Tag: tanaman

  • Cahaya Merah dari Lampu Bisa Bikin Tanaman Tumbuh Subur, Kok Bisa?


    Jakarta

    Cara agar tanaman dapat tumbuh subur umumnya disiram secara berkala supaya tanahnya tidak kering. Selain itu, tanaman juga perlu terpapar sinar matahari agar proses pertumbuhannya bisa cepat.

    Namun, sejumlah pakar di bidang tanaman membagikan tips lain agar tanaman bisa tumbuh subur, yakni memanfaatkan cahaya merah. Cahaya itu ternyata dapat membantu proses pertumbuhan tanaman.

    Bagaimana cara memanfaatkan cahaya merah agar tanaman bisa tumbuh subur? Simak penjelasannya menurut pakar dalam artikel ini.


    Manfaat Cahaya Merah untuk Tanaman

    Tukang kebun dan desainer taman profesional Linda Pereira menyebut penggunaan cahaya merah dapat membantu tumbuhan lebih cepat panen. Sebab, panjang gelombang atau warna cahaya diketahui dapat memengaruhi pertumbuhan tanaman.

    Sebagai contoh, Linda menanam bibit selada dan basil di dalam ruangan dengan pencahayaan berwarna merah. Cahaya tersebut dapat membantu selada dan basil panen lebih awal.

    “Menanam bibit selada dan basil di dalam ruangan menggunakan lampu LED merah dapat membantu panen lebih awal,” kata Linda dikutip situs The Spruce.

    Selain merah, cahaya berwarna biru juga dapat membantu proses fotosintesis bagi tumbuhan. Namun, kedua warna cahaya ini memiliki fungsi yang berbeda.

    Cahaya biru dapat mendukung pertumbuhan vegetatif tumbuhan, sedangkan cahaya merah mendorong pembuahan dan tahap pertumbuhan selanjutnya dalam siklus hidup tanaman.

    Tips Menggunakan Cahaya Merah untuk Tanaman

    Ada sejumlah tips yang perlu diketahui sebelum menggunakan cahaya merah untuk tanaman. Simak penjelasannya di bawah ini:

    1. Pilih Jenis Lampu yang Tepat

    Lampu terdiri dari beberapa jenis, mulai dari lampu neon, pijar, dan LED. Agar tumbuhan dapat menyerap cahaya merah secara optimal, sebaiknya pilih lampu LED karena lebih terang.

    Namun, harga lampu LED memang cenderung lebih mahal daripada jenis lampu lainnya. Meski begitu, penggunaannya lebih hemat energi sehingga dapat menghemat tagihan listrik.

    “Sudah menjadi rahasia umum kalau lampu LED lebih andal dan efisien daripada lampu jenis lainnya,” ujar Linda.

    2. Durasi Tanaman Terpapar Cahaya Merah

    Lama waktunya tanaman terpapar cahaya merah bisa berbeda-beda tergantung dari jenis tanaman atau siklus hidupnya. Misalnya, tanaman hidroponik seperti selada membutuhkan waktu sekitar 12-14 jam per hari.

    Untuk tanaman hias berbunga dianjurkan terpapar cahaya merah selama 14-16 jam per hari. Sementara untuk bibit tanaman membutuhkan waktu lebih lama, sekitar 14-16 jam per hari agar bisa tumbuh subur.

    Demikian penjelasan mengenai manfaat cahaya merah untuk tanaman agar bisa tumbuh subur. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Bukan Cuma Indah, 5 Tanaman Hias Ini Konon Bawa Untung di Rumah


    Jakarta

    Beberapa jenis tanaman dalam feng shui disebut dapat menarik hal baik seperti keberuntungan dan memperlancar aliran energi di dalam rumah. Sebab, tanaman disebut sebagai lambang energi murni kehidupan.

    Ada pun feng shui sendiri menurut Lelyana Rahardjo dan Mauto dalam buku Feng Shui Terapan adalah ilmu yang mempelajari tata letak dan lingkungan untuk mempengaruhi energi di sekitar kita. Ilmu ini dapat dipelajari oleh siapa saja dan tidak sulit, tetapi membutuhkan waktu untuk benar-benar memahaminya.

    Dalam feng shui meletakkan tanaman di dalam ruangan sangat dianjurkan. Namun, terdapat aturannya, mulai dari lokasi dan jenis tanamannya. Setiap tanaman yang disebut baik dalam feng shui juga memiliki manfaat yang berbeda-beda.


    Untuk lebih jelasnya, dilansir Thrusd, berikut beberapa tanaman yang membawa hal baik jika diletakkan di dalam rumah.

