Tag: tembok

  • Ruangan Lembap Bikin Cat Dinding Terkelupas, Begini Cara Mudah Perbaikinya



    Jakarta

    Cat dinding dapat mempengaruhi keindahan sebuah rumah. Kondisi cat yang mulus beserta warna yang tepat bisa membuat rumah terlihat estetik.

    Berbeda halnya kalau cat dinding terkelupas, rumah dapat terkesan kotor dan usang. Kalau seperti ini, penghuni perlu mengecat ulang dinding.

    Namun, apa yang menyebabkan cat dinding mengelupas dan bagaimana cara perbaikinya? Simak penjelasannya berikut ini.


    Penyebab Cat Dinding Terkelupas

    Inilah beberapa faktor yang dapat membuat cat dinding mengelupas.

    1. Ruangan Lembap

    Dilansir dari Homes and Gardens, tukang cat profesional, Andre Kazimierski menjelaskan, salah satu penyebab cat mengelupas adalah ruangan yang terlalu lembap. Kelembapan dapat merusak cat secara perlahan.

    “Kamu dapat menghindarinya dengan menggunakan langkah-langkah persiapan yang tepat dan memilih hasil akhir dan kualitas cat yang tepat untuk area tersebut, misalnya menggunakan cat pencegah jamur di area lembap seperti dapur dan kamar mandi,” ujar Kazimierski dikutip dari Homes and Gardens, Minggu (13/7/2025).

    2. Cat Tidak Menempel pada Dinding

    Kemudian, biasanya cat terkelupas karena tidak menempel pada dinding dengan benar. Kondisi tersebut bisa terjadi sejak awal pengecatan tembok.

    “Ini terjadi saat kamu mengecat permukaan yang kotor atau basah atau bahkan dengan mengecat permukaan saat suhunya terlalu panas atau dingin,” katanya.

    Cara Perbaiki Cat Tembok Terkelupas

    Pendiri Hometown Painting Oklahoma, Matthew Stone mengatakan, mengecat ulang tembok rumah mungkin terkesan mudah. Namun, sebenarnya teknik mengecat yang kurang tepat membuat cat cepat mengelupas. Berikut ini cara mengecat ulang cat yang terkelupas.

    1. Bersihkan Cat yang Terkelupas

    Pertama, bersihkan dinding dari sisa cat yang mengelupas agar permukaan halus. Penghuni rumah bisa membersihkan cat menggunakan alat pengikis.

    2. Amplas Bagian Dinding yang Kasar

    Penghuni rumah bisa mengamplas dinding untuk mendapat permukaan yang halus. Bersihkan dinding menggunakan air hangat dan sabun, lalu biarkan mengering.

    3. Oleskan Primer Berkualitas

    Selanjutnya, oleskan cat dasar atau primer berkualitas sebelum mengecat tembok. Langkah ini membuat permukaan dinding lebih halus dan menghalangi jamur dan kelembapan.

    4. Cat Ulang Dinding yang Terkelupas

    Terakhir, cat ulang dinding menggunakan warna dan merek cat yang sudah ada pada tembok. Hal ini bermaksud agar warna cat baru tetap sama dengan yang sudah ada.

    Itulah langkah-langkah untuk memperbaiki cat dinding yang mengelupas. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mencegah Warna Cat Dinding Cepat Pudar Akibat Sinar Matahari


    Jakarta

    Warna cat dinding yang pudar membuat rumah terlihat kurang estetik. Salah satu penyebabnya adalah paparan sinar matahari.

    Sinar UV dari matahari membuat cat memudar, baik di eksterior maupun di interior rumah. Kemungkinan besar, cat eksterior rumah akan memudar lebih cepat daripada cat interior.

    Nah, ada cara untuk mencegah warna cat dinding cepat pudar akibat sinar matahari. Simak tipsnya berikut ini.


    Cara Mencegah Warna Cat Dinding Pudar

    Inilah cara membuat warna cat dinding tahan lama meski terpapar sinar matahari, dikutip dari A New Leaf Painting.

    1. Pilih Cat yang Berkilau

    Cat dengan finish berkilau biasanya lebih tahan lama daripada yang matte. Sebaiknya pilih cat dengan finish semi-glossy atau satin karena dapat memantulkan sinar matahari, sehingga mempertahankan warna aslinya.

