Tag: tata letak

  • 6 Kesalahan Tata Letak Ini Bikin Kamar Tidur Jadi Kurang Nyaman


    Jakarta

    Kamar tidur merupakan tempat untuk istirahat dan bersantai, sehingga harus dirancang senyaman mungkin. Salah satunya dengan mengatur tata letak interior kamar tidur.

    Kalau sampai salah menentukan tata letak, bisa-bisa penghuni merasa kurang nyaman. Oleh karena itu, pastikan merencanakan tata letak yang matang supaya kamar tidur bisa fungsional dan estetik.

    Lantas, apa saja kesalahan yang harus dihindari ketika merencanakan tata letak di kamar tidur? Yuk, simak penjelasannya berikut ini, dilansir dari livingetc, Kamis (13/6/2024).


    Kesalahan Tata Letak di Kamar Tidur

    1. Menghalangi Sumber Cahaya

    Membiarkan sumber cahaya masuk merupakan aspek terpenting dalam mendesain ruangan. Marie Flanigan,Principal dari Marie Flanigan Interiors, menyarankan untuk menempatkan tempat tidur di antara jendela dengan meja samping tempat tidur di depan jendela,meja tidak lebih tinggi dari jendela agar tidak menghalangi cahaya.

    2. Tidak Manfaatkan Ruang Penyimpanan

    Ide untuk penyimpanan kamar tidur yang baik sangat penting agar kamar tidur punya fungsionalitas baik dan estetik .Untuk menghindari kekacauan kamu bisa buat penyimpanan di bawah ranjang tidur, jangan lupakan ruang dinding di atas dan di samping tempat tidur jika ranjang kamu punya rak built-in.

    3. Tidak Manfaatkan Sudut Ruangan

    Memanfaatkan ruang dengan plafon miring atau ruang sudut kecil nggak menjadi masalah.Kamu bisa meletakkan meja rias kecil, meja kerja, atau tempat tidur untuk memaksimalkan ruang. Area sudut ini sangat cocok untuk tempat tidur tamu atau anak. Menggunakan sudut dengan plafon miring memungkinkan ruang lantai tengah dikosongkan, yang dapat berfungsi sebagai area bermain anak atau area bersantai tamu.

    4. Skala Kurang Pas

    Mengukur skala ruangan yang tidak tepat adalah cara mudah untuk merusak potensi kamar tidur,’ kata Ginger Curtis dari Urbanology Designs. Kamu bisa isi sudut besar dengan kursi santai yang nyaman atau letakkan bangku besar di ujung tempat tidur kamu. Ini adalah cara yang bagus untuk menciptakan titik nyaman di kamar kamu dan jangan biarkan ada ruangan kecil tersisa.

    5. Kurangnya Pencahayaan

    Pencahayaan kamar tidur yang cukup merupakan hal penting. Kamu bisa pasang lampu dinding atau lampu gantung sebagai pengganti lampu meja selain desain interior modern juga praktis, terutama di ruangan kecil. sebelum memasang lampu, penting menemukan posis yang i tepat untuk tempat tidur serta pertimbangkan jarak antara bagian bawah lampu dan meja

    6. Salah Posisi Tempat Tidur

    Penempatan tempat tidur merupakan hal penting dalam tata letak kamar tidur. Hal ini menentukan tempat di mana seberapa dekat kamu untuk mengakses sumber listrik untuk lampu dinding atau lampu gantung.

    Selain itu, posisi tempat tidur menentukan di mana untuk tempat penyimpanan atau seberapa banyak ruang untuk meletakkan meja tidur di samping tempat tidur. Jadikan tempat tidur menjadi titik fokus ruangan serta posisinya jauh dari pintu untuk aksesibilitas dan estetika.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Menata Foto di Dinding Ruang Tamu agar Aesthetic


    Jakarta

    Menghias dinding ruang tamu dengan foto bisa menjadi cara untuk menampilkan kenangan berharga. Namun, menatanya dengan benar dan enak dilihat menjadi tantangan tersendiri.

    Sehingga, pemilihan bingkai dan penempatan yang ideal membutuhkan pertimbangan agar hasilnya memuaskan. Tentunya kegiatan ini akan menyenangkan jika dilakukan bersama dengan anggota keluarga. Berikut beberapa cara menata foto dinding ruang tamu.

    Cara Menata Foto Dinding Ruang Tamu

    Cara menata dinding ruang tamu memang terkesan sederhana, namun konsepnya perlu dipikirkan dengan baik. Berikut beberapa rekomendasinya.