    1. Bambu Keberuntungan

    Green Lucky bamboo plant for decoration aka Dracaena Sanderiana  in Glass vase placed in front of mirror Selective focus.Green Lucky bamboo plant for decoration aka Dracaena Sanderiana in Glass vase placed in front of mirror Selective focus. Foto: iStock

    Bambu keberuntungan atau dracaena sanderiana adalah tanaman yang dipercaya dapat meningkatkan keberuntungan, keberuntungan, dan energi positif. Jika ingin meletakkan tanaman ini di rumah, minimal ada tiga batang di dalam satu wadah.

    Hal ini melambangkan kebahagiaan, kesehatan, dan umur panjang dalam feng shui. Sebagai aturan umum, tanaman feng shui ini sebaiknya ditempatkan di sudut timur laut ruang tamu karena dapat mengaktifkan energi yang berkaitan dengan keuangan.

    2. Pothos

    Ilustrasi pothosIlustrasi pothos Foto: Getty Images/iStockphoto/Firn

    Tanaman satu ini bisa ditemukan di Indonesia dan mudah dirawat. Pothos dipercaya dapat memancarkan energi yang menenangkan dan harmonis ke seluruh ruangan. Manfaat lainnya secara ilmiah adalah pothos bisa membersihkan udara kotor di rumah. Lokasi yang bagus untuk meletakkan tanaman ini adalah dapur dan kamar mandi.

    3. Peace Lily

    Ilustrasi peace lilyIlustrasi peace lily Foto: Getty Images/iStockphoto/little_honey

    Bunga peace lily atau lili perdamaian merupakan tanaman yang memiliki bunga putih yang indah lentur. Dalam feng shui tanaman satu ini dapat mengubah energi buruk menjadi energi positif. Lokasi yang disarankan adalah tempat biasa penghuni rumah merasa stres.

    Bunga putih bulat dimaksudkan untuk membawa keberuntungan, sementara daun hijau tua menarik kekayaan. Perhatikan

    daun yang terkulai, karena itu berarti bunga itu haus. Sebagian besar tanaman ini membutuhkan cahaya yang lebih terang.

    4. Giok

    ilustrasi tanaman giokilustrasi tanaman giok Foto: Getty Images/Andrey Nikitin

    Tanaman giok sangat erat kaitannya dengan keberuntungan, kekayaan, dan kesuksesan. Tanaman ini sering disebut sebagai tanaman uang dan tanaman keberuntungan. bentuknya berdaun bulat menyerupai koin, serta batang cokelat kokoh yang menyerupai batang pohon kecil.

    5. Lidah Mertua

    Indoor houseplants next to a window in a beautifully designed home or flat interior.Indoor houseplants next to a window in a beautifully designed home or flat interior. Foto: Getty Images/iStockphoto/Grumpy Cow Studios

    Tanaman satu ini memiliki daunnya tajam dan runcing. Tanaman lidah mertua atau snake plant dianggap membawa keberuntungan dan energi positif dalam feng shui. Secara ilmiah tanaman ini dapat menyaring udara. Lokasi paling tepat untuk meletakkan tanaman ini adalah dekat dengan sumber cahaya matahari.

    Itulah dia beberapa pilihan tanaman hias terbaik untuk rumah menurut feng shui. Semoga bermanfaat ya!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Awas Ulat Bulu Suka Gerogotin Tanaman Hias, Begini Cara Basminya


    Jakarta

    Pemilik rumah yang memelihara tanaman hias perlu waspada dengan ulat bulu. Hama ini bisa menggerogoti tanaman, bahkan sampai mematikannya.

    Selain itu, kehadiran ulat bulu di rumah dapat mengganggu penghuni rumah. Jika ulat bulu sampai terkena kulit, bakal muncul sensasi gatal.

    Oleh karena itu, pemilik perlu segera menangani ulat bulu yang masuk rumah. Simak cara basmi ulat bulu berikut ini.


    Cara Basmi Ulat Bulu

    Inilah cara membasmi ulat bulu untuk mengamankan tanaman hias, dikutip dari Cleanipedia.

    1. Bersihkan Tong Sampah

    Penghuni rumah perlu rutin membersihkan tong sampah, setidaknya 2-3 seminggu. Sebab, sisa makanan dapat menarik ulat bulu untuk memasuki rumah. Apalagi kalau sampah tersebut ada sisa sayur dan kulit buah.

    2. Mengoleskan Oli

    Cegah ulat bulu masuk rumah dengan mengoleskan oli di pinggir pintu dan jendela. Ulat bulu tidak suka aroma dan kelengketan oli. Dengan begitu, ulat bulu bakal enggan mendekati rumah dan tidak sampai ke tanaman hias.

    3. Semprotkan Pestisida Alami

    Buatlah semprotan pestisida alami dengan cabe merah dan bawang putih. Rendam bahan tersebut dalam air sabun dan endapkan. Semprotkan cairan tersebut ke batang dan daun untuk mencegah ulat bulu hinggap di tanaman hias.

