Tag: tempat penyimpanan

  • Jangan Pernah Taruh Barang di 5 Tempat Ini di Rumah Kalau Nggak Mau Nyesal!


    Jakarta

    Ruang penyimpanan yang memadai di rumah sangat penting untuk menampung benda-benda di rumah. Namun, beberapa bagian rumah sebaiknya jangan dijadikan tempat penyimpanan barang.

    Beberapa bagian rumah sering kali dijadikan sebagai ruang penyimpanan, seperti kolong tempat tidur atau wastafel. Ternyata, menyimpang barang-barang di tempat-tempat tersebut justru bisa bikin barang kamu rusak, lho!

    Nah, sebelum menyimpan barang di rumah, sebaiknya mempertimbangkan beberapa hal, seperti suhu, kelembapan, dan potensi hama. Hal ini penting untuk mencegah kerusakan barang.


    Lalu, mana saja bagian rumah mana saja yang sebaiknya dihindari buat jadi tempat penyimpanan barang? Berikut ini daftarnya, dilansir dari The Spruce, Kamis (27/6/2024).

    Bagian Rumah yang Nggak Cocok Jadi Tempat Penyimpanan

    1. Di Bawah Wastafel

    Menyimpan barang di bawah wastafel mungkin sekilas seperti pilihan yang bijak. Niat hati ingin memaksimalkan ruang, tetapi justru barang yang disimpan di sana ternyata bisa rusak, lho!

    “Area bawah wastafel sering kali memiliki pipa dan saluran air, dan menyimpan barang-barang di sana dapat mempersulit akses ke bagian ini jika ada kebocoran atau penyumbatan,” jelas Jessica Fields, seorang ahli organisasi rumah dan narablog.

    Pipa-pipa di bawah wastafel dapat memicu risiko kerusakan pada barang, terutama saat terjadi kebocoran. Nggak mau ‘kan barang yang kita simpan jadi basah dan rusak?

    2. Di Bawah Tempat Tidur

    Ruang di bawah tempat tidur tampaknya sudah biasa dijadikan tempat penyimpanan barang. Namun, tahu nggak kalau menyimpan barang di bawah tempat tidur bisa memicu risiko kesehatan akibat debu yang biasanya menumpuk di sana.

    “Kolong tempat tidurmu bisa menimbulkan risiko kesehatan karena debu yang menumpuk bisa menyebabkan malapetaka bagi penderita alergi,” kata Maxine Brady, seorang penata interior.

    3. Meja Dapur

    Menaruh terlalu banyak barang di meja dapur bisa membuatnya sulit dibersihkan. Akibatnya, meja dapur dapat menjadi kotor dan mengundang sumber penyakit. Nggak mau, kan?

    “Prioritaskan barang-barang yang sering digunakan dan pertimbangkan untuk memasang rak atau pengait untuk barang-barang yang menghabiskan ruang konter yang berharga,” kata Sandi Huynen, seorang desain interior dan ahli tata ruang.

    4. Di Atas Kulkas

    Kebanyakan orang mungkin terbiasa menaruh barang di atas kulkas. Apalagi untuk barang-barang yang jarang digunakan. Namun, ternyata itu sebaiknya jangan dilakukan, lho!

    Panas dari kulkas ternyata bisa memengaruhi kualitas barang tertentu yang membutuhkan lingkungan yang stabil dan sejuk. Namun, ruang di atas kulkas ini masih bisa digunakan untuk menaruh barang yang sering diakses.

    5. Garasi

    Garasi cenderung menjadi tempat penyimpanan segala sesuatu yang tidak memiliki tempat di dalam rumah. Meskipun garasi merupakan tempat yang bagus untuk menyimpan mobil atau perkakas, banyak barang yang seharusnya disimpan di tempat lain.

