bisa menjadi alat terapi yang efektif dan meningkatkan lingkungan penyembuhan bagi pasien.

    Jenis Tanaman Hias Indoor

    Melansir dari Good Housekeeping, Senin (7/10/2024), berikut beberapa tanaman yang cocok ditanam di dalam rumah.

    1. Lidah Buaya

    Aloe Vera plantAloe Vera plant Foto: Getty Images/iStockphoto/bymuratdeniz

    Lidah buaya biasa digunakan untuk berbagai produk kecantikan dan kesehatan. Tanaman yang juga termasuk salah satu jenis sukulen ini sendiri sudah tenar sebagai superfood yang kaya akan mineral dan vitamin. Tumbuhan serba guna ini bisa lho diletakkan di dalam rumah.

    Tanaman ini dapat menghancurkan senyawa benzena yang berbahaya bagi kesehatan. Senyawa benzena itu biasanya timbul dari di cat dinding rumah. Senyawa ini tidak hanya muncul setelah mengecat rumah, tetapi dapat muncul bertahun-tahun meskipun frekuensinya tidak sebanyak saat setelah cat diaplikasikan ke dinding.

    Senyawa benzena ini bisa memicu kanker dan alergi. Maka dari itu, kamu bisa meletakkan tanaman lidah buaya ini di atas meja kerja atau meja belajar agar dapat terlindungi.

    2. Lidah Mertua

    Lidah Mertua.Lidah Mertua. Foto: NurPhoto/Getty Images

    Sama-sama berbentuk panjang dan tanpa daun yang rontok, tanaman lidah mertua juga kaya manfaat. Mulai dari menghilangkan benzena, formaldehida, toluena, dan trikloroetilen pada udara dalam ruangan. Perawatannya termasuk mudah. Lidah mertua mengeluarkan oksigen saat malam, jadi tanaman ini cocok untuk kamar tidur. Tanaman ini memiliki kekurangan, yaitu beracun bagi anjing dan kucing.

    3. Anggrek

    Ilustrasi tanaman hias anggrek Foto: Getty Images/iStockphoto/BakiBG

    Jika kamu mencari tanaman dengan tampilan indah, coba letakkan anggrek. Tanaman satu ini bisa diletakkan di dalam ruangan dan tidak perlu terlalu sering disiram, cukup seminggu sekali. Namun, jangan lupa tempatkan di lokasi yang terkena banyak cahaya terang.

    4. Spider Plant

    cat playing in spider plantIlustrasi spider plant Foto: Getty Images/iStockphoto/kodachrome25

    Meskipun namanya laba-laba, tanaman satu ini tidak menyeramkan atau berbentuk aneh. Daunnya memanjang dan menyebar sehingga terlihat subur.Tanaman penyaring udara ini adalah termasuk tanaman yang sangat mudah beradaptasi, mereka bisa tumbuh di berbagai lingkungan di kantor atau rumah.

    Akarnya yang tebal dapat menyimpan kelembaban ekstra dan makanan ketika diperlukan, mereka juga bisa hidup dengan sinar matahari tidak langsung atau pun sedang. Ini yang menjadi alasan kenapa tanaman ini aman untuk hewan peliharaan karena bisa menyaring xilena dan formaldehida.

    5. Tanaman Hias Philodendron

    Philodendron xanaduPhilodendron xanadu Foto: Getty Images/iStockphoto/Jummie

    Tanaman hias Philodendron bisa memberikan kesan elegan pada ruangan dengan detail yang memesona. Daunnya berbentuk hati dengan helaian yang terpisah berwarna hijau memikat. Philodendron bisa tumbuh dalam kondisi intensitas cahaya yang rendah.

    Keuntungan lainnya, kamu tidak perlu repot saat merawatnya. Tanaman ini cocoknya diletakkan di sudut interior dan jauh dari jangkauan anak-anak. Sebab, Philodendron mengandung kristal kalsium oksalat yang cukup berisiko bagi kesehatan jika terkonsumsi. Meski begitu, tanaman dalam ruangan ini tetap mampu memurnikan udara di dalam rumahmu.

    6. Krisan

    flower of chrysanthemum and woman hand with copyspaceflower of chrysanthemum and woman hand with copyspace Foto: Getty Images/iStockphoto/penyushkin

    Bunga yang biasa ditemukan di pemakaman ini memiliki banyak warna. Meskipun identik dengan duka, tetapi wujud bunga krisan sangat cantik dan cocok untuk dekorasi rumah. Agar tampilannya lebih menarik, kamu bisa memilih warna-warna yang cerah.