    4. Buang Ulat Bulu secara Manual

    Selain itu, penghuni rumah bisa membuang ulat bulu secara manual. Cara ini cukup ekstrem karena berisiko bikin kulit gatal kalau tersentuh ulat bulu. Pastikan untuk menggunakan alat seperti sarung tangan, penjepit, atau sendok plastik untuk mengambil ulat bulu ya.

    5. Tabur Bubuk Bacillus Thuringiensis

    Terakhir, pemilik bisa menggunakan bubuk Bacillus Thuringiensis (Bt) sebagai pestisida. Taburkan bubuk tersebut langsung pada tanaman untuk membasmi ulat bulu.

    Itulah beberapa cara untuk membasmi ulat bulu agar tanaman hias tidak digerogotin. Semoga berhasil!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 8 Tanaman Hias Ini Bikin Kamar Tidur Jadi Asri dan Nyaman


    Jakarta

    Menata kamar tidur tidak harus dengan furniture mewah dan modern, tapi juga bisa dengan meletakkan tanaman hias. Selain membantu menyegarkan ruangan, hadirnya tanaman hias juga dapat mempercantik kamar tidur.

    Namun, tidak semua tanaman hias bisa diletakkan di kamar tidur. Ada beberapa tanaman hias yang harus terkena sinar matahari langsung. Jika ditanam di ruangan malah layu dan mati karena kurang terpapar cahaya matahari.

    Ingin tahu apa saja tanaman hias yang cocok di kamar tidur agar terasa asri dan nyaman? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Tanaman Hias yang Cocok di Kamar Tidur

    Ada beberapa tanaman hias yang cocok untuk kamar tidur agar menambah kesan asri dan nyaman. Dilansir situs Good Housekeeping, berikut daftarnya:

    1. Lidah Mertua

    Apabila kamu termasuk orang yang sering lupa menyiram tanaman hias, maka lidah mertua sangat cocok ditanam di rumah. Sebab, tanaman ini tak harus disiram setiap hari, cukup 1-2 kali dalam sebulan.

    Meski membutuhkan sinar matahari untuk tumbuh, tetapi lidah mertua tidak harus terkena cahaya setiap hari. Tanaman ini juga dapat menyaring udara kotor di dalam ruangan saat siang maupun malam hari.

    2. Lidah Buaya

    Lidah buaya jadi salah satu tanaman hias yang populer. Tanaman ini sangat mudah dirawat karena tidak perlu disiram setiap hari. Kalau terlalu sering disiram justru bisa menyebabkan layu dan mati.

    Lidah buaya juga membutuhkan sinar matahari agar bisa tumbuh subur. Namun sebaiknya diletakkan di area yang tidak terlalu banyak terkena cahaya matahari.

    3. Pakis Boston

    Pakis boston bisa menjadi pilihan menarik untuk tanaman hias di kamar tidur. Sama seperti lidah buaya, tanaman ini juga tidak perlu disiram secara rutin, cukup dua kali dalam seminggu.

    Pakis boston juga dapat hidup di area yang lembap, terutama di kamar tidur dan kamar mandi. Menanam pakis boston akan menambah kesan asri di ruangan.

    4. Melati

    Ingin menanam tanaman hias yang dapat mengharumkan ruangan? Melati bisa menjadi pilihan terbaik. Aroma wangi melati dapat memberikan efek rileks saat beristirahat.

    Warna putih dari bunga melati juga dapat mempercantik kamar tidur. Agar melati tumbuh subur, sebaiknya diletakkan di dekat jendela agar terkena sinar matahari dan jangan ditaruh di bawah AC.

    5. Sirih Gading

    Sirih gading atau disebut juga pothos emas merupakan salah satu tanaman hias yang mudah dirawat. Selain dapat memperindah kamar tidur, sirih gading juga dapat menyaring udara kotor di dalam ruangan.

    Sirih gading dapat dirawat dengan cara disiram secara teratur. Tanaman ini juga membutuhkan sinar matahari, tapi dalam jumlah sedang.

    6. Janda Bolong

    Monstera atau disebut janda bolong bisa menjadi pilihan terbaik untuk tanaman hias di kamar tidur. Sebab, tanaman ini dapat tumbuh subur di tempat yang minim cahaya dan cukup disiram seminggu sekali saja.

    7. Peace Lily

    Selain melati, kamu bisa menanam peace lily di kamar tidur. Bunganya yang indah bisa memberikan mood bahagia dan menenangkan.

    Merawat peace lily cukup dengan menjaga kelembapan pada tanah agar tidak terlalu kering. Pastikan tanaman ini tidak terpapar sinar matahari langsung.

    8. Lavender

    Lavender sudah dikenal sebagai salah satu tanaman yang ampuh mengusir serangga seperti nyamuk dan lalat. Selain itu, lavender juga cocok diletakkan di kamar tidur karena dapat mempercantik ruangan.

