Tag: tekan

  • Cara Pasang Saklar Ganda dengan Benar, Ini Langkah-langkahnya


    Jakarta

    Saklar adalah komponen listrik yang memutus dan menyambung arus listrik dari sumber arus ke beban listrik pada rangkaian listrik tertutup. Salah satu jenis dari saklar adalah saklar ganda.

    Saklar ganda merupakan komponen listrik yang banyak digunakan untuk pengendalian dua perangkat atau lampu. Meski terlihat sederhana, pemasangan saklar ganda perlu diketahui dengan benar.

    Apa Itu Saklar Ganda?

    Saklar ganda adalah jenis saklar yang bisa menghubungkan dan memutuskan dua lampu atau dua golongan lampu, baik secara bersama-sama atau bergantian. Umumnya, saklar ganda terdiri dari 2 tombol yang bersebelahan.


    Jenis saklar ini sering disebut juga sebagai saklar seri. Mengutip laman Universitas Medan Area, saklar ganda biasanya menjadi pemutus dan penghubung sirkulasi listrik di ruangan yang berbeda. Misalnya, satu tombol untuk menyalakan lampu ruang tamu, satu lagi untuk teras.

    Cara Pasang Saklar Ganda

    Menurut laman distributor resmi alat-alat listrik dan mekanikal, berikut cara memasang saklar ganda:

    1. Pastikan aliran listrik benar-benar mati. Periksa menggunakan alat tespen
    2. Gunakan kabel fase, kabel netral, dan kabel tambahan untuk menghubungkan dua lampu. Kupas ujung kabel
    3. Sambungkan dua kabel ke terminal keluar (biasanya diberi tanda 1 dan 2). Kabel ini akan terhubung ke masing-masing lampu. Hubungkan kabel dari terminal 1 ke lampu utama dan kabel dari terminal 2 ke lampu kedua. Sambungkan kabel netral ke masing-masing lampu.
    4. Pasang saklar yang telah diberi pengkabelan ke dinding dengan menggunakan obeng.
    5. Pastikan saklar terpasang dengan kencang. Nyalakan kembali aliran listrik dengan menaikan saklar MCB di panel listrik
    6. Cek apakah lampu berhasil menyala dan mati sesuai tekanan.

    Jenis Saklar Lainnya

    Selain saklar ganda, ada beberapa jenis saklar lainnya yang digunakan sebagai instalasi penerangan:

    1. Saklar Tunggal

    Mengutip laman Elektro Universitas Negeri Malang, saklar tunggal adalah saklar yang berfungsi mengontrol atau mengendalikan satu buah lampu atau sekelompok lampu dari satu tempat. Jenis saklar ini hanya terdiri dari satu tuas. Sehingga, penggunanya bisa menghidupkan atau mematikan banyak lampu hanya dengan sekali tekan.

    2. Saklar Tukar

    Saklar tukar adalah rangkaian instalasi listrik yang bisa mengontrol satu atau beberapa lampu oleh dua saklar. Sehingga, pengguna bisa menghidupkan dan mematikan lampu dengan dua saklar yang berbeda.

    Misalnya, sebuah lampu dipasang di daerah tangga. Dua buah saklar untuk lampu tersebut diletakkan dengan dia posisi, satu di bawah tangga dan satu lagi di atas tangga. Sehingga orang yang berada di bawah dan di atas tangga bisa mematikan dan menyalakan saklar tersebut.

    3. Saklar Silang

    Menurut laman penyedia jasa kalibrasi, saklar silang merupakan rangkaian yang bisa mengontrol lampu dari tiga tempat. Pemasangannya harus benar-benar diperhatikan agar saklar bisa berfungsi dengan baik.

    4. Saklar Tarik

    Saklar tarik biasanya digunakan di kamar tidur. Cara penggunaannya adalah menarik tangkai dengan perangkat tali sebagai penariknya.

    (elk/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Atasi Saluran Air Mampet di Rumah yang Bikin Pusing!



    Jakarta

    Saluran air mampet bisa menjadi masalah yang bikin pusing pemilik rumah. Bagaimana tidak, jika saluran air yang berfungsi mengalirkan air kotor mampet, bisa menggenangi rumah. Belum lagi air kotor juga mengandung penyakit.

    Sebenarnya saluran air mampet disebabkan berbagai hal, mulai dari dari kotoran yang menggumpal, lumut, rambut hingga residu makanan. Berbagai kotoran tersebut menghambat aliran air, sehingga perlu dibersihkan.

    Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi saluran air mampet di rumah. Melansir Forbes, berikut beberapa hal yang bisa kamu lakukan biar saluran air kembali lancar.


