Tag: tanaman rambat

  • 5 Tanaman Ini Bisa Bikin Dapur Bebas Lembap dan Jadi Sejuk


    Jakarta

    Tanaman umumnya diletakkan di halaman dan teras rumah. Hal ini karena tanaman di luar ruangan bisa mendapatkan cahaya matahari dan sumber air yang dibutuhkan.

    Tanaman tidak hanya tumbuh subur di luar ruangan, tapi di dalam rumah juga bisa. Bahkan ada satu ruangan yang butuh sekali tanaman, yakni dapur. Area yang digunakan untuk memasak ini bisa menjadi tempat yang lebih sehat apabila diletakkan tanaman.

    Beberapa jenis tanaman ada yang bisa menyerap kelembapan dan menyaring udara menjadi lebih bersih. Alhasil dapur tidak akan mudah lembap dan tidak muncul banyak noda jamur yang bisa berbahaya bagi pernapasan manusia.


    Selain itu, tanaman merupakan penghasil oksigen sehingga baik bagi penghuni rumah. Jika dapur sering terasa panas, tanaman bisa menjaga ruangan tersebut tetap sejuk.

    Dilansir dari The Spruce, berikut beberapa tanaman yang cocok diletakkan di dapur.

    1. Pothos

    Ilustrasi pothosIlustrasi pothos Foto: Getty Images/iStockphoto/Firn

    Pilihan tanaman yang pas untuk dapur yang kecil dan tidak bisa ada banyak barang dipajang di area memasak adalah pothos. Tanaman hias satu ini tidak memiliki bunga, hanya daun-daun hijau yang mungil. Tanaman ini terlihat indah karena batangnya yang bisa memanjang karena termasuk tanaman rambat.

    Untuk memajang tanaman ini bisa dengan digantung atau diletakkan di dinding. Jadi tidak akan menghabiskan banyak tempat di dapur. Pothos atau Epipremnum aureum juga salah satu tanaman hias yang paling mudah dirawat karena tidak butuh banyak cahaya dan dapat tetap tumbuh meski jarang disiram.

    Dalam feng shui, tanaman ini dipercaya dapat mendatangkan keberuntungan. Secara ilmiah, manfaatnya dapat menyaring racun di udara dan menyerap kelembapan.

    2. Spider Plant

    cat playing in spider plantIlustrasi spider plant. Foto: Getty Images/iStockphoto/kodachrome25

    Spider plant (Chlorophytum comosum) merupakan tanaman hias yang paling mudah dirawat. Tanaman ini juga bisa digantung, bisa berbunga, dan di ruangan yang tidak ada sinar matahari karena tanaman ini tidak bisa terkena sinar matahari langsung.

    Tanaman dengan bentuk daun memanjang dan ramping ini disebut dapat menyaring polutan di udara dan menyerap kelembapan.

    3. Lidah Mertua

    Ilustrasi lidah mertuaIlustrasi lidah mertua Foto: Getty Images/iStockphoto/Tharakorn

    Tanaman lidah mertua pasti sudah tidak asing lagi di Indonesia karena tanaman ini memang mudah tumbuh di dalam dan luar ruangan. Tanaman ini juga mudah dirawat tanpa perlu sering disiram.

    Jika diletakkan di dapur, tanaman ini dapat menyerap bau, polutan hingga memperindah tampilan dapur. Untuk meletakkan tanaman ini di dalam rumah, umumnya memakai pot dan diletakkan di tempat yang datar.

    4. ZZ Plant

    Zamioculcas is a tropical perennial plant native to eastern Africa.Tanaman ZZ Foto: Getty Images/iStockphoto/OleseaV

    Mungkin sebagian orang merasa nama tanaman ini agak sedikit aneh. Namun, tanaman yang memiliki nama ilmiah Zamioculcas zamiifolia ini punya segudang manfaat mulai dari membersihkan udara dari polutan dan racun hingga mengurangi kelembapan pada ruangan. Sebagai catatan, tanaman ini jangan sampai digapai oleh hewan peliharaan karena bisa menjadi racun bagi mereka.

    Sama seperti lidah mertua, ZZ Plant kebanyakan juga ditempatkan di pot dan diletakkan di area yang terlihat.

    5. Sukulen

    House indoor plants collection. Succulent and cactus in different pots on white backgroundSukulen. Foto: Getty Images/Zakharova_Natalia

    Jika penghuni rumah mencari tanaman yang kecil dengan bentuk menarik, coba pilih sukulen. Tanaman ini ukurannya seperti kaktus kecil dan memiliki daun yang keras dan kaku. Selain itu, ada berbagai macam sukulen yang bisa dipilih.

    Selain itu manfaatnya nggak main-main, mulai dari bisa melepas banyak oksigen di malam hari, membuat ruangan tidak lembap, dan membersihkan racun dari udara.

    Itulah beberapa tanaman yang bisa diletakkan di dapur, semoga bermanfaat.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Desain Kanopi Tanaman Rambat



    Jakarta

    Kanopi merupakan struktur bangunan berupa atap tambahan yang banyak dipasang di rumah-rumah Indonesia. Ada beragam jenis kanopi yang bisa dipasang di rumah, salah satunya kanopi dengan tanaman rambat.

    Penambahan tanaman rambat pada kanopi tidak hanya melindungi dari panas dan hujan, tetapi juga bisa mempercantik tampilan rumah. Namun, jangan sembarangan pilih tanaman rambat untuk kanopi, ya!

    Pengertian Tanaman Rambat

    Tanaman rambat merupakan salah satu jenis tanaman hias yang berfungsi sebagai elemen dekorasi rumah. Selain itu, tanaman rambat juga bisa dipasang di tembok, pagar, dan kanopi rumah.


    Melansir RimbaKita.com, Minggu (26/11/2023), ada dua jenis tanaman rambat, yaitu tanaman rambat berbunga dan tanaman rambat daun. Bunga dan daun tanaman rambat biasanya memiliki bentuk dan warna yang unik sehingga cocok digunakan sebagai penghias rumah, mulai dari pagar hingga kanopi.

    Jenis-Jenis Tanaman Rambat untuk Kanopi

    Saat ingin membuat kanopi dari tanaman rambat, kamu tidak boleh sembarangan pilih. Melansir Dekoruma, Minggu (26/11/2023), berikut 5 jenis tanaman rambat yang bisa kamu jadikan kanopi rumah.