    Disarankan untuk meletakkan lavender di dekat jendela agar terpapar sinar matahari langsung. Tanaman ini juga tidak perlu disiram setiap hari, cukup seminggu sekali saja.

    Itu dia delapan tanaman hias yang cocok untuk kamar tidur. Tertarik menanam yang mana?

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Konon 5 Tanaman Ini Bisa Membawa Sial di Rumah, Apa Saja?


    Jakarta

    Menanam tanaman di rumah bisa menciptakan suasana asri dan sejuk. Selain itu, hadirnya tanaman juga membantu penghuni rumah agar lebih rileks dan terhindar dari stres.

    Ilmu feng shui juga menganjurkan manusia untuk menanam tanaman di rumah. Langkah ini dilakukan agar rumah bisa selaras dengan alam serta menciptakan ketenangan.

    Meski begitu, ada beberapa tanaman hias yang sebaiknya jangan ditanam di rumah. Feng shui menilai tanaman tersebut justru dapat membawa malapetaka bagi para penghuninya.


    Jika ingin menanam aneka tumbuhan, sebaiknya ketahui jenis-jenis tanaman yang bisa membawa sial di rumah menurut feng shui. Dilansir situs House and Garden dan Living Etc, berikut daftar tanamannya:

    1. Yucca

    Yucca merupakan salah satu tanaman hias yang mudah dirawat. Sebab, tanaman ini dapat beradaptasi dengan baik dan mampu bertahan di kondisi kering. Jadi, kamu tak perlu sering-sering menyiram yucca setiap hari.

    Namun, yucca termasuk tanaman hias yang justru bisa membawa sial di rumah. Soalnya, feng shui menilai tanaman yang berduri atau bentuk daunnya yang lancip dapat membawa energi negatif.

    “Disarankan untuk menghindari tanaman yang terlalu berduri dan bentuk daunnya lancip tajam karena dapat menyebabkan cedera. Saya cenderung menghindari tanaman berduri tajam seperti yucca ketika saya mencoba menciptakan suasana keberuntungan di suatu ruangan,” kata pakar feng shui Jane Langof.

    2. Kaktus

    Kaktus merupakan salah satu tanaman hias yang banyak ditanam di rumah karena mudah dirawat dan terlihat indah. Sayangnya, tanaman ini bisa membawa sial menurut feng shui.

    Sebab, kaktus merupakan tanaman yang memiliki duri tajam sehingga bisa membawa energi negatif ke dalam rumah. Selain itu, duri kaktus bisa saja menempel di kulit dan menyebabkan luka.

    Pakar feng shui Laura Morris menyebut sebenarnya masih bisa menanam kaktus, asalkan tidak diletakkan di dalam rumah. Sebaiknya tanam kaktus di luar ruangan agar tidak membahayakan penghuni rumah.

    “Sebagai aturan umum, kamu perlu memperhatikan di mana kamu meletakkan tanaman yang punya duri tajam. Usahakan untuk tidak meletakkannya di samping tempat tidur atau di area dalam rumah,” papar Morris.

    3. Lidah Mertua

    Banyak masyarakat yang mengoleksi lidah mertua karena punya tampilan yang cantik dan cocok diletakkan di rumah. Tak hanya itu, lidah mertua juga mudah dirawat karena cukup disiram seminggu sekali.

    Akan tetapi, tanaman ini dianggap berbahaya dan mencegah hoki masuk ke dalam rumah. Sebab, lidah mertua memiliki daun yang runcing dan tajam sehingga dinilai berbahaya bagi anak-anak.

    Di sisi lain, lidah mertua juga berbahaya bagi kesehatan manusia dan hewan peliharaan karena mengandung saponin. Senyawa tersebut bisa menimbulkan iritasi kulit, reaksi alergi, dan keracunan jika tertelan ke dalam tubuh.

    4. Sirih Gading

    Menanam sirih gading dapat menciptakan suasana yang asri di dalam rumah. Sayangnya, tanaman ini dianggap mampu menyerap energi positif dan menciptakan ketidakseimbangan di rumah menurut feng shui.

    Jika ingin menanam sirih gading di rumah, dianjurkan untuk tidak memiliki lebih dari tiga pot agar tidak mengganggu keseimbangan energi. Lalu, letakkan sirih gading di dekat pintu depan atau jendela rumah agar memancarkan energi.

    5. Geranium

    Satu lagi tanaman hias yang perlu dihindari menurut feng shui, yaitu geranium. Tumbuhan ini sangat populer karena memiliki bunga yang cantik dan beraneka warna. Namun, tanaman ini dapat menyerap energi negatif dan dipancarkan ke seluruh ruangan.

    Maka dari itu, geranium sebaiknya tidak diletakkan di dalam rumah karena khawatir menghalangi energi positif. Tanaman ini sebaiknya ditempatkan di teras atau halaman agar dapat mempercantik hunian.