    Cara Atasi Saluran Air Mampet

    1. Tuang Air Mendidih ke Saluran Air Mampet

    Kamu bisa membersihkan saluran yang agak tersumbat (atau tersumbat) adalah dengan menuangkan air mendidih ke saluran tersebut. Air yang sangat panas akan memecah sumbatan hingga mengalir ke saluran pembuangan.

    Rebus delapan hingga 12 gelas air dalam panci. Bawa ke wastafel dan tuangkan ke saluran air pembuangan, kira-kira dua atau tiga cangkir sekaligus. Diamkan air panas selama satu menit sebelum menuangkan lebih banyak ke saluran pembuangan.

    Mungkin perlu mengulangi proses ini beberapa kali sebelum sumbatan hilang.

    Perhatikan bahwa metode ini sama sekali bukan cara yang pasti untuk menghentikan sumbatan saluran air sepenuhnya. Air yang sudah ada di wastafel akan langsung mendinginkan air mendidih hingga mencapai titik yang mungkin tidak cukup panas untuk membersihkan sumbatan.
    Namun, ini bisa menjadi pilihan yang tepat untuk langkah awal membersihkan saluran air yang mengalir lambat.

    2. Tuang Resep ‘Rahasia’ ke Saluran Air Mampet

    Terkadang saluran pembuangan yang tersumbat, misalkan wastafel dapur, mungkin disebabkan oleh penumpukan lemak. Sabun cuci piring dirancang untuk menghilangkan lemak, dan sabun cuci piring juga dapat memberikan perbedaan besar jika saluran air tersumbat.

    Peras beberapa sendok makan sabun cuci piring ke saluran pembuangan dan diamkan. Jika sabun cuci piring berhasil mencapai sumbatan, sabun cuci piring akan mulai memecah lemak dan ikatannya pada pipa.

    Setelah beberapa menit, tuangkan air mendidih pada wastafel, tuangkan beberapa cangkir air mendidih ke saluran pembuangan sekaligus. Hal ini dapat menghilangkan sumbatan atau setidaknya membuat saluran air mengalir kembali.

    Dimungkinkan untuk memecahkan penyumbatan wastafel kamar mandi dengan metode serupa, bisa memakai soda kue, lemon, dan cuka daripada sabun cuci piring.

    Cukup tuangkan ½ cangkir soda kue ke saluran pembuangan diikuti dengan ½ cangkir cuka putih, lalu satu cangkir jus lemon. Ikuti resep campuran bahan ini dengan lima atau enam cangkir air mendidih dan diamkan kombinasi tersebut selama beberapa jam sebelum diperiksa.

    3. Gunakan Alat Penyedot

    Apabila metode di atas tidak berhasil, mungkin perlu menggunakan penyedot untuk membersihkan sumbatan. Pastikan untuk menggunakan penyedot wastafel untuk wastafel dan penyedot toilet untuk toilet.

    Penyedot toilet memiliki flensa panjang yang masuk ke dalam saluran pembuangan toilet, sedangkan penyedot wastafel hanya berada di atas saluran pembuangan wastafel.

    Tempatkan penyedot di atas saluran pembuangan. Jika ini adalah wastafel, pastikan untuk menutup lubang luapan (biasanya di dekat tepi wastafel) dengan jari atau lap basah. Selain itu, isi wastafel sedikit dengan air.

    Tekan perlahan pegangan penyedot untuk memaksa air melewati saluran pembuangan. Lepaskan lubang pelimpah, biarkan penyedot naik kembali, tutup lubang dan ulangi sampai bak cuci bersih.

    Tidak ada saluran air yang meluap untuk toilet, jadi tukang ledeng DIY tidak perlu khawatir untuk menutup lubang di dalam mangkuk dengan tangan mereka.

    Pastikan flensa toilet keluar dari dasar penyedot sebelum memasukkannya ke dalam toilet. Pegang penyedot secara miring untuk mengisi bel dengan air sebanyak mungkin. Selanjutnya, letakkan penyedot di saluran pembuangan toilet dan mulailah terjun.

    Hentikan setiap beberapa kali terjun (10 atau lebih) untuk mengisi ulang bel pendorong, lalu lanjutkan. Mudah-mudahan, ini akan mendorong sumbatan melalui toilet dan membersihkan saluran pembuangan.

    4. Ular untuk Saluran Air Mampet

    Jika penyedot tidak mampu memecah sumbatan, kemungkinan besar ramuan sabun cuci piring atau soda kue juga nggak akan ampuh. Dalam hal ini, mungkin perlu untuk mengeringkan selokan.

    Gunakan ular pembuangan plastik untuk bak cuci. Ular yang dimaksud tentu bukan benar-benar hewan ular melainkan tongkat elastis yang bentuknya bisa mengikuti lekukan pipa saluran air. Tongkat ini bisa digunakan untuk mendorong atau bahkan menarik sumbatan di saluran air mampet.

