Tag: tanaman

  • 5 Tanaman Wangi yang Cocok Jadi Pengharum Ruangan Alami


    Jakarta

    Tanaman sering kali dipajang di dalam rumah untuk menambah nilai estetika. Selain sebagai dekorasi, ada juga beberapa tanaman berbau wangi yang cocok jadi pengharum ruangan alami.

    Tanaman dengan aromanya yang khas bisa memberi kesegaran di dalam ruangan. Keharuman ini dapat membantu menangani aroma tak sedap di rumah.

    Lantas, tanaman apa yang bisa mengharumkan ruangan? Yuk, simak daftarnya berikut ini.


    Tanaman yang Cocok Jadi Pengharum Ruangan Alami

    Inilah tanaman yang mengeluarkan bau harum untuk dipakai mengharumkan rumah kita secara alami, dikutip dari Living.etc.

    1. Melati (Jasminum officinale)

    Close up of jasmine flowersBunga melati (jasmine). Foto: Getty Images/iStock/dtimiraos

    Melati memang dikenal sebagai tangaman yang sangat wangi. Tanaman ini cocok sebagai tanaman dalam ruangan.

    Tak hanya wangi, tanaman melati berwarna putih terlihat menarik. Melati putih biasa (J. officinale) juga tersedia secara luas hampir sepanjang tahun.

    Penulis buku Dr Houseplant, William Davidson membagikan cara untuk merawat melati jika ditaruh dalam ruangan.

    “Potong batang yang telah berbunga sejauh diperlukan, tetapi tidak seluruhnya. Mereka (tanaman melati) berbunga berdasarkan pertumbuhan yang terjadi pada musim sebelumnya, jadi beberapa tunas baru tidak boleh dipangkas,” ujar Davidson dikutip dari laman Living.etc.

    Ia juga menjelaskan bahwa setiap hari tanaman melati harus berada pada posisi yang menerima sinar matahari langsung.

    “Saat tanaman ini (melati) tumbuh dan berbunga, beri mereka banyak air, cukup untuk menjaga kelembapannya setiap saat. Saat mereka beristirahat, berikan mereka air secukupnya saja agar tanah pot tidak mengering sepenuhnya,” paparnya.

    2. Tanaman Kopi (Coffee Arabica)

    Tanaman Kopi (Coffee Arabica).Tanaman Kopi (Coffee Arabica). Foto: Mikroman6/Getty Images

    Tanaman kopi juga bisa menjadi pengharum ruangan alami. Tanaman ini dapat tumbuh subur di ruangan dengan kelembapan tinggi, dengan cahaya tidak langsung yang terang.

    “Tanaman kopi adalah tanaman yang menyenangkan untuk ditanam. Tanaman ini benar-benar menghasilkan biji kopi, tapi kemungkinan besar tidak akan menghasilkan cukup untuk membuat secangkir kopi untuk kamu,” kata pakar tanaman hias Lisa Eldred-Steinkopf.

    Ketika ditanam di pot dalam ruangan, pastikan disiram dengan baik tetapi tidak tergenang air.

    “Kelembapan yang tinggi diperlukan untuk mencegah tepi daun berubah warna menjadi coklat, jadi letakkan tanaman Anda di atas nampan kerikil,” kata Lisa yang juga dikenal sebagai The Houseplant Guru.

    3. Kumquat (Citrus japonica)

    Pohon kumquat.Pohon kumquat. Foto: Getty Images/iStockphoto/Kurzumkin

    Citrus japonica bisa melakukan penyerbukan sendiri. Hal ini membuatnya dapat menghasilkan buah yang berbau harum di dalamnya.

    Pakar tanaman di Fast-Growing Trees Bethany Lakatos mengatakan bahwa beberapa varietas kumquat bisa mekar lebih dari sekali dalam setahun. Bunga mekarnya memiliki keharuman yang manis dan bersih.

    “Jika tidak, letakkan kumquat di jendela yang menghadap ke Selatan atau Barat, tempat ia akan menerima banyak cahaya. Jika kamu tidak memiliki pencahayaan yang baik di rumah, pertimbangkan untuk menggunakan lampu tumbuh 12-14 jam sehari, dengan waktu istirahat 8 jam,” papar Lakatos.

    4. Kacapiring Wangi (Gardenia)

    A DSLR still life photo of a bouquet of fresh white gardenia flowers in a small black ceramic bowl. Background made of brown rustic paper. Selective focus on the flower of the foreground. Soft natural light. Copy space.Bunga Gardenia. Foto: Getty Images/iStockphoto/lucop

    Gardenia adalah tanaman wangi yang beraroma sangat manis. Tanaman ini juga dikenal dengan sebutan Kacapiring Wangi. Gardenia dapat hidup di dalam maupun di luar ruangan.

    “Sebagai tanaman hias, kacapiring membutuhkan tanah yang asam dan kehati-hatian saat menyiram,” ujar Bethany yang dikutip oleh situs Fast Growing Trees.

    Ia menyarankan untuk memilih varietas kecil seperti Radicans atau Veitchii. Pasalnya, jenis tersebut bisa dipajang dalam pot elegan dengan lubang drainase.

    Tempatkan kacapiring di tempat yang terang. Sirami air saat tanah di potnya terlihat kering, atau keringkan sekitar dua inci atau sekitar 5 cm ke dalam tanah.

    5. Rosemary Tuscan

    Tanaman herbal rosemaryTanaman herbal rosemary. Foto: Getty Images/iStockphoto/belchonock

    Rosemary kerap digunakan untuk menambah keharuman dan cita rasa pada makanan. Keharumannya pun bisa dimanfaatkan sebagai pengharum ruangan.

    “Beberapa tanaman hanya berbau harum saat sedang mekar, tetapi sapukan tangan kamu di atas dedaunan rosemary dan aroma gurihnya akan menyertai kamu sepanjang hari,” kata Bethany.

    Bethany menyarankan untuk memilih varietas tegak seperti Tuscan Blue, yang memiliki bunga kecil berwarna biru tua seperti beludru aromatik.

