Tag: telur

  • Cara Ampuh Usir Tokek Pakai Bahan di Rumah, Auto Kabur Nggak Balik Lagi


    Jakarta

    Tokek adalah sejenis kadal yang sering ditemui di rumah. Tokek memiliki bentuk seperti cicak tapi berukuran lebih besar dan mengeluarkan suara berisik khas yang terkadang mengganggu.

    Kedua hewan ini bisa cukup mengganggu penghuni rumah karena berisik dan suka membuang kotoran di sembarang tempat. Sebagian orang pun ada geli atau takut dengan tokek. Lebih dari itu, tokek bisa saja menggigit ketika merasa terancam.

    Nah, kalau kamu mau mengusir tokek, bisa coba pakai bahan-bahan yang ditemui di rumah. Berikut ini caranya, dikutip dari Cleanipedia, Senin (19/8/2024).


    Cara Usir Tokek di Rumah

    1. Bawang Putih dan Bawang Merah

    Bawang merah dan bawang putih memiliki aroma yang kurang disukai hewan ini. Kamu cukup iris tipis bawang. Irisan bawang tersebut memberikan rangsangan yang mampu mengusir tokek.

    Potong bawang menjadi dua lalu tinggalkan di tempat persembunyian tokek dan cicak yang kamu tahu. Tokek biasanya suka tempat yang lumayan hangat dan sepi seperti di pintu masuk dari luar rumah.

    2. Cangkang Telur

    Jika kamu punya sisa cangkang telur jangan dibuang sebab cangkang telur bisa untuk menakut-nakuti tokek. Karena jika hewan ini melihat cangkang telur mereka akan berpikir itu merupakan seekor ‘predator’.

    Sisakan dua bagian cangkang telur di area sekitar rumah seperti di pintu masuk luar atau di dapur. Jangan hancurkan cangkang telur cukup biarkan terbelah menjadi dua.

    Taruh sepasang dua bagian di setiap pintu masuk sudah cukup, dijamin tokek akan kabur. Agar cangkang telur tetap segar, ganti setiap tiga minggu hingga satu bulan.

    3. Kapur Barus

    Selanjutnya Kamu bisa gunakan kapur barus. Selain untuk mengusir serangga ternyata bau kapur barus yang menyengat kurang disukai tokek. Kapur barus bisa diletakkan di lemari pakaian.

    4. Ampas Kopi

    Jangan buang ampasnya jika selesai menyeduh kopi sebab kamu bisa letakkan di sebuah wadah dan keringkan dengan menjemurnya di terik matahari selama beberapa jam.

    Ampas kopi yang sudah kering bisa jadi senjata ampuh untuk mengusir tokek karena bau kopi sanggup membuat tokek ngeri dan tidak bakal mendekat.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Penyebab Banyak Semut di Rumah, Salah Satunya Karena Baju Kotor!


    Jakarta

    Semut adalah salah satu hewan yang bisa tiba-tiba muncul di rumah. Mereka kerap ditemukan di dapur, tempat sampah, dekat pintu, jendela, hingga di sudut-sudut rumah. Lantas, sebenarnya dari mana semut datang dan apa penyebabnya?

    Melansir dari detikJateng, laman Phys.org yang menyajikan laporan dari sebuah penelitian yang dilakukan oleh Biology Center of the Czech Academy of Sciences (CAS) terhadap sejumlah spesies semut di tiga pegunungan tropis, mengatakan semut menyukai makanan manis karena membutuhkan kalori dari gula. Gula adalah sumber karbohidrat yang memberikan energi yang cepat bagi mereka.

    Dari laman Tom’s Guide, Sabtu (24/8/2024) penyebab adanya semut di rumah cukup beragam, berikut beberapa di antaranya.


    1. Dinding Retak atau Berlubang

    Seperti hewan lainnya, semut juga pasti butuh tempat tinggal atau tempat berlindung. Semut tidak menyukai tempat di luar ruangan. Mereka membutuhkan tempat yang hangat, terang, dan dekat dengan makanan serta air. Salah satu lokasi yang tepat adalah dinding yang retak atau berlubang atau celah fondasi rumah.