    Willow Wright, seorang pemilik toko antik Urban Redeux, mengatakan bahwa garasi sebaiknya tidak dijadikan tempat untuk menyimpan perabot kayu. Hal ini karena kondisi garasi yang lembap bisa menyebabkan kerusakan pada perabot tersebut.

    “Fluktuasi suhu dan kelembapan bisa sangat berbahaya bagi kayu, menyebabkan pembengkakan, bengkok, dan retak. Kecuali jika ruangan tersebut memiliki iklim yang terkendali, saya sarankan untuk tidak menyimpan perabotan di garasi,” jelasnya.

    Itulah 5 tempat yang sebaiknya kamu hindari buat simpan barang. Semoga bermanfaat!

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Jarang Ada Padahal Penting, Ini 5 Alasan Kamu Butuh Gudang di Rumah


    Jakarta

    Tidak semua orang memiliki gudang di rumahnya, kadang orang-orang berpikir memiliki gudang hanya memenuhi ruang yang ada di rumah. Namun, gudang memiliki fungsi penting untuk penyimpanan barang berlebih.

    Gudang dapat menawarkan lebih dari sekedar solusi penyimpanan untuk masalah rumah kamu. Saat ini, banyak pemilik rumah memanfaatkan gudang seperti yang belum pernah terjadi sebelumnya.

    Tetapi apakah kamu butuh gudang di rumah? dilansir dari Backyard Unlimited, Rabu (9/10/2024), berikut alasan kenapa kamu membutuhkan gudang penyimpanan.


    Menambah Kemewahan untuk Properti

    Gudang dapat menambah sedikit kemewahan pada eksterior rumah kamu. Gudang juga merupakan cara mudah untuk menata semua perkakas, peralatan, dan perlengkapan yang tidak dapat kamu simpan di rumah atau garasi.

    Dengan meletakkan barang yang tepat, kamu akan lebih mudah menemukannya saat dibutuhkan. Kamu juga melindungi barang-barang dengan memastikannya memiliki tempat yang aman dan kering agar tidak rusak oleh cuaca.

    Penataan yang Teratur

    Gudang menyediakan peluang yang sangat berharga untuk menata barang-barang kamu dan menjaganya tetap teratur. Dengan menggunakan wadah penyimpanan, kait dinding, rak, dan lain-lain.

    Hal ini membuat barang-barang tetap berada di tempat yang mudah ditemukan dan dirawat saat tidak digunakan.

    Ruang Ekstra untuk Diri Sendiri

    Kamu dapat mengubah gudang menjadi gubuk yang nyaman. Gudang dapat diubah menjadi area bersantai yang nyaman, ruang meditasi, atau apa pun yang dapat kamu bayangkan. Yang dibutuhkan hanyalah kreativitas dan kerja keras dalam waktu singkat.

    Dapat Disesuaikan dengan Keinginan

    Daya tarik utama membeli gudang adalah tingkat kustomisasi yang dapat kamu lakukan. Gudang yang awalnya tampak biasa dapat diubah menjadi rumah bermain mewah, rumah mungil, studio kerja, atau dapat dilengkapi dengan fasilitas lainnya.

    Gudang menawarkan dasar yang baik untuk sejumlah proyek, setelah kamu memiliki ide dan serangkaian rencana yang bagus. Pertimbangkan untuk berbicara dengan produsen untuk mewujudkan impian kamu.

    Tempat Penyimpanan untuk Barang-barang

    Saat kamu tidak memiliki tempat penyimpanan, hal ini akan dapat menyebabkan barang-barang rusak atau furniture yang sudah lapuk karena cuaca tidak lagi sesuai untuk digunakan saat musim yang tepat tiba.

    Dengan penyimpanan semua peralatan dan barang-barang yang berhubungan dengan luar ruangan di gudang, akan dapat melindungi investasi kamu dan mengosongkan ruang di halaman saat dibutuhkan.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Selain jadi Tempat Penyimpanan, Ternyata Gudang Punya Fungsi Lain


    Jakarta

    Banyak rumah yang belum memiliki gudang, padahal bila dilihat fungsinya gudang menjadi peran utama agar rumah tidak sesak dan tidak terlihat berantakan. Banyak yang menganggap memiliki gudang membuat rumah kurang menarik.