    1. Gantung Foto Secara Sejajar

    Ilustrasi ruang tamu minimalisIlustrasi ruang tamu minimalis Foto: Getty Images/iStockphoto/KatarzynaBialasiewicz

    Tak hanya memanfaatkan ruang, rangkaian foto di dinding bisa memberikan kesan yang nyaman pada suatu tempat. Kamu dapat memasang bingkai foto dengan ukuran sama secara sejajar.

    Memasangnya di belakang sofa yang kosong bisa jadi ide yang menarik. Pilih warna netral dengan bingkai sederhana. Menurut Living Cozy, pastikan rangkaian foto tersebut berukuran setidaknya dua pertiga dari lebar sofa.

    2. Padukan Foto, Lukisan, dan Karya Lainnya dengan Berbagai Ukuran

    Ruang tamuRuang tamu Foto: (Louisa dan Fyodor:Good House Keeping)

    Menurut Molly Torres Portnof dari Date Interiors, pemilik rumah dapat memadukan lukisan, foto, hingga gambar yang unik pada dinding ruang tamu. Penataannya bisa mencakup berbagai ukuran foto, mulai dari yang berukuran kecil, sedang, dan besar. Jangan lupa untuk memajangnya secara simetris.

    3. Gantung Foto di Sekitar TV

    Rumah minimalis seringkali menyatukan ruang tamu dan ruang keluarga, di mana terdapat televisi di dalamnya. Mengutip Good Housekeeping, agar area TV tak terlihat membosankan, letakkan foto dengan posisi membingkai salah satu siku tv.

    4. Pajang Foto Melingkar

    Mengutip salah satu situs jual beli properti, kamu dapat memajang foto melingkar seperti jam dinding. Di sini, kamu akan membutuhkan 12 foto untuk dianalogikan menjadi angka jam dinding. Jangan lupa tambahkan aksesoris jarum jam di tengah bingkai.

    Tips Saat Memajang Bingkai Foto di Dinding Ruang Tamu

    Setelah mendapatkan konsep dalam memajang foto, ada beberapa tips yang perlu diketahui. Berikut di antaranya:

    1. Pastikan Tata Letak Sudah benar

    Rencanakan tata letak sebelum menggantung foto dan pastikan konsepnya sudah benar. Jangan sampai desain beberapa bingkai foto tidak seimbang.
    Kamu bisa meletakkan bingkai di lantai terlebih dahulu untuk menentukan bagaimana susunan idealnya.

    2. Gantung Ukuran Besar Terlebih Dahulu

    Bingkai yang berukuran besar kemungkinan besar akan menjadi titik fokus utama dan memberi pengaruh pada letak foto lainnya. Jadi, penting untuk menggantungnya terlebih dahulu sebelum bingkai yang lebih kecil.

    Ketika memasang, sisakan jarak 5 cm setiap gambar saat menggantungnya. Setelah memasang 1-2 gambar, mundur untuk melihat tata letaknya dari jauh.

    “Begitu Anda mulai menggantung bingkai, mundur sesekali untuk melihat gambarannya. (Hal ini) jauh lebih mudah untuk membuat penyesuaian kecil seiring berjalannya waktu,” kata Kepala Desainer di Keepsake, Christina Capetola.

    3. Jangan Memasang Terlalu Banyak Foto

    Memasang terlalu banyak foto bisa membuat dinding menjadi terkesan terlalu ramai. Hal ini bisa mengalihkan perhatian dari foto-foto yang paling penting. Dalam hal dekorasi rumah, lebih sedikit foto lebih baik.

    4. Pastikan Warna Bingkai Sesuai dengan Warna Dinding

    Warna dinding menjadi aspek penting yang perlu dipertimbangkan ketika akan memajang bingkai. Pastikan warna bingkai tidak bertabrakan dengan dinding atau furnitur di dekatnya.

    5. Jangan Gantung Foto Terlalu Tinggi

    Menggantung foto terlalu tinggi menjadi kesalahan umum yang seringkali dilakukan. Jadi, pastikan foto tetap enak untuk dipandang.

    Itulah sejumlah cara menata foto di dinding ruang tamu. Semoga menginspirasimu detikers.

    (elk/row)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Cara Mudah Bikin Rumah Kecil Jadi Lebih Lega dan Fungsional


    Jakarta

    Rumah kecil mungkin membatasi ruang penyimpanan dan pemandangan. Meski demikian, rumah kecil sebenarnya masih bisa diakali agar lebih fungsional dan terlihat lega, kok.

