Tag: teh

  • Tikus Auto Pergi dari Rumah Kalau Ada 5 Aroma dari Bahan Alami Ini



    Jakarta

    Tikus adalah hewan pengerat yang keberadaan cukup mengganggu di rumah. Tikus sering merusak barang-barang di rumah seperti plastik, kabel listrik, kertas, karet, dan lainnya. Selain itu, apabila dia berhasil membuat sarang di rumah, suara dan kotoran mereka bisa menjadi masalah.

    Keberadaan tikus sebenarnya bisa dicegah. Salah satu caranya dengan menutup akses masuk ke rumah. Namun, terkadang tikus cukup cerdik bisa memanfaatkan celah atau pada saat pintu dibuka, dia menyelinap masuk. Setelah masuk, tikus biasanya bersembunyi dan menunggu waktu yang tepat untuk mencari makanan di rumah. Jika sudah begini, apa yang harus kita lakukan untuk mengusir tikus?

    Mengutip dari detikFood, Selasa (23/7/2024), berikut beberapa bahan-bahan dapur di rumah yang ampuh untuk mengusir tikus di rumah.


    Bahan untuk Mengusir Tikus

    1. Merica Bubuk

    Bahan pertama yang harus kamu siapkan adalah merica bubuk. Tikus memiliki indera penciuman yang tajam jadi mereka akan bisa langsung mencium aroma pedas dari merica bubuk. Sensasi pedas tersebut tidak sukai oleh tikus sehingga tikus akan cepat menghindar area yang disebar bubuk ini.

    Selain merica bubuk, kamu juga bisa menggunakan bubuk lada hitam. Taburi hanya secukupnya saja, karena jika terlalu banyak juga akan membuat lantai kotor saat terinjak. Setelah tikus kabur, jangan lupa membersihkan setiap sudut rumah yang ditaburi merica. Rumah yang bersih tentu tidak nyaman untuk disambangi tikus.

    2. Bubuk Kopi

    Bagi kamu pecinta kopi, coba taburi bubuk kopi di beberapa area yang kemungkinan sering dilalui tikus di rumah. Aroma kopi juga tidak disukai tikus sehingga mereka pasti menghindari area yang ditaburi kopi.

    Kopi yang disarankan adalah kopi hitam, bukan kopi dengan campuran gula atau krimer karena justru akan mengundang semut. Cara penggunaannya juga mudah, taburkan kopi di sudut rumah yang sering dilalui tikus. Lakukan cara ini berulang sampai tikus benar-benar pergi.

    3. Kulit Telur

    Setelah masak telus, simpan beberapa kulit telur untuk memasang perangkap tikus. Ambil beberapa kulit telur, tumbuk sampai halus. Kamu juga bisa menggunakan blender untuk membuat kulit telur halus menjadi bubuk. Keringkan kulit telur ini dengan cara dijemur di bawah sinar matahari.

    Taburkan bubuk kulit telur ini di sudut rumah. Bukan hanya tikus yang kabur tapi juga semut dan kecoa juga tak suka kulit telur. Bubuk kulit telur ini juga bisa dimanfaatkan sebagai pupuk organik.

    4. Bawang Putih

    Bahan dapur lainnya yang memiliki aroma yang kuat adalah bawang putih. Cukup siapkan bawang putih dan kain kasa untuk membungkus bawang putih. Cara menggunakannya cukup sederhana, iris bawang putih lalu bungkus menggunakan kain kasa. Letakkan bungkusan ini di area yang sering dijangkau tikus. Diamkan bungkusan bawang putih ini selama beberapa hari dan tikus tak akan berani datang lagi.

    5. Teh Celup Bekas

    Selain kopi, kamu juga bisa menggunakan teh celup bekas untuk mengusir tikus di rumah. Caranya letakkan teh celup bekas yang masih lembab di sudut ruangan, kamu bisa menggunakan beberapa kantung teh sekaligus. Tikus tidak suka dengan aroma teh bekas ini. Jadi mereka akan kabur menghindar.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    Saksikan Live DetikSore:

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Ampas Teh Ternyata Bisa Usir Tikus di Rumah, Begini Caranya


    Jakarta

    Tikus merupakan salah satu hama yang banyak dibenci manusia. Selain kerap mencuri makanan, kehadiran tikus di rumah bisa membawa sejumlah penyakit bagi manusia.

    Ada sejumlah cara yang dilakukan untuk mengusir tikus, mulai dari memasang perangkat hingga menyiapkan semprotan anti tikus. Akan tetapi, kamu harus menggelontorkan sejumlah uang untuk membeli peralatan tersebut.

    Nah, ada cara lain yang dinilai ampuh untuk mengusir tikus, yaitu dengan ampas teh. Jadi, buat detikers yang suka menyeduh teh sebaiknya jangan langsung dibuang ampasnya.


    Lantas, apakah benar ampas teh ampuh untuk mengusir tikus? Lalu bagaimana cara menggunakannya? Simak penjelasannya dalam artikel ini.

    Benarkah Ampas Teh Mampu Mengusir Tikus?

    Dilansir situs Pest Pointers, sebuah jurnal penelitian kimia dan farmasi mengungkapkan bahwa teh hitam mengandung zat tanin sebesar 11%-15%. Nah, zat tersebut diklaim mengeluarkan aroma yang nggak disukai para tikus.