    Kamu bisa mengeceknya jika penasaran. Jika kamu ingin mengusirnya, maka kamu perlu menutup akses masuk semut atau menjauhkan lokasi makanan, tempat sampah, dan aroma yang disukai semut dari tempat mereka berlindung.

    2. Sumber Air

    Semut tidak dapat hidup tanpa air. Maka dari itu, selain mencari makanan, mereka juga harus mencari sumber air. Area yang lembap juga mereka menyukainya karena itu lokasi yang tepat untuk mendapatkan air.

    Jadi, jika kamu melihat semut di wastafel atau kamar mandi, kemungkinan besar mereka sedang mencari kelembapan. Untuk mengatasi semut yang datang karena ada sumber air, kamu bisa mencegahnya dengan meletakkan alat untuk menurunkan kelembapan dalam ruangan. Selain itu, pastikan tidak ada air menggenang atau pipa yang bocor.

    3. Sisa Makanan

    Gula bukanlah satu-satunya sumber makanan yang dikonsumsi semut. Mereka membutuhkan garam untuk menjaga keseimbangan air dan mendukung otot dan saraf mereka. Protein juga diperlukan untuk pertumbuhan, untuk ratu dan larva di kawanan mereka. Maka dari itu, kamu harus menyimpan dengan benar daging dan telur. Lalu, Bahkan minyak dan lemak pun dapat menarik perhatian beberapa spesies semut. Bisa disimpulkan semut adalah hewan yang tidak pilih soal makanan.

    4. Ada Tumpukan Baju Kotor

    Siapa yang pernah melihat baju dikerumuni semut? Ternyata semut menyukai bau keringat yang menempel di baju kotor lho. Hal ini dikarenakan di dalam keringat terdapat garam yakni natrium klorida, kalium, dan kalsium. Selain itu, keringat juga mengandung gul,

    Oleh karena itu, cucian kotor yang berlebihan di rumah, mudah menarik perhatian semut saat mereka berada di rumah. Jadi sebaiknya baju kotor di rumah tidak lama-lama dibiarkan.

    5. Tanaman

    Bunga sebenarnya menarik perhatian semut dan serangga untuk penyerbukan. Namun, jika tanaman itu berada di dalam rumah, justru penghuni rumah yang repot. Semut-semut ini datang karena mencium aroma dari tanaman. Tanaman yang bisa memanggil semut adalah bunga peony dan mawar.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Air Shower Bau Telur Busuk? Bisa Jadi Pertanda…


    Jakarta

    Pernahkah kamu mandi dengan shower tapi airnya berbau seperti telur busuk? Mungkin kamu akan merasa terganggu dan tidak bisa menikmati mandi dengan tenang.

    Masalah air memang kerap terjadi, apalagi karena air identik dengan kelembapan. Namun, jangan dibiarkan ya. Segera atasi sampai ke akar masalahnya.

    Lantas, apa yang menyebabkan air shower bau telur busuk? Berikut ini penjelasannya yang dikutip dari Bell Bros, Selasa (27/8/2024).


    Penyebab Air Shower Berbau Telur Busuk

    Tentunya tidak ada unsur telur dalam masalah air ini, melainkan terdapat bakteri pemakan sulfat. Bakteri ini secara umum tidak berbahaya, tetapi menimbulkan bau tidak sedap di kamar mandi.

    Bakteri tersebut tinggal di tempat-tempat tanpa udara dan menghasilkan gas hidrogen sulfida dari mengonsumsi mineral sulfat. Nah, gas hidrogen sulfida ini yang beraroma seperti telur busuk.

    Kalau air shower kamu beraroma telur busuk, kemungkinan ada kandungan mineral sulfat di dalam air. Kemudian, bakteri tengah memakan mineral tersebut.