    Ada banyak cara untuk membuat ilusi ruangan luas. Kamu juga bisa menggunakan furniture tertentu untuk menambah fungsi ruangan.

    Yuk, simak cara membuat rumah kecil menjadi lebih lega dan fungsional berikut ini.


    Tips Membuat Rumah Kecil Tampak Lebih Menarik

    1. Pasang Cermin

    Menggunakan cermin dengan cerdik dalam ruangan kecil bisa seketika membuatnya tampak lebih luas dan optimal dalam pencahayaan.

    Menempatkan cermin di ruangan kecil, sebuah trik umum dalam dunia properti, dapat membingungkan persepsi mata dan menambah dimensi, memberikan kesan bahwa ruangan lebih besar.

    Pilihlah cermin yang sesuai dengan gaya dan preferensi Anda, seperti cermin antik besar yang menciptakan pesona antik atau cermin kecil yang menonjolkan kesederhanaan desain.

    2. Gunakan Cat Warna Terang

    Penggunaan warna terang dalam proses melukis merupakan salah satu cara efisien untuk memberikan ilusi ruang yang lebih besar pada rumah kecil.

    Memilih warna terang yang netral dapat menghasilkan harmoni dengan pencahayaan alami dan menciptakan kesan optis bahwa ruangan memiliki ruang yang lebih luas.

    Meskipun putih sering menjadi pilihan yang umum untuk menciptakan kesan terang, Anda memiliki fleksibilitas untuk memilih warna seperti kuning muda, cokelat muda, atau bahkan merah muda yang dapat memberikan tampilan ruangan yang lebih luas dan cerah.

    3. Buat Banyak Penyimpanan

    Penyimpanan efektif adalah kunci untuk memberikan kesan ruang yang lebih luas pada rumah berukuran kecil. Dengan merapikan dan menyimpan barang, Anda dapat menciptakan ilusi ruangan yang lebih besar.

    Solusi penyimpanan seperti keranjang, kotak, atau lemari juga bermanfaat ketika ruang terbatas untuk menyimpan semua barang. Pemilihan solusi penyimpanan kreatif dapat membantu maksimalkan pemanfaatan ruang tersembunyi.

    4. Manfaatkan Cahaya Alami

    Pemanfaatan cahaya alami menjadi kunci penting dalam rumah berukuran kecil, memberikan pencahayaan pada ruangan dan memberikan kesan visual ukuran yang lebih besar.

    Dengan menjaga jendela terlihat dan tirai terbuka, menciptakan pandangan langsung ke luar, dapat memperdaya mata dan menciptakan atmosfer ruangan yang lebih luas.
    Disarankan untuk membiarkan sinar matahari masuk tanpa menggunakan tirai, memilih vitrase sebagai gantinya.

    5. Gunakan Furnitur Serbaguna

    Investasikan dalam furnitur yang memiliki fungsi ganda untuk meningkatkan fungsionalitas ruangan. Saat mencari furnitur, pilih yang dapat berfungsi ganda atau dilipat untuk menghemat ruang dan uang Anda.

    Ide-ide serbaguna seperti tempat tidur siang yang berfungsi sebagai sofa atau tempat tidur yang dapat dilipat ke dinding dapat menciptakan ruang yang fleksibel sesuai kebutuhan Anda.

    6. Pilih Furnitur yang Sesuai

    Dalam menghadapi tantangan ruang terbatas, pemilik rumah diharapkan menjadi kreatif dan cerdas dengan mengubah furnitur sesuai kebutuhan dan gaya hidup pribadi.

    Hal ini dapat dicapai dengan menempatkan jalur-jalur berjalan yang mudah diakses dari satu ruangan ke ruangan lain, seperti meletakkan area makan sepanjang dinding untuk memberikan ruang berjalan menuju dapur.

    Selain itu, menyesuaikan furnitur dengan ukuran rumah menjadi langkah penting, di mana furnitur yang lebih kecil dapat memberikan kenyamanan dan membuat ruangan terlihat lebih luas.

    Dengan cara ini, furnitur tidak hanya berperan dalam memberikan kenyamanan, tetapi juga berkontribusi pada penciptaan ruang yang fungsional dan dinamis.

    Nah, itulah tadi beberapa tips untuk membuat rumah kecil menjadi menarik. Pemilihan cat dan furnitur yang sesuai, fungsional, dan sesuai dengan tata letak ruangan dapat memberikan kenyamanan dan membuat ruangan terlihat lebih besar daripada sebenarnya.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Tanda Rumah Harus Segera Direnovasi


    Jakarta

    Rumah adalah tempat tinggal yang harus dibuat nyaman dan aman. Renovasi adalah salah satu cara untuk mengupgrade rumah menjadi lebih besar dan lebih nyaman.