    Ular kloset , juga dikenal sebagai kloset auger. Alat bergagang panjang ini masuk ke saluran pembuangan toilet, dan pengguna mendorong ular melewati toilet sambil memutar pegangannya. Ini biasanya akan menghilangkan sebagian besar sumbatan di dalam toilet.

    5. Hubungi Profesional buat Atasi Saluran Air Mampet

    Kalau semua jurus sudah kamu kerahkan tapi hasilnya nihil, langkah selanjutnya adalah memanggil seorang profesional.

    Saluran pembuangan mungkin perlu dililitkan dengan ular kloset berukuran penuh untuk menghilangkan sumbatannya, dan profesional tersebut akan sangat senang mendengar bahwa tidak ada cairan pembersih saluran yang menunggu mereka di dalam saluran air mampet tersebut.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Mudah! Begini Cara Efektif Bersihkan Alas Setrika yang Lengket dan Berkerak


    Jakarta

    Setrika adalah alat untuk menghilangkan bekas lipatan pada pakaian. Dengan menyeterika, tampilan pakaian akan kembali rapi dan layak dikenakan.

    Cara kerja setrika adalah dengan mengantarkan panas ke permukaan pakaian. Bagian alas setrika yang terbuat dari logam dapat menghasilkan panas saat terhubung ke listrik. Panas tersebut yang dapat menghilangkan lipatan yang sering kita sebut dengan area yang lecek.

    Saat menggunakan setrika, kamu harus mengatur panasnya dan jangan terlalu lama mendiamkan benda tersebut. Panas yang berlebih justru membuat kain pakaian dapat meleleh dan menempel pada alat setrika. Ketika ada bahan pakaian yang meleleh, nantinya bahan tersebut akan menempel di permukaan setrika dan tidak bisa dibersihkan hanya dengan diusap.


    Jika kamu menemukan kasus seperti itu, jangan coba-coba mencongkel dengan benda tajam saat setrika masih terhubung ke listrik atau masih panas. Dilansir Cleanipedia, berikut cara efektif bersihkan kerak pada alas setrika.

    Tips Bersihkan Kerak pada Alas Setrika

    1. Matikan Setrika

    Pastikan pada saat kamu ingin membersihkan kerak, setrika dalam keadaan dingin dan tidak terhubung dengan listrik. Hal ini untuk mencegah terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti terkena aliran listrik pendek, listrik terjatuh, atau tangan licin hingga mengenai bagian yang panas.

    2. Campurkan Cuka dengan Air

    Kemudian, campurkan setengah gelas cuka putih dan setengah gelas air dingin. Fungsi cuka di sini adalah untuk menghilangkan noda kerak pada alas setrika. Di dalam kandungan cuka terdapat asam asetat yang berfungsi mengangkat kotoran, noda, dan bakteri yang menempel pada suatu benda.

    3. Bersihkan Kerak Kapur Menggunakan Kapas

    Setelah itu ambil kapas atau kain mikrofiber. Semprotkan atau teteskan campuran air dan cuka ke alas setrika yang berkerak. usap permukaannya hingga kerak hilang. Jika noda susah hilang, tekan sedikit permukaannya dan tambahkan cairan cuka dan air.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Mau ‘Hilangkan’ Rumah dari Google Maps? Begini Caranya



    Jakarta

    Saat mencari alamat di Google Maps terkadang ada bangunan-bangunan yang bisa terlihat, termasuk rumah yang ada di sekitar jalan yang sedang dituju. Rumah-rumah bisa terlihat jika kamu menggunakan fitur Street View.

    Meski fitur tersebut sangat berguna saat sedang mencari alamat, terkadang hal itu membuat pemilik bangunan merasa tidak nyaman. Sebab, bangunan rumah yang seharusnya bisa menjadi privasi justru terpampang secara umum.

    Nah, kalau nggak mau rumah kamu terpampang di Street View Google Maps, bisa banget lho diblur atau disamarkan. Dilansir dari CNET, berikut ini caranya.


    Untuk menyamarkan rumah di Google Maps, kamu harus melakukannya dengan membuka website Google Maps di komputer. Cara untuk menyamarkan rumah tidak bisa dilakukan melalui aplikasi di android ataupun iOS.

    1. Buka Google Maps

    Langkah pertama, buka maps.google.com dan isi alamat rumah di kolom search di pojok kiri atas, tekan enter/return, lalu pilih gambar rumah yang muncul.

    2. Klik Report a Problem

    Langkah kedua, klik Report a Problem yang ada di pojok kanan bawah. Selanjutnya, pilih rumah yang ingin diblur.