    Bunga krisan atau chrysanthemum ini sangat efektif menyingkirkan benzena dan amonia. Bunga ini mekarnya berlangsung sekitar enam minggu. Namun, kamu perlu berhati-hati saat mencium bunga ini atau berada di dekatnya karena dapat menyebabkan iritasi bagi kamu yang punya alergi pada bunga aster, bunga matahari, dan bunga ragweed.

    7. Tanaman Pachira (Money Plant)

    Pohon uang Foto: Getty Images/iStockphoto/OlgaMiltsova

    Money Plant adalah salah satu bunga yang kerap dibawa oleh orang China sebagai ucapan selamat atas rumah baru seseorang. Tanaman ini dipercaya dalam Feng Shui dapat mendatangkan kebaikan dan rezeki. Selain kepercayaan tersebut, tanaman ini bisa memproduksi oksigen pada malam hari sehingga bisa membuat rumah lebih sejuk dan segar.

    Dari segi perawatan, tanaman pachira cukup disiran setiap minggu. Tanaman ini biasanya akan tumbuh agak miring dengan warna daun yang hijau terang. Kamu bisa meletakkannya dalam beragam bentuk vas, seperti botol kecil, mason jar, bahkan botol bekas.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Taruh 6 Tanaman Cantik Ini di Dalam Rumah, Bahaya!


    Jakarta

    Tanaman adalah salah satu elemen penghias rumah yang bagus untuk dekorasi dan baik untuk kesehatan. Terkadang ada penghuni rumah yang sampai membuat taman atau meletakkan tanaman di dalam rumah. Model hunian seperti ini dianjurkan, tetapi kamu perlu tau tidak semua tanaman bisa diletakkan di dalam rumah.

    Hal ini bukan hanya karena menghambat pertumbuhan tanaman. Melainkan ada beberapa tanaman yang justru berbahaya jika berada terlalu dekat dengan manusia dan hewan peliharaan. Entah pada saat dipegang atau tidak sengaja termakan. Maka dari itu, lebih baik tanaman-tanaman ini diletakkan di luar.

    Melansir dari berbagai sumber, Senin (7/10/2024), berikut beberapa tanaman yang tidak bisa diletakkan di dalam rumah.


    1. Bonsai

    bonsai Foto: Getty Images/iStockphoto/TG23

    Menurut situs Bestlife, kamu perlu berhati-hati jika ingin menanam pohon cantik ini di dalam rumah. Pohon yang memiliki bentuk unik dengan bagian atasnya melebar ini banyak diletakkan di dalam rumah karena perlu dirawat dengan telaten agar bentuknya terjaga.

    Namun, pohon Boncai ternyata bisa menyebabkan alergi. Meskipun tidak semua orang akan terdampak, lebih baik mengganti dengan jenis tanaman lain yang lebih aman.

    2. English Ivy

    1474648482 Foto: Getty Images/Jack Holliday

    Situs Realsimple, memasukkan tanaman rambat satu ini sebagai salah satu tanaman yang sebaiknya tidak diletakkan di dalam rumah. Bentuknya yang indah tidak seperti daun biasa membuat tampilannya menarik.Di balik fisiknya, tanaman ini bisa menyebabkan gangguan pencernaan, rasa terbakar atau iritasi di bagian mulut, sulit napas, koma, atau bahkan kematian.

    3. Ponthos

    Tanaman hias sirih gading atau Epipremnum aureum Foto: Getty Images/Crystal Bolin Photography

    Tanaman ini banyak ditemukan di rumah karena perawatannya yang mudah. Meski terlihat cantik, namun tanaman ini bisa berbahaya apabila dimakan oleh kucing karena mengandung kalsium oksalat.

    4. Peace Lily

    Tanaman Hias Peace Lily Foto: iStock

    Tanaman satu ini memiliki daun paling atas berwarna putih dan agak kuncup. Tangkainya lurus dan cukup panjang. Tanaman ini terlihat cantik sehingga saat diletakkan di salah satu sudut ruangan bisa menjadi dekorasi yang indah. Namun, tanaman ini bisa cukup berbahaya apabila dimakan kucing. Sebab, peace lily memiliki kandungan kalsium oksalat yang beracun bagi kucing apabila tertelan atau dimakan.