    Sumber Masalah

    Untuk mengatasi masalah ini, kamu harus mengidentifikasi dulu sumber masalahnya. Biasanya sumber masalah air yang berbau telur busuk disebabkan oleh dua hal berikut ini.

    1. Bakteri Bersarang di Mesin Pemanas Air

    Jika bau telur busuk muncul setiap kamu mandi air hangat, kemungkinan besar masalahnya ada pada mesin pemanas air atau water heater. Bau tersebut disebabkan oleh bakteri pereduksi sulfat yang tumbuh di dalam water heater. Segera atasi dengan memanggil ahlinya untuk membersihkan mesin.

    2. Bakteri Tumbuh di Sumber Air

    Kalau bau busuk masih timbul saat menggunakan air dingin, ada potensi bakteri pemakan sulfat tumbuh di sumber air. Bagi kamu pengguna air sumur, bisa memanggil profesional untuk mengatasinya. Sementara pengguna air dari perusahaan air mungkin bisa mempertimbangkan memasang sistem filter air di rumah.

    Itulah penyebab air shower berbau seperti telur busuk. Semoga bermanfaat!

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Air di Rumah Bau? Bisa Jadi ini Penyebabnya



    Jakarta

    Saat kamu ingin mencuci piring ataupun mandi lalu mencium bau yang tidak sedap, hal ini tentu akan sangat menjengkelkan. Mengingat saat di rumah air sering digunakan juga untuk memasak, membersihkan, minum, dan mandi.

    Bergantung pada sumber baunya, mengkonsumsi air bisa jadi tidak berbahaya atau membahayakan. Jika masalah terjadi di setiap keran seluruh rumah, kemungkinan besar sumbernya adalah pasokan air utama.

    Mengidentifikasi bau dapat membantu menentukan apa yang mungkin menyebabkan masalah. Melansir Better Homes & Gardens, berikut beberapa penyebab air di rumah berbau tidak sedap.


    Konsentrasi Klorin Tinggi

    Klorin seringkali terdapat dalam persediaan air umum pada tingkat sekitar 0,2 hingga 2,0 parts per million (ppm), tetapi dalam beberapa kasus tingkat klorin dapat mencapai 5 ppm yang dapat menyebabkan bau klorin ringan.

    Senyawa klorin memiliki sifat oksidasi yang kuat, sehingga efektif dalam membunuh bakteri.Biasanya, bau tersebut hilang secara alami dalam beberapa menit setelah air terkena udara.

    Interaksi antara Klorin dan Bahan Organik di Pipa

    Klorin yang ada di dalam air dapat bereaksi dengan bahan organik yang menumpuk di dalam pipa sistem perpipaan. Hal ini dapat menimbulkan bau klorin, meskipun baunya akan hilang setelah air dialirkan selama beberapa menit.

    Pertumbuhan Bakteri dalam Sistem Perpipaan

    Bau belerang atau telur busuk biasa ditemukan dalam sistem perpipaan. Bau ini biasanya muncul saat bakteri tumbuh pesat di saluran pembuangan, pemanas air, atau sumur.

    Seiring waktu, bahan organik dapat terkumpul di saluran pembuangan, menjadi tempat yang tepat untuk pertumbuhan bakteri. Mendisinfeksi dan membilas saluran pembuangan dapat menghilangkan bau.

    Kontaminasi sumur merupakan masalah serius yang dapat disebabkan oleh sistem septik bocor, atau pertumbuhan bakteri yang merajalela di area tersebut. Jika menggunakan pasokan air umum, segera hubungi otoritas pasokan air.

    Bakteri Pengoksidasi Besi Menciptakan Campuran Besi dan Oksigen

    Bau apek atau tanah pada air biasanya disebabkan oleh tingginya konsentrasi zat besi pada saluran pipa atau pasokan air. Ketika zat besi dan oksigen bercampur, hal itu dapat menciptakan lingkungan yang ideal bagi bakteri zat besi untuk berkembang biak.

