Tag Archives: tangga

3 Alasan Kamu Perlu Mulai Kelola Sampah Rumah Tangga


Jakarta

Kebanyakan masyarakat Indonesia masih asal membuang sampah rumah tangga tanpa memilahnya sesuai kategori. Padahal, mengelola sampah itu penting bagi lingkungan hidup, serta dapat menguntungkan penghuni rumah.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Ponorogo Gulang Winarno mengatakan pengelolaan sampah rumah tangga di masyarakat belum optimal. Menurutnya, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya mengelola sampah masih kurang.

Lantas, mengapa kita perlu mengelola sampah? Simak penjelasannya berikut ini.


Alasan Mengelola Sampah Rumah Tangga

1. Menjaga Lingkungan Hidup

“Sampah itu kalau tidak dikelola dengan baik, akhirnya akan mengganggu terkait kesehatan, (lalu lintas) transportasi, (dan) ekosistem. Kalau dikelola dengan baik, (sampah) tidak akan mengganggu (aktivitas) dan juga akan menambah nilai produktif,” ujar Gulang kepada detikcom, Rabu (10/7/2024).

Gulang menjelaskan sampah harus dibuang pada tempat semestinya agar tidak mengganggu ekosistem atau aktivitas manusia. Ia mengaku mendapat keluhan ada sampah di sungai dan taman, sehingga mengganggu orang-orang sekitar serta mencemari lingkungan.

Selain itu, sampah perlu dipilah berdasarkan kategorinya, seperti organik, non organik, dan B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun). Hal ini untuk memudahkan pengelolaan sampah lanjutan, baik untuk didaur ulang maupun dikompos.

2. Menghasilkan Uang

Selain lebih baik untuk lingkungan, memilah sampah bisa menjadi penghasilan tambahan untuk rumah tangga. Kamu bisa memisahkan sampah yang masih bernilai dan dapat didaur ulang, seperti botol plastik, kaleng, hingga kertas.

“Sampah itu sebenarnya bisa menghasilkan untuk tambahan kebutuhan rumah tangga. Walaupun hal itu cuman sedikit, kalau dijual satu bulan juga menambah nilai atau membantu keuangan rumah tangga,” jelasnya.

3. Membuat Kompos untuk Tanaman di Rumah

Sampah rumah tangga juga bisa dimanfaatkan menjadi kompos untuk menyuburkan tanaman di rumah. Siapkan wadah tertutup atau komposter untuk menyimpan sampah sisa makanan atau dedaunan dan ranting dari pekarangan. Setelah beberapa hari atau minggu, sampah organik tersebut bisa menjadi pupuk.

“Yang (sampah) organik bisa buat pupuk setidaknya buat tanaman kita sendiri di pekarangan rumah,” katanya.

Itulah beberapa alasan untuk mulai mengelola sampah rumah tangga dengan baik. Pastikan kamu menyiapkan beberapa tempat sampah untuk setiap kategori ya. Semoga bermanfaat!

(dhw/dna)



Sumber : www.detik.com

5 Tips Bangun Kos-kosan Hemat & Minim Perawatan Supaya Makin Cuan


Jakarta

Bisnis kos-kosan cukup digemari masyarakat Indonesia, terlebih sebagai usaha semasa pensiun. Bangunan kos-kosan pun menjadi komponen utama untuk menjalankan bisnis ini.

Pemilik yang menginginkan untung lebih perlu memutar otak bagaimana membuat kos-kosan yang hemat. Beberapa upayanya bisa dengan menekan biaya pembangunan dan perawatan rumah kos-kosan.

Arsitek Andy Rahman dari Andyrahman Architect mengungkapkan caranya membangun rumah kos-kosan yang minim perawatan seperti dalam proyek Biophilic Boarding House di Surabaya. Ia membagikan testimoni kliennya setelah beberapa tahun menjalankan bisnis kos-kosan dengan bangunan tersebut.


“Dari semua kos-kosan yang dia punya, lima di situ, beliau menyampaikan bahwa yang paling menguntungkan dari semua kos-kosan yang sudah dibangun dan kami desain itu adalah Rumah Kos Keputih kecil itu (Biophilic Boarding House),” ujar Andy kepada detikcom belum lama ini.

Ia menyebut rumah kos-kosan tersebut memiliki lahan paling kecil, tetapi jumlah kamarnya melebihi ekspektasi, yaki 13 kamar. Kemudian, konsep rumah dibuat low maintenance atau minim perawatan, sehingga menjadi lebih menguntungkan dari segi bisnis.

Lalu, seperti apa rumah kos-kosan minim perawatan ini? Simak ulasan berikut ini.