    5. Palem Sagu

    1084670980 Foto: Getty Images/iStockphoto/Solstizia

    Palem sagu (Cycas revoluta) memiliki tampilan yang elegan, tapi seluruh bagian tanaman ini beracun jika termakan oleh hewan peliharaan. Bagian yang paling beracun adalah bijinya yang bernama cycasin.

    Gejala yang dapat ditimbulkan meliputi gagal hati, tinja berdarah, muntah, pendarahan internal, penyakit kuning, retensi cairan di area perut, dan kematian. Pengobatan harus secepat mungkin dilakukan melihat dari bahaya dan parahnya gejala.

    6. Tanaman Giok

    Ilustrasi Tanaman Hias Giok Foto: Getty Images/iStockphoto/fermate

    Tanaman giok (Crassula ovata) atau yang juga dikenal sebagai jade plant, adalah tanaman sukulen yang ditanam sebab daunnya tebal dan tampilannya kokoh mirip pohon yang memberikan kesan eksotis. Tanaman ini diperkenalkan sebagai tanaman hias beberapa dekade lalu.

    Tanaman Giok ternyata berbahaya jika sampai termakan oleh hewan peliharaan. Gejala yang ditimbulkan umumnya bersifat ringan, meliputi kehilangan nafsu makan, lesu, muntah, dan yang ekstrim adalah detak jantung yang lambat atau kejang-kejang.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Tanaman yang Cocok Ditanam Saat Musim Hujan


    Jakarta

    Memiliki tanaman di rumah tentu bisa membuat ruangan tampak lebih ‘hidup’ dan asri. Tak heran, banyak penghuni yang menanam tanaman di rumah.

    Umumnya, tanaman memerlukan air dan juga cahaya matahari yang cukup agar bisa terus tumbuh. Namun, bagaimana kalau sedang musim hujan yang menyebabkan minimnya cahaya matahari dan banyaknya curah air yang dibutuhkan tanaman?

    Jangan khawatir! Sebab, ada beberapa tanaman yang cocok ditanam saat musim hujan dan tidak membutuhkan banyak matahari. Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini informasinya.


    Marigold

    Vibrant Orange and Yellow Blooming Marigold Flowers FieldMarigold Foto: Getty Images/iStockphoto/lovelypeace

    Dilansir dari Ugaoo, bunga Marigold bisa menjadi pilihan tanaman yang bisa bertahan saat musim hujan. Tanaman dengan warna cerah nan cantik ini bisa tahan meski diterpa hujan lebat.

    Lidah Mertua

    Snake plant dwarf varieties in minimalist white ceramic pots on a white desk.Lidah mertua Foto: Getty Images/Tharakorn

    Tanaman lidah mertua merupakan tanaman tropis yang sangat mudah beradaptasi. Lidah mertua biasanya hidup di tempat yang kering, namun juga bisa ditempatkan di luar dan terkena hujan. Namun, jangan sampai terlalu sering terkena hujan ya karena bisa membuat akarnya membusuk.

    Spider Plant

    cat playing in spider plantspider plant Foto: Getty Images/iStockphoto/kodachrome25

    Dilansir dari The Indoor Nursery, Spider Plant atau tanaman laba-laba juga salah satu tanaman yang mudah beradaptasi. Pastikan kamu tidak menaruhnya di tempat yang terkena matahari langsung terutama di siang hari.

    Tanaman Paku

    Fern hanging on the living room wall. Copy space. Fern concept. Plants concept.Fern Foto: Getty Images/iStockphoto/GideoniJunior

    Dilansir dari Magic Bricks, tanaman paku atau fern merupakan tanaman yang cocok dan bisa bertahan di musim hujan. Merek bisa tumbuh di lingkungan yang lembap dan sinar matahari yang sedikit.

    Philodendron

    Jenis tanaman hias PhilodendronJenis tanaman hias Philodendron Foto: Instagram @airy_garden_official

    Tanaman yang satu ini bisa tumbuh dengan mudah di tempat lembap dan berkembang di iklim basah. Hati-hati, jangan sampai tiba-tiba terkena paparan sinar matahari terlalu lama karena bisa menyebabkan jaringan daunnya rusak.