    Jenis bakteri ini tidak berbahaya bagi manusia, tetapi dapat menghasilkan lendir berwarna merah atau coklat yang menempel di bagian pipa. Bau apek disebabkan oleh bakteri zat besi dalam air yang mati dan mengeluarkan bau apek.

    Kontaminasi Alga

    Kontaminasi alga dapat terjadi saat danau atau waduk mengalami ledakan populasi alga selama berbulan-bulan hangat dalam setahun. Kontaminasi ini menyebabkan air berbau apek, tetapi juga dapat menimbulkan bau amis.

    Jika menggunakan sistem sumur, lakukan desinfeksi pada sumur. Tetapi jika kamu terhubung dengan pasokan air publik, hubungi otoritas air setempat untuk melaporkan masalah.

    Itulah penyebab air di rumah menjadi bau.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Nggak Perlu Racun, 5 Bahan Dapur Ini Bisa Jadi Jebakan Tikus


    Jakarta

    Tikus adalah salah satu hewan pengerat yang keberadaannya mengganggu di rumah. Tikus kerap mencuri makanan, mangacak-ngacak tempat sampah, hingga menggigit barang-barang di rumah.

    Tidak hanya itu, tikus juga kerap buang kotoran sembarangan. Jika kamu pernah perhatikan di sudut rumah ada benda berwarna coklat kecil-kecil, itu adalah kotoran tikus. Lalu, saat mereka buang air, baunya pun cukup menyengat.

    Keberadaannya yang tidak menguntungkan membuat mereka berupaya untuk mencegah hewan ini masuk ke rumah. Ada beberapa cara mencegah tikus datang ke rumah. Dilansir detikFood, berikut cara mencegah tikus masuk ke rumah cukup dengan bahan-bahan yang ada di dapur.


    Cara Mengusir Tikus

    1. Teh Celup Bekas

    Kantong Teh Celup Awalnya Dipakai Untuk Sampel Teh, Ini Fakta MenariknyaKantong Teh Celup Awalnya Dipakai Untuk Sampel Teh, Ini Fakta Menariknya Foto: Getty Images/iStockphoto/Mukhina1

    Teh celup bukan hanya berguna untuk membantu menghidangkan minuman dengan praktis, tetapi teh celup ini juga memiliki fungsi lainnya. Salah satunya adalah mengusir tikus. Kamu bisa menggunakan teh celup bekas, kemudian meletakkan di spot yang kerap dilewati tikus. Namun, kamu perlu memakai beberapa kantong teh celup agar lebih efektif.

    Alasan teh celup efektif karena menguarkan bau yang tidak disukai oleh tikus. Mengutip dari Pest Pointers, sebuah jurnal penelitian kimia dan farmasi menemukan jika teh terutama teh hitam memiliki kandungan tanin sebesar 11%-15%. Zat inilah yang menimbulkan aroma yang tidak disukai oleh tikus.

    2. Bubuk Kopi

    bubuk kopibubuk kopi Foto: Getty Images/oxana pospelova

    Bagi pecinta kopi, saatnya membuat jebakan tikus dengan stock kopi yang ada di rumah. Tikus tidak menyukai bau dari kopi karena terlalu tajam. Cara membuat jebakan adalah dengan menaburkan kopi di spot yang kerap dilewati tikus. Lakukan secara sering sampai tikus tidak lagi muncul di rumah.

    3. Merica Bubuk

    Coarse ground black pepper on a wooden spoon and spilled on an old, weathered wood surface.Coarse ground black pepper on a wooden spoon and spilled on an old, weathered wood surface. Foto: iStock

    Bahan di dapur yang memiliki bau yang kuat adalah merica bubuk. Kamu bisa menggunakan bahan ini sebagai benteng agar tikus tidak kembali ke rumah. Aroma dari merica bubuk sendiri adalah pedas, kamu juga pasti pernah merasakan saat memakan masakan yang dipakaikan dengan ini. Cara memakainya juga sama seperti bahan lain yakni cukup menaburkan bubuk merica di sudut-sudut rumah terutama di bagian dapur dan area yang bisa dijangkau tikus.