Tips Bikin Kos-kosan Hemat

1. Memilih Material Terjangkau

“Kos-kosan ini sebetulnya memakai material biasa, jadi bata exposed (yaitu) bata biasa yang harganya juga murah kita biarkan exposed. Kemudian, kita juga memakai teknik semen, (seperti) semen roll, semen plester, (dan) semen aci untuk finishing interiornya, sehingga tidak perlu dicat,”

Kita juga memakai beberapa elemen seperti besi expanded metal sheet, kemudian besi metal perforated, lalu besi pipa air untuk railing, untuk partisi dan lain sebagainya, jadi begitu

2. Meminimalisir Pengecatan

“Kita memakai raw material, exposed material, jadi tidak memakai cat sama sekali kecuali plafon yang kita cat warna putih. Selain itu, semuanya warna material (asli),” katanya.

Andy mengaku tidak banyak mengecat rumah dan furniture, tetapi hanya bagian plafon saja. Hal ini membuat bangunan kos-kosan tidak perlu banyak dirawat, sehingga menghemat biaya perawatan.

“Rumah ini jadinya nggak perlu di-maintenance, karena material-material dengan warna alami tadi itu semakin kena panas (dan) hujan semakin eksotis. Nggak perlu setiap 2-3 tahun dicat ulang,” tuturnya.

Bahkan, cat putih pada plafon sejak berdiri pada tahun 2015 hingga sekarang belum pernah dicat ulang.

3. Manfaatkan Semua Ruang

Andy mengungkapkan salah satu tantangan membangun kos-kosan tersebut karena lahan terbatas berukuran 8×15 meter atau seluas 120 meter persegi. Ia memastikan untuk memaksimalkan penggunaan setiap ruang.

“Kami coba mengoptimalkan semua space yang ada. Jadi di bawah tangga itu kita pakai untuk kamar mandi sama gudang. Kemudian, di lantai atas kita optimalkan untuk area service sekaligus tempat duduk-duduk,” jelasnya.

Mengingat kebutuhan ruang sangat banyak, maka tidak memungkinkan membuat atap. Ia cenderung memfungsikan atap dengan cara membuatnya berupa dak beton.

4. Kamar Mandi Luar

Dengan keterbatasan ruang dan kebutuhan kamar tidur yang banyak, Andy mendesain kos-kosan dengan kamar mandi luar. Terdapat dua kamar mandi di lantai satu dan dua kamar mandi di lantai atas.

5. Hemat Energi

Kemudian, desain kos-kosan dibuat agar sirkulasi udara dan sinar matahari bisa masuk dengan lebih optimal. Mulai dari penggunaan roster, jendela di setiap kamar, dan ruang terbuka. Hal ini akan membantu mengurangi penggunaan AC di kos-kosan.

“Kos-kosan ini punya banyak bukaan, dindingnya bernapas, sirkulasi udaranya berjalan di tiap kamar, dan lebih hemat energi sebetulnya,” pungkasnya.

(dhw/dna)



Sumber : www.detik.com

Cara Maksimalkan Ruang di Rumah Kecil, Bisa Bikin Tempat Penyimpanan ‘Rahasia’


Jakarta

Mengatur rumah kecil cukup menantang, apalagi kalau kamu memiliki banyak barang. Kamu perlu memutar otak agar setiap barang membuat tempat penyimpanan khusus supaya rumah rapi dan teratur.

Jangan khawatir, ada banyak cara mengakali rumah kecil agar dapat menampung harta bendamu. Bahkan, kamu bisa membuat tempat penyimpanan tersembunyi atau rahasia yang estetik, lho.

Lalu, bagaimana cara memaksimalkan ruang terbatas di rumah? Yuk simak tipsnya berikut ini.


Cara Maksimalkan Ruang di Rumah Kecil

1. Hilangkan Ruangan Tak Terpakai

Jika punya rumah kecil, kamu bisa membuat ruang tambahan dengan menghilangkan ruangan yang tidak diperlukan. Seperti yang dilakukan pemilik Rumah Semak, Dwi Prasetyo yang menghilangkan ruang tamu di rumahnya.

Ia mengaku jarang menerima tamu dan lebih memilih menjamu tamu di ruang keluarga atau area meja makan. Dwi menghilangkan ruang tamu untuk memperluas lantai bawah agar dapat berkonsep open plan dan tidak bersekat.

Lalu, ia juga membuat ruang serbaguna atau gudang untuk menyimpan berbagai barang, termasuk benda-benda yang dibutuhkan ketika keluar rumah.

“Rumah semak itu tidak ada ruangan tamu, adanya living room dan sebagainya, jadi kita gunakan yang sebagai tempat fungsional. Nah, ini jadi gudang serbaguna jadinya di sini. Jadi kan kadang buat taruh jaket, taruh sandal, sepatu, topi, (dan) kunci-kunci kita taruh di sini. Dan pokoknya barang-barang yang fast moving yang tiap hari kita pakai,” ujar Dwi kepada detikcom beberapa waktu lalu.