    1. Bougenville

    KUNMING, CHINA - MAY 09: A floral waterfall of blooming bougainvillea flowers flows down the side of a building on May 9, 2023 in Kunming, Yunnan Province of China. (Photo by Li Jiaxian/China News Service/VCG via Getty Images)KUNMING, CHINA – MAY 09: A floral waterfall of blooming bougainvillea flowers flows down the side of a building on May 9, 2023 in Kunming, Yunnan Province of China. (Photo by Li Jiaxian/China News Service/VCG via Getty Images) Foto: China News Service via Getty Ima/China News Service

    Dengan daun hijau muda dan bunga beragam warna, bougenville tidak hanya akan membuat rumahmu sejuk dan segar, tetapi juga tampak indah. Bunga bougenville sendiri mekar tahunan dengan berbagai warna, seperti ungu, merah, oranye, putih, dan kuning.

    Bougenville cocok dijadikan kanopi rumah di Indonesia yang beriklim tropis. Untuk merawatnya, kamu cukup menyiram dan memangkasnya setiap bunga tanaman rambat ini berguguran. Lakukan perawatan ini secara rutin agar pertumbuhan tanaman rambat seragam dan rapi.

    2. Tanaman Dolar

    Tanaman rambat/Via CleanpediaTanaman rambat/Via Cleanpedia Foto: Tanaman rambat/Via Cleanpedia

    Tanaman dolar hanya memiliki daun-daun kecil berwarna hijau tua. Tanaman rambat untuk kanopi jenis ini tidak memiliki bunga layaknya bougenville.

    Meski begitu, tanaman dolar banyak digunakan untuk kanopi rumah karena perawatannya yang mudah. Daun-daun tanaman rambat ini jarang rontok, akarnya kecil, dan pertumbuhannya cepat.
    Perlu diingat, daun-daun tanaman rambat ini berwarna hijau gelap dan cenderung rimbun sehingga perlu ditambahkan lampu pada sudut-sudut kanopi agar tampak lebih terang.

    3. Alamanda

    Yellow Alamanda tropical flowering tree of the apocynaceae family in the Naha City in Okinawa island in Japan.Yellow Alamanda tropical flowering tree of the apocynaceae family in the Naha City in Okinawa island in Japan. Foto: Getty Images/iStockphoto/kuremo

    Alamanda memiliki bunga berwarna cerah, seperti kuning dan merah muda. Bentuk bunganya menyerupai terompet dengan lima buah kelopak. Di Indonesia, alamanda berwarna kuning lebih populer dibandingkan alamanda berwarna merah muda. Warna bunganya yang cerah akan menambahkan suasana ceria pada rumahmu.

    4. Morning Glory

    Fence with beautiful blue morning glories.Fence with beautiful blue morning glories. Foto: Getty Images/iStockphoto/borchee

    Selanjutnya, ada tanaman morning glory yang memiliki bunga beraneka warna. Warna bunga tanaman rambat ini yanh paling populer adalah biru tua dan biru muda. Bunganya berjumlah sangat banyak dan biasanya akan bermekaran saat pagi hari. Sementara itu, daun tanaman rambat ini berukuran besar menyerupai bentuk hati.

    Tanaman morning glory tak sulit untuk dirawat. Kamu hanya perlu menyiram secukupnya. Namun, perlu diingat, kamu tidak boleh menyiramnya secara berlebihan karena bisa menyebabkan akarnya membusuk.

    5. Flame of Irian

    Flame of IrianFlame of Irian Foto: iStock/Salsabila Rahma Ayu

    Terakhir, ada tanaman flame of Irian atau juga dikenal sebagai melati Irian. Tanaman rambat ini memiliki bunga berwarna merah menyala yang menjuntai ke bawah. Hal ini akan menarik perhatian siapa pun yang bertamu ke rumahmu.

    Untuk perawatannya, kamu cukup rutin memangkas daun da bunganya. Hal ini agar kamu bisa menyesuaikan panjang juntaian bunga yang lebih teratur dan tidak mengganggu orang yang melintas di bawahnya.

    Demikianlah penjelasan mengenai jenis-jenis tanaman rambat yang bisa kamu jadikan sebagai kanopi di rumah. Semoga informasinya bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Cara Tanam Tanaman Tapi Halaman Rumah Terbatas


    Jakarta

    Salah satu cara membuat rumah tampak asri adalah dengan menanam tanaman. Tapi bagaimana bila halaman rumah terbatas?

    Tenang, solusinya adalah tanaman rambat. Tanaman rambat ini bisa dipasang di dinding dan pagar rumah, atau menggunakan media rambat tambahan.

    Perawatan tanaman rambat lebih mudah daripada kelihatannya. Kuncinya adalah penghuni rumah harus rajin untuk merapikan jalur rambatan tanaman tersebut agar tidak merusak bagian rumah yang seharusnya tidak ditumbuhi.


    Tetapi sebelum memutuskan menggunakan tanaman rambat di rumah, simak beberapa pertimbangan pemilihan tumbuhan rambat dan media rambatnyan dengan cara berikut agar tidak merusak bangunan dikutip dari Houzz.

    1. Pilih tanaman berdasarkan cara merambatnya

    Tanaman rambat bisa memenuhi dinding rumah dan pagar dengan cara menempel dan melilit dengan sulurnya.

    Kedua cara tumbuh tanaman rambat tersebut memiliki kerugian masing-masing tergantung dengan jenis dinding yang digunakan pada rumah tersebut.

    Menurut situs Houzz jenis akar yang menempel berpotensi merusak eksterior rumah. Sementara itu, untuk tanaman rambat yang melilit dengan sulurnya dapat menyebabkan kerusakan jika sulur mulai melilit selokan, jendela, garis atap.

    2. Pilih jenis tanaman rambat yang tepat

    Selain memilih tanaman dari cara merambatnya, penghuni rumah harus mengetahui jenis tanaman rambat yang diinginkan kemudian disesuaikan dengan media rambatnya. Sebab ada tanaman rambat yang memiliki bunga dan tidak.

    Tanaman rambat yang tumbuh dengan menempel adalah daun dolar dan ivy Inggris. Lalu untuk tanaman rambat yang melilit dengan sulurnya adalah melati irian, morning glory, sirih merah, dan tanaman anggur.

    Lalu tambahan rambat yang bisa berbunga seperti bugenvil, morning glory, mandevilla, melati irian, dan masih banyak lagi.

    3. Gunakan bebatuan pada dinding

    Cara aman agar tanaman rambat tidak merusak bangunan tetapi tetap membuat rumah terlihat indah adalah dengan merambatkannya pada dinding berbatu.