    Selain merica bubuk, kamu juga bisa menggunakan bubuk lada hitam. Taburi hanya secukupnya saja, karena jika terlalu banyak juga akan membuat lantai kotor saat terinjak.

    Jika tikus menemukan bubuk merica di banyak tempat, mereka pasti ogah berlama-lama di rumah. Setelah tikus kabur, jangan lupa membersihkan setiap sudut rumah yang ditaburi merica. Jangan lagi memakai merica bubuk yang telah disebar untuk makanan atau hidangan apa pun.

    4. Bawang Putih

    Bawang putihBawang putih Foto: Pixabay/stevepb

    Sudah bukan rahasia lagi jika bawang putih memiliki aroma yang kuat. Aroma ini juga tidak disukai oleh tikus. Cara mencegah tikus masuk ke rumah dengan bawang putih adalah dengan memasukkan irisan bawang putih ke dalam kain kasa. Letakkan bungkusan ini di area yang sering dijangkau tikus. Diamkan bungkusan bawang putih ini selama beberapa hari dan tikus tak akan berani datang lagi.

    5. Kulit Telur

    kulit telurkulit telur Foto: Getty Images

    Bahan satu ini cukup mudah dan ramah lingkungan karena cangkang telur yang sudah tidak terpakai bisa menjadi jebakan bagi tikus.

    Ambil beberapa kulit telur, tumbuk sampai halus. Kamu juga bisa menggunakan blender untuk membuat kulit telur halus menjadi bubuk. Keringkan kulit telur ini dengan cara dijemur di bawah sinar matahari.

    Taburkan bubuk kulit telur ini di sudut rumah. Bukan hanya tikus yang kabur tapi juga semut dan kecoa juga tak suka kulit telur. Bubuk kulit telur ini juga bisa dimanfaatkan sebagai pupuk organik.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Tempat yang Disukai Lalat untuk Bertelur


    Jakarta

    Lalat menjadi salah satu serangga yang sering berkeliaran di rumah. Lalat dikenal kotor, mengganggu, dan tidak baik untuk kesehatan. Lalat tidak memiliki sarang, tetapi lalat bisa bertelur di tumpukan area sekitar rumah.

    Lalat bereproduksi dengan sangat cepat, sehingga bukan hal aneh jika populasinya tumbuh dengan cepat setelah melihat lalat berada di rumah. Lalat biasanya bertelur di area yang mendukung keturunannya dengan persediaan makanan.

    Melansir Pest Pointers, berikut beberapa tempat yang diyakini menjadi tempat bertelurnya lalat di rumah.


    Sisa-sisa Makanan di Rumah

    Salah satu tempat yang paling sering dihinggapi lalat untuk bertelur adalah pada sisa makanan. Makanan yang ditaruh di luar dalam waktu yang lama, atau bahkan sisa-sisa kecil yang jatuh bisa menjadi tempat berkembang biak lalat.

    Saat lalat menemukan tempat berkembang biaknya, lalat akan memahami bahwa sisa makanan dapat mendukung keturunan barunya. Jika kamu membiarkan makanan di luar dalam waktu yang lama, hal ini akan memperbanyak lalat untuk menjadi tempat bertelur.

    Selain memastikan makanan tidak tertinggal dalam waktu lama, membersihkan sisa-sisa dan membuangnya dapat membantu mengurangi jumlah lalat di rumah.

    Dapur

    Mirip dengan makanan yang berserakan, tumpahan di dapur juga dapat memungkinkan lalat untuk berkembang biak. Kekacauan seperti tumpahan makanan yang tidak dibersihkan, atau bahan-bahan sisa yang menjadi tempat untuk bertelurnya lalat.