    Selain teh hitam, ada beberapa jenis ampas teh lainnya yang dapat dijadikan sebagai bahan alami untuk mengusir tikus di rumah, yaitu:

    Teh hijau yang mengandung kafein dan katekin.
    Teh putih yang mengandung kafein dan katekin.
    Teh peppermint yang mengandung minyak peppermint.
    Teh oolong yang mengandung theanin.
    Teh chamomile yang mengandung minyak chamomile.
    Teh eukaliptus yang mengandung minyak eukaliptus.

    Cara Menggunakan Ampas Teh untuk Mengusir Tikus

    Cara mengusir tikus di rumah dengan ampas teh terbilang mudah. Simak langkah-langkahnya di bawah ini:

    1. Seduh secangkir teh hitam dan jangan mengangkat kantong tehnya. Diamkan beberapa saat sampai teh menjadi dingin. Cara ini agar kantong teh dapat menyerap aroma teh dengan maksimal, sehingga dapat mengusir tikus dengan ampuh.

    2. Peras sisa air yang masih berada di dalam kantong teh. Pastikan kamu meremasnya sampai kering hingga tidak ada tetesan air lagi. Perlu diingat, ampas teh yang masih basah kurang ampuh untuk mengusir tikus.

    3. Letakkan ampas kantong teh di beberapa sudut ruangan yang sekiranya sering dilalui tikus. Umumnya, tikus menyukai tempat yang gelap, lembap, dan bersembunyi di belakang perabotan.

    Oh ya, pastikan kamu mengganti ampas kantong teh secara teratur, minimal sehari sekali. Hal ini agar aroma tehnya tetap kuat sehingga dapat mengusir tikus-tikus yang senang berkeliaran.

    Cara Lain untuk Mengusir Tikus di Rumah

    Selain menggunakan ampas teh, ada sejumlah cara lain untuk mengusir tikus di rumah. Dikutip dari The Spruce, berikut cara-caranya:

    1. Minyak Peppermint

    Kamu bisa menggunakan minyak peppermint untuk mengusir tikus di rumah. Aroma peppermint yang kuat membuat tikus tidak suka dan memilih kabur.

    Cara pakainya juga mudah, siapkan minyak peppermint dan teteskan ke sejumlah bola kapas. Kemudian, letakkan bola kapas di beberapa sudut ruangan yang sering dilalui tikus.

    2. Minyak Kayu Putih

    Selain peppermint, kamu juga bisa menggunakan minyak kayu putih untuk mengusir tikus. Aroma minyak kayu putih yang menyengat juga membuat tikus merasa tidak nyaman saat menciumnya.

    Untuk cara penggunaannya, siapkan minyak kayu putih dan teteskan ke sejumlah bola kapas. Kemudian, letakkan bola kapas di beberapa sudut ruangan yang sering dilalui tikus.

    3. Memelihara Kucing

    Cara lain untuk mengusir tikus di rumah adalah dengan memelihara kucing. Sama halnya seperti di kartun Tom & Jerry, kucing sangat senang mengejar tikus karena hewan berbulu itu merupakan predator alami tikus.

    Itu dia cara mudah mengusir tikus di rumah dengan menggunakan ampas teh. Semoga dapat membantu detikers!

    (ilf/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Tanaman Hias Ini Bikin Ruangan Jadi Segar dan Wangi


    Jakarta

    Aroma segar bunga dan tanaman bisa membuat suasana rumah jadi lebih menyenangkan dan bikin betah. Karena itu, tidak salah menaruh tanaman di dalam rumah dengan pertimbangan yang tepat.

    Tanaman Hias untuk Pewangi Ruangan

    Dirangkum dari Living Etc dan Gardening Know How, berikut ini 7 tanaman hias beraroma wangi yang cocok ditanam di dalam ruangan:


    1. Lavender

    The bed with lavender flower and coffee cup in the morning, Selected focus on flower pot.Lavender. Foto: Getty Images/iStockphoto/awayge

    Yang pertama adalah lavender yang sudah cukup populer digunakan sebagai tanaman hias di dalam ruangan. Tanaman ini memiliki wangi khas yang menenangkan.

    Lavender sering digunakan sebagai bahan minyak wangi, sabun, kosmetik, dan produk perawatan diri lainnya. Bahkan, wangi lavender bisa membantu mengusir serangga seperti nyamuk.

    Tanaman lavender bisa tumbuh subur dalam ruangan, asal syarat pertumbuhannya terpenuhi. Misal, lavender harus mendapatkan cahaya matahari 6-8 jam sehari. Karena itu, lavender sebaiknya ditaruh dekat jendela yang hangat. Lavender juga tidak perlu terlalu sering disiram.

    2. Melati

    Bunga melati.Bunga melati. Foto: Freepik/freepik

    Khas dengan warna putihnya, melati termasuk tanaman yang banyak tumbuh di Indonesia. Aroma wanginya bisa semerbak dan membuat ruangan menjadi segar ketika mekar, meski bunganya cukup kecil.

    Melati bisa ditanam di dalam ruangan karena cocok di tempat yang tidak kena sinar matahari langsung. Melati juga cocok ditanam pada tanah yang tidak terlalu basah.

    3. Rosemary

    Ilustrasi tanaman herbal RosemaryRosemary. Foto: Getty Images/Sima_ha

    Selanjutnya ada tanaman rosemary tuscan yang bisa membuat ruangan lebih harum. Tak hanya wangi, rosemary termasuk tanaman herbal yang memiliki manfaat untuk kesehatan.