    Gudang memiliki fungsi utama sebagai tempat untuk menyimpan barang-barang yang ada di rumah. Selain sebagai tempat penyimpanan, gudang juga memiliki fungsi lain yang bisa kamu gunakan di gudang.

    Melansir Overholt Storage Buildings, berikut fungsi lain dari gudang yang ada di rumah.


    Jadikan Gudang Pot

    Gudang penyimpanan kecil tidak hanya berfungsi sebagai penyimpanan barang-barang. Gudang kecil bisa kamu ubah menjadi gudang pot.

    Dengan gudang pot, kamu dapat menjaga rumah atau garasi tetap bersih dan tetap memiliki tempat yang terlindung. Hal ini memberikan tempat berlindung bagi tanaman-tanaman kamu.

    Kedai Wirausaha

    Apabila kamu ingin memiliki kedai tetapi belum ada tempat yang memadai, kamu bisa mengubah gudang menjadi tempat untuk memulai usaha kamu.

    Potong jendela saji di satu sisi dan kamu siap menyajikan makanan dan minuman yang kamu jual. Gudang kecil tidak memerlukan investasi finansial yang besar, jadi kamu akan memperoleh keuntungan lebih cepat.

    Biarkan kreativitas kamu muncul di ruang tenang di gudang kecil yang diubah menjadi sebuah studio seni atau menulis. Selesaikan bagian dalam gudang kecil untuk menciptakan ruang nyaman yang dapat kamu datangi saat membutuhkan waktu tenang.

    Studio seni atau menulis khusus memungkinkan kamu mengerjakan suatu pekerjaan tanpa perlu membersihkannya terlebih dahulu.

    Sebagai Kantor di Rumah

    Jika ruang kerja di rumah kamu terlalu sempit atau kecil, kamu bisa mempertimbangkan memindahkan ruang kerja ke gudang kecil kamu.

    Gudang kecil menjadi ruang kerja yang bebas dari gangguan. Selain itu, ruang kerja di gudang kecil memberikan fleksibilitas dan kenyamanan bekerja dari rumah.

    Rumah Bermain Anak

    Terbatasnya ruangan membuat anak-anak kamu menjadi terbatas saat ingin bermain. Berikan anak-anak kamu tempat bermain khusu dan biarkan mereka terlibat dalam permainan imajinatif di gudang kecil mereka.

    Rumah bermain anak-anak menjadi tempat yang tepat untuk menciptakan kesenangan bersama anak-anak kamu. Sehingga momen-momen tak terlupakan akan dialami anak-anak kamu di ruang bermain pribadi mereka.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Pernah Simpan Barang Ini di Kolong Kasur Kalau Nggak Mau Nyesal


    Jakarta

    Kolong kasur kerap dimanfaatkan sebagai tempat penyimpanan. Menaruh barang di bawah tempat tidur menjadi metode yang efisien untuk menyingkirkan berbagai benda, apalagi yang berukuran besar.

    Namun, ternyata nggak sembarang barang bisa disimpan di tempat itu, lho. Beberapa benda justru rawan rusak atau berdebu di kolong kasur.

    Lalu, benda apa saja yang nggak cocok disimpan di kolong kasur ya? Simak ulasannya berikut ini.


    5 Benda yang Nggak Boleh Disimpan di Kolong Kasur

    Inilah daftar benda yang sebaiknya tidak disimpan di bawah tempat tidur, dikutip dari Real Simple.

    1. Benda Terbuat dari Kertas dan Karton

    Benda yang terbuat dari kertas atau karton bisa menjadi sumber makanan bagi serangga, seperti ngengat dan kecoak. Oleh karena itu, hindari menyimpan foto, buku, dokumen, dan kardus di bawah tempat tidur.