    “Tempatkan tanaman ini di bawah sinar matahari langsung di jendela dapur yang menghadap selatan atau barat. Campuran pot dengan drainase yang baik dan pot dengan lubang drainase sangat penting untuk kesehatan akar,” tambahnya.

    Itulah beberapa tanaman wangi yang bisa dijadikan pengharum ruangan. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Tanaman di Rumah Membawa Berkah! Ini Keutamaannya dalam Islam



    Jakarta

    Menanam tanaman di rumah memiliki bisa mempercantik tampilan rumah sekaligus memberikan kesejukan. Namun menurut ajaran Islam, menanam tanaman di rumah memiliki manfaat lebih dari itu.

    Menanam tanaman juga bisa membawa berkah dan pahala dalam ajaran Islam. Lantas, apa keutamaan menanam tanaman di rumah menurut Islam? Lalu apa saja jenis-jenis tanaman yang cocok ditanam? Simak pembahasannya dalam artikel ini.

    Keutamaan Menanam Tanaman di Rumah

    Dalam Islam, menanam pohon atau tanaman lainnya ternyata bisa membawa berkah dan pahala. Mengutip buku Hadits-Hadits Tarbawi oleh M. Ainur Rasyid, di dalam Al-Qur’an sudah dijelaskan tentang pentingnya memperhatikan lingkungan, salah satunya termaktub dalam surat Al A’raf ayat 56:


    وَلَا تُفْسِدُوا۟ فِى ٱلْأَرْضِ بَعْدَ إِصْلَٰحِهَا وَٱدْعُوهُ خَوْفًا وَطَمَعًا ۚ إِنَّ رَحْمَتَ ٱللَّهِ قَرِيبٌ مِّنَ ٱلْمُحْسِنِينَ

    Latin: Wa lā tufsidụ fil-arḍi ba’da iṣlāḥihā wad’ụhu khaufaw wa ṭama’ā, inna raḥmatallāhi qarībum minal-muḥsinīn

    Artinya: “Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Allah) memperbaikinya dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik.”

    Selain itu ada sejumlah hadits yang menjelaskan tentang keutamaan menanam tanaman atau pohon di rumah. Simak di bawah ini:

    1. Amalan yang Bernilai Sedekah

    عَنْ جَابِرٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَغْرِسُ غَرْسًا إِلاَّ كَانَ مَا أُكِلَ مِنْهُ لَهُ صَدَقَةٌ وَمَا سُرِقَ مِنْهُ لَهُ صَدَقَةٌ وَلاَ يَرْزَؤُهُ أَحَدٌ إِلاَّ كَانَ لَهُ صَدَقَةٌ إِلَى يَوْمِ القِيَامَةِ

    Artinya: “Dari sahabat Jabir ra, ia berkata, Rasulullah saw bersabda, ‘Tiada seorang muslim yang menanam pohon kecuali apa yang dimakan bernilai sedekah, apa yang dicuri juga bernilai sedekah. Tiada pula seseorang yang mengurangi buah (dari pohon-)nya melainkan akan bernilai sedekah bagi penanamnya sampai hari Kiamat’.” (Imam Zakiyuddin Abdul Azhim Al-Mundziri, At-Targhib wat Tarhib minal Haditsisy Syarif, [Beirut, Darul Fikr: 1998 M/1418 H], juz III, halaman 304)

    2. Sedekah Bagi Sesama Makhluk Hidup

    عَنْ أَنَسٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم يَقُولُ مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَغْرِسُ غَرْسًا أَوْ يَزْرَعُ زَرْعًا فَيَأْكُلَ مِنْهُ طَيرٌ أَوْ إِنْسَانٌ إِلاَّ كَانَ لَهُ صَدَقَةٌ رواه البخاري ومسلم والترمذي

    Artinya: “Dari sahabat Anas ra, Rasulullah saw bersabda, ‘Tiada seorang muslim yang menanam pohon atau menebar bibit tanaman, lalu (hasilnya) dimakan oleh burung atau manusia, melainkan ia akan bernilai sedekah bagi penanamnya’.” (HR Bukhari, Muslim, dan At-Tirmidzi)

    3. Mendapatkan Pahala

    عن مُعَاذِ بْنِ أَنَسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ مَنْ بَنَى بُنْيَانًا فِى غَيْرِ ظُلْمٍ وَلَا اعْتِدَاءٍ أَوْ غَرَسَ غَرْسًا فِى غَيْرِ ظُلْمٍ وَلَا اعْتِدَاءٍ كَانَ لَهُ أَجْرٌ جَارِيًا مَا انْتَفَعَ بِهِ مِنْ خَلْقِ الرَّحْمَنِ عَزَّ وَجَلَّ رواه أحمد

    Artinya: “Dari sahabat Muadz bin Anas ra, Rasulullah saw bersabda, ‘Siapa saja yang mendirikan bangunan atau menanam pohon tanpa kezaliman dan melewati batas, niscaya itu akan bernilai pahala yang mengalir selama bermanfaat bagi makhluk Allah yang bersifat rahman’.” (HR Ahmad).

    Jenis Tanaman Hias yang Cocok Ditanam di Rumah

    Mulai tertarik untuk menanam tanaman hias di rumah, tapi bingung mau menanam apa? Jangan khawatir. Sebab, ada banyak jenis tanaman hias yang dapat mempercantik hunian detikers.

    Dilansir situs Flower Aura dan House Beautiful, berikut jenis-jenis tanaman hias yang cocok ditanam di rumah:

    1. Lidah Mertua

    Snake plant, Dracaena trifasciata, Devil Tongue (Sansevieria trifasciata) in clay pot on white pattern wall background, wooden table. Small evergreen houseplant for modern home decor interior designFoto: Getty Images/M.photostock

    Rekomendasi yang pertama adalah lidah mertua. Sebagian orang mungkin sudah tak asing dengan tanaman hias yang satu ini.

    Lidah mertua atau disebut juga tanaman ular merupakan salah satu tanaman hias yang bisa memberikan kesegaran dan kesejukkan di rumah. Selain itu, tanaman ini juga bisa mempercantik dekorasi rumah.

