Tag: tembok rumah

  • Mengenal 7 Jenis Tekstur Dinding dan Cara Mengaplikasikannya


    Jakarta

    Biasanya dinding rumah berupa permukaan yang halus dan rata. Namun, untuk mendekorasi dinding, kamu bisa berkreasi dengan berbagai tekstur dinding rumah, lho!

    Melansir dari Architectaria, Kamis (20/6/2024) tekstur dinding bukan sekadar pemanis saja, tetapi dapat membantu menyembunyikan kesalahan arsitektur juga. Daripada mengeluarkan dana lebih untuk perbaikan, lebih baik membiarkan dinding atau plafon memiliki pola tekstur yang menarik.

    Untuk membuat tekstur pada dinding, tentu dibutuhkan teknik dan keahlian khusus. Yuk, simak jenis-jenis tekstur dinding dan cara membuatnya di sini.


    7 Jenis Tekstur Dinding

    1. Tekstur Sisir

    Dinding dengan tekstur sisir berbentuk seperti helaian rambut. Tekstur ini menggunakan teknik khusus, yakni dengan membuat serangkaian pola pelangi yang berulang pada dinding kering dan merupakan salah satu teknik tekstur yang lebih sederhana.

    Metode ini memerlukan compound drywall, roller, dan sekop berlekuk

    Cara membuat tekstur sisir dengan mengaplikasikan compound drywall ke dinding menggunakan roller, lalu gunakan gigi trowel untuk mengaplikasikan garis secara perlahan seperti menyisir pada compound basah. Biarkan tekstur mengering selama 24 jam sebelum cat dasar dan pengecatan.

    2. Tekstur Popcorn

    Tekstur popcorn memiliki bentuk seperti kumpulan jagung berondong dan penerapan dinding ini memberikan tampilan klasik di tahun 70an dan masih banyak yang menerapkan ini di banyak rumah terkini.

    Tekstur ini terkenal karena bagus dalam menyembunyikan ketidaksempurnaan dan bahkan dapat membantu membuat insulasi suara antara lantai dan dinding. Apalagi tekstur ini bisa banyak yang suka karena kamu bisa terapkan sendiri. Pada tekstur ini kamu hanya perlu semprotan plafon popcorn dan campuran air lalu semprotkan ke dinding.

    tekstur dindingtekstur dinding Foto: tekstur dinding

    3. Tekstur Kulit Jeruk

    Seperti namanya, tekstur kulit jeruk berbentuk seperti kulit jeruk. Permukaan dinding ini halus dan bergelombang dan memberikan kesan sederhana namun berbeda

    Untuk metode kulit jeruk, kamu memerlukan hopper (atau penyemprot) untuk menyemprotkan plester. Lalu, compound menjadi seperti adonan pancake, sedikit lebih tipis dari yang kamu gunakan.

    Latihan pola tersebut di atas karton sebelum dicoba ke dinding. Jika sudah yakin buatlah pola dengan menyemprotkan lapisan tipis cat dan bentuknya berceceran yang tidak disikat menjadi rata. Gunakan sikat rol untuk tampilan yang lebih bersih.

    4. Tekstur Knockdown

    Teknik untuk mendapat tekstur knockdown sangat umum diterapkan oleh profesional untuk membuat dinding teknik sederhana dan mudah dengan hasil yang cantik.

    Kamu perlu membuat campuran bubuk air dan tekstur memakai hopper lalu menyemprotkannya pada dinding. Setelah itu gunakan alat knockdown untuk membuat tekstur dengan ringan ‘merobohkan’ cat atau lumpur. Alat knockdown adalah alat pembersih yang terbuat dari karet.

    5. Tekstur Pusaran Pasir

    Dinding bertekstur pusaran pasir bisa kamu terapkan dengan campuran pasir dengan membuat lingkaran di dalam pola. Yang harus kamu lakukan dengan tekstur ini dengan cara mengecat dinding memakai lumpur atau primer dengan membuat lingkaran dalam pola yang kamu inginkan. Ketipisan bahan akan mempermudah banyaknya keseragaman.