    2. Benda Terbuat dari Kain

    Jangan simpan selimut, bantal, atau bahan berbahan fiber atau kain di bawah kasur. Sebab, kolong tempat tidur memiliki banyak debu yang bisa mengendap pada benda berbahan kain. Namun, benda tersebut masih bisa aman kalau disimpan dalam wadah plastik terlebih dahulu.

    3. Benda Terbuat dari Kulit

    Debu di kolong kasur dapat menyebabkan barang-barang berbahan kulit menjadi kering, retak, dan berubah warna seiring waktu. Jika masih ingin menyimpan barang ini di bawah tempat tidur, pastikan untuk memasukkannya ke dalam wadah plastik dulu.

    4. Makanan

    Jangan pernah menaruh makanan, bahkan yang dalam kemasan, di bawah tempat tidur. Tikus dan hama lainnya bisa menyerbu makanan ini. Selain itu, makanan bisa berdebu kalau dibiarkan di kolong kasur.

    5. Alat Elektronik

    Hindari menyimpan alat elektronik di kolong kasur karena rawan berdebu. Debu bisa berdampak buruk pada perangkat elektronik. Lalu, segala sesuatu yang menggunakan baterai akan meningkatkan risiko kebakaran di bawah tempat tidur.

    Itulah beberapa benda yang tidak boleh disimpan di bawah tempat tidur. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Deretan Tanaman Irit Air, Punya Tempat Penyimpanan Khusus


    Jakarta

    Tanaman merupakan salah satu benda wajib yang perlu ada di rumah. Manfaatnya sangat banyak, seperti memasok oksigen, membantu penghuni rumah lebih rileks, memperbaiki kualitas udara, hingga mempercantik rumah.

    Sayangnya, masih banyak orang berfikir tanaman bukan barang wajib yang ada di rumah. Sebab, mereka merasa tidak bisa serius rajin untuk merawat tanaman. Hal ini yang harus diubah dari pola pikir kita. Tanaman memiliki beberapa jenis dan cara tumbuh yang berbeda-beda. Tidak semua tanaman harus disiram air sehari sekali dan tidak semua tanaman harus terpapar sinar matahari setiap saat.

    Ada banyak sekali tanaman yang memiliki mekanisme bertahan hidup yang tangguh dan tidak merepotkan. Tanaman tersebut pun cocok untuk bertahan di iklim tropis di Indonesia. Selain itu, tampilannya juga menarik untuk diletakkan di dalam rumah.


    Lantas, apa saja jenis tanaman yang irit air dan tak perlu sering disiram? Dilansir Better Homes and Garden, berikut di antaranya.

    1. Lidah Buaya

    tanaman lidah buayatanaman lidah buaya Foto: istimewa

    Siapa yang tidak mengenal tanaman lidah buaya? Tanaman ini sudah banyak dimanfaatkan sebagai salah satu bahan bermanfaat dalam berbagai produk termasuk kecantikan. Tanamannya sendiri tanpa diolah juga tetap memiliki segudang kegunaan.

    Selain kaya manfaat, perawatan lidah buaya juga mudah. Tanaman ini irit air dan bisa diletakkan di luar ruangan. Jadi tanaman lidah buaya bisa mendapatkan air dari dalam tanah atau ketika hujan. Hal yang harus diperhatikan oleh pemilik rumah ketika menanam lidah buaya adalah pastikan lokasinya tidak terlalu panas dan terkena banyak sinar matahari karena tanaman satu ini menyukai tempat yang sejuk.