    2. Kaktus Telinga Kelinci

    Opuntia cactus in potsFoto: Getty Images/iStockphoto/FeelPic

    Suka dengan tanaman kaktus? Jika iya, kaktus telinga kelinci bisa menjadi pilihan terbaik. Tanaman yang berasal dari Meksiko ini memiliki bentuk seperti bantalan melingkar berumpun.

    Kaktus telinga kelinci merupakan sukulen yang memiliki tinggi sekitar 2-3 kaki. Lalu, kaktus ini memiliki duri yang pendek dan berwarna cokelat keputihan (glochid).

    3. Tanaman Zebra

    Close photo of the plant Aphelandra Squarrosa. The photo was taken from the top. The plant is in the flowerpot.Foto: Getty Images/iStockphoto/Caner CIFTCI

    Selain kaktus, tanaman hias sukulen lainnya adalah tanaman zebra. Tumbuhan ini mempunyai keunikan tersendiri karena ujung daunnya yang lancip. Selain itu, daunnya yang bergaris hijau-putih juga menjadi ciri khas tersendiri.

    Kamu bisa menanam tanaman ini di dalam ruangan atau di dekat jendela. Tanaman zebra juga mudah dirawat karena tak perlu banyak disiram air.

    4. Lavender

    Ilustrasi tanaman lavender untuk mengusir nyamukFoto: Getty Images/iStockphoto/GCShutter

    Rekomendasi tanaman hias berikutnya adalah lavender. Tanaman berwarna ungu ini dapat mengeluarkan wangi yang sedap, sehingga bisa digunakan sebagai pengharum ruangan alami. Selain itu, lavender diyakini juga bisa mengusir nyamuk di dalam rumah.

    5. Gardenia (Kacapiring Wangi)

    The Big White Gardenia Flower Blooming in Dark BackgroundFoto: iStock

    Gardenia atau disebut juga kacapiring wangi merupakan tanaman hias yang terkenal dengan bunganya berwarna putih. Tak hanya indah dipandang, tanaman ini juga mengeluarkan aroma yang manis dari bunganya. Menariknya, gardenia bisa hidup di dalam maupun luar ruangan.

    Itu tadi penjelasan mengenai keutamaan menanam tanaman atau pohon di rumah menurut Islam. Semoga bermanfaat!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Tanaman yang Dibenci Kucing Bikin Ogah Dekati Rumah


    Jakarta

    Pernahkah menemukan kucing liar masuk pekarangan, bahkan sampai ke dalam rumah? Meski terlihat menggemaskan bagi sebagian orang, kehadiran kucing juga bisa mengganggu penghuni rumah.

    Kucing suka buang air di taman atau pekarangan rumah. Untuk mencegah kucing masuk dan buang air di halaman rumah, kamu bisa menanam sejumlah tanaman, lho. Ada beberapa tanaman yang dibenci kucing, sehingga enggan mendekatinya rumah.

    Lantas, tanaman apa yang bisa menghalau kucing masuk rumah? Yuk, simak jenis tanamannya berikut ini.


    Tanaman yang Dibenci Kucing

    Inilah deretan tanaman yang dibenci kucing, dikutip dari Tom’s Guide dan Home and Gardens.

    1. Lavender

    Lavender adalah tanaman yang mempunyai bunga yang cantik. Ternyata aroma khas dari lavender ternyata tidak disukai oleh kucing.

    Terdapat senyawa tidak beracun yang disebut linalool di dalam lavender yang tidak disukai serangga. Maka dari itu, lavender juga ampuh untuk mencegah beberapa hama, mulai dari tikus, lalat, nyamuk, dan semut.

    Merawat lavender juga terbilang mudah. Tanaman ini dapat bertahan hidup dalam waktu lama meski tidak disiram air, bahkan bisa bertahan dari serangan beku.

    2. Serai

    Sereh atau serai juga tanaman yang dibenci kucing. Walaupun manusia sering masak menggunakan tanaman ini karena aroma yang menenangkan, tetapi tidak disukai oleh hewan-hewan.

    Serai termasuk tanaman tropis dan tumbuh subur di lingkungan yang panas dengan sinar matahari penuh, serta suhu tidak pernah turun di bawah 4 derajat Celcius.

    Tanaman ini juga tergolong minim perawatan, sehingga cukup disiram secara teratur di waktu musim panas. Ketika menanam di pot, sebaiknya mencari pot berukuran minimal 12 inci dan menggunakan tanah pot berkualitas tinggi.

    3. Rosemary

    Rosemary memiliki aroma yang bikin kucing ogah mendekat ketika akan memasuki halaman rumah detikers. Rosemary bisa jadi pilihan alternatif sebagai tanaman hias di rumah karena mudah ditanam. Cukup menggunakan pot kecil dan rosemary bisa ditanam di dalam ruangan.

    4. Oregano

    Oregano adalah tanaman yang mengandung senyawa kimia alami bernama carvacrol. Senyawa ini dapat mengiritasi sistem pernapasan kucing.

    Apabila detikers tidak punya banyak waktu untuk merawat tanaman, oregano bisa menjadi pilihan terbaik. Sebab, tanaman ini mudah tumbuh dan bekerja dengan baik di jenis dan kondisi tanah yang bebas pengeringan.

    5. Geranium

    Geranium ini juga dapat mencegah kucing mengacaukan pekarangan rumah. Tumbuhan ini banyak ditanam di halaman rumah karena memiliki semburan warna yang indah.

    Aroma yang keluar dari geranium ternyata tidak disukai kucing. Selain itu, geranium juga memiliki daun yang berduri, sehingga bikin tidak nyaman untuk berjalan di dekatnya.

    Tanaman ini juga termasuk yang mudah perawatannya. Geranium yang cerah mudah tumbuh di semua jenis tanah (kecuali basah), serta tumbuh subur di bawah sinar matahari atau sebagian/teduh.