    2. Pilih Cat Berkualitas

    Pilihlah cat dengan kualitas terbaik yang bisa dijangkau harganya. Cat yang berkualitas terbuat dari bahan yang lebih berkualitas. Bahkan, cat yang lebih mahal dirancang agar lebih tahan terhadap sinar UV, sehingga tak cepat pudar.

    3. Batasi Paparan Sinar Matahari ke Dalam Rumah

    Sinar matahari baik untuk menerangi rumah, tapi sebaiknya batasi paparannya. Batasi paparan sinar matahari yang masuk ke dalam rumah dengan menutup jendela dengan gorden atau tirai.

    Semakin sedikit cahaya yang masuk ke ruangan, semakin kecil kemungkinan cat memudar. Penghuni rumah bisa menutup jendela saat meninggalkan ruangan.

    4. Hindari Warna Cat yang Cerah

    Cat dinding eksterior sering terpapar sinar matahari. Untuk itu, pemilik harus cermat memilih warna yang tidak cepat pudar. Biasanya warna-warna yang cerah seperti kuning, oranye, dan merah lebih cepat pudar dibandingkan warna netral.

    5. Cat Dinding Berlapis-lapis

    Sebaiknya mengecat dinding berlapis-lapis agar warnanya tahan lama. Sebab, cat yang sedikit lebih tebal lebih sulit pudar. Pemilik rumah tidak perlu berlebihan dan menggunakan banyak cat, cukup mengecat dua atau tiga lapis untuk mencegah cat pudar.

    Itulah cara mencegah warna cat dinding pudar akibat paparan sinar matahari. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Cat Dinding Menggelembung? Ini Penyebab, Cara Cegah dan Perbaikinya


    Jakarta

    Pemilik rumah perlu merawat dinding karena kondisi catnya bisa rusak seiring waktu, salah satu masalahnya muncul gelembung. Gelembung ini bisa dipecahkan, tetapi bakal merusak cat dinding.

    Cat menggelembung ini ada yang berukuran kecil dan besar tergantung pada isinya. Setiap gelembung biasanya berisi udara atau air.

    Namun, kenapa bisa muncul gelembung pada cat dinding ya? Simak penyebab, cara mencegah, serta memperbaikinya berikut ini.


    Penyebab Cat Dinding Menggelembung

    Ketua Tim Bekasi PT ICI Paints Indonesia (Dulux) Rahman Wijaya menjelaskan cat dinding menggelembung utamanya disebabkan oleh penggumpalan garam alkali. Pengkristalan atau pengumpulan garam alkali (efflorescence) adalah munculnya bubuk kapur putih pada permukaan dinding beton atau bata. Bubuk kapur ini merupakan kumpulan kapur dari semen, bata, hingga mortar.

    Cara Cegah Cat Dinding Menggelembung

    Jika tak ingin cat dinding menggelembung, pemilik perlu mencegah terjadi penggumpalan garam alkali. Caranya dengan menggunakan cat dasar yang mengandung anti garam alkali. Setelah itu, pemilik baru bisa memakai cat dinding bagian atas alias top coat.

    “Makanya pangkal penyakitnya itu mesti kita perbaiki dulu. Dari cat dasarnya dari awal, dari temboknya bisa kalau misalkan tembok lama sih. Itu ada namanya alkali killer ya itu berbahan solvent. Itu bisa benar-benar menahan. Itu cat dasar juga cuma untuk tembok atau pengecatan ulang ya (pemakaiannya),” kata Rahman kepada detikProperti beberapa waktu lalu.

    Cara Perbaiki Cat Dinding Menggelembung

    Kalau cat dinding sudah terlanjur menggelembung, pemilik dapat memperbaikinya dengan melakukan pengecatan ulang. Namun pengecatan nggak boleh asal, ikuti tipsnya berikut ini.

    1. Keruk Cat Lama

    Rahman tidak menyarankan cat bergelembung langsung ditimpa cat baru. Sebelum dicat ulang, lapisan cat lama perlu dibersihkan dengan cara dikeruk menggunakan alat kape.