    Rosemary tuscan ini memiliki daun berwarna hijau tua dengan aroma kuat, segar dan pedas. Selain dibuat teh, rosemary juga bisa digunakan untuk bahan campuran makanan.

    Jika ingin menanam rosemary, sebaiknya jangan diletakkan di dalam ruangan tertutup. Letakkan rosemary ini di jendela atau teras. Tanaman ini membutuhkan sinar matahari langsung selama 6-8 jam sehari.

    4. Oregano

    Fresh oregano plant leaves on wooden background, closeup view. Origanum vulgare also called wild marjoram is a culinary herb, used for cooking in the kitchenOregano. Foto: Getty Images/iStockphoto/Rawf8

    Oregano (Origanum vulgare) dikenal sebagai bumbu masakan dan sering ditemukan di pasta atau masakan Mediterania dan Meksiko. Aromanya cukup tajam dan khas.

    Jika ingin mendapatkan aroma ruangan seperti masakan pasta, coba tanamlah oregano di dalam ruangan. Terutama jika kamu suka masak, tanaman ini bisa dimanfaatkan sebagai tambahan dalam makanan.

    5. Gardenia

    A DSLR still life photo of a bouquet of fresh white gardenia flowers in a small black ceramic bowl. Background made of brown rustic paper. Selective focus on the flower of the foreground. Soft natural light. Copy space.Gardenia. Foto: Getty Images/iStockphoto/lucop

    Gardenia juga sering disebut dengan kacapiring. Bunganya berwarna putih dengan bentuk cantik. Tak hanya itu, aromanya juga manis, sehingga bisa menyegarkan ruangan.

    Perawatan gardenia ternyata cukup mudah. Namun, kamu harus mengganti pot secara berkala dan sering memangkasnya agar tidak tumbuh terlalu besar.

    6. Mint

    secret menu Starbucks rasa mintMint. Foto: site news/iStock

    Tanaman mint termasuk tanaman yang mudah tumbuh, baik di taman, di pot, atau bahkan di botol minuman bekas. Selain memiliki aroma wangi, daun mint juga dapat dimanfaatkan untuk bahan makanan maupun minuman.

    Untuk merawatnya, pastikan tanahnya tetap lembap tetapi jangan terlalu basah. Jangan juga terlalu banyak memberi pupuk karena bisa menghilangkan rasanya.

    7. Timi

    Tanaman timi selain beraroma dan rasa yang enak, timi juga merupakan herbal yang memiliki manfaat kesehatan. Timi bisa dibuat teh yang fungsinya antara lain meredakan batuk dan meningkatkan imunitas tubuh.

    Jika ingin menanam timi, sebaiknya pakailah pot tanah liat untuk mencegah tanah terlalu lembap setelah penyiraman, sebab akar timi tidak tahan dengan kondisi basah. Jika akarnya sudah keluar dari lubang, maka kamu perlu menanam ulang.

    Itulah tadi 7 tanaman hias pengharum ruangan yang bisa kamu tanam. Saat membeli, jangan lupa tanyakan cara perawatan dan kondisi optimal agar tanaman tidak cepat mati serta tumbuh subur.

    (bai/row)



    Sumber : www.detik.com

  • 8 Tanaman yang Wangi Semerbak, Cocok untuk di Rumah


    Jakarta

    Tidak ada salahnya menaruh tanaman segar di dalam rumah. Keberadaannya tidak hanya menyegarkan mata tetapi harum wanginya juga menyenangkan.

    Ada beberapa tanaman yang wanginya menyerbak dan cocok untuk ditaruh di dalam rumah. Apa saja itu? Berikut ini informasinya.

    Tanaman Hias untuk Pewangi Ruangan

    Dirangkum dari Living Etc, Homes & Gardens, dan Gardening Know How, berikut ini 8 tanaman hias beraroma wangi yang cocok ditanam di dalam ruangan:


    1. Lavender

    The bed with lavender flower and coffee cup in the morning, Selected focus on flower pot.Lavender. Foto: Getty Images/iStockphoto/awayge

    Yang pertama adalah lavender yang sudah cukup populer digunakan sebagai tanaman hias di dalam ruangan. Tanaman ini memiliki wangi khas yang menenangkan.

    Lavender sering digunakan sebagai bahan minyak wangi, sabun, kosmetik, dan produk perawatan diri lainnya. Bahkan, wangi lavender bisa membantu mengusir serangga seperti nyamuk.

    Tanaman lavender bisa tumbuh subur dalam ruangan, asal syarat pertumbuhannya terpenuhi. Misal, lavender harus mendapatkan cahaya matahari 6-8 jam sehari. Karena itu, lavender sebaiknya ditaruh dekat jendela yang hangat. Lavender juga tidak perlu terlalu sering disiram.

    2. Melati

    Bunga melati.Bunga melati. Foto: Freepik/freepik

    Khas dengan warna putihnya, melati termasuk tanaman yang banyak tumbuh di Indonesia. Aroma wanginya bisa semerbak dan membuat ruangan menjadi segar ketika mekar, meski bunganya cukup kecil.

    Melati bisa ditanam di dalam ruangan karena cocok di tempat yang tidak kena sinar matahari langsung. Melati juga cocok ditanam pada tanah yang tidak terlalu basah.

    3. Rosemary

    Ilustrasi tanaman herbal RosemaryRosemary. Foto: Getty Images/Sima_ha

    Selanjutnya ada tanaman rosemary tuscan yang bisa membuat ruangan lebih harum. Tak hanya wangi, rosemary termasuk tanaman herbal yang memiliki manfaat untuk kesehatan.

