Tag: tangkai

  • 3 Tanaman yang Dianggap Bawa Keberuntungan, Cocok buat di Rumah


    Jakarta

    Berbagai tanaman biasanya memiliki makna tertentu, salah satunya dianggap membawa keberuntungan. Beberapa tanaman indoor memang dianggap beruntung sejak lama karena pengaruh budaya dan banyak orang terus memilih tanaman tersebut.

    Baik karena makna budaya atau referensi sejarah membuat tanaman hias ini membawa keberuntungan, banyak yang percaya memilih tanaman yang tepat untuk rumah akan membawa keberuntungan dalam semua aspek.

    Dilansir dari Homes & Gardens, berikut ini daftar tanaman yang dianggap membawa keberuntungan.


    3 Tanaman yang Dianggap Bawa Keberuntungan

    Inilah tanaman-tanaman yang diyakini dapat membawa keberuntungan.

    1. Lucky Bamboo

    Green Lucky bamboo plant for decoration aka Dracaena Sanderiana  in Glass vase placed in front of mirror Selective focus.Green Lucky bamboo plant for decoration aka Dracaena Sanderiana in Glass vase placed in front of mirror Selective focus. Foto: Getty Images/iStockphoto/Ashish Kumar

    Sesuai namanya, tanaman ini dianggap dapat membawa keberuntungan. Dalam budaya Asia, tanaman ini dianggap membawa keberuntungan karena cepat tumbuh dan mudah diperbanyak.

    Jumlah tangkai pada tanaman ini melambangkan hal yang berbeda. Misalnya, satu tangkai melambangkan kehidupan bermakna, dua tangkai melambangkan keberuntungan dalam cinta, dan tiga tangkai kebahagiaan dan umur.

    Namun ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan kalau mau merawat lucky bamboo atau bambu keberuntungan. Kamu harus rutin mengganti air setiap satu hingga dua minggu karena tanaman ini bisa hidup di dalam air. Kalau kamu menanamnya di dalam air sumur atau ledeng, kamu tidak perlu memberinya pupuk.

    “Namun, jika kamu menanamnya di RO (reverse osmosis) atau air yang disaring, beri pupuk setiap tiga bulan dengan pupuk cair berkekuatan ¼ yang dicampur dengan air tawar,” kata ahli tanaman rumah, Julie Bawden-Davis.

    Kamu bisa meletakkan tanaman ini di tempat yang terpapar banyak sinar matahari.

    2. Peace Lily

    Evergreen plant spathiphyllum. White flowers and green leavesEvergreen plant spathiphyllum. White flowers and green leaves Foto: Getty Images/iStockphoto/IKvyatkovskaya

    Tanaman cantik yang satu ini juga kerap dianggap membawa keberuntungan. Menurut Julie, tanaman ini juga dikenal sebagai tanaman kebangkitan karena hubungannya dengan kematian dan kelahiran kembali.

    “Bunga ini juga tahan terhadap kekeringan dan akan hidup kembali setelah tidak disiram,” kata Julie.

    Agar tanaman ini bisa tetap mekar, kamu bisa menempatkannya di tempat yang terang dengan cahaya tidak langsung. Tanah tanaman ini juga sebaiknya tetap lembap walaupun peace lily bisa hidup di wilayah yang kering.

    3. Jade Plant

    Succulent houseplant Crassula on the windowsill against the background of window. Selective focusSucculent houseplant Crassula on the windowsill against the background of window. Selective focus Foto: iStock

    Jade plant atau tanaman giok dianggap sebagai salah satu tanaman yang sering dianggap bisa menarik kekayaan dan kemakmuran. Hal ini karena bagian daun tanaman ini menyerupai batu giok. Biasanya tanaman ini diletakkan di area ruang kerja maupun pintu masuk.

    Untuk merawatnya, kamu cukup meletakkan di tempat terang dan beri pupuk untuk tanaman sukulen dan kaktus setiap enam bulan. Saat menyiram tanaman giok, pastikan tanah tanaman ini telah mengering agar tidak mudah busuk dan mencegah daunnya berguguran.

    Itulah beberapa tanaman rumah yang dianggap beruntung.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-hati, 5 Tanaman Ini Bisa Jadi Tempat Persembunyian Ular di Rumah


    Jakarta

    Keberadaan ular di halaman bisa membuat penghuni rumah ketakutan. Ada beberapa hal yang bisa menarik ular untuk masuk ke pekarangan rumah, salah satunya tanaman.