    Monstera

    Tanaman hias janda bolong variegata menghebohkan Tanah Air. Tanaman hias itu harganya tembus hingga puluhan juta rupiah.Tanaman hias janda bolong atau monstera Foto: Grandyos Zafna

    Tanaman yang dikenal juga sebagai Swiss Cheese plant ini juga cocok ditanam saat musim hujan. Monster bisa tumbuh besar di lingkungan yang memiliki tingkat kelembapan yang tinggi. Pastikan kamu tidak menaruhnya di tempat yang terkena sinar matahari langsung ya, cukup diletakkan di tempat yang teduh saja.

    Itulah beberapa tanaman yang cocok ditanam dan bisa tumbuh subur saat musim hujan. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cocok buat di Taman Rumah, 6 Tanaman Ini Ampuh Hilangkan Stres


    Jakarta

    Saat berada di rumah, kamu pasti ingin melepas stres. Caranya bisa dengan melakukan kegiatan yang kamu sukai, istirahat, atau olahraga. Di luar itu, ternyata bisa lho mengurangi stres dengan bantuan tanaman hias.

    Sebagai makhluk hidup, tanaman bukan hanya untuk memperindah tampilan rumah, melainkan ada manfaat lain yang secara tak kasat mata bermanfaat bagi manusia yakni dari kandungan di dalamnya dan aromanya.

    Maka dari itu, beberapa tanaman hias ini banyak ditanam di rumah, bahkan beberapa ada yang diletakkan di dalam rumah. Kira-kira apa saja? Melansir dari Home Beautiful, berikut beberapa di antaranya.


    1. Mint

    Ilustrasi tanaman peppermintIlustrasi tanaman peppermint Foto: Getty Images/La_vanda

    Pasti kamu sudah tidak asing dengan tanaman satu ini. Mint kerap ditemukan di makanan atau minuman. Bahkan banyak makanan instan dibuat dari tanaman ini.

    Ternyata tanaman mint yang belum diolah, masih dalam bentuk tanaman menurut sebuah studi oleh Wheeling Jesuit University bisa membantu mengurangi tingkat stres. Aroma yang tercium dari tanaman ini menyegarkan dan dapat meningkatkan kesadaran.

    2. Melati

    Bunga melati.Bunga melati. Foto: iStock/Photographer

    Tanaman satu ini juga memiliki kelebihan karena aromanya yang wangi. Ternyata aroma melati ini juga sempat diuji dalam penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Biological Chemistry. Mereka menemukan bahwa aroma melati bisa menjadi penyejuk dan meredakan rasa stres pada seseorang.

    3. Lidah Buaya

    Tanaman aloe vera atau lidah buayaTanaman aloe vera atau lidah buaya Foto: Getty Images/iStockphoto/OlgaMiltsova

    Sudah jadi rahasia umum jika lidah buaya punya segudang manfaat. Mulai dari menjadi obat dari gigitan serangga, luka bakar matahari, hingga melembabkan kulit kamu. Lidah buaya juga dapat membersihkan udara dari karsinogen dan mengeluarkan oksigen di malam hari. Udara bersih ini baik untuk pernapasan sehingga dapat mengurangi stres seseorang.

    4. Lavender

    lavender flowers on windowsilllavender flowers on windowsill Foto: iStock

    Lavender telah dikenal sebagai tanaman aromaterapi selama berabad-abad. Dalam sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal BioPsychoSocial Medicine, menemukan bahwa menghirup aroma lavender selama sepuluh menit memiliki efek yang signifikan pada sistem saraf wanita yang menderita gejala pramenstruasi. Ini terutama mengurangi perasaan depresi dan kebingungan.

    5. Kemangi

    kemangi dalam potkemangi dalam pot Foto: istimewa

    Tumbuhan dengan daun mungil ini kerap ditemui sebagai pelengkap masakan. Bahkan tidak jarang dimakan tanpa perlu diolah. Tanaman kemangi yang diletakkan di sekitar rumah ternyata bisa mengurangi stres karena mengandung senyawa yang disebut linalool. Senyama ini bisa mengurangi aktivitas gen tertentu yang menjadi overdrive selama situasi stres.