    Menurut situs Houzz, dinding rumah dari batu bata lebih minim mengalami kerusakan bila dibandingkan dengan vinil dan sirap yang harus dipasangkan teralis 6 inci dari dinding rumah.

    Sebab tanaman merambat yang tumbuh dengan menempel di dinding sirap dapat melonggarkan serta menarik pelapis dinding. Selain itu, tanaman rambat di atas dinding sirap dapat membuat bagian dalam rumah lembab.

    4. Gunakan teralis

    Teralis atau besi yang dipasang beberapa senti dari dinding memiliki kegunaan sebagai media rambat yang aman untuk dinding-dinding yang telah diplester, vinil, ataupun sirap.

    Situs Houzz menyarankan pada teralis dibuatkan sebuah engsel agar besi tersebut bisa dipindahkan ke atas atau ke samping yang dapat mempermudah pemilik rumah saat ingin mengecat dinding atau mencabut tanaman rambat apabila terlihat kering.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Jenis Tanaman yang Tumbuh di Dinding, Bikin Rumah Makin Cantik



    Jakarta

    Menumbuhkan tanaman di dinding adalah salah satu cara untuk memberikan sentuhan lembut pada dinding di tepi taman. Dinding adalah bagian penting dari sebuah rumah dan memberikan privasi, tetapi tidak selalu terlihat cantik.

    Memberikan dekorasi vertikal pada sisi dinding di rumah atau taman bisa menggunakan tanaman yang menarik. Ini adalah cara yang tepat untuk meningkatkan keindahan pada ruangan kamu.

    Dikutip dari Gardening Know How, Minggu(21/1/2024), sebelum mempertimbangkan untuk menanam tanaman di dinding rumah atau pagar taman, ada beberapa faktor yang perlu kamu perhatikan.


    Yang Harus Diperhatikan Sebelum Menanam Tumbuhan di Dinding

    Dikutip dari Gardening Know How, Minggu(21/1/2024), sebelum mempertimbangkan untuk menanam tanaman di dinding rumah atau pagar taman, ada beberapa faktor yang perlu kamu perhatikan.

    Pertama, pilih tanaman yang bisa tumbuh subur jika menghadap ke arah tertentu, misalnya di bawah sinar matahari penuh atau meneduh dekat parsial. Pertimbangkan posisi berada di arah utara atau selatan, bagian selatan biasanya sangat panas di musim panas.

    Jangan memilih tanaman yang dapat merambat lebih tinggi dari dinding dan siapkan tanah sebelum tanam, karena tanahnya tipis dan kering di dekat dinding. Ketahui tanaman mana yang secara alami menempel di dinding dan yang membutuhkan uji coba dan dukungan.

    Jenis Tanaman untuk Dinding

    Nah, ada banyak tanaman dinding yang cocok untuk permukaan vertikal seperti dinding, baik yang kering dan panas hingga teduk dan sejuk. Adapun jenis tanaman yang bagus adalah jenis yang merambat, semak, dan pepohonan. Berikut ini adalah jenis tanaman yang tumbuh di dinding dan bikin rumah kamu makin cantik.

    1. Mawar Panjat

    Mawar PanjatMawar Panjat Foto: Gardening Know How / dvoevnore

    Bunga mawar panjat adalah kelompok yang beragam tumbuhnya, yakni dengan mengikatnya dengan tongkat panjang dan melengkung baik di pagar, dinding, atau teralit. Apalagi jenis ini bisa bertahan di musim dingin. Variasi tertentu yang mudah memanjat di dinding adalah jenis ‘Alberic Barbier’, ‘Madame Gregoire Stachelin’, dan ‘Mermaid’.

    2. Pohon Buah-buahan

    Jeruk kim kit atau yang biasa disebut jeruk Imlek sangat diminati oleh warga yang akan merayakan Imlek karena dipercaya dapat membawa keberuntungan.Jeruk kim kit atau yang biasa disebut jeruk Imlek sangat diminati oleh warga yang akan merayakan Imlek karena dipercaya dapat membawa keberuntungan. Foto: Rifkianto Nugroho

    Tanaman buah-buahan adalah pilihan yang bagus untuk kamu menumbuhkan pohon yang bisa ditanam di dinding. Selain itu, tanaman buah pohon bisa berfungsi sebagai pemandangan yang menarik serta memberikan privasi.

    Untuk area dinding yang panas, pohon jeruk cocok di cuaca iklim yang hangat. Selain itu untuk iklim sedang, pohon pir dan persik cocok untuk ditanam pada dinding yang terkena sinar matahari di iklim sedang. Adapun tanaman buah yang merambat pada dinding yang hangat dan cerah adalah buah anggur atau kiwi

    3. Bunga Merambat

    Bunga RambatBunga Rambat Foto: Gardening Know How / HHelene

    Selain mawar, bunga merambat lainnya juga bisa menambah warna dan karakter pada dinding kamu. Apalagi tanaman bunga merambat tidak rumit untuk dirawat. Pilih tanaman yang selalu hijau atau gugur tergantung kebutuhan kamu.

    Perhatikan juga kebutuhan sinar matahari dan tanahnya untuk jenis tanaman merambat tertentu. Tanaman bunga yang bisa kamu coba adalah melati, honeysuckle, trumpet vine atau wisteria.

    4. Tanaman Gurun

    KUNMING, CHINA - MAY 09: A floral waterfall of blooming bougainvillea flowers flows down the side of a building on May 9, 2023 in Kunming, Yunnan Province of China. (Photo by Li Jiaxian/China News Service/VCG via Getty Images)KUNMING, CHINA – MAY 09: A floral waterfall of blooming bougainvillea flowers flows down the side of a building on May 9, 2023 in Kunming, Yunnan Province of China. (Photo by Li Jiaxian/China News Service/VCG via Getty Images) Foto: China News Service via Getty Ima/China News Service

    Tanaman jenis ini adalah yang tanaman yang dapat merambat saat panas dan kering, seperti saat di iklim gurun. Beberapa jenis dari tanaman ini diantaranya adalah bugenvil, tanaman butterfly vine, Hardenbergia, dan Queen Wreath. Jenis ini tidak memerlukan perawatan yang sulit sehingga cocok untuk menghiasi dinding rumah kamu menjadi lebih berwarna dan hidup,

    5. Tanaman Teduh

    A selection of photographs taken primarily in our English cottage garden of a wide variety of native plants, flowers, foliage and flora.A selection of photographs taken primarily in our English cottage garden of a wide variety of native plants, flowers, foliage and flora. Foto: Getty Images/Jack Holliday

    Tanaman jenis ini cocok untuk jenis teduh dan memanjat, jika kamu memiliki dinding yang lebih sejuk dan lokasi dinding yang meneduh. Bahkan beberapa bisa terus merambat dan tumbuh di sepanjang batang walaupun memiliki akar yang kecil. kamu bisa mencoba tanaman jenis English Ivy, Virginia Creeper, Chocolate vine, dan hydrangea.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenalan dengan 13 Tanaman yang Bisa Bikin Genteng Jadi Adem di Musim Panas


    Jakarta

    Belum lama ini, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca di Indonesia. Menurut BMKG, sebanyak 63,66% Zona Musim di Indonesia, akan memasuki periode musim kemarau pada bulan Mei hingga Agustus 2024, dimana beberapa wilayah Indonesia akan berada di atas 36°C.