2. Manfaatkan Celah Rumah

Rumah SemakRumah Semak Foto: 20detik

Kemudian, kamu dapat memanfaatkan celah-celah di rumah, seperti ruang di bawah tangga. Ada banyak ruang di bawah tangga yang bisa kamu buatkan rak, lemari, bahkan ruang rahasia.

Dwi memanfaatkan area bawah tangga dekat dapurnya untuk menaruh microwave, dispenser air, hingga bahan makanan.

“Biar (area dapur) kelihatan agak luas makanya kita tidak taruh storage di atas. Jadi hanya buat pajangan aja. Nah, storage-nya itu kita pindahkan di bawah tangga ini. Makanya kita buat ada kayak storage rahasia di bawah tangga sini,” ungkapnya.

3. Sembunyikan Barang di Bawah Lantai

Rumah SemakRumah Semak Foto: 20detik

Siapa sangka, kamu bisa menyembunyikan barang seperti peralatan atau mesin di bawah lantai, lho! Dwi memanfaatkan setiap ruang di rumahnya, termasuk lantai di area taman indoor untuk menyimpan dan menyembunyikan barang.

Lantai taman indoor tersebut terbuat dari kayu. Ia pun membuat tempat khusus di bawah lantai dekat kolam ikan untuk menyembunyikan filter air kolam. Cara ini efektif untuk membuat rumah terlihat rapi dan estetik.

Demikian cara memaksimalkan ruang terbatas di rumah kecil. Semoga bermanfaat!

(dhw/zlf)



Sumber : www.detik.com

Rumah 2 Lantai, Lokasi Kamar Utamanya Bagus Dimana Ya? Ini Jawabannya


Jakarta

Saat ini banyak rumah yang terdiri ditinggikan karena lahan terbatas. Biasanya hunian di perumahan bisa menaikkan rumahnya 2-3 lantai. Susunan kamar dan ruangan lain bisa berbeda-beda. Untuk kamar tidur misalnya ada yang berada di lantai pertama, ada pula yang berada di lantai dua. Namun, kamu perlu mempertimbangkan dengan cermat posisi kamar utama.

Kamar utama adalah kamar orangtua atau kamar paling lengkap dan besar. Kamar ini harus ditempatkan di tempat paling nyaman. Selain itu, apabila rumah tersebut hendak dijual lagi, lokasi kamar utama adalah pertimbangan utama calon pemilik rumah.

Jika ada 2 lantai di rumah, bagian mana yang lebih baik? Kamar di lantai bawah atau atas? Melansir dari newhomescc.com, berikut adalah kelebihan dan kekurangannya.


Kamar Utama di Lantai Bawah

Kelebihan

1. Kemudahan Akses

Keuntungan paling utama untuk kamar yang berada di lantai bawah adalah kemudahan aksesnya. Kamu tidak perlu naik ke tangga. Kamar tidur utama di lantai pertama mempermudah orang tua atau manula yang sulit naik dan turun tangga. Jika kamu berencana untuk menempati rumah tersebut dalam jangka waktu lama, lebih baik untuk menempatkan kamar utama di lantai bawah. Semakin bertambah umur, kita cenderung akan mudah lelah jika harus menaiki tangga, jadi kamar di lantai pertama akan lebih baik.

2. Nilai Properti Bisa Meningkat

Seperti yang sudah dikatakan di awal, kamar utama di lantai bawah bisa meningkatkan nilai jual rumah. Hal ini dikarenakan kamar di lanta bawah menarik bagi banyak pembeli, terutama mereka yang mementingkan kenyamanan di rumahnya.

3. Menghemat Energi

Dengan posisi kamar di dekat pintu utama, kamu tidak perlu waktu lama untuk sampai ke kamar apalagi naik dan turun tangga. Selain itu, jika dalam keadaan terburu-buru kamu bisa lebih hemat energi. Menempatkan kamar utama di lantai pertama bisa mengurangi kebutuhan akan pendingin udara terutama bagi kamu yang tinggal sendiri atau pasangan yang belum mempunyai anak. Hal ini karena hanya satu lantai yang ditempati, sehingga bisa mengurangi tagihan listrik secara keseluruhan.

Kekurangan

1. Lebih Berisik

Penghuni kamar tidur utama di lantai bawah akan lebih mudah terganggu karena di lantai bawah biasanya terdapat ruang tamu dan ruang keluarga.