    “Dikeruk aja semuanya, jangan langsung ditimpa ya karena semahal apa pun cat misalkan langsung ditimpa, kita kan nggak tahu daya lekat antara cat lamanya dengan yang sekarang,” ucapnya.

    2. Pastikan Dinding Kering

    Setelah tidak ada cat yang menempel, pastikan dinding tidak lembap. Keringkan dinding sebelum memulai proses pengecatan.

    3. Aplikasikan Cat Dasar

    Kemudian, dinding baru bisa dicat dengan cat dasar. Pastikan cat dasar mempunyai komposisi anti garam alkali.

    4. Aplikasikan Cat Luar

    Setelah cat dasar kering, aplikasikan cat luar atau top coat pada dinding. Aplikasikan dua lapis top coat agar warnanya terlihat dan rata.

    Itulah informasi seputar cat dinding menggelembung. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 8 Ide Desain Pagar Tembok Unik dari Batu Alam hingga Bambu


    Jakarta

    Pagar tembok punya fungsi utama untuk membatasi dan melindungi rumah. Tak hanya itu, pagar juga punya andil buat bikin fasad rumah terlihat estetik dan menarik.

    Letaknya tepat di depan rumah, membuat pemilik harus pintar-pintar pilih desain. Pagar itu bisa terbuat dari berbagai material, termasuk untuk bagian temboknya.

    Jika pemilik rumah mau bikin pagar tembok yang unik dan menarik, coba cek beberapa ide berikut ini.


    Ide Desain Pagar Tembok Unik

    Inilah deretan desain pagar tembok unik yang bisa pemilik rumah tiru.

    1. Pagar Tembok dari Kayu

    Desain Pagar Tembok dengan Kayu.Desain Pagar Tembok dengan Kayu. Foto: i.pinimg.com

    Model pagar tembok yang dipadukan dengan bahan kayu bisa jadi pilihan pemilik rumah. Mungkin penggunaan kayu pada tembok terkesan biasa, tetapi kalau bisa memilih aksen kayu, pola garis, dan bentuk geometri yang tepat, rumah bisa terlihat estetik.

    2. Pagar Tembok dari Batu Bata

    Pagar Tembok Batu Bata.Pagar Tembok Batu Bata. Foto: Dian Mahdalena/Pinterest

    Selain kayu, pemilik bisa gunakan batu bata buat membangun pagar tembok. Batu bata punya warna dan aksen yang klasik sehingga dapat memberikan kesan kokoh dan natural pada tampilan rumah.

    3. Pagar Tembok dari Batu Alam

    Pagar Tembok dari Batu Alam.Pagar Tembok dari Batu Alam. Foto: Ide Desain Rumah/Pinterest

    Kalau bosan dengan material tembok yang itu-itu saja, coba pilih material batu alam. Batu ini punya warna alami yang memberikan nuansa natural pada rumah. Batu alam juga punya kesan yang elegan dan mewah.

    4. Pagar Tembok dari Marmer

    Pagar Tembok dengan Marmer.Pagar Tembok dengan Marmer. Foto: dekoruma.com

    Jika punya budget lebih, pemilik bisa memakai bahan marmer untuk menciptakan kesan mewah, elegan, modern, dan kokoh. Selain mewah, kualitas batu marmer tidak perlu diragukan lagi kualitasnya.

    5. Pagar Tembok dengan Tema Industrial

    Pagar Tembok dengan Tema Industrial.Pagar Tembok dengan Tema Industrial. Foto: Nia Chealdish/Pinterest

    Pagar tembok bertemakan industrial bisa bikin rumah kelihatan estetik. Namun, kalau sampai salah desain malah terlihat seperti rumah belum jadi.

    Permukaan tembok bertema industrial seperti ini tidak dilapisi cat sehingga terlihat bahan semen dan betonnya. Biasanya dominasi warna untuk desain pagar industrial adalah abu-abu atau hitam.

    6. Pagar Tembok dengan Besi Bronjong

    Ilustrasi pagar rumah.Ilustrasi pagar rumah. Foto: Adobe Stock

    Selain itu, pemilik bisa menggunakan konsep industrial tetapi dengan variasi yang berbeda yaitu batu bronjong. Pagar tembok ini tahan akan cuaca ekstrim dan tahan lama hingga puluhan tahun.