    Tumpahan yang berminyak, berlemak, atau membusuk akan menarik banyak lalat, karena zat-zat ini padat nutrisi dan kalori bagi keturunannya. Zat ini juga mengandung banyak protein, sehingga mendukung pertumbuhan dan reproduksi lalat baru.

    Kompos Dalam Ruangan

    Kompos menjadi tempat yang bagus untuk lalat bertelur. Kompos merupakan bahan yang sangat mirip dengan tempat lalat bertelur di alam. Di alam liar, lalat biasanya berkembang biak di bahan organik yang membusuk.

    Selain menjadi sumber makanan yang penting, kompos juga menarik bagi lalat karena panas yang dihasilkan. Panas ini optimal untuk mendukung perkembangan telur dan lalat muda yang sensitif terhadap suhu.

    Kotoran Hewan Peliharaan

    Tempat lain yang disukai oleh lalat adalah kotoran hewan peliharaan. Terkadang hewan peliharaan kamu meninggalkan kotoran di halaman atau bahkan di dalam rumah tanpa kamu sadari.

    Mirip dengan kompos, kotoran hewan peliharaan segar memiliki jumlah panas dan nutrisi yang tepat untuk mendukung telur lalat.

    Untuk mengatasinya, kamu dapat lebih waspada tentang di mana hewan peliharaan kamu buang air. Jika tidak sengaja buang air di dalam rumah, bersihkan secara menyeluruh dengan beberapa jenis semprotan disinfektan.

    Itulah beberapa area yang bisa menjadi tempat perkembangbiakan lalat di rumah. Hati-hati ya detikers!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Jurus Jitu Usir Tokek dari Rumah Pakai Bahan Dapur



    Jakarta

    Tokek adalah sejenis kadal mirip cicak tapi tubuhnya besar dan biasanya bercorak. Reptil satu ini kerap bersembunyi di rumah dan mengeluarkan suara berisik khas yang terkadang mengganggu.

    Selain berisik, hewan ini suka membuang kotoran di sembarang tempat. Belum lagi, sebagian orang ada yang takut melihat wujud tokek. Tokek ini juga bisa saja menggigit ketika merasa terancam.

    Jika ada tokek di rumah, kamu bisa coba mengusirnya dengan bahan-bahan di dapur lho. Yuk, simak caranya berikut ini seperti yang dikutip dari Cleanipedia.


    Cara Usir Tokek di Rumah

    Inilah cara mengusir tokek dari rumah dengan bahan dapur.

    1. Bawang Putih dan Bawang Merah

    Bawang merah dan bawang putih memiliki aroma yang kurang disukai hewan ini. Kamu cukup iris tipis bawang. Irisan bawang tersebut memberikan rangsangan yang mampu mengusir tokek.

    Potong bawang menjadi dua lalu tinggalkan di tempat persembunyian tokek dan cicak yang kamu tahu. Tokek biasanya suka tempat yang lumayan hangat dan sepi seperti di pintu masuk dari luar rumah.

    2. Cangkang Telur

    Jika kamu punya sisa cangkang telur jangan dibuang sebab cangkang telur bisa untuk menakut-nakuti tokek. Karena jika hewan ini melihat cangkang telur mereka akan berpikir itu merupakan seekor ‘predator’.

    Sisakan dua bagian cangkang telur di area sekitar rumah seperti di pintu masuk luar atau di dapur. Jangan hancurkan cangkang telur cukup biarkan terbelah menjadi dua.

    Taruh sepasang dua bagian di setiap pintu masuk sudah cukup, dijamin tokek akan kabur. Agar cangkang telur tetap segar, ganti setiap tiga minggu hingga satu bulan.

    3. Ampas Kopi

    Jangan buang ampasnya jika selesai menyeduh kopi sebab kamu bisa letakkan di sebuah wadah dan keringkan dengan menjemurnya di terik matahari selama beberapa jam.