    Rosemary tuscan ini memiliki daun berwarna hijau tua dengan aroma kuat, segar dan pedas. Selain dibuat teh, rosemary juga bisa digunakan untuk bahan campuran makanan.

    Jika ingin menanam rosemary, sebaiknya jangan diletakkan di dalam ruangan tertutup. Letakkan rosemary ini di jendela atau teras. Tanaman ini membutuhkan sinar matahari langsung selama 6-8 jam sehari.

    4. Oregano

    Fresh oregano plant leaves on wooden background, closeup view. Origanum vulgare also called wild marjoram is a culinary herb, used for cooking in the kitchenOregano. Foto: Getty Images/iStockphoto/Rawf8

    Oregano (Origanum vulgare) dikenal sebagai bumbu masakan dan sering ditemukan di pasta atau masakan Mediterania dan Meksiko. Aromanya cukup tajam dan khas.

    Jika ingin mendapatkan aroma ruangan seperti masakan pasta, coba tanamlah oregano di dalam ruangan. Terutama jika kamu suka masak, tanaman ini bisa dimanfaatkan sebagai tambahan dalam makanan.

    5. Gardenia

    A DSLR still life photo of a bouquet of fresh white gardenia flowers in a small black ceramic bowl. Background made of brown rustic paper. Selective focus on the flower of the foreground. Soft natural light. Copy space.Gardenia. Foto: Getty Images/iStockphoto/lucop

    Gardenia juga sering disebut dengan kacapiring. Bunganya berwarna putih dengan bentuk cantik. Tak hanya itu, aromanya juga manis sehingga bisa menyegarkan ruangan.

    Perawatan gardenia ternyata cukup mudah. Namun, kamu harus mengganti pot secara berkala dan sering memangkasnya agar tidak tumbuh terlalu besar.

    6. Mint

    secret menu Starbucks rasa mintMint. Foto: site news/iStock

    Tanaman mint termasuk tanaman yang mudah tumbuh, baik di taman, di pot, atau bahkan di botol minuman bekas. Selain memiliki aroma wangi, daun mint juga dapat dimanfaatkan untuk bahan makanan maupun minuman.

    Untuk merawatnya, pastikan tanahnya tetap lembap tetapi jangan terlalu basah. Jangan juga terlalu banyak memberi pupuk karena bisa menghilangkan rasanya.

    7. Timi

    thyme/timithyme/timi Foto: Kaboompics.com/pexels

    Tanaman timi atau thyme selain beraroma dan rasa yang enak, timi juga merupakan herbal yang memiliki manfaat kesehatan. Timi bisa dibuat teh yang fungsinya antara lain meredakan batuk dan meningkatkan imunitas tubuh.

    Jika ingin menanam timi, sebaiknya pakailah pot tanah liat untuk mencegah tanah terlalu lembap setelah penyiraman, sebab akar timi tidak tahan dengan kondisi basah. Jika akarnya sudah keluar dari lubang, maka kamu perlu menanam ulang.

    8. Begonia

    Begonia ,Begonia x semperflorens-cultorum or pink BegoniaBegonia. Foto: Getty Images/iStockphoto/Jobrestful

    Varietas begonia tertentu, seperti ‘tea rose’, memiliki wangi yang ringan, dan bila dipadukan dengan bunga mekar berwarna merah jambu yang cerah, akan terlihat indah sebagai hiasan di tengah meja ruang tamu.

    Dilansir dari Homes & Gardens, begonia sangat mudah dirawat sebagai tanaman dalam ruangan. Mereka menyukai cahaya tidak langsung dan bahkan dapat mentolerir kondisi cahaya rendah. Jadi hanya butuh menyiram bunga tersebut secukupnya.

    Itulah tadi 8 tanaman hias pengharum ruangan yang bisa ditaruh di rumah. Saat membeli, jangan lupa tanyakan cara perawatan dan kondisi optimal agar tanaman tidak cepat mati serta tumbuh subur.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Tips Ampuh Mencegah Laba-laba Agar Tidak Masuk Rumah


    Jakarta

    Laba-laba adalah salah satu hewan yang kerap muncul di dalam rumah. Bahkan, sejumlah pemilik rumah tidak sadar kalau ada laba-laba yang bersarang hingga berkembang biak.

    Jika menemukan sarang laba-laba, maka sebaiknya segera dibasmi agar tidak terus menerus berkembang biak. Selain itu, lakukan sejumlah pencegahan agar laba-laba tak kembali datang ke rumah.

    Ternyata, ada sejumlah tips ampuh untuk mencegah laba-laba agar tidak datang lagi ke rumah. Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Tips Mencegah Laba-laba Agar Tidak Masuk Rumah

    Agar hunian tetap bersih dan sehat, sebaiknya lakukan sejumlah pencegahan sejak dini agar laba-laba tidak datang kembali. Dikutip situs Real Simple dan Places for People, Senin (30/6/2025), berikut tips mencegahnya:

    1. Tutup Celah dan Retakan

    Tips yang pertama adalah dengan menutup celah dan retakan yang ada di dalam rumah. Sebab, laba-laba dapat menyelinap melalui celah atau retakan kecil tersebut.

    Lakukan pengecekan terhadap pintu, jendela, dan dinding rumah untuk memastikan tidak ada retakan. Kamu bisa menutup retakan di dinding dengan dempul.

