Tag: telur

  • Kenapa Suka Ada Cacing di Kamar Mandi? Bisa Jadi Ini Penyebabnya



    Jakarta

    Cacing merupakan salah satu hewan yang terkadang muncul di kamar mandi. Keberadaannya terkadang membuat penghuni rumah merasa jijik dan geli.

    Oleh karena itu, tak jarang penghuni rumah langsung menyiramnya untuk agar tidak kembali lagi ke kamar mandi. Tapi, kenapa ya bisa ada cacing di kamar mandi?

    Menurut Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasa Industri Pest Management Indonesia (APJIPMI) Boyke Arie Pahlevi, keberadaan cacing di kamar mandi bisa terjadi karena adanya celahan atau retakan di lantai keramik serta potensi sumber makanan.


    “Cacing tanah cenderung menyukai lingkungan yang lembap dan kaya bahan organik. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kebersihan kamar mandi dan memastikan area tersebut tetap kering,” katanya kepada detikcom, Kamis (15/5/2025).

    Nah, untuk mengendalikan atau mencegah keberadaan cacing, salah satu cara yang bisa dilakukan adalah menjaga kebersihan dan kelembapan area kamar mandi. Selain itu, bersihkan juga saluran air secara rutin dan pastikan tidak ada genangan air agar cacing tanah tidak bisa masuk ke kamar mandi dengan mudah.

    “Dan juga melakukan pengelolaan limbah dan sumber air, seperti mengelola limbah rumah tangga dengan baik dan memastikan sumber air tidak terkontaminasi oleh telur atau larva cacing sangat penting. Penggunaan air bersih untuk keperluan mandi dan mencuci dapat mengurangi risiko infestasi cacing tanah,” ungkapnya.

    Apabila sudah terjadi infestasi atau serangan cacing dalam jumlah besar, penghuni rumah bisa mempertimbangkan penggunaan insektisida. Namun, penggunaannya harus hati-hati.

    “Studi menunjukkan bahwa insektisida seperti abamektin dan diazinon dapat mempengaruhi pertumbuhan dan reproduksi cacing tanah . Namun, penggunaan insektisida harus dilakukan dengan hati-hati dan sesuai petunjuk untuk menghindari dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan manusia,” tutupnya.

    Itulah penyebab dan cara mencegah cacing tanah masuk ke dalam kamar mandi.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Ada Tokek di Rumah? Bisa Jadi Ini Penyebabnya



    Jakarta

    Pernah lihat tokek ada di dinding rumah? Hewan reptil ini memang sekilas mirip dengan cicak namun memiliki ukuran yang lebih besar.

    Hewan yang satu itu memiliki ciri khas berupa suara yang berbunyi ‘tokek’. Jika mendengar suara tersebut, sudah pasti ada tokek di rumah.

    Nah, tokek rumah atau yang biasa disebut tokek ini memang kerabat dekat dari cicak. Hanya saja, hewan dengan nama latin Gecko gecko ini berukuran lebih besar.


    Tapi, kenapa ya bisa ada tokek di rumah?

    Pada Maret 2025 lalu, Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasa Industri Pest Management Indonesia (APJIPMI) Boyke Arie Pahlevi sempat mengatakan bahwa tokek tinggal di lubang pepohonan di hutan atau di bawah kayu atau bebatuan, tetapi sering juga berada di lingkungan manusia, biasanya di balik lemari atau di gudang. Nah, adanya tokek di dalam rumah biasanya karena ada sumber makanan, air, dan tempat bersarang.

    “Sumber makanan bisa disebabkan dari sanitasi yang kurang baik, yang berdampak pada tingginya populasi serangga terbang seperti nyamuk, lalat, dan lainnya,” katanya ketika dihubungi detikProperti belum lama ini.

    Tokek adalah pemakan serangga yang masif, tetapi mereka juga memburu makanan lain, seperti cacing, dan terkadang reptilia yang lebih kecil. Tokek betina berkembangbiak dengan bertelur, biasanya diletakkan menempel di sudut lubang atau dinding, sering pula di balik lemari atau pajangan di dalam rumah. Tempat menyimpan telur ini biasanya akan digunakan berulang kali oleh tokek yang sama.

    Lalu, bagaimana kalau mengusirnya?