    6. Tekstur Slap Brush

    Tekstur slap brush mendapat istilah dari membuat tekstur seperti menamparkan kuas ke dinding. Teknik ini biasanya diterapkan baik oleh ahli maupun yang amatir untuk menutupi kesalahan.

    Untuk memulai dengan teknik ini, campuran drywall yang dibutuhkan cukup banyak untuk menghasilkan tekstur ini. Kamu bisa memakai dua cara tergantung preferensi kamu.

    Kamu bisa mencelupkan kuas ke dalam lumpur dengan membuat tamparan lalu mengoleskannya langsung ke dinding, atau kamu bisa melakukan kebalikannya dengan cara mengoleskan lumpur ke dinding terlebih dahulu, lalu menamparnya dengan kuas.

    7. Tekstur Slap Brush Knockdown

    Tekstur slap brush knockdown mengkombinasikan tekstur slap brush dan metode knockdown. Ini bisa disesuaikan dengan preferensi kamu dengan banyak kesalahan.

    Untuk memulainya, kamu bisa menerapkan cara tekstur dinding slap brush. Kemudian, kamu menyelesaikannya dengan teknik knockdown menggunakan sekop.

    Itulah beberapa tekstur dinding dan cara membuatnya. Semoga bermanfaat!

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Penyebab Cat Dinding Rumah Lembap dan Mengelupas


    Jakarta

    Dinding rumah perlu dicat agar hunian terlihat lebih berwarna dan estetis. Akan tetapi, dinding rumah bisa saja mengalami kelembapan tinggi sehingga interior rumah terlihat kusam.

    Jika dinding rumah sudah lembap, maka cat yang menempel di tembok dapat terkelupas. Lalu, muncul seperti benjolan dari dalam dinding yang membuat interior rumah jadi terlihat jelek.

    Untuk mencegah hal tersebut, detikers perlu tahu apa saja penyebab cat dinding rumah lembap dan mengelupas. Simak penjelasannya secara lengkap dalam artikel ini.


    Penyebab Cat Dinding Lembap dan Mengelupas

    Ada sejumlah penyebab cat dinding rumah mengalami lembap hingga mengelupas. Dilansir situs Home Building and Renovating, berikut penyebabnya:

    1. Kondensasi

    Faktor utama cat dinding lembap dan mengelupas karena mengalami kondensasi. Perlu diketahui, kondensasi bisa terjadi ketika udara hangat di dalam ruangan masuk ke dalam tembok bagian dalam yang dingin.

    Saat udara mendadak dingin secara cepat maka memicu terjadinya embun yang lama kelamaan menjadi air. Lalu, lapisan dinding di dalamnya akan menjadi lembap.

    Jika kondensasi ini terus dibiarkan bisa menyebabkan masalah lain yang lebih parah, seperti cat dinding mengelupas dan muncul jamur hitam (black mold) di dinding hingga langit-langit rumah.

    2. Dinding Retak

    Adanya dinding retak di rumah juga bisa menjadi penyebabnya. Seiring waktu, dinding rumah bisa mengalami keretakan dalam bentuk halus ataupun lebar.

    Kondisi itu membuat kelembapan dapat masuk ke dinding lewat celah retakan. Lalu, air yang masuk ke dalam dinding tidak bisa keluar lagi, sehingga menyebabkan bercak lembap di dinding bagian dalam.

    3. Ada Pipa Air yang Bermasalah

    Faktor lainnya disebabkan oleh masalah pada sejumlah pipa air rumah yang bocor. Terkadang, beberapa penghuni rumah menganggap sepele masalah ini karena air yang menetes dalam jumlah kecil.