    6. Lidah Mertua

    Potted plant and beautiful picture on grey chest of drawers in room, space for text. Interior designPotted plant and beautiful picture on grey chest of drawers in room, space for text. Interior design Foto: Getty Images/iStockphoto/Liudmila Chernetska

    Lidah mertua atau snake plant merupakan salah satu tanaman yang dapat menyaring udara kotor termasuk polusi, menurut NASA. Mereka dapat memurnikan udara di siang hari, dan mengeluarkan oksigen di malam hari. Dengan udara bersih penuh oksigen dapat membantu meredam stres pada tubuh.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Tanaman Ini Efektif Cegah Jamur di Rumah


    Jakarta

    Jamur dapat merusak tampilan rumah. Kemunculan jamur biasanya disebabkan karena daerah tersebut lembap. Apabila tidak segera diatasi, jamur dapat berkembang dengan cepat membentuk pola tidak beraturan berwarna hitam, putih, coklat, hingga hijau.

    Ternyata, pertumbuhan jamur di rumah bisa dicegah dengan cara yang mudah dan murah yakni meletakkan tanaman hias yang bisa menyerap kelembapan. Kira-kira tanaman apa saja ya?

    Melansir dari House Beautiful, berikut beberapa jenis tanaman yang bisa mencegah pertumbuhan jamur di sudut rumah.


    1. Pakis

    A plant of Blue Star fern (Phlebodium aureum), a fancy houseplant, on the floor in a house near a window.A plant of Blue Star fern (Phlebodium aureum), a fancy houseplant, on the floor in a house near a window. Foto: Getty Images/iStockphoto/silvia cozzi

    Biasanya kamu melihat pakis sebagai tanaman liar yang tumbuh di sekitar parit atau kebun. Namun, ada lho tanaman pakis yang bagus dirawat di dalam rumah. Bahkan tanaman ini juga memiliki manfaat yang berguna yakni menyerap kelembapan udara dan mencegah pertumbuhan jamur di sekitarnya.

    2. Lidah Buaya

    Aloe Vera plantAloe Vera plant Foto: Getty Images/iStockphoto/bymuratdeniz

    Lidah buaya dikenal kaya akan sifat antioksidan dan anti jamur. Selain itu, tanaman hias ini bisa menyerap kelembapan sehingga tidak ada celah jamur untuk tumbuh. Lidah buaya juga bisa diletakkan di dalam kamar mandi, mengingat ruangan ini paling lembap di rumah.

    3. Palem

    Ilustrasi palem kuningIlustrasi palem kuning Foto: Getty Images/iStockphoto/violettaviovi

    Palem merupakan tanaman hias yang ukurannya cukup besar bahkan bisa seukuran manusia dewasa. Ternyata selain tampilannya yang menarik, palem juga dapat mengendalikan kelembapan dan mencegah timbulnya jamur.

    4. Lidah Mertua

    Potted plant and beautiful picture on grey chest of drawers in room, space for text. Interior designPotted plant and beautiful picture on grey chest of drawers in room, space for text. Interior design Foto: Getty Images/iStockphoto/Liudmila Chernetska

    Tanaman hias satu ini terkenal dapat menyaring udara terutama polusi. Ternyata ada kegunaannya yang lain dan tidak kalah bermanfaat yakni dapat menyerap kelembapan sehingga jamur tidak dapat berkembang. Tanaman ini juga cocok ditanam di ruangan yang hangat dan basah, seperti kamar mandi.

    5. Anggrek

    Ilustrasi anggrekIlustrasi anggrek Foto: Getty Images/Siarhei Khaletski

    Anggrek tidak hanya cantik sebagai tanaman hias, tetapi juga dapat meningkatkan kualitas udara dan mengurangi kelembapan di sekitarnya.

    6. Spider Plant

    Ilustrasi anggrekIlustrasi anggrek Foto: Getty Images/Siarhei Khaletski

    Tanaman yang memiliki bentuk daun panjang dan ramping ini ternyata bisa menyerap kelembapan di rumah. Selain itu, perawatannya pun mudah sehingga cocok untuk dirawat di rumah.

    7. Peace Lily

    Ilustrasi peace lilyIlustrasi peace lily Foto: Getty Images/iStockphoto/little_honey

    Peace Lily adalah tanaman yang dapat mencegah jamur selanjutnya. Tanaman ini memiliki daun yang cantik yakni putih dengan bentuk yang unik. Namun, apabila kamu ingin menanamnya di rumah, jauhkan dari anak-anak dan binatang peliharaan. Sebab, apabila sampai tertelan bisa menyebabkan keracunan. Di dalamnya terdapat kandungan kalsium oksalat yang beracun.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tanaman yang Dibenci Lalat, Cocok Ditanam di Rumah



    Jakarta

    Lalat merupakan serangga yang sangat mengganggu kenyamanan di rumah. Serangga ini seringkali dianggap kotor, karena lalat biasanya ditemukan di tempat yang kotor, seperti pembuangan sampah dan saluran pembuangan.