    Pagar ini terbuat dari kumpulan batu alam yang dimasukkan ke dalam bronjong besi hingga menjadi sebuah pagar. Lalu, pagar ini biasanya dipadukan dengan kayu, besi, ataupun beton.

    7. Pagar Tembok Roster Berlubang

    Desain Pagar Tembok Roster Berlubang.Desain Pagar Tembok Roster Berlubang. Foto: THÀNH PHÁT HUY/Pinterest

    Desain yang tak kalah unik adalah pagar tembok dengan roster berlubang. Roster adalah lubang angin yang terbuat dari beton, batako, GRC, atau batu alam.

    Bentuk pagar seperti ini tak hanya estetik, tetapi memberikan sirkulasi udara yang baik juga. Pastikan membuat polanya lubangnya dengan benar agar pagar terlihat cantik ya.

    8. Pagar Tembok dari Bambu

    Pagar Tembok dengan Variasi Bambu.Pagar Tembok dengan Variasi Bambu. Foto: lingkarwarna.com/Pinterest

    Terakhir, pemilik rumah bisa menggunakan material bambu untuk pagar tembok. Padukan juga tanaman di sekitar pagar agar tampak lebih menyegarkan. Namun, kekurangan dari pagar bambu adalah usianya yang tidak bertahan lama seperti bahan lainnya.

    Itulah beberapa inspirasi desain pagar tembok yang unik. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Begini Cara Mudah Hilangkan Jamur di Dinding Rumah, Tak Perlu Panggil Tukang!


    Jakarta

    Jika melihat bercak berwarna hitam pada dinding, kemungkinan besar itu adalah jamur. Dinding berjamur memberi kesan rumah kotor serta merusak estetika rumah.

    Selain tak sedap dipandang, kemunculan jamur di rumah dapat mengganggu kesehatan penghuninya, lho. Oleh karena itu, penghuni perlu segera mengatasi dinding yang berjamur.

    Bagaimana cara membersihkan tembok berjamur? Simak penjelasannya berikut ini.


    Cara Mengatasi Dinding Berjamur

    Inilah langkah-langkah untuk menghilangkan jamur yang tumbuh pada dinding, dikutip dari The Spruce.

    1. Siapkan Larutan Pembersih Jamur

    Penghuni perlu menyiapkan campuran larutan pembersih jamur, seperti cairan klorin dan sabun cuci piring. Klorin mampu membunuh spora jamur dengan efektif. Alternatif dari klorin adalah cuka putih kalau tidak terlalu banyak jamur di dinding.

    Campurkan satu sendok makan cairan pencuci piring, setengah cangkir pemutih klorin, dan satu cangkir air hangat dalam botol semprot. Pastikan untuk menggunakan sarung tangan saat menuangkan larutan ya.

    2. Semprotkan Larutan Pembersih

    Selanjutnya, semprotkan larutan pembersih ke area tembok yang berjamur mulai dari bawah ke atas. Cara ini mencegah spora dan noda bercak menyebar ke area dinding lainnya.

    Permukaan dinding harus benar-benar basah, tetapi tidak terlalu lembap agar mencegah kerusakan pada dinding kering. Jika jamur berada di dinding yang mendekati plafon, gunakan tangga untuk membersihkannya.

    3. Membuat Ventilasi di Ruangan

    Pastikan jendela atau pintu rumah dalam kondisi terbuka saat membersihkan dinding berjamur. Langkah ini akan mempercepat proses pengeringan serta mencegah kelembapan pada dinding. Jika tidak ada ventilasi di dekat dinding yang berjamur, penghuni bisa menyalakan kipas angin.

    4. Tunggu Mengering dan Cek Noda yang Tersisa

    Setelah menyemprotkan larutan pembersih, biarkan mengering. Lalu, periksa masih ada sisa jamur yang menempel atau tidak. Kalau masih ada noda, ulangi penyemprotan dengan larutan pembersih pemutih yang baru.

    Itulah cara membersihkan dinding yang berjamur. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Muncul Gelembung pada Cat Dinding? Ternyata Ini Biang Keroknya


    Jakarta

    Cat dinding sangat mempengaruhi estetika rumah. Jika catnya rusak, tampilan rumah jadi terkesan kotor dan tidak terawat.