2. Luas Kamar Terbatas

Jika kamu membeli rumah siap dihuni, luas kamar utama di bawah tidak akan mengalami banyak perubahan karena bergantung pada denah lantai dan ukuran lahan rumah. Jika lahan rumahnya sempit, lokasi kamar utama di lantai satu bisa membuat area halaman luar atau carport lebih sempit.

Kamar Utama di Lantai Dua (Atas)

Kelebihan

1. Kenyamanan dan Privasi

Keuntungan utama untuk penghuni kamar utama di lantai dua atau lantai atas adalah privasi. Menempatkan kamar tidur utama di lantai dua bisa memberikan privasi yang lebih baik karena jauh dari kebisingan ruang tamu atau dapur di lantai pertama. Kamu bisa juga menempatkannya di ujung untuk suasana yang lebih hening dan nyaman.

2. Pemandangan yang Bagus

Lokasinya yang berada di tempat yang tinggi menawarkan pemandangan yang lebih bagus, terutama jika rumah kamu memiliki pemandangan yang menarik. Seperti taman, atau pemandangan alam yang bagus.

3. Fleksibilitas Ruang

Biasanya kamar utama di lantai 2 dibuat atas keinginan pemilik rumah bukan desain awal dari kontraktor.

Kekurangan

1. Harus Naik-Turun Tangga

Kamar utama di lantai dua satu-satunya akses hanya melalui tangga. Ini dapat menjadi masalah bagi yang memiliki masalah pada kaki atau lansia.

2. Biaya dan Modifikasi

Menambahkan kamar tidur utama di lantai dua memerlukan biaya. Gangguan selama proses konstruksi juga perlu dipertimbangkan karena bisa berpengaruh hingga ke lantai bawah.

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(aqi/dna)



Sumber : www.detik.com

Panduan Memilih Keramik buat Lantai Tangga yang Aman dan Awet


Jakarta

Bentuk tangga yang menanjak menjadikannya area rumah yang cukup berbahaya. Kamu harus telaten memilih pijakan tangga, termasuk bahan keramik agar tidak licin atau tidak kuat.

Biasanya pemakaian keramik pada tangga digunakan pada tangga beton. Jika kamu memakai keramik, pastikan memilih yang dipasang aman untuk dipijak dan tahan lama.

Bagi kamu yang sedang mencari keramik buat lantai tangga, simak panduannnya berikut ini, dikutip dari Tile Giant, Selasa (6/8/2024).


Panduan Memilih Keramik buat Lantai Tangga

1. Desain Keramik Selaras dengan Ruangan

Tangga biasanya diletakkan di tengah atau pojok rumah, sehingga tangga terlihat jelas dari segala sisi. Jangan sembarangan memilih keramik, sebaiknya perhatikan ukuran, warna, motif, dan model yang selaras dengan ruangan sekitar.

Keramik bisa menonjolkan aspek kesesuaian tersebut dari tangga. Jika ruangan dominan warna putih, pilih warna-warna netral selain hitam pada keramik.

2. Pilih Bahan Keramik yang Kuat

Keramik sebagai pijakan harus kuat menahan beban dan tidak mudah pecah. Dibanding bahan karpet, kayu, atau papan vinly, keramik bisa tahan sampai 20 tahun lebih jika dirawat dan dipasang dengan baik.

3. Pilih Permukaan Keramik Anti Slip

Saat naik dan turun tangga, penghuni rumah sebenarnya rawan terjatuh apalagi kalau berlari ketika buru-buru. Jika keramik yang dipilih tidak anti slip, maka ada potensi lebih besar untuk tergelincir.

Oleh karena itu, pilih keramik anti slip seperti yang banyak dipakai di kamar mandi. Biasanya harganya lebih mahal daripada keramik biasanya, tetapi harganya sesuai dengan keamanan dan kualitasnya.

4. Keramik yang Tidak Mudah Lecet

Tangga adalah bagian yang sulit diperbaiki, maka keramik sebagai pelindung terluar harus memiliki bahan yang kokoh. Selain itu, sebisa mungkin tahan dari goresan pada permukaannya.

Goresan pada keramik merusak tampilan tangga dan saat dipijak membuat tekstur yang tidak nyaman. Salah satu jenis keramik tangga yang tidak mudah lecet adalah full body vitrified tiles yang terbuat dari bahan tanah liat atau porselin.

Keramik jenis ini memiliki beberapa model dari yang tampilannya matte hingga berkilau seperti dilapisi kaca.

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(dhw/dna)



Sumber : www.detik.com

Macam-macam Daya Listrik di Rumah


Jakarta

Daya listrik di rumah menentukan seberapa besar penggunaan listrik yang bisa dipakai. Semakin besar daya listrik yang dimiliki, semakin banyak alat-alat elektronik yang bisa dipakai di rumah.