    Selain itu, renovasi juga harus dilakukan bila kita menemukan tanda-tanda kerusakan pada rumah kita. Nah, kapan waktu itu datang?

    Pemilik rumah harus tahu waktu dan tanda-tanda rumah harus segera direnovasi bila tak mau ada kerusakan yang lebih besar.


    Melansir dari laman Architecture Beast, berikut adalah 6 tanda rumah kamu perlu renovasi.

    1. Atap atau Genteng Bocor

    Atap atau genteng yang bocor adalah salah satu tanda besar rumah kamu perlu renovasi. Biasanya, kebocorannya ditandai dengan bintik-bintik air di langit-langit. Umumnya genteng memang harus diganti setiap 30 tahun sekali, tapi jika sudah banyak genteng kamu yang bocor kamu perlu segera memperbaikinya. Dalam beberapa kasus, atap yang bocor bisa menjadi pertanda adanya masalah yang lebih serius, sehingga perlu untuk segera dilakukan renovasi pada atap.

    2. Perlu Ruang Tambahan

    Ruang tambahan diperlukan saat kamu memiliki keluarga yang sedang berkembang. Ketika anak sudah remaja, mereka akan memerlukan kamar sendiri sehingga rumah kamu memerlukan renovasi untuk ruang tambahan. Renovasi untuk menambah ruangan pada rumah juga bisa mengubah tata letak rumah kamu, jadi hal ini bisa menjadi solusi juga untuk kamu yang butuh suasana dan tampilan rumah yang baru.

    3. Perbaikan Kecil yang Terus Berulang

    Perbaikan-perbaikan kecil di rumah adalah hal yang tidak bisa dihindari. Namun, jika kamu terus-menerus memperbaiki masalah yang sama setiap saat, ini bisa menjadi tanda bahwa rumah kamu memerlukan renovasi. Selain itu, melakukan renovasi juga bisa membantu kamu menghindari biaya berulang dan menjaga rumah kamu tetap berfungsi dengan efisien.

    4. Lantai Sudah Dalam Kondisi Buruk

    Hal lain yang menandakan bahwa kamu memerlukan renovasi adalah ketika lantai menjadi bobrok. Dibandingkan dengan bagian rumah lainnya, lantai biasanya lebih tahan lama. Namun seiring berjalannya waktu, lantai juga bisa rusak dan perlu untuk diganti. Selain dari sisi fungsional, merenovasi lantai juga bisa menambah nilai estetika pada rumah.

    5. Pipa Bocor

    Ketika pipa mulai bocor, itulah saatnya kamu untuk memanggil tukang ledeng dan melakukan renovasi. Sayangnya, banyak pemilik rumah yang menunda perbaikan pipa hingga masalahnya semakin parah. Meskipun hal ini mungkin tampak tidak penting pada saat itu, pipa yang rusak dapat merusak dan membahayakan fondasi rumah kamu.

    6. Banyaknya Rayap dan Hama

    Salah satu tanda yang tidak dapat disangkal bahwa rumah perlu renovasi adalah ketika kamu sering menemukan bukti adanya serangan rayap, terutama bagi kamu yang banyak menggunakan kayu sebagai furnitur rumah. Rayap dapat menyebabkan kerusakan besar pada rumah, sehingga memerlukan biaya perbaikan yang mahal. Oleh karena itu kamu harus membasmi serangan rayap terlebih dahulu sebelum memulai renovasi rumah.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Tips Membuat Suasana Kamar Tidur yang Nyaman



    Jakarta

    Kamar tidur merupakan ruang pribadi yang sangat penting karena berfungsi sebagai tempat beristirahat dan relaksasi. Menciptakan suasana yang nyaman di kamar tidur sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti tata letak, warna, pencahayaan, dan dekorasi.

    Dengan kamar tidur yang nyaman, membuat suasana menjadi hidup dan merasakan tempat berlindung dari bisingnya kehidupan. Kamar tidur berkualitas tinggi juga membantu kamu menyiapkan suasana untuk tidur malam yang nyenyak.

    Berikut ini beberapa tips untuk membuat kamar tidur kamu menjadi nyaman dan menenangkan. Dilansir dari the spruce, Senin (16/09/2024).


    Gunakan Aromaterapi

    Aromaterapi yang dihasilkan dari lilin, bunga, atau diffuser minyak esensial yang dapat mengeluarkan aroma yang menenangkan seperti lavender.