    Padahal, jika pipa bocor didiamkan selama berbulan-bulan bisa menimbulkan masalah besar, salah satunya dinding menjadi lembap. Soalnya, tetesan air yang keluar dari pipa dan mengenai dinding bisa memicu kelembapan yang sangat tinggi di area tersebut.

    Dalam jangka waktu lama, kelembapan pada dinding akibat pipa air bocor dapat merusak struktur rumah. Kondisi itu menyebabkan korosi pada material bangunan seperti kayu, batu bata, dan semen.

    4. Perubahan Suhu Ekstrem

    Perubahan suhu dan cuaca yang ekstrem juga bisa memicu kelembapan pada cat dinding hingga akhirnya mengelupas. Ketika suhu udara panas bertemu dengan suhu dingin bisa menyebabkan cat dinding rusak. Alhasil, cat yang awalnya menempel dengan erat perlahan akan kendur dan mudah terkelupas.

    Demikian empat penyebab cat dinding rumah mengalami lembap dan mengelupas. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Mudah Atasi Cat Dinding Rumah yang Lembap dan Mengelupas


    Jakarta

    Dinding rumah bisa mengalami lembap karena adanya retakan halus, pipa air bocor, atau kondensasi. Jika masalah ini tidak segera diatasi, cat dinding bisa rusak dan akhirnya terkelupas karena kelembapan yang tinggi.

    Sayangnya, tidak semua pemilik rumah tahu bagaimana cara mengatasi cat dinding yang lembap dan mengelupas. Jika salah prosedur malah bisa membuat dinding semakin rusak.

    Ingin tahu cara mudah mengatasi cat dinding yang mengelupas karena lembap? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Cara Atasi Cat Dinding Rumah Lembap dan Mengelupas

    Kalau cat dinding rumah sudah lembap, sebaiknya segera diatasi sebelum kondisinya semakin parah. Dikutip dari New Line Painting, berikut cara mengatasi dinding lembap dan cat mengelupas:

    1. Bersihkan Dinding dari Cat yang Mengelupas

    Langkah pertama adalah membersihkan cat dinding yang mengelupas dengan cara mengikisnya. Cara ini dilakukan agar mendapatkan permukaan dinding yang halus.

    Untuk membersihkan cat dinding yang terkelupas dapat menggunakan alat pengikis khusus. Apabila ada noda atau minyak yang menempel, sebaiknya dibersihkan dulu dengan air, sabun, dan kain.

    2. Cari Tahu Masalahnya

    Setelah mengikis seluruh cat dinding, kini saatnya mengidentifikasi masalahnya. Cari tahu apa yang memicu dinding menjadi lembab, cat mengelupas, dan terdapat noda hitam (black mold).

    Cek juga seluruh permukaan dinding secara teliti untuk melihat apakah ada retakan halus atau cukup lebar. Dengan begitu, kamu bisa melakukan tindakan pencegahan sesuai masalah yang terjadi.

    3. Amplas Dinding

    Lakukan pengamplasan pada dinding secara perlahan agar permukaan tembok rumah kembali halus. Langkah ini dilakukan jika terdapat retakan halus pada dinding hunian.

    4. Gunakan Cat Primer Berkualitas

    Usai dinding diamplas sampai halus, langkah berikutnya adalah mengecat ulang dinding dengan cat dasar atau primer. Sebaiknya menggunakan cat dasar yang berkualitas agar tahan lama dan hasilnya baik.

    Penggunaan cat dasar dapat meminimalisir cat dinding mengelupas yang disebabkan oleh suhu lembap atau jamur. Selain itu, permukaan tembok akan terasa lebih halus.

    5. Mengecat Ulang Dinding

    Usai melapiskan cat primer pada dinding, langkah terakhir adalah mengecat ulang seluruh tembok sesuai dengan warna keinginan. Pastikan kamu menggunakan merek cat yang berkualitas tinggi agar memberikan proteksi terbaik sekaligus tahan lama.

    Demikian lima cara mudah mengatasi cat dinding rumah lembap dan mengelupas. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com