    Sesuaikan rumah atau apapun yang ingin diblur berada di dalam kotak merah dan hitam.

    3. Pilih Bagian yang Ingin Diblur

    Jika sudah disesuaikan, maka masuk ke langkah ketiga yaitu pilih apa yang ingin diblur. Ada beberapa pilihan, seperti wajah, rumah, lisensi kendaraan, atau objek lainnya.

    Nantinya kamu akan diminta untuk memberikan detail alasan kenapa ingin diblur jika objeknya berada di tempat yang ramai, seperti banyak mobil, orang, dan lainnya.

    Perlu dicatat bahwa apa yang sudah kamu pilih itu benar-benar yang ingin diblur dari Google Maps. Sebab, jika sudah diblur pada Street View maka akan selamanya seperti itu.

    4. Verifikasi Data

    Langkah terakhir yaitu masukkan email, verifikasi captcha (jika dibutuhkan), dan klik Submit. Setelah itu, kamu akan mendapatkan email dari Google yang mengatakan pihaknya akan me-review laporan yang dibuat dan akan memberikan kabar apakah laporan bisa diterima atau ditolak serta ada juga yang diminta informasi lebih lanjut.

    Itulah cara mengeblur rumah di Street View Google Maps, semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Wallpaper Dinding Mengelupas? Begini Cara Siasatinya!



    Jakarta

    Memasang wallpaper pada dinding menjadi solusi mudah untuk mengubah interior rumah tanpa perlu repot-repot mengecat. Selain itu, wallpaper memiliki banyak motif dan warna beragam. Oleh karenanya, wallpaper menjadi solusi untuk membuat rumah menjadi lebih indah dan estetik.

    Namun, memakai wallpaper pada dinding juga memiliki sederet masalah, salah satunya adalah wallpaper mengelupas. Hal ini merupakan masalah umum pada wallpaper. Penyebabnya bisa karena pemasangan yang sudah lama atau dinding tersebut memiliki kelembapan tinggi.

    Wallpaper mengelupas ditandai pada ujung atau sisi wallpaper yang lepas dari dinding. Jika dibiarkan bukan tidak mungkin sisi lain akan mengelupas dan menyebabkan sobekan di area tersebut. Tentu hal ini dapat mengganggu keindahan wallpaper.


    Melansir dari This Old House, Jumat (14/3), wallpaper yang mengelupas dapat diperbaiki dengan memilih perekat atau lem yang sesuai dengan jenis wallpaper. Untuk wallpaper vinyl gunakan lem khusus bahan vinyl. Sementara untuk wallpaper yang standar bisa gunakan lem kertas. Sementara untuk wallpaper jenis tertentu bisa konsultasi kepada produsen terlebih dahulu.

    Memasang lem pada wallpaper diperlukan kehati-hatian untuk memastikan bagian yang terkelupas bisa menempel kembali secara efektif. Masih melansir dari This Old House, Jumat (14/3), berikut merupakan langkah-langkah memasang lem pada wallpaper

    Bersihkan Area

    Bersihkan debu, serpihan, atau kotoran apapun yang terletak di bagian belakang wallpaper mengelupas.

    Oleskan Lem

    Pakai kuas kecil untuk mengoleskan lem pada wallpaper. Aplikasikan secara tipis dan rata.

    Tekan dan Ratakan

    Tekan bagian yang terkelupas dengan hati-hati kembali ke tempatnya. Gunakan rol wallpaper untuk memastikan wallpaper nempel dengan sempurna.

    Bersihkan Sisa Lem

    Bersihkan dan seka bagian lem yang tersisa dengan menggunakan spons basah.

    Biarkan Mengering

    Biarkan area tersebut tidak tidak terganggu sampai benar-benar kering.

    Namun, perlu diperhatikan juga jika wallpaper sudah mengelupas meliputi area yang besar dan sulit untuk diperbaiki, kemungkinan kamu harus melepas seluruh bagian wallpaper dan menempelkannya kembali atau menggantinya dengan wallpaper baru.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Penyebab Tile Popping, Lantai Rumah Menggelembung dan Pecah



    Jakarta

    Lantai di rumah menggelembung memang kelihatannya ngeri, ya. Namun, ternyata lantai menggelembung menjadi masalah umum yang sering ditemui di rumah. lantai menggelembung atau yang disebut juga tile popping ini tidak hanya tidak enak dilihat tetapi juga bisa menimbulkan bahaya dan risiko kecelakaan bagi penghuni rumah.

