Tag: tanaman pot

  • 5 Cara Menata Tanaman Bunga di Teras Biar Rumah Segar dan Menawan


    Jakarta

    Tanaman bunga menjadi hiasan rumah alami yang banyak disukai orang-orang. Rumah yang tampak biasa saja, bisa terlihat lebih indah dan segar dengan bunga.

    Namun, jangan sembarangan menaruh tanaman bunga di teras rumah. Penampilan rumah menjadi lebih estetik kalau kamu menata tanaman bunga dengan memerhatikan komposisinya.

    Lalu, bagaimana cara menata tanaman bunga di teras? Yuk, simak caranya berikut ini yang dilansir dari Cleanipedia, Senin (12/8/2024).


    Cara Menata Tanaman Bunga di Teras

    1. Kelompokkan Berdasarkan Jenis

    Cara pertama, Kamu dapat mengelompokkan tanaman bunga berdasarkan jenisnya. Susun tanaman sejenis di satu sudut atau bagian teras, dan beri jarak dengan jenis tanaman yang lain. Penataan seperti ini akan menciptakan kesan serasi dan tidak berantakan.

    Bila luas taman Kamu terbatas, Kamu dapat memanfaatkan rak untuk memajang tanaman secara lebih rapi. Dengan cara ini, taman Kamu tetap dapat diramaikan oleh beraneka jenis tanaman, meski lahan sempit. Terdapat juga pilihan rak estetik, mulai dari rak susun, gantung, dinding, dan lain sebagainya, yang tentu dapat memperindah area teras Kamu.

    2. Tentukan Tatanan Tanaman

    Kamu dapat menata tanaman bunga kamu sesuai keinginan kamu. Kamu bisa dengan cara disejajarkan, dikumpulkan dalam bentuk lingkaran, dikumpulkan dalam bentuk persegi, atau diletakkan secara acak.

    Kamu juga bisa menerapkan penataan campuran, misalnya di satu area tanaman ditata secara melingkar, sementara di area lain tanaman cukup dibariskan.

    Cara menata bunga di teras rumah yang juga dapat Kamu coba adalah memakai pot gantung. Pot gantung berukuran kecil dan berwarna-warni dapat menghidupkan sekaligus menyegarkan suasana teras yang asri.

    3. Ciptakan Titik Pusat

    Kamu dapat memilih satu jenis tanaman bunga yang terlihat menonjol dibandingkan tanaman lainnya. Letakkan tanaman tersebut di tengah taman atau hiasi sekelilingnya dengan batu hias atau ornamen hias lain.

    Cara lainnya adalah meletakkan tanaman tersebut di pot berbentuk unik yang menarik perhatian. Dengan adanya titik pusat ini, pandangan orang akan langsung tertuju pada tanaman tersebut saat melihat taman teras kamu.

    4. Atur Posisi Tanaman

    Pengaturan ini bisa berdasarkan ukuran tanaman. Misalnya, tanaman yang berukuran kecil jangan ditaruh di belakang tanaman berukuran besar karena nanti jadi tidak kelihatan.

    Cara menata bunga di teras rumah yang lain yaitu dengan meletakkan tanaman pot kecil di atas batu tinggi sehingga sejajar dengan tanaman yang berukuran besar. Kamu juga dapat meletakkan tanaman pot di atas bangku kayu atau besi untuk menciptakan variasi.

    5. Bersihkan Teras dari Daun Kering atau Layu

    Dalam merawat tanaman, kamu juga perlu rajin membersihkannya dari daun atau bunga yang sudah layu, kering, atau mati. Kumpulkan rontokan daun dan bunga di satu tempat untuk kemudian dijadikan kompos yang dapat menyuburkan tanah halaman kamu.

    Jangan dibiarkan berserakan karena akan mengurangi nilai estetika pada tampilan rumah kamu.

    Demikian cara menata tanaman bunga di teras. Semoga bermanfaat!

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Asal, Begini Tips Menyiram Tanaman yang Benar Biar Tumbuh Sehat


    Jakarta

    Pekarangan dengan tanaman yang sehat dan indah bisa bikin rumah terlihat lebih asri. Namun, mempunyai kebun seperti ini tentu mengharuskan kamu rajin menyiram tanaman.

    Meski terdengar sederhana, menyiram tanaman nggak boleh sembarangan, lho. Apalagi kalau kamu mau tanaman tumbuh dengan sehat.

    Nah, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan biar menyiram tanaman lebih efektif. Yuk, simak tipsnya berikut ini seperti yang dikutip dari Longfield Gardens, Selasa (24/9/2024).


    Tips Menyiram Tanaman yang Benar Biar Tumbuh Sehat

    1. Cek Kondisi Tanah

    Sebelum menyiram tanaman, coba pegang tanahnya untuk mengecek tingkat kelembapan. Kalau permukaan tanah terlihat kering, periksa beberapa centi meter ke dalam untuk melihat apakah tanah kering. Jika kering, saatnya menyiram. Tapi kalau tidak, tunggu sehari.

