Tag: tandon

  • 8 Cara Memilih Tandon Air yang Bagus dan Tepat untuk Rumah


    Jakarta

    Tandon air adalah tangki penyimpanan air yang biasanya digunakan di rumah, gedung, atau bangunan lainnya. Tandon air disebut juga toren air.

    Tandon ini berfungsi untuk menampung air bersih, dari sumur, saluran air, atau dari penyedia air umum. Maka dari itu, memilih tandon air yang tepat menjadi langkah penting untuk memastikan pasokan air yang cukup dan berkualitas di rumah.

    Cara Memilih Tandon Air

    Dikutip dari laman Water Runner dan Penguin (salah satu produsen tangki air di Indonesia), berikut adalah beberapa tips dalam memilih tandon air:


    1. Menentukan Ukuran Tandon Air

    Menentukan ukuran tangki penyimpanan air dilakukan menilai kebutuhan air rumah tangga.

    Hal ini bisa kamu pertimbangkan dengan berapa jumlah penghuni di rumah, pola penggunaan air harian, serta aktivitas spesifik apa pun yang mungkin membutuhkan pasokan air lebih banyak (seperti berkebun atau punya ternak).

    Mengukur kebutuhan air akan meletakkan dasar untuk memilih ukuran tangki yang tepat.

    2. Mempertimbangkan Variasi Musiman dan Situasi Darurat

    Memperhitungkan variasi musiman dan skenario darurat, juga termasuk dalam langkah untuk memilih tandon air. Jadi, saat musim kemarau, kapasitas penyimpanan yang lebih besar akan sangat berharga.

    Selain itu pilihlah bahan/jenis tangki air yang bisa bebas lumut, memiliki tingkat perlindungan UV tertinggi, dan memiliki garansi panjang.

    3. Kesediaan Ruang

    Besar kecilnya tangki air juga perlu disesuaikan dengan ruang yang tersedia. Pasalnya, kepraktisan dan ruang yang tersedia berperanan penting.

    Perkirakan tempat pemasangan tangki perlu di mempertimbangkan dimensi, bentuk, dan peraturan setempat mengenai penempatan tangki.

    Hal ini bertujuan untuk memastikan tangki bisa dipasang, dengan sempurna di rumah tanpa mengurangi fungsionalitas.

    4. Mengantisipasi Kebutuhan Masa Depan

    Berinvestasi dalam wadah air untuk rumah tangga juga termasuk komitmen jangka panjang. Maka dari itu, memilih tangki dengan ruang yang cukup untuk pertumbuhan akan memastikan sistem penyimpanan air tetap relevan dan efektif seiring dengan kebutuhan terus berubah.

    5. Menghitung Kapasitas Tangki

    Menghitung kapasitas tangki yang tepat bisa dengan mencari keseimbangan antara memenuhi kebutuhan, sekaligus menyediakan cadangan untuk permintaan tak terduga.

    Untuk penggunaan tandon air rumah tangga pada umumnya, standar industri menyarankan kisaran 50-100 galon per orang per hari. Namun, hal ini bisa disesuaikan dengan kebutuhan spesifik dan keadaan.

    6. Warna Tangki

    Tandon air ukurannya cukup besar untuk terlihat dari luar rumah. Oleh karena itu, warnanya juga perlu disesuaikan dengan tema eksterior rumah. Hal ini bertujuan agar tidak mengganggu tampilan eksterior rumah.

    7. Material Tersertifikasi

    Pemilihan tandon air juga perlu, yakni yang memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI), Food Grade dan BPA Free. Dengan begitu air bisa aman digunakan untuk berbagai keperluan.

    8. Konsultasi dengan Ahli

    Sekiranya masih bingung dan ragu, mintalah saran dari para profesional dalam bidang penyimpanan air.

    Mereka akan memberikan informasi tentang peraturan setempat, menawarkan rekomendasi berdasarkan situasi, dan memastikan bahwa kamu memilih tangki penyimpanan air yang paling sesuai dengan kebutuhan.

