Tag: teknik mengecat

  • Cara Mengecat Dinding Rumah Tanpa Berantakan, Cocok untuk Pemula!


    Jakarta

    Mengecat tembok termasuk pekerjaan yang mudah, terutama jika dindingnya tidak begitu luas. Siapa saja bisa mengecat dinding asal mengetahui teknik dan tahapannya.

    Teknik yang perlu diketahui termasuk dalam persiapan sebelum mengecat. Sebab, cat dinding bisa menetes dan menempel di berbagai benda. Apabila tidak ada persiapan, cat tersebut bisa mengotori lantai, pakaian, hingga area yang seharusnya bersih.

    Kemudian, baru masuk ke tahapan pengecatan. Apabila tidak memakai cat putih, menurut kontraktor Wildan, dinding cukup dicat dengan 3 lapisan. Lapisan pertama adalah cat dasar atau primer. Lalu setelah ditunggu 1-2 jam sampai kering, lanjut ke cat bagian atas atau disebut dengan top coat. Lapisan atas minimal terdiri dari 2 lapis agar warnanya terlihat. Apabila memakai warna cat putih harus lebih dari 3 lapisan. Setiap lapisan harus ditunggu sekitar 1-2 jam sampai kering baru dilapisi dengan lapisan cat baru.


    Tips Mengecat Anti Berantakan

    Dilansir Real Simple, berikut beberapa cara agar pengecatan menjadi mudah dan terhindar dari kekacauan.

    1. Gunakan Lakban Pelukis untuk Melindungi Area yang Bersih

    Lakban pelukis merupakan alat perekat yang tidak akan merusak permukaan karena daya eratnya masih memungkinkan untuk dilepas lagi dan batas dasar bagian luar dari kertas.

    Fungsi lakban pelukis adalah untuk melindungi area yang tidak perlu dicat. Setelah pengecatan selesai, lakban tersebut bisa dilepas. Kelebihannya tidak ada cat yang menempel pada lakban tersebut.

    Kegunaan lainnya dari lakban pelukis adalah sebagai corong kaleng cat. Jadi ketika menuangkan cat ke wadahnya tidak akan tumpah. Biasanya lakban tersebut ditempel pada bagian atas cat hingga berbentuk V sehingga cat akan keluar mengikuti sudut terkecil dari V tersebut.

    Cara membuat corong tersebut adalah dengan menyobek dua lembar selotip berukuran delapan inci dan tempelkan secara diagonal di bibir kaleng dalam bentuk V. Sobek lembar ketiga, sekitar 20 cm panjangnya dan letakkan di titik V. Corong akan menghasilkan tuangan yang rapi dan stabil.

    Lakban pelukis juga bisa digunakan untuk memperhalus permukaan rol cat. Cara ini bisa digunakan pada saat mengecat dinding bertekstur, kamu memerlukan rol dengan serat yang tinggi, yakni serat halus. Serat yang lebih panjang akan masuk ke semua sudut dan celah, sehingga kamu dapat mengecat dengan merata.

    3. Gunakan Karet Gelang untuk Menggosok Kuas

    Untuk perbaikan cepat atau pekerjaan yang memerlukan kuas kecil, karet gelang elastis bisa menjadi solusi terbaik kamu. Aduk cat dan geser karet gelang dengan hati-hati di sekeliling kaleng, rentangkan di sepanjang bukaan.

    Dengan cara ini, kamu dapat mencelupkan kuas ke dalam kaleng dan mengusapkannya ke karet gelang untuk menghilangkan cat berlebih. Tempat penyerap sementara ini akan menjaga tepi kaleng tetap bersih, sehingga mudah untuk menutupnya kembali.

    4. Gunakan Kaleng Makanan untuk Menyimpan Rol

    Saat mengecat, rol cat atau kuas tidak dipegang setiap saat. Rol tersebut juga tidak bisa diletakkan di lantai atau di wadah cat. Rol cat harus diletakkan di tempat sendiri yang kering. Caranya bisa dengan memakai kaleng kosong. Kaleng ini bisa diubah menjadi wadah penyimpanan kuas rol.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Ruangan Lembap Bikin Cat Dinding Terkelupas, Begini Cara Mudah Perbaikinya



    Jakarta

    Cat dinding dapat mempengaruhi keindahan sebuah rumah. Kondisi cat yang mulus beserta warna yang tepat bisa membuat rumah terlihat estetik.

    Berbeda halnya kalau cat dinding terkelupas, rumah dapat terkesan kotor dan usang. Kalau seperti ini, penghuni perlu mengecat ulang dinding.

    Namun, apa yang menyebabkan cat dinding mengelupas dan bagaimana cara perbaikinya? Simak penjelasannya berikut ini.


    Penyebab Cat Dinding Terkelupas

    Inilah beberapa faktor yang dapat membuat cat dinding mengelupas.

    1. Ruangan Lembap

    Dilansir dari Homes and Gardens, tukang cat profesional, Andre Kazimierski menjelaskan, salah satu penyebab cat mengelupas adalah ruangan yang terlalu lembap. Kelembapan dapat merusak cat secara perlahan.

    “Kamu dapat menghindarinya dengan menggunakan langkah-langkah persiapan yang tepat dan memilih hasil akhir dan kualitas cat yang tepat untuk area tersebut, misalnya menggunakan cat pencegah jamur di area lembap seperti dapur dan kamar mandi,” ujar Kazimierski dikutip dari Homes and Gardens, Minggu (13/7/2025).

    2. Cat Tidak Menempel pada Dinding

    Kemudian, biasanya cat terkelupas karena tidak menempel pada dinding dengan benar. Kondisi tersebut bisa terjadi sejak awal pengecatan tembok.

    “Ini terjadi saat kamu mengecat permukaan yang kotor atau basah atau bahkan dengan mengecat permukaan saat suhunya terlalu panas atau dingin,” katanya.

    Cara Perbaiki Cat Tembok Terkelupas

    Pendiri Hometown Painting Oklahoma, Matthew Stone mengatakan, mengecat ulang tembok rumah mungkin terkesan mudah. Namun, sebenarnya teknik mengecat yang kurang tepat membuat cat cepat mengelupas. Berikut ini cara mengecat ulang cat yang terkelupas.

    1. Bersihkan Cat yang Terkelupas

    Pertama, bersihkan dinding dari sisa cat yang mengelupas agar permukaan halus. Penghuni rumah bisa membersihkan cat menggunakan alat pengikis.

    2. Amplas Bagian Dinding yang Kasar

    Penghuni rumah bisa mengamplas dinding untuk mendapat permukaan yang halus. Bersihkan dinding menggunakan air hangat dan sabun, lalu biarkan mengering.

    3. Oleskan Primer Berkualitas

    Selanjutnya, oleskan cat dasar atau primer berkualitas sebelum mengecat tembok. Langkah ini membuat permukaan dinding lebih halus dan menghalangi jamur dan kelembapan.

    4. Cat Ulang Dinding yang Terkelupas

    Terakhir, cat ulang dinding menggunakan warna dan merek cat yang sudah ada pada tembok. Hal ini bermaksud agar warna cat baru tetap sama dengan yang sudah ada.

    Itulah langkah-langkah untuk memperbaiki cat dinding yang mengelupas. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com