    Itulah lima tanaman hias yang bisa membawa sial di rumah menurut feng shui. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Jenis Pohon yang Aman Ditanam di Halaman, Tak Merusak Fondasi Rumah


    Jakarta

    Tak jarang pemilik rumah ingin menanam pohon untuk menghiasi pekarangannya. Rumah bakal terlihat lebih asri dan adem kalau ada pohon di halaman.

    Namun, pemilik tak boleh asal memilih jenis pohon. Beberapa pohon berisiko merusak fondasi rumah karena akarnya dapat mengenai fondasi bangunan.

    Lantas, jenis pohon apa yang aman ditanam di halaman rumah? Simak penjelasannya berikut ini.


    Jenis Pohon yang Aman Ditanam di Halaman

    Inilah jenis-jenis pohon yang aman ditanam halaman karena akarnya tak merusak fondasi rumah, dilansir dari Boulder Contractors dan Gardener’s World.

    1. Pohon Palem

    Tropical Climate, Thailand, Beauty, Gardening, HorizontalPohon Palem Foto: Getty Images/iStockphoto/Supersmario

    Pohon palem cocok ditanam dekat rumah karena mempunyai akar berserat. Bentuk akar seperti itu tidak akan merusak fondasi rumah.

    Selain itu, tanaman ini cukup mudah dirawat karena tak perlu sering disiram, bahkan semakin basah justru jadi masalah bagi pohon tersebut. Kemudian, berikan pupuk, buang daun yang layu, dan memangkas tangkai tua yang berwarna cokelat.

    2. Pohon Ara

    Pohon tin atau ara atau pohon Jaya Sri Maha BodhiPohon tin atau ara Foto: CNN

    Pohon ara atau tin juga bisa jadi pilihan yang bagus buat ditanam di pekarangan. Pohon ini dapat tumbuh hingga 3-4 meter tanpa akan merusak fondasi rumah. Nilai plusnya lagi, pemilik nantinya bisa panen buah-buahan berwarna merah atau ungu, lho.

    3. Pohon Apel

    Ilustrasi Pohon ApelIlustrasi Pohon Apel Foto: Getty Images/Martin Wahlborg

    Selanjutnya, ada pohon apel yang menjadi opsi menarik apalagi kalau mau dapat banyak buah. Pohon ini bisa tumbuh di tempat yang terpapar sinar matahari langsung dan terlindungi dari angin kencang. Tanaman ini juga dapat bertahan di tanah yang kering, tetapi masih perlu sesekali disiram.

    4. Pohon Kersen

    Buah kersenBuah kersen Foto: Getty Images/iStockphoto/justhavealook

    Pemilik bisa coba tanam pohon kersen atau ceri kampung di dekat rumah. Pohon ini dapat tumbuh besar hingga 12 meter dan disertai daun yang cukup lebat. Cara rawat pohon kersen cukup dengan memangkasnya kalau sudah terlalu tinggi biar tidak merusak atap rumah.

    5. Pohon Tabebuya

    Pohon Tabebuya GowaPohon Tabebuya Gowa Foto: Evelyn Djuranovik/detikSulsel

    Lalu, pohon tabebuya juga jadi pilihan yang bagus karena akarnya tidak merusak fondasi rumah. Pohon ini bisa tumbuh mencapai 10 meter disertai bunga yang indah. Cara merawatnya hanya perlu disiram dan diberi pupuk secara rutin.

    6. Pohon Bugenvil

    Tabebuya dan bugenvil mekar bersaman di Alun-alun LumajangTabebuya dan bugenvil mekar bersaman di Alun-alun Lumajang Foto: Nurhadi Wicaksono/detikJatim

    Kemudian, ada pohon bugenvil cocok buat halaman rumah. Pemilik boleh menanamnya di dalam pot, tanah, atau keranjang gantung. Nantinya, pohon ini bakal tumbuh dengan cepat di bawah paparan sinar matahari.

    Pemilik tidak perlu sering menyiram tanaman ini. Namun, pemilik dapat memangkasnya sesekali untuk mempertahankan bentuknya.

    7. Pohon Bungur

    Pohon bungur (Lagerstroemia indica) atau disebut crape myrtlePohon bungur (Lagerstroemia indica) atau disebut crape myrtle Foto: Getty Images/magicflute002

    Terakhir, ada pohon bungur yang tak hanya aman tetapi juga membuat hunian sejuk, asri, dan cantik. Namun, sebaiknya tanam pohon bungur di tempat yang cukup luas karena ketinggiannya bisa mencapai 10 meter.

    Lalu, tanam pohon bungur di tempat yang terpapar sinar matahari ya. Siram pohon ini secara rutin dan sekali-kali pangkas batangnya.