    Dengan suhu seperti ini, seisi rumah akan menjadi terasa sangat panas. Terutama pada bagian rumah yang terpapar langsung oleh sinar matahari, seperti dinding, jendela, pintu, hingga atap rumah (genteng).

    Biasanya masyarakat Indonesia masih sering hanya mengandalkan AC dan kipas saja ketika suhu ruangan mereka panas.


    Tapi tahukah kamu, sebenarnya masih ada cara lainnya untuk membuat rumah kamu menjadi lebih sejuk loh, salah satunya adalah dengan cara yang alami, seperti menanam tumbuhan.

    Bukan hanya pada tanah saja, ada juga tanaman yang bisa merambat di atas genteng loh. Kalau kamu penasaran, ayo simak beberapa jenis tanamannya di bawah ini.

    Jenis Tanaman Rambat yang Bisa Bikin Rumah Jadi Lebih Sejuk

    Dikutip dari orami.co.id, selain untuk mempercantik tampilan rumah, tanaman rambat juga bisa membuat rumah menjadi lebih sejuk dan asri. Namun, tidak semua tanaman rambat bisa hidup di atap rumah.

    Berikut beberapa contoh tanaman rambat yang bisa merambat dan hidup di atap rumah.

    1. Dolar

    Tanaman ini memiliki karakter daun yang mungil dan tumbuh menjalar, sehingga dinilai sangat cocok untuk desain atap apapun. Selain itu, tanaman ini juga bisa menjalar pada dinding rumah.

    2. Daun Sirih

    Daun Sirih memiliki karakter pertumbuhan yang cepat dan tumbuh menjalar. Selain itu perawatan tanaman ini juga cukup mudah dan tidak ribet.

    Ditambah, daun sirih sendiri juga memiliki segudang manfaat. Oleh karena itu, tanaman daun sirih sangat cocok bagi kamu yang selalu mengedepankan nilai manfaat.

    3. Bougenville

    Tanaman Bougenville sering menjadi kebanggan masyarakat Indonesia dan sangat sering kita jumpai di rumah-rumah. Bagaimana tidak, tanaman ini memiliki beragam warna yang mencolok serta perawatannya sangat mudah.

    Walau kebanyakan masyarakat Indonesia masih sering menanamnya di tanah atau pot. bunga ini sebenarnya bisa dijadikan sebagai tanaman rambat di atas rumah kamu.

    4. Boston Ivy

    Tanaman Boston Ivy memiliki warna antara hijau, kuning, coklat, dan merah, menjadikan penampilan Boston Ivy terlihat seperti tanaman musim semi. Oleh karena itu Boston Ivy akan sangat terlihat cantik untuk ditanam di atas rumah.

    Namun, Bougenville memiliki karakter pertumbuhan yang sangat cepat, oleh karena itu kamu harus rutin mengguntingnya.

    5. Clematis

    Clematis memiliki warna yang terlihat anggun, seperti putih, merah muda, dan ungu. Tanaman rambat yang satu ini memiliki karakter yang sangat fleksibel untuk ditanam di berbagai tempat, perawatannya pun juga mudah. Oleh karena itu tanaman ini sangat cocok untuk ditanam merambat ke atas atap rumah kamu.

    6. Lee Kuan Yew

    Bagi kamu yang belum tahu, Lee Kuan Yew adalah tanaman rambat hijau yang sering kita jumpai di bangunan tinggi.

    Lee Kuan Yew memiliki karakter merambat seperti tirai, oleh karena itu tanaman ini cocok untuk melapisi atap rumah kamu.

    7. Alamanda

    Bentuk tanaman Alamanda menyerupai bunga terompet, biasanya Alamanda berwarna kuning, merah, ungu, dan merah muda. Tanaman ini bisa mmbuat atap rumah kamu terlihat lebih manis.

    8. Morning Glory

    Selain Alamanda, ada juga tanaman rambat yang menyerupai bunga terompet lainnya, yaitu Morning Glory. Tanaman ini memiliki ciri khas warna bunga yang berwarna ungu gelap serta warna daun yang mencolok.

    Selain itu, Morning Glory juga memiliki karakteristik pertumbuhan yang sangat cepat.

    9. Zebrina Pendula

    Tanaman Zebrina Pendula adalah salah satu tanaman rambat yang bisa direkomendasikan untuk pemula. Tanaman ini mudah untuk dirawat dan memiliki motif seperti Zebra yang dikelilingi dengan aksen tepian berwarna ungu tua yang dinilai cukup unik dan mewah.

    10. Melati Irian

    Tanaman Melati Irian berbeda dengan tanaman melati pada umumnya di Indonesia. Tanaman ini memiliki warna oren yang mencolok yang menjadi salah satu keunggulannya.

    Namun, tanaman Melati Irian sangat langka, sehingga membuat harga dari tanaman ini cukup tinggi.

    11. Air Mata Pengantin

    Tanaman Air Mata Pengantin, atau dengan nama latin Antigonon Leptopus adalah tanaman merambat dengan bunga cantik berwarna ungu dan merah muda. Perawatannya yang sangat mudah dan tidak memerlukan teknik terkhusus membuatnya sangat cocok bagi kamu yang tidak mau repot.

    12. Mandevilla

    Tanaman Mandevilla sering keliru disebut sebagai bunga mawar, alasannya karena bentuk bunganya yang memang menyerupai mawar

    Tanaman ini memang tidak seperti tanaman menjalar pada umumnya yang terlihat rimbun.Tetapi, Mandevilla memiliki kemampuan untuk menjalar yang baik, sehingga tanaman ini bisa digunakan sebagai penutup pagar, balok, dan atap rumah.