    Hal ini akan menambahkan suasana hati yang menenangkan sekaligus menciptakan suasana yang nyaman untuk tidur.

    Pertimbangkan Warna Krem untuk Kamar Tidur

    Menggunakan warna krem, menciptakan suasana yang sangat damai dan menenangkan. Pilihan warna ini bisa menjadi pilihan untuk kamar tidur kamu.

    “Untuk kamar tidur saya sendiri, saya memilih warna putih krem dengan sentuhan biru keabu-abuan pada dinding dan langit-langit,” kata Mary Maydan, pendiri dan desainer utama Maydan Architects, dikutip dari sumber yang sama.

    Posisikan Tempat Tidur dengan Benar

    Jangan letakkan tempat tidur di bawah sudut langit-langit yang miring atau kipas langit-langit. Pastikan juga tidak meletakkan tempat tidur di bawah jendela karena tempat tidur menjadi tidak memiliki dukungan dan perlindungan seperti dinding yang kokoh.

    “Posisikan tempat tidur sejauh mungkin dari pintu, tetapi tetap memungkinkan kamu mengawasi pintu masuk kamar. Ini memungkinkan kamu merasa aman dan terlindungi saat beristirahat,” kata Karin Sun.

    Bersihkan Kamar Tidur Secara Teratur

    Kebersihan pada kamar sangat penting dilakukan, kamar tidur yang kotor membuat suasana kamar menjadi berantakan.

    Simpan barang-barang yang tidak terpakai agar tidak memenuhi kamar tidur. Bersihkan kamar secara teratur, dan rapikan kamar tidur saat bangun.

    Pencahayaan pada Kamar Tidur

    Saat memilih pencahayaan, pastikan untuk menyediakan berbagai sumber cahaya, termasuk lampu langit-langit dan lampu dinding. Hal ini memungkinkan berbagai penggunaan yang berbeda sepanjang hari.

    Lapisi Perlengkapan Tidur

    Tempat tidur menjadi bintang kamar tidur kamu, tempat tidur harus menentukan gaya seluruh ruangan. Hal itu membuat kamu menjadi rileks, tempat tidur harus senyaman dan semenarik mungkin.

    Sprei berlapis menjadi kunci tempat tidur mewah yang menyambut kamu kedalam pelukan yang menenangkan. Mulailah dengan sprei lembut, lalu selimut tipis atau quilt untuk kehangatan. Tutupi dengan selimut yang nyaman dan selesaikan tampilan dengan beberapa bantal.

    Itulah beberapa tips membuat kamar tidur kamu menjadi nyaman.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Ingat Ya! Ini 6 Poin Penting yang Harus Diperhatikan Saat Bangun Rumah


    Jakarta

    Saat hendak membangun rumah, banyak hal yang perlu dipersiapkan. Sebab, membangun rumah membutuhkan biaya yang besar, waktu yang lama, dan banyak pertimbangan di dalamnya. Apalagi jika rumah tersebut dibangun bersama dengan pasangan, pasti ada 2 pendapat yang perlu dipertimbangkan.

    Dengan perencanaan yang matang ini, kamu bisa membangun rumah dengan lancar dan sesuai target. Apabila tidak ada persiapan sejak awal, banyak risiko yang timbul, mulai dari ditipu oleh kontraktor atau pemilik lahan, biaya pembangunan rumah membengkak, hingga lelah emosional karena menghadapi banyak masalah.

    Untuk menghindari risiko saat pembangunan rumah, persiapan yang harus kamu lakukan minimal memperhatikan hal-hal mendasar, salah satunya soal lokasi rumah. Dilansir situs Well by Design, Selasa (15/10/2024), berikut deretan poin penting yang tidak boleh dilewatkan ketika membangun rumah.


    1. Lokasi

    Lokasi adalah poin penting saat kamu ingin membangun rumah. Salah pilih lokasi kamu, ke depannya bisa jadi sulit. Sebagai contoh memilih rumah jauh dari transportasi umum atau rumah sakit. Saat keadaan darurat kamu perlu waktu untuk sampai ke pusat kota atau rumah saki tadi. Selain itu, apakah lokasi rumah kamu keamanannya terjaga atau minimal airnya bersih.

    Maka dari itu, saat mencari lokasi rumah yang cocok, kamu harus lakukan penelusuran sejarah dari kawasan yang ingin dibangun untuk memastikan tidak ada masalah. Selain itu, cari tahu juga tentang perairan sekitar dan saluran air agar terhindar dari memilih area yang rawan banjir.