Setiap rumah tentunya memiliki daya listrik yang berbeda, tergantung pada kebutuhannya masing-masing. Apabila daya listrik yang ada di rumah cukup kecil namun penggunaan elektroniknya banyak, terkadang bisa membuat listrik tiba-tiba mati karena kelebihan beban.

Maka dari itu, penggunaan listrik harus disesuaikan dengan daya yang ada. Lantas, biasanya berapa sih daya listrik yang digunakan di rumah?


Besar kecilnya kapasitas daya listrik ditunjukkan dalam satuan volt ampere atau VA. Kapasitas tersebut, biasanya dipilih saat akan memasang baru listrik.

Berdasarkan Peraturan Menteri ESDM Nomor 3 tahun 2020, ada beberapa kategori daya listrik untuk rumah tangga. Berikut ini rinciannya.

Daya Listrik Rumah Tangga

– Keperluan rumah tangga kecil pada tegangan rendah dengan daya 900 VA-RTM (R-1/TR)
– Keperluan rumah tangga kecil pada tegangan rendah dengan daya 1.300 VA (R-1/TR)
– Keperluan rumah tangga kecil pada tegangan rendah dengan daya 2.200 VA (R-1/TR)
– Keperluan rumah tangga menengah pada tegangan rendah dengan daya 3.500 VA sampai dengan 5.500 VA (R-2/TR)
– Keperluan rumah tangga besar pada tegangan rendah dengan daya 6.600 VA ke atas (R-3/TR)

Perbedaan daya listrik tersebut juga akan memengaruhi biaya listrik yang harus dibayarkan. Sebab, Tarif Dasar Listrik yang dibayarkan berbeda. Misalnya, TDL untuk pengguna rumah tangga dengan daya 900 VA akan berbeda dengan TDL untuk pengguna rumah tangga dengan daya 3.500 VA.

Tarif Listrik Rumah Tangga Juli-September 2024

Dilansir dari situs resmi PLN, berikut ini rincian biaya listrik terbaru per September 2024.

1. Golongan R-1/TR daya 900 VA, seharga Rp 1.352,00 per kWh.

2. Golongan R-1/TR daya 1.300 VA, seharga Rp 1.444,70 per kWh.

3. Golongan R-1/TR daya 2.200 VA, seharga Rp 1.444,70 per kWh.

4. Golongan R-2/TR daya 3.500 – 5.500 VA, seharga Rp 1.699,53 per kWh.

5. Golongan R-3/TR daya 6.600 VA ke atas, seharga Rp 1.699,53 per kWh.

Tarif Listrik Rumah Tangga Bersubsidi Juli-September 2024

Sementara itu, dikutip dari detikFinance, untuk tarif listrik rumah tangga subsidi pada Juli-September 2024 adalah sebagai berikut.

1. Pelanggan Rumah Tangga Daya 450 Volt Ampere (VA) bersubsidi sebesar Rp 415 per kWh

2. Pelanggan Rumah Tangga Daya 900 VA bersubsidi sebesar Rp 605 per kWh

(abr/dna)



Sumber : www.detik.com

Simulasi Cek Biaya Tambah Daya Listrik Rumah


Jakarta

Menambah daya listrik di rumah terkadang dibutuhkan. Hal ini seiring dengan meningkatnya daya listrik yang digunakan.

Untuk melakukan penambahan daya listrik di rumah bisa dilakukan melalui aplikasi PLN Mobile. Sebelum menambah daya listrik, kamu juga bisa melakukan simulasi terlebih dahulu agar bisa menyiapkan dana yang dibutuhkan.

Simulasi Cek Biaya Tambah Daya Listrik Rumah

Perlu diingat bahwa biaya penambahan daya listrik berbeda-beda, tergantung dari lokasi dan besaran daya yang akan ditambah. Berikut ini caranya.


– Buka aplikasi PLN Mobile
– Pilih menu ‘Simulasi Biaya’
– Pilih ‘Simulasi Biaya Perubahan Daya’
– Isi pilihan yang ada, mulai dari provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan, produk layanan, peruntukan, daya lama, daya baru, paket Sertifikat Laik Operasi (SLO)
– Selanjutnya klik Hitung. Nantinya akan keluar biaya yang harus dibayarkan.

Contoh Biaya Tambah Daya Listrik

Sebagai gambaran, detikProperti melakukan pengecekan biaya yang dibutuhkan jika ingin menambah daya melalui PLN Mobile. detikProperti melakukan penambahan daya untuk rumah di Ciputat, Tangerang Selatan, Banten.