    Keberadaan tokek memang tidak mengancam manusia. Namun, ada saja penghuni yang ingin mengusirnya. Salah satu caranya adalah dengan menjaga kebersihan dan sanitasi rumah.

    “Pengendalian tokek dilakukan dengan perbaikan sanitasi, menutup akses masuk, dan pelakuan kimia atau racun cicak,” tuturnya.

    Itu tadi penyebab dan cara mengusir tokek dari rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Cara Aman Basmi Tokek di Rumah, Bisa Pakai Cangkang Telur


    Jakarta

    Tokek adalah reptil mirip cicak yang berukuran besar. Kehadiran reptil ini cukup mengganggu di rumah karena suka mengeluarkan suara bising.

    Penghuni rumah harus berhati-hati kalau mau mengusir tokek dari rumah. Sebab, tokek dapat menggigit sangat kencang ketika merasa terancam.

    Lantas, bagaimana cara membasmi tokek di rumah? Simak tipsnya berikut ini.


    Cara Basmi Tokek di Rumah

    Inilah beberapa cara untuk membasmi tokek, dikutip dari beberapa sumber.

    1. Basmi Serangga

    Dilansir dari dengarden, penghuni rumah bisa membasmi serangga dengan cara menghilangkan sumber makanannya. Tokek akan tinggal di rumah yang banyak serangga seperti kecoak, laba-laba, lalat, dan nyamuk. Basmi serangga-serangga di rumah agar tokek nggak betah di rumah.

    2. Perangkap Lem

    Gunakan perangkap lem di tempat yang sering didatangi tokek untuk menjebaknya. Jika tokek tertangkap, penghuni bisa langsung membuangnya.

    Lebih baik menaruh umpan seperti jangkrik atau belalang di atas lem tersebut. Tokek akan mati dengan sendirinya saat terjebak. Jadi bagi yang lebih suka menyelamatkan tokek, sebaiknya tidak menggunakan cara ini.

    3. Cangkang Telur

    Dikutip dari Cleanipedia, cangkang telur bisa digunakan untuk menakut-nakuti tokek. Tokek melihat cangkang telur mereka akan berpikir itu merupakan seekor ‘predator’.

    Sisakan dua bagian cangkang telur di area sekitar rumah seperti di pintu masuk luar atau di dapur. Jangan hancurkan cangkang telur cukup biarkan terbelah menjadi dua.

    4. Bawang Putih dan Bawang Merah

    Bawang merah dan bawang putih memiliki aroma yang kurang disukai tokek. Taruh irisan bawang di tempat persembunyian tokek. Tokek biasanya suka tempat yang lumayan hangat (tidak panas) dan sepi seperti di pintu masuk dari luar rumah.

    5. Kapur Barus

    Kapur barus memiliki aroma menyengat yang kurang disukai tokek. Letakkan kapur barus di tempat yang sering ada tokek, misalnya lemari pakaian.

    6. Ampas Kopi

    Selain itu, ampas kopi yang sudah kering setelah diseduh juga bisa jadi senjata ampuh untuk mengusir tokek. Bau kopi membuat tokek ngeri dan tidak bakal mendekat.

    Itulah beberapa cara membasmi tokek di rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Jitu Usir Tokek Tanpa Dibunuh, Bisa Pakai 4 Bahan Ini


    Jakarta

    Tokek merupakan salah satu hewan reptil yang keberadaannya diketahui dari suaranya. Hewan noktural ini biasa muncul pada malam hari.

    Bagi yang belum pernah melihat wujud tokek, hewan satu ini mirip dengan cecak tetapi ukuran lebih besar seperti kadal dan badannya memiliki banyak corak dan warna. Biasanya tokek bersembunyi di pohon.

    Meskipun jarang menampakan diri, tokek juga bisa menyerang saat keadaan terdesak. Gigitan tokek memang tidak berbahaya atau beracun, tetapi dapat menyebarkan bakteri ke tubuh manusia. Jadi berhati-hati saat mendengar suara tokek dan jangan mengganggu mereka.


    Apabila merasa terganggu dengan kehadiran tokek, dilansir Cleanipedia, berikut beberapa bahan yang bisa dipakai untuk mengusir tokek dari rumah.

    Tenang saja, ada cara mudah mengusir tokek yang tidak berisiko. Cek bahan-bahan yang bisa kamu pakai untuk mengusir tokek di sini, dikutip dari Cleanipedia, Kamis (20/6/2024).