    Mengusir lalat dari rumah memiliki banyak cara untuk dilakukan. Daripada menggunakan bahan kimia yang berbahaya bagi penghuni rumah, kamu bisa menempatkan tanaman hias yang sangat dibenci oleh lalat.

    Melansir Homes & Gardens, berikut beberapa pilihan tanaman hias yang tidak disukai oleh lalat sehingga dapat membantu kamu mengusir lalat dari rumah.


    Bunga Nasturtium

    Nasturtium - South American trailing plant with round leaves and bright orange, yellow, or red ornamental edible flowersBunga Nasturtium. Foto: Getty Images/iStockphoto/Nadya So

    Bunga nasturtium dikenal dengan bunga yang pedas dan panas serta membantu mencegah lalat datang ke rumah. Hal ini dikarenakan konsentrasi miristisin dan limonene yang terdapat secara alami di daun serta bunganya.

    Bunga ini dapat tumbuh hingga 2,5 meter, manfaatkan tanaman ini agar menjuntai dan melilit untuk tampilan yang memukau di rumah kamu.

    Bunga Lavender

    Ilustrasi tanaman lavender untuk mengusir nyamukIlustrasi tanaman lavender Foto: Getty Images/iStockphoto/GCShutter

    Lavender bukan hanya untuk mengusir nyamuk, namun bunga ini juga sangat tidak disukai oleh lalat. Hal itu karena konsentrasi tinggi linalool dalam minyak alami tanaman ini. Zat ini sangat kuat untuk dilawan lalat, kutu, dan nyamuk sehingga mengganggu organ penciuman mereka yang sensitif.

    Bunga akan tumbuh paling baik saat baru mekar dan berwarna-warni. Disarankan untuk memangkas lavender segera setelah berbunga untuk mendorong pertumbuhan baru yang segar.

    Rosemary

    Tanaman herbal rosemaryTanaman rosemary Foto: Getty Images/iStockphoto/belchonock

    Rosemary dengan aroma kayunya yang segar sangat ampuh untuk mengusir lalat dari rumah. Kamu dapat menanam rosemary di bawah sinar matahari langsung dan tanah yang mudah menyerap air.

    Pangkas untuk mendorong pertumbuhan baru yang segar, karena pada bagian inilah tunas mengandung konsentrasi minyak paling kuat sehingga menghasilkan rasa dan aroma yang paling kuat.

    Daun Mint

    A stock photo of a healthy green mint plant growing in a small planter.Daun mint. Foto: iStock

    Mint disukai oleh banyak orang, namun sangat dibenci oleh lalat dan tawon. Peppermint dan spearmint merupakan dua jenis mint yang beraroma paling kuat sehingga sangat cocok untuk ditanam untuk mengusir lalat.

    Tanaman ini dapat mencapai tinggi sekitar 1 meter sebelum mati kembali ke permukaan tanah. Untuk hasil terbaik, potong batang hingga 5 cm setelah berbunga dan jaga agar tanaman yang ditanam dalam pot tetap disiram dengan baik.

    Bunga Marigold

    Vibrant Orange and Yellow Blooming Marigold Flowers FieldMarigold Foto: Getty Images/iStockphoto/lovelypeace

    Bunga marigold memiliki aroma rempah yang kuat dan bunga berwarna merah, kuning, dan orange yang rapat sehingga dapat mengusir lalat. Akar kokoh pada bunga ini yang menjadi pengusir lalat, karena mengeluarkan bau yang kuat sehingga menembus ke dalam tanah.

    Itulah 5 tanaman yang dibenci oleh lalat. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Punya Banyak Manfaat, 5 Tanaman Hias Ini Cocok Diletakkan di Kamar Mandi


    Jakarta

    Bukan hanya di halaman rumah, tanaman hias juga ada yang bisa diletakkan di kamar mandi. Fungsinya bukan hanya sebagai filter udara dan menyedot kelembapan, melainkan bisa pula mempercantik tampilan kamar mandi.