    Salah satu kerusakan cat berupa permukaan yang menggelembung. Biasanya kondisi dinding seperti ini muncul saat musim hujan.

    Ukuran gelembung bisa besar maupun kecil. Isinya bisa mengandung udara atau air.


    Lalu, kenapa cat dinding menggelembung ya? Berikut ini penjelasannya.

    Penyebab Cat Dinding Menggelembung

    Ketua Tim Bekasi PT ICI Paints Indonesia (Dulux) Rahman Wijaya sempat mengatakan penyebab utama cat dinding menggelembung adalah penggumpalan garam alkali. Pengkristalan atau pengumpulan garam alkali (efflorescence) merupakan kondisi munculnya bubuk kapur putih pada permukaan dinding beton atau bata. Bubuk tersebut kumpulan kapur dari semen, bata, hingga mortar.

    Cara Cegah Cat Dinding Menggelembung

    Pemilik rumah perlu mencegah terjadi penggumpalan garam alkali agar tidak terbentuk gelembung pada cat di dinding. Langkah pencegahannya dengan mengaplikasikan cat dasar yang mengandung anti-garam alkali. Kemudian, pemilik rumah dapat mengaplikasikan cat dinding bagian atas alias top coat.

    “Makanya pangkal penyakitnya itu mesti kita perbaiki dulu. Dari cat dasarnya dari awal, dari temboknya bisa kalau misalkan tembok lama sih. Itu ada namanya alkali killer ya itu berbahan solvent. Itu bisa benar-benar menahan. Itu cat dasar juga cuma untuk tembok atau pengecatan ulang ya (pemakaiannya),” kata Rahman kepada detikProperti beberapa waktu lalu.

    Cara Perbaiki Cat Dinding Menggelembung

    Jika cat dinding menggelembung, cara perbaikinya adalah dengan mengecat ulang. Berikut ini langkah-langkah untuk mengecat ulang tembok.

    1. Keruk Cat Lama

    Jangan langsung menimpa cat bergembung dengan cat baru. Lapisan cat lama harus dibersihkan terlebih dahulu dengan cara dikeruk pakai alat kape.

    “Dikeruk aja semuanya, jangan langsung ditimpa ya karena semahal apa pun cat misalkan langsung ditimpa, kita kan nggak tahu daya lekat antara cat lamanya dengan yang sekarang,” jelasnya.

    2. Pastikan Dinding Kering

    Setelah dinding bebas cat, pastikan dinding tidak lembap. Keringkan dinding sebelum mengecat ulang.

    3. Aplikasikan Cat Dasar

    Selanjutnya, dinding sudah bisa diaplikasikan cat dasar. Gunakan cat dasar yang mengandung komposisi anti garam alkali ya.

    4. Aplikasikan Cat Luar

    Kalau cat dasar sudah kering, aplikasikan cat luar atau top coat pada tembok. Oleskan dua lapis top coat supaya warna cat pekat dan merata.

    Itulah penyebab dan cara mengatasi cat dinding menggelembung. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Dinding Rembes Ketika Hujan, Bisa Jadi Ini Biang Keroknya


    Jakarta

    Air bisa merembes dinding ke dalam rumah akibat hujan. Kondisi ini bisa memicu beragam masalah seperti timbul jamur, kelembapan, hingga dinding kotor.

    Jika ingin memperbaiki dinding rembes, pemilik rumah perlu mengidentifikasi sumber masalahnya. Hal ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor.

    Dengan memperbaiki penyebab dinding rembes, pemilik bisa menghindari membayar uang perbaikan yang mahal. Memang, apa saja penyebab dinding rembes? Simak penjelasannya berikut ini.


    Penyebab Dinding Rembes

    Inilah beberapa hal yang bisa membuat dinding rembes, dikutip dari MyBuilder, Kamis (30/10/2025).

    1. Fondasi Retak

    Bangunan rumah yang sudah tua bisa mengalami keretakan pada fondasinya. Retak itu muncul karena perubahan suhu dan pergerakan tanah. Nah, retakan itu jadi celah buat air hujan masuk ke rumah.