Rinciannya adalah sebagai berikut.
Jenis permohonan: perubahan daya
Produk: pascabayar
Peruntukan: rumah tangga
Paket SLO: Ya

Sebagai informasi, SLO merupakan sertifikat yang diterbitkan oleh Lembaga Inspeksi Teknik yang ditunjuk pemerintah untuk melakukan inspeksi kelainan operasi atas instalasi yang dipasang di bangunan pemohon. SLO menjadi bukti bahwa suatu instalasi listrik sudah laik operasi atau sudah laik diberi tegangan listrik.

Estimasi biaya tambah daya listrik

– Dari 450 VA ke 900 VA: Rp 546.460
– Dari 900 VA ke 1.300 VA: Rp 642.700
– Dari 1.300 VA ke 2.200 VA: Rp 1.263.500
– Dari 2.200 VA ke 3.500 VA: Rp 1.914.200
– Dari 3.500 VA ke 4.400 VA: Rp 1.694.900
– Dari 4.400 VA ke 5.500 VA: Rp 2.094.400
– Dari 5.500 VA ke 6.600 VA: Rp 2.187.900

Sebagai informasi, biaya tersebut sudah termasuk biaya penyambungan dan biaya jaminan langganan, namun belum termasuk biaya jika diperlukan penambahan/perlukan jaringan/gardu. Biaya tersebut juga bisa berubah sewaktu-waktu tergantung pada tarif listrik yang berlaku maupun promo yang ada dari PLN.

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Segini Estimasi Biaya Bangun Rumah Minimalis 2 Lantai


Jakarta

Banyak masyarakat yang kini membangun rumah minimalis dua lantai. Rumah ini sangat cocok untuk orang yang sudah berkeluarga. Selain itu, rumah minimalis juga sedang tren karena terlihat sederhana, tetapi tetap nyaman dan homey untuk ditinggali.

Rumah minimalis dua lantai juga cocok untuk detikers yang ingin membangun hunian tapi punya budget terbatas. Lantas, berapa sih biaya yang dibutuhkan untuk membangun rumah minimalis dua lantai? Simak estimasi biayanya dalam artikel ini.

Estimasi Biaya Bangun Rumah Minimalis 2 Lantai

Mengutip situs Lamudi, estimasi biaya membangun rumah minimalis 2 lantai bisa berbeda-beda, tergantung dari spesifikasi material yang digunakan. Semakin bagus dan kokoh materialnya, maka semakin besar dana yang harus dikeluarkan.


Berikut estimasi biaya bangun rumah minimalis dua lantai yang digolongkan sesuai spesifikasi material dari sederhana hingga bagus:

1. Material Sederhana (Rumah 2 Lantai Tipe 36)

Untuk membangun rumah dengan material sederhana, estimasi biayanya sekitar Rp 180 juta hingga Rp 200 jutaan. Bahan konstruksi yang digunakan meliputi:

  • Batu kali.
  • Bata merah.
  • Eternit.
  • Genteng tanah liat.
  • Keramik 30×30.
  • Perlengkapan dengan kualitas sederhana.

2. Material Standar (Rumah 2 Lantai Tipe 36)

Jika kamu punya dana lebih, disarankan untuk membangun hunian dengan material standar yang umum digunakan masyarakat. Estimasi biayanya sekitar Rp 210 juta hingga Rp 250 jutaan.

Material standar yang digunakan untuk membangun rumah minimalis 2 lantai yaitu:

  • Bata dengan kualitas lebih baik.
  • Rangka hollow dengan gypsum.
  • Genteng tanah liat kualitas nomor satu.
  • Keramik dengan ukuran lebih besar.
  • Perlengkapan dengan kualitas kelas dua.

3. Material Bagus (Rumah 2 Lantai Tipe 36)

Membangun hunian dengan menggunakan spesifikasi material bagus memberikan jaminan rumah yang kokoh dan awet. Kisaran biayanya antara Rp 260 juta hingga Rp 300 jutaan. Sedangkan untuk material yang digunakan meliputi:

  • Campuran semen dan pasir yang lebih kental.
  • Keramik dengan ukuran lebih besar.
  • Genteng berkualitas premium.
  • Tambahan lis serta detail interior.

Sebagai pengingat, estimasi biaya di atas bisa berubah tergantung dari harga material yang dijual di pasaran.

Keuntungan Membangun Rumah 2 Lantai

Meski biaya yang dibutuhkan tak sedikit, tetapi ada sejumlah keuntungan jika membangun rumah dua lantai. Mengutip situs Pillar Homes, berikut sejumlah keuntungannya:

1. Ruangan Lebih Luas

Membangun rumah dua lantai dapat memberikan ruang ekstra sehingga lebih luas. Hal ini bisa kamu manfaatkan untuk membuat ruangan khusus seperti gudang atau area untuk menjemur pakaian.