    Itulah sederet jenis pohon yang cocok ditanam di halaman rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tanaman Hias Pembersih Udara, Ampuh Hilangkan Zat Beracun


    Jakarta

    Tanaman hias membuat rumah terasa lebih asri dan sejuk. Tak hanya itu, sejumlah tanaman juga bisa bikin udara lebih bersih dan sehat, lho.

    Ya, ada tanaman hias yang bermanfaat buat membersihkan udara. Tanaman seperti ini sebaiknya dipertimbangkan pemilik rumah, mengingat ruangan bisa saja terpapar zat kimia yang berbahaya.

    Lalu, tanaman apa saja yang bisa bikin udara bersih? Simak ulasannya berikut ini.


    Tanaman yang Bisa Bersihkan Udara

    Inilah daftar tanaman yang membuat udara di rumah lebih sehat, dikutip dari Healthline

    1. Aglaonema

    Siam Aurora or Aglaonema Red Lipstick This ornamental plant has a beautiful red color on the edge of the leaf. Close-up photos from top view.Aglaonema Foto: Getty Images/iStockphoto/nakorn tannonngiw

    Aglaonema atau aglonema adalah tanaman hias dengan corak dan warna yang cantik. Selain enak dilihat, tanaman ini bisa menghilangkan zat berbahaya, misalnya karbon monoksida dan benzena.

    Tanaman tersebut perlu diberikan air secukupnya dan dibiarkan pupuknya mengering sebelum disiram. Aglaonema cocok ditempatkan di lokasi yang punya kelembapan yang tinggi. Lalu, pastikan untuk mengganti potnya setiap tahun ya.

    2. Spider Plant

    cat playing in spider plantSpider plant Foto: iStock

    Spider plant atau lili paris juga dikenal sebagai tanaman gantung. Tanaman hias ini mampu membersihkan senyawa formaldehida atau formalin di udara.

    Cara merawatnya pun cukup mudah. Penghuni rumah hanya perlu menyiram spider plant 2-3 kali seminggu.

    3. Peace Lily

    Spathe flower in flowerpot on wooden backgroundPeace Lily Foto: iStock

    Kemudian, ada peace lily yang bisa menghiasi interior rumah. Tak hanya cantik, peace lily dapat menghilangkan zat berbahaya di rumah seperti amonia.

    Sebaiknya letakkan tanaman ini di tempat yang banyak terpapar sinar matahari supaya bunganya bisa mekar. Nah, cara merawatnya dengan memastikan tanah cukup lembap.

    4. Devil’s Ivy

    Golden Pothos or Devil's Ivy in the bottle of water.Devil’s Ivy Foto: Getty Images/iStockphoto/Tods0859

    Devil’s Ivy atau Golden pothos juga bisa membersihkan udara di rumah. Zat beracun seperti karbon monoksida, benzena, dan toluen dapat diatasi oleh devil’s ivy.

    Penghuni rumah nggak bakal kerepotan merawat tanaman ini. Devil’s ivy hanya perlu disiram ketika tanahnya sudah mulai mengering.

    5. Dracaena

    Four dracanea marginata indoor plants in flowerpots on window silldracaena marginata. Foto: Getty Images/iStockphoto/janzwolinski

    Terakhir, penghuni rumah bisa mempertimbangkan untuk memelihara dracaena. Tanaman ini bisa membersihkan zat kimia seperti toluen, formalin, hingga benzena.

    Tanaman hias itu cocok buat pemula karena mudah untuk dirawat. Penghuni rumah hanya perlu memastikan tanahnya lembap. Jika terlalu banyak air, tanaman ini justru bisa mati.

    Itulah tanaman hias yang mampu membersihkan udara dari zat beracun. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Gampang Rawat Lidah Mertua biar Suasana Rumah Tambah Adem


    Jakarta

    Tanaman lidah mertua atau Sansevieria cocok ditanam di rumah. Tanaman hias ini bisa jadi pilihan bagi pemula karena mudah perawatannya.

    Selain gampang dirawat, lidah mertua bermanfaat buat lingkungan rumah. Lidah mertua tak hanya membuat suasana asri tetapi juga bisa memperbaiki kualitas udara serta mengatur kelembapan.

    Nah, bagi yang tertarik memelihara lidah mertua, pelajari dulu caranya berikut ini.


    Cara Merawat Lidah Mertua

    Inilah tips mudah untuk merawat lidah mertua, dilansir dari The Spruce.

    1. Tanam di Tanah Pot yang Gembur

    Lidah mertua sebaiknya ditanam di pot dengan campuran tanah yang gembur serta punya drainase yang baik. Tanah pot kaktus serbaguna merupakan pilihan terbaik karena tanaman tersebut bisa tumbuh subur di tanah yang berpasir.

    Namun, jangan gunakan tanah dengan persentase gambut tinggi. Tanah tersebut akan menahan terlalu banyak air.