    2. Luas dan Tata Letak Lahan

    Penting pada saat mencari rumah dilakukan secara langsung. Kamu bisa melihat langsung luas lahan dan lokasinya. Jika hanya melihat dari selebaran iklan, kamu tidak akan mendapat gambaran jelas. Selain itu, pada saat ingin membeli lahan pastikan bukan tanah sengketa dan bisa langsung balik nama lahan. Jika terjadi bencana atau pembebasan lahan, kamu dengan mudah mengajukan ganti rugi.

    Dengan melihat langsung luas lahan, kamu bisa membayangkan bagaimana desain dalam rumah tersebut. Mulai dari berapa ruangan yang bisa ditampung serta luasnya. Jika luas, kamu bisa meminta ditambahkan ruangan hiburan seperti gazebo, kebun, atau kolam renang di halaman luar.

    3. Tinggi Ruangan

    Tinggi ruangan diukur dari lantai sampai plafon rumah. Tinggi ruangan atau langit-langit rumah tidak kalah penting karena ini akan mempengaruhi sirkulasi udara di rumah. Semakin tinggi plafon ruangan maka, akan terasa lapang dan sejuk ruangan tersebut. Untuk bagian ini, jangan lupa berkonsultasi dengan arsitek ataupun desainer agar tinggi ruangan sesuai dengan kebutuhan.

    4. Material

    Sudah jadi rahasia umum, apabila kamu memilih barang yang lebih bagus, maka harganya akan semakin mahal. Namun, pada saat membangun rumah, bukan hanya kualitas yang diperhatikan, tetapi dampaknya pula. Saat ini banyak rumah dibangun dengan material bekas, harganya murah tetapi tetap kokoh, kuat, dan tahan lama.

    Selain itu, material juga sudah beragam saat ini, kamu bisa mendapat banyak pilihan. Kamu bisa minta saran dari desainer interior dan arsitek saat memilih material rumah.

    5. Penempatan Kabel dan Stopkontak

    Aliran listrik adalah salah satu detail yang harus dipahami oleh pemilik rumah. Kamu harus tau dimana saja listrik terletak di dalam rumah. Lalu untuk stop kontak kamu perlu pertimbangkan lokasi yang tepat. Idealnya 90 cm dari lantai.

    Rumah yang nyaman dan fungsional tentunya membutuhkan banyak stopkontak yang ditempatkan pada lokasi yang strategis. Selain itu, penempatan kabel perlu dibuat agar tampak rapi dan tidak berserakan di mana-mana.

    6. Pencahayaan Lampu dan Matahari

    Lampu adalah komponen penting di rumah. Tanpa pencahayaan, rumah sama saja seperti rumah terbengkalai. Pencahayaan bukan hanya dari lampu, melainkan dari ventilasi atau jendela di rumah. Maka dari itu, posisi jendela di rumah juga sama pentingnya.

    Mungkin Anda menginginkan cahaya matahari pagi di dapur, sedangkan di ruang kerja pada sore hari. Semua itu bisa direncanakan sebelum membangun rumah.

    7. Ruang Penyimpanan

    Kamu pasti ingin rumah dibuat lega dan banyak ruang bergerak. Maka dari itu, kamu memerlukan ruang penyimpanan yang cukup agar rumah selalu rapih dan tidak banyak barang di luar rumah.

    Rencanakan ruang penyimpanan dalam rumah serta mempersiapkan lebih banyak ruang. Pastikan setiap barang nantinya memiliki tempat penyimpanan khusus. Ruang penyimpanan bisa berupa lemari dan laci. Adapun laci menjadi yang tempat penyimpanan paling praktis untuk mengatur barang-barang, terutama di dapur.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Langkah Tata Letak Ruangan Agar Terasa Nyaman



    Jakarta

    Saat pindah ke rumah baru, tata letak ruangan menjadi hal penting yang harus dipikirkan. Tata letak yang efisien dapat menghemat uang dan waktu kamu, serta ruangan terlihat rapi dan tidak berantakan.

    Banyak yang harus dipertimbangkan saat menata ruangan, seperti pengaturan pada tempat duduk dan menentukan fungsi ruangan yang akan ditata. Pertimbangkan juga ukuran furniture yang akan digunakan, agar ruangan tidak sempit.

    Melansir dengarden, berikut beberapa cara untuk merencanakan tata letak ruangan kamu agar lebih efisien.