    Cara Mengusir Tokek

    1. Ampas Kopi

    Untuk mengusir tokek tidak harus memakai bahan-bahan baru, memakai ampas kopi juga ampuh lho. Caranya adalah dengan keringkan ampas kopi, lalu letakkan di dalam wadah. Kemudian letakkan di lokasi tokek sering terlihat.

    2. Kapur Barus

    Bahan lainnya yang cukup instan adalah kapur barus. Sama seperti namanya, kapur barus penggunaannya sama seperti kapur biasanya yakni dicoretkan pada lokasi yang sering terlihat tokek. Bau dari kapur barus tidak disukai oleh tokek sehingga mereka tidak akan berani mendekat.

    3. Bawang Putih dan Bawang Merah

    Bahan lainnya yang baunya tidak disukai tokek adalah bau bawang merah dan bawang putih yakni kandungan sulfur di dalamnya. Cara untuk menyiapkan perangkapnya adalah dengan iris tipis bawang, lalu letakkan di tempat di mana sering ditemui tokek. Tunggu hingga beberapa hari tokek tidak mau kembali ke sana.

    4. Cangkang Telur

    Setiap memasak telur, biasanya cangkangnya langsung dibuang. Sekarang, simpan cangkang tersebut karena bisa dibuat untuk perangkap pengusir tokek di rumah. Caranya dengan menghancurkan cangkang telur lalu tebar di area yang sering didatangi tokek. Agar cangkang telur tetap segar, ganti setiap tiga minggu hingga satu bulan.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Ampuh! 6 Cara Mudah Membasmi Cicak di Rumah


    Jakarta

    Cicak merupakan salah satu hewan yang sering muncul di rumah. Reptil mungil ini sering ditemukan sedang melata di dinding, lantai, atau meja.

    Bagi sebagian orang, kehadiran cicik di rumah bikin risih dan terganggu. Apalagi jika cicak sudah naik ke meja makan, tentu makanan yang dihidangkan bisa jadi santapannya.

    Jika kamu merasa terlalu banyak cicak di rumah, mungkin sudah saatnya untuk dibasmi segera. Tak perlu memakai cairan kimia yang mengandung zat tertentu, kamu dapat mengusir cicak dengan sejumlah bahan sederhana.


    Cara Ampuh Membasmi Cicak dengan Mudah

    Ada beberapa cara ampuh untuk membasmi cicak di rumah dengan mudah. Dikutip dari Livspace dan India Today, berikut langkah-langkahnya:

    1. Bubuk Kopi

    Tips yang pertama adalah menggunakan bubuk kopi. Cicak tidak menyukai aroma kopi yang kuat sehingga lebih memilih untuk menghindarinya.

    Kamu dapat menuangkan 1-2 sendok makan bubuk kopi ke dalam botol semprot, lalu tambahkan air secukupnya. Setelah itu, semprotkan cairan kopi ke area yang sering dilalui cicak.

    2. Bawang

    Tak hanya digunakan untuk memasak, bawang juga bisa dimanfaatkan untuk mengusir cicak. Kamu bisa memakai bawang bombai, bawang putih, atau bawang merah karena punya bau yang menyengat dan tidak disukai cicak.

    Cukup potong beberapa siung bawang, lalu masukkan ke dalam wadah. Setelah itu, letakkan wadah tadi di area yang sering dilalui cicak.

    3. Pepermin

    Minyak pepermin bisa menjadi opsi terbaik untuk mengusir cicak di rumah. Aroma pepermin dapat memberikan efek menenangkan bagi manusia, tapi tidak dengan reptil tersebut.

    Cara pakainya juga mudah, teteskan 3-4 minyak pepermin ke dalam botol semprot dan tambahkan air secukupnya. Setelah itu, semprot cairan tersebut ke area yang sering dilalui cicak.

    4. Cangkang Telur

    Cara berikutnya bisa menggunakan cangkang telur. Uniknya, cicak menganggap cangkang telur sebagai predator sehingga mereka akan kabur saat melihatnya.

    Cara pakainya cukup dengan meletakkan cangkang telur bekas ke titik-titik atau sudut rumah yang sering dilalui cicak. Karena tidak kedaluwarsa, kamu bisa menempatkan cangkang telur selama berhari-hari.