    Melansir dari Orient Bell, Jumat (14/3/2025), ternyata terdapat beberapa penyebab lantai menggelembung, yaitu

    Penyebab Tile Popping

    Pemasangan Buruk

    Pemasangan tidak terampil menjadi alasan utama munculnya gelembung pada lantai. Misalnya, campuran beton yang tidak tepat dapat menyisakan ruang udara di bawah lantai yang menjadi penyebab munculnya gelembung di kemudian hari. Pada pemasangan juga harus menyisipkan celah di antara lantai sekitar 2 milimeter agar lantai memiliki ruang yang cukup untuk bergeser, mengerut, dan mengembang.


    Permukaan Tidak Rata

    lantai harus dipasang pada permukaan yang rata agar tidak menimbulkan kantong udara di bawah lantai.

    Kualitas Bahan Rendah

    Selain keterampilan memasang, juga perlunya kualitas bahan yang baik seperti lem, semen, dan lainnya untuk mencegah timbulnya gelembung pada lantai.

    Lantai Terlalu Besar

    Ukuran lantai yang terlalu besar membutuhkan teknik pemasangan khusus agar tepat dan sesuai. Jika pemasangannya tidak benar akan menyebabkan lantai menggelembung.

    Masalah Cuaca

    Cuaca juga ikut memengaruhi timbulnya gelembung pada lantai. Perubahan suhu yang ekstrim dan cepat bisa berbahaya bagi lantai. Suhu terlalu tinggi dan terlalu rendah secara cepat dapat membuat lantai mengembang atau menyusut secara tiba-tiba dan mengakibatkan kurangnya daya rekat pada lantai. Bahkan, seiring berjalannya waktu bisa menyebabkan lantai meletus.

    Kerusakan Screed

    Tidak hanya material lantai, seiring berjalannya waktu kerusakan juga bisa terjadi pada screed. Dalam beberapa kasus, lantai akhirnya mulai longgar dan meletus.

    Cara Mencegah Tile Popping

    Sebelum Pemasangan

    Sebelum memasang, pastikan lantai dasar sudah diratakan dan dihaluskan dengan tepat. Pekerjakan tukang yang berpengalaman dan kompeten., serta beri jarak sekitar 2 milimeter di antara tepi lantai agar ada cukup ruang. Gunakan juga perekat dan beton berkualitas baik.

    Setelah Pemasangan

    Setelah lantai terpasang, ketuk lantai dengan lembut untuk memastikan bahwa lantai telah sejajar dengan sempurna pada posisi yang telah ditentukan.

    Adapun, jika sudah menggelembung terdapat cara memperbaiki masalah tersebut, yaitu

    Jika sudut lantai tidak rusak, maka coba tekan bagian yang menggelembung dengan lembut.

    Jika lantai mengalami keretakan, segera bersihkan kotoran atau serpihan dengan hati-hati. Buang lantai yang pecah menggunakan sarung tangan. Kemudian, pasang lantai baru di atasnya dengan lapisan screed secara merata. Tekan lantai dengan lembut dan ketuk dengan palu kayu untuk mengencangkannya.

    Jangan berjalan di atas lantai yang baru setidaknya selama satu atau dua hari.

    Gunakan jasa profesional untuk mengatasi masalah ini jika sudah cukup parah.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Arti Tulisan Periksa pada Meteran Listrik dan Cara Menanganinya


    Jakarta

    Mengisi token listrik prabayar seharusnya menjadi proses yang sederhana dan cepat. Namun dalam praktiknya, tak jarang pengguna mengalami hambatan saat memasukkan kode token.

    Salah satu kendala yang cukup sering terjadi adalah munculnya pesan ‘Periksa’ pada layar meteran setelah melakukan pengisian token listrik. Kondisi ini tentu menimbulkan kekhawatiran, terutama jika dikhawatirkan aliran listrik akan terputus.

    Tapi jangan panik. Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah ini, mulai dari memastikan kode token yang dimasukkan sudah benar, hingga melapor ke pihak PLN melalui aplikasi resmi mereka, yaitu PLN Mobile.


    3 Penyebab Umum Munculnya Tulisan ‘Periksa’

    Pesan ‘Periksa’ sering kali menandakan adanya gangguan pada instalasi listrik di rumah atau kemungkinan terjadi kebocoran listrik. Berikut adalah penyebab umum yang perlu diperhatikan, dirangkum dari berbagai sumber dan Portal Layanan Pelanggan PLN:

    1. Ada Kebocoran Arus Listrik

    Tulisan ‘Periksa’ yang muncul pada kWh meter merupakan tanda adanya potensi gangguan pada instalasi listrik di dalam rumah. Salah satu penyebab yang umum adalah adanya kebocoran arus listrik.

    Kebocoran listrik terjadi ketika arus mengalir melalui jalur yang tidak seharusnya, misalnya karena kabel rusak atau sambungan yang longgar. Selain menyebabkan kegagalan pengisian token, kondisi ini juga membahayakan penghuni rumah. Pemeriksaan rutin terhadap instalasi listrik sangat dianjurkan untuk menghindari potensi bahaya ini.