    Beberapa tanaman bisa menjadi tempat persembunyian ular. Maka dari itu, kamu harus hati-hati saat memilih tanaman sebagai hiasan di rumah.

    Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini informasinya.


    1. Tanaman Semanggi

    bisnis daun semanggidaun semanggi Foto: dok. Koreaboo

    Tanaman dengan daun berbentuk hati ini sangat menarik perhatian. Apalagi jika dalam satu tangkai semanggi memiliki empat daun yang kerap dianggap sebagai tanda keberuntungan.

    Tanaman ini hanya hidup dalam waktu yang singkat. Namun, tingkat kepadatan daun semanggi yang tinggi di taman rumah bisa menjadi tempat mengumpan yang aman bagi ular.

    2. Bunga Melati

    Bunga melati.Bunga melati. Foto: iStock/Photographer

    Dilansir dari greenkin, ular menyukai bunga melati karena memiliki wangi yang harum dan dedaunan yang lebat.

    Hewan pengerat seperti tikus senang hidup di tempat gelap seperti di bawah semak-semak, yang membuat ular menangkap mereka dengan mudah. Ular juga suka mengumpat di balik tanaman dari predator.

    3. Pohon Jeruk

    Ilustrasi pohon jerukIlustrasi pohon jeruk Foto: Getty Images/mrtekmekci

    Ular tertarik pada pohon jeruk karena memberikan pasokan makanan yang banyak, tempat berlindung, hingga air. Alih-alih memakan buahnya, ular memburu hewan pengerat yang mengonsumsi jeruk.

    4. Rumput Tinggi

    Down low in tall grass perspective looking toward the lawn garden tractor. Suburban residential district neighborhood front yard in June near the city of Rochester in western New York State. NOTE: Colors and features on lawn tractor changed in Photoshop to be generic.Ilustrasi rumput. Foto: Getty Images/iStockphoto/Willowpix

    Jika halaman rumahmu memiliki rumput yang tinggi sebaiknya segera dipangkas. Sebab, rumput tinggi menjadi salah satu tempat yang digemari ular.

    Dilansir The Economic Times, rumput pampas bisa menjadi tempat persembunyian ular ketika memburu hewan pengerat atau serangga yang sedang berada di rumput tersebut.

    5. English Ivy

    A selection of photographs taken primarily in our English cottage garden of a wide variety of native plants, flowers, foliage and flora.English Ivy. Foto: Getty Images/Jack Holliday

    Tanaman English ivy memberikan tempat persembunyian yang pas bagi ular untuk membidik mangsanya, seperti serangga dan hewan pengerat kecil. Dedaunan yang rimbun memberikan tempat yang aman, sejuk, dan lembap bagi ular.

    Itulah beberapa tanaman yang bisa mengundang dan menjadi tempat persembunyian ular.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Pohon Hias dan Buah yang Tidak Merusak Pondasi Rumah


    Jakarta

    Halaman dapat ditanami pepohonan agar tidak kosong dan membuat rumah teduh. Pepohonan hijau yang tumbuh subur juga bisa menyejukkan mata saat dipandang.

    Terlebih jika yang ditanam adalah pohon hias dan buah-buahan. Bunga warna-warni yang muncul semakin mempercantik pekarangan dan buah yang dihasilkan dapat disantap untuk diri sendiri. Penting juga memilih pohon yang akarnya tidak merambat ke mana-mana agar tidak merusak pondasi rumah.

    Pohon Hias yang Tidak Merusak Pondasi Rumah

    Dilansir Gardeners’ World, berikut sederet pohon hias yang cocok ditanam di halaman rumah:


    1. Pohon Tabebuya

    Tabebuya bermekaran di Kota MalangPohon tabebuya Foto: M Bagus Ibrahim/detikJatim

    Pohon tabebuya yang berasal dari Brasil cocok ditanam di pekarangan rumah. Selain akarnya yang tidak menyebar, pohon ini akan berbunga cantik selama musimnya, mengutip situs Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur.

    Bunga yang muncul berwarna pink, kuning, hingga putih, tergantung jenis pohonnya. Karakteristik bunganya mirip sakura. Buah akan muncul saat musim hujan atau setelah musim berbunganya. Ketinggian pohonnya bisa menjulang sampai 10 meter.