    2. Sirih Gading

    Golden pothos background.Devil's ivy.Epipremnum aureum is classified as an ornamental flower. Types of popular ivy plants. Air purification tree that should be planted in the house.Golden pothos background.Devil’s ivy.Epipremnum aureum is classified as an ornamental flower. Types of popular ivy plants. Air purification tree that should be planted in the house. Foto: Getty Images/iStockphoto/Nalin Prutimongkol

    Bagi yang butuh tanaman rambat untuk ditanam di pagar, tembok atau taman, tanaman satu bisa jadi pilihan. Tanaman ini termasuk yang irit air sehingga tidak perlu sering-sering disiram. Mereka dengan mudah tumbuh menjulur dan memiliki akar yang menempel kuat pada permukaan tempatnya menempel.

    Selain irit air, tanaman sirih gading juga tidak perlu selalu ditempatkan di area yang banyak terkena sinar matahari karena tanaman ini menyukai tempat sejuk. Hal yang harus diingat oleh pemilik rumah yang menanam sirih gading adalah tanaman satu ini tidak bisa dikonsumsi karena mengandung kristal kalsium oksalat di dalam daunnya yang beracun dan berbahaya bagi manusia dan hewan peliharaan

    3. Howarthia

    HowarthiaHowarthia Foto: Marty Baldwin via Better Homes & Garden

    Howarthia merupakan tanaman yang berasal dari Afrika Selatan yang biasa tumbuh di dataran rendah, lereng bukit, dan cocok tumbuh di iklim tropis. Tanaman ini termasuk tanaman sekulen yakni tahan terhadap kekeringan. Setiap jaringan di tanaman ini berdaging dan dapat menyimpan air dengan baik. Ciri-ciri dari tanaman ini adalah daun-daunnya yang tumbuh merapat dan berbentuk tebal.

    Termasuk tanaman yang tahan terhadap kekeringan berarti howarthia irit air dan mudah untuk dirawat tanpa perlu terlalu sering disiram.

    4. Lidah Mertua

    ilustrasi lidah mertuailustrasi lidah mertua Foto: Getty Images/iStockphoto/Ashley-Belle Burns

    Jenis tanaman lainnya yang irit air dan memiliki segudang manfaat adalah lidah mertua. Tanaman satu ini memiliki bentuk panjang ke atas seperti lidah. Permukaannya berwarna hijau, dengan pinggiran berwarna hijau. Lidah buaya ternyata termasuk tanaman yang irit air sehingga tidak perlu sering disiram.

    Tanaman ini bisa mengelola air dengan baik sehingga tidak mudah menguap mengutip dari detikHealth. Bahkan tanaman ini bisa menghalau polusi dan membuat ruangan jadi lebih dingin.

    5. Pohon Dolar

    Zamioculcas is a tropical perennial plant native to eastern Africa.Zamioculcas is a tropical perennial plant native to eastern Africa. Foto: Getty Images/iStockphoto/OleseaV

    Pohon dolar merupakan tanaman yang wajib ada di rumah menurut feng shui. Selain itu, tanaman ini memiliki kelebihan yakni irit air, mudah dirawat, dan tampilannya yang menarik. Warna daun pohon dolar hampir mirip dengan Aspidistra Elatior, hijau tua mengkilat. Namun, ukurannya kecil-kecil seperti koin logam. Jika dilihat dari jauh terlihat seperti bunga palsu karena mengkilat permukaannya dan kaku. Tanaman ini juga tidak harus diletakkan mengarah ke sinar matahari terlalu sering.

    6. Kaktus

    KaktusKaktus Foto: (istimewa)

    Sudah jadi rahasia umum jika tanaman kaktus merupakan tanaman yang memiliki mekanisme pencegahan penguapan. Kaktus yang berasal dari daerah beriklim ekstrem sudah bias tidak terkena air sehingga perawatannya lebih mudah.