    6. Lemon

    Kucing tidak menyukai buah lemon karena aromanya yang kuat. Selain itu, pohon lemon mengandung banyak minyak seperti limonene dan citral yang juga tidak disukai para kucing.

    Untuk menanam pohon lemon, sebaiknya ditanam di pot yang berukuran besar. Hal ini agar pohon lemon bisa tumbuh lebih tinggi. Cara merawatnya juga harus hati-hati, pastikan tanahnya memiliki drainase yang baik dan sebaiknya menggunakan tanah organik.

    Meski perawatannya cukup merepotkan, tetapi pohon lemon juga memiliki banyak keuntungan. Sebab, kalau buahnya sudah matang kamu tinggal memetiknya saja dari pekarangan rumah.

    Itulah enam tanaman yang dibenci kucing. Kalau ada tanaman ini, kucing bakal ogah mendekat dan buang air di halaman rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Perawatan Mudah, 7 Tanaman Ini Bisa Hidup di Kamar Mandi


    Jakarta

    Menambahkan tanaman di dalam kamar mandi bisa menjadi pilihan sebagai dekorasi maupun memberikan kesan asri. Namun, pastikan tanaman tersebut tahan keadaan lembap ya.

    Keadaan kamar mandi yang lembap terkadang tidak cocok untuk tanaman. Akan tetapi, ada lho tanaman-tanaman yang justru bisa tumbuh subur di kamar mandi.

    Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini tanaman yang bisa tumbuh walau diletakkan di kamar mandi.


    1. Spider Plant

    cat playing in spider plantspider plant Foto: Getty Images/iStockphoto/kodachrome25

    Tanaman yang satu ini memang ‘tahan banting’ alias bisa tumbuh di lingkungan apapun, salah satunya kamar mandi. Dilansir dari The Spruce, spider plant mampu tumbuh di tempat dengan kelembaban tinggi dan di tempat minim cahaya.

    Pastikan memakai pot dengan drainase yang baik agar udara juga bisa masuk ke dalam akar. Penghuni rumah cukup menyiramnya ketika tanahnya sudah mengering, mungkin seminggu atau dua minggu sekali.

    2. Lidah Mertua

    Cozy home interior decor, Sansevieria (snake plant) in ceramic pots on a white table on the background of a bed with decorative pillows, modern design on a sunny daySansevieria (snake plant) in ceramic pots Foto: Getty Images/iStockphoto/Inna Luzan

    Lidah mertua juga merupakan tanaman yang bisa hidup di tempat yang terang maupun minim cahaya. Penghuni rumah hanya perlu menyiramnya saat tanahnya mengering.

    3. Peace Lily

    Peace Lily in white flower pot on wood with black background. spathiphyllum houseplant for Valentines DayPeace Lily in white flower pot on wood with black background. Foto: Dok. Istock

    Bunga cantik berwarna putih ini juga bisa ditaruh di kamar mandi. Tanaman ini juga bisa hidup di tempat dengan tingkat kelembaban yang tinggi dan minim cahaya, sangat cocok untuk diletakkan di kamar mandi. Untuk perawatannya, cukup menyiramnya setiap minggu dan memberi pupuk sekitar bulan April-Agustus.

    4. Aloe Vera

    Aloe Vera plant in a pot in a tiled bathroom with copy space to the rightAloe Vera plant in a pot in a tiled bathroom with copy space to the right Foto: Getty Images/iStockphoto/Peter Carruthers

    Aloe vera atau lidah buaya merupakan tanaman yang mudah dirawat dan memiliki segudang manfaat. Perawatannya mudah karena tidak harus sering disiram dan diberi pupuk.

    5. Pothos

    selective focus of golden pothos tree in the glass vase for decorate house or cafe.selective focus of golden pothos tree in the glass vase. Foto: Getty Images/iStockphoto/Koonsiri Boonnak

    Selanjutnya ada tanaman Pothos yang bisa tumbuh di dalam kamar mandi. Tanaman ini bisa tahan di lingkungan dengan kelembaban tinggi seperti kamar mandi.

    Tanaman ini tumbuh menjadi tanaman merambat yang menggantung dengan tanah yang memiliki drainase baik, cahaya yang redup, dan penyiraman yang tidak teratur. Tanaman ini dapat tumbuh setinggi satu kaki atau lebih setiap bulan sehingga sangat cocok untuk langit-langit yang tinggi dan efek yang dramatis.

    6. ZZ Plant

    Zamioculcas is a tropical perennial plant native to eastern Africa.Tanaman ZZ. Foto: Getty Images/iStockphoto/OleseaV

    Dilansir dari House Beautiful, tanaman yang satu ini tahan kering dan mudah untuk dirawat. Penghuni rumah hanya cukup menyiramnya ketika tanahnya benar-benar kering saat disentuh. Tanaman ZZ bisa tumbuh setinggi 3 kaki, sangat cocok untuk ditaruh di kamar mandi yang besar.

    7. Calathea

    Top view of tropical 'Calathea Makoyana' Prayer Plant, a house plant with beautiful exotic stripe and dot pattern and drak and light green color on black backgroundCalathea. Foto: Getty Images/iStockphoto/Firn

    Berikan cukup cahaya tidak langsung dan jaga lingkungan sekitarnya lembap. Kamar mandi yang lembap cocok untuk tempat tumbuh calathea. Selain kamar mandi, calathea juga cocok untuk ditaruh di kamar tidur.

    Itulah beberapa tanaman yang cocok dan tumbuh subur di kamar mandi. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Bikin Serangga Kapok Masuk Rumah, Ini 6 Tanaman Ampuh Pengusir Hama!


    Jakarta

    Rumah bukan cuman dihuni oleh manusia, tetapi kerap kali jadi tempat tinggal berbagai serangga. Beberapa jenis serangga yang suka muncul di rumah seperti lalat, nyamuk, kecoak, hingga semut.

    Meski berukuran kecil, kehadiran serangga ini cukup mengganggu penghuni rumah. Cara paling mudah membasmi serangga tersebut adalah dengan menggunakan semprotan berbahan kimia.