    Perawatan pohon tabebuya pun tidak sulit, hanya perlu penyiraman dan pemupukan. Pohon ini cocok ditanam di wilayah subtropis dan tropis.

    2. Pohon Palem

    Akar pohon palem tidak akan merusak pondasi rumah karena strukturnya yang berserat. Pohon yang cocok di daerah beriklim tropis ini punya daun tipis dan dapat tumbuh tinggi. Pohon palem yang umum ditemukan antara lain palem kipas, palem putri, palem merah, palem udang, dan palem Jepang.

    Pohon palem tidak memerlukan banyak perawatan. Penyiraman tidak perlu terlalu sering karena tanah yang terlalu becek justru dapat menjadi masalah bagi pohon ini. Cukup dipupuk sesekali dan buang daun mati serta tangkai tua yang sudah berwarna kecokelatan.

    3. Pohon Bungur

    Pohon bungur (Lagerstroemia indica) atau disebut crape myrtlePohon bungur (Lagerstroemia indica) atau disebut juga crape myrtle Foto: Getty Images/magicflute002

    Pohon bungur mesti ditanam di area yang terkena cahaya matahari. Tanam di tempat cukup luas yang tidak tertutup karena batangnya akan menjulang tinggi hingga 10-20 meter.

    Bunga pohon bungur tumbuh majemuk berwarna ungu hingga merah muda keunguan dengan menghasilkan aroma harum. Pohon ini juga mudah tumbuh dengan disiram rutin jika tidak turun hujan dan sesekali perlu dipangkas.

    4. Pohon Bugenvil

    Bugenvil atau bunga kertas ini mempercantik halaman rumah dengan bunganya yang berwarna-warni mencolok. Pertumbuhan pohon ini cepat saat diletakkan di bawah sinar matahari. Bisa ditanam dalam pot, langsung di tanah, maupun di keranjang gantung.

    Tanaman bugenvil dapat tahan di iklim tropis. Perawatannya hanya memerlukan sedikit penyiraman dan pemangkasan sesekali untuk mempertahankan bentuk serta memperbanyak bunganya, dikutip dari situs Gardenia.

    Pohon Buah yang Tidak Merusak Pondasi Rumah

    Berikut deretan pohon buah-buahan yang cocok ditanam di pekarangan rumah:

    1. Pohon Kersen

    Buah kersenPohon kersen dan buahnya Foto: Getty Images/iStockphoto/justhavealook

    Pohon kersen atau ceri kampung punya daun cukup rimbun dan batangnya bisa mencapai 12 meter. Dahannya tumbuh mendatar dan menggantung. Buahnya kecil-kecil dengan warna pink kemerahan tanda sudah masak dan kuning masih muda.

    Pohon ini tidak memerlukan perawatan khusus. Pemangkasan diperlukan jika pohonnya terlalu besar.

    2. Pohon Ara

    Pohon buah ara atau tin dapat mencapai tinggi 3-4 meter. Pohon ini dapat ditanam di lingkungan panas dan kering. Daunnya lebar dan bisa mengeluarkan getah putih

    Buah tin punya warna merah, ungu, dan lainnya tergantung varietasnya. Pohonnya juga bisa berbuah meskipun tidak terlalu tinggi.

    3. Pohon Apel

    Ilustrasi Pohon ApelIlustrasi Pohon Apel Foto: Getty Images/Martin Wahlborg

    Pohon apel dapat ditanam di halaman rumah. Buahnya yang tumbuh subur dapat dipanen untuk disantap sendiri.

    Mengutip Love The Garden, pohon apel menyukai area yang terkena sinar matahari penuh dan terlindungi dari angin kencang. Meskipun pohonnya tumbuh di atas tanah kering, penyiraman teratur diperlukan.

    Itulah pohon hias dan pohon buah yang tidak merusak pondasi rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (azn/row)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Pohon yang Tidak Merusak Fondasi Rumah, Cocok Ditanam di Pekarangan


    Jakarta

    Halaman atau pekarangan rumah bisa ditanam pohon agar hunian menjadi teduh dan asri. Namun, beberapa pohon bisa merusak fondasi rumah karena akarnya tumbuh merambat.