    1. Mulai dengan Gambar di Kertas

    Ambil selembar kertas kosong untuk menggambar tata letak furniture sebelum memindahkannya secara fisik. Hal ini akan meminimalisir kesalahan yang akan dilakukan menata furniture, sehingga akan lebih menghemat waktu.

    2. Tetapkan Titik Fokus

    Hampir setiap ruangan kemungkinan besar memiliki titik fokus. Ruangan yang besar bahkan mungkin memiliki lebih dari satu titik fokus. Sebelum menempatkan furniture, carilah titik fokus utama ruangan, seperti pintu, jendela yang akan mempengaruhi penempatan.

    Misalnya di ruang keluarga, tempat duduk biasanya menghadap televisi yang bisa menjadi titik fokus tambahan. Karya seni, lampu hias, atau dinding aksen bisa dimanfaatkan untuk merencanakan tata letak yang efisien.

    3. Gunakan Karpet

    Pertimbangkan untuk menggunakan karpet sebagai panduan untuk penempatan furniture. Setelah menempatkan karpet di ruangan, mulailah menata furniture di atas karpet. Seperti di ruang tamu, dua kaki depan sofa dan kursi setidaknya harus berada di tepi karpet.

    4. Pilih Tempat Duduk yang Sesuai

    Di ruang tamu atau ruang keluarga, coba untuk memulai dengan sofa dan beberapa kursi yang nyaman. Pilih kursi tergantung dengan apa yang akan kamu lakukan di ruangan itu, dan sesuaikan dengan ukuran ruangan agar tidak sempit dan penuh.

    5. Keseimbangan dan Harmoni

    Simetri menjadi konsep kunci dalam hal penempatan furniture. Keseimbangan berarti keteraturan, stabilitas, dan harmoni sekaligus menciptakan ruangan yang menyenangkan secara visual.

    Dalam ruangan yang bentuknya tidak teratur, menemukan keseimbangan tidak akan mudah. Seperti gunakan seni dinding dan pencahayaan untuk membantu menciptakan ruangan yang merata.

    6. Pertimbangkan Lalu Lintas Ruangan

    Tidak ada yang lebih buruk daripada ruangan yang penuh dengan perabotan. Setiap ruangan membutuhkan ruang yang cukup untuk bergerak di dalam ruangan. Sebagai aturan praktis, sediakan jarak untuk memperlancar arus lalu lintas ruangan.

    7. Ciptakan Zona Fungsional

    Setiap ruangan memiliki fungsi, penempatan furniture harus disesuaikan dengan ruangan. Sebaiknya pertimbangkan penggunaan ruangan saat kamu mulai merencanakan, fungsi ruangan pada akhirnya akan membantu menentukan tata letak.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Punya Pintu Kamar Berhadapan Konon Ternyata Kurang Baik, Ini Penjelasannya



    Jakarta

    Pada rancangan rumah-rumah modern, sering dijumpai dua pintu kamar yang saling berhadapan di dalam rumah. Otomatis saat membuka pintu kamar langsung menghadap pintu kamar yang ada di hadapannya.

    Ternyata, pintu kamar yang berhadapan kurang baik menurut feng shui. Seperti dikutip pada situs Your Chinese Astrology,dua pintu kamar yang saling berhadapan di rumah dapat mendatangkan pertikaian serta bencana.

    Menurut feng shui sebaiknya hindari merancang dua pintu kamar yang berhadapan. Coba untuk mengubah tata letak pintu. Namun, jika hal tersebut sulit dilakukan, pasang penutup atau gunakan tirai untuk memperlambat aliran udara yang masuk dan keluar sehingga bisa seimbang.


    Tidak hanya pintu kamar yang berhadapan dengan pintu kamar lain, tetapi pintu kamar juga tidak boleh berhadapan dengan pintu dapur. Hal ini karena kamar merupakan tempat beristirahat yang tenang dan bebas dari api, air, dan sebagainya. Pintu dapur yang berseberangan dengan pintu kamar tidak hanya dapat mencemari air, tetapi juga mempengaruhi feng shui.

    Selain dapur, pintu gudang juga tidak boleh berhadapan dengan pintu kamar. Gudang merupakan tempat penumpukan berbagai macam barang sehingga udaranya buruk dan mampu mempengaruhi kualitas udara di kamar tidur.

    Tak hanya kamar, tetapi aturan penempatan pintu juga tidak bisa sembarangan menurut feng shui. Misalnya, pintu depan dan belakang rumah tidak boleh saling berhadapan. Hal ini dapat mengakibatkan aliran udara yang masuk dapat menguras kekayaan pemilik rumah.