    2. Siram Area Akar

    Siramkan air pada permukaan tanah sampai seluruh akar tanaman basah. Akarnya mungkin selebar tanaman dan mungkin agak dalam.

    3. Siram di Pagi Hari

    Waktu terbaik untuk menyiram tanaman adalah di pagi hari. Ketika tanaman basah basah di pagi hari, daunnya punya waktu seharian untuk mengering.

    Penyakit tanaman akan lebih sulit berkembang biak jika dedaunannya kering. Jika Anda tidak bisa menyiram di pagi hari, waktu terbaik kedua adalah di sore hari.

    4. Siram Pelan-pelan

    Jika permukaan tanah kering, air bisa menggenang atau mengalir dan tidak terserap. Supaya nggak terjadi, mulai menyiram secara perlahan dan bertahap hingga tanah benar-benar basah. Setelah beberapa centi bagian atas tanah lembap, air akan lebih mudah terserap.

    5. Jangan Siram Berlebihan

    Bagi kebanyakan tanaman, sebaiknya permukaan tanah dibiarkan sedikit mengering di antara waktu penyiraman. Hal ini terutama penting untuk tanaman pot. Lebih baik kamu menyiram dalam jumlah banyak tetapi intensitasnya jarang.

    6. Jangan Tunggu Tanaman Kering

    Tanaman terkadang layu untuk menghemat air di siang hari yang panas. Akan tetapi, tanaman akan segar kembali saat malam tiba.

    Kalau kamu membiarkan tanah menjadi terlalu kering, tonjolan halus seperti rambut di ujung akar dapat rusak. Saat tanaman harus menumbuhkan kembali rambut akar ini, energi yang seharusnya digunakan untuk produksi bunga dan buah akan terkuras.

    Itulah beberapa tips menyiram tanaman dengan benar. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Pernah Letakkan 5 Barang Ini di Teras Rumah



    Jakarta

    Teras adalah bagian dari rumah yang pertama kali terlihat oleh orang Ketika bertemu. Oleh karena itu penataan teras terbilang penting agar menciptakan kesan pertama yang baik ketika ada tamu datang.

    Selain itu teras juga memiliki fungsi untuk sekadar bersantai. Oleh karena itu juga perlu pendataan yang baik agar duduk di teras terasa nyaman.

    Dilansir dari The Spruce, berikut beberapa hal yang tidak boleh diletakkan di teras rumah untuk memaksimalkan fungsionalitas dan estetika.


    Furniture Berlapis Kain

    Furniture yang dilapisi kain pelapis lebih baik digunakan di ruang berjemur, bukan teras. Saat mendekorasi teras, sebaiknya gunakan furniture dengan bantal yang dapat dilepas untuk dibersihkan.

    Disarankan untuk memilih tekstil dengan peringkat kinerja luar ruangan yang tahan terhadap jamur dan pudar.

    Furniture Ringan

    Saat memilih furniture untuk diletakkan di teras rumah, sebaiknya hindari memilih furniture yang terlalu ringan.

    “Meskipun lebih mudah untuk ditata ulang, barang-barang yang ringan tidak cocok untuk kondisi berangin dan dapat membuat ruangan tampak tidak teratur atau lebih buruk lagi, merusak barang-barang dan properti,” kata Margie Kaercher, pendiri Hearth & Honey Homes.

    Carilah furniture yang cukup mudah dipindahkan sesuai kebutuhan, namun tidak akan tertiup angin.

    Tanaman Berlebihan

    Tanaman dapat membuat suatu ruangan tampak cantik, tetapi terlalu banyak justru dapat menimbulkan masalah di teras. Jangan gunakan semua jenis tanaman sehingga menciptakan suasana seperti hutan.

    Saat memajang tanaman di teras, kamu bisa memajang tanaman dengan memanfaatkan seluruh ruang. Coba dengan beberapa tanaman pot di tanah serta beberapa tanaman gantung untuk menarik perhatian ke atas dan memanfaatkan ketinggian teras.

    Lampu Dalam Ruangan

    Area yang memiliki pencahayaan yang baik memang menjadi terlihat menarik, namun tidak semua lampu cocok untuk teras. Ada beberapa jenis lampu yang tidak dirancang khusus untuk kondisi luar ruangan.

    “Perangkat ini rentan terhadap kerusakan akibat kelembapan, yang seiring waktu dapat menyebabkan korsleting atau karat,” kata Kaercher.

    Pendekatan yang bisa dilakukan adalah memilih lampu tanpa kabel yang dapat digunakan di dalam ruangan, tetapi mudah dibawa ke teras sesuai kebutuhan tanpa perlu colokan.

    Elektronik

    Menyimpan barang elektronik di teras bukanlah ide yang bijak, karena faktor-faktor seperti kelembapan, hujan, dan matahari. Simpan speaker portabel di dalam rumah saat kamu tidak berada di teras, jangan meletakkannya secara permanen.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com