    2. Beri Sinar Matahari

    Letakkan lidah mertua di jendela yang menghadap arah timur, selatan, atau barat. Tanaman ini perlu paparan sinar matahari sekitar 8-10 jam sehari.

    Meski begitu, sebenarnya lidah mertua tetap bisa bertahan dalam kondisi minim cahaya. Akan tetapi, pertumbuhannya akan lambat.

    3. Siram Air Saat Sudah Kering

    Lidah mertua tidak dianjurkan buat disiram air secara berlebihan. Terlalu banyak air justru membuat tanaman terendam dan akarnya membusuk. Penghuni rumah hanya perlu menyiram lidah mertua secara menyeluruh saat keadaannya benar-benar kering.

    Kalau tinggal di lingkungan dengan udara cenderung sejuk atau kering, lidah mertua cukup disiram sebulan sekali. Lalu, segera siram tanaman jika daunnya terlihat rapuh dan kering.

    4. Beri Pupuk

    Selain disiram, penghuni perlu memberi pupuk setiap enam bulan sekali biar lidah mertua tumbuh subur. Gunakan pupuk cair organik kalau lidah mertua ditanam di dalam ruangan.

    5. Rutin Cek Batangnya

    Terakhir, pastikan untuk rajin mengecek batang untuk tahu kondisi lidah mertua. Batang yang berubah warna jadi kuning dan bertekstur lembek adalah pertanda tanaman terlalu banyak disiram air sehingga akarnya membusuk.

    Itulah cara merawat tanaman lidah mertua. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Simpel Rawat Tanaman Saat Cuaca Panas Agar Tetap Subur


    Jakarta

    Beberapa hari terakhir cuaca panas ekstrem melanda sejumlah daerah di Indonesia. Suhu udara di luar ruangan saat siang hari bisa mencapai 37 derajat Celcius.

    Cuaca panas ekstrem tidak hanya bikin gerah dan pengap, tapi juga memengaruhi makhluk hidup lainnya seperti tanaman. Sebab, panas dari matahari bisa membuat tumbuhan layu dan akhirnya mati jika tidak dirawat.

    Apabila detikers memiliki tanaman hias di rumah, sebaiknya lebih sering dirawat dan diperhatikan ketika cuaca panas ekstrem. Ingin tahu tipsnya? Simak dalam artikel ini.


    Tips Merawat Tanaman Saat Cuaca Panas

    Beberapa tanaman seperti sukulen dan kaktus mungkin dapat bertahan hidup saat cuaca panas ekstrem. Namun lain halnya dengan tanaman hias dalam ruangan yang justru membutuhkan perawatan ekstra.

    Dilansir situs Ugaoo, berikut tips merawat tanaman hias saat cuaca panas ekstrem:

    1. Rutin Siram Tanaman

    Tips yang pertama adalah rutin menyiram tanaman saat cuaca panas sedang melanda. Sebab, udara panas menyebabkan air menguap lebih cepat sehingga tanaman lebih mudah dehidrasi.

    Teknik menyiram tanaman juga tidak bisa sembarangan. Sebaiknya siram tanaman secara perlahan agar tanah bisa punya waktu untuk menyerap air.

    Jika tanaman langsung disiram dalam jumlah banyak maka tanah tidak memiliki waktu untuk menyerap air dan langsung terbuang lewat lubang drainase. Sedangkan jika disiram terlalu sedikit maka hanya lapisan tanah bagian atas saja yang akan basah, sedangkan akar tanaman tetap dehidrasi.

    2. Jaga Kelembapan Tanaman

    Sejumlah tanaman hias menyukai kelembapan tinggi, seperti fittonia, monstrea, calathea, dan sejumlah pakis. Tanaman tersebut perlu disemprot air secara berkala saat cuaca panas ekstrem.

    Selain itu, isi pot tanaman dengan batu kerikil. Fungsinya untuk memastikan kelembapan tanah tetap terjaga dengan baik.

    3. Jauhi Tanaman dari Sinar Matahari Berlebih

    Saat cuaca panas ekstrem, sebaiknya jauhi tanaman dari sinar matahari langsung. Sebab, tumbuhan yang terpapar panas matahari berlebih bisa menyebabkan layu dan akhirnya mati.

    Pindahkan tanaman ke sudut rumah yang tidak terkena sinar matahari langsung sepanjang hari. Selain itu, siram tanaman secara berkala setiap pagi.

    4. Kenali Tanda-tanda Tanaman Stres

    Tanaman juga bisa mengalami stres akibat jarang dirawat. Ketika cuaca sedang panas-panasnya, tanaman bisa lebih mudah stres dan akhirnya mati.