    Aturan lainnya adalah pintu kamar mandi tidak boleh berseberangan dengan pintu masuk. Sebab, pintu masuk merupakan jalur masuk udara ke rumah. Jika di seberangnya ada pintu kamar mandi maka pintu utama akan terpapar udara yang kurang sehat.

    Pintu kamar mandi juga tidak boleh berhadapan dengan pintu dapur. Sebab, dapur merupakan tempat memasak sedangkan kamar mandi penuh dengan udara yang tidak bersih. Jika kedua pintu saling berhadapan makan dapat mencemari udara di dapur, bahkan bisa membahayakan kesehatan tuan rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Gorden Sebaiknya Ditutup atau Dibuka saat Rumah Kosong? Ini Kata Ahli


    Jakarta

    Gorden adalah kain yang berfungsi untuk menutupi jendela agar tidak terlihat dari luar. Fungsi lain dari gorden adalah dapat menahan debu dan menghalangi cahaya matahari masuk ke dalam rumah.

    Banyak pemilik rumah yang memilih menutup gorden ketika akan pergi keluar rumah, baik dalam waktu beberapa hari ataupun hitungan jam saja. Tujuan gorden ditutup adalah agar tidak ada orang yang dapat melihat isi hunian, baik itu furnitur hingga dekorasi yang menempel di dinding.

    Alasan lainnya adalah soal keamanan. Dengan menutup gorden maka dapat mencegah maling untuk masuk ke dalam rumah. Soalnya mereka tidak dapat melihat apa saja isi di dalam rumah itu.


    Meski begitu, sejumlah ahli di bidang interior desain punya pendapat lain soal menutup gorden ketika pergi keluar rumah. Lantas, lebih baik gorden dibuka atau ditutup saat rumah dalam kondisi kosong?

    Perlukah Gorden Ditutup saat Pergi Keluar Rumah?

    Sejumlah ahli di bidang desain interior mengungkapkan berbagai alasan tentang menutup gorden saat rumah ditinggal pergi. Menurut Jennifer Jones selaku pendiri Niche Interiors, hal ini tergantung dari kondisi tempat tinggal.

    “Ketika klien bertanya kepada saya apakah mereka harus membiarkan gorden tetap terbuka atau tertutup saat mereka pergi, jawabannya tergantung pada keamanan dan estetika,” kata Jennifer mengutip The Spruce, Selasa (17/6/2025).

    Apabila terdapat ruangan yang langsung menghadap ke jalan maka sebaiknya gorden ditutup. Hal ini dilakukan demi keselamatan dan keamanan rumah secara maksimal.

    “Semakin sedikit informasi yang dimiliki oleh para pencuri tentang tata letak dan isi perabotan di dalam rumah, maka hal itu semakin baik,” ujarnya

    Apabila ruangan tersebut tidak berhadapan dengan jalan atau rumah tetangga, maka tidak perlu menutup gorden saat rumah ditinggal pergi. Namun jika ingin tetap ada cahaya matahari masuk ke dalam ruangan, cobalah memasang tirai berbahan tipis. Selain membiarkan sinar matahari masuk, cara ini juga dapat mempercantik hunian sekaligus tetap menjaga privasi.

    “Tirai tipis dapat menyebarkan cahaya matahari ke dalam ruangan sekaligus menghalangi pandangan dari luar ke dalam rumah, sehingga menawarkan perpaduan cahaya yang tenang serta tetap mengutamakan privasi,” ujarnya.

    Di sisi lain, desainer interior Rachel Blindauer mengatakan jika gorden sebaiknya dibiarkan terbuka ketika kamu pergi keluar rumah, baik sebentar maupun berhari-hari. Sebab, gorden yang ditutup rapat memberikan kesan bahwa rumah kamu kosong karena ditinggal penghuni.

    “Gorden yang terbuka dapat memberikan kesan atau isyarat bahwa rumah tersebut tidak kosong dan ada penghuninya,” ungkap Rachel.

    Dengan membiarkan gorden terbuka, maka pencuri jadi enggan untuk masuk ke rumah tersebut. Namun, cara ini dapat dilakukan jika hunian telah dilengkapi sistem keamanan canggih, mulai dari kamera CCTV 24 jam, smart lock door, hingga alarm anti maling.

    Rachel juga mengingatkan pentingnya memasang lampu otomatis yang dapat menyala saat malam hari. Cara ini dapat mengelabui maling bahwa rumah tersebut masih ada orang, meski sebenarnya dalam keadaan kosong karena seluruh penghuni pergi selama berhari-hari.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com