    2. Membersihkan Rumah

    Laba-laba termasuk hewan yang senang bersarang di tempat gelap dan kotor. Maka dari itu, munculnya sarang laba-laba bisa menandakan kalau rumah dalam kondisi kotor.

    Cobalah untuk rutin membersihkan rumah, terutama di bagian langit-langit dan belakang perabotan yang jarang diperhatikan. Jangan lupa untuk menjangkau seluruh sudut dan celah yang ada di rumah untuk memastikan tetap bersih.

    3. Bersihkan Halaman Rumah

    Halaman yang ditumbuhi tanaman liar, rumput tinggi, hingga barang-barang berserakan dapat menarik laba-laba untuk membuat sarang. Untuk itu, pastikan halaman rumah dalam kondisi bersih agar mencegah laba-laba masuk ke rumah.

    4. Usir Serangga Lain

    Tips berikutnya untuk mencegah laba-laba masuk ke rumah adalah dengan mengusir serangga lain, seperti kumbang, lalat, hingga semut. Dengan tidak adanya serangga tersebut maka turut mencegah laba-laba untuk datang dan membuat sarang karena tidak ada sumber makanan.

    5. Matikan Lampu Luar Ruangan

    Lampu yang terang di area luar rumah dapat menarik serangga. Tanpa disadari, hal tersebut juga dapat memancing laba-laba untuk datang karena menemukan sumber makanan.

    Untuk itu, cobalah matikan lampu di luar ruangan yang sekiranya tidak diperlukan untuk menyala di malam hari agar mengurangi laba-laba masuk ke dalam rumah.

    6. Tanam Tumbuhan Pengusir Laba-laba

    Ada sejumlah tanaman yang diklaim dapat mengusir laba-laba dari rumah, seperti lavender, mint, dan citronella. Tanaman tersebut mengeluarkan aroma menyengat yang tidak disukai laba-laba.

    Kamu dapat menanam tanaman di sekitar halaman rumah. Tak hanya mempercantik hunian tapi juga dapat mencegah laba-laba masuk ke rumah.

    7. Minyak Esensial

    Selain menggunakan tanaman, kamu juga bisa pakai minyak esensial seperti minyak pepermin atau minyak pohon teh untuk mengusir laba-laba. Cukup teteskan minyak esensial ke area sekitar kebun karena aromanya tidak disukai hewan tersebut.

    Demikian tujuh tips ampuh mencegah laba-laba masuk ke rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Saluran Air Sering Mampet? Bisa Jadi Ini Penyebabnya


    Jakarta

    Salah satu masalah yang kerap dialami banyak pemilik rumah adalah saluran air tersumbat. Kondisi ini membuat air tidak bisa mengalir keluar dengan lancar sehingga dapat meluap dan menggenangi lantai.

    Salah satu faktor utama yang menyebabkan saluran air mampet karena ada benda yang menghalangi, misalnya rambut. Selain itu, ada sejumlah penyebab lainnya yang membuat saluran air tersumbat.

    Penyebab Saluran Air Mampet

    Dilansir situs Dengarden dan Zeek Plumbing, berikut sejumlah penyebab saluran air di rumah jadi mampet:


    1. Rambut

    Penyebab utama saluran air kerap mampet karena sisa rambut yang rontok saat mandi. Mungkin penghuni rumah tidak sadar jika rambut yang rontok jumlahnya cukup banyak sehingga dapat menghambat aliran air di saluran kamar mandi.

    Solusinya adalah dengan rajin mengambil gumpalan rambut yang menumpuk di kamar mandi, lalu membuangnya ke tempat sampah. Selain itu, pastikan untuk menutup saluran air dengan penutup yang hanya dapat dilalui air. Jika sudah tersumbat, gunakan baking soda dan cuka agar kembali lancar.

    2. Sisa Makanan

    Kebiasaan membuang sisa makanan di kitchen sink dapat berdampak buruk bagi saluran air. Tentu saja hal tersebut dapat menyumbat saluran air dan akhirnya jadi meluap.

    Sisa makanan seperti nasi, tulang ayam, tulang ikan, dan ampas teh sulit terurai. Jika sudah menumpuk dalam jumlah banyak maka tak heran saluran air tersumbat.

    Cara mengatasinya adalah dengan mengangkat kotoran tersebut dari kitchen sink. Gunakan juga cairan pembersih untuk membersihkan sisa noda dan minyak yang terdapat di kitchen sink.

    3. Sabun

    Sabun berguna untuk membersihkan kotoran di tubuh tetapi sisa-sisa sabun yang berbentuk buih ternyata bisa menyumbat saluran air lho. Sebab, sisa sabun berbentuk buih yang tertinggal di lantai atau terbuang ke saluran air dapat mengurangi diameter pipa seiring waktu.

    Salah satu cara mencegahnya adalah dengan membersihkan sabun setiap selesai mandi. Pastikan tidak ada bekas sabun yang menempel di lantai atau dinding.

    4. Endapan Pasir

    Kebiasaan membuang sisa pasir atau tanah di kamar mandi ternyata dapat berdampak buruk bagi saluran air. Hal tersebut menciptakan endapan di sekitar tutup saluran sehingga air tidak bisa mengalir keluar dengan lancar.

    Solusi untuk mengatasi masalah ini adalah dengan memanggil tenaga profesional untuk membersihkan saluran air dari sisa pasir atau tanah.

    5. Minyak dan Lemak

    Minyak dan lemak juga menjadi penyebab saluran air jadi tersumbat. Pada dasarnya, minyak dan lemak tidak dianjurkan dibuang melalui saluran air karena tidak akan larut di dalam air, sehingga dapat menumpuk dan menyebabkan mampet.