    5. Lada dan Cabai

    Lada dan cabai dapat dimanfaatkan untuk membasmi cicak di rumah. Kamu bisa membuat semprotan anti cicak dengan mencampur sedikit merica dan bubuk cabai ke dalam air, lalu tuang ke dalam botol semprot.

    Semprotkan cairan tersebut ke area yang sering ditemukan adanya cicak. Sebelum disemprot, pastikan botol semprot dikocok terlebih dahulu agar hasilnya maksimal.

    6. Menjaga Kebersihan

    Tips yang terakhir adalah menjaga kebersihan rumah. Sebab, cicak termasuk reptil yang tertarik dengan kehadiran serangga, seperti semut, nyamuk, hingga lalat.

    Kamu perlu dapat menyapu dan mengepel lantai secara berkala agar tidak ada kotoran, debu, atau makanan yang tersisa. Selain itu, buanglah sampah pada tempatnya dan ditutup rapat untuk mencegah datangnya serangga yang dibarengi dengan cicak.

    Itulah enam cara ampuh mengusir cicak di rumah dengan mudah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Sisa Makanan yang ‘Haram’ Dibuang ke Wastafel, Bisa Bikin Mampet


    Jakarta

    Wastafel atau bak cuci piring harus selalu dijaga kebersihannya. Area ini tempat kita mencuci tangan dan membilas atau mencuci barang. Jangan sampai ada kotoran atau sisa makanan yang menghambat jalannya air sehingga air menggenang di permukaan.

    Sisa makanan yang dapat menghambat jalannya air bukan hanya dari kotoran padat, melainkan benda cair juga bisa menghambat dari dalam pipa. Biasanya hambatan dari dalam pipa dikarenakan terdapat penumpukan sampah atau kerusakan pada permukaan pipa.

    Dilansir Mr. Rooter, berikut beberapa sisa makanan yang tidak boleh dibuang di wastafel atau bak cuci piring.


    1. Sisa Tulang

    Sehabis makan sop, ayam goreng, atau ikan biasanya terdapat sisa tulang yang harus dibuang. Tulang ini berbeda dengan nasi, telur atau sayur yang bisa membusuk dan berubah lembut. Tulang membutuhkan waktu yang lama untuk berubah lunak.

    Benda yang keras apabila dibuang di tempat yang sempit seperti pipa wastafel dan bak cuci piring berisiko menyumbat saluran. Tempat yang tepat untuk membuang tulang adalah tempat sampah.

    2. Nasi, Mie, dan Pasta

    Setelah makan, biasanya ada sisa makanan yang sering lewat dibuang ke tempat sampah adalah sisa nasi, mie, dan pasta. Beberapa orang berpikir tidak masalah jika hanya 1-4 buah, tetapi sedikit apa pun nasi, mie, dan pasta yang terbuang ke pipa pembuangan wastafel tetap berisiko tersumbat.

    Sebab, ketiga macam sisa makanan tersebut dapat menyerap air dengan baik termasuk beberapa jenis cairan lain. Hal ini membuat sisa nasi, mie, dan pasta mudah lengket pada pipa pembuangan.

    3. Kopi Bubuk

    Pecinta kopi terutama yang bubuk, setelah menyesap habis, pasti terdapat sisa ampas kopi di permukaan cangkir tersebut. Sebaiknya ampas kopi tersebut dibuang di tempat sampah karena apabila dibuang ke saluran wastafel dan bak cuci piring dapat menyumbat jalan air.

    4. Air Panas

    Setelah merebus mie, masak air untuk kopi atau teh, sisa air panas jangan dibuang ke saluran pembuangan di wastafel. Air panas justru membuat saluran air meleleh dan penipisan dinding pipa.

    5. Minyak dan Lemak

    Selain air panas, sisa makanan berminyak dan berlemak juga penyebab paling fatal rusaknya pipa pembuangan di wastafel dan bak cuci piring. Minyak dan lemak susah hancur meskipun terus tersiram air. Selain itu, sisa makanan minyak dan lemak juga bisa menempel pada dinding pipa yang dapat mengeras dan menyumbat jalan air.

    Setelah memasak, kamu perlu berhati-hati saat mencuci alat masak terutama yang berminyak. Minyak dan lemak mudah menempel di dinding saluran air dan apabila terjadi penumpukan kotoran dapat menyebabkan saluran air tersumbat.