    Selain itu, penghuni rumah bisa bikin serangga nggak betah berada di rumah menggunakan tanaman. Ada beberapa tanaman yang dibenci serangga, bisa mencegah mereka masuk rumah.


    Lantas, tanaman apa saja yang dibenci serangga? Simak daftarnya berikut ini.

    Tanaman yang Dibenci Serangga

    Inilah tanaman yang bisa bikin serangga ogah masuk ke rumah, dikutip dari berbagai sumber.

    1. Lavender

    Bunga lavender.Bunga lavender. Foto: iStock/John Gonzales Buenaposada

    Dilansir dari The Spruce, Lavender adalah salah satu tanaman yang tidak disukai serangga seperti lalat dan kecoa. Lavender mengeluarkan aroma yang dibenci oleh serangga. Sementara jika tercium oleh manusia, aroma ini tidak masalah sama sekali. Lavender biasanya ditanam di luar rumah, bisa juga kamu membeli bunga batangan untuk diletakkan di vas bunga.

    2. Catnip

    Giant catnip (Nepeta grandiflora)A similar pictures from my portfolio:Giant catnip (Nepeta grandiflora)A similar pictures from my portfolio: Foto: iStock

    Pernah mendengar tanaman catnip? Tanaman ini disukai oleh kucing karena aromanya. Namun, aroma ini justru dibenci oleh lalat, lho.

    3. Mint

    A stock photo of a healthy green mint plant growing in a small planter.A stock photo of a healthy green mint plant growing in a small planter. Foto: iStock

    Mint adalah tanaman yang apabila dimakan akan memberikan efek dingin pada setiap gigitannya. Selain itu, tanaman ini ternyata memiliki aroma yang segar yang tidak disukai lalat.

    Cara penanamannya juga cukup mudah bisa di wadah kecil. Kamu bisa meletakkan mint di dapur rumah agar mudah diambil.

    4. Daun Salam

    daun salam Foto: iStock

    Selain menjadi tanaman herbal, menurut Tom’s Guide, daun salam bisa untuk mengusir kecoa. Tanaman ini bisa dirawat di dalam maupun di luar rumah asalkan mendapat sinar matahari dan disiram secukupnya.

    Namun, tanaman ini beracun untuk hewan anjing dan kucing. Penghuni rumah harus berhati-hati kalau menanam tanaman ini kalau memiliki hewan peliharaan di rumah.

    5. Kemangi (Basil)

    Kemangi Foto: Getty Images/iStockphoto/Supersmario

    Dilansir dari detikEdu, aroma kuat dari kemangi dapat mengusir serangga seperti nyamuk. Cara merawatnya adalah menjaga agar tanaman ini tetap lembap, perhatikan saluran airnya, dan letakkan di lokasi yang banyak matahari.

    6. Serai

    Ilustrasi Tanaman Serai Foto: Getty Images/iStockphoto/Nanniie_iiuu

    Tanaman herbal lain yang ampuh mengusir serangga adalah serai. Tanaman satu ini mudah sekali ditemukan di Indonesia dan biasa menjadi bahan dapur. Serai dapat menjadi bahan alami untuk mengusir nyamuk di rumah, lho.

    Itulah deretan tanaman yang dibenci serangga, sehingga mencegah mereka masuk rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Menaruh Tanaman di Dapur Bisa Bikin Layu! Ini Alasannya



    Jakarta

    Menyimpan tanaman di dapur memang dapat menambah keindahan dan menciptakan suasana yang positif dan segar. Namun bukan berarti menempatkan tamanan di dapur tidak ada risiko.

    Menurut penelitian dari Universitas Chapman, seperti dikutip dari situs Backyard Boss, tanaman hijau memang dapat mengurangi stress serta meningkatkan fokus dan kreativitas. Sehingga, tanaman memang kerap ada di berbagai ruangan di rumah.

    Tanaman juga mampu menjernihkan udara karena kemampuannya menyerap karbondioksida dan menghasilkan oksigen.


    Namun, menyimpan tanaman di dapur justru berisiko bagi tanaman itu sendiri. Saat memasak menimbulkan udara panas yang menyebar di seluruh ruangan dapur. Suhu tinggi dari udara panas ini bisa membuat tanaman stress dan sulit untuk tumbuh subur. Selain itu, panas berlebih juga bisa membuat daun tanaman kering bahkan terbakar.

    Selain udara, terdapat hal lain yang membahayakan tanaman yaitu minyak dan partikel bekas memasak dapat bertebaran melalui udara lalu hinggap pada daun tanaman menyebabkan pori-pori daun tersumbat. Hal ini dapat mencegah sinar matahari menyerap ke dalam daun tanaman akhirnya menghambat proses fotosintesis.

    Residu partikel minyak tersebut juga bisa menumpuk di tanah hingga memengaruhi kemampuan air untuk mengalir dengan baik pada tanaman. Hal inilah yang juga membuat tanaman menjadi tidak sehat.

    Oleh karena itu, untuk mencegah tanaman semakin tidak sehat, sebaiknya jauhi tanaman dari kompor atau oven. Letakkan tanaman di dekat jendela agar terkena sinar matahari. Saat memasak upayakan selalu membuka jendela dan pintu agar aliran udara lancar. Bersihkan daun dengan kain lap dan ganti tanah secara teratur untuk membersihkan penumpukkan residu.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Sering Gagal Rawat Tanaman? Mungkin Saatnya Beralih ke Tanaman Palsu


    Jakarta

    Banyak orang suka memajang atau memelihara tanaman di dalam rumah agar terasa asri dan sehat. Sayangnya, terkadang tanaman tidak terurus dengan baik, hingga akhirnya kering dan mati.

    Selain itu, ada saja kondisi yang bikin penghuni rumah nggak cocok pelihara tanaman. Misalnya penghuni punya riwayat alergi atau hewan peliharaan.

    Namun, penghuni rumah masih bisa memajang tanaman palsu, kok! Tanaman palsu dapat memberi kesan asri tanpa perlu repot-repot dirawat.