    2. Terjadi Perbedaan Arus Listrik

    Selain itu, gangguan ini juga bisa disebabkan oleh kesalahan pada instalasi seperti fasa yang tertukar yakni kabel listrik yang membawa arus terhubung secara tidak semestinya. Bisa karena adanya perbedaan arus atau pemasangan sistem listrik yang tidak sesuai, seperti polaritas terbalik atau grounding yang tidak benar. Dalam kasus seperti ini, penanganan hanya boleh dilakukan oleh teknisi resmi PLN.

    3. Pemasangan Grounding yang Tidak Tepat

    Faktor lain yang mungkin menjadi pemicu adalah pemasangan sistem pentanahan (grounding/arde) yang tidak sesuai standar. Grounding yang tidak terpasang dengan benar bisa mengganggu sistem kelistrikan dan menyebabkan munculnya pesan ‘Periksa’.

    Fungsi grounding sangat penting untuk mengalirkan arus bocor ke tanah, sehingga menjaga keamanan peralatan listrik. Jika terdapat kesalahan instalasi, segera hubungi tenaga ahli PLN.

    Cara Menangani Munculnya Tulisan ‘Periksa’ pada Meteran Listrik

    Jika tulisan ‘Periksa’ muncul pada meteran listrik di rumahmu, segera laporkan masalah ini melalui aplikasi PLN Mobile. Berikut langkah-langkah pengaduan yang dapat kamu lakukan:

    1. Unduh dan buka aplikasi PLN Mobile dari Play Store (Android) atau App Store (iOS).
    2. Pilih menu “Pengaduan” pada halaman utama.
    3. Tentukan jenis gangguan yang sesuai.
    4. Masukkan ID Pelanggan atau nomor meteran. Jika tidak tahu ID, kamu bisa menandai lokasi rumah melalui peta yang tersedia.
    5. Tekan “Konfirmasi”, lalu lengkapi data lokasi, dan pilih “Lanjutkan”.
    6. Jika memungkinkan, lampirkan foto kondisi meteran dan tambahkan penjelasan singkat mengenai kendala yang terjadi, lalu tulis penjelasan singkat masalah yang dihadapi dan klik “Kirim Pengaduan”.
    7. Setelah semua data diisi, tekan “Lanjutkan”.
    8. Kamu akan menerima Nomor Laporan (format Gxxxxx) dan bisa memantau status laporan secara langsung melalui aplikasi.
    9. Setelah laporan dikirim, pelanggan akan menerima instruksi berupa kode yang perlu dimasukkan ke dalam kWh meter. Kode ini berfungsi untuk mereset sistem dan menghilangkan tulisan “Periksa”. Dengan begitu, meteran akan kembali berfungsi normal.
    10. Untuk bantuan cepat, kamu juga dapat menghubungi Call Center PLN di 123.

    Nah itulah tadi penyebab dan solusi jika ada tulisan periksa pada meteran listrik. Dengan mengikuti panduan ini, diharapkan kamu bisa segera memperoleh solusi atas kendala pengisian token listrik. Semoga membantu!

    (aau/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Tak Punya Pekarangan? Ini 7 Sayuran yang Cocok Ditanam di Dalam Rumah



    Jakarta

    Berkebun bisa menjadi pilihan hobi yang bermanfaat. Namun, bagi kamu yang punya lahan sempit apalagi sampai tidak ada pekarangan, berkebun tentu sulit dilakukan. Sebab, berkebun membutuhkan bidang tanah yang cukup sebagai media tanam.

    Namun, tidak perlu khawatir. Melansir dari situs The Spruce, berikut 7 tanaman jenis sayur yang bisa kamu tanam di dalam rumah tanpa perlu lahan atau pekarangan.

    Wortel

    Wortel merupakan jenis sayuran yang mudah tumbuh dan dirawat. Cukup tanam wortel di pot, lalu tutupi benih dengan gambut basah agar tidak kering. Benih wortel akan berkecambah dalam waktu dua minggu tetapi proses hingga matang tergantung pada varietas wortel yang ditanam.


    Daun Bawang

    Jika kamu punya tunas hijau yang tumbuh dari salah satu ujung siung bawang putih, maka coba masukkan wadah kecil berisi air dan siram setiap hari. Tunas tersebut akan tumbuh daun yang kita kenal dengan daun bawang. Bila akarnya sudah panjang, kamu bisa pindahkan ke media tanam agar bisa terus tumbuh.