    Padahal, pohon bisa mempercantik pekarangan dan buahnya bisa dikonsumsi sendiri. Oleh karena itu, pemilik rumah perlu memilih pohon yang akarnya tidak merambat ke mana-mana.

    Lalu, pohon apa saja yang tidak akan merusak fondasi rumah? Simak ulasannya berikut ini.


    Pohon yang Tidak Merusak Fondasi Rumah

    Inilah sejumlah pohon yang cocok ditanam di halaman rumah, dilansir Gardeners’ World dan berbagai sumber.

    1. Pohon Tabebuya

    Tabebuya bermekaran di Kota MalangPohon tabebuya Foto: M Bagus Ibrahim/detikJatim

    Pohon tabebuya yang berasal dari Brasil cocok ditanam di pekarangan rumah. Dikutip dari Dinas Kehutanan Provinsi Jawa timur, akar pohon ini tidak menyebar dan bunganya cantik selama musimnya.

    Bunga yang muncul berwarna pink, kuning, hingga putih, tergantung jenis pohonnya. Buah akan muncul saat musim hujan atau setelah musim berbunganya. Ketinggian pohonnya bisa menjulang sampai 10 meter.

    Perawatan pohon tabebuya pun tidak sulit, hanya perlu penyiraman dan pemupukan. Pohon ini cocok ditanam di wilayah subtropis dan tropis.

    2. Pohon Palem

    Pohon palem tidak akan merusak fondasi rumah karena memiliki struktur akar yang berserat. Pohon yang cocok di daerah beriklim tropis ini punya daun tipis dan dapat tumbuh tinggi.

    Jenis palem yang umum ditemukan antara lain palem kipas, palem putri, palem merah, palem udang, dan palem Jepang.

    Pohon palem tidak perlu terlalu sering disiram karena tanah yang terlalu becek justru dapat menjadi masalah bagi pohon ini. Lalu, pohon cukup dipupuk sesekali dan buang daun mati serta tangkai tua yang sudah berwarna kecokelatan.

    3. Pohon Bungur

    Pohon bungur (Lagerstroemia indica) atau disebut crape myrtlePohon bungur (Lagerstroemia indica) atau disebut juga crape myrtle Foto: Getty Images/magicflute002

    Pohon bungur juga cocok ditanam di halaman rumah. Tanam di tempat cukup luas yang tidak tertutup karena batangnya akan menjulang tinggi hingga 10-20 meter.

    Pastikan pohon ini mesti ditanam di area yang terkena cahaya matahari. Pohon ini mudah tumbuh dengan disiram rutin jika tidak turun hujan dan sesekali perlu dipangkas.

    Bunga pohon bungur tumbuh majemuk berwarna ungu hingga merah muda keunguan dengan menghasilkan aroma harum.

    4. Pohon Bugenvil

    Bugenvil atau bunga kertas ini mempunyai bunga warna-warni, sehingga mempercantik halaman rumah. Pertumbuhan pohon ini cepat saat diletakkan di bawah sinar matahari. Bisa ditanam dalam pot, langsung di tanah, maupun di keranjang gantung.

    Tanaman bugenvil dapat tahan di iklim tropis. Perawatannya hanya memerlukan sedikit penyiraman dan pemangkasan sesekali untuk mempertahankan bentuk serta memperbanyak bunganya, dikutip dari situs Gardenia.

    5. Pohon Kersen

    Buah kersenPohon kersen dan buahnya Foto: Getty Images/iStockphoto/justhavealook

    Pohon kersen atau ceri kampung punya daun cukup rimbun dan batangnya bisa mencapai 12 meter. Dahannya tumbuh mendatar dan menggantung.

    Pohon ini tidak memerlukan perawatan khusus. Pemangkasan diperlukan jika pohonnya terlalu besar.

    6. Pohon Ara

    Pohon ara atau tin dapat ditanam di lingkungan panas dan kering. Tingginya bisa mencapai 3-4 meter. Pohonnya juga bisa berbuah meskipun tidak terlalu tinggi.

    Buah tin punya warna merah, ungu, dan lainnya tergantung varietasnya. Daunnya lebar dan bisa mengeluarkan getah putih

    7. Pohon Apel

    Ilustrasi Pohon ApelIlustrasi Pohon Apel Foto: Getty Images/Martin Wahlborg

    Pohon apel juga bisa ditanam di halaman rumah. Buahnya yang tumbuh subur dapat dipanen untuk disantap sendiri.