    Lantas, apa saja pertanda lebih baik pajang tanaman palsu ketimbang yang asli ya? Simak ulasannya berikut ini, dikutip dari Better Homes and Gardens.

    7 Pertanda Lebih Baik Pajang Tanaman Palsu di Rumah

    Inilah beberapa ciri-ciri hunian yang sebaiknya memajang tanaman palsu daripada yang asli.

    1. Tanaman Sulit Dipelihara

    Ada tanaman yang kurang cocok dipelihara indoor karena memerlukan intensitas cahaya dan kelembapan tertentu yang hanya ada di luar ruangan. Namun, kalau sangat menyukai tanaman itu, pemilik rumah bisa beralih ke versi palsunya, lho.

    2. Penghuni Jarang di Rumah

    Jika penghuni jarang berada di rumah, sebaiknya memilih tanaman palsu. Penghuni rumah tetap bisa mendapatkan suasana rumah yang asri dari tanaman palsu tanpa perlu repot-repot merawatnya.

    3. Ada Hewan Peliharaan

    Beberapa tanaman indoor populer ternyata beracun bagi hewan peliharaan, lho. Daripada hewan peliharaan keracunan atau mengalami iritasi kulit, ada baiknya memilih tanaman palsu saja.

    4. Penghuni Tidak Pandai Merawat Tanaman

    Jangan bersedih kalau mendapati tanaman sering mati di rumah, pemilik bisa coba beralih ke tanaman palsu. Gunakan tanaman palsu untuk memberi kehijauan pada rumah selagi masih belajar merawat tanaman.

    5. Penghuni Punya Riwayat Alergi

    Sejumlah tanaman indoor dapat memicu alergi pada penghuni rumah. Jika punya riwayat alergi terhadap tanaman tertentu tapi masih ingin memeliharanya, gunakan tanaman palsu saja. Namun jangan lupa untuk rajin membersihkannya dari debu ya.

    6. Penghuni Tidak Suka Kotor dan Serangga

    Tanaman bisa mengundang serangga masuk rumah, lalu media tanam seperti tanah bisa mengotori rumah. Kalau penghuni rumah nggak suka kotor-kotoran dan serangga, tanaman palsu bakal lebih cocok buat dipelihara.

    7. Masih Sewa Tempat Tinggal

    Bagi yang masih menyewa tempat tinggal, mungkin memiliki tanaman asli bakal lebih merepotkan. Sebab, memindahkan tanaman dari satu tempat ke tempat lainnya akan menambah beban bawaan. Selain itu, tanaman asli bisa mengotori rumah sewaan milik orang lain.

    Itulah beberapa pertanda sebaiknya penghuni memajang tanaman palsu daripada memelihara tanaman asli di rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Pohon yang Tidak Merusak Fondasi Rumah, Cocok Ditanam di Pekarangan


    Jakarta

    Halaman atau pekarangan rumah bisa ditanam pohon agar hunian menjadi teduh dan asri. Namun, beberapa pohon bisa merusak fondasi rumah karena akarnya tumbuh merambat.

    Padahal, pohon bisa mempercantik pekarangan dan buahnya bisa dikonsumsi sendiri. Oleh karena itu, pemilik rumah perlu memilih pohon yang akarnya tidak merambat ke mana-mana.

    Lalu, pohon apa saja yang tidak akan merusak fondasi rumah? Simak ulasannya berikut ini.


    Pohon yang Tidak Merusak Fondasi Rumah

    Inilah sejumlah pohon yang cocok ditanam di halaman rumah, dilansir Gardeners’ World dan berbagai sumber.

    1. Pohon Tabebuya

    Tabebuya bermekaran di Kota MalangPohon tabebuya Foto: M Bagus Ibrahim/detikJatim

    Pohon tabebuya yang berasal dari Brasil cocok ditanam di pekarangan rumah. Dikutip dari Dinas Kehutanan Provinsi Jawa timur, akar pohon ini tidak menyebar dan bunganya cantik selama musimnya.

    Bunga yang muncul berwarna pink, kuning, hingga putih, tergantung jenis pohonnya. Buah akan muncul saat musim hujan atau setelah musim berbunganya. Ketinggian pohonnya bisa menjulang sampai 10 meter.

    Perawatan pohon tabebuya pun tidak sulit, hanya perlu penyiraman dan pemupukan. Pohon ini cocok ditanam di wilayah subtropis dan tropis.

    2. Pohon Palem

    Pohon palem tidak akan merusak fondasi rumah karena memiliki struktur akar yang berserat. Pohon yang cocok di daerah beriklim tropis ini punya daun tipis dan dapat tumbuh tinggi.

    Jenis palem yang umum ditemukan antara lain palem kipas, palem putri, palem merah, palem udang, dan palem Jepang.

    Pohon palem tidak perlu terlalu sering disiram karena tanah yang terlalu becek justru dapat menjadi masalah bagi pohon ini. Lalu, pohon cukup dipupuk sesekali dan buang daun mati serta tangkai tua yang sudah berwarna kecokelatan.

    3. Pohon Bungur

    Pohon bungur (Lagerstroemia indica) atau disebut crape myrtlePohon bungur (Lagerstroemia indica) atau disebut juga crape myrtle Foto: Getty Images/magicflute002

    Pohon bungur juga cocok ditanam di halaman rumah. Tanam di tempat cukup luas yang tidak tertutup karena batangnya akan menjulang tinggi hingga 10-20 meter.

    Pastikan pohon ini mesti ditanam di area yang terkena cahaya matahari. Pohon ini mudah tumbuh dengan disiram rutin jika tidak turun hujan dan sesekali perlu dipangkas.

    Bunga pohon bungur tumbuh majemuk berwarna ungu hingga merah muda keunguan dengan menghasilkan aroma harum.

    4. Pohon Bugenvil

    Bugenvil atau bunga kertas ini mempunyai bunga warna-warni, sehingga mempercantik halaman rumah. Pertumbuhan pohon ini cepat saat diletakkan di bawah sinar matahari. Bisa ditanam dalam pot, langsung di tanah, maupun di keranjang gantung.