    6. Kulit Kentang dan Buah

    Sisa makanan padat lainnya yang harus dibuang di tempat sampah adalah kulit kentang dan buah. Kulit kentang dan buah sulit untuk terurai dan membusuk sehingga apabila terbuang ke dalam pipa saluran akan menyumbat saluran air.

    Itulah beberapa sisa makanan yang sebaiknya tidak dibuang ke wastafel. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Kamar Mandi Banyak Lalat Kecil? Ini Penyebab dan Cara Atasinya


    Jakarta

    Lalat merupakan salah satu hewan yang kerap muncul di rumah. Ada satu jenis lalat yang mungkin sering ditemui di kamar mandi, tetapi bentuknya berbeda dengan lalat pada umumnya. Lalat ini jauh lebih kecil dan lebih banyak diam. Lalat satu ini ternyata bernama lalat limbah.

    Dilansir laman Family Handyman, lalat limbah senang hidup di saluran drainase, pipa, dan air yang tergenang. Lalat limbah dapat berkembang biak dengan memakan lendir-lendir yang menempel pada tempat tersebut.

    Lalat ini hanya memiliki panjang sekitar 0,6 cm. Tubuhnya kecil berwarna cokelat keabu-abuan atau hitam, dan tampak seperti bulu halus. Sayapnya juga berbulu dan berbentuk seperti daun. Lalat ini memang sering diam. Saat lalat limbah sedang beristirahat, sayapnya menutupi tubuhnya seperti atap untuk perlindungan. Saat merasakan ada gangguan, lalat limbah akan terbang pendek dan melompat-lompat ke lokasi lain.


    Lalat limbah biasanya hidup selama 21-27 hari. Lalat betina bertelur di tempat yang lembap, seperti saluran pembuangan, biasanya menghasilkan antara 15 dan 40 telur sekaligus. Telur-telur ini menetas dalam dua hari dan berubah menjadi larva. Larva hidup selama 9-15 hari dan ini merupakan masa terpanjang dalam hidup mereka.

    Penyebab Lalat Limbah Muncul di Kamar Mandi

    1. Mencari Makanan

    Lalat limbah biasanya tidak akan muncul pada kamar mandi yang bersih karena mereka datang ketika ada sumber makanan. tertarik pada bahan yang berbau busuk, alga, bakteri, dan jamur. Biasanya sumber makanannya menempel di dekat saluran pembuangan, lekukan bagian bawah barang di kamar mandi dan sudut-sudut yang jarang dibersihkan.

    2. Saluran Pembuangan Jarang Digunakan

    Lalat limbah akan sering muncul di dalam kamar mandi yang jarang digunakan. Sebab, biasanya jarang dibersihkan dan minim gangguan.

    Cara Cegah Lalat Limbah di Kamar Mandi

    Inilah beberapa cara untuk mencegah lalat limbah muncul di kamar mandi.

    1. Sering Membersihkan Kamar Mandi

    Kamar mandi yang bersih pasti tidak ada lumut dan alga yang menempel pada permukaan kamar mandi. Salah satu tanda adanya lumut adalah permukaan lantai yang licin dan kamar mandi sering berbau. Salah satu faktor kemunculan lumut di kamar mandi adalah kondisinya yang lembap.

    2. Sering Gunakan Saluran Pembuangan

    Untuk mencegah lalat limbah muncul di dalam kamar mandi, gunakan kamar mandi minimal sehari sekali agar saluran pembuangan tetap berfungsi. Selain dipastikan tetap terpakai, jaga juga kebersihannya jangan sampai tersumbat.

    3. Pasang Penutup Saluran Pembuangan

    Lalat limbah biasanya muncul di kamar mandi melalui saluran pembuangan. Salah satu cara agar serangga kecil tersebut tidak muncul di kamar mandi adalah dengan memasang penutup saluran pembuangan ketika tidak digunakan.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mengusir Cicak di Rumah Secara Alami dan Efektif


    Jakarta

    Cicak kerap kali ditemukan merayap di dinding, meja, ataupun lantai rumah. Kehadiran reptil ini cukup mengganggu bagi sebagian penghuni.

    Terkadang orang merasa geli melihat bentuk cicak. Belum lagi, cicak suka buang kotoran sembarangan, sehingga mengotori rumah. Makhluk kecil ini juga suka naik ke meja dan menyicip makanan.