    Jika ingin membuang minyak dan lemak sisa makanan, sebaiknya dibuang ke dalam plastik lalu dimasukkan ke tempat sampah. Namun jika terlanjur membuangnya ke saluran air, gunakan tips di bawah ini untuk mencegah mampet:

    • Campurkan sedikit detergen dengan air panas.
    • Lalu tuangkan cairan tersebut ke dalam saluran air.
    • Biarkan sekitar 10 menit agar larutan tersebut dapat memecah minyak yang tersumbat.

    6. Endapan Mineral

    Air sadah kerap ditemui di rumah yang tidak mendapatkan air bersih. Air sadah mengandung konsentrasi pH mineral tinggi yang dapat merusak saluran air jika terjadi penumpukan. Apabila sudah tersumbat, maka perlu memanggil tenaga ahli untuk mengatasi endapan mineral tersebut.

    7. Pipa Air Rusak

    Penyebab yang terakhir karena ada kerusakan atau retakan pada bagian pipa air sehingga menghalangi aliran air. Kondisi ini dapat terjadi karena umur pipa sudah tua atau korosi. Dalam beberapa kasus, pipa air bisa rusak karena akar pohon yang dapat menembus dan menghambat aliran air.

    Itulah tujuh penyebab saluran air sering mampet. Semoga membantu detikers!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Menu ‘Diet’ Clean Eating, Dijalani Prilly Latuconsina Buat Turunkan BB


    Jakarta

    Clean eating merupakan jenis pola makan yang memilih makanan yang belum melalui banyak proses pengolahan. Makanan yang dipilih biasanya masih segar dan belum banyak nutrisi yang hilang. Makanan-makanan tersebut bisa seperti buah, sayuran, hingga biji-bijian.

    Pola makan ini juga dijalani oleh Prilly Latuconsina. Ia berhasil memangkas berat badan 12 kg, dari 49 kg menjadi 37 kg. Berkaca dari keberhasilan Prilly dengan diet clean eating, apa saja makanan yang bisa dikonsumsi jika ingin menjalani pola ‘makan bersih’ ini?

    1. Buah


    Buah hampir selalu menjadi pilihan terbaik untuk clean eating. Buah sendiri kaya akan vitamin, mineral, dan serat yang dibutuhkan oleh tubuh. Ditambah lagi gula dalam buah adalah alami.

    Selain memakan secara langsung, buah-buahan segar juga bisa dijus. Buah-buah yang bisa dikonsumsi adalah apel, pisang, strawberry, blueberry, jeruk, anggur, alpukat, dan lainnya.

    2. Sayuran

    Sayuran harus menjadi salah satu bahan makanan yang wajib ada di meja makan ketika melakukan pola clean eating karena mengandung vitamin, mineral, dan serat. Sayuran beku dan kalengan juga menyehatkan, namun pilih yang tanpa saus dan garam.

    Sayuran-sayuran yang bisa dicoba adalah wortel, bayam, ubi jalar, bawang putih, bawang bombai, brokoli, kubis brussel, kembang kol, jagung, kacang hijau, selada, jamur, paprika, tomat, dan lainnya.

    3. Biji-bijian

    Biji-bijian merupakan karbohidrat yang baik karena menawarkan serat dan nutrisi. Sehingga, bahan makanan ini sangat cocok untuk dimasukkan ke dalam list ketika ingin melakukan clean eating.

    Biji-bijian utuh seperti beras merah, quinoa, barley, oats, farro atau millet bisa dicoba karena relatif belum diolah dan hanya mengandung satu bahan.

    Produk gandum utuh lainnya, carilah pasta versi gandum utuh, adonan pizza yang didinginkan, roti, dan muffin Inggris, pastikan saja tepung gandum utuh adalah bahan pertama dan tidak ada gula dalam daftar bahannya. Bahkan popcorn pun terbuat dari gandum utuh.

    4. Produk susu

    Pilihlah yoghurt biasa atau yoghurt tawar Yunani dibandingkan dengan yang memiliki rasa buah-buahan karena biasanya sudah mengandung gula tambahan. Produk olahan susu lain seperti keju dan susu murni juga bisa dipilih saat clean eating.

    Selain itu ada alternatif non-susu seperti susu kedelai, kelapa, dan almond. Carilah varietas tanpa pemanis untuk menghindari tambahan gula.

    5. Protein

    Pola makan bersih tentu membutuhkan makanan yang mengandung banyak protein. Nutrisi ini bisa didapat dari daging seperti dada ayam, kaki ayam, daging giling, dan lainnya. Namun harus menghindari makanan olahan seperti hot dog, bologna, dan pepperoni.

    Selain itu ada kerang, ikan, dan telur yang bisa menjadi sumber protein yang sangat menyehatkan. Seperti salmon dan ikan cod pasifik.

    Kacang-kacangan seperti almond, mete, hazelnut, dan walnut juga bisa dijadikan pilihan untuk menambah protein.

    6. Minuman tanpa gula

    Minuman bisa menjadi sumber tambahan gula yang besar, jadi sebaiknya batasi asupan soda, teh manis, dan minuman kopi rasa spesial. Teh dan kopi tanpa pemanis, air, dan seltzer adalah pilihan yang bersih.