    Tanaman bugenvil dapat tahan di iklim tropis. Perawatannya hanya memerlukan sedikit penyiraman dan pemangkasan sesekali untuk mempertahankan bentuk serta memperbanyak bunganya, dikutip dari situs Gardenia.

    5. Pohon Kersen

    Buah kersenPohon kersen dan buahnya Foto: Getty Images/iStockphoto/justhavealook

    Pohon kersen atau ceri kampung punya daun cukup rimbun dan batangnya bisa mencapai 12 meter. Dahannya tumbuh mendatar dan menggantung.

    Pohon ini tidak memerlukan perawatan khusus. Pemangkasan diperlukan jika pohonnya terlalu besar.

    6. Pohon Ara

    Pohon ara atau tin dapat ditanam di lingkungan panas dan kering. Tingginya bisa mencapai 3-4 meter. Pohonnya juga bisa berbuah meskipun tidak terlalu tinggi.

    Buah tin punya warna merah, ungu, dan lainnya tergantung varietasnya. Daunnya lebar dan bisa mengeluarkan getah putih

    7. Pohon Apel

    Ilustrasi Pohon ApelIlustrasi Pohon Apel Foto: Getty Images/Martin Wahlborg

    Pohon apel juga bisa ditanam di halaman rumah. Buahnya yang tumbuh subur dapat dipanen untuk disantap sendiri.

    Dilansir dari Love The Garden, pohon apel menyukai area yang terkena sinar matahari penuh dan terlindungi dari angin kencang. Meskipun pohonnya tumbuh di atas tanah kering, penyiraman teratur diperlukan.

    Itulah deretan pohon yang tidak merusak fondasi rumah, sehingga cocok ditanam di halaman. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 10 Tanaman Hias yang Ampuh Mengusir Nyamuk di Rumah


    Jakarta

    Pada umumnya, nyamuk dapat dibasmi dengan menggunakan semprotan pembasmi serangga. Namun, ada cara alami untuk mengusir nyamuk dari rumah, yakni dengan tanaman hias.

    Memang, penggunaan semprotan pembasmi serangga dapat efektif membunuh nyamuk. Namun sayang, zat-zat yang terkandung di dalam semprotan itu dapat membahayakan manusia jika dihirup dalam jumlah banyak.

    Apabila khawatir dengan risikonya, kamu masih bisa mengusir nyamuk dengan meletakkan tanaman hias di dalam rumah. Jadi, fungsi tanaman hias tak hanya sekadar mempercantik atau menambah kesejukan ruangan saja.


    Salah satu tanaman hias yang ampuh mengusir nyamuk di rumah adalah lavender. Selain itu, masih ada lagi sejumlah tanaman hias lainnya yang dapat mengusir nyamuk. Apa saja? Berikut pembahasannya.

    Tanaman Hias yang Ampuh Mengusir Nyamuk

    Dikutip dari The Spruce dan Garden Design, berikut sejumlah tanaman hias yang ampuh mengusir nyamuk:

    1. Serai

    Tanaman hias yang pertama ada serai. Tumbuhan ini mengandung sitral dan geranial, yakni bahan aktif yang disebut ampuh mengusir nyamuk. Selain itu, aroma serai yang harum ternyata membuat nyamuk ogah untuk mendekat.

    Serai termasuk tanaman yang mudah tumbuh, terutama di tanah yang subur dan terkena sinar matahari.

    2. Rosemary

    Rosemary jadi salah satu tanaman hias yang direkomendasikan untuk mengusir nyamuk. Selain itu, tanaman ini juga dapat mengusir berbagai jenis hama lainnya seperti ngengat.

    Rosemary dapat tumbuh di iklim yang hangat dan kering. Jika ditata di luar rumah, rosemary dapat dipangkas menjadi berbagai bentuk dan ukuran serta bisa menjadi pembatas taman yang bagus.

    3. Basil

    Basil mengeluarkan aroma menyengat yang ternyata ampuh mengusir hama dan nyamuk. Tanaman herbal ini menyukai hidup di wilayah yang lembap, membutuhkan drainase yang baik, dan senang jika terkena sinar matahari.

    4. Lavender

    Tanaman yang satu ini sudah terkenal akan manfaatnya untuk mengusir nyamuk. Meski aromanya semerbak dan bikin menenangkan, tetapi tidak bagi para hama dan nyamuk yang sama sekali tidak menyukai lavender.

    Kandungan minyak esensial pada lavender jadi salah satu sebab nyamuk tidak menyukainya. Bahkan aroma dari lavender dapat menghalangi kemampuan nyamuk dalam mencium bau.

    5. Marigold

    Rekomendasi tanaman hias berikutnya adalah marigold. Bunga dari tanaman ini diyakini dapat mengusir nyamuk dan sejumlah jenis serangga lainnya, seperti kutu daun, thrips, lalat putih, hingga kumbang.

    6. Geranium

    Geranium bisa menjadi pilihan alternatif untuk mengusir nyamuk di rumah. Sebab, tanaman hias ini mengandung zat kimia geraniol dan citronellol yang membuat nyamuk enggan untuk mendekat.

    Ekstrak geranium yang dioleskan ke kulit disebut ampuh melindungi tubuh dari gigitan nyamuk hingga delapan jam.

    7. Mint

    Tanaman min dari berbagai varietas bisa dimanfaatkan untuk mengusir nyamuk. Meski mudah dirawat, tapi tanaman ini dapat tumbuh menjalar dengan cepat. Jadi, perlu perawatan secara rutin agar tanaman mint tidak menjalar ke area lain.

    8. Catnip

    Catnip merupakan tanaman yang masuk dalam famili mint, tetapi tampilan dan aroma yang dikeluarkan cukup berbeda dari varietas mint pada umumnya. Meski begitu, tanaman ini dinilai ampuh untuk mengusir nyamuk karena mengandung nepetalactone.