    Kalau merasa ada banyak cicak di rumah, penghuni bisa mengusirnya menggunakan bahan alami. Simak cara mengusir cicak secara alami dan efektif berikut ini.


    Cara Usir Cicak di Rumah

    Inilah beberapa bahan alami yang bisa membuat cicak nggak betah di rumah, dikutip dari Livspace dan India Today.

    1. Bawang

    Cicak tidak menyukai bau menyengat dari bawang. Penghuni rumah bisa mengusir cicak menggunakan berbagai jenis bawang, seperti bawang bombai, bawang merah, dan bawang putih.

    Caranya dengan memotong beberapa siung bawang, lalu masukkan ke dalam wadah. Letakkan wadah tersebut di tempat yang sering dilewati cicak.

    2. Bubuk Kopi

    Penghuni dapat menggunakan bubuk kopi untuk mengusir cicak. Aroma kopi yang kuat membuat cicak enggan berada di rumah.

    Coba tuangkan 1-2 sendok makan bubuk kopi ke botol semprot dan campurkan air secukupnya. Semprotkan cairan kopi ke area yang sering ada cicak.

    3. Cangkang Telur

    Selain itu, cangkang telur juga bisa menakuti cicak agar nggak betah di rumah. Sebab, cicak menganggap cangkang telur sebagai predator.

    Letakkan cangkang telur bekas ke beberapa titik yang sering dilewati cicak. Cangkang ini dapat dibiarkan selama berhari-hari karena tidak kedaluwarsa.

    4. Merica dan Cabai

    Penghuni juga bisa menggunakan merica dan cabai untuk membasmi cicak di rumah. Caranya dengan membuat semprotan anti cicak terbuat dari kedua bahan tersebut.

    Campurkan merica dan cabai ke dalam air, lalu tuang ke dalam botol semprot. Semprotkan cairan itu ke area yang sering dilalui cicak. Jangan lupa untuk mengocok botol sebelum menyemprotkan cairan anti cicak.

    5. Minyak Pepermin

    Terakhir, gunakan minyak pepermin untuk mengusir cicak. Aroma minyak ini memberikan efek menenangkan bagi manusia, tapi tidak untuk reptil.

    Cara pakainya dengan mencampurkan 3-4 minyak pepermin dengan air secukupnya ke botol semprot. Kemudian, semprotkan cairan ke tempat yang sering dilewati cicak.

    Itulah beberapa tips efektif untuk mengusir cicak dari rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Menyiram Tanaman Agar Tidak Menjadi Sarang Nyamuk


    Jakarta

    Tanaman perlu disiram agar tumbuh dengan subur, baik di dalam maupun pekarangan rumah. Namun, menyiram tanaman terkadang menyisakan genangan air, sehingga rawan jadi sarang nyamuk.

    Nyamuk biasanya berkembang biak di genangan air. Genangan tersebut bisa terbentuk pada daun, pot, dan lubang.

    Oleh karena itu, penghuni rumah perlu lebih berhati-hati ketika menyiram tanaman. Pastikan tidak ada genangan air yang dapat dimanfaatkan nyamuk.


    Bagaimana cara menyiram tanaman tanpa membentuk sarang nyamuk? Simak penjelasannya berikut ini.

    Cara Mencegah Sarang Nyamuk Saat Siram Tanaman

    Inilah tips menyiram tanaman agar tidak menjadi sarang nyamuk, dikutip dari National Parks Board, Minggu (27/7/2025).

    1. Buang Genangan Air di Pot

    Setelah menyiram tanaman di pot, air suka tergenang pada alas pot. Pastikan untuk membuang air tersebut dan menggosok alasnya secara berkala untuk menghilangkan telur nyamuk.

    2. Bersihkan Genangan Air di Pekarangan

    Genangan air juga bisa terbentuk setelah menyiram pekarangan rumah. Air dapat terkumpul di berbagai tempat, misalnya pot, ember, drainase, dan tanaman. Periksa area yang dapat mengumpulkan air, lalu bersihkan agar tidak menjadi sarang nyamuk.

    3. Gemburkan Tanah

    Sebelum menyiram tanaman, sebaiknya gemburkan media tanahnya agar air dapat meresap ke bawah. Permukaan tanah yang padat ketika kering mencegah penyerapan air.