    Perlu kamu ketahui, tidak semua tanaman bisa diletakkan di kamar mandi, terutama tipe tanaman yang membutuhkan sinar matahari langsung dan memiliki akar yang besar.

    Dilansir The Spruce, berikut beberapa tanaman yang bisa tumbuh dan diletakkan di kamar mandi.


    1. Sirih Gading

    selective focus of golden pothos tree in the glass vase for decorate house or cafe.selective focus of golden pothos tree in the glass vase. Foto: Getty Images/iStockphoto/Koonsiri Boonnak

    Sirih gading atau pothos adalah tanaman yang bisa tumbuh tanpa tanah. Tanaman ini bisa tumbuh di dalam ruangan yang minim cahaya matahari. Perawatannya yang sederhana cocok untuk diletakkan di kamar mandi.

    Bahkan kamar mandi yang lembap, tanaman ini bisa tumbuh asalkan kamu rajin untuk mengganti air dan memotong batang paling bawah setiap minggu.

    Perlu diingat, sirih gading merupakan tanaman rambat, kamu bisa meletakkannya di dinding kemudian membuat media rambatan. Kamu tidak perlu membeli banyak tanaman, sirih gading yang tumbuh subur bisa merambat lebat.

    2. Lidah Mertua

    Cozy home interior decor, Sansevieria (snake plant) in ceramic pots on a white table on the background of a bed with decorative pillows, modern design on a sunny daySansevieria (snake plant) in ceramic pots Foto: Getty Images/iStockphoto/Inna Luzan

    Lidah mertua merupakan tanaman yang kerap dijumpai di Indonesia. Tanaman ini memiliki sejuta manfaat, salah satunya bisa sebagai filter udara kotor dan kelembapan pada suatu ruangan. Lidah mertua juga bisa hidup di tempat yang terang maupun minim cahaya. Kamu hanya perlu menyiramnya saat tanahnya mengering.

    3. Spider Plant

    cat playing in spider plantcat playing in spider plant Foto: Getty Images/iStockphoto/kodachrome25

    Satu lagi tanaman yang sering ditemukan di Indonesia, yakni spider plant. Tanaman ini memiliki bentuk daun yang panjang dan pipih. Semakin besar, jumlah daunnya akan semakin banyak dan menunduk.

    Selain tampilannya yang menarik, spider plant dikenal sebagai tanaman ‘tahan banting’ alias bisa tumbuh di lingkungan apapun, salah satunya kamar mandi. Spider plant mampu tumbuh di tempat dengan kelembaban tinggi dan di tempat minim cahaya.

    Pastikan kamu menggunakan pot dengan drainase yang baik agar udara juga bisa masuk ke dalam akar. Kamu cukup menyiramnya ketika tanahnya sudah mengering, mungkin seminggu atau dua minggu sekali.

    4. Peace Lily

    Peace Lily in white flower pot on wood with black background. spathiphyllum houseplant for Valentines DayPeace Lily in white flower pot on wood with black background. Foto: Dok. Istock

    Jika kamu ingin kamar mandi ditemani dengan tanaman yang memiliki bunga, kamu bisa membeli tanaman peace lily. Tanaman satu ini memiliki beberapa bunga lancip yang warnanya kontras dengan daunnya. Meskipun terkadang tidak tumbuh, tetapi sekalinya bunga peace lily muncul tampilannya akan berkali-kali lipat indahnya. Untuk perawatannya, kamu cukup menyiramnya setiap minggu dan memberi pupuk sekitar bulan April-Agustus.

    Peace lily bisa diletakkan di kamar mandi. Tanaman ini bisa hidup di tempat dengan tingkat kelembaban yang tinggi dan minim cahaya, sangat cocok untuk diletakkan di kamar mandi.

    5. Aloe Vera

    Aloe Vera plant in a pot in a tiled bathroom with copy space to the rightAloe Vera plant in a pot in a tiled bathroom with copy space to the right Foto: Getty Images/iStockphoto/Peter Carruthers

    Tanaman ajaib berikutnya pasti kamu sudah tidak asing. Betul, tanaman ini bernama aloe vera atau lidah buaya. Selain bagus untuk perawatan diri dan obat, aloe vera cocok diletakkan di kamar mandi. Perawatannya pun mudah tidak harus sering disiram atau diberi pupuk.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com