    Itu tadi penjelasan seputar cara memilih tandon air yang tepat. Dengan pertimbangan yang baik, ini akan membantu kalian dalam penyimpanan air yang disesuaikan dengan gaya hidup. Semoga membantu.

    (khq/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • 8 Cara Memilih Tandon Air yang Bagus dan Tepat untuk Rumah


    Jakarta

    Tandon air adalah tangki penyimpanan air yang biasanya digunakan di rumah, gedung, atau bangunan lainnya. Tandon air disebut juga toren air.

    Tandon ini berfungsi untuk menampung air bersih, dari sumur, saluran air, atau dari penyedia air umum. Maka dari itu, memilih tandon air yang tepat menjadi langkah penting untuk memastikan pasokan air yang cukup dan berkualitas di rumah.

    Cara Memilih Tandon Air

    Dikutip dari laman Water Runner dan Penguin (salah satu produsen tangki air di Indonesia), berikut adalah beberapa tips dalam memilih tandon air:


    1. Menentukan Ukuran Tandon Air

    Menentukan ukuran tangki penyimpanan air dilakukan menilai kebutuhan air rumah tangga.

    Hal ini bisa kamu pertimbangkan dengan berapa jumlah penghuni di rumah, pola penggunaan air harian, serta aktivitas spesifik apa pun yang mungkin membutuhkan pasokan air lebih banyak (seperti berkebun atau punya ternak).

    Mengukur kebutuhan air akan meletakkan dasar untuk memilih ukuran tangki yang tepat.

    2. Mempertimbangkan Variasi Musiman dan Situasi Darurat

    Memperhitungkan variasi musiman dan skenario darurat, juga termasuk dalam langkah untuk memilih tandon air. Jadi, saat musim kemarau, kapasitas penyimpanan yang lebih besar akan sangat berharga.

    Selain itu pilihlah bahan/jenis tangki air yang bisa bebas lumut, memiliki tingkat perlindungan UV tertinggi, dan memiliki garansi panjang.

    3. Kesediaan Ruang

    Besar kecilnya tangki air juga perlu disesuaikan dengan ruang yang tersedia. Pasalnya, kepraktisan dan ruang yang tersedia berperanan penting.

    Perkirakan tempat pemasangan tangki perlu di mempertimbangkan dimensi, bentuk, dan peraturan setempat mengenai penempatan tangki.

    Hal ini bertujuan untuk memastikan tangki bisa dipasang, dengan sempurna di rumah tanpa mengurangi fungsionalitas.

    4. Mengantisipasi Kebutuhan Masa Depan

    Berinvestasi dalam wadah air untuk rumah tangga juga termasuk komitmen jangka panjang. Maka dari itu, memilih tangki dengan ruang yang cukup untuk pertumbuhan akan memastikan sistem penyimpanan air tetap relevan dan efektif seiring dengan kebutuhan terus berubah.

    5. Menghitung Kapasitas Tangki

    Menghitung kapasitas tangki yang tepat bisa dengan mencari keseimbangan antara memenuhi kebutuhan, sekaligus menyediakan cadangan untuk permintaan tak terduga.

    Untuk penggunaan tandon air rumah tangga pada umumnya, standar industri menyarankan kisaran 50-100 galon per orang per hari. Namun, hal ini bisa disesuaikan dengan kebutuhan spesifik dan keadaan.

    6. Warna Tangki

    Tandon air ukurannya cukup besar untuk terlihat dari luar rumah. Oleh karena itu, warnanya juga perlu disesuaikan dengan tema eksterior rumah. Hal ini bertujuan agar tidak mengganggu tampilan eksterior rumah.

    7. Material Tersertifikasi

    Pemilihan tandon air juga perlu, yakni yang memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI), Food Grade dan BPA Free. Dengan begitu air bisa aman digunakan untuk berbagai keperluan.