    (dpy/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing
  • Selebgram Ayu Puspa Curhat BB Sempat Naik Lebih 10 Kg gegara Doyan Minum Manis

    Jakarta

    Selebgram Ayu Puspa menceritakan perjalanannya berhasil menurunkan berat badan total 15 kg dari 64 kg ke 49 kg dalam waktu kurang lebih 6 bulan. Selebgram yang viral karena video Kim Seon Ho Smile Challenge ini mengaku senang dengan bentuk tubuhnya sekarang.

    Ia juga merasakan banyak manfaat kesehatan yang didapatkan setelah berhasil menurunkan berat badan.

    “Badan yang jelas pasti ringan, kayak lebih fresh, nggak gampang capek. Terus jadi lebih fokus ya,” ungkap Ayu ketika ditemui di Studio Trans TV, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.


    Perjalanan diet yang dilalui Ayu Puspa tidak mudah. Ia menceritakan sebelum memutuskan diet, berat badannya sempat meningkat secara drastis.

    Dalam waktu dua bulan, berat badannya naik hingga 10 kg lebih. Ia menduga hal tersebut dipicu oleh kebiasaannya mengonsumsi minuman manis dalam jumlah yang banyak.

    “Puspa itu dari 64 itu ke 49 kg. Itu awalnya itu (naik) dari 50 ke 64 dalam 2 bulan, karena puspa kebanyakan minum teh manis gula, itu bikin naik sekitar 10 kg-an dalam waktu dua bulan. Gara-gara suka minuman manis, minuman yang instan-instan gitu,” sambungnya.

    Karena kenaikan tersebut, Ayu Puspa memutuskan untuk memulai diet penurunan berat badan. Ia sangat membatasi asupan gula, memperbanyak konsumsi air putih, serta menjaga kualitas tidur.

    Untuk pola makan, ia mengaku tidak menghindari nasi putih sama sekali, tapi Ayu Puspa membatasinya hanya sekali sehari. Kalau lapar di malam hari, ia memilih untuk mengonsumsi buah atau air putih untuk mengisi perutnya.

    Kenapa Minum Manis Bisa Bikin Gemuk?

    Minuman manis dengan gula tambahan dalam sudah banyak dikaitkan dengan risiko berbagai penyakit kronis. Selain mengandung gula dan kalori tinggi, minuman ringan biasanya tidak mengandung nutrisi apapun.

    Orang yang mengonsumsi minuman seperti ini biasanya tidak merasa kenyang seperti mengonsumsi makanan dengan jumlah kalori yang sama. Penelitian menunjukkan mereka yang mengonsumsi minuman ringan juga cenderung tidak mengonsumsi lebih sedikit makanan. Hal ini yang akhirnya meningkatkan berat badan lebih drastis, padahal kalorinya minuman dan makanannya bisa setara.

    Dikutip dari situs Harvard TH Chan, konsumsi minuman ringan dapat meningkatkan risiko diabetes tipe dua, penyakit jantung, dan penyakit kronis lainnya. Lebih jauh lagi, konsumsi minuman manis secara berlebihan dikaitkan dengan peningkatan risiko kematian dini.

    (avk/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    image : unsplash.com / Jonas Weckschmied
  • Selebgram Ayu Puspa Sukses Turunkan BB 15 Kg dalam 6 Bulan, Rahasianya Simpel


    Jakarta

    Ayu Puspa menceritakan perjalanan dietnya berhasil menurunkan berat badan dari sebelumnya 64 kg hingga menjadi 49 kg dalam waktu kurang lebih 6 bulan. Selebgram yang viral karena video Kim Seon Ho Smile Challenge itu menceritakan dirinya sempat mengalami kenaikan berat badan secara drastis.

    Berat badannya sempat melonjak dari 50 kg ke 64 kg hanya dalam waktu 2 bulan. Menurutnya, hal itu disebabkan oleh gaya hidup tidak sehat, salah satunya kebiasaan konsumsi minuman manis.

    “Puspa itu dari 64 itu ke 49 kg. Itu awalnya itu (naik) dari 50 ke 64 dalam 2 bulan, karena puspa kebanyakan minum teh manis gula, itu bikin naik sekitar 10 kg-an dalam waktu dua bulan. Gara-gara suka minuman manis, minuman yang instan-instan gitu,” kata perempuan berusia 30 tahun tersebut ketika ditemui detikcom di Studio Trans TV, Jakarta Selatan, Rabu (7/5/2025).


    Karena menyadari berat badannya naik drastis, Ayu Puspa memutuskan untuk menjalani diet sehat. Selama proses tersebut, ia fokus membatasi asupan gula, memperbanyak konsumsi air putih, serta menjaga kualitas tidur.

    Meski sedang diet, Ayu Puspa tetap mengonsumsi nasi putih, namun hanya sekali sehari. Ia mengaku belum bisa sepenuhnya lepas dari nasi putih.

    “Puspa tetap makan nasi tapi sehari paling sekali ya. Malamnya nggak makan. Kalau lapar, malam hari Puspa ganti pakai buah gitu ya, sama air putih, gimana caranya perut kenyang sama air,” ceritanya.

    “Akhirnya lama-lama terbiasa, terbiasa nggak makan. Jadi nggak kayak pengin makan terus,” tambah Ayu Puspa.

    Ia mengaku merasakan perubahan besar setelah berhasil menurunkan berat badan 15 kg. Ia merasa tubuhnya terasa lebih ringan dan tidak mudah capek.

    Hal ini membuatnya bisa lebih aktif untuk beraktivitas sehari-hari.