    Dilansir dari Love The Garden, pohon apel menyukai area yang terkena sinar matahari penuh dan terlindungi dari angin kencang. Meskipun pohonnya tumbuh di atas tanah kering, penyiraman teratur diperlukan.

    Itulah deretan pohon yang tidak merusak fondasi rumah, sehingga cocok ditanam di halaman. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Cara Bersihkan Daun Tanaman Hias biar Nggak Layu


    Jakarta

    Tahukah kamu, tanaman hias bukan cuman disiram tapi sebaiknya dibersihkan juga? Ternyata membersihkan bagian daun penting untuk proses fotosintesis tanaman.

    Dilansir dari The Spruce, lapisan debu bisa terbentuk pada tanaman, sehingga menghalangi sinar matahari dan mengurangi kemampuan tanaman untuk melakukan fotosintesis. Padahal, proses itu penting untuk tanaman mendapat asupan ‘makanan’.

    Membersihkan daun tanaman hias secara berkala akan meningkatkan kualitas tanaman dan lingkungan dalam ruangan. Jika melihat atau merasakan banyak debu saat menyentuh daun, itu tanda sudah waktunya tanaman dibersihkan.


    Lantas, bagaimana cara yang aman untuk membersihkan daun tanaman hias ya? Simak caranya berikut ini.

    Cara Membersihkan Daun Tanaman Hias

    Inilah beberapa cara membersihkan daun tanaman hias.

    1. Mengelap Daun

    Bersihkan debu pada daun menggunakan lap. Metode ini cocok buat tanaman yang hanya punya sedikit daun, misalnya lidah mertua.

    Setelah itu, penghuni rumah bisa menjaga kebersihan daun dengan menyapu debu menggunakan kemoceng. Lakukan ini sembari membersihkan debu perabotan.

    2. Cuci Tanaman dengan Semprotan

    Tanaman hias berukuran sedang dan besar bisa dipindahkan ke wastafel dapur atau luar ruangan untuk disiram pakai semprotan. Jaga tekanan air tetap rendah dan gunakan air hangat.

    Air yang terlalu panas atau dingin bisa merusak daun tanaman. Lalu, sebaiknya sangga daun atau tangkai daun dengan lembut menggunakan tangan ketika menyemprot air.

    3. Gunakan Botol Semprot

    Jika tanaman tidak tahan kekuatan semprotan, gunakan botol semprot saja. Metode ini cocok buat tanaman seperti sukulen, kaktus, dan bonsai.

    4. Celupkan ke Air

    Tanaman kecil bisa dibersihkan dengan dicelupkan ke dalam air. Caranya dengan memegang pangkal tanaman di permukaan tanah, lalu membalikkannya ke dalam ember berisi air. Kemudian, ayunkan daun-daunnya di dalam air.

    Sebaiknya menggunakan air hangat dan biarkan tanaman mengering sebelum dikembalikan ke posisinya.

    Pastikan untuk membasahi tanahnya dulu agar tidak berjatuhan ketika tanaman dibalikkan. Cara lain menahan tanah adalah dengan menutupnya dengan plastik.

    5. Pakai Sabun Lembut

    Jika tanaman sangat kotor, semprotkan dengan air sabun di atas wastafel. Campurkan seperempat sendok makan sabun cuci piring dengan satu liter air.

    Kemudian, bilas permukaan daun dari sabun menggunakan air hangat. Plants that can’t handle being hosed in the sink can be sprayed with clean, lukewarm water to wash the soap off.

    6. Bersihkan Debu dengan Kuas Lembut

    Beberapa jenis tanaman memiliki daun yang lengket dan berbulu, sehingga tidak mudah dibersihkan. Tanaman hias seperti ini bisa dibersihkan dengan kuas lembut.

    7. Pakai Cuka atau Jus Lemon

    Untuk daun yang ada kotoran membandel, coba gunakan cuka atau jus lemon. Larutkan cuka atau jus lemon dengan air, lalu celupkan tisu.

    Gunakan tisu tersebut untuk mengoleskan larutan pada kotoran di daun. Diamkan selama beberapa menit, lalu bersihkan.