    8. Konsultasi dengan Ahli

    Sekiranya masih bingung dan ragu, mintalah saran dari para profesional dalam bidang penyimpanan air.

    Mereka akan memberikan informasi tentang peraturan setempat, menawarkan rekomendasi berdasarkan situasi, dan memastikan bahwa kamu memilih tangki penyimpanan air yang paling sesuai dengan kebutuhan.

    Itu tadi penjelasan seputar cara memilih tandon air yang tepat. Dengan pertimbangan yang baik, ini akan membantu kalian dalam penyimpanan air yang disesuaikan dengan gaya hidup. Semoga membantu.

    (khq/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Mending Mana, Toren Warna Oranye atau Biru?



    Jakarta

    Toren merupakan penampung air bersih yang biasa digunakan untuk keperluan sehari-hari seperti mandi, mencuci, hingga memasak. Jika diperhatikan, toren atau tandon memiliki bentuk yang sama yakni tabung besar dengan bukaan di bagian atas.

    Meskipun bentuknya sama, tandon diproduksi dengan beberapa warna. Namun, terdapat dua warna yang paling banyak digunakan di Indonesia yakni biru dan oranye. Ternyata penggunaan warna ini bisa berpengaruh pada kualitas air lho.

    Suratman, pemilik Jasa Kuras Toren kurastoren.com, mengatakan bahwa toren berwarna terang, dapat lebih cepat pudar akibat paparan sinar matahari dibandingkan toren berwarna gelap, seperti biru atau hitam.


    Warna toren yang memudar dapat membuat air di dalam toren lebih mudah terpapar sinar matahari. Akibatnya adalah lumut lebih cepat muncul di dalam toren. Keberadaan lumut dapat berpengaruh pada kualitas air.

    “Jadi, kena matahari itu dia lebih tembus gitu loh, jadi lumut itu lebih malah kena sinar matahari itu cepat lumutan gitu. Orange itu bukan memantul tapi malah nyerap, makin terang, orange itu malah nyerap jadi air di toren itu malah gampang lumutan,” tutur Suratman, pemilik Jasa Kuras Toren kurastoren.com, kepada detikcom beberapa waktu lalu.

    Dilansir detikEdu, lumut merupakan tumbuhan yang mandiri, mereka bisa mendapatkan makanan dengan bantuan sinar matahari. Selain itu, tumbuhan yang memiliki nama ilmiah Bryophyta ini mudah tumbuh di daerah yang lembap, seperti toren yang sering terkena panas dan dingin.

    Lantas, apakah lebih baik menggunakan toren berwarna gelap daripada terang?

    Pemilik Toko Bangunan Kurnia Jaya, Hendri, menyampaikan banyak konsumen yang meyakini demikian. Warna yang paling banyak dipilih adalah toren hitam dan biru tua.

    “Kalau banyak orang ada yang bilang biru itu lebih tahan lumut, orange itu ya biasa gitu,” kata Hendri, pemilik Toko Bangunan Kurnia Jaya, kepada detikcom, Kamis (26/10/2023) lalu.

    “Beberapa langganan kita yang beli bahwa ‘kita mau yang warna biru, nih, lebih tahan lumut karena mataharinya nggak bisa nembus ke dalam’,” sambungnya.

    Cuci dan Kuras Toren Berapa Kali?

    Lumut tetap dapat dibersihkan dan dicegah dengan sering membersihkan toren apa pun warna yang dipakai sehingga setiap rumah tetap bisa mendapat air bersih. Suratman menyarankan periode pengurasan dan pencucian toren air adalah 1-2 kali dalam setahun.

    “Untuk daerah Jabodetabek, itu minimal setahun sekali. Satu sampai dua kali lah,” ujar Suratman.

    Namun, apabila kualitas air di rumah tidak bagus, mengandung sadah, berwarna kuning, atau berlumpur, toren perlu dibersihkan sesering mungkin. Apabila jarang dibersihkan justru dapat menyebabkan iritasi kulit dan berbahaya jika digunakan untuk memasak.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com