    9. Eucalyptus

    Tanaman hias selanjutnya ada eucalyptus yang punya aroma menyengat dan tajam. Wanginya seperti aroma hutan yang khas dengan sedikit ada rasa mint, jeruk, dan madu. Aroma tersebut mungkin dapat menenangkan tubuh, tetapi sangat tidak disukai nyamuk.

    10. Sage

    Sage merupakan tanaman herbal aromatik yang memiliki aroma kuat. Selain digunakan sebagai salah satu obat tradisional, sage juga bisa dimanfaatkan untuk mengusir nyamuk di rumah.

    Sage bisa diolah sebagai semprotan pembasmi serangga alami. Caranya adalah dengan mengeringkan beberapa lembar daun sage, lalu tambahkan air secukupnya. Setelah itu, masukkan ke dalam botol dan kocok terlebih dahulu sebelum disemprot.

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tanaman Hias yang Cocok buat Rumah Mungil


    Jakarta

    Tanaman hias sering kali menjadi pilihan untuk membuat rumah terlihat segar dan asri. Meski sedap di mata, menaruh pot tanaman di dalam rumah bisa memenuhi ruangan.

    Apalagi tanaman lama-lama tumbuh besar, sehingga semakin makan ruang. Hal ini mungkin menjadi pertimbangan bagi pemilik rumah kecil.

    Namun tenang aja, ada sejumlah tanaman hias yang cocok buat rumah sempit. Yuk simak ulasannya berikut ini dikutip dari Garden Design.


    Tanaman Hias yang Cocok buat Rumah Kecil

    Inilah sederet tanaman yang tidak makan banyak tempat, pas banget untuk rumah kecil.

    1. Alocasia

    Alocasia sanderiana Bull or Alocasia Plant in clay pot on wooden table in living roomAlocasia sanderiana Bull or Alocasia Plant in clay pot on wooden table in living room Foto: Getty Images/iStockphoto/Tharakorn

    Alocasia bisa tumbuh sampai berukuran 30-91 cm tergantung pada jenisnya. Meski beberapa alocasia dapat tumbuh setinggi 30 cm, pemilik rumah bisa memilih varian yang bentuknya lebih kompak, sehingga cukup dipajang di atas meja.

    Untuk merawatnya, cukup siram tanaman secara teratur untuk menjaga tanah tetap lembab, tetapi tidak becek. Lalu, beri pupuk satu hingga dua kali sebulan.

    2. Calathea

    Potted plant calathea orbifolia on a wooden tablePotted plant calathea orbifolia on a wooden table Foto: Getty Images/iStockphoto/Eva Peters

    Calathea atau rattlesnake plant dapat tumbuh berukuran 20-76 cm. Tanaman ini menyukai tempat yang cahayanya sedang hingga rendah. Kemudian, kelembapannya cukup.

    Hindari terlalu banyak sinar matahari pada daunnya karena dapat terbakar. Segera siram kalau permukaannya terasa kering. Gunakan air suling atau air saringan, karena tanaman ini sensitif terhadap kotoran dalam air keran. Lalu, beri pupuk pada tanaman sebulan sekali.

    3. Pothos

    Propagating a Golden Pothos Plant in a mason jar in Palm Beach, Florida.Also known as the Epipremnum aureum. The Pothos Plant is a trailing, leafy vine that can reach lengths of up to 40 feet in tropical jungles. Its genus name is derived from the Greek words epi (meaning upon) and premnon (meaning a trunk) in reference to its growing on tree trunks.Indoors, the pothos plant usually confines itself to about six to 10 feet. Its leaves are bright and waxy with a noteworthy pointed heart shape, and are often green or variegated in white, yellow, or pale green. It is rare for them to flower or produce berries, especially indoors, but certain varietals can have tiny, petal-less white flowers that feature small berries.Also called devil's ivy, pothos can be grown in hanging baskets or as a potted plant on a desk. They are excellent at helping to purify the air and tolerant of fluorescent light, making them a popular choice for office environments. These plants can also help cleanse the air when grown in your home or office, as well.Propagating a Golden Pothos Plant in a mason jar oto: Getty Images/Crystal Bolin Photography

    Photos atau lebih dikenal sirih gading emas bisa tumbuh merambat sepanjang 182-304 cm. Tanaman hias ini termasuk yang paling mudah tumbuh.

    Tanaman merambat ini dapat dipangkas dan dijaga agar berukuran kecil. Pemilik rumah bisa membiarkannya tumbuh menjuntai di keranjang gantung atau merambat ke atas permukaan vertikal.

    Cara merawatnya dengan membiarkan tanah bagian atas mengering di antara waktu penyiraman. Berilah pupuk cair seimbang setiap 1 hingga 3 bulan.

    4. Peperomia

    Watermelon peperomia plant. Houseplant for home decoration. a plant that has green, patterned leavesWatermelon peperomia plant. Houseplant for home decoration. a plant that has green, patterned leaves Foto: Getty Images/iStockphoto/Tri Rohmat

    Peperomia berukuran kecil, cocok untuk dipajang di rak atau meja. Tanaman ini bisa tumbuh berukuran 15-30 cm.

    Penghuni rumah cukup menyiram tanaman ini 7-10 hari sekali atau saat permukaan tanah sedalam 5 cm terasa kering. Lalu, berikan pupuk cair encer setiap bulan.

    5. Tradescantia

    Tradescantia zebrina (Silver inch plant, Silvery wandering jew) leaf background has zebra-patterned leaves. Purple and green leaves background.Tradescantia zebrina (Silver inch plant, Silvery wandering jew) leaf background has zebra-patterned leaves. Purple and green leaves background. Foto: Getty Images/iStockphoto/Piyavachara Arunotai

    Tradescantia atau spiderwort adalah tanaman yang mudah dipelihara bagi pemula. Tanaman ini cocok disimpan dalam keranjang gantung atau bahkan tumpah dari pot biasa.

    Jika tanaman menjadi tinggi seiring waktu, pangkas kembali dengan menjepit batang tepat di atas ruas daun. Tanaman hias ini bisa tumbuh hingga sepanjang 91 cm.

    Itulah beberapa tanaman hias yang bisa dipajang di rumah kecil. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com