    Jika tidak terserap, air malah menggenang dan tidak sampai ke akar tanaman. Gunakan garpu atau sekop untuk menggemburkan tanah secara berkala.

    4. Bersihkan Daun Jatuh

    Daun-daun yang berjatuhan di pot atau pekarangan rumah bisa menjadi tempat berkumpulnya air. Pastikan untuk membersihkan daun yang jatuh sebelum menyiram tanaman atau pekarangan.

    5. Siram Air

    Penghuni bisa sering menyiram air bersih ke area yang tergenang air di sekitar tanaman. Langkah ini akan menggantikan air yang terkumpul dan membuang telur serta jentik nyamuk.

    Itulah cara mencegah terbentuknya sarang nyamuk ketika menyiram tanaman. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mencegah Air Sumur Berwarna Kuning dan Berbau



    Jakarta

    Air sumur masih menjadi sumber utama kebutuhan air bersih bagi sebagian besar masyarakat, mulai dari untuk mandi, mencuci, hingga memasak. Namun, tak sedikit penghuni rumah yang mengeluhkan air sumur berwarna kuning dan mengeluarkan bau tak sedap. Jika dibiarkan, hal ini bisa berdampak pada kesehatan dan kualitas hidup sehari-hari.

    Air bersih yang layak konsumsi seharusnya tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak berasa. Jika air sumur di rumahmu tidak memenuhi kriteria ini, bisa jadi sumber air sudah terkontaminasi oleh bakteri atau zat kimia dari dalam tanah.

    Lantas, bagaimana cara mencegah dan mengatasi air sumur yang berbau dan berwarna?


    Penyebab Air Sumur Berbau dan Berwarna

    Menurut Minnesota Department of Health, ada dua penyebab umum air sumur menjadi bau dan berubah warna:

    Gas Hidrogen Sulfida (H₂S)

    Gas ini membuat air beraroma seperti telur busuk. H₂S bisa muncul secara alami akibat proses pembusukan bahan organik di dalam tanah dan bebatuan. Jika kadar gas ini tinggi, air bisa berbahaya untuk digunakan.

    Bakteri Sulfur

    Bakteri ini membantu memproduksi gas H₂S dan merangsang pertumbuhan bakteri lain, seperti bakteri besi. Akibatnya, sistem perpipaan bisa tersumbat lendir, dan muncul noda hitam atau korosi pada logam di rumah.

    Cara Mengatasi dan Mencegah Air Sumur yang Bau dan Kuning

    Jika air sumur di rumah sudah menunjukkan tanda-tanda bau, keruh, atau menimbulkan kerak hitam pada pipa, berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan:

    1. Gunakan Kaporit

    Kaporit bisa berfungsi sebagai disinfektan untuk menjernihkan sekaligus menghilangkan bau pada air sumur. Namun, setelah ditambahkan kaporit, air tidak bisa langsung digunakan. Tunggu beberapa hari sampai baunya benar-benar hilang.

    2. Bersihkan Dinding Sumur

    Bakteri penyebab bau kerap menempel di dinding sumur. Kamu bisa menggunakan cairan klorin untuk membersihkannya secara menyeluruh agar air kembali jernih dan bebas aroma tak sedap.

    3. Perdalam Galian Sumur

    Air kuning dan keruh bisa terjadi karena sumur terlalu dangkal. Pertimbangkan menggali lebih dalam dan melapisi dinding sumur dengan beton agar tidak mudah tercemar air permukaan.

    4. Disinfeksi Secara Menyeluruh

    Jika bau masih membandel, lakukan disinfeksi menggunakan larutan klorin yang lebih kuat. Untuk hasil maksimal dan aman, sebaiknya gunakan jasa profesional yang ahli dalam sterilisasi air sumur.

    5. Buat Sumur Baru

    Jika semua cara sudah dicoba dan sumber air masih tercemar, membuat sumur baru bisa jadi solusi terakhir. Cari lokasi berbeda yang lebih steril atau pertimbangkan untuk berlangganan air bersih dari penyedia layanan resmi.

    Dengan perawatan dan tindakan yang tepat, air sumur yang kuning dan berbau bisa dihindari. Pastikan untuk selalu rutin mengecek kondisi air di rumah agar tetap aman dan sehat untuk digunakan sehari-hari.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com