    Ampas kopi yang sudah kering bisa jadi senjata ampuh untuk mengusir tokek karena bau kopi sanggup membuat tokek ngeri dan tidak bakal mendekat.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mengatasi Air Sumur Bau, Terbukti Efektif


    Jakarta

    Air sumur masih digunakan sebagian besar masyarakat untuk memenuhi kebutuhan air harian, mulai dari minum, mandi, hingga masak. Namun tak jarang air sumur di rumah berbau tak sedap, bahkan tidak jernih atau berwarna.

    Padahal ciri-ciri air layak konsumsi antara lain tidak beraroma bau, tak memiliki rasa maupun warna. Air yang tidak memenuhi kriteria di atas kemungkinan sudah tercemar dan tidak patut dikonsumsi karena dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan.

    Lantas, apa penyebab air sumur bau dan bagaimana cara mengatasinya?


    Penyebab Air Sumur Bau

    Dilansir MN Department of Health, sejumlah penyebab air sumur di rumah bau, yaitu:

    1. Gas Hidrogen Sulfida

    Gas hidrogen sulfida (H2S) mampu membuat air berbau seperti telur busuk. Gas ini dapat muncul di sumur mana saja karena terjadi secara alamiah dari hasil pembusukan dan reaksi kimia dengan tanah dan bebatuan.

    Polusi yang terjadi juga bisa membuat air sumur tercemar dan mengeluarkan bau. Gas H2S dapat berbahaya jika kadarnya tinggi. Sehingga penting untuk mensterilkan air dari gas.

    2. Bakteri Sulfur

    Bakteri sulfur juga bisa memproduksi gas H2S. Meski tergolong tak berbahaya, bakteri sulfur bantu merangsang pertumbuhan bakteri lain seperti bakteri besi. Lendir yang dihasilkan bakteri mampu menyumbat sistem perpipaan sumur.

    Cara Mengatasi Air Sumur yang Bau

    Apabila air sumur berbau tak sedap juga ditemukan lendir berwarna putih, abu-abu, atau kehitaman serta noda hitam dan korosi pada sistem perpipaan dan komponen logam mesin air, bisa jadi air sumur telah terkontaminasi gas hidrogen sulfida dan bakteri sulfur.

    Jika demikian, sejumlah cara berikut dapat dilakukan untuk mengatasi air sumur yang bau:

    1. Gunakan Kaporit

    Kaporit biasa digunakan sebagai zat disinfektan air. Senyawa kimia ini ampuh untuk menjernihkan juga menghilangkan bau pada air.

    Namun air yang diberi kaporit tidak dapat langsung dikonsumsi. Mesti tunggu beberapa hari sampai baunya menghilang dan barulah air bisa digunakan kembali.

    2. Bersihkan Dinding Sumur

    Bau yang muncul mungkin diakibatkan oleh bakteri yang menempel di dinding sumur. Untuk menghilangkannya, cairan klorin yang dapat dipakai.

    3. Gali Sumur Lebih Dalam

    Air sumur yang bau dan keruh bisa disebabkan oleh sumur yang kurang dalam. Karena ini, sumur dapat digali lebih dalam lagi supaya air kotor tidak masuk ke dalamnya. Dinding sumur juga bisa dilapisi dengan tembok beton agar lebih tinggi dan tak mudah bocor sehingga air kotor tak mengkontaminasi air di dalamnya.

    4. Disinfeksi Sumur

    Jika air sumur masih bau, larutan klorin tingkat kuat bisa digunakan untuk disinfeksi sumur lebih lanjut. Disarankan memanggil jasa profesional apabila tidak mampu melakukan disinfeksi sumur mandiri untuk pengerjaan yang lebih efisien.

    5. Bor Sumur Baru

    Apabila sumber bau berasal dari air tanahnya, mengebor sumur baru di lokasi berbeda menjadi cara terakhir yang dapat dilakukan. Bisa juga pertimbangkan untuk berlangganan air ke perusahaan pengolahan dan penyediaan air bersih.