    7. Nolina

    Nolina.Nolina. Foto: Jacob Fox via Better Homes & Gardens

    Apabila menginginkan tanaman yang lebih besar dan terlihat seperti rimbun, tanaman yang mungkin cocok adalah Nolina. Tanaman satu ini banyak tumbuh di Meksiko. Ciri-ciri tanaman ini adalah memiliki batang bawah yang besar seperti kaki gajah. Sementara batang bagian atas ramping. Fungsi batang yang besar di bawah tersebut ternyata untuk menyimpan air. Oleh karena itu, Nolina disebut sebagai tanaman yang tahan terhadap kekeringan.

    Nolina cocok ditanam di dalam atau pun di luar ruangan. Ketika ditanam di dalam ruangan, tanaman ini cukup disiram seminggu sekali dan diletakkan di ruangan minim cahaya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Simpan 7 Barang Ini di Atas Kulkas kalau Nggak Mau Rugi


    Jakarta

    Bagian atas kulkas yang kosong mungkin terlihat cocok dimanfaatkan buat ruang penyimpanan. Namun, nggak semua barang aman diletakkan di atas kulkas lho.

    Dilansir dari Reader’s Digest, para ahli sebenarnya kurang menganjurkan menaruh barang di atas kulkas. Sebaiknya bagian tersebut dibiarkan kosong untuk menjaga sirkulasi udara sekitar kulkas. Hal ini juga demi mencegah celaka seperti benda terjatuh hingga kebakaran.

    Jika penghuni rumah tetap ingin memanfaatkan ruang di atas kulkas, ada beberapa benda yang perlu dihindari. Simak penjelasannya berikut ini.


    Barang yang Tak Boleh Diletakkan di Atas Kulkas

    Inilah beberapa barang yang sebaiknya tidak disimpan di atas kulkas kalau nggak mau alami kerugian.

    1. Buku

    Penghuni mungkin saja ingin akses mudah ke buku resep masakan, lalu menaruhnya di atas kulkas. Hal ini sebaiknya dihindari karena buku dan benda kertas lainnya dapat menghalangi ventilasi kulkas. Apalagi barang tersebut terbuat dari bahan yang rawan terbakar sehingga membahayakan.

    2. Peralatan Masak

    Jangan simpan perangkat masak di atas kulkas seperti rice cooker, air fryer, dan mesin pembuat kopi. Benda tersebut dapat bergeser secara perlahan setiap kali kulkas dibuka dan ditutup. Dikhawatirkan benda berat itu sewaktu-waktu bisa terjatuh dan melukai seseorang.

    3. Alat Makan dan Wadah dari Kaca

    Peralatan makan dan wadah yang terbuat dari kaca sebaiknya tidak ditaruh di atas kulkas. Benda kaca itu antara lain toples dan mangkuk. Sebab, barang berat ini berisiko jatuh dan mengenai penghuni rumah.

    4. Obat

    Selain itu, jangan simpan obat-obatan di atas kulkas. Obat semestinya disimpan di tempat yang adem dan kering, sedangkan lingkungan kulkas tidak punya karakteristik tersebut. Masalahnya, efisiensi obat-obatan akan menurun kalau ditaruh sembarangan.

    5. Buah dan Sayur

    Beberapa bahan makanan terkadang sengaja tidak disimpan di dalam kulkas, misalkan pisang, alpukat, kentang, dan bawang bombai. Meski demikian, sebaiknya hindari menaruh bahan tersebut di atas kulkas ya. Hawa panas dari kulkas dapat mempercepat pembusukan makanan, hal itu tentunya bisa merugikan penghuni rumah.

    6. Bumbu Rempah

    Bumbu rempah perlu tempat penyimpanan yang sesuai agar cita rasanya terjaga. Jangan simpan bumbu rempah di atas kulkas kalau penghuni tak mau rasanya cepat hilang.

    7. Roti

    Terakhir, hindari menyimpan roti di atas kulkas. Selain menghalangi ventilasi, hawa panas dari kulkas bakal bikin roti cepat basi.

    Itulah beberapa hal yang sebaiknya tidak diletakkan di bagian atas kulkas. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com