    Perlu diingat untuk tidak menggunakan terlalu banyak cuka atau jus lemon. Lalu, jangan lupa untuk membersihkan sisa larutan pada daun setelah selesai.

    Itulah beberapa cara membersihkan daun tanaman hias dengan aman. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Tak Hanya Cantik, 3 Tanaman Hias Ini Bisa Bawa Hoki di Rumah


    Jakarta

    Ada banyak tanaman hias yang bisa mempercantik hunian, sebut saja lavender hingga melati. Namun ternyata, ada beberapa tanaman hias yang disebut bisa membawa keberuntungan, lho.

    Sejak zaman dahulu, ada sejumlah tanaman hias dalam ruangan yang dipercaya mendatangkan keberuntungan. Hal ini dipengaruhi oleh budaya dan keyakinan beberapa orang.

    Ingin tahu apa saja tanaman hias yang disebut bisa mendatangkan hoki bagi pemilik rumah? Simak dalam artikel ini.


    Tanaman Hias yang Bisa Mendatangkan Hoki

    Selain memperhatikan bentuknya yang cantik dan indah, kamu juga bisa mempertimbangkan membeli tanaman hias yang bisa membawa hoki ke dalam rumah. Dilansir situs Homes & Gardens, berikut tanaman hias pembawa keberuntungan:

    1. Lucky Bamboo

    Close-up view of lucky bamboo plant trip in a decorative white pot.Foto: Getty Images/iStockphoto/asiantiger247

    Sesuai namanya, lucky bamboo atau bambu keberuntungan merupakan salah satu tanaman yang bisa membawa hoki. Dalam budaya Asia, tumbuhan ini dianggap membawa keberuntungan karena bisa tumbuh dengan cepat dan mudah diperbanyak.

    Jumlah tangkai pada tanaman ini melambangkan makna yang berbeda. Misalnya, satu tangkai melambangkan kehidupan bermakna, dua tangkai menandakan keberuntungan dalam cinta, dan tiga tangkai artinya kebahagiaan serta umur panjang.

    Ahli tanaman rumah Julie Bawden-Davis mengatakan ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan jika ingin merawat lucky bamboo. Pastikan rutin mengganti air setiap 1-2 minggu karena tanaman ini bisa hidup di dalam air.

    Selain itu, jika ditanam di dalam air sumur atau ledeng maka tidak perlu memberinya pupuk. Lucky bamboo juga bisa diletakkan di tempat yang terpapar banyak sinar matahari.

    “Namun, jika kamu menanamnya di RO (reverse osmosis) atau air yang disaring, beri pupuk setiap tiga bulan dengan pupuk cair berkekuatan ¼ yang dicampur dengan air tawar,” ujar Julie.

    2. Jade Plant

    houseplant Crassula ovata jade plant money tree in white potFoto: Getty Images/iStockphoto/OlgaMiltsova

    Jade plant atau lebih dikenal tanaman giok merupakan tanaman hias yang dianggap membawa hoki jika ditanam di rumah. Disebut tanaman giok karena bagian daunnya yang mirip seperti batu giok.

    Pada umumnya, tanaman giok dapat diletakkan di area ruang kerja atau pintu masuk rumah. Dalam merawatnya, cukup letakkan di tempat terang dan beri pupuk untuk tanaman sukulen dan kaktus setiap enam bulan sekali.

    Saat menyiram tanaman giok, pastikan kondisi tanah sudah mengering. Hal ini dilakukan untuk mencegah tanah tidak mudah busuk dan daunnya berguguran.

    3. Peace Lily

    Selain bunganya yang cantik, ternyata peace lily bisa mendatangkan hoki jika ditanam di rumah. Julie menyebut tanaman ini dikenal sebagai ‘tanaman kebangkitan’ karena ada keterkaitan dengan kematian dan kelahiran kembali.

    Cara merawat peace lily terbilang mudah. Tempatkan tanaman ini di area yang terang, tapi tidak terpapar sinar matahari langsung. Tanah tanaman ini juga sebaiknya tetap lembap meski peace lily dapat hidup di kondisi yang kering.

    “Bunga ini juga tahan terhadap kekeringan dan akan hidup kembali setelah tidak disiram,” imbuh Julie.

    Itulah tiga tanaman hias yang indah dan bisa mendatangkan keberuntungan. Tertarik menanam tanaman yang mana?

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com