    2. Talang Tersumbat

    Dinding rembes bisa jadi karena talang tersumbat. Air hujan tidak bisa mengalir sehingga meluap dan menggenangi area dekat dinding. Hal ini meningkatkan risiko air merembes ke fondasi rumah.

    3. Segel Jendela dan Pintu Rusak

    Segel jendela dan pintu yang rusak atau hilang membuka celah buat air hujan masuk ke dinding. Kalau dibiarkan, dinding bisa rembes saat hujan deras disertai angin kencang.

    4. Grading Tanah Tidak Tepat

    Jika tanah sekitar rumah miring ke arah fondasi, air bisa menggenang dan merembes ke dalam dinding rumah. Sebaliknya, grading atau perataan permukaan tanah yang tepat justru bisa membuat air hujan menjauh dari struktur bangunan.

    Itulah beberapa hal yang bisa bikin dinding rembes ketika hujan. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Yang Mau Bangun Rumah, Ini Kisaran Harga Bata Merah Berbagai Ukuran


    Jakarta

    Saat membangun rumah, pemilik perlu menyiapkan material untuk membangun bagian dinding. Salah satu bahan yang sering digunakan adalah batu bata merah.

    Bata merah merupakan bahan dinding yang terbuat dari tanah liat. Tanah liat itu dibentuk, lalu dibakar dengan suhu yang tinggi.

    Bahan ini mudah didapatkan di toko bangunan maupun melalui marketplace. Nah, sebaiknya pemilik rumah cari tahu dulu kisaran harga bata merah di pasaran.


    Kisaran Harga Bata Merah

    Harga bata merah bervariasi tergantung jenis dan ukurannya. Pemilik rumah bisa memilih sesuai kebutuhan.

    Lalu, pembeliannya bisa dihitung secara satuan maupun eceran. Namun, penjual biasanya menetap jumlah minimum yang harus dibeli.

    Berikut ini harga bata merah di sejumlah toko bangunan online berdasarkan pantauan detikProperti di e-commerce, Kamis (13/11/2025).

    Bata Merah Eceran

    • Bata merah 20 x 10 x 5 cm: Rp 651/buah
    • Bata merah 16 x 8 x 4 cm: Rp 550-635/buah
    • Bata merah 17 x 8,5 x 4 cm: Rp 600/buah
    • Bata merah jumbo 20 x 10 x 5 cm: Rp 700-895/buah
    • Bata merah press 19 x 9 x 3,5 cm: Rp 490/buah
    • Bata merah press 18 x 8 x 4 cm: Rp 550/buah
    • Bata merah press jumbo 20 x 10 x 5 cm: Rp 800-950/buah
    • Bata merah press jumbo 18 x 10 x 4,5 cm: Rp 600/buah

    Bata Merah Paket

    • Bata merah 16 x 8 x 4 cm: Rp 635.000/1.000 buah
    • Bata merah 16 x 8 x 4,5 cm: Rp 4.935.000/10.000 buah
    • Bata merah jumbo 19 x 9 x 4 cm: Rp 601.000/1.000 buah
    • Bata merah jumbo 20 x 10 x 5 cm: RP 4.399.000/6.000 buah
    • Bata merah press 21 x 10 x 4 cm: RP 480.000-500.000/1.000 buah
    • Bata merah press 16 x 18 x 4 cm: RP 4.800.000/10.000 buah
    • Bata merah press jumbo 24 x 12 x 5,5 cm: RP 1.200.000/1.000 buah

    Kelebihan dan Kekurangan Bata Merah

    Salah satu keunggulan bata merah adalah harganya yang cenderung terjangkau. Namun, ada hal lain yang perlu dipertimbangkan oleh pemilik rumah sebelum beli bata merah.

    Dikutip dari catatan detikProperti, berikut ini kelebihan dan kekurangan dari bata merah.

    Kelebihan

    • Tahan lama
    • Dapat menahan panas
    • Estetik untuk desain tradisional dan modern
    • Ramah lingkungan.

    Kekurangan

    • Bobotnya cukup berat
    • Mudah menyerap air
    • Membutuhkan banyak waktu untuk pemasangannya
    • Fluktuasi suhu udara bisa sebabkan terjadinya keretakan.

    Itulah kisaran harga bata merah sesuai ukurannya. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com