    (azn/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-Hati, Shower Bau Telur Busuk Bisa Jadi Tanda Masalah Ini



    Jakarta

    Kamar mandi merupakan tempat yang rawan muncul bau-bau tidak sedap. Penyebabnya karena lembap atau sisa kotoran. Termasuk shower juga bisa berbau seperti telur busuk lho.

    Kondisi seperti itu bisa mengganggu ketenangan kamu saat menggunakan kamar mandi. Jika menghadapi kondisi seperti itu, segera atasi sampai akar masalahnya ya.

    Namun, kenapa air shower bisa bau telur busuk? Yuk, simak penjelasannya berikut ini yang dikutip dari Bell Bros.


    Penyebab Air Shower Berbau Telur Busuk

    Meski baunya seperti telur busuk, bukan berarti ada unsur telur di dalam air ya. Bau tersebut ternyata muncul dari bakteri pemakan sulfat.

    Tenang saja, bakteri ini secara umum tidak berbahaya kok. Akan tetapi, menimbulkan bau tidak sedap di kamar mandi.

    Bakteri tersebut tinggal di tempat-tempat tanpa udara dan menghasilkan gas hidrogen sulfida dari mengonsumsi mineral sulfat. Nah, gas hidrogen sulfida ini yang beraroma seperti telur busuk.

    Kalau air shower kamu beraroma telur busuk, kemungkinan ada kandungan mineral sulfat di dalam air. Kemudian, bakteri tengah memakan mineral tersebut.

    Sumber Masalah

    Saat menghadapi kondisi ini, kamu harus mengidentifikasi dulu sumber masalahnya. Berikut dua sumber masalah yang bisa sebabkan air bau telur busuk.

    1. Bakteri Bersarang di Mesin Pemanas Air

    Jika bau telur busuk muncul setiap kamu mandi air hangat, kemungkinan besar masalahnya ada pada mesin pemanas air atau water heater. Bau tersebut disebabkan oleh bakteri pereduksi sulfat yang tumbuh di dalam water heater. Segera atasi dengan memanggil ahlinya untuk membersihkan mesin.

    2. Bakteri Tumbuh di Sumber Air

    Kalau bau busuk masih timbul saat menggunakan air dingin, ada potensi bakteri pemakan sulfat tumbuh di sumber air. Bagi kamu pengguna air sumur, bisa memanggil profesional untuk mengatasinya. Sementara pengguna air dari perusahaan air mungkin bisa mempertimbangkan memasang sistem filter air di rumah.

    Itulah penyebab air shower berbau seperti telur busuk. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mudah Bersihkan Wastafel yang Sudah Bau Telur Busuk



    Jakarta

    Terkadang muncul bau busuk dari wastafel. Kondisi ini sebenarnya wajar terjadi karena fungsinya sebagai tempat untuk membersihkan sisa-sisa kotoran peralatan dapur dan alat makan.

    Adakalanya wastafel bisa muncul bau tak sedap seperti telur busuk. Kondisi ini mungkin terjadi karena sisa makanan menempel di dalam saluran air dan mendekap hingga busuk lama kelamaan.

    Jika sudah mengeluarkan bau tentu sangat mengganggu aktivitas sehari-hari di rumah. sebagian orang merasa sulit menangani hal ini jika sudah menyangkut dengan pipa air, bahkan kemungkinan pada akhirnya akan memanggil tukang.


    Namun, sebenarnya Kamu bisa mengatasi bau busuk ini hanya dengan memanfaatkan bahan-bahan di dapur lho, yaitu dengan salah satu solusi berikut :

    Untuk membersihkannya, dikutip dari The Washington Post, pertama-tama potong lemon dan masukkan ke dalam wastafel bersamaan dengan beberapa sendok makan garam dan beberapa es batu.

    Kemudian nyalakan air untuk menghancurkan lemon dan es hingga halus.

    Fungsi lemon dapat menghilangkan bau busuk tersebut sedangkan es dan garam akan membersihkan sisa-sisa buih di dalamnya. Semoga bermanfaat!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com