2. Bisa Buat Lebih Banyak Kamar Tidur

Jika detikers sudah berkeluarga, membangun rumah dua lantai adalah pilihan yang tepat. Sebab, kamu bisa membangun kamar tidur lebih banyak untuk si kecil beristirahat.

Misalnya, kamar tidur utama untuk kamu dan pasangan ada di lantai bawah. Sedangkan kamar anak atau kamar tamu berada di lantai dua. Namun jika luas bangunan rumah lebih besar, kamu bisa membangun dua kamar tidur di lantai satu dan dua.

3. Membangun Teras untuk Bersantai

Meski mengusung konsep rumah minimalis, tapi tak ada salahnya jika membangun teras kecil di lantai dua rumah. Teras bisa dimanfaatkan untuk bersantai di sore hari bersama si kecil dan pasangan. Agar lebih asri, tambahkan juga beberapa tanaman hijau di teras.

4. Rumah Tidak Terlihat Sumpek

Masalah utama ketika memiliki rumah hanya satu lantai adalah meletakkan barang-barang dan alat rumah tangga lainnya. Apabila kamu memiliki banyak barang, sudah pasti rumah akan terasa sumpek karena dipadati barang.

Lain halnya jika kamu memiliki rumah dua lantai. Barang bisa disusun lebih rapi karena tidak menumpuk di satu lantai atau ruangan saja. Alhasil rumah kamu jadi lebih nyaman untuk ditinggali.

Demikian penjelasan mengenai estimasi biaya membangun rumah minimalis dua lantai. Semoga dapat membantu detikers.

(ilf/fds)



Sumber : www.detik.com

5 Cara Pilih Karpet yang Cocok untuk Tangga Rumah


Jakarta

Memilih karpet terbaik untuk tangga bisa sulit karena karpet harus memiliki ketahanan dan ketebalan yang sesuai agar berfungsi dengan baik. Karpet juga harus terlihat bagus saat dipotong, dililitkan, dan diselipkan di sekitar tepi anak tangga dan tiang pagar.

Jika kamu memiliki tangga yang sering dilewati atau memiliki anak kecil di rumah, disarankan untuk memasang karpet pada tangga di rumah kamu.

Melansir The Spruce, Selasa (15/10/2024), berikut cara memilih karpet dan metode pemasangan untuk tangga rumah kamu.


Cara Memilih Karpet untuk Tangga

1. Pilih Bahan yang Tepat

Dampak dari berjalan di tangga lebih besar daripada di permukaan datar karena adanya gaya gravitasi tambahan saat kamu menuruni tangga. Oleh karena itu, mempertimbangkan kualitas dan daya tahan bahan karpet. Pastikan juga permukaan karpet tetap rendah.

Untuk tangga, kamu bisa coba pakai karpet nilon sintetis yang dipotong dengan permukaan yang rendah, sehingga menawarkan stabilitas optimal.

2. Pertimbangkan Ketebalan

Ketebalan karpet merupakan faktor penting dalam kesesuaian karpet untuk tangga. Karpet tebal dengan permukaan yang tinggi mungkin ideal untuk kamar tidur, tetapi terlalu tebal untuk tangga.

Karpet yang terlalu tebal dapat membahayakan keselamatan karena saat melilit ujung depan tangga. Karpet tersebut berfungsi sebagai jalan menurun untuk kaki kamu. Tanpa permukaan yang kuat untuk menopang kaki, kamu berisiko untuk terjatuh.

3. Ketahanan

Ada perbedaan antara noda dan kotoran, meskipun tumpahan cenderung lebih sering terjadi pada karpet ruang keluarga daripada di tangga. Tetap penting untuk mencari karpet dengan kualitas tahan kotoran untuk tangga kamu.

4. Gaya dan Penampilan

Meskipun gaya karpet apapun dapat digunakan di tangga, ada baiknya untuk mempertimbangkan bagaimana tampilan karpet saat dililitkan di tepi tapak atau menyambung jahitan di sekitar tiang.

Pertimbangkan juga pola pada karpet dan bagaimana tampilannya saat dipasang. Pola karpet harus diletakkan secara vertikal, jangan pernah horizontal di tangga demi alasan estetika dan performa.

5. Pilihan Metode Memasang Karpet

Metode Waterfall

Tangga dengan karpetTangga dengan karpet Foto: Getty Images/iStockphoto/Elena Sgarabotto

Dilakukan dengan menekuk karpet di tepi tangga dan membiarkannya jatuh lurus ke bawah hingga sejajar dengan anak tangga berikutnya.

Ini adalah cara yang mudah dan cepat untuk memasang karpet dan karena alasan ini banyak pembangunan rumah menggunakan metode ini.