    Cabai Rawit

    Tanaman cabai termasuk jenis tanaman tropis yang bisa tumbuh subur di dalam ruangan. Walau tidak berbuah banyak, tanaman ini tetap bisa tumbuh dan berbuah. Jangan lupa pindahkan ke tempat yang ada cahaya matahari untuk membantu pertumbuhannya.

    Selada

    Selada adalah sayuran berakar dangkal yang bisa tumbuh cepat sehingga tidak perlu wadah atau pot yang dalam. Cukup pot biasa, isi dengan tanah lembab, masukkan benih dan tekan perlahan ke tanah, kemudian siram. Jangan lupa potong daun luarnya dan biarkan bagian tengah tanaman terus tumbuh.

    Tomat

    Kamu bisa tanam biji tomat di dalam wadah. Setelah bibit tumbuh mencapai ketinggian 10 cm kamu bisa pindahkan ke pot. Letakkan tomat di dekat jendela atau area yang terkena sinar matahari langsung untuk memaksimalkan pertumbuhan.

    Seledri

    Kamu bisa membeli pangkal seledri di toko. Kemudian, simpan pangkal seledri di wadah berisi air. Letakkan di area yang terang tetapi hindari terkena sinar matahari langsung. Jaga seledri tetap lembab dan seledri akan tumbuh daun-daun baru.

    Kentang

    Kentang ternyata bisa ditanam dan mudah tumbuh dalam pot. Perawatannya cukup mudah karena hanya perlu sinar matahari penuh, sehingga bisa letakkan kentang di jendela yang terkena sinar matahari.

    Itu dia deretan tumbuhan sayur yang bisa kamu tanam di dalam rumah. Tertarik untuk mencoba?

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Lakukan 3 Hal Ini agar Meteran Listrik Tidak Bunyi Terus


    Jakarta

    Bunyi pada meteran listrik prabayar sering kali mengganggu, bukan? Biasanya, meteran listrik yang bunyi itu jadi tanda pulsa listrik hampir habis atau ada gangguan teknis pada alat meter prabayar (MPB).

    Suara token listrik yang terus menerus juga bisa mengganggu tetangga. Maka dari itu, ketahui beberapa cara untuk mengatasi hal tersebut di bawah ini.

    Cara Menghentikan Bunyi Meteran Listrik

    Jika meteran listrik berbunyi, kamu tak perlu panik. Pasalnya ada beberapa cara mudah untuk menghentikan bunyi tersebut. Berikut di antaranya:


    1. Mengisi Saldo Token

    Salah satu penyebab meteran listrik bunyi terus yaitu karena saldo listrik habis atau hampir habis. Maka, cara agar meteran listrik tidak bunyi ini adalah dengan segera melakukan isi ulang saldo token listrik.

    Untuk memastikan aman dari bunyi alarm atau bunyi meteran, kamu juga bisa mengisi saldo token listrik lebih besar daripada rata-rata pemakaian. Cara ini dilakukan untuk memberikan cadangan listrik yang lebih besar.

    2. Gunakan Kode 456 pada Meteran Token Listrik

    Token listrik yang berbunyi bisa jadi alarm atau pemberitahuan bahwa token sudah mau habis. Pada tipe meteran token listrik, kamu bisa gunakan seperti 456 untuk mematikan bunyi alarm meteran listrik.

    Dari informasi yang detikcom dapat dari akun Facebook resmi PLN 123 (23/04/2025), penggunaan Kode 456 (2 digit sis kWh) enter adalah kode untuk mengubah batas minimal alarm berbunyi.

    Tekan tombol secara acak, lalu tekan angka 456 dan nomor batas minimal daya yang kamu inginkan. Contohnya 45605 kemudian enter, jadi saat daya listrik tersisa 5 kWH maka token akan berbunyi.

    3. Tekan Tombol 812 untuk Mematikan Bunyi Token Listrik

    Menekan tombol 812 enter berguna untuk mematikan bunyi token listrik. Namun, setelah melakukan ini, penting untuk melakukan pengisian token listrik supaya listrik rumah tidak padam akibat kehabisan daya listrik.

    Apabila kondisinya kamu baru mengisi pulsa atau pulsa/saldo token masih namun alarm token listrik berbunyi, maka segeralah untuk melaporkan masalah tersebut ke kantor petugas PLN terdekat. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (khq/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Tips Membersihkan Toilet Duduk, Seberapa Sering Perlu Disikat?


    Jakarta

    Toilet, sebagai bagian dari fasilitas sebuah properti, wajib dijaga kebersihannya. Tak terkecuali toilet duduk yang banyak bersentuhan langsung dengan kulit.

    Jika tidak dibersihkan menyeluruh, berbagai jejak usai buang air besar dan buang air kecil berisiko tertinggal di toilet duduk. Jejak berupa bakteri, virus, dan noda inilah yang berisiko mengganggu kesehatan pengguna toilet duduk lainnya.