    “Badan yang jelas pasti ringan, kayak lebih fresh, nggak gampang capek. Terus jadi lebih fokus ya,” tandasnya.

    (avk/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    image : unsplash.com / Jonas Weckschmied
  • Makan Buah Sebelum Vs Setelah Makan, Mana Lebih Sehat? Ini Faktanya

    Jakarta

    Dikenal sebagai sumber vitamin, mineral, serat, dan antioksidan, dari mulai meningkatkan sistem imun, membantu pencernaan, sampai menurunkan risiko anemia, obesitas, hingga penyakit kronis seperti diabetes dan jantung, buah memiliki banyak khasiat.

    Namun, satu pertanyaan klasik masih sering bikin bingung: lebih sehat makan buah sebelum makan, atau setelah makan?

    Sebagian orang percaya buah sebaiknya dimakan di perut kosong agar nutrisinya terserap maksimal. Ada pula yang terbiasa menjadikan buah sebagai pencuci mulut terbaik setelah makan berat. Mana yang benar?


    Buah Sebelum Makan: Bantu Kenyang Lebih Cepat

    Konsep makan buah sebelum makan sering dikaitkan dengan efek kenyang lebih cepat. Hal ini pernah dibuktikan dalam penelitian yang dipublikasikan di jurnal Appetite.

    Dalam studi tersebut menunjukkan makan buah utuh sebelum makan bisa menurunkan total asupan kalori hingga sekitar 15 persen.

    Mengapa bisa begitu? Kuncinya ada pada serat yang ada di dalam buah. Ketika memakan buah sebelum makan, maka lambung sudah terisi oleh buah. Sehingga makanan utama yang akan dikonsumsi jadi lebih sedikit.

    Selain itu, Studi lain di tahun 2019, menemukan bahwa konsumsi buah sebelum makan dapat meningkatkan hormon yang berhubungan dengan rasa kenyang. Akibatnya, tubuh lebih cepat merasa cukup dan asupan kalori total berkurang.

    Artinya, kalau tujuannya adalah menjaga berat badan atau mengontrol nafsu makan berlebih, makan buah sebelum makan bisa menjadi strategi sederhana yang efektif

    @detikhealth_official detikers tim kopi atau tim teh, nih? ☕🍵 Pasti punya alasan unik masing-masing kenapa pilih kopi atau teh… Ada yang bilang biar semangat, ada juga yang bilang biar happy. Tapi, ternyata, nggak semua alasan itu bener lho. Penasaran mana yang tepat? Cek videonya sampe abis yaa! 😉✨ Creator: Aldrian #detikHealth #Kopi #Teh #KopiVsTeh ♬ suara asli – detikHealth

    Buah Setelah Makan: Aman dan Sehat

    Di sisi lain, banyak orang terbiasa makan buah setelah makanan utama sebagai pencuci mulut. Kebiasaan ini ternyata tidak salah. Buah tetap memberi tambahan vitamin, mineral, dan antioksidan yang mendukung kesehatan.

    Khususnya, buah kaya vitamin C seperti jeruk, jambu biji, atau kiwi, punya peran penting bila dikonsumsi setelah makanan utama yang mengandung zat besi (misalnya dari daging, ikan, sayur atau kacang-kacangan). Vitamin C dapat membantu mengubah bentuk zat besi agar lebih mudah diserap tubuh. Sehingga dapat bermanfaat agar terhindar dari anemia.

    Ada juga mitos yang menyebut buah sebaiknya tidak dimakan setelah makan karena bisa menimbulkan rasa tidak nyaman di perut dan mengganggu pencernaan. Faktanya, hal ini tidak benar dan tidak memiliki dasar ilmiah. Penelitian menunjukkan, masalah kembung atau begah setelah makan buah biasanya lebih terkait dengan porsi makanan yang berlebihan, bukan karena makan buah setelah makan.

    Beberapa jenis buah bahkan mengandung enzim yang membantu pencernaan menjadi lebih lancar yaitu:

    • papaya
    • alpukat
    • pisang
    • mangga
    • dan nanas.

    Kesimpulan: Mana yang Lebih Baik?

    Jadi, lebih baik makan buah sebelum atau sesudah makan? Sampai saat ini belum ada penelitian yang menyebutkan lebih baik makan buah sebelum atau sesudah makan utama. Semuanya kembali pada tujuan dan kondisi tubuh saat konsumsi buah. Keduanya tetap sehat, hanya efeknya sedikit berbeda.

    Kalau ingin menekan nafsu makan berlebih, mengontrol gula darah, dan menjaga berat badan, makan buah sebelum makan bisa jadi pilihan dan solusi yang efektif.
    Kalau ingin melengkapi nutrisi dan mendapatkan manfaat vitamin C untuk penyerapan zat besi, makan buah setelah makan pun tak ada masalah.

    Tidak perlu bingung, boleh makan buah kapan saja, baik sebelum atau sesudah makan. Karena kuncinya bukan soal kapan, melainkan apakah kita cukup dan konsisten makan buah setiap hari.

    Kementerian Kesehatan (Kemenkes) merekomendasikan minimal 200-300 gram buah per hari, atau setara dengan 2-3 porsi. Asupan buah rutin inilah yang terbukti menurunkan risiko penyakit kronis seperti jantung, diabetes, obesitas, anemia dan kanker. Dengan begitu, manfaat buah bisa dirasakan maksimal untuk kesehatan jangka panjang.

    (mal/up)



    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    image : unsplash.com / Jonas Weckschmied