    Ada sejumlah tanda-tanda yang perlu diketahui saat tanaman sudah mulai stres, yakni:

    • Tanaman tropis (terutama yang merambat) akan layu karena terlalu panas.
    • Muncul bintik-bintik cokelat pada tanaman.
    • Setelah itu, daun mulai berwarna kuning kecokelatan.
    • Jika tidak segera diatasi, daun akan berwarna cokelat tua dan mulai berguguran.

    5. Jangan Beri Pupuk Jika Tanaman Mulai Layu

    Banyak orang yang sengaja memberi pupuk tambahan untuk tanaman yang sudah mulai layu. Sayangnya, hal tersebut bukan ide yang baik dan justru membuat tanaman cepat mati.

    Meski pupuk bisa membantu tanaman jadi subur dan menambah nutrisi, tetapi tanaman yang stres akibat cuaca panas kurang tepat jika diberi pupuk. Tanaman lebih membutuhkan air yang cukup agar bisa kembali segar.

    Itulah tips simpel dalam merawat tanaman saat cuaca panas ekstrem. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tanaman Hias yang Cocok buat di Kamar, Bikin Tidur Makin Nyenyak


    Jakarta

    Kamar tidur seharusnya menjadi tempat yang menenangkan buat penghuni rumah beristirahat. Salah satu cara untuk menambah kenyamanan di kamar tidur adalah meletakkan tanaman hias.

    Banyak tanaman tak hanya meregulasi kelembapan udara, tetapi juga membuat suasana tenang. Hal ini membantu penghuni untuk tidur nyenyak.

    “Meletakkan tanaman hijau di kamar tidur Anda akan menambah suasana alami dan ketenangan. Ini akan membantu Anda rileks dan tidur,” ujar Lisa Eldred Steinkopf atau lebih dikenal sebagai The Houseplant Guru, dikutip dari Good Housekeeping, Senin (27/10/2025).


    Bagi yang mencari tanaman hias buat di kamar tidur, simak rekomendasinya berikut ini.

    Tanaman yang Cocok di Kamar Tidur

    Inilah beberapa tanaman yang cocok ditaruh di kamar tidur.

    1. Spider Plant

    cat playing in spider plantSpider Plant Foto: Getty Images/iStockphoto/kodachrome25

    Spider plant atau lili paris termasuk tanaman hias paling populer dan digemari buat di rumah. Bentuknya cantik dengan daunnya yang melengkung berwarna hijau-putih sehingga menambah keindahan kamar tidur.

    Tanaman hias ini sangat cocok buat kamar tidur karena mereka memproduksi oksigen di malam hari. Dengan begitu, spider plant menjadi tanaman yang bikin penghuni rumah tidur lebih nyenyak.

    2. Tanaman Mint

    Ilustrasi tanaman mintIlustrasi tanaman mint Foto: Getty Images/iStockphoto/t_kimura

    Bagi yang menderita alergi atau sering pilek, coba pertimbangkan buat pelihara tanaman mint. Tanaman ini bisa bekerja sebagai dekongestan alami yang membantu melegakan hidung tersumbat dan meredakan dengkuran.

    Cara merawat tanaman mint juga cukup mudah. Penghuni rumah perlu memastikan tanahnya tetap lembap dan diletakkan di dekat jendela.

    3. Aglaonema

    bunch of green houseplant cuttings, Aglaonema, rooting and growing in a large glass vaseAglaonema Foto: Getty Images/iStockphoto/dropStock

    Aglaonema atau Chinese evergreen adalah pilihan yang tepat buat bikin tidur nyenyak di kamar. Tanaman ini dapat meningkatkan kelembapan, membantu pernapasan lebih baik, dan mengurangi batuk di malam hari. Aglaonema melepaskan kelembapan ke udara yang dapat membantu menjaga kulit tetap terhidrasi.

    4. Rosemary

    Tanaman herbal rosemaryRosemary Foto: Getty Images/iStockphoto/belchonock

    Rosemary selain jadi bahan masakan, ternyata juga bisa bikin suasana kamar lebih relax lho. Tanaman hias ini kaya akan antioksidan dan asam carnosic yang membantu melawan racun di lingkungan kamar. Biar rosemary tumbuh subur, pastikan memberi paparan sinar matahari penuh dan menyiram dua minggu sekali ya.

    5. Anggrek

    pot bunga anggrek.Pot Bunga Anggrek Foto: Getty Images/Elizabeth Fernandez

    Jika ingin menambah sentuhan warna di kamar tidur, anggrek bisa jadi pilihan yang bagus. Tanaman ini cocok di kamar apalagi diletakkan di meja nakas atau ambang jendela.

    “Anggrek (bukan anggrek biasa yang dijual di toko kelontong) bersifat hipoalergenik dan membersihkan udara, serta menghasilkan bunga,” kata Christopher Satch, pendiri dan CEO NYC Plant Help.

    Itulah beberapa pilihan tanaman yang cocok ditaruh di kamar tidur. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com