    13. Petrea Volubilis

    Petrea Volubilis ini memiliki bunga berwarna ungu yang sekilas terlihat seperti Lavender. Tanaman ini memiliki tekstur yang cenderung agak kasar dan memiliki yang sangat rimbun. Sehingga Petrea Volubilis sangat cocok untuk dijadikan tanaman rambat pada atap.

    Nah, itu dia beberapa tanaman rambat yang bisa coba kamu tanam supaya gnteng rumah kamu jadi adem di cuaca panas saat ini. Semoga bermanfaat!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Sembarangan Pelihara Tanaman, Beda Jenis Beda Cara Siram


    Jakarta

    Masing-masing tanaman memiliki cara perawatan yang berbeda. Bahkan panduan penyiramannya pun berbeda. Ada tanaman yang harus sering disiram, ada pula yang cukup sesekali disiram. Hal ini menyesuaikan dengan kebutuhan tanaman tersebut.

    Bagi tanaman yang harus disiram setiap hari, jika tidak mendapatkan air, tanaman tersebut akan mudah layu dan kering. Sementara itu, bagi tanaman yang sedikit penguapan airnya, jika diberi air terlalu banyak justru bisa busuk dan tidak berkembang.

    Melansir dari The Spruce, Rabu (31/7/2024), begini cara siram tanaman yang benar sesuai dengan jenisnya.


    1. Tanaman Hias

    Tanaman hias memiliki banyak jenis. Ada tanaman hias yang tidak masalah disiram terlalu sering, ada pula yang hanya pada waktu-waktu tertentu.

    Namun, semua jenis tanaman memiliki beberapa kesamaan cara penyiraman yakni tidak boleh disiram hingga tanaman atau tanah tersebut terendam air. Pasalnya, air yang terlalu banyak dapat mengakibatkan akar membusuk. Kosongkan nampan tanaman hias agar tidak terendam air, yang dapat menyebabkan busuk akar. Selain itu, pakai air biasa atau suhu normal untuk menyiram tanaman hias.

    2. Tanaman Baru

    Untuk tanaman yang baru akan berkembang, kamu harus rajin untuk menyiramnya minimal sehari sekali. Terutama untuk tanaman berbatang keras maksimal selama satu tahun pertama setelah ditanam. Namun, jika setiap hari hujan turun, kamu bisa sesekali menyiramnya saat kering.

    3. Kebun Sayur

    Jika kamu baru berkebun dan yang ditanam berjenis sayuran, kamu perlu menyiramnya setiap hari dengan cara disemprotkan agar permukaan sayur lembab. Cara penyiraman lainnya seperti penanaman hidroponik yakni langsung memanfaatkan air sebagai media tanam.

    4. Tanaman di Dalam Pot

    Dibandingkan tanaman yang ditanam di luar ruangan, tanaman yang dirawat di dalam pot perlu sering disiram. Pada hari-hari panas, sirami setiap hari, atau bahkan dua kali sehari. Periksa tanahnya terlebih dahulu. Namun, ini kembali pada keperluan tanaman, seperti kaktus juga berada di dalam pot itu tidak perlu disiram terlalu sering.

    Alasan tanaman di dalam pot harus sering disiram karena bahan dari logam, terakota, dan sabut (bahan yang digunakan untuk keranjang gantung) mudah kering. Terutama jika pot tersebut diletakkan di luar ruangan.

    5. Tanaman Rambat

    Tanaman rambat sama saja seperti tanaman biasa. Kamu bisa mengecek tanaman tersebut kering atau tidak dengan menyentuh tanahnya. Siram tanaman rambat secara teratur dari dalam pot dan jangan sampai menggenang.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Ada yang Cukup ‘Dicelup’ hingga Kuat Seminggu Tanpa Air


    Jakarta

    Meletakkan tanaman di dalam rumah adalah cara mendekorasi rumah yang tidak pernah gagal karena bukan hanya mempercantik ruangan, melainkan juga bermanfaat bagi kesehatan. Ada berbagai jenis tanaman yang bisa tumbuh di dalam ruangan dan ada pula yang bagus jika diletakkan di luar ruangan. Kamu bisa mencari jenis tanaman yang paling sesuai dengan kebutuhan.

    Jika kamu sibuk dan tidak ada waktu untuk menyiram tanaman, ada tanaman yang tidak perlu disiram atau tidak memerlukan tanah untuk hidup. Jenis tumbuhan ini cocok untuk ditanam di rumahmu. Kira-kira jenis tanaman apa saja yang memenuhi kriteria tersebut?

    Dikutip dari berbagai sumber, Kamis (1/8/2024), berikut detikcom rangkum.


    1. Chinese Evergreen

    Aglaonema Maria houseplant cuttings in a red glass vase in front of a white wall, Chinese EvergreenChinese Evergreen Foto: Getty Images/iStockphoto/dropStock

    Tanaman pertama yang bisa tumbuh tanpa tanah adalah chinese evergreen atau cemara cina. Tumbuhan ini memiliki dedaunan yang lebat dengan bentuk seperti lidah. Warna daunnya pun beragam, ada yang hijau tua dan hijau muda, atau ada yang corak merah jambu dan hijau kekuningan. Tanaman satu ini harus diletakkan di area yang teduh dan tidak tersorot matahari langsung. Jika ingin dibuat merambat, kamu bisa memotong batangnya dengan panjang minimal 4 inci atau 10 cm.

    Perlu diketahui chinese evergreen tidak cocok untuk dikonsumsi karena mengandung kristal kalsium oksalat yang tidak larut, artinya ini bisa berbahaya untuk gangguan pencernaan.

    2. Sirih Gading

    selective focus of golden pothos tree in the glass vase for decorate house or cafe.selective focus of golden pothos tree in the glass vase for decorate house or cafe. Foto: Getty Images/iStockphoto/Koonsiri Boonnak

    Tanaman sirih gading atau pothos adalah tanaman rambat yang bisa tumbuh dengan dimasukkan ke dalam air. Tanaman ini bisa tumbuh meski minim sinar matahari. Sama seperti chinese evergreen, sirih gading memiliki kandungan kristal kalsium oksalat di dalam daunnya yang beracun dan berbahaya bagi manusia dan hewan peliharaan, meskipun tidak sampai membahayakan nyawa.

    3. Lucky Bamboo

    Lucky bamboo (Dracaena sanderiana) in a glass potLucky bamboo (Dracaena sanderiana) in a glass pot Foto: Getty Images/iStockphoto/bentaboe

    Layaknya anakan bambu, lucky bamboo adalah tanaman berbentuk batang panjang berwarna hijau yang dapat tumbuh dengan dimasukkan ke dalam wadah berisi air. Lucky bamboo ini ukurannya tidak sebesar bambu pada umumnya sehingga cocok untuk menjadi tanaman hias, kamu bisa memotong batang induk secara bersih dan tajam sekitar 10-15 cm. Sisakan satu set daun lalu kupas dedaunan agar tidak masuk ke dalam air. Tanaman ini bisa diletakkan di dalam rumah yang jauh dari matahari asalkan terkena sinar lampu.

    Bagi yang memiliki hewan peliharaan, perlu berhati-hati dengan tanaman satu ini karena memiliki kandungan berbahaya bagi manusia, tetapi beracun bagi hewan peliharaan.

    4. Kaktus

    KaktusKaktus Foto: (istimewa)

    Sudah jadi rahasia umum jika kaktus adalah tanaman hias yang tidak perlu sering disiram. Kaktus sudah terbiasa bertahan hidup di iklim kering, sehingga bisa bertahan hidup sampai empat bulan di dalam ruangan tanpa disiram.

    Perawatannya, kamu perlu menyiram kaktus dari bawah dan pastikan pot memiliki drainase yang baik. Kamu juga bisa memasukkan kaktus ke dalam bak air sebulan sekali dan membiarkannya menyerap sedikit air dari bawah. Simpan kaktus di ruangan dengan banyak cahaya alami agar kaktus dapat tumbuh subur.

    5. Spider Plant (Lili Paris)

    cat playing in spider plantcat playing in spider plant Foto: Getty Images/iStockphoto/kodachrome25

    Meskipun tidak memiliki bunga, tanaman spider plant atau lili paris adalah tanaman hias yang cukup populer di kalangan masyarakat. Selain bentuknya yang cantik, tanaman ini dapat bertahan lama. Ternyata di balik tampilannya, tanaman ini bagus untuk menyaring udara di dalam ruangan.

    Perawatannya juga mudah, kamu hanya perlu menyiramnya seminggu sekali di musim kemarau. Daunnya tidak mudah layu dan bisa dihidupkan kembali dengan cara disiram. Selain itu, tanaman ini lebih menyukai cahaya terang tetapi tetap berada di tempat yang teduh.

    6. Tanaman Ivy

    Ivy in a potIvy in a pot Foto: Getty Images/iStockphoto/chikaphotograph

    Tanaman ivy termasuk jenis tanaman hias yang menyukai tanah kering. Tanaman ini hanya perlu disiram sekitar seminggu sekali. Lokasi yang pas untuk meletakkan tanaman Ivy adalah tempat yang terkena sinar matahari tidak langsung, tetapi tidak teduh. Ivy juga bagus diletakkan di rak yang lebih tinggi sehingga batangnya menjuntai ke bawah.

    7. Lidah Buaya

    Aloe Vera plantAloe Vera plant Foto: Getty Images/iStockphoto/bymuratdeniz

    Tanaman satu ini terkenal berkhasiat untuk rambut. Selain itu, lidah buaya mengandung vitamin dan mineral yang bermanfaat untuk kesehatan dan kecantikan. Di samping itu, lidah buaya juga mudah perawatannya, tidak perlu sering disiram dan menyukai sinar matahari tidak langsung. Kamu cukup menyimpan tanaman di tempat yang terang, tetapi hindari meletakkannya di ambang jendela.

    8. Tillandsia (Tanaman udara)

    Indoor house plant decoration for Living roomIndoor house plant decoration for Living room Foto: Getty Images/iStockphoto/Johann Jaducana

    Bagi kamu yang menginginkan tanaman hias yang tidak butuh media tanah, bisa merawat tillandsia atau biasa dikenal dengan air plants (tanaman udara). Tanaman ini tidak memiliki akar. Mereka bertahan hidup dengan menyerap air melalui daunnya yang berbentuk seperti tentakel. Maka dari itu, tanaman ini mudah untuk dirawat karena tidak perlu sering untuk disiram.

    Cara merawat tillandsia adalah memasukkannya ke dalam bak cuci selama dua puluh menit setiap seminggu sekali. Tillandsia dapat tumbuh subur di bawah sinar matahari tidak langsung yang terang dan tampak menakjubkan baik ditempatkan sendiri di rak atau di dalam terarium kaca.

    9. Tanaman Lidah Mertua

    ilustrasi lidah mertuailustrasi lidah mertua Foto: Getty Images/iStockphoto/Ashley-Belle Burns

    Selanjutnya, ada tanaman lidah mertua yang tidak membutuhkan banyak perawatan, tetapi dapat tumbuh dengan baik. Tanaman ini hanya perlu disiram dua kali sebulan. Selama musim hujan atau cuaca dingin, tanaman ini hampir tidak membutuhkan penyiraman sama sekali. Tanaman lidah mertua bisa bertahan hidup di ruangan yang minim cahaya, meski akan tumbuh lebih besar jika ditempatkan di tempat yang lebih terang.

    10. Howarthia

    HowarthiaHowarthia Foto: Marty Baldwin via Better Homes & Garden

    Tanaman hias satu ini memiliki bentuk yang unik. Howarthia termasuk tanaman yang mudah dirawat bahkan karena tidak butuh banyak air dan lebih menyukai tanah yang kering di dalam potnya.

    11. Pohon Dolar

    Zamioculcas is a tropical perennial plant native to eastern Africa.Zamioculcas is a tropical perennial plant native to eastern Africa. Foto: Getty Images/iStockphoto/OleseaV

    Warna daun pohon dolar hampir mirip dengan Aspidistra Elatior, hijau tua mengkilat. Namun, ukurannya kecil-kecil seperti koin logam. Jika dilihat dari jauh terlihat seperti bunga palsu karena mengkilat permukaannya dan kaku.

    Tanaman ini irit air dan cukup diletakkan di daerah yang terpapar cahaya, meski tidak harus cahaya matahari. Namun, perlu diketahui tanaman pohon dolar termasuk tanaman yang tumbuh lambat.

    12. Nolina

    Nolina.Nolina. Foto: Jacob Fox via Better Homes & Gardens

    Tidak banyak yang tahu nama tanaman ini. Mereka hanya familiar dengan sebutan pohon palem. Di luar negeri tanaman ini disebut palem ponytail. Tanaman dalam ruangan ini cukup disiram seminggu sekali dan diletakkan di ruangan minim cahaya.

    13. Bougenville

    Bunga bougenville bermekaran di jalur hijau DKI Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan turut mem-posting momen tersebut.Bunga bougenville bermekaran di jalur hijau DKI Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan turut mem-posting momen tersebut. Foto: ANDHIKA PRASETIA

    Melansir dari Good House Keeping, Bougenville adalah tanaman yang kerap ditemui di Indonesia. Tanaman ini mempunyai bunga yang berwarna-warni dengan tekstur tipis seperti kertas, maka tumbuhan ini sering disebut bunga kertas.

    Tanaman ini cocok di daerah tropis dan bisa merambat. Tetapi jika diletakkan di dalam pot tetap bisa tumbuh tinggi yang diatur agar tidak berat di satu sisi.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Taruh 6 Tanaman Cantik Ini di Dalam Rumah, Bahaya!


    Jakarta

    Tanaman adalah salah satu elemen penghias rumah yang bagus untuk dekorasi dan baik untuk kesehatan. Terkadang ada penghuni rumah yang sampai membuat taman atau meletakkan tanaman di dalam rumah. Model hunian seperti ini dianjurkan, tetapi kamu perlu tau tidak semua tanaman bisa diletakkan di dalam rumah.

    Hal ini bukan hanya karena menghambat pertumbuhan tanaman. Melainkan ada beberapa tanaman yang justru berbahaya jika berada terlalu dekat dengan manusia dan hewan peliharaan. Entah pada saat dipegang atau tidak sengaja termakan. Maka dari itu, lebih baik tanaman-tanaman ini diletakkan di luar.

    Melansir dari berbagai sumber, Senin (7/10/2024), berikut beberapa tanaman yang tidak bisa diletakkan di dalam rumah.


    1. Bonsai

    bonsai Foto: Getty Images/iStockphoto/TG23

    Menurut situs Bestlife, kamu perlu berhati-hati jika ingin menanam pohon cantik ini di dalam rumah. Pohon yang memiliki bentuk unik dengan bagian atasnya melebar ini banyak diletakkan di dalam rumah karena perlu dirawat dengan telaten agar bentuknya terjaga.

    Namun, pohon Boncai ternyata bisa menyebabkan alergi. Meskipun tidak semua orang akan terdampak, lebih baik mengganti dengan jenis tanaman lain yang lebih aman.

    2. English Ivy

    1474648482 Foto: Getty Images/Jack Holliday

    Situs Realsimple, memasukkan tanaman rambat satu ini sebagai salah satu tanaman yang sebaiknya tidak diletakkan di dalam rumah. Bentuknya yang indah tidak seperti daun biasa membuat tampilannya menarik.Di balik fisiknya, tanaman ini bisa menyebabkan gangguan pencernaan, rasa terbakar atau iritasi di bagian mulut, sulit napas, koma, atau bahkan kematian.

    3. Ponthos

    Tanaman hias sirih gading atau Epipremnum aureum Foto: Getty Images/Crystal Bolin Photography

    Tanaman ini banyak ditemukan di rumah karena perawatannya yang mudah. Meski terlihat cantik, namun tanaman ini bisa berbahaya apabila dimakan oleh kucing karena mengandung kalsium oksalat.

    4. Peace Lily

    Tanaman Hias Peace Lily Foto: iStock

    Tanaman satu ini memiliki daun paling atas berwarna putih dan agak kuncup. Tangkainya lurus dan cukup panjang. Tanaman ini terlihat cantik sehingga saat diletakkan di salah satu sudut ruangan bisa menjadi dekorasi yang indah. Namun, tanaman ini bisa cukup berbahaya apabila dimakan kucing. Sebab, peace lily memiliki kandungan kalsium oksalat yang beracun bagi kucing apabila tertelan atau dimakan.

    5. Palem Sagu

    1084670980 Foto: Getty Images/iStockphoto/Solstizia

    Palem sagu (Cycas revoluta) memiliki tampilan yang elegan, tapi seluruh bagian tanaman ini beracun jika termakan oleh hewan peliharaan. Bagian yang paling beracun adalah bijinya yang bernama cycasin.

    Gejala yang dapat ditimbulkan meliputi gagal hati, tinja berdarah, muntah, pendarahan internal, penyakit kuning, retensi cairan di area perut, dan kematian. Pengobatan harus secepat mungkin dilakukan melihat dari bahaya dan parahnya gejala.

    6. Tanaman Giok

    Ilustrasi Tanaman Hias Giok Foto: Getty Images/iStockphoto/fermate

    Tanaman giok (Crassula ovata) atau yang juga dikenal sebagai jade plant, adalah tanaman sukulen yang ditanam sebab daunnya tebal dan tampilannya kokoh mirip pohon yang memberikan kesan eksotis. Tanaman ini diperkenalkan sebagai tanaman hias beberapa dekade lalu.

    Tanaman Giok ternyata berbahaya jika sampai termakan oleh hewan peliharaan. Gejala yang ditimbulkan umumnya bersifat ringan, meliputi kehilangan nafsu makan, lesu, muntah, dan yang ekstrim adalah detak jantung yang lambat atau kejang-kejang.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Dipercaya Bawa Hoki, 6 Tanaman Ini Dianjurkan Ada di Dekat Pintu Masuk



    Jakarta

    Dalam Feng Shui, pintu depan adalah gerbang masuknya hal-hal baik atau disebut dengan “mulut qi”. Mereka yang menerapkan Feng Shui kerap meletakkan sebuah tanaman di dekat pintu depan, baik di bagian luar ataupun dalam. Hal ini dipercaya dapat meningkatkan qi yang masuk ke dalam rumah.

    Sebagai informasi, menurut National Geographic Feng Shui adalah seni Tiongkok kuno yang menjabarkan tata bangunan, benda, dan ruang dalam suatu lingkungan untuk mencapai keselarasan dan keseimbangan sehingga membawa kedamaian dan kemakmuran.

    Ada pun jenis tanaman yang bisa membawa hal baik ke rumah dalam Feng Shui, menurut The Spruce sebagai berikut.


    1. Lidah Mertua

    Snake plant, Dracaena trifasciata, Devil Tongue (Sansevieria trifasciata) in clay pot on white pattern wall background, wooden table. Small evergreen houseplant for modern home decor interior designSnake plant, Dracaena trifasciata, Devil Tongue (Sansevieria trifasciata) in clay pot on white pattern wall background, wooden table. Small evergreen houseplant for modern home decor interior design Foto: Getty Images/M.photostock

    Tidak dijelaskan secara plastik mengapa lidah mertua disebut dapat meningkatkan qi di dalam rumah. Namun, tanaman ini mudah dirawat di rumah dan bisa diletakkan di dekat pintu masuk utama karena tidak menutupi akses masuk.

    2. Sirih Gading

    Sirih gadingSirih gading Foto: Getty Images/iStockphoto/FeelPic

    Tanaman yang juga disebut dengan pothos ini bisa dibilang sebagai tanaman yang mudah dirawat. Sirih gading ini merupakan tanaman rambat sehingga cocok digantung di dekat pintu atau jendela luar.

    3. Money Tree

    Wide Shot of a Money Tree against a Grey BackgroundWide Shot of a Money Tree against a Grey Background Foto: Getty Images/iStockphoto/Matthew Lloyd

    Tanaman satu ini cukup terkenal sebagai simbol hal-hal baik dalam Feng Shui, bahkan seseorang yang pindahan rumah, bisa dihadiahkan dengan Money Tree.

    Money Tree memiliki batang yang tinggi dan daun yang lebar layaknya bintang sehingga bagus untuk diletakkan di pintu masuk.

    4. Pakis Boston

    Studio photo shoot of a Nephrolepis exaltata Studio photo shoot of a Nephrolepis exaltata “Boston fern”, on a white background with copy space. Foto: iStock

    Jangan meremehkan jenis dari tanaman pakis. Meskipun di Indonesia kebanyakan ditemukan di selokan atau kebun tak terurus, pakis boston justru cantik jika diletakkan di depan rumah.

    Bahkan, tanaman ini dapat tumbuh di area dengan cahaya redup sehingga perawatannya mudah di rumah.

    5. Anggrek

    Budidaya anggrek di LumajangBudidaya anggrek di Lumajang Foto: Nurhadi Wicaksono

    Anggrek merupakan salah satu jenis tanaman yang harganya cukup mahal. Tanaman ini memiliki beragam jenis dan semuanya memiliki corak dan warna yang menawan. Dalam Feng Shui disarankan menempatkan anggrek merah muda di salah satu area di teras sebagai lambang mempererat persahabatan, kekeluargaan, dan cinta.

    6. Palem Kuning

    Ilustrasi palem kuningIlustrasi palem kuning Foto: Getty Images/iStockphoto/violettaviovi

    Selanjutnya, ada palem kuning. Tanaman yang daunnya seperti daun kelapa ini biasanya dapat tumbuh tinggi dan tidak begitu menyebar bentuknya sehingga apabila diletakkan di dekat pintu masuk tidak menghalangi akses jalan.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Mudah Dicoba! Ini 4 Tips Menanam Tanaman Rambat di Rumah


    Jakarta

    Halaman rumah tanpa adanya tanaman terasa seperti gurun tandus. Saat siang hari, matahari langsung mengarah ke rumah, begitu terik dan panas. Keberadaan tanaman dapat menjadi penghalang sinar matahari sekaligus penyegaran mata.

    Menanam tanaman tidak harus di lahan yang luas seperti di rumah zaman dulu. Lahan seluas kamar tidur 3×2 meter pun sudah cukup untuk meletakkan beberapa tanaman. Salah satu tanaman yang cocok tumbuh di lahan yang sempit adalah tanaman rambat.

    Tanaman rambat ini bisa dipasang di dinding dan pagar rumah, atau menggunakan media rambat tambahan. Perawatan tanaman rambat lebih mudah daripada kelihatannya. Kuncinya adalah penghuni rumah harus rajin untuk merapikan jalur rambatan tanaman tersebut agar tidak merusak bagian rumah yang seharusnya tidak ditumbuhi.


    Dilansir dari Houzz, berikut tips menanam tanaman rambat di lahan yang sempit.

    1. Pilih Tanaman dari Cara Rambatnya

    Tanaman rambat memiliki 2 cara merambat yakni dengan akarnya yang menempel atau sulurnya yang melilit ke media rambat.

    Kedua cara tumbuh tanaman rambat tersebut dapat memberikan efek pada media rambat. Apalagi jika media rambat adalah dinding rumah. Nantinya cat dinding bisa rusak karena dijadikan jalur hidup mereka.

    Menurut situs Houzz jenis akar yang berpotensi merusak eksterior rumah adalah yang menempel. Sementara itu, untuk tanaman rambat yang melilit dengan sulurnya dapat menyebabkan kerusakan jika sulur mulai merambah ke arah selokan, jendela, garis atap.

    2. Pilih Jenis Tanaman Rambat yang Tepat

    Selain dari cara merambatnya, kamu bisa memilih tanaman yang diinginkan. Contoh tanaman rambat yang tumbuh dengan cara menempel adalah daun dolar dan ivy inggris. Lalu untuk tanaman rambat yang hidup dengan melilit lewat sulurnya adalah melati irian, morning glory, sirih merah, dan tanaman anggur.

    Lalu tanaman rambat yang bisa berbunga di antaranya bugenvil, morning glory, mandevilla, melati irian, dan masih banyak lagi.

    3. Gunakan Bebatuan pada Dinding

    Setelah menentukan cara merambat dan jenis tanamannya. Langkah selanjutnya adalah menyiapkan media rambatnya. Salah satu cara aman mencegah tanaman rambat merusak bangunan adalah dengan menyiapkan dinding berbatu.

    Dinding rumah dari batu bata lebih minim mengalami kerusakan apabila dibandingkan dengan media rambat sirap. Media rambat dari sirap ini apabila diletakkan di dinding dapat melonggarkan lapisan dinding. Namun, sirap tetap aman dan indah apabila di pasang berdiri atau agak berjarak dari dinding. Adanya jarak antara dinding dan sirap dapat mencegah dinding lembap dan tumbuhnya jamur.

    4. Gunakan Teralis

    Teralis atau besi bersekat adalah salah satu media tanam tanaman rambat yang direkomendasikan. Cara pasang yang benar adalah dengan dipasang beberapa senti dari dinding. Dengan begitu, kamu tidak perlu khawatir dinding rumah yang telah dicat akan rusak.

    Situs Houzz menyarankan pada teralis dibuatkan sebuah engsel agar besi tersebut bisa dipindahkan ke atas atau ke samping yang dapat mempermudah pemilik rumah saat ingin mengecat dinding atau mencabut tanaman rambat apabila terlihat kering.

    Itulah beberapa tips untuk menanam tanaman rambat di rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com