    Tips Membersihkan Toilet Duduk dengan Benar

    Sejumlah hal perlu diperhatikan saat membersihkan toilet duduk. Simak tips yang dibagikan ahli kebersihan, yang dikutip dari Good Housekeeping dan Martha Stewart:


    1. Kenakan Sarung Tangan

    Sarung tangan perlu dikenakan saat membersihkan toilet duduk untuk mencegah terjadinya kontaminasi. Gulung lengan baju dan kenakan sarung tangan karet panjang selama membersihkan toilet.

    Setelah pembersihan toilet duduk selesai, jangan lupa menggosok tangan yang bersarung tangan dengan sabun dan air panas di wastafel atau keran. Upaya ini adalah cara terbaik untuk membersihkan tangan sekaligus sarung yang telah dipakai.

    Kemudian, buang sarung tangan sekali pakai atau biarkan sarung tangan tak sekali pakai mengering dengan sendirinya. Sarung tangan bisa dikenakan kembali saat toilet duduk dibersihkan kembali.

    2. Baca Petunjuk Penggunaan Pembersih

    Periksa petunjuk penggunaan cairan pembersih yang dipakai sebelum membersihkan toilet. Setiap produk punya metode pemakaian yang berbeda. Cek cara penggunaan dan lama waktu rekomendasi cairan perlu didiamkan. Biasanya pembersih perlu dibiarkan terlebih dahulu selama 5-10 menit.

    3. Buat Larutan Pembersih Sendiri

    Cairan pembersih toilet juga dapat dibuat sendiri jika kehabisan. Diperlukan cuka dan soda kue. Cuka digunakan sebagai pembersih pertama dan soda kue dapat ditambahkan jika noda tidak sepenuhnya hilang.

    Cuka perlu dibiarkan meresap selama 30-60 menit dan barulah disikat. Biarkan soda kue sekitar 10 menit untuk pembersihan lebih lanjut. Bisa juga menggunakan pemutih, gosok dan biarkan selama 5 menit sebelum disiram.

    4. Bersihkan Bagian Dalam Toilet Terlebih Dahulu

    Pembersihan toilet duduk dapat dimulai dengan bagian dalam alias mangkuknya. Tuang seluruh bagian mangkuk toilet dengan cairan pembersih. Biarkan selama beberapa menit lalu sikat menyeluruh. Siram menggunakan air bersih atau tekan tombol flush.

    5. Bersihkan Bagian Luar Toilet Lebih Sering

    Bagian luar toilet dapat disikat berikutnya menggunakan sikat dan cairan pembersih. Bisa juga dibersihkan dengan tisu, kain, atau tisu disinfektan.

    Toilet umumnya digunakan setiap hari. Jika tak sempat membersihkan toilet harian secara menyeluruh, setidaknya bersihkan bagian luar lebih sering termasuk penutup dan dudukan. Dengan begitu toilet akan tetap bersih.

    6. Jangan Lupa Bersihkan Dudukan Toilet

    Dudukan toilet juga jangan sampai terlewat untuk dibersihkan. Gunakan cairan pembersih yang sama lalu siram ke kedua sisi dudukan. Gosok menyeluruh dan semprot disinfektan agar semakin bersih. Jangan lupa turunkan kembali dudukan setelah selesai pembersihan.

    7. Rutin Bersihkan Alat Pembersih

    Penting juga untuk membersihkan alat pembersih yang digunakan. Ini karena alat tersebut bersentuhan langsung dengan kotornya toilet duduk. Peralatan dapat dibersihkan menggunakan larutan pembersih yang sama.

    Termasuk membersihkan sarung tangan, spons, atau perlengkapan pembersih plastik lainnya. Rendam selama 5 menit dalam larutan 1 liter air yang dicampur 3 sdm pemutih untuk memastikannya bebas kuman.
    Gantung agar kering secara alami dengan angin-angin. Selain sarung tangan, pastikan sikat benar-benar kering sebelum menyimpannya kembali ke dalam tabung agar tidak mendorong pertumbuhan bakteri.

    Seberapa Sering Perlu Membersihkan Toilet Duduk?

    Toilet yang digunakan setiap hari harus sering dibersihkan menyeluruh, setidaknya seminggu sekali. Jika ada orang sakit di rumah, toilet harus dibersihkan dan didisinfeksi lebih sering sebanyak 2-3 hari sekali.

    Sementara toilet duduk yang jarang digunakan tidak perlu dibersihkan secara menyeluruh setiap minggu. Namun perlu disiram secara teratur untuk mencegah penumpukan mineral air yang dapat menjadi noda.

    (azn/row)



    Sumber : www.detik.com