Metode French Cap

Karpet Tangga Hollywood/French CapKarpet Tangga Hollywood/French Cap Foto: The Spruce / Meg MacDonald

Disebut juga gaya Hollywood adalah tampilan tangga yang mewah dan dirancang khusus. Pemasang membungkus karpet dengan erat di sekeliling tepi setiap anak tangga, lalu menyelipkan dan menjepitnya di bawah bibir tangga, menyesuaikan bentuk anak tangga.

Metode ini membutuhkan lebih banyak waktu dan keterampilan dari pihak pemasang. Pelat tangga juga dapat dipasang dengan metode French cap untuk menonjolkan ujung tangga.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

5 Barang yang Disimpan ‘Kaum’ Minimalis



Jakarta

Gaya hidup minimalis selalu dikaitkan dengan merapikan dan menyumbangkan atau menyingkirkan barang yang tidak terpakai. Gaya hidup minimalis dapat menjadi salah satu cara untuk memiliki barang yang benar-benar dibutuhkan agar tidak membuat rumah berantakan.

Barang-barang yang dimiliki oleh kaum minimalis di rumah mereka biasanya dirancang dengan teliti dan fungsional, namun tetap memiliki gaya serta tidak mudah ketinggalan zaman. Nah, berikut ini merupakan beberapa barang yang biasanya dimiliki oleh orang dengan gaya hidup minimalis.

Gorden dari Bahan Linen

Kain linen yang terkenal akan keringanannya dan tahan lama, bisa bertahan sampai bertahun-tahun jika perawatannya baik. Selain itu, dengan bertambahnya usia kain linen juga akan melunak, sehingga gorden linen dapat menjadi lebih hangat dan lembut.


Penggunaan gorden linen biasanya terdapat di sepanjang lantai ruang tamu dan kamar tidur guna menambah privasi tanpa mengurangi pencahayaan yang hangat. Pertimbangkan juga untuk penggunaan gorden linen pada ruang dapur, agar lebih banyak cahaya alami yang masuk.

“Gorden linen tipis selalu memberikan kehangatan pada desain kami dan mempercantik ruangan kami,” kata pendiri dan direktur kreatif studio Seva, Steph Schlegelmilch, yang dikutip dari Better Homes & Garden pada Senin (21/10/2024).

Seprai Putih

Desainnya yang minimalis, seprai putih sering kali menawarkan palet warna yang netral karena sifatnya yang awet dan serbaguna. Penggunaan satu set seprai putih yang lengkap guna menjadikan ruangan terasa kalem.

Schlegelmilch juga menyarankan untuk terus menggunakan satu ataupun dua bantal untuk tampilan yang bersih serta elegan, jika terlalu banyak bantal tidak baik juga karena dapat terlihat berantakan.

Tembikar

Schlegelmilch menyatakan bahwa dia tidak pernah membuang keramik favoritnya saat membereskan rumah. Dia menikmati mencari tembikar yang memiliki makna dan menyampaikan cerita, sehingga bisa menjadi karya seni tersendiri.

“Tembikar sangat serbaguna di rumah dan akan selalu menarik dengan atau tanpa bunga potong segar ,” kata Schlegelmilch.

Pajanglah vas serta mangkuk keramik favorit kamu di rak rumah atau meja makan sebagai hiasan yang sederhana, kamu juga bisa mengisi vas dengan bunga segar atau kering, bisa juga mengosongkan vas guna memperlihatkan tampilan yang bersih berkilau.

Pusaka/Barang yang Dimiliki Secara Turun Temurun

Menurut Schlegelmilch, biarpun kamu merapikan barang untuk mendapatkan tampilan yang minimalis, kamu juga harus tetap menyimpan pusaka serta barang mudah pecah yang antik lainnya. Ini adalah barang rumah tangga yang memang diwariskan secara turun temurun.

Menyimpan barang-barang antik dapat membuat tampilan yang rapi dan penuh makna di rumah kamu, yang tidak akan pernah pudar dengan berjalannya tren yang ada.

“Barang-barang ini tidak hanya memiliki makna, tetapi juga memadukan barang lama dan baru terasa autentik bagi kita,” ujar Schlegelmilch.

Lampu Hias

Pertimbangkan dengan matang sebelum mengganti lampu hias kamu demi estetika minimalis. Hal itu karena desain minimalis umumnya memiliki elemen yang bersih dan sederhana.

Desainer Interior dan Pendiri Sarah Tract Interiors, Sarah Tract selalu menyarankan untuk tetap menggunakan lampu hias sebagai elemen yang memperkuat tampilan ruangan. Kamu bisa mencoba menggantung beberapa lampu gantung di ruang makan atau dapur, atau memasang